cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 256 Documents
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING DI SMK BAITUL ATIEQ NGANJUK ANTIQ KUSTHON TINIYYAH; ISTIANA MALIKATIM NAFI’AH; MUHAMMAD AKHSANUL MUHTADIN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v3i3.2504

Abstract

Covid-19 is a disease outbreak that originated in china that has spread throughout the world. Covid-19 has an impact on all fields, one of which is education. The existence of regulations from the government for social distancing makes people have to do all activities at home. Starting from studying at home and working at home. Learning must be carried out online at all levels of education, from kindergarten, elementary, junior high, high school to tertiary levels. The purpose of this study was to determine the impact of the covid pandemic on the implementation of online learning at smk baitul atieq nganjuk. This research was conducted using a qualitative descriptive method. Subjects consisted of 2 teachers and 2 students. Informants for this study were teachers and students of Baitul Atieq Vocational High School nganjuk. Data collection using interviews. Based on the results of the interview, learning activities using the online method in schools were carried out using e-learning and whatsapp. Obstacles in the implementation of online learning are the problem of internet connection and learning facilities that are not supportive. ABSTRAKCovid-19 merupakan wabah penyakit yang berasal dari tiongkok yang menyebar ke seluruh penjuru dunia. Covid-19 berdampak pada seluruh bidang, salah satunya pendidikan. Adanya peraturan dari pemerintah untuk social distancing menjadikan masyarakat harus melakukan seluruh kegiatan dirumah. Mulai dari belajar di rumah dan bekerja di rumah. Pembelajaran harus dilaksanakan daring di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA hingga tingkat perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pandemi covid pada implementasi pembelajaran daring di Smk Baitul Atieq Nganjuk. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Subjek terdiri dari 2 guru dan 2 siswa. Informan untuk penelitian ini adalah para guru dan siswa smk baitul atieq nganjuk. Pengumpulan data menggunakan wawancara. Hasil penelitian ini adalah kegiatan pembelajaran dengan metode daring di sekolah dilaksanakan dengan memanfaatkan e-learning dan watsapp. Kendala dalam pelaksanaan pembelajaran daring yaitu masalah koneksi internet dan fasilitas belajar yang kurang mendukung.
PENERAPAN PEMBELAJARAN DIFERENSIASI GAYA BELAJAR DENGAN MEDIA PADLET UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS X KULINER 3 SMK NEGERI 2 BOYOLANGU WIDAYATI, YAYUK SAKTI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v3i4.2604

Abstract

This research aims to increase the learning activities of class This research is classroom action research. The research subjects were 36 students in class X or Phase E Culinary 3, consisting of 32 female students and 4 male students. On career path material in the culinary field. The research was carried out in August 2022 in the odd semester of the 2022/2023 academic year. The types of data collection techniques used by researchers in this research are tests, observation and documentation. Data analysis uses quantitative techniques. Based on the results of data analysis and discussion, the researcher can conclude that the research results show that the average percentage of student learning activities has increased. Data obtained from initial observations stated that the average percentage of learning activities was 22.77 with insufficient criteria, after implementing actions in cycle I it increased to 66.09 with sufficient criteria. However, the results of implementing cycle I did not meet the specified success indicators, so continued with implementation. cycle II actions. The results of Cycle II showed that the average percentage of student learning activities increased to 87.78 with very good criteria. So it can be concluded that the application of learning style differentiation learning using Padlet media on career path material in the culinary field can increase the learning activities of class XI Culinary 3 students at SMKN 2 Boyolangu in 2022/2023. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X kuliner 3 SMK Negeri 2 Boyolangu dengan penerapan pembelajaran diferensiasi gaya belajar dengan media padlet. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah siswa kelas X atau Fase E Kuliner 3 sejumlah 36 siswa yang terdiri dari 32 siswa perempuan dan 4 siswa laki-laki. Pada materi jenjang karir bidang kuliner. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 di semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023. Jenis teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti pada penelitian ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa meningkat. Data yang diperoleh dari observasi awal menyatakan rata-rata persentase aktivitas belajar sebesar 22.77 dengan kriteria kurang, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I meningkat menjadi 66,09 dengan kriteria cukup, Namun hasil pelaksanaan siklus I belum memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan, maka dilanjutkan pada pelaksanaan tindakan siklus II. Hasil Siklus II menunjukkan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa meningkat menjadi 87,78 dengan kriteria sangat baik. sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran diferensiasi gaya belajar dengan media padlet pada materi jenjang karir bidang kuliner dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas XI Kuliner 3 SMKN 2 Boyolangu tahun 2022/2023.
PENINGKATAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK KELAS XII IPS 2 DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN MEDIA FLASHCARD PADA MATERI KARAKTERISTIK NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG DI SMAN 7 MALANG PRATIWI, ANGGITA SEPTIANA EKA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v3i4.2638

Abstract

This research aims to determine the application of the Problem Based Learning model in increasing the activity of class XII IPS 2 students at SMAN 7 Malang. The type of research carried out is classroom action research (CAR). The sample in this research was students of class The data analysis used in this research is quantitative descriptive. Based on the results of research in cycle I, it was found that 28.57% of students were active in the high activeness category. However, after the analysis in cycle II there was a significant increase of 57.14% in the high activity category, resulting in an increase in student activity from cycle I and cycle II of 28.57%. This shows that using the Problem Based Learning learning model and Flashcard media can increase the learning activity of class XII IPS 2 students at SMAN 7. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan keaktifan peserta didik kelas XII IPS 2 di SMAN 7 Malang. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XII IPS 2 SMAN 7 Malang, untuk teknik pengumpulan data dengan cara melakukan observasi menggunakan instrumen lembar observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I diperoleh keaktifan peserta didik yaitu 28,57% berada pada kategori keaktifan yang tinggi. Namun, setelah dilakukan analisis pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan yaitu sebesar 57,14% pada kategori keaktifan tinggi, sehingga diperoleh peningkatan keaktifan peserta didik dari siklus I dan siklus II sebesar 28,57%. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan media Flashcard dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas XII IPS 2 SMAN 7.
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO YOUTUBE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI HUKUM COULOMB PADA SISWA KELAS IX-B MTs NEGERI 2 KUTAI KARTANEGARA UMAR, UMAR
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v3i4.2661

Abstract

Based on the results of daily tests, there are still many students who get scores below the standard score or KKM, namely 75 with classical completeness below 65%, so teachers can improve the process of teaching and learning activities by paying attention to several factors, including; The teacher is able to condition the class, students must be active and pay attention to the delivery of material via YouTube video media clearly. This research aims to improve the quality of learning process activities and evaluate improving learning outcomes using YouTube video media. This research is classroom action research (PTK) and the data is presented through qualitative and quantitative descriptive data. This research was carried out in two cycles. Each cycle consists of 4 stages, namely: planning, implementation, action, observation and reflection. Learning process data, each cycle is analyzed descriptively qualitatively. Meanwhile, learning outcome data was analyzed quantitatively descriptively. The subjects of this research were 31 students in class IX-B. The results of the research showed that in cycle I there were only 14 students who obtained a pass mark with a classical completion percentage of 45.16%, while in cycle II the number of students who completed it was 27 people with a classical completion percentage reaching 87.10%. The research results show that learning using YouTube video media can improve the learning outcomes of class IX-B students at MTs Negeri 2 Kutai Kartanegara. ABSTRAKBerdasarkan hasil ulangan harian masih banyak siswa yang memperoleh nilai dibawah nilai standar atau KKM yaitu nilai 75 dengan ketuntasan klasikal di bawah 65%, maka guru dapat memperbaiki proses kegiatan belajar mengajar dengan memperhatikan beberapa faktor antara lain; guru mampu mengkondisikan kelas, siswa harus aktif dan memperhatikan penyampaian materi melalui media vidio Youtube dengan jelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kegiatan proses pembelajaran dan evaluasi peningkatan hasil belajar dengan menggunakan media video YouTube. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dan datanya dipaparkan melalui data deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari atas 4 tahap yaitu: tahap perencanaan, pelakasanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data proses pembelajaran, setiap siklus dianalisis secara deskriptif kualitatif. Sedangkan data hasil pembelajaran dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-B yang berjumlah 31 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I hanya ada 14 siswa memperoleh nilai tuntas dengan persentase ketuntasan klasikal adalah 45,16% sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas terdapat 27 orang dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 87,10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media video YouTube dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX-B pada MTs Negeri 2 Kutai Kartanegara.
IMPLEMENTASI MODEL ADVANCE ORGANIZER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SMP NEGERI 2 LOSARI SUHERUN, SUHERUN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v3i4.2662

Abstract

The aim of this research is to improve the learning outcomes and activity of students at SMP Negeri 2 Losari class IX F Semester I 2022-2023 academic year in learning mathematics by using the Advance Organizer Learning Model in Quadratic Equations topic. The subjects of this research were 31 students in class IX FSMP Negeri 2 Losari for the 2022-2023 academic year. The method used is Classroom Action Research. The data obtained is in the form of test scores for each cycle, supported by teacher observation sheets, student observation sheets and student activity observation sheets. The collaborator in this research was a teacher at SMP Negeri 2 Losari. Data analysis uses comparative descriptive analysis, namely comparing test results before action (initial conditions), test results in the first cycle and test result scores in the second cycle. The research results show that theoretically and empirically, the developed Advance Organizer Learning Model is more effective in increasing the activity and mathematics learning outcomes of class IX F students at SMP Negeri 2 Losari for the 2022-2023 school year in studying mathematical concepts, especially Quadratic Equations. . From the research results, it was revealed that the average achievement in the initial condition (before the action) was 71.96 to 75.00 in cycle I and rose again to 77.59 in cycle II. The initial absorption rate before the action reached 48.39%, became 70.97% in cycle I then rose to 80.65% in cycle II. Learning using the Advanced Organizer Learning Model that was developed turns out to be more effective in increasing students' understanding in studying mathematical concepts. There is also a tendency for students' learning activities to be better. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik SMP Negeri 2 Losari kelas IX F Semester I Tahun Pelajaran 2022-2023 dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan Model Pembelajaran Advance Organizer pada materi Persamaan Kuadrat. Subjek penelitian ini adalah 31 peserta didik kelas IX F SMP Negeri 2 Losari tahun pelajaran 2022-2023. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Data yang diperolah berupa skor hasil tes setiap siklus, ditunjang dengan lembar observasi guru dan lembar observasi peserta didik serta lembar pengamatan keaktifan peserta didik. Kolaborator dalam penelitian ini adalah seorang guru SMP Negeri 2 Losari. Analisis data menggunakan analisis deskriftif komparatif yaitu membandingkan hasil tes sebelum tindakan (kondisi awal), hasil tes pada siklus pertama dan skor hasil tes pada siklus kedua. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara teoritik dan empiris melalui Model Pembelajaran Advance Organizer yang dikembangkan ternyata lebih efektif digunakan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika peserta didik kelas IX F SMP Negeri 2 Losari tahun pelajaran 2022-2023 dalam mempelajari konsep-konsep matematika khususnya materi Persamaan Kuadrat. Dari hasil penelitian terungkap bahwa capaian rata-rata pada kondisi awal (sebelum tindakan) 71,96 menjadi 75,00 pada siklus I dan naik lagi 77,59 pada siklus II. Tarap serap awal sebelum tindakan mencapai 48,39 %, menjadi 70,97 % pada siklus I kemudian naik menjadi 80,65 % pada siklus II. Pembelajaran menggunakan Model Pembelajaran Advance Organizer yang dikembangkan ternyata lebih efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik dalam mempelajari konsep-konsep matematika juga terdapat kecenderungan aktivitas belajar peserta didik lebih baik
PERAN MEDIA VIDEO DALAM MEMAHAMI PEMBELAJARAN PECAHAN SENILAI DI UPT SD NEGERI 4 BELAWAE KAMARUDDIN, KAMARUDDIN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v3i4.2678

Abstract

The lack of use of video media in learning that integrates it into the learning process has an impact on students' interest in learning, especially in mathematics subjects in elementary schools. This research discusses how video is a suitable medium to use to achieve learning objectives with a contextual approach. This research is qualitative research. Data was collected using observation, interview and document review techniques. Data analysis techniques consist of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The validity of the data is carried out by triangulating the data, so that the information is between theory and facts in the field. Based on field observations, it shows that the use of video media in class IV students at UPT SDN 4 Belawae is very good with a percentage of 91.12%, the results of interviews with learning design experts show that the media is very good with a percentage of 95.00%, the results of interviews with learning media experts show that video media is very good. good with a percentage of 93.46%, individual test results show that video media is very good with a percentage of 94.23%. Based on the research results, it can be concluded that the video media for mathematics learning equivalent fractions with a contextual approach to the subject of equivalent fractions can be said to be suitable for use in the learning process. ABSTRAKKurangnya penggunaan media video dalam pembelajaran yang mengintegrasikan ke dalam proses pembelajaran, berdampak pada minat belajar siswa terutama pada mata pelajaran matematika di Sekolah Dasar. Penelitian ini membahas tentang bagaimana video sebagai media yang layak digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara dan kajian dokumen. Teknik análisis data terdiri dari reduksi data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi data, sehingga informasi antara teori dan fakta yang ada di lapangan. Berdasarkan observasi dilapangan menunjukkan penggunaan media video pada siswa kelas IV UPT SDN 4 Belawae sangat baik dengan persentase 91,12%, hasil wawancara dengan ahli desain pembelajaran menunjukkan media sangat baik persentase 95,00%, hasil wawancara dengan ahli media pembelajaran menunjukkan media video sangat baik dengan persentase 93,46%, hasil uji perorangan menunkukkan media video sangat baik dengan persentase 94,23%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran matematika pecahan senilai dengan pendekatan kontekstual pada pokok bahasan pecahan senilai dapat dikatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI PEMANFAATAN MEDIA VIDEO DALAM PROSES PEMBELAJARAN MU’IN, MU’IN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i1.2904

Abstract

This research aims to measure the efkectiveness of using media in mathematics learning, especially in divison material in class IV SDN 14 Semperiuk A, South Jawai District. This reaserch was motivated by students low understanding of division material taugh conventioally. The method used in this reaserch is an experiment with two startegis, namely before and after using video media. The reaserch results showed that the average student score increased significantly from 36 before using video media to more than 60 after using video media. Apart form that, all students achieved the Minimum Completeness Criteria (KKM) after using video media. These findings indicate that students are more active and motivated in the learning process by asking questions more often and participating in discussion. The satisfaction questionnaire showed that the majority of students felt helpred by video media in understanding the material. This finding is consistent with previous research which states that video media can signifiacntly improve student learning outcomes. Therefore, the use of video media in mathematics learning is recommended as an effective method for improving the quality of learning and student learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penggunaan media video dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi pembagian di kelas IV SDN 14 Semperiuk A Kecamatan Jawai Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap materi pembagian yang diajarkan secara konvensional. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah eksprimen dengan dua strategi, yaitu sebelum dan setelah penggunaan media video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa raa-rata nilai siswa meningkat signifikan dari 36 sebelum menggunakan media video menjadi lebih dari 60 setelah penggunaan media video. Selain itu, seluruh siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) setelah menggunakan media video. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dan termotivasi dalam proses pembelajaran dengan lebih sering mengajukkan pertanyaan dan berpartisipasi dalam diskusi. Kuesioner kepuasan menunjukkan bahwa mayoritas siswa merasa terbantu oleh media video dalam memahami materi. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa media video dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Oleh karena itu, penggunaan media video dalam pembelajaran matematika direkomendasikan sebagai metode yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.
IMPLEMENTASI MODEL PBL MENGGUNAKAN MEDIA CANVA TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR FRAMISWARI, INTAN NUR; ANWAR, KHOIRUL
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i1.2905

Abstract

This research aims to investigate the effect of implementing the Problem Based Learning (PBL) model using Canva media on improving speaking skills and learning outcomes in Indonesian language subjects for class II elementary school students. This research uses quantitative methods with an experimental design in the form of a quasi-experimental design. The research sample consisted of two classes, namely class II B as the experimental class which received learning with the PBL model using Canva media, and class II A as the control class which received conventional learning. Data collection was carried out through pretest and posttest as well as observation. The results showed that students in the experimental class experienced significant improvements in speaking ability and learning outcomes compared to students in the control class. The use of the PBL (Problem Based Learning) model with Canva media not only increases students' active participation in the learning process but also creates a more interesting and interactive learning atmosphere. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh implementasi model Problem Based Learning (PBL) menggunakan media Canva terhadap peningkatan kemampuan berbicara dan hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas II Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen berupa quasi-experimental design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas II B sebagai kelas eksperimen yang menerima pembelajaran dengan model PBL menggunakan media Canva, dan kelas II A sebagai kelas kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan berbicara dan hasil belajar dibandingkan dengan siswa di kelas kontrol. Penggunaan model PBL (Problem Based Learning) dengan media Canva tidak hanya meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran tetapi juga menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan interaktif.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PETA BILANGAN CACAH (PEBICA) BERBASIS ANDROID PADA MATERI SIFAT-SIFAT OPERASI HITUNG PADA BILANGAN CACAH DI SDN TAROKAN 3 RAMADHAN, NOPRIZAL; PRIMASATYA, NURITA; HUNAIFI, ABDUL AZIZ
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i1.3016

Abstract

This research is a development research that aims to produce interactive multimedia in mathematics learning for students at SDN Tarokan 3, Kediri Regency and determine the quality of this interactive multimedia based on the assessment of media experts, material and learning experts. The development model used to develop interactive multimedia refers to the ADDIE development model, which includes 5 stages, namely 1) Analysis Stage, 2) Design Stage, 3) Development Stage, 4) Implementation Stage, 5) Evaluation Stage. Interactive multimedia that has been consulted and assessed by material experts and media experts. This interactive multimedia contains material on the properties of arithmetic operations on whole numbers for class 3. Map of Whole Numbers (PEBICA) based on an Android application on the material on the properties of arithmetic operations on whole numbers. The results of this research are as follows: interactive multimedia was declared very valid after validation by media experts and material experts with a score of 89% so it was classified as very valid criteria. From the results of the questionnaire, teacher and student responses to limited and extensive trials obtained a score of 90.5%, so it is classified as very practical. To see the effectiveness of interactive multimedia, it can be seen from the average learning outcome score of 87.75% and has exceeded the specified Maximum Completeness Criteria (KKM), namely 75. Thus, it can be concluded that the interactive multimedia Whole Number Map based on the Android application is effective for use in learning process. ABSTRAKPenelitian ini merupakan peneltian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif dalam pembelajaran matematika pada siswa SDN Tarokan 3 Kabupaten Kediri dan mengetahui kualitas dari multimedia interaktif tersebut berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi dan pembelajaran. model pengembangan yang digunakan untuk mengembangkan multimedia interaktif mengacu pada model pengembangan ADDIE, yang mencakup 5 tahapan yaitu 1) Tahap Analisis, 2) Tahap Design, 3) Tahap Pengembangan, 4) Tahap Implementasi, 5) Tahap Evaluasi. Multimedia interaktif yang telah dikonsultasikan dan dinilaikan kepada ahli materi dan ahli media. Multimedia interaktif ini memuat materi sifat-sifat operasi hitung pada bilangan cacah kelas 3. Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk media pembelajaran multimedia interaktif Peta Bilangan Cacah (PEBICA) Hasil penelitian ini sebagai berikut: multimedia interaktif dinyatakan sangat valid setelah dilakukan validasi oleh ahli media dan ahli materi dengan skor perolehan 89% sehingga tergolong dalam kriteria sangat valid. Dari hasil angket respon guru dan siswa pada uji coba terbatas dan luas memperoleh skor perolehan 90,5% sehingga tergolong dalam kriteria sangat praktis. Untuk melihat keefektifan multimedia interaktif dilihat dari rata- rata nilai hasil belajar sebesar 87,75% dan telah melebihi Kriteria Ketuntasan Maksimal (KKM) yang telah ditentukan yaitu 75. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif Peta Bilangan Cacah berbasis aplikasi android efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS ARTICULATE STORYLINE(AS) PADA MATERI BENTUK DAN FUNGSI BAGIAN TUBUH PADA MANUSIA (PANCA INDRA) PADA SISWA KELAS IV SDN GEDANGSEWU 1 CAHYANINGSIH, INDAH DWI; AKA, KUKUH ANDRI; WIGUNA, FRANS ADITIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i1.3017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia berbasis articulate storyline (AS) pada materi bentuk dan fungsi bagian tubuh pada manusia (panca indra) Pada siswa kelas IV SDN Gedangsewu 1. Metode penelitian ini menggunakan Research And Development dengan menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Responden dalam penelitian ini berjumlah 26 siswa kelas IV SDN Gedangsewu 1. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan data kualitatif yang digunakan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Hasil dari penelitian pengembangan multimedia pembelajaran interaktif adalah (1) multimedia interaktif dikatakan sangat valid dengan memperoleh presentase dari ahli media sebesar 84,44%, dan hasil dari ahli materi sebesar 100% dengan rata-rata kevalidan 92,22% yang dinyatakan sangat valid. (2) multimedia interaktif dikatakan praktis dengan memperoleh hasil dari angket respom guru 96% dan respon siswa 94,84% yang dinyatakan sangat praktis. (3) multimedia interaktif dikatakan sangat efektif yang dapat dilihat dari analisis hasil belajar siswa pada uji terbatas memperoleh hasil 88,12% dan pada uji coba luas memperoleh hasil 89.44%, yang dinyatakan sangat efektif karena telah melebihi nilai KKM.

Page 11 of 26 | Total Record : 256