cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 256 Documents
IMPLEMENTASI DAN OPTIMALISASI DAPODIK DI SMKN 4 PALOPO DAMAYANTI, RISKA; PRATIWI, DWI NURAHMA; SANUSI, SOPNA AR
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i3.3272

Abstract

The aim of this study is to analyze the implementation and optimization of the Education Base Data (Dapodik) in SMKN 4 Palopo. The method used was descriptive qualitative through observation, interviews, and documentation. Dapodik, as an educational information system developed by the Ministry of Education and Culture, manages national education data, including student data, teacher data, facilities and infrastructure, and other aspects. Although effectively implemented in SMKN 4 Palopo, there are technical and administrative constraints that need to be addressed. The main constraints include limited network infrastructure that slows down application access, lack of training for staff and teachers, and technical issues such as application bugs and software-hardware incompatibility. Data input errors also frequently occur, affecting the accuracy of reports and data-driven decision making. This study proposes several optimization steps, including regular training and workshops for administrative staff and teachers, hardware and software updates to ensure compatibility and optimal performance, network infrastructure improvements by strengthening internet connections and expanding Wi-Fi networks in school areas, and periodic data audits to ensure accuracy and consistency of input data. The implementation of these steps is expected to improve the efficiency and accuracy of educational data management at SMKN 4 Palopo, supporting better data management and more accurate decision-making. This study makes a significant contribution to understanding the constraints and solutions in the implementation of Dapodik. Keywords: Dapodik, Implementation, Educational Information System, SMKN 4 Palopo, Educational Data Management. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan optimalisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di SMKN 4 Palopo. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dapodik, sebagai sistem informasi pendidikan yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengelola data pendidikan secara nasional, mencakup data siswa, guru, sarana prasarana, dan aspek lainnya. Meskipun diterapkan secara efektif di SMKN 4 Palopo, terdapat kendala teknis dan administratif yang perlu diatasi. Kendala utama termasuk keterbatasan infrastruktur jaringan yang memperlambat akses aplikasi, kurangnya pelatihan operator, serta masalah teknis seperti bug aplikasi dan ketidakcocokan perangkat lunak dengan perangkat keras. Kesalahan input data juga sering terjadi, mempengaruhi keakuratan laporan dan pengambilan keputusan berbasis data.Penelitian ini mengusulkan beberapa langkah optimalisasi, yaitu peningkatan pelatihan rutin dan workshop bagi operator, pemutakhiran perangkat keras dan lunak untuk memastikan kompatibilitas dan kinerja optimal, peningkatan infrastruktur jaringan dengan memperkuat koneksi internet dan memperluas jaringan Wi-Fi di area sekolah, serta audit data berkala untuk memastikan keakuratan dan konsistensi data yang diinput. Implementasi langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data pendidikan di SMKN 4 Palopo, mendukung pengelolaan data yang lebih baik dan pengambilan keputusan yang lebih tepat. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami kendala dan solusi dalam implementasi Dapondik.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBASIS HOTS UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS DISEKOLAH DASAR MASLIHATIN, LINA; MUSTAJI, MUSTAJI; SUPARTI, SUPARTI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i3.3287

Abstract

This study aims to produce learning devices by creating a learning objective flow (ATP), teaching modules, and student worksheets (LKPD) that can be used in Grade IV of Mardi Putera Elementary School. Developed based on HOTS-Based Project Based Learning using the ADDIE model through five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data collection was carried out using observation techniques, document reviews, interviews, questionnaires, and written tests. This device was then validated by experts and tested for its effectiveness and practicality. The learning device has been validated by learning device experts, material experts, and design and language experts. The results of the validity test showed that the device has a high level of validity with an average score of 4.5. ATP got an average score of 4.5. The teaching module got an average score of 4.5. LKPD has an average score of 4.4. The test results showed that the learning device was valid and suitable for use. The practicality of the learning device was assessed using the teacher's ability observation sheet in managing the class and the student response questionnaire sheet. The results of the practicality test on teachers reached 79%. The test results showed that the learning module was effective and practical enough so that it could be used in learning and improving student literacy. Effectiveness was assessed based on completeness with a value of 80%, which means that the learning media used was in the very effective category. There were 20 students who got scores above the minimum completeness criteria (KKM), namely a score equal to or above 75 and 5 people got scores below KKM, namely 70 and below. The results of the effectiveness test showed that the N gain score value was between 0.21 and 1.00 with an average of around 0.7072. indicating that the learning device is included in the effective category. It can be concluded that the learning device developed is valid, practical, and effective and has been proven to improve students' scientific literacy. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran dengan membuat alur tujuan pembelajaran (ATP), modul ajar, dan lembar kerja peserta didik (LKPD) yang dapat digunakan di Kelas IV Sekolah Dasar Mardi Putera. Dikembangkan berdasarkan Project Based Learning Berbasis HOTS menggunakan model ADDIE melalui lima tahap, yaitu analisis, desain, development, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, telaah dokumen, wawancara, kuesioner, dan tes tertulis. Perangkat ini kemudian divalidasi oleh para ahli dan diuji keefektifan dan kepraktisannya. Perangkat pembelajaran telah divalidasi oleh ahli perangkat pembelajaran, ahli materi, serta ahli desain dan bahasa. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa perangkat memiliki tingkat validitas yang tinggi dengan skor rata-rata 4,5. ATP mendapatkan skor rata-rata 4,5. Modul ajar mendapat skor rata-rata 4,5. LKPD memiliki skor rata-rata 4,4. Hasil pengujian menunjukan bahwa perangkat pembelajaran telah valid dan layak digunakan. Kepraktisan perangkat pembelajaran dinilai penggunaan lembar pengamatan kemampuan guru dalam mengelola kelas dan lembar angket respons siswa. Hasil uji kepraktisan terhadap guru mencapai 79%. Hasil uji menunjukkan modul pembelajaran sudah cukup efektif dan praktis sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran dan meningkatkan literasi siswa. Keefektifan dinilai berdasarkan ketuntasan dengan nilai 80%, yang berarti media pembelajaran yang digunakan kategori sangat efektif. Ada 20 siswa mendapatkan nilai di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM), yaitu nilai yang sama dengan atau 75 ke atas dan 5 orang mendapatkan nilai di bawah KKM, yaitu 70 ke bawah. Hasil uji keefektifan menunjukkan bahwa nilai N gain score antara 0,21 hingga 1,00 rata-rata sekitar 0,7072. menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran termasuk dalam kategori efektif. Dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan sudah valid, praktis, dan efektif terbukti meningkatkan literasi sains siswa.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MELALUI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TSABITAH, NAYLA; ISTIQOMAH, NOVA WAHYU ANIS; ANDINI, VHANY SYAFRI; HUDI, ILHAM; SAADI, DITO; PRATAMA, ARYA SAFTA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i3.3288

Abstract

Citizenship education is an important element in forming character and increasing students' knowledge about their country and citizenship. The use of information and communication technology (ICT) has great potential to improve the quality of learning in the field of citizenship education. This research aims to examine various scientific articles regarding the application of ICT in civic education learning to increase student understanding and involvement. The method used is a qualitative approach with descriptive methods, where data is collected through observation and literature study. The research results show that ICT can strengthen the learning process, improve the quality of citizenship education, and enable students to access a wider range of learning resources. ABSTRAKPendidikan kewarganegaraan merupakan elemen penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan pengetahuan siswa tentang negara serta kewarganegaraan mereka. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di bidang pendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai artikel ilmiah mengenai penerapan TIK dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan guna meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TIK dapat memperkuat proses pembelajaran, meningkatkan kualitas pendidikan kewarganegaraan, dan memungkinkan siswa mengakses sumber belajar yang lebih luas
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN MEDIA POP UP BOOK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SD RAHMAWATI, DIAH; ARDIANTI, SEKAR DWI; MASFUAH, SITI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i3.3289

Abstract

This research aims to measure the influence of the Contextual Teaching and Learning learning model assisted by pop up book media in improving the thinking abilities of class VI students at SD N 1 Guwosobokerto, Welahan District, Jepara Regency. This research is a research with a pre-experimental design with the one group pretest-postrest research type. The pretest is to measure without treatment while the posttest is to measure after treatment. The sample in this study consisted of 18 students consisting of 9 male students and 9 female students. The research instrument in this study consists of 2 techniques, namely test techniques, namely pretest and posttest, while non-test techniques include observation, interviews and documentation. The data analysis technique in this test uses a sample paired t-test with sig value results. (2-tailed) of 0.000 where for the sig value results. < 0.05 (0.000 < 0.05) then Ho is rejected and Ha is accepted, so it can be concluded that there is a significant difference between the pretest and posttest scores. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbantuan media pop up book dalam meningkatkan kemampuan berpikir siswa kelas VI SD N 1 Guwosobokerto Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain pre-eksperimen dengan jenis penelitian the one group pretest-postrest. Pretest untuk mengukur tanpa perlakuan sedangkan posttest untuk mengukur setelah adanya perlakuan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 9 siswa Perempuan. Instrument penelitian dalam penelitian ini terdiri dari 2 teknik, yaitu teknik tes yaitu berupa pretest dan posttest sedangkan teknik nontes berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisis data dalam pengujian ini menggunakan uji sample paired t-test dengan hasil nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 dimana untuk hasil nilai sig. < 0,05 (0,000 <0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest.
PENGARUH MODEL PBL BERBANTUAN MULTIMEDIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS IV SD NU’MAN, MUHAMMAD ALFIN; NURSYAHIDAH , FARIDA; FATONAH , FATONAH; ARTHARINA , FILIA PRIMA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i3.3308

Abstract

This research aims to examine how the problem-based learning model (PBL) with the help of multimedia has an impact on students' cognitive learning outcomes about data presentation materials in grade IV of elementary school. This study uses a quantitative method and uses a Pretest-Posttest One Group experimental design. Students who attend grade IV at SD Negeri 1 Mlatiharjo Semarang in the 2023–2024 school year are the subjects of this study. Data was collected through tests before and after the implementation of PBL using multimedia, and analyzed with the N-gain test to determine the improvement of students' cognitive learning outcomes. The results of the study show that the implementation of the PBL model with multimedia has a significant positive impact on students' cognitive learning outcomes. The N-gain value is 63.26%, which is included in the category of quite effective. Thus, an alternative hypothesis is accepted, stating that learning using the multimedia-assisted PBL model is more effective than conventional learning. These findings indicate that the integration of multimedia in the PBL model can increase student activity in learning, make learning more interesting and interactive, and improve students' cognitive learning outcomes in data presentation. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dengan bantuan multimedia berdampak pada hasil belajar kognitif siswa tentang materi penyajian data di kelas IV SD. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan desain eksperimen Pretest-Posttest One Group. Siswa yang mengikuti kelas IV di SD Negeri 1 Mlatiharjo Semarang pada tahun ajaran 2023–2024 adalah subjek penelitian ini. Data dikumpulkan melalui tes sebelum dan sesudah implementasi PBL menggunakan multimedia, dan dianalisis dengan uji N-gain guna mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model PBL dengan multimedia memberikan dampak positif yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa. Nilai N-gain adalah 63,26%, yang termasuk dalam kategori cukup efektif. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima, menyatakan bahwa pembelajaran menggunakan model PBL berbantuan multimedia lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi multimedia dalam model PBL dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran, menjadikan pembelajaran lebih menarik dan interaktif, serta meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dalam penyajian data.
PENERAPAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING BERBANTUAN VIDEO INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KELAS 2 MATERI CERITA RAKYAT HARYANTI, NURITA DWI; NURSYAHIDAH, FARIDA; LUTHFISARI, DYAH
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i3.3309

Abstract

research aims to improve the learning outcomes of class II students in Indonesian subjects, knowledge aspects and skills aspects at SDN Palebon 02. This classroom action research investigated the efficacy of Culturally Responsive Teaching (CRT) in improving Indonesian language proficiency among Grade 2 students at SDN Palebon 02. The study involved 28 students and was conducted over two cycles, each comprising four phases: planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through a combination of interviews, observations, tests, and document analysis, and were subsequently analyzed using both qualitative and quantitative methods. The findings revealed a significant improvement in students' learning outcomes following the implementation of CRT. Specifically, the proportion of students demonstrating mastery in the knowledge domain increased from 52% in the first cycle to 83% in the second cycle. Similarly, the percentage of students exhibiting proficient language skills rose from 69% to 79%. These results strongly suggest that CRT is an effective pedagogical approach for enhancing Indonesian language proficiency among elementary school students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SDN Palebon 02 dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, baik dari segi pengetahuan maupun keterampilan berbahasa . Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Subjek yang digunakan pada penelitian ini yaitu melibatkan 28 siswa kelas II SDN Palebon 02. Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus yang masing-masing terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Data yang diperoleh lalu dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Secara spesifik, persentase siswa yang tuntas pada aspek pengetahuan meningkat dari 52% pada siklus I menjadi 83% pada siklus II. Demikian pula, pada aspek keterampilan, terjadi peningkatan dari 69% menjadi 79%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan CRT merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIO-VISUAL BERBASIS APLIKASI CANVA PADA PEMBELAJARAN IPAS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA ASHAR, ASHAR; W, MUH. FAHREZA; ISKANDAR, ANDI ARIFUDDIN
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i3.3334

Abstract

This study aims to explore the use of visual media based on the Canva application in learning Natural and Social Sciences (IPAS) to increase learning interest of grade IV students at UPT SPF SD Negeri Mattoangin 1. The research method used is qualitative research with participants of grade IV students. The results of the study indicate that the use of Canva visual media can increase student learning interest by increasing student involvement in the learning process, facilitating understanding of science concepts, and increasing student learning motivation through interesting and easy-to-understand presentations. The implication of this study is the importance of technology integration in education to enrich students' learning experiences and facilitate the achievement of learning objectives effectively. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media visual berbasis aplikasi Canva dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IV di UPT SPF SD Negeri Mattoangin 1. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan partisipan siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media visual Canva dapat meningkatkan minat belajar siswa dengan cara meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, memfasilitasi pemahaman konsep-konsep IPAS, dan meningkatkan motivasi belajar siswa melalui presentasi yang menarik dan mudah dipahami. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dan memfasilitasi pencapaian tujuan pembelajaran secara efektif.
SISTEM PELAYANAN KEPENDUDUKAN DI KOTA PALOPO RIANTI, RIANTI; MUTIARA, SHAILA AULIA; MUFLIHA, WILDA NUR
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i3.3374

Abstract

This research analyzes the implementation of population service policies in Palopo City, focusing on the provision of public services at the Population and Civil Registration Office. This study utilizes a descriptive and qualitative methodology to examine the essential services linked to the Population Identity Card (KTP), including legislation, authorities, processes, documentation, and factors that facilitate or hinder policy implementation. The results demonstrate that centralizing KTP administration represents progress for the local government, optimizing the population service system and enabling the formulation of further policies based on empirical data. The centralization of KTP management has enabled the Population and Civil Registration Office to enhance the efficiency and efficacy of public service delivery to residents. By optimizing the population service system, the government may more effectively address the demands of the populace and guarantee that policies are founded on precise and current data. This study underscores the significance of ongoing enhancement and innovation in public service delivery for societal advancement. ABSTRAKPenelitian ini menganalisis pelaksanaan kebijakan pelayanan kependudukan di Kota Palopo, dengan fokus pada penyediaan layanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Studi ini menggunakan metodologi deskriptif dan kualitatif untuk meneliti layanan esensial yang terkait dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), termasuk legislasi, otoritas, proses, dokumentasi, dan faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat pelaksanaan kebijakan. Hasilnya menunjukkan bahwa sentralisasi administrasi KTP merupakan kemajuan bagi pemerintah daerah, mengoptimalkan sistem pelayanan populasi, dan memungkinkan perumusan kebijakan lebih lanjut berdasarkan data empiris. Sentralisasi pengelolaan KTP telah memungkinkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyampaian layanan publik kepada warga. Dengan mengoptimalkan sistem layanan populasi, pemerintah dapat lebih efektif menangani tuntutan masyarakat dan menjamin bahwa kebijakan didasarkan pada data yang akurat dan terkini. Studi ini menekankan pentingnya peningkatan dan inovasi berkelanjutan dalam penyampaian layanan publik untuk kemajuan masyarakat.
OPTIMALISASI PENERAPAN APLIKASI E-KINERJA PADA KANTOR KECAMATAN SENDANA KOTA PALOPO HANDAYANI, SRY; WIDYANINGSIH, WIDYANINGSIH; MUFLIHA, WILDA NUR
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i3.3375

Abstract

The use information technology systems in the government aims to manage data and information electronically to make work easier and save time. The implementation of electronic systems is also one way to improve employee perfomance, one example is the use and utilization of E-Kinerja applications. The E-Kinerja application is a platfrom developed by the State Civil Service Agency  in order to supervise, monitor and evaluate the perfomance of state civil servants. The study aims to find out how to optimize and implement the E-Perfomance application system at the Sendana District Office. The menthod used is qualitative descriptive through documentation, observation and interviews. The results of the study show that the presence of the E-Kinerja application is very helpful and makes it easier for employees in the process of making perfomance reports. Although E-Kinerja has been effectively implemented in Sendana District, there are several obstacles faced by employees, including an unstable internet network that slows down Access to the use of applications and nota ll employees can use computer technology. With these obstacles, this study proposes several optimization steps that can be taken. Strengthening the internet connection and increasing the MBPS wifi office, as well as providing regular education and training on the use of computer technology to ASNs to improve their skills and abilities. ABSTRAKPemanfaatan sistem teknologi informasi di pemerintahan bertujuan untuk mengelolah data dan informasi secara elektronik agar mempermudah pekerjaan dan menghemat waktu. Penerapan sistema elektronik juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai, salah satu contohnya seperti penggunaan dan pemanfaatan Aplikasi E-kinerja. Aplikasi e-Kinerja merupakan platfrom yang dikembangkan oleh badan kepegawaian Negara (BKN) guna untuk mengawasi, memantau, dan megevaluasi kinerja pegawai aparatur sipil negara (ASN). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiman optimalisasi dan penerapan sistem aplikasi E-Kinerja di Kantor Kecamatan Sendana. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualititatif melalui dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kehadiran aplikasi E-Kinerja sangat membantu dan memudahkan para pegawai dalam proses pembuatan laporan kinerja. Meskipun E-Kinerja sudah diterapkan secara efektiv di Kecamatan Sendana namun ada beberapa kendala yang dihadapi oleh para pegawai di antaranya jaringan internet tidak stabil yang memperlambat akses penggunaan aplikasi dan tidak semua pegawai bisa menggunakan teknologi komputer. Adanya kendala tersebut maka penelitian ini mengusulkan beberapa langkah optimalisasi yang dapat dilakukan. Melakukan penguatan koneksi internet dan menaikkan MBPS wifi kantor , serta memberikan pendidikan dan pelatihan secara rutin tentang penggunaan teknologi komputer kepada para ASN untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuannya.
THE USE OF PRINTED AND DIGITAL READING MATERIALS IN ENGLISH LANGUAGE LEARNING AT MTS NURUL HARAMAIN: A COMPARATIVE ANALYSIS SAFNA, RIA; THOHIR, LALU; AMIN, MUHAMMAD; ELMIANA, DEWI
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i3.3394

Abstract

The purpose of the study is to find out the students’ perceptions on Printed and Digital reading materials at MTs Nurul Haramain and to know which type of reading materials is more preferred by those students. This research applied mixed method with sequential explanatory design. Out of 5 classes at MTs Nurul Haramain, 1 class (class A which consist of 30 students) was chosen purposively because of the students in this class used both printed and digital reading material more frequently than other classes. To collect the data needed, questionnaire and interview were used. The data obtained from questionnaire were analyzed quantitatively in the form of percentages and those data obtained from observation and interviews were analyzed qualitatively through data condensation, data display and conclusion drawing/verification. The result of this research showed that the students were in neutral stance toward printed reading materials. There was some recognition of their advantages, such as ease of reading and focus, there was no overwhelming preference. About half of the students were in neutral stance regarding the use of printed materials for various activities, with a slight inclination towards agreement on their benefits for assignments. Further, the students hold a neutral view toward digital reading materials. Some of them appreciated their practicality, most of them remain indifferent or hesitant, particularly when they used it for assignments and exam preparation. Despite recognizing certain benefits, many students still preferred or leaned toward traditional printed materials because they recognized certain benefits of this type of learning materials and they were more uncertain or had mixed feelings about the advantages of digital formats. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa terhadap bahan bacaan Cetak dan Digital di MTs Nurul Haramain dan mengetahui jenis bahan bacaan mana yang lebih disukai oleh siswa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan desain eksplanatif sekuensial. Dari 5 kelas di MTs Nurul Haramain, 1 kelas (kelas A yang terdiri dari 30 siswa) dipilih secara purposif karena siswa di kelas ini lebih sering menggunakan bahan bacaan cetak dan digital dibandingkan kelas lainnya. Untuk mengumpulkan data yang diperlukan digunakan kuesioner dan wawancara. Data yang diperoleh dari kuesioner dianalisis secara kuantitatif dalam bentuk persentase dan data yang diperoleh dari observasi dan wawancara dianalisis secara kualitatif melalui kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa bersikap netral terhadap bahan bacaan cetak. Ada beberapa pengakuan atas kelebihannya, seperti kemudahan membaca dan fokus, tidak ada preferensi yang berlebihan. Sekitar setengah dari siswa bersikap netral mengenai penggunaan bahan cetak untuk berbagai kegiatan, dengan sedikit kecenderungan menyetujui manfaatnya untuk tugas. Selain itu, siswa mempunyai pandangan netral terhadap bahan bacaan digital. Sebagian dari mereka mengapresiasi kepraktisannya, sebagian besar masih acuh tak acuh atau ragu-ragu, terutama ketika digunakan untuk tugas dan persiapan ujian. Meskipun menyadari adanya manfaat tertentu, banyak siswa masih lebih memilih atau condong ke bahan cetak tradisional karena mereka menyadari manfaat tertentu dari bahan pembelajaran jenis ini dan mereka lebih ragu atau memiliki perasaan campur aduk mengenai manfaat format digital.