cover
Contact Name
Konradus Silvester Jenahut
Contact Email
silvesterjenahut@gmail.com
Phone
+6282213331314
Journal Mail Official
ejournal.edukasitematik@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ir. Soekarno Nomor 06, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja Kota Kupang - Provinsi Nusa Tenggara Timur, 85112
Location
Kab. kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Published by Universitas San Pedro
ISSN : -     EISSN : 27468011     DOI : https://doi.org/10.59632
Core Subject : Education,
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar adalah jurnal ilmiah yang menerima dan menerbitkan artikel hasil penelitian (research article) yang berfokus pada isu-isu terkini dalam praktik pendidikan, pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi dalam konteks pendidikan sekolah dasar. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah akademik bagi para peneliti, pendidik, dan praktisi pendidikan dalam menyebarluaskan gagasan, inovasi, serta hasil penelitian yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan dasar yang lebih efektif dan berkualitas. Adapun ruang lingkup topik yang dapat diangkat meliputi: Inovasi Pembelajaran di Sekolah Dasar, Kurikulum Pendidikan di Sekolah Dasar, Evaluasi, Asesmen, Penilaian, dan Penelitian Pembelajaran di Sekolah Dasar, Pengembangan Media Pembelajaran, Strategi, Model, Metode, dan Teknik Pembelajaran di Sekolah Dasar, Praktik Pembelajaran di Era Digital pada Sekolah Dasar, Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar, Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar, Pendidikan dan Pelatihan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar, dan Topik lain yang relevan.
Articles 122 Documents
Virtual Learning sebagai Praktik Pembelajaran di Era Digital pada Sekolah Dasar HJ. Isriati Baiturrahman 2 Semarang Ramdhan Yurianto; Mujahidatul Aliah
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2021): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v2i1.89

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana praktik virtual learning di Kelas 1A SD Hj. Isriati Baiturrahman 2 Semarang. Penelitian ini dilakukan di SD Hj. Isriati Baiturrahman 2 Semarang, bulan Februari-April 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IA yang berjumlah 30 peserta. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sementara uji keabsahan data dilakukan melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Platform yang digunakan dalam virtual learning adalah whatsapp (group dan video call), zoom cloud meeting, google slide, dan google form, sehingga jenis komunikasinya meliputi dua model sekaligus (sinkronus dan asinkronus). 2) Dari 30 peserta didik, 20-25 diantara mereka selalu aktif mengikuti pertemuan tatap muka virtual melalui zoom meeting. 3) Meski pembelajaran dilakukan secara virtual, guru tetap melakukan tiga jenis penilaian, yaitu penilaian kognitif melalui google form, penilaian sikap yang dilihat dari kedisiplinan peserta didik mengikuti zoom meeting, dan penilaian keterampilan melalui penugasan-penugasan yang dikemas menjadi foto maupun video (Hal ini tentu saja sesuai dengan penilaian dalam standar K-13). 4) Adapun kelebihan dilaksanakannya virtual learning di kelas I diantaranya adalah menekan persebaran virus covid-19 dimana saat ini Indonesia masih berada dalam situasi pandemi. Virtual learning ini juga menuntut guru untuk terus mengasah kemampuannya dalam bidang IT, sehingga peserta didik dapat terlayani dengan baik. Selain itu, virtual learning merupakan salah satu jawaban dari tantangan pembelajaran di era revolusi industri 4.0 dan abad 21
Pentingnya Pendidikan Karakter Pada Anak SD sebagai Bentuk Implementasi Pkn Erlinda Risa Nur Aulia; Dinie Anggraeni Dewi Dewi
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2021): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v2i1.90

Abstract

Penelitian bertujuan untuk dapat mengetahui bagaimana pentingnya penerapan karakter pada siswa Sekolah Dasar setelah diberikan mata pelajaran PKN yang di dalamnya memuat pendidikan karakter dan upaya apa yang dapat dilakukan guru supaya nilai karakter dapat diimplementasikan siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode studi literatur. Penelitian ini mengumpulkan data dari beberapa jurnal untuk melihat seberapa besar pengaruh pendidikan karakter pada perkembangan karakter siswa. Penelitian ini lebih berfokus pada jenjang siswa sekolah dasar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar sudah dapat membangun karakter yang telah dijarkan guru namun guru masih terkendala dengan kurangnya strategi dan metode untuk mengajarkannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Guru masih terkendala dengan strategi untuk mengajarkan pendidikan karakter dalam pembelajaran PKN, (2) Implemetasi pendidikan karakter sudah cukup diterapkan baik oleh siswa, (3) Guru dapat merancang pembelajaran dengan menyusun RPP yang disesuaikan lingkungan kelas dan memuat pendidikan karakter, (4) Guru dan sekolah melakukan kegiatan pembiasan yang dapat membangun karakter anak. Dengan memasukkan pendidikan karakter dalam pembelajaran PKN ini akan membentuk moralitas pada siswa dan menjadikan warga negara sesuai yang diharapkan negara.
Penerapan Model Pembelajaran Role Playing untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Ramadlanur Khomsah Titi Anjarini; Titi Anjarini
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2021): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v2i1.91

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran role playing pada tema udara bersih bagi kesehatan subtema pentingnya udara bersih bagi pernapasan dan mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran role playing. Jenis penelitan yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan rancanangan tindakan dari Arikunto yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi dengan menggunakan 2 siklus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Muhammadiyah Margoyoso yang berjumlah 13 siswa. Hasil analisis menunjukan bahwa keterlaksanaan pembelajaran mengalami peningkatan dari 77% pada siklus I menjadi 91% pada siklus II. Tingkat keaktifan belajar siswa pada prasiklus masih rendah yaitu 54% dengan kategori kurang aktif. Setelah dilakukan tindakan siklus I meningkat menjadi 68% dengan kategori cukup aktif. Meningkat secara signifikan pada siklus II yakni 82% dengan kategori aktif. Hasil penelitian ini menyarankan agar guru menggunakan model pembelajaran role playing pada pembelajaran tematik.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Whatsapp terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV SDN Pakong 1 Pamekasan di Masa Pandemi Covid-19 Fatimatuz Zahroh
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2021): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v2i1.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan media sosial whatsApp terhadap motivasi belajar siswa SDN Pakong 1 Pamekasan di masa pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI di SDN Pakong 1 tahun ajaran 2020/2021. Sampel yang diambil berjumlah 50 siswa dengan menggunakan teknik penelitian populasi. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui angket, observasi dan dokumentasi. Angket yang digunakan sudah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan pearson product moment dan alpha cronbach’s. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu korelasi product moment. Dari hasil perhitungan diperoleh rhitung adalah 0,463, kemudian hasil tersebut dibandingkan dengan r tabel pada taraf signifikansi 5% yaitu 0,297. Hal ini menunjukkan bahwa r_{hitung} > r_{tabel} yang berarti bahwa ada pengaruh penggunaan media sosial whatsapp terhadap motivasi belajar siswa SDN Pakong 1 Pamekasan di masa pandemi covid-19. Sementara itu, penggunaan media whatsapp berkontribusi sebesar 21% terhadap motivasi belajar, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain
Pembelajaran Pendidikan Kewargangeraan sebagai Upaya Meningkatkan Moralitas Anak Fadilah Putri Awaliah; Dinie Anggraeni Dewi
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2021): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v2i1.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan moralitas anak yang sudah menurun untuk membangun generasi penerus yang memiliki moralitas sesuai dengan moral warga negara Indonesia melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian anak-anak sekolah dasar dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumen dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan zaman, lingkungan tempat bermain, dan bimbingan orang tua sangat mempengaruhi terhadap perkembangan moralitas anak. Dan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi salah satu untuk menyelesaikan masalah-masalah diatas.
Alat Peraga Edukatif Ular Tangga Fiqih (Ultafi) Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar Rosyidatul Afifah; Heni Rahmawati; Risma Aulia Inayah
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 3 No. 1 (2022): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v3i1.107

Abstract

Fiqih merupakan salah satu mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA. Fiqih disebut juga hukum dalam agama Islam. Dalam pembelajaran fiqih sendiri terdapat ruang lingkup yaitu fiqih ibadah dan fiqih muamalah. Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan alat peraga edukatif Ular Tangga Fiqih (ULTAFI) sebagai media pembelajaran Agama Islam pada tingkatan Sekolah Dasar. Dalam media pembelajaran ULTAFI ini mengandung materi fiqih yaitu materi tentang sumber-sumber hukum islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melalui kepustakaan (library research). Metode kepustakaan (Library Research) adalah penelitian dengan cara peneliti mengumpulkan data-data dan informasi yang relevan dengan masalah dari sumber buku, artikel, jurnal, catatan, dan hasil-hasil penelitian sejenis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permasalahan yang ada di mata pelajaran fiqih Sekolah Dasar yaitu terbatasnya media pembelajaran. Dari permasalahan tersebut dapat disimpulkan bahwasanya diperlukan inovasi media pembelajaran untuk mata pelajaran Fiqih kedepannya, salah satunya dengan alat peraga edukatif Ular Tangga Fiqih (ULTAFI).
Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Kepramukaan Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV pada Masa Pandemi Di SDN Duri Kepa 05 Weni Nadya Pratiwi; Abdul Halim
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2021): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v2i2.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variable ekstrakurikuler kepramukaan terhadap motivasi belajar siswa kelas IV pada masa pandemic di SDN Duri Kepa 05. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan random sampling. dengan ukuran sampel 30 orang murid. Hasil penelitian yang telah dilakukan menggunakan uji parsial (t), dapat disimpulkan bahwa variabel Ektrakurikuler Kepramukaan diuji secara parsial terhadap motivasi belajar menghasilkan t_(hitung )= 2,671 > t_(tabel ) = 2,048 dengan signifikan 0,000 < 0,005. Hasil ini menunjukan H_0 ditolak dan H_1 diterima dengan koefisien korelasi sebesar 42,6% menunjukan bahwa ekstrakurikuler kepramukaan memberikan kontribusi terhadap motivasi belajar tinggi dan koefisien determinasi sebesar 43% sisanya 57% dipengaruhi oleh factor lainnya. Berdasarkan data tersebut, berarti terdapat hubungan secara positif dan signifikan dengan variable ekstrakurikuler kepramukaan dengan variabel motivasi belajar
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kesulitan Guru PJOK dalam Menilai Keterampilan Motorik Siswa pada Masa Pandemi Covid-19 Retno Mulyaningsih
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2021): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v2i2.110

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan yang di alami guru PJOK dalam menilai keterampilan motorik siswa pada masa pandemi Covid-19 di tingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kelurahan Jurumudi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah guru PJOK. Selanjutnya untuk mendapatkan kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dalam menilai keterampilan motorik guru PJOK mengalami kesulitan di antaranya yaitu tidak semua siswa mempunyai handphone, keterbatasan sinyal dan kuota internet, serta orang tua kesulitan dalam membimbing anak. (2) Faktor yang mempengaruhi adanya kesulitan tersebut adalah dari sisi guru yang belum menggunakan aplikasi lain selain dari whatsapp grup dan dari sisi siswa adalah siswa masih ada yang tidak memiliki fasilitas pembelajaran daring seperti handphone androis, kuota internet (faktor ekonomi), dan orang tua tidak memantau anaknya dalam belajar ataupun mengirimkan tugas. (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan yang terjadi adalah memberikan toleransi waktu kepada siswa untuk mengumpulkan tugas, guru rutin berkomunikasi kepada orangtua siswa atau wali murid, guru memberikan motivasi kepada siswa agar semangat dalam belajar, dan guru mengajak siswa untuk memodifikasi peralatan olahraga. Berdasarkan hasil kesimpulan tersebut bahwa kesulitan yang dialami guru PJOK dalam menilai keterampilan motorik merupakan kesulitan umum yang dapat dialami oleh guru lainnya tidak ada kesulitan khusus yang hanya dialami oleh guru PJOK.
Keefektivitasan Pembelajaran Daring Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Perkalian Bilangan Cacah Pada Kelas II SDN Grogol 05 pagi Dedy Kurniawan Dedy Kurniawan
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2021): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v2i2.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan keefektivitasan pembelajaran daring terhadap hasil belajar matematika materi perkalian bilangan cacah pada kelas II SDN Grogol 05 Pagi. Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey, serta untuk memperoleh data dalam penelitian ini menggunakan instrumen angket dan instrumen tes yang kemudian disebar melalui GoogleForm. Masalah yang ditemui dalam penelitian ini adalah pelajaran matematika yang dirasa sulit dipelajari pada pembelajaran daring, sehingga menyebabkan beberapa peserta didik mengalami penurunan pada hasil belajarnya. Seperti yang terjadi di SDN Grogol 05 Pagi yang terdapat beberapa peserta didik mengalami rendahnya perolehan hasil belajar matematika dengan presentasi 23%. Hasil penelitian dengan uji parsial diperoleh thitung = 1,169 < ttabel = 2,042. Hasil ini menunjukan bahwa H1 ditolak yang diartikan bahwa terdapat pengaruh dengan koefisien determinasi sebesar 4,4%, sedangkan sisahnya sebesar 95,6% dipengaruhi oleh faktor lain.
Kajian Semiotik Peirce pada Media Buku Mandala sebagai Alternatif Mengurangi Kecemasan Siswa Kelas V SDN Serdang Wetan Tangerang Lutfi Saputri; Khusnul
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2021): Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v2i2.123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan peserta didik melalui kegiatan mewarnai buku Mandala yang diimplementasikan di kelas VA di SDN Serdang Wetan Tangerang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VA. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori semiotik Pierce yang biasa disebut dengan segitiga tanda mencakup representament, object, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representament dalam kegiatan mewarnai buku Mandala adalah lingkaran. Representament ini sama untuk semua siswa. Terdapat delapan lingkaran pada penelitain buku Mandala ini. Object didominasi warna terang, seperti kuning, oranye, biru muda, merah, dan hijau muda. Interpretant berdasarkan dengan teori warna, kuning memiliki ciri sebagai hal yang ceria yang melambangkan keceriaan. Oranye melambangkan rasa percaya diri. Biru muda mewakili keunggulan yang melambangkan kesejukan. Merah warna yang menggambarkan keberanian yang melambangkan kekuatan. Hijau muda sering dikaitkan dengan kesuburan yang melambangkan ketenangan. Biru tua memiliki makna yang canggih yang melambangkan keeleganan. Hasil wawancara, warna yang lebih banyak disukai oleh peserta didik adalah warna kuning, biru tua, dan putih. Setelah melakukan kegiatan mewarnai siswa merasa senang dan dapat mengurangi kecemasan yang dialaminya.

Page 5 of 13 | Total Record : 122