cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 55 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 55 Documents clear
IHWAL PENDIDIKAN DI ERA MODERN: PENDIDIKAN KARAKTER DAN PEMBELAJARAN DI ERA INDUSTRI Asrofi, Asrofi; Islah, Ahmad Nur; Hadi, Imam Anas
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4858

Abstract

This comprehensive study deeply examines the dynamics and implementation of the education system in facing the Industrial Revolution 4.0 era, using the literature study method or library research as its main approach. This research process involves systematic secondary data collection, followed by critical analysis of various previously existing written sources. The results of this literature review significantly show that the paradigm of modern education in the Industrial Revolution 4.0 era demands a strategic priority in achieving a harmonious balance between mastering the latest technological skills and developing strong and integrated individual characters. In an effort to prepare students to be able to proactively face various complex challenges while taking advantage of the transformative opportunities offered by this era of technological disruption, educational institutions play a crucial role. This can be realized through the effective integration of moral and ethical values ??into all aspects of the curriculum and learning, the adoption of innovative, adaptive, and student-centered teaching methods, and the implementation of concrete policies to address and reduce the digital divide to ensure accessibility and equity of education. Thus, it is hoped that a generation of individuals will emerge who are not only technically competent and adaptive to change, but also have a strong ethical foundation, so that they are able to make positive and sustainable contributions to the advancement of civilization and the welfare of society at large. ABSTRAKPenelitian komprehensif ini secara mendalam mengkaji dinamika serta penerapan sistem pendidikan dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0, dengan menggunakan metode studi literatur atau penelitian kepustakaan sebagai pendekatan utamanya. Proses penelitian ini melibatkan pengumpulan data sekunder secara sistematis, dilanjutkan dengan analisis kritis terhadap berbagai sumber tulisan yang telah ada sebelumnya. Hasil kajian literatur ini secara signifikan menunjukkan bahwa paradigma pendidikan modern di era Industri 4.0 menuntut adanya prioritas strategis pada pencapaian keseimbangan harmonis antara penguasaan kecakapan teknologi terkini dan pengembangan karakter individu yang kokoh dan berintegritas. Dalam upaya mempersiapkan siswa agar mampu secara proaktif menghadapi berbagai tantangan kompleks sekaligus memanfaatkan peluang-peluang transformatif yang ditawarkan oleh era disrupsi teknologi ini, institusi pendidikan memegang peranan krusial. Hal ini dapat diwujudkan melalui integrasi nilai-nilai moral dan etika secara efektif ke dalam seluruh aspek kurikulum dan pembelajaran, pengadopsian metode-metode pengajaran yang inovatif, adaptif, dan berpusat pada siswa, serta implementasi kebijakan konkret untuk mengatasi dan memperkecil kesenjangan digital guna memastikan aksesibilitas dan ekuitas pendidikan. Dengan demikian, diharapkan akan lahir generasi individu yang tidak hanya kompeten secara teknis dan adaptif terhadap perubahan, tetapi juga memiliki landasan etika yang kuat, sehingga mampu memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi kemajuan peradaban dan kesejahteraan masyarakat secara luas.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM DIMENSI BERNALAR KRITIS MELALUI PROYEK PADA KURIKULUM MERDEKA Insani, Zulaiha Nurul; Azani, Mohammad Zakki; Mustofa, Triono Ali
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4859

Abstract

This study investigates in depth the implementation of Islamic Religious Education (PAI) learning that is oriented towards developing students' critical reasoning dimensions through the implementation of projects within the Merdeka Curriculum framework. This qualitative case study focuses on two junior high school educational institutions, namely SMP Negeri 1 Teras and SMP Negeri 2 Teras, with the main objective of exploring how students can successfully face future educational challenges by honing their critical reasoning skills. Achieving this educational idealism requires close synergy and cooperation between teachers as facilitators, parents as supporters in the home environment, and students as active subjects of learning. In the context of PAI, fundamental values ??such as monotheism, aqidah, and morals are the main foundations integrated into learning to encourage students to reason critically without neglecting the essence of religious teachings. A qualitative approach through the case study method was chosen to understand how these values ??can be applied in real terms in students' daily lives, both in the school environment and in their social interactions. Data collection was carried out comprehensively through participatory observation, in-depth interviews, and analysis of related documentation. To ensure the validity of the data, triangulation techniques of methods and sources were applied, followed by data analysis which included data reduction stages, systematic data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that efforts to highlight students' critical reasoning skills through projects in Islamic Religious Education learning are highly dependent on the pedagogical and substantive readiness of teachers, the availability of adequate support for facilities and infrastructure, constructive cooperation with parents, and a commitment to ensure that project implementation does not deviate from the essence of religious values. ABSTRAKPenelitian ini secara mendalam menginvestigasi implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berorientasi pada pengembangan dimensi bernalar kritis siswa melalui penerapan proyek dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Studi kasus kualitatif ini difokuskan pada dua institusi pendidikan menengah pertama, yaitu SMP Negeri 1 Teras dan SMP Negeri 2 Teras, dengan tujuan utama untuk mengeksplorasi bagaimana siswa dapat berhasil menghadapi tantangan pendidikan di masa mendatang dengan mengasah kemampuan bernalar kritis mereka. Pencapaian idealisme pendidikan ini memerlukan sinergi dan kerjasama yang erat antara guru sebagai fasilitator, orang tua sebagai pendukung di lingkungan rumah, dan siswa sebagai subjek aktif pembelajaran. Dalam konteks PAI, nilai-nilai fundamental seperti tauhid, akidah, dan akhlak menjadi landasan utama yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran untuk mendorong siswa bernalar kritis tanpa mengesampingkan esensi ajaran agama. Pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus dipilih untuk memahami bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diaplikasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari siswa, baik di lingkungan sekolah maupun dalam interaksi sosial mereka. Pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi terkait. Untuk menjamin keabsahan data, teknik triangulasi metode dan sumber diterapkan, diikuti dengan analisis data yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data secara sistematis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa upaya menonjolkan kemampuan bernalar kritis siswa melalui proyek dalam pembelajaran PAI sangat bergantung pada kesiapan guru secara pedagogis dan substantif, ketersediaan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, kerjasama konstruktif dengan orang tua, serta komitmen untuk tetap menjaga agar implementasi proyek tidak menyimpang dari esensi nilai-nilai keagamaan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS STEAM BERORIENTASI ESD UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KEMANDIARIAN SISWA Kusumasari, Seto; Patonah, Siti; Sumarno, Sumarno
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4860

Abstract

This research aims to develop project-based learning media with a STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) approach to support strengthening the Pancasila Student Profile, especially in the dimensions of independence and critical reasoning. This research uses a Research and Development (R&D) model with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) approach. The research subjects were students in class 5A of SD Negeri Danasari 01 Tegal Regency, Semester 1 of the 2024/2025 academic year. The development process involved expert validation, practicality testing, and effectiveness evaluation. Learning media is designed using the Canva Platform and Assembler Edu with interactive content including videos, moving images and practice questions. Validation by experts showed very valid results with an average media validity score of 82% and material validity of 86%. The media is considered very practical with a practicality score of 95% by teachers and 80% by students. The implementation of learning media shows significant results in increasing independence (78%) and creativity (76%) in students. Analysis of learning outcomes using the t-test showed that there were significant differences between the experimental class and the control class, with post-test average scores of 79.07 and 66.22 respectively (sig. 0.001 < 0.05). The final evaluation revealed several technical challenges, such as large file sizes and link accessibility, which were addressed through file size optimization and the addition of visual elements. The results of this research show that project-based learning media with a STEAM approach is effective in improving the quality of learning and supporting the strengthening of the Pancasila Student Profile. This media is an innovative solution for interactive learning that is relevant to the educational needs of the 21st century. This research recommends the use of STEAM-based learning media to support learning in elementary schools, especially in grade 5 elementary school digestive system material, with further improvements to increase accessibility and efficiency. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) guna mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila, khususnya pada dimensi mandiri dan bernalar kritis. Penelitian ini menggunakan model Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas 5A SD Negeri Danasari 01 Kabupaten Tegal, Semester 1 Tahun Pelajaran 2024/2025. Proses pengembangan melibatkan validasi ahli, pengujian kepraktisan, dan evaluasi efektivitas. Media pembelajaran dirancang menggunakan Platform Canva dan Assembler Edu dengan konten interaktif yang mencakup video, gambar bergerak, dan soal latihan. Validasi oleh ahli menunjukkan hasil sangat valid dengan rata-rata skor validitas media 82% dan validitas materi 86%. Media dinilai sangat praktis dengan skor kepraktisan 95% oleh guru dan 80% oleh siswa. Implementasi media pembelajaran menunjukkan hasil signifikan dalam meningkatkan kemandirian (78%) dan kreativitas (76%) pada siswa. Analisis hasil pembelajaran menggunakan uji-t menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai rata-rata post-test masing-masing 79,07 dan 66,22 (sig. 0,001 < 0,05). Evaluasi akhir mengungkap beberapa kendala teknis, seperti ukuran file yang besar dan aksesibilitas tautan, yang diatasi melalui pengoptimalan ukuran file dan penambahan elemen visual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan STEAM efektif meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila. Media ini menjadi solusi inovatif dalam pembelajaran interaktif yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media pembelajaran berbasis STEAM dalam mendukung pembelajaran di sekolah dasar, khususnya pada materi sistem pencernaan kelas 5 SD, dengan perbaikan lebih lanjut untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi.
STRATEGI MENINGKATKAN KUNJUNGAN PERPUSTAKAAN DENGAN INOVASI LAYANAN TERAPI MEWARNAI DI PERPUSTAKAAN Haryadi, Pipit; Hardjito, Koekoeh; Hardiati, Wijaya
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4861

Abstract

In the fast-paced digital era, conventional libraries face significant challenges as students and information users tend to shift to more accessible digital sources, resulting in a decline in physical visits. Realizing this urgency, an innovative study was conducted to evaluate the effectiveness of the coloring therapy strategy in increasing interest in visiting the library at Poltekkes Kemenkes Malang, especially at the Lawang Campus 2 Service. Coloring therapy was chosen as a creative solution that not only offers a relaxing activity amidst academic pressure, but also has an educational element and can create a more attractive atmosphere in the library. This study used a quantitative approach with a descriptive method, involving 25 respondents who provided feedback through a questionnaire measuring five indicators of innovation: relative advantage, suitability, complexity, possibility to try, and ease of observation. The results were very encouraging; coloring therapy was very well received by respondents, with an average score reaching 81.55%, indicating a positive perception of the five indicators. Furthermore, the implementation of this strategy proved successful in significantly increasing the number of library visits, from 124 visitors before the intervention to 217 visitors after the study was conducted. This success indicates that innovations such as coloring therapy have great potential for sustainable implementation as an effective way to re-engage visitors and revitalize the library’s role as a relevant and desirable physical space. ABSTRAKDi era digital yang serba cepat, perpustakaan konvensional menghadapi tantangan signifikan karena mahasiswa dan pengguna informasi cenderung beralih ke sumber-sumber digital yang lebih mudah diakses, mengakibatkan penurunan angka kunjungan fisik. Menyadari urgensi ini, sebuah penelitian inovatif dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas strategi terapi mewarnai dalam meningkatkan minat kunjungan ke perpustakaan di Poltekkes Kemenkes Malang, khususnya di Layanan Kampus 2 Lawang. Terapi mewarnai dipilih sebagai solusi kreatif yang tidak hanya menawarkan aktivitas relaksasi di tengah tekanan akademis, tetapi juga memiliki unsur edukasi dan dapat menciptakan suasana yang lebih menarik di perpustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, melibatkan 25 responden yang memberikan umpan balik melalui kuesioner yang mengukur lima indikator inovasi: keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, kemungkinan untuk dicoba, dan kemudahan untuk diamati. Hasilnya sangat menggembirakan; terapi mewarnai diterima dengan sangat baik oleh responden, dengan skor rata-rata mencapai 81,55%, yang menunjukkan persepsi positif terhadap kelima indikator tersebut. Lebih lanjut, implementasi strategi ini terbukti berhasil mendongkrak jumlah kunjungan perpustakaan secara nyata, dari 124 pengunjung sebelum intervensi menjadi 217 pengunjung setelah penelitian dilakukan. Kesuksesan ini mengindikasikan bahwa inovasi seperti terapi mewarnai memiliki potensi besar untuk diterapkan secara berkelanjutan sebagai cara efektif untuk menarik kembali minat pengunjung dan merevitalisasi peran perpustakaan sebagai ruang fisik yang relevan dan diminati.
PENGARUH KETERLIBATAN MAHASISWA DALAM PEMBUATAN MADING 3D TERHADAP KETERAMPILAN LITERASI Hardjito, Koekoeh; Hariyadi, Pipit; Sendra, Eny
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4862

Abstract

Literacy problems in higher education impact students' ability to contribute to society after they graduate. Students who do not have adequate literacy skills will have difficulty communicating and interacting with various parties, which are important skills in the world of work. Therefore, it is important to create programs that can improve literacy skills among students. This research aims to analyze the influence of student involvement in creating three-dimensional wall magazines on literacy skills. This research employs a quantitative design, utilizing a quasi-experimental approach. This research purposefully selected two sample groups, a group of students involved in 3D media production and another group not involved in 3D media production, each consisting of 24 students. Statistical analysis uses the Mann-Whitney test. The Mann-Whitney test results yielded a p-value of 0.000, indicating a significant difference in literacy skills between the two groups. This shows that involvement in making 3D media has a strong positive influence on students' literacy skills. Overall, this research shows that student involvement in making 3D wall coverings has a significant impact on their literacy skills. By improving literacy skills, students will be better prepared to face academic and professional challenges in the future. Therefore, it is important to continue to encourage innovation in learning methods that can improve student skills holistically. ABSTRAKMasalah literasi di pendidikan tinggi  berdampak pada kemampuan mahasiswa untuk berkontribusi dalam masyarakat setelah mereka lulus. Mahasiswa yang tidak memiliki keterampilan literasi yang baik akan kesulitan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan berbagai pihak, yang merupakan keterampilan penting dalam dunia kerja. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan program-program yang dapat meningkatkan kemampuan literasi di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterlibatan mahasiswa dalam pembuatan mading tiga dimensi terhadap keterampilan literasi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen.  Dalam penelitian ini, dua kelompok sampel yaitu kelompok mahasiswa yang terlibat dalam pembuatan mading 3D dan kelompok yang tidak terlibat dalam pembuatan mading 3D, masing-masing kelompok terdiri dari 24 mahasiswa dipilih secara purposive. Analisis statistik menggunakan uji Mann Whitney. Hasil uji Mann Whitney  diperoleh nilai p-value 0.000, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan dalam keterampilan literasi antara kedua kelompok. Hal ini menunjukkan bahwa keterlibatan dalam pembuatan mading 3D memberikan pengaruh positif yang kuat terhadap keterampilan literasi mahasiswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam pembuatan mading 3D memiliki dampak yang signifikan terhadap keterampilan literasi mereka. Dengan meningkatkan keterampilan literasi, mahasiswa akan lebih siap menghadapi tantangan akademis dan profesional di masa depan. Oleh karena itu, penting untuk terus mendorong inovasi dalam metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa secara holistik.
PERANCANGAN PROSEDUR SID/STAR RNAV 1 SEAHORSE AIRPORT SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN PERFORMANCE-BASED NAVIGATION Rosmayanti, Lina; Sonhaji, Imam; Pradana, Aminarno Budi; Wijaya, Syaiful Adhib
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4863

Abstract

In air traffic control, the application of Performance Based Navigation (PBN) covers the areas of Aerodrome Control Tower, Approach & Area Control Procedure, Approach Control Surveillance, and Area Control Surveillance. Currently there is no PBN procedure available at the air traffic control simulation airport, namely Seahorse Airport. The aim of this research is to design the Performance Based Navigation SID/STAR RNAV 1 Seahorse Airport procedure as a medium for simulating flight traffic piloting practices. The research method used is the research and development method with reference to the method established by the International Civil Aviation Organization (ICAO) in Document 9906 Quality Assurance for Flight Procedure Design. The research stage begins with preliminary research/initiation to determine potential problems and needs analysis and review by stakeholders. The next stage is designing or designing procedures by collecting data on navigation coordinates, waypoints and obstacle charts sourced from the Seahorse Airport Standard Operating Procedure (SOP), then validating the design by the Safety Quality Manager & flight procedure design experts. At the initiation stage (need assessment), it was found that the need to increase special training and education related to PBN, especially at PPI Curug, was very urgent, namely 71.4%. Likewise, a review by stakeholders stated that the design was feasible. The safety assessment by the Safety Quality Manager was declared appropriate referring to aviation safety aspects. The validation results by flight procedure design experts stated that the SID/STAR RNAV 1 Seahorse Airport Procedure Performance Navigation procedure was suitable for use as a flight procedure. ABSTRAKDalam pemanduan lalu lintas penerbangan, penerapan Performance Based Navigation (PBN) mencakup pada bidang Aerodrome Control Tower, Approach & Area Control Procedural, Approach Control Surveillance, dan Area Control Surveillance. Saat ini belum tersedia prosedur PBN pada bandar udara simulasi pemanduan lalu lintas penerbangan yaitu Seahorse Airport. Tujuan penelitian ini adalah merancang prosedur Performance Based Navigation SID/STAR RNAV 1 Seahorse Airport sebagai media simulasi praktik pemanduan lalu lintas penerbangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development dengan mengacu pada metode yang telah ditetapkan International Civil Aviation Organization (ICAO) dalam Document 9906 Quality Assurance for Flight Procedure Design. Tahap penelitian diawali dengan penelitian pendahuluan/initiation untuk mengetahui potensi masalah dan analisis kebutuhan serta review oleh pemangku kepentingan /stakeholder. Tahap berikutnya adalah perancangan atau design prosedur dengan mengumpulkan data-data koordinat navaids, waypoint, dan obstacle chart yang bersumber dari Standard Operating Procedure (SOP) Seahorse Airport, kemudian validasi design oleh Safety Quality Manager & pakar perancang prosedur penerbangan. Pada tahap inisiasi (need assessment), ditemukan bahwa kebutuhan untuk meningkatkan pelatihan dan pendidikan khusus terkait PBN, terutama di PPI Curug, sangat mendesak yaitu sebesar 71,4%. Begitu pula review oleh pemangku kepentingan menyatakan bahwa rancangan layak. Safety assessment (asesmen keselamatan) oleh Safety Quality Manager dinyatakan layak mengacu pada aspek keselamatan penerbangan. Hasil validasi oleh pakar perancang prosedur penerbangan dinyatakan bahwa prosedur Procedure Performance Navigation SID/STAR RNAV 1 Seahorse Airport layak untuk dipergunakan sebagai prosedur penerbangan.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI RELIGIUS PESERTA DIDIK Syukur, Abdul; Ismail, Ismail; Palili, Sampara
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4864

Abstract

This study aims to analyse the implementation of Islamic Religious Education (PAI) in instilling religious values in students at Yukartuni Junior High School (SMPLB) in Makassar City. This research is a type of qualitative research with a case study approach that prioritises an in-depth understanding of the practice of religious education in students with special needs. Data were obtained through direct observation, interviews with teachers and principals, and learning documentation. The research findings show three main points related to the implementation of religious education at SMPLB Yukartuni. Firstly, the learning strategies applied use an experiential approach and adaptive technology that is effective in attracting students' interest. The personal approach taken by teachers in teaching also proved successful in building closer relationships with students, thus facilitating the understanding of Islamic values. Secondly, the main challenge in implementing PAI is the limited infrastructure and facilities as well as the lack of specialised competence possessed by teachers in handling learners with special needs. This affects the quality of learning and its impact on students' religious understanding. Thirdly, although the impact of Islamic religious education is seen in the increased moral awareness and religiosity of learners, there are still variations in religious understanding among learners with diverse needs, indicating the need for further adjustments in learning methods. This study recommends increased training for teachers, provision of more adequate facilities, and strengthening collaboration between schools, families and communities to optimise the implementation of Islamic religious education in special schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai-nilai religius pada peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) Yukartuni Kota Makassar. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekaan studi kasus yang mengutamakan pemahaman mendalam tentang praktik pendidikan agama pada siswa dengan kebutuhan khusus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan guru dan kepala sekolah, serta dokumentasi pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan tiga poin utama terkait dengan implementasi PAI di SMPLB Yukartuni. Pertama, strategi pembelajaran yang diterapkan menggunakan pendekatan berbasis pengalaman dan teknologi adaptif yang efektif untuk menarik minat peserta didik. Pendekatan personal yang dilakukan oleh guru dalam mengajar juga terbukti berhasil membangun hubungan yang lebih erat dengan siswa, sehingga mempermudah pemahaman nilai-nilai agama Islam. Kedua, tantangan utama dalam implementasi PAI adalah keterbatasan sarana prasarana serta kurangnya kompetensi khusus yang dimiliki oleh guru dalam menangani peserta didik dengan kebutuhan khusus. Hal ini mempengaruhi kualitas pembelajaran dan dampaknya terhadap pemahaman agama siswa. Ketiga, meskipun dampak pendidikan agama Islam terlihat pada peningkatan kesadaran moral dan religiusitas peserta didik, masih terdapat variasi dalam pemahaman agama di antara siswa dengan kebutuhan yang beragam, yang menunjukkan perlunya penyesuaian lebih lanjut dalam metode pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi guru, penyediaan sarana yang lebih memadai, serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk optimalisasi penerapan pendidikan agama Islam di sekolah luar biasa.
INTERAKSI ORANGTUA DAN GURU DALAM MENGENDALIKAN EMOSIONAL SISWA DI SEKOLAH DASAR EL HAQQA QURANIC SCHOOL PEKANBARU Nikmah, Nikmah; Amin, Muhammad
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4865

Abstract

The purpose of this study was to examine and analyze the Interaction of Parents and Teachers in Controlling Students' Emotions at El Haqqa Quranic School Elementary School, Pekanbaru. This study was conducted with a qualitative approach, using data collection methods through interviews, observations, and documentation. The subjects of the study included the Principal, Vice Principal for Curriculum, class teachers, parents, and students. Meanwhile, the object of the study was El Haqqa Quranic School Elementary School, Pekanbaru. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results of the study revealed that the forms of Parent and Teacher Interaction in Controlling Students' Emissal at El Haqqa Quranic School Elementary School, Pekanbaru, namely social interaction is a relationship between two or more individuals, which can influence, change, or improve the behavior of other individuals. The forms of interaction used are 1) Individual Parenting; 2) Classical Parenting; 3) Parental Visits When Report Cards are Distributed; 4) Whatsapp Group; Use of Student Books. Supporting factors for interaction between parents and teachers in controlling students' emotions at El Haqqa Quranic School Elementary School Pekanbaru are two factors, namely: 1) Supportive School Community, 2) Available Facilities and Infrastructure. While Inhibiting Factors are divided into two, namely: 1) Internal factors in the form of intelligence levels and emotional stability of students themselves are generally different; 2) External factors in the form of some parents who are still not aware of the importance of responsibility as parents to form stable and controlled student emotions. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis Interaksi Orangtua dan Guru Dalam Mengendalikan Emosional Siswa di Sekolah Dasar El Haqqa Quranic School Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bagian Kurikulum, guru kelas, orang tua, dan siswa. Sementara itu, objek penelitian adalah Sekolah Dasar El Haqqa Quranic School Pekanbaru. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bentuk-Bentuk Interaksi Orangtua dan Guru dalam Mengendalikan Emisinal Siswa di Sekolah Dasar El Haqqa Quranic School Pekanbaru yaitu interaksi sosial adalah suatu hubungan antara dua atau lebih individu, yang dapat mempengaruhi, mengubah, atau memperbaiki kelakuan individu yang lainnya. Adapun bentuk-bentuk interaksi yang digunakan yaitu 1) Individual Parenting; 2) Classical Prenting; 3) Kujunjungan Orangtua Ketika Pembagian Rapor; 4) Whatsapp Group; Penggunaan Student Book. Faktor pendukung interaksi antara orangtua dan guru dalam mengendalikan emeosional siswa di Sekolah Dasar El Haqqa Quranic School Pekanbaru terdapat dua faktor yaitu: 1) Masyarakat Sekolah Yang Mendukung, 2) Sarana dan Prasarana Yang Tersedia. Sedangkan Faktor Penghambat terbagi menjadi dua yakni: 1) Faktor internal berupa tingkat  kecerdasan dan kestabilan emosional dari siswa sendiri pada umumnya berbeda beda; 2) Faktor eksternal berupa masih ada beberapa orangtua yang belum sadar akan pentingnya tanggung jawab sebagai orangtua untuk membentuk emosional siswa yang stabil dan   terkendali.
TEACHER-STUDENT INTERACTION IN THE ENGLISH CLASSROOM: A LITERATURE REVIEW Isnata, Rizka
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4866

Abstract

This study aims to determine the functional effectiveness of teacher-student interactions using English within the classroom, exploring its impact on students' language acquisition and its broader relevance for the general public's communicative competence. The research method employed is an extensive literature review, utilizing a qualitative systematic approach for a structured analysis of existing knowledge. Data collection involved meticulously analyzing pertinent journal articles, academic books, comprehensive research reports, and other scholarly sources of information directly relevant to the research topic. Data were analyzed qualitatively, focusing on identifying crucial recurring patterns and synthesizing the most significant key findings from the selected relevant sources. The study's results underscore that teacher-student interactions in the English classroom profoundly impact language learning. Effective, clear communication, the judicious use of appropriate technology, and a keen understanding of cultural nuances within these interactions can significantly enhance students' practical English language skills and their confidence in using the language. Consequently, it is vital for educators to continuously cultivate and refine their abilities to facilitate meaningful, engaging, and deep interactions, thereby fostering a more productive and stimulating English classroom environment for optimal student development. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas fungsional interaksi guru-siswa menggunakan bahasa Inggris di dalam kelas, mengeksplorasi dampaknya terhadap penguasaan bahasa siswa dan relevansinya yang lebih luas bagi kompetensi komunikatif masyarakat umum. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka yang ekstensif, menggunakan pendekatan sistematis kualitatif untuk analisis terstruktur dari pengetahuan yang ada. Pengumpulan data melibatkan analisis cermat terhadap artikel jurnal terkait, buku akademis, laporan penelitian komprehensif, dan sumber informasi ilmiah lainnya yang secara langsung relevan dengan topik penelitian. Data dianalisis secara kualitatif, dengan fokus pada identifikasi pola berulang yang krusial dan sintesis temuan kunci yang paling signifikan dari sumber relevan yang dipilih. Hasil penelitian menggarisbawahi bahwa interaksi guru-siswa di kelas bahasa Inggris berdampak besar pada pembelajaran bahasa. Komunikasi yang efektif dan jelas, penggunaan teknologi yang tepat secara bijaksana, dan pemahaman yang tajam tentang nuansa budaya dalam interaksi ini dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan bahasa Inggris praktis siswa dan kepercayaan diri mereka dalam menggunakan bahasa tersebut. Oleh karena itu, sangat penting bagi para pendidik untuk terus mengembangkan dan menyempurnakan kemampuan mereka untuk memfasilitasi interaksi yang bermakna, menarik, dan mendalam, sehingga menumbuhkan lingkungan kelas Bahasa Inggris yang lebih produktif dan merangsang untuk perkembangan siswa yang optimal.
FAKTOR-FAKTOR RENDAHNYA KUNJUNGAN MAHASISWA KE PERPUSTAKAAN Sari, Rika Mahardika; Karnasih, I Gusti Ayu; Fakhriza, Ilmah
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4867

Abstract

The low level of student visits to the library is a significant problem that requires serious attention in the academic environment of Campus I Poltekkes Kemenkes Malang, considering the vital role of the library in supporting the learning and research process. Therefore, this study aims to identify and analyze in depth various factors that contribute to the low interest of students visiting the library facilities. This study uses a quantitative descriptive method with a survey approach to obtain a clear picture. Primary data were collected by distributing structured questionnaires to 110 students who were selected representatively from various study programs on the campus. The results of the study revealed several dominant factors that influenced the low visits, including the lack of student awareness of the importance of the role of the library (65%), limited book collections that are less relevant to the needs of the current curriculum (58%), and physical facilities that are considered inadequate (45%). In addition, the library's less flexible operating schedule (32%) and the increasing preference for digital resources along with technological developments were also identified as significant contributors. Based on these findings, this study recommends that library managers make strategic efforts such as increasing service promotion effectively, updating library material collections to be more in line with developments in science and curriculum, and improving facilities to be more comfortable and increasing accessibility. These steps are expected to revitalize the role of libraries as centers of interesting and essential learning resources for students. ABSTRAKRendahnya tingkat kunjungan mahasiswa ke perpustakaan menjadi permasalahan signifikan yang memerlukan perhatian serius di lingkungan akademik Kampus I Poltekkes Kemenkes Malang, mengingat peran vital perpustakaan dalam mendukung proses pembelajaran dan penelitian. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara mendalam berbagai faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya minat kunjungan mahasiswa ke fasilitas perpustakaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei untuk memperoleh gambaran yang jelas. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner terstruktur kepada 110 mahasiswa yang dipilih secara representatif dari berbagai program studi di kampus tersebut. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa faktor dominan yang memengaruhi rendahnya kunjungan, antara lain kurangnya kesadaran mahasiswa akan pentingnya peran perpustakaan (65%), keterbatasan koleksi buku yang kurang relevan dengan kebutuhan kurikulum terkini (58%), serta fasilitas fisik yang dinilai kurang memadai (45%). Selain itu, jadwal operasional perpustakaan yang kurang fleksibel (32%) dan meningkatnya preferensi terhadap sumber daya digital seiring perkembangan teknologi juga diidentifikasi sebagai kontributor signifikan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan agar pengelola perpustakaan melakukan upaya strategis seperti peningkatan promosi layanan secara efektif, pembaruan koleksi bahan pustaka agar lebih sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kurikulum, serta perbaikan fasilitas menjadi lebih nyaman dan peningkatan aksesibilitas. Langkah-langkah ini diharapkan dapat merevitalisasi peran perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang menarik dan esensial bagi mahasiswa.