cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
ISSN : 27979431     EISSN : 27978842     DOI : https://doi.org/10.51878/social.v1i2.447
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan IPS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 574 Documents
PENGARUH BRAND IMAGE, PRICE, DAN DIGITAL MARKETING TERHADAP MINAT BELI HAND & BODY LOTIONMARINA (STUDI KASUS MAHASISWA SEMESTER IV DAN VI PRODI PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS BHINNEKA PGRI Andini Saesar Febryan Putri; Maria Agatha Sri Widyanti Hastuti
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14527

Abstract

The dynamic personal care industry demands a deeper understanding of consumer purchase determinants. Although Marina Hand & Body Lotion is well-established, its marketing strategy effectiveness among young consumers remains empirical debate due to inconsistent findings. This study aims to analyze the effects of brand image, price, and digital marketing on purchase intention among Economic Education students at Universitas Bhinneka PGRI. A quantitative associative method was employed with purposive sampling involving 84 questionnaire respondents. Data were analyzed using multiple linear regression in SPSS software. Results indicate that brand image (t=-0.173; p=0.863) and digital marketing (t=-1.139; p=0.258) have no significant partial effect, whereas price has a positive and significant effect (t=14.798; p=0.000). Simultaneously, all variables significantly influence purchase intention (F=78.367; p=0.000) with an Adjusted R Square of 0.737. These findings highlight that price is the primary determinant shaping students' purchase intention compared to brand image and digital marketing. ABSTRAK Persaingan industri perawatan tubuh yang dinamis menuntut pemahaman faktor penentu minat beli konsumen. Meskipun produk Hand & Body Lotion Marina telah lama beredar, efektivitas strategi pemasaran pada segmen konsumen muda masih memicu perdebatan empiris akibat hasil penelitian terdahulu yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh brand image, price, dan digital marketing terhadap minat beli produk Marina pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Bhinneka PGRI. Metode kuantitatif asosiatif digunakan dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 84 responden kuesioner. Data dianalisis memakai regresi linear berganda software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan brand image (t=-0,173; p=0,863) dan digital marketing (t=-1,139; p=0,258) tidak berpengaruh signifikan secara parsial, sedangkan price berpengaruh positif dan signifikan (t=14,798; p=0,000). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan (F=78,367; p=0,000) dengan Adjusted R Square sebesar 0,737. Temuan ini menegaskan bahwa faktor harga merupakan pertimbangan paling dominan bagi mahasiswa dalam menentukan minat beli produk perawatan tubuh dibandingkan citra merek maupun promosi digital.  
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PPKn DALAM MENGAJAR PADA KELAS Vlll DI SMP NEGERI 6 SAMARINDA Maulidini Risky Ariyanti; Aloysius Hardoko; M. Jamil; Asnar Asnar
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14528

Abstract

Pedagogical competence represents the primary foundation for teachers in planning, implementing, and evaluating student-centered learning. This qualitative descriptive study aims to describe the pedagogical competence of Civic Education (PPKn) teachers in eighth-grade classes at SMP Negeri 6 Samarinda. Data were collected through observations across 4 learning sessions using the validated Teacher Performance Assessment Instrument (APKG), in-depth interviews with 1 main teacher and 6 students, and documentation reviews. APKG results yielded a mean score of 3.85 categorized as "Good", where the planning aspect scored 4.10, implementation 3.80, and evaluation 3.65. Although teaching modules under the Merdeka Curriculum were systematically prepared, classroom implementation was still dominated by conventional lectures, limiting active student participation. Furthermore, learning evaluation heavily prioritized the cognitive domain via written assignments. Strengthening pedagogical competence is recommended through student-centered learning strategies and comprehensive affective-psychomotor assessment development. ABSTRAK Kompetensi pedagogik merupakan fondasi utama guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam kompetensi pedagogik guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) kelas VIII di SMP Negeri 6 Samarinda. Data dikumpulkan melalui observasi 4 sesi pembelajaran menggunakan Alat Penilaian Kemampuan Guru (APKG) yang teruji, wawancara mendalam terhadap 1 guru utama dan 6 siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penilaian APKG menunjukkan rerata skor 3,85 dengan kategori "Baik", di mana tahap perencanaan meraih skor 4,10, pelaksanaan 3,80, dan evaluasi 3,65. Meskipun guru telah menyusun modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka secara sistematis, pelaksanaannya masih didominasi metode ceramah konvensional sehingga partisipasi aktif siswa belum optimal. Evaluasi hasil belajar juga masih berfokus pada ranah kognitif melalui tugas tertulis. Penguatan kompetensi pedagogik disarankan melalui penerapan strategi student-centered learning serta pengembangan instrumen penilaian afektif dan psikomotorik yang komprehensif.    
PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TERHADAP STRATEGI PEMASARAN UMKM KULINER LAPANGAN TARUNA REMAJA Nur Marsyah Adelia Kunte; Radia Hafid; Agil Bahsoan; Roy Hasiru; Abdulrahim Maruwae
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14530

Abstract

The rapid growth of digital technology requires culinary Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to adapt modern marketing strategies to maintain business competitiveness. This study aims to analyze the effect of social media utilization on the marketing strategy of culinary MSMEs at Lapangan Taruna Remaja, Wolter Monginsidi Street, Gorontalo City. A quantitative associative approach was employed using a population of 60 culinary MSMEs. The main research sample consisted of 45 respondents selected via saturated sampling after deducting 15 respondents for instrument testing. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression via SPSS software. The results showed that social media utilization had a positive and significant effect on marketing strategy (t=6.287; p=0.000). The regression equation was Y=23.738+0.620X with a coefficient of determination (R^2) of 0.479. These findings indicate that social media utilization contributes 47.9% to optimizing MSME marketing strategies. ABSTRAK Pesatnya perkembangan teknologi digital menuntut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner untuk mengadaptasi strategi pemasaran yang lebih modern guna mempertahankan daya saing usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan media sosial terhadap strategi pemasaran UMKM kuliner di Lapangan Taruna Remaja Jalan Wolter Monginsidi Kota Gorontalo. Pendekatan kuantitatif asosiatif digunakan dengan populasi 60 pelaku UMKM kuliner. Sampel penelitian utama berjumlah 45 responden yang diambil melalui teknik sampling jenuh setelah dikurangi 15 responden uji coba instrumen. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi pemasaran (t=6,287; p=0,000). Persamaan regresi yang diperoleh yaitu Y=23,738+0,620X dengan koefisien determinasi (R^2) sebesar 0,479. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan media sosial memberikan kontribusi sebesar 47,9% dalam mengoptimalkan strategi pemasaran UMKM kuliner, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model.    
PENGARUH PENDAPATAN NELAYAN TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN PENDIDIKAN ANAK DI WILAYAH PESISIR PANTAI Fransiska Paramata; Framawati Dumulo; Yuliyanti Toralawe; Melizubaida Mahmud; Agil Bahsoan
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14531

Abstract

The instability of fishermen's economic conditions in coastal areas often becomes a major obstacle to ensuring children's educational continuity. This associative quantitative research aims to analyze the effect of fishermen's income on fulfilling children's educational needs in Katialada Village, Kwandang District, North Gorontalo Regency. The study sample includes 103 fishermen families with school-age children determined using purposive sampling. Data were collected via structured questionnaires and analyzed using simple linear regression, t-tests, and coefficient of determination. Results show that fishermen's income has a positive and significant effect on fulfilling children's educational needs (Y ˆ=8.693+0.514X;t_"calculated" =7.202>t_"table" =1.660;p=0.000<0.05). The coefficient of determination (R^2) of 0.339 indicates a moderate contribution of 33.9% toward fulfilling educational needs, while 66.1% is influenced by non-economic factors. In conclusion, fishermen's income significantly increases the fulfillment of facilities and educational access for coastal children. ABSTRAK Ketidakstabilan kondisi ekonomi nelayan di wilayah pesisir sering menjadi kendala utama dalam menjamin keberlanjutan pendidikan anak. Penelitian kuantitatif asosiatif ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan nelayan terhadap pemenuhan kebutuhan pendidikan anak di Desa Katialada, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Sampel penelitian mencakup 103 keluarga nelayan yang memiliki anak usia sekolah yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana, uji-t, serta koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendapatan nelayan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan pendidikan anak (Y ˆ=8,693+0,514X;t_"hitung" =7,202>t_"tabel" =1,660;p=0,000<0,05). Koefisien determinasi (R^2) sebesar 0,339 mengindikasikan bahwa peningkatan pendapatan nelayan memberikan kontribusi sedang sebesar 33,9% terhadap peningkatan pemenuhan kebutuhan pendidikan anak, sedangkan 66,1% sisanya dipengaruhi faktor non-ekonomi. Kesimpulannya, pendapatan nelayan merupakan faktor penting yang secara signifikan meningkatkan pemenuhan fasilitas dan akses pendidikan anak di kawasan pesisir.  
PENGARUH SISTEM INFORMASI KEUANGAN DAN PENGELOLAAN ANGGARAN TERHADAP EFISIENSI LAPORAN KEUANGAN MELALUI KEPUASAN KERJA Septian Candra
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14532

Abstract

The 34.19 percent decrease in total assets and equity, along with goods expenditure budget variances at the Financial Department of Central Java Regional Police, backgrounded this research. These operational issues led to financial reporting inefficiency and double-entry risks in the Puskeu Presisi Application. This study aims to analyze the effect of Financial Information Systems and Budget Management on Financial Statement Efficiency through Job Satisfaction as an intervening variable. This quantitative causality research utilized survey questionnaires administered to a saturated sample of 35 personnel at Bidkeu Polda Jateng. Numerical data analysis was executed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Square (PLS-SEM) via SmartPLS. Quantitative empirical data revealed that Financial Information Systems (path coefficient 0.411; p 0.002) and Budget Management (path coefficient 0.346; p 0.015) positively and significantly influenced Job Satisfaction. Furthermore, Job Satisfaction significantly mediated the effect of Financial Information Systems (path coefficient 0.193; p 0.047) on Financial Statement Efficiency. The main conclusion confirms that integrating digital technology with employee job satisfaction enhancement is highly reliable in improving public sector financial reporting efficiency. ABSTRAK Penurunan total aset dan ekuitas sebesar 34,19 persen serta deviasi anggaran belanja barang di Bidang Keuangan Polda Jawa Tengah melatarbelakangi kegiatan penelitian ini. Masalah operasional lapangan tersebut memicu inefisiensi pelaporan keuangan serta kerentanan timbulnya pencatatan ganda (double entry) pada Aplikasi Puskeu Presisi. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah menganalisis pengaruh Sistem Informasi Keuangan dan Pengelolaan Anggaran terhadap Efisiensi Laporan Keuangan melalui Kepuasan Kerja sebagai variabel intervening. Langkah-langkah penelitian kuantitatif kausalitas ini dioperasikan menggunakan kuesioner angket survei pada sampel jenuh sejumlah 35 personel di Bidkeu Polda Jateng. Prosedur analisis data numerik dieksekusi memakai permodelan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM) via SmartPLS. Data kuantitatif secara empiris menyingkap bahwa Sistem Informasi Keuangan (koefisien jalur 0,411; p 0,002) dan Pengelolaan Anggaran (koefisien jalur 0,346; p 0,015) berpengaruh positif signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Kepuasan Kerja juga terbukti memediasi pengaruh Sistem Informasi Keuangan (koefisien jalur 0,193; p 0,047) terhadap Efisiensi Laporan Keuangan secara signifikan. Simpulan utama menegaskan bahwa integrasi teknologi digital dan penguatan kepuasan kerja personel terbukti sangat andal dalam meningkatkan efisiensi pelaporan keuangan sektor publik.  
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI TERHADAP MINAT MENJADI GURU Nur Ain Mohi; Meyko Panigoro; Fatmawaty Damiti; Abdulrahim Maruwae; Yulianti Toralowe
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14533

Abstract

The low interest of education students in entering the teaching profession poses a critical challenge to national education quality. This study aims to analyze the partial and simultaneous effects of self-efficacy and students' perceptions on the interest in becoming teachers among Economic Education students (classes 2021–2025) at Universitas Negeri Gorontalo. A quantitative survey method was employed, involving 144 respondents selected via simple random sampling from a total population of 964 students. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression. The findings revealed that self-efficacy had a positive and significant effect on interest in becoming a teacher (t=2.779; p=0.006). Students' perceptions also exhibited a positive and significant influence (t=6.543; p=0.000). Simultaneously, self-efficacy and students' perceptions significantly affected interest in becoming a teacher (F=32.428; p=0.000) with a coefficient of determination (R^2) of 0.305. The novelty of this study confirms that professional perception serves as the most dominant predictor in fostering teaching interest among students in eastern Indonesia. ABSTRAK Rendahnya minat mahasiswa kependidikan untuk menjadi tenaga pendidik profesional menjadi tantangan nyata dalam pembangunan mutu sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri dan persepsi mahasiswa secara parsial maupun simultan terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2021–2025 Universitas Negeri Gorontalo. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei diterapkan pada sampel sebanyak 144 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling dari total populasi 964 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru (t=2,779; p=0,006). Persepsi mahasiswa juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi guru (t=6,543; p=0,000). Secara simultan, efikasi diri dan persepsi mahasiswa berpengaruh signifikan terhadap minat menjadi guru (F=32,428; p=0,000) dengan nilai koefisien determinasi (R^2) sebesar 0,305. Kebaruan penelitian ini membuktikan bahwa persepsi profesi merupakan prediktor paling dominan dalam mendorong minat keguruan mahasiswa di kawasan timur Indonesia.    
PENGARUH PROMOSI DIGITAL DAN PEMBERIAN DISKON TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI SA SHOP GORONTALO Putri Zustia Katili; Radia Hafid; Imam Prawiranegara Gani; Roy Hasiru; Fatmawati Damiti
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14615

Abstract

Competitive local retail business competition requires small businesses to optimize marketing mix strategies to maintain customer loyalty. This associative quantitative study aims to analyze the effect of digital promotion and discounts on customer satisfaction at Sa Shop Gorontalo. The research sample comprised 100 respondents determined via the Lemeshow formula through purposive sampling techniques. Data were collected through structured Likert-scale questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The test results showed that digital promotion had a positive and significant effect on customer satisfaction (β=0.202; t=2.265; p=0.026). Discounts also exhibited a positive and significant effect on customer satisfaction (β=0.460; t=5.142; p=0.000). Simultaneously, both independent variables significantly influenced customer satisfaction (F=22.432; p=0.000) with a coefficient of determination (R^2) of 0.316. The novelty of this study confirms that combining interactive digital content and relevant price cuts effectively enhances local retail customer satisfaction. ABSTRAK Persaingan bisnis ritel lokal yang kompetitif menuntut usaha kecil mengoptimalkan strategi bauran pemasaran untuk mempertahankan loyalitas konsumen. Penelitian kuantitatif asosiatif ini bertujuan menganalisis pengaruh promosi digital dan pemberian diskon terhadap kepuasan pelanggan di Sa Shop Gorontalo. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil pengujian menunjukkan promosi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (β=0,202; t=2,265; p=0,026). Pemberian diskon juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (β=0,460; t=5,142; p=0,000). Secara simultan, kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan (F=22,432; p=0,000) dengan koefisien determinasi (R^2) sebesar 0,316. Kebaruan penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi konten digital interaktif dan penawaran potongan harga yang relevan secara efektif meningkatkan kepuasan konsumen ritel daerah.  
PENGARUH PEMBERIAN INSENTIF TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN DI PT TIRTA KENCANA TATAWARNA GORONTALO Putri Rahmadania; Melizubaida Mahmud; Risca Marsanti Halid; Irwan Yantu; Mamang Kasim
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14616

Abstract

Imbalance in compensation systems and high employee turnover in the distribution sector represent critical issues that directly affect company operational effectiveness. This study aims to analyze the effect of incentive provision on employee work morale at PT Tirta Kencana Tatawarna Gorontalo. A quantitative survey method was applied to a saturated sample of 50 employees, divided into 15 respondents for instrument testing and 35 respondents for simple linear regression hypothesis testing. The results prove that incentive provision has a positive and significant effect on employee work morale (t_"value" =3.281>t_"table" =1.692; p=0.002). The contribution of incentive provision to work morale reached 24.6%, while the remaining 75.4% was influenced by other external factors. Fair and transparent optimization of material and non-material incentives is proven to be a strategic instrument in boosting work motivation. The implications of this study require company management to reformulate performance-based incentive schemes to maintain long-term employee productivity. ABSTRAK Ketidakseimbangan sistem kompensasi dan tingginya turnover karyawan di sektor distribusi menjadi permasalahan krusial yang berdampak langsung pada efektivitas operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian insentif terhadap semangat kerja karyawan di PT Tirta Kencana Tatawarna Gorontalo. Metode kuantitatif dengan desain survei digunakan terhadap sampel jenuh sebanyak 50 karyawan, yang terbagi atas 15 responden untuk pengujian instrumen dan 35 responden untuk pengujian hipotesis regresi linear sederhana. Hasil analisis membuktikan bahwa pemberian insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan (t_"hitung" =3,281>t_"tabel" =1,692; p=0,002). Kontribusi variabel pemberian insentif terhadap semangat kerja tercatat sebesar 24,6%, sedangkan 75,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor eksternal lainnya. Pengoptimalan insentif material dan non-material secara adil serta transparan terbukti menjadi instrumen strategis dalam mendongkrak motivasi kerja. Implikasi penelitian ini menuntut manajemen perusahaan untuk mereformulasi skema insentif berbasis kinerja yang lebih proporsional guna menjaga stabilitas produktivitas kerja karyawan.    
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DAN KEDISIPLINAN BELAJAR TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA PADA JURUSAN AKUNTANSI KEUANGAN LEMABAGA DI SMK NEGERI 1 PANGKEP Irawati Irawati; Muhammad Azis; Sitti Hajerah Hasyim
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14617

Abstract

High unemployment among Vocational High School graduates underscores the urgent need to enhance work readiness through optimized learning strategies and student discipline character building. This study aims to analyze the influence of the Project Based Learning model and study discipline on the work readiness of students in the Institutional Financial Accounting program at SMK Negeri 1 Pangkep, simultaneously, partially, and dominantly. This quantitative ex post facto study with a survey approach was conducted in the even semester of the 2025/2026 academic year. The research sample comprised 51 eleventh-grade students selected using the proportional stratified random sampling technique. Data were collected through validated closed Likert-scale questionnaires and documentation, then analyzed using multiple linear regression. The results showed that Project Based Learning and study discipline simultaneously and partially have a positive and significant effect on work readiness (F=34.501;p<0.001;R^2=0.573). Study discipline emerged as the more dominant variable influencing work readiness compared to Project Based Learning. These findings indicate that enhancing student work readiness requires not only technical project experience but also continuous reinforcement of work discipline character. ABSTRAK Tingginya pengangguran lulusan Sekolah Menengah Kejuruan memicu urgensi peningkatan kesiapan kerja melalui optimasi strategi pembelajaran dan pembentukan karakter disiplin siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Project Based Learning dan kedisiplinan belajar terhadap kesiapan kerja siswa Jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga di SMK Negeri 1 Pangkep, baik secara simultan, parsial, maupun dominan. Penelitian kuantitatif ex post facto dengan pendekatan survei ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Sampel penelitian mencakup 51 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert teruji dan studi dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan Project Based Learning dan kedisiplinan belajar secara simultan serta parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (F=34,501;p<0,001;R^2=0,573). Kedisiplinan belajar menjadi variabel yang lebih dominan memengaruhi kesiapan kerja dibanding Project Based Learning. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesiapan kerja siswa tidak hanya memerlukan pengalaman proyek teknis, tetapi juga penguatan karakter disiplin kerja secara berkelanjutan.    
DINAMIKA RELASI SOSIAL PETANI TEMBAKAU DAN PENGEPUL DALAM PRAKTIK PENETAPAN HARGA TEMBAKAU DI DESA LEKOR KECAMATAN JANAPRIA Hurniwati Hurniwati; Abdullah Muzakar; Ridwan Markama
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14697

Abstract

ABSTRACT The bargaining position of tobacco farmers in rural trade is often shaped not only by market mechanisms but also by the social relationships established between farmers and middlemen. Inequality in access to market information, capital, and marketing networks creates an imbalance in the price-setting process, thereby affecting farmers' welfare. This study aims to analyze the dynamics of social relations between tobacco farmers and middlemen in the tobacco pricing practices of Lekor Village, Janapria District. The study employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving tobacco farmers, middlemen, community leaders, and village officials selected through purposive sampling. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model and validated through source and technique triangulation. The findings reveal that the relationship between farmers and middlemen is built upon trust, kinship, and mutual assistance that have developed over time. Limited access to market information, business capital, and distribution networks weakens farmers' bargaining position, while middlemen hold a more dominant role in determining prices. This unequal bargaining position subsequently fosters farmers' economic dependence on middlemen, which is reflected in debt-based financial arrangements that support farming activities. As a result, farmers' marketing decisions are influenced more by long-standing social relationships than by market mechanisms alone. ABSTRAK Posisi tawar petani tembakau dalam praktik perdagangan di pedesaan sering kali dipengaruhi tidak hanya oleh mekanisme pasar, tetapi juga oleh relasi sosial yang berkembang antara petani dan pengepul. Ketimpangan akses terhadap informasi, modal, dan jaringan pemasaran menyebabkan proses penetapan harga berpotensi berlangsung tidak seimbang sehingga memengaruhi kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika relasi sosial antara petani tembakau dan pengepul dalam praktik penetapan harga tembakau di Desa Lekor, Kecamatan Janapria. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap petani, pengepul, tokoh masyarakat, dan perangkat desa yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi petani dan pengepul dibangun atas dasar kepercayaan, hubungan kekeluargaan, dan praktik saling membantu yang berlangsung secara berkelanjutan. Keterbatasan akses informasi pasar, modal usaha, dan jaringan distribusi menyebabkan posisi tawar petani cenderung lemah, sedangkan pengepul memiliki posisi yang lebih dominan dalam proses penetapan harga. Kondisi tersebut selanjutnya membentuk ketergantungan ekonomi petani terhadap pengepul, yang tercermin dalam hubungan hutang piutang sebagai mekanisme pembiayaan usaha tani. Akibatnya, keputusan penjualan hasil panen lebih banyak dipengaruhi oleh relasi sosial daripada mekanisme pasar semata.