cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2026)" : 6 Documents clear
PENERAPAN PRESENSI DARING BERBASIS WEBASSEMBLY DAN MICROSERVICES UNTUK PENGENALAN WAJAH PADA LEARNING MANAGEMENT SYSTEM Sismadi, Wawan; Riadi, Imam; Murinto, Murinto
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.9474

Abstract

The demand for reliable, real-time online attendance systems capable of handling large-scale users continues to increase alongside the widespread adoption of Learning Management Systems (LMS) in higher education and online training. Conventional attendance methods based on manual input or simple authentication mechanisms suffer from weaknesses such as susceptibility to fraud, limited automation, and degraded performance under high workloads. Face recognition has emerged as a promising alternative, as it enables automatic and non-intrusive user identity verification. However, most face-based attendance systems still rely on centralized server-side processing, which leads to high latency and limited scalability. This study aims to design and evaluate an online attendance architecture that integrates WebAssembly and Microservices by separating computational workloads between the client and server. The Design Science Research method is employed to develop a web-based face attendance application as the research artifact, in which face detection and feature extraction are executed entirely on the client side using OpenCV.js compiled to WebAssembly, while authentication, attendance recording, and session management are handled by a Microservices-based backend. The evaluation includes face recognition accuracy testing, end-to-end latency measurement, and system throughput analysis. Experimental results demonstrate that the proposed architecture reduces attendance latency by approximately 72 percent compared to a monolithic server-side processing approach, while simultaneously increasing request handling capacity without compromising accuracy. These findings indicate that the integration of WebAssembly and Microservices constitutes an effective architectural solution for real-time biometric attendance systems. ABSTRAKKebutuhan akan sistem presensi daring yang andal, real-time, dan mampu menangani skala pengguna besar terus meningkat seiring dengan meluasnya penggunaan Learning Management System (LMS) dalam pendidikan tinggi dan pelatihan daring. Metode presensi konvensional berbasis input manual maupun autentikasi sederhana memiliki kelemahan berupa potensi kecurangan, keterbatasan otomatisasi, serta performa yang menurun pada kondisi beban tinggi. Pengenalan wajah menjadi solusi alternatif yang menjanjikan karena mampu memverifikasi identitas pengguna secara otomatis dan non-intrusif. Namun, sebagian besar sistem presensi berbasis wajah masih bergantung pada pemrosesan terpusat di sisi server, yang mengakibatkan latensi tinggi dan keterbatasan skalabilitas. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi arsitektur presensi daring berbasis integrasi WebAssembly dan Microservices dengan pendekatan pemisahan beban komputasi antara klien dan server. Metode Design Science Research digunakan untuk mengembangkan artefak berupa aplikasi presensi wajah berbasis web, di mana proses deteksi dan ekstraksi fitur wajah dijalankan sepenuhnya di sisi klien menggunakan OpenCV.js yang dikompilasi ke WebAssembly, sedangkan autentikasi, pencatatan presensi, dan manajemen sesi ditangani oleh backend berbasis Microservices. Evaluasi dilakukan melalui pengujian akurasi pengenalan wajah, pengukuran latensi end-to-end, dan analisis throughput sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa arsitektur yang diusulkan mampu menurunkan latensi presensi sekitar 72 persen dibandingkan pendekatan monolitik berbasis pemrosesan server, sekaligus meningkatkan kapasitas penanganan permintaan tanpa mengorbankan tingkat akurasi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi WebAssembly dan Microservices merupakan solusi arsitektural yang efektif untuk sistem presensi biometrik real-time.
ANALISIS MINAT MAHASISWA DALAM MELAKUKAN PENELITIAN TENTANG MEDIA PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI Muharam, Agil; Razilu, Zila; Rahmawati, Rahmawati
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.9758

Abstract

This research is motivated by the importance of learning media in the digital transformation of education and the need for prospective educators in the Information Technology Education Study Program to have research competencies in this field. The focus of the problem in this study is to analyze the interest and trends of students in conducting research on learning media and the factors that influence it. The research method used is quantitative with a descriptive approach, where data were collected through an analysis of 64 thesis titles from students and alumni as well as questionnaires. The results showed that student research was dominated by Learning Media topics with 28 titles (43.75%), followed by Information Systems with 12 titles (18.75%), while other categories such as Educational Games and Mobile Applications still had a low proportion. The main conclusion of this study is that there is a strong orientation of students towards the development of technology-based learning products in response to the need for innovation in schools, but academic policies are needed to encourage a balance between developmental research and evaluative research and analysis so that the contribution of student research becomes more comprehensive. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran media pembelajaran dalam transformasi digital pendidikan serta perlunya calon pendidik di Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi untuk memiliki kompetensi riset di bidang tersebut. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis minat dan kecenderungan mahasiswa dalam melakukan penelitian tentang media pembelajaran serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui analisis terhadap 64 judul skripsi mahasiswa dan alumni serta penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian mahasiswa didominasi oleh topik Media Pembelajaran dengan jumlah 28 judul (43,75%), diikuti oleh Sistem Informasi sebanyak 12 judul (18,75%), sementara kategori lain seperti Game Edukasi dan Aplikasi Mobile masih memiliki proporsi yang rendah. Simpulan utama penelitian ini adalah terdapat orientasi yang kuat dari mahasiswa terhadap pengembangan produk pembelajaran berbasis teknologi sebagai respon terhadap kebutuhan inovasi di sekolah, namun diperlukan kebijakan akademik untuk mendorong keseimbangan antara penelitian pengembangan dengan penelitian evaluatif dan analisis agar kontribusi riset mahasiswa menjadi lebih komprehensif.  
PEMBUATAN MODUL INTERAKTIF PADA MATA KULIAH TARIF DAN DOKUMEN PASASI PERJALANAN WISATA Meidasari, Reski; Fitriyah, Fitriyah; Kartika, Ni Made Ayu Windu; Sari, Desmala
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.9759

Abstract

The course on Fares and Travel Documents is a core course in vocational tourism education that equips students with ticket reservation and travel document management skills in line with the needs of the travel agency industry. However, the conventional learning process has resulted in suboptimal student engagement and understanding of technical material. This study aims to develop an interactive teaching module as a learning innovation to improve the effectiveness of the learning process in the Fare and Passage Documents course. This study uses a teaching material development approach through the stages of needs analysis, Semester Learning Plan analysis, outline design, interactive content development, and validation through discussions with lecturers. The results show that the developed interactive module has a feasibility level of 83% in material expert validation and 83% in module/media expert validation with a feasible category after revision. The interactive module is declared feasible for use as teaching material to support student independent learning, improve material accessibility, and assist lecturers in delivering material in a structured manner. ABSTRAK Mata kuliah Tarif dan Dokumen Pasasi merupakan mata kuliah inti dalam pendidikan vokasi perjalanan wisata yang berperan dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi reservasi tiket dan pengelolaan dokumen perjalanan sesuai kebutuhan industri biro perjalanan. Namun, proses pembelajaran yang masih bersifat konvensional menyebabkan keterlibatan mahasiswa dan pemahaman materi teknis belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar interaktif sebagai inovasi pembelajaran guna meningkatkan efektivitas proses pembelajaran pada matakulia Tarif dan Dokumen Pasasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan bahan ajar melalui tahapan análisis kebutuhan, análisis Rencana Pembelajaran Semester (RPS), perancangan outline, penyusunan konten interaktif, serta validasi melalui diskusi dengan dosen pengampu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul interaktif yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sebesar 83% pada validasi ahli materi dan 83% pada validasi ahli modul/media dengan kategori layak setelah revisi. Modul interaktif dinyatakan layak digunakan sebagai bahan ajar untuk mendukung pembelajaran mandiri mahasiswa, meningkatkan aksesibilitas materi, serta membantu dosen dalam menyampaikan materi secara terstruktur.
PENGEMBANGAN E-LKPD BIOLOGI BERBASIS MODEL PEAS TERINTEGRASI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM Endris, Wahyu Maulana; Ginanjar, Gigin; Rayhan, Muhammad
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.9775

Abstract

The implementation of virtual practicums through Learning Management Systems (LMS) is often unidirectional and lacks the stimulation needed for students' critical thinking skills. Static worksheets have not been able to serve as interactive cognitive partners. This study aims to describe the development of an-Electronic Student Worksheet (E-LKPD) for Biology based on the AI-assisted PEAS (Prompt, Evaluate, Analyze, Synthesize) framework integrated within an LMS, and to evaluate its feasibility and practicality through a limited trial. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, delimited to the Development phase. The limited trial subjects involved two biology subject matter experts, two media experts, and 15 Biology study program students. Data were collected using Likert scale questionnaires and analyzed using descriptive percentage statistics. Expert validation results showed an average feasibility score of 89.37% (Highly Valid), indicating scientific substantive accuracy and reliable media functionality. The practicality test by users obtained a score of 89.68% (Highly Practical), highlighting the ease of interface navigation and cognitive stimulation facilitated by the virtual assistant. In conclusion, the LMS-integrated PEAS-based Biology E-LKPD prototype is highly feasible and practical to be used as an intellectual scaffold in virtual experiments, with future prospects for effectiveness testing on a real class scale. ABSTRAK Pelaksanaan praktikum secara virtual melalui Learning Management System (LMS) sering kali berjalan satu arah dan kurang menstimulasi keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Lembar kerja statis belum mampu menjadi mitra kognitif yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Biologi berbasis kerangka PEAS (Prompt, Evaluate, Analyze, Synthesize) berbantuan kecerdasan buatan yang terintegrasi di dalam LMS, serta mengevaluasi kelayakan dan kepraktisannya melalui uji terbatas. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi hingga tahap Development. Subjek uji terbatas melibatkan dua ahli materi biologi, dua ahli media, serta 15 mahasiswa program studi Biologi. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert dan dianalisis dengan statistik deskriptif persentase. Hasil validasi ahli menunjukkan rata-rata skor kelayakan sebesar 89,37% (Sangat Valid), yang mengindikasikan akurasi substansi keilmuan dan keandalan fungsionalitas media. Uji kepraktisan oleh pengguna memperoleh skor 89,68% (Sangat Praktis), menyoroti kemudahan navigasi antarmuka dan stimulasi kognitif yang difasilitasi oleh asisten virtual. Kesimpulannya, purwarupa E-LKPD Biologi berbasis PEAS yang terintegrasi LMS ini sangat layak dan praktis digunakan sebagai perancah intelektual dalam eksperimen virtual, dengan prospek lanjutan untuk diuji efektivitasnya pada skala kelas yang riil.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUGMENTED REALITY BERBASIS ASSEMBLR EDU TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA SD KELAS V PADA PEMBELAJARAN IPAS Luhukay, Rudolf Abraham
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.9785

Abstract

ABSTRACT Difficulties among elementary school students in understanding abstract concepts in IPAS learning are still frequently encountered, particularly when instructional practices are predominantly conducted using conventional teaching methods. The integration of Augmented Reality (AR) in learning environments can provide students with more tangible learning experiences through clear visualizations and interactive activities. This study aimed to examine the effect of AR-based learning media developed using the Assemblr EDU platform on improving fifth-grade students’ conceptual understanding in IPAS learning. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The participants consisted of 55 students divided into two groups: an experimental group of 28 students and a control group of 27 students. The research procedure included a pretest, the implementation of learning activities across four instructional sessions according to the treatment given to each group, and a posttest to measure learning outcomes. Data analysis involved prerequisite statistical tests, N-Gain calculations, and an independent samples t-test with a significance level of 0.05. The results indicated that the average posttest score of the experimental group reached 83.21, which was higher than that of the control group at 73.02. Furthermore, the N-Gain analysis showed that the improvement in conceptual understanding in the experimental group fell into the moderate category (0.58), while the control group showed an increase ranging from low to moderate (0.34). The hypothesis testing also revealed a statistically significant difference (p = 0.003). Overall, the findings suggest that integrating AR-based learning media through the Assemblr EDU platform can effectively enhance students’ conceptual understanding in IPAS learning at the elementary school level. ABSTRAK Kesulitan siswa sekolah dasar dalam memahami konsep-konsep abstrak pada pembelajaran IPAS masih sering dijumpai, khususnya ketika kegiatan pembelajaran lebih banyak menggunakan metode konvensional. Pengintegrasian Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran dapat membantu siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih konkret melalui visualisasi yang jelas dan aktivitas interaktif. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media AR berbasis Assemblr EDU terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa kelas V dalam pembelajaran IPAS. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dalam kerangka pendekatan kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 55 siswa yang dibagi ke dalam dua kelompok penelitian, yaitu kelompok eksperimen berjumlah 28 siswa dan kelompok kontrol berjumlah 27 siswa. Prosedur penelitian meliputi pemberian pretest, pelaksanaan pembelajaran selama empat pertemuan sesuai perlakuan pada masing-masing kelompok, serta posttest untuk mengukur hasil belajar. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat statistik, perhitungan N-Gain, dan uji independent sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis data memperlihatkan bahwa rata-rata skor posttest siswa pada kelas eksperimen mencapai 83,21, sedangkan pada kelas kontrol hanya sebesar 73,02. Berdasarkan analisis N-Gain, peningkatan pemahaman konsep siswa pada kelompok eksperimen termasuk dalam kategori sedang (0,58), sementara pada kelompok kontrol berada pada kategori rendah sampai sedang (0,34). Uji hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p = 0,003). Hasil studi ini memperlihatkan bahwa integrasi media AR melalui platform Assemblr EDU mampu mendukung peningkatan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran IPAS di jenjang sekolah dasar.
AN ANALYSIS OF USING YOUTUBE VIDEOS IN TEACHING SPEAKING AT THE ELEVENTH GRADE LEVEL Hulu, Tri Mulia Damai; Daeli, Hidayati; Laoli, Adieli; Waruwu, Yaredi
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.9869

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the utilization of YouTube videos in English language learning and their impact on the development of students’ speaking skills amid the increasing use of digital media as learning resources. The integration of technology in language learning has become an important strategy to provide authentic materials and enhance students’ engagement in the learning process. This study employed a qualitative approach, with data collected through classroom observations, interviews with teachers and students, and analysis of instructional documents. The data were analyzed descriptively to obtain a comprehensive understanding of the practice of using YouTube videos in English language instruction. The findings indicate that the use of YouTube videos enhances students’ learning motivation and provides more authentic language exposure through examples of pronunciation, intonation, and expressions in real communication contexts. In addition, video-based learning creates greater opportunities for students to actively practice speaking through discussions, imitation activities, and content-based presentations. However, the study also identified several challenges, including limited internet access, variations in content quality, and potential distractions from other features on the digital platform. In synthesis, these findings confirm that YouTube videos are effective in supporting the development of speaking skills when they are integrated in a planned, selective, and pedagogically sound manner within English language teaching strategies. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan video YouTube dalam pembelajaran bahasa Inggris serta dampaknya terhadap pengembangan keterampilan berbicara siswa di tengah meningkatnya penggunaan media digital sebagai sumber belajar. Integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa menjadi strategi penting untuk menghadirkan materi yang autentik dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai praktik penggunaan video YouTube dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan video YouTube meningkatkan motivasi belajar serta memberikan paparan bahasa yang lebih autentik melalui contoh pelafalan, intonasi, dan ekspresi dalam konteks komunikasi nyata. Selain itu, penggunaan video membuka peluang bagi siswa untuk berlatih berbicara secara aktif melalui diskusi, imitasi, dan presentasi berbasis konten. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi kendala berupa keterbatasan akses internet, variasi kualitas konten, dan potensi distraksi dari fitur lain pada platform digital. Secara sintesis, temuan ini menegaskan bahwa video YouTube efektif dalam mendukung pengembangan keterampilan berbicara apabila diintegrasikan secara terencana, selektif, dan pedagogis dalam strategi pembelajaran bahasa Inggris.

Page 1 of 1 | Total Record : 6