cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 612 Documents
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INQUIRY DAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PELAJARAN AKIDAH AHLAK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI MTS BUSTANUL ULUM JAYASAKTI Miftahul Munir; Choirudin Choirudin; M Sayyidul Abrori
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11671

Abstract

This study aims to determine the effect of the inquiry learning method and audio-visual media on student learning motivation in the subject of Aqidah Akhlak for grade VIII at MTs Bustanul Ulum Jayasakti. This study used a quantitative approach with a survey method and is causal correlational. The study population was 184 students, with a sample of 33 students taken using a simple random sampling technique. Data collection techniques used questionnaires, observation, and documentation. The research instrument used a 4-point Likert scale that has been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out using normality, linearity, multicollinearity tests, as well as simple linear regression and multiple linear regression tests using SPSS 26. The results of the study indicate that: (1) the inquiry learning method has a positive and significant effect on learning motivation with a significance value of 0.000 < 0.05 and a contribution of 82.1%; (2) audio-visual media has a positive and significant effect on learning motivation with a significance value of 0.000 < 0.05 and a contribution of 60.6%; and (3) the inquiry learning method and audio-visual media simultaneously had a positive and significant effect on learning motivation with a significance value of 0.000 < 0.05 and a contribution of 83.9%. Thus, it can be concluded that the application of the inquiry learning method combined with audio-visual media is effective in increasing student learning motivation in the subject of Aqidah Akhlak. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran inquiry dan media audio visual terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII di MTs Bustanul Ulum Jayasakti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan bersifat korelasional kausal. Populasi penelitian berjumlah 184 siswa, dengan sampel sebanyak 33 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert 4 poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, linearitas, multikolinearitas, serta uji regresi linear sederhana dan regresi linear berganda menggunakan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) metode pembelajaran inquiry berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan kontribusi sebesar 82,1%; (2) media audio visual berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan kontribusi sebesar 60,6%; dan (3) metode pembelajaran inquiry dan media audio visual secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan kontribusi sebesar 83,9%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran inquiry yang dipadukan dengan media audio visual efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak.  
PERENCANAAN PEMBELAJARAN DI TK ST THERESIA MANGULEWA DESA RAKALABA Maria Fransiska; Elisabeth Tantiana Ngura; Evrida Ita; Yasinta Maria Fono
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11673

Abstract

This research is motivated by the importance of mature instructional design in early childhood education to holistically stimulate students' golden age phase. The problem focuses on analyzing the learning planning process and identifying various operational obstacles faced by educators at St. Theresia Mangulewa Kindergarten, Rakalaba Village, West Golewa District, Ngada Regency. Using a qualitative approach with descriptive methods, this research's key stages were systematically implemented, including classroom activity observations, in-depth interviews with the principal and teachers, and a review of teaching materials. The data obtained were then analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which includes data condensation techniques, narrative description presentation, and drawing conclusions. The research findings indicate that the instructional program development mechanism at this institution runs in a structured manner, encompassing the creation of semester plans, Weekly Learning Implementation Plans, Daily Learning Implementation Plans, Independent Curriculum teaching modules, and formative assessment instruments. However, its implementation is still hampered by teachers' limited time, limited literacy facilities, and a lack of training in differentiation strategies for children with special needs. The main conclusion confirms that although the efforts to adopt the new curriculum have been going well, optimizing teachers' creative competencies through ongoing workshops is urgently needed to improve the quality of education. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya rancangan instruksional yang matang di tingkat pendidikan anak usia dini guna menstimulasi fase usia emas peserta didik secara holistik. Masalah difokuskan pada analisis proses perencanaan pembelajaran serta identifikasi berbagai kendala operasional yang dihadapi oleh tenaga pendidik di TK St. Theresia Mangulewa, Desa Rakalaba, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, tahapan penting penelitian ini dilaksanakan secara sistematis meliputi pengamatan aktivitas kelas, wawancara mendalam bersama kepala sekolah dan guru, serta penelaahan dokumen perangkat ajar. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup teknik kondensasi data, penyajian deskripsi naratif, hingga penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penyusunan program instruksional di lembaga ini berjalan secara terstruktur yang mencakup pembuatan rencana semester, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian, modul ajar Kurikulum Merdeka, hingga instrumen penilaian formatif. Namun, implementasinya masih terhambat oleh keterbatasan waktu guru, minimnya fasilitas literasi, serta kurangnya pelatihan strategi diferensiasi anak berkebutuhan khusus. Simpulan utama menegaskan bahwa meskipun upaya adopsi kurikulum baru sudah berjalan baik, optimalisasi kompetensi kreatif guru melalui workshop berkelanjutan sangat mendesak dilakukan demi meningkatkan kualitas mutu pendidikan.  
KEPEMIMPINAN SPIRITUAL KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA DI SEKOLAH BERBASIS PESANTREN Elok Ainun Nazilah; Maftuh Maftuh
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11674

Abstract

This study aims to analyze the implementation of spiritual leadership by the principal in strengthening religious moderation at SMP Mambaus Sholihin 7 Bintan, a pesantren-based boarding school in Kepulauan Riau. The school faces a real challenge of student violence cases, indicating a gap between spiritual values and students' daily behavior. This research employs a qualitative descriptive method with a single case study design. Data were collected through passive participatory observation, in-depth interviews with the principal, Islamic education teachers, and students, as well as documentation of curriculum and school policies. Data analysis used the Miles and Huberman interactive model with source, technique, and time triangulation. The study is grounded in Louis W. Fry's spiritual leadership theory (Vision, Hope/Faith, and Altruistic Love) and four religious moderation indicators from the Ministry of Religious Affairs of Indonesia. The findings show that the principal embodies spiritual leadership through a vision-oriented mission culture, personal moral exemplification, faith-based motivation, and altruistic care. These dimensions are manifested through an integrated pesantren curriculum, daily religious habituation programs, anti-bullying policies, and a child-friendly school approach. This study identifies a new mechanism termed the "spiritual moderation spiral," wherein authentic principal leadership generates a conducive climate that facilitates the internalization of religious moderation values. This study contributes to Islamic education management discourse, particularly regarding the strategic role of principal leadership in institutionalizing religious moderation within pesantren-based formal schools. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kepemimpinan spiritual kepala sekolah dalam penguatan moderasi beragama di SMP Mambaus Sholihin 7 Bintan, sebuah sekolah berbasis pesantren di Kepulauan Riau. Sekolah ini menghadapi tantangan nyata berupa kasus kekerasan antarsiswa yang menandakan kesenjangan antara nilai-nilai spiritual yang ditanamkan dan realitas perilaku keseharian peserta didik. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipasi pasif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru PAI, dan peserta didik, serta dokumentasi kurikulum dan kebijakan sekolah. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Penelitian berlandaskan teori kepemimpinan spiritual Louis W. Fry (Vision, Hope/Faith, dan Altruistic Love) dan empat indikator moderasi beragama Kementerian Agama RI (komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan akomodasi budaya lokal). Temuan menunjukkan bahwa kepala sekolah mewujudkan kepemimpinan spiritual melalui budaya misi berorientasi visi, keteladanan moral personal, motivasi berbasis iman, dan kepedulian altruistik. Dimensi-dimensi ini terwujud melalui kurikulum pesantren terpadu, program pembiasaan keagamaan harian, kebijakan anti-perundungan, dan pendekatan sekolah ramah anak. Penelitian ini mengidentifikasi mekanisme baru berupa "spiral moderasi spiritual" di mana kepemimpinan autentik kepala sekolah menghasilkan iklim kondusif yang memfasilitasi internalisasi nilai moderasi beragama secara berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada wacana manajemen pendidikan Islam, khususnya terkait peran strategis kepemimpinan kepala sekolah dalam melembagakan moderasi beragama di sekolah formal berbasis pesantren.  
PENERAPAN METODE WAFA DALAM MENINGKATKAN MAKHARIJUL HURUF PESERTA DIDIK KELAS 5 SD Marjan Drakel; Juhri Juhri; Andi Baso Muammar Assad; Subhan Abdullah
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11675

Abstract

The low ability to pronounce the hijaiyah letters in tartil due to the adoption of monotonous conventional teaching strategies in elementary schools is the background to this research. This problem has triggered a widening gap in the minimum standard for reading the holy book correctly from an early age. The focus of this research is to analyze the implementation of the Wafa method in boosting the makharijul huruf skills of fifth-grade students at SD Negeri 5 IKIP in the 2026/2027 academic year. A quantitative approach in the form of Classroom Action Research (CAR) was implemented cyclically through the stages of planning, action implementation, observation, and operational reflection. Actual quantitative data from the guidance showed a consistent escalation trend in each cycle. The average learning outcome score skyrocketed from a pre-cycle level of 62 to 74 in Cycle I, and reached an optimal peak of 86 in Cycle II. In line with this, the percentage of students' classical completion jumped drastically from 40% to 68%, reaching 88% at the final evaluation. The main conclusion confirms that the Wafa method is highly effective in mitigating phonetic articulation errors in the hijaiyah alphabet through recreational multisensory stimulation. Educators are recommended to integrate this kinetic cueing and song modulation technique to achieve adaptive transformation in contemporary tajwid teaching in formal institutions. ABSTRAK Rendahnya kemampuan pelafalan huruf hijaiyah secara tartil akibat adopsi strategi pengajaran konvensional yang monoton di sekolah dasar melatarbelakangi penelitian ini. Masalah tersebut memicu melebarnya jurang kesenjangan terhadap standar ketuntasan minimal membaca kitab suci secara sahih sejak usia dini. Fokus penelitian ini adalah menganalisis implementasi metode Wafa dalam mendongkrak kecakapan makharijul huruf peserta didik kelas 5 SD Negeri 5 IKIP pada tahun ajaran 2026/2027. Pendekatan kuantitatif berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diterapkan secara bersiklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi operasional. Data kuantitatif aktual hasil bimbingan menunjukkan tren eskalasi yang konsisten di setiap siklusnya. Capaian rata-rata nilai hasil belajar meroket dari kondisi pra-siklus sebesar 62, menjadi 74 pada siklus I, dan mencapai puncak optimal sebesar 86 pada siklus II. Selaras dengan itu, persentase ketuntasan klasikal siswa melonjak drastis dari 40% menjadi 68%, hingga sukses menyentuh angka 88% di akhir evaluasi. Simpulan utama menegaskan bahwa metode Wafa sangat efektif memitigasi kekeliruan artikulasi fonetik hijaiyah melalui stimulasi multisensori yang rekreatif. Pendidik direkomendasikan mengintegrasikan teknik isyarat kinetik dan modulasi lagu ini guna mewujudkan transformasi pengajaran tajwid kontemporer yang adaptif di institusi formal.  
PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE MELALUI APLIKASI GAMMA.AI DALAM PEMBELAJARAN FIQIH MATERI IBADAH DI SMK PEMUDA KRIAN Tiara Wiritanaya; Anita Puji Astutik
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11676

Abstract

The tendency of student boredom due to the dominance of conventional lecture methods and the demands of adapting dynamic religious materials in the digital era are the background of this research. These obstacles trigger the need to utilize intelligent instruments to simplify complex religious texts for Generation Z. The focus of this research is to describe the use of Artificial Intelligence (AI) through the Gamma.ai application in learning Islamic Jurisprudence (Fiqh Ibadah) on Zakat at Pemuda Krian Vocational School and analyze its impact on the understanding and activeness of 10th grade students. The research steps were carried out using a qualitative approach with a case study method, where actual data collection was obtained through observation techniques, semi-structured interviews, and documentation. The research findings show that Gamma.ai successfully reduces the administrative burden of teachers in designing teaching materials, while being able to concretize the details of contemporary zakat mal through automatic infographic visualization. Based on the principle of dual coding, the combination of AI visualization and teacher navigation empirically boosts cognitive retention and triggers student participatory activity in conducting cross-sector discussions. The main conclusion confirms that the integration of Gamma.ai has proven effective in creating a modern, efficient, and adaptive Islamic Religious Education learning ecosystem without neglecting the authenticity of the substance of Islamic law. Educators are recommended to optimize their ability to formulate instructions (prompts) precisely in order to maintain the accuracy of the interpretation of religious law. ABSTRAK Kecenderungan kejenuhan siswa akibat dominasi metode ceramah konvensional serta tuntutan penyesuaian materi keagamaan yang dinamis di era digital melatarbelakangi penelitian ini. Hambatan tersebut memicu perlunya pemanfaatan instrumen cerdas guna menyederhanakan materi teks keagamaan yang kompleks bagi generasi Z. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) melalui aplikasi Gamma.ai dalam pembelajaran Fikih Ibadah materi Zakat di SMK Pemuda Krian serta menganalisis dampaknya bagi pemahaman dan keaktifan siswa kelas X. Langkah-langkah penelitian dijalankan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana pengumpulan data aktual diperoleh lewat teknik observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Temuan riset menunjukkan bahwa Gamma.ai berhasil mereduksi beban administratif guru dalam mendesain bahan ajar, sekaligus mampu mengonkretkan rincian zakat mal kontemporer melalui visualisasi infografis otomatis. Berdasarkan prinsip dual coding, perpaduan visualisasi AI dan navigasi guru ini secara empiris mendongkrak retensi kognitif serta memicu keaktifan partisipatif siswa dalam melangsungkan diskusi lintas sektor. Simpulan utama menegaskan bahwa integrasi Gamma.ai terbukti efektif menciptakan ekosistem pembelajaran PAI yang modern, efisien, dan adaptif tanpa mengesampingkan keaslian substansi syariat Islam. Pendidik direkomendasikan mengoptimalkan kecakapan merumuskan instruksi (prompt) secara presisi demi menjaga akurasi interpretasi hukum keagamaan.    
ANALISIS MODEL OUTDOOR LEARNING PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK UNTUK MENANAMKAN NILAI ISLAM SEHARI-HARI DI SMK PEMUDA KRIAN Zahrah Fadhillah; Anita Puji Astutik
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11677

Abstract

This study aims to analyze the application of the Outdoor Learning model in teaching Islamic Aqidah and Akhlak (Islamic Creed) and the process of instilling Islamic values ​​in students at Pemuda Krian Vocational School. This research used a descriptive qualitative approach with a case study. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation with Islamic Religious Education teachers and 10th-grade students. The results indicate that the implementation of the Outdoor Learning model can create active, contextual, and meaningful learning through out-of-class activities such as environmental observation, discussions, and hands-on practice. The process of instilling Islamic values ​​occurs gradually, from understanding and internalization to habituation in daily life. This is evident in changes in student behavior, such as the habit of queuing during question-and-answer sessions and while working in the school cooperative as a form of implementing the values ​​of patience and discipline. Furthermore, this model has proven effective in increasing student activity, understanding, and positive attitudes, despite constraints such as time constraints and environmental conditions. Therefore, Outdoor Learning can be an effective learning alternative for instilling easy moral values ​​in students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Outdoor Learning dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta proses penanaman nilai-nilai keislaman pada peserta didik di SMK Pemuda Krian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek guru Pendidikan Agama Islam dan siswa kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Outdoor Learning mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna melalui kegiatan di luar kelas seperti observasi lingkungan, diskusi, serta praktik langsung. Proses penanaman nilai-nilai keislaman berlangsung secara bertahap mulai dari pemahaman, penghayatan, hingga pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini terlihat dari perubahan perilaku siswa, seperti pembiasaan mengantri saat sesi tanya jawab dan saat berada di koperasi sekolah sebagai bentuk implementasi nilai sabar dan disiplin. Selain itu, model ini terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan, pemahaman, serta sikap positif siswa, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan kondisi lingkungan. Dengan demikian, Outdoor Learning dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai akhlak mahmudah pada peserta didik.    
IMPLEMENTASI METODE UMMI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DI QTC AL MUFID Arumpurwasih Arumpurwasih; Mukhamad Anieg
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11678

Abstract

This research was motivated by the importance of the ability to read the Qur'an and the need for an effective and structured learning method. Quran Training Center (QTC) Al Mufid has implemented the Ummi Method in teaching Qur'an reading. However, the results of students' Qur'an reading abilities have not been fully optimal. There are still students who are not yet fluent in reading, less accurate in pronouncing makhraj, and inconsistent in applying tajwid rules.This study aims to determine the implementation of the Ummi Method in improving Qur'an reading skills at QTC Al Mufid. This research used a descriptive qualitative approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Interviews were conducted with teachers and the principal, while data related to students were obtained through classroom observation and supporting documentation. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the Ummi Method was carried out through scheduled learning, the use of instructional volumes according to students' abilities, a combination of classical and individual learning, as well as periodic evaluations. The application of this method improved students' Qur'an reading abilities; however, this improvement was not distributed evenly among all students. The conclusion of this study is that the Ummi Method is effective, but requires consistent implementation and continuous guidance to achieve optimal results. ABSTRAK Kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki peserta didik dalam pendidikan Islam. Untuk mencapai kemampuan tersebut, diperlukan metode pembelajaran yang efektif, salah satunya metode Ummi. Metode Ummi dikenal sebagai metode pembelajaran Al-Qur’an yang sistematis, mudah dipahami, dan berorientasi pada mutu bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Ummi dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di QTC Al Mufid serta mengidentifikasi faktor pendukung, hambatan, dan solusi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada guru dan kepala sekolah, sedangkan data mengenai peserta didik diperoleh melalui observasi selama proses pembelajaran serta dokumentasi pendukung. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran pelaksanaan pembelajaran metode Ummi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Ummi di QTC Al Mufid telah berjalan cukup baik dan dilakukan secara sistematis, sehingga mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik. Faktor pendukung dalam pelaksanaan metode ini meliputi tenaga pendidik yang telah bersertifikat serta sarana dan prasarana yang memadai. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat hambatan berupa kedisiplinan siswa dan perbedaan tingkat pemahaman siswa terhadap materi. Solusi yang diterapkan yaitu pengelompokan siswa sesuai tingkat kemampuan serta pemberian pendampingan secara bertahap. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode Ummi efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh manajemen pembelajaran dan penanganan perbedaan kemampuan siswa.       
ANALISIS PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERDASARKAN ASPEK LINGUISTIK DAN NON-LINGUISTIK PADA PENDIDIKAN DASAR Anisa Syahidatullah
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11679

Abstract

This research is motivated by psychopedagogical gaps in elementary school students who appear active behaviorally in class but have low psychological interest in learning Arabic. The focus of the problem is directed at identifying the problems of Arabic learning in grade IV A students of MIN 6 Sukoharjo in the 2025/2026 academic year reviewed from linguistic and non-linguistic aspects. Using a qualitative approach with descriptive methods, the important stages of this research were carried out through natural classroom observations, structured interviews with teachers and students, and the collection of documentation of grades. Data were analyzed interactively including condensation, data presentation, and drawing conclusions. The research findings revealed that obstacles stem from three pillars of the educational ecosystem. From the student perspective, linguistic obstacles include low visual reading skills (maharah qira'ah), writing layout (kitabah), and vocabulary mastery (mufrodat), while non-linguistic factors are triggered by a crisis of self-confidence and intrinsic motivation. From the teacher perspective, obstacles include inconsistencies in academic backgrounds and class capacity loads that exceed ideal standards. In terms of material, there is a disparity between the difficulty level of textbooks and students' basic competencies. The main conclusion emphasizes that improving instructional quality must focus on gradual reconstruction of teaching materials and strengthening language symbols from an early age. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan psikopedagogis pada siswa tingkat dasar yang tampil aktif secara perilaku di kelas namun memiliki minat psikologis yang rendah terhadap pembelajaran Bahasa Arab. Fokus masalah diarahkan untuk mengidentifikasi problematika pembelajaran Bahasa Arab pada siswa kelas IV A MIN 6 Sukoharjo Tahun Ajaran 2025/2026 ditinjau dari aspek linguistik dan non-linguistik. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, tahapan penting penelitian ini dilakukan melalui observasi kelas secara natural, wawancara terstruktur bersama guru serta siswa, dan pengumpulan dokumentasi nilai. Data dianalisis secara interaktif meliputi kondensasi, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Temuan penelitian mengungkap bahwa kendala bersumber dari tiga pilar ekosistem pendidikan. Dari sisi siswa, hambatan linguistik mencakup rendahnya kemahiran membaca visual (maharah qira'ah), penulisan tata letak huruf (kitabah), dan penguasaan kosakata (mufrodat), sementara faktor non-linguistik dipicu oleh krisis kepercayaan diri dan motivasi intrinsik. Dari sisi guru, kendala berupa ketidaksesuaian latar belakang keilmuan serta beban kapasitas kelas yang melebihi standar ideal. Dari sisi materi, terdapat ketimpangan antara bobot kesulitan buku ajar dengan kompetensi dasar peserta didik. Simpulan utama menegaskan bahwa perbaikan mutu instruksional wajib berfokus pada rekonstruksi materi ajar secara bertahap dan penguatan simbol bahasa sejak dini.    
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CANVA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPA DI MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) Ria Aryani; Zahra Zahra; Fitriyah Fitriyah; Mabruri Mabruri
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11680

Abstract

The low interest in learning and the difficulty elementary school students face in understanding science material that tends to be theoretical and boring are the background to this research. This problem requires the use of digital instruments to stimulate the various senses of elementary school children in digesting the material contextually. The focus of this research is to examine the implementation of Canva platform-based learning media in increasing science learning interest in Madrasah Ibtidaiyah. The research method applied is library research using a qualitative descriptive-analytical approach. Data collection was carried out through searching scientific documents from Google Scholar, followed by data reduction and in-depth content analysis techniques. The research findings show that Canva is able to concretize abstract science concepts through infographics, animations, and interactive videos that stimulate students' cognitive and psychomotor aspects. The variety of visual features on this platform has proven effective in creating a varied and enjoyable learning atmosphere and is able to significantly reduce learning boredom. The main conclusion of the study confirms that the use of Canva media is very strategic in boosting student interest and active engagement in the classroom. However, the success of optimizing this digital platform depends heavily on the methodological creativity of teachers and the readiness of supporting facilities such as a stable internet network. ABSTRAK Rendahnya minat belajar serta kesulitan siswa sekolah dasar dalam memahami materi sains yang cenderung teoritis dan membosankan melatarbelakangi penelitian ini. Masalah tersebut menuntut adanya pemanfaatan instrumen digital guna menstimulasi berbagai indera anak usia dasar dalam mencerna materi secara kontekstual. Fokus penelitian ini adalah mengkaji implementasi media pembelajaran berbasis platform Canva dalam meningkatkan minat belajar IPA di Madrasah Ibtidaiyah. Metode penelitian yang diterapkan adalah studi kepustakaan (library research) menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran dokumen ilmiah dari Google Scholar, yang dilanjutkan dengan reduksi data dan teknik analisis isi (content analysis) secara mendalam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Canva mampu mengonkretkan konsep sains yang abstrak melalui infografis, animasi, dan video interaktif yang merangsang aspek kognitif serta psikomotorik siswa. Ragam fitur visual pada platform ini terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang variatif, menyenangkan, serta mampu menurunkan kejenuhan belajar secara signifikan. Simpulan utama penelitian menegaskan bahwa penggunaan media Canva sangat strategis dalam mendongkrak minat dan keterlibatan aktif siswa di kelas. Meski demikian, keberhasilan optimalisasi platform digital ini sangat bergantung pada kreativitas metodologis guru serta kesiapan sarana pendukung seperti kestabilan jaringan internet.    
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA MELALUI METODE REPEATED READING PADA SISWA KELAS V SDN 02 BENGKAYANG Revalina Tia Virnanda; Margaretha Lidya Sumarni
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11681

Abstract

This study was motivated by the low Reading skills are one of the essential competencies that must be mastered by elementary school students. However, many students still experience difficulties in reading fluency, pronunciation accuracy, intonation, and reading comprehension. Based on preliminary observations conducted at SD Negeri 02 Bengkayang, fifth-grade students showed low reading performance and limited participation in reading activities. This study aimed to improve students’ reading skills through the implementation of the Repeated Reading method. This study employed Classroom Action Research conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 29 fifth-grade students, consisting of 13 male students and 16 female students. Data were collected through observation and reading skill tests.The findings revealed that the implementation of the Repeated Reading method significantly improved students’ reading skills. The average score increased from 58.44 in the pre-cycle to 78.28 in Cycle I, and further improved to 90 in Cycle II. Improvements were also observed in reading fluency, pronunciation accuracy, intonation, and comprehension. Therefore, the Repeated Reading method is effective in improving elementary school students’ reading skills. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Rendahnya keterampilan membaca peserta didik sekolah dasar masih menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada aspek kelancaran membaca, ketepatan pengucapan, intonasi, dan pemahaman isi bacaan. Berdasarkan hasil observasi awal di SD Negeri 02 Bengkayang, ditemukan bahwa sebagian besar peserta didik kelas V masih mengalami kesulitan membaca secara lancar dan memahami isi bacaan. Selain itu, pembelajaran membaca yang masih menggunakan metode konvensional menyebabkan keterlibatan peserta didik belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca peserta didik melalui penerapan metode Repeated Reading. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 29 peserta didik kelas V, terdiri atas 13 peserta didik laki-laki dan 16 peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes keterampilan membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Repeated Reading mampu meningkatkan keterampilan membaca peserta didik. Nilai rata-rata pra siklus sebesar 58,44 meningkat menjadi 78,28 pada Siklus I dan kembali meningkat menjadi 90 pada Siklus II. Peningkatan juga terlihat pada aspek kelancaran membaca, ketepatan pengucapan, intonasi, serta pemahaman isi bacaan. Dengan demikian, metode Repeated Reading efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca peserta didik sekolah dasar