cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
ISSN : 27979431     EISSN : 27978842     DOI : https://doi.org/10.51878/social.v1i2.447
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan IPS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 278 Documents
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IX. 2 SMP NEGERI 1 SOE SARAH YANSE SAE
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i2.2408

Abstract

The use of appropriate media will also determine the level of success of the learning process as well as in the learning process both in explaining the subject matter, instilling experience and efforts to help students to remember the learning experiences that have been obtained longer. The use of media in the learning process should vary and remain in accordance with the material being taught so that the teaching and learning process can be carried out properly. Media as a tool in the learning process is a fact that cannot be denied because the existence of media can help the teacher's task in conveying messages from the lesson material given by the teacher to students. Besides that, it can also represent what the teacher is unable to say through certain words or sentences. Educational media are facilities and infrastructure to support the implementation of learning activities. For this reason, all parties involved in the learning process need to pay adequate attention to this problem. The existence of media cannot be simply ignored in the learning process, this is because without educational media, the implementation of learning cannot run properly, including in the learning process in the field of study. Learning media is a tool to assist teachers in providing quick understanding to students, in other words that media is a tool that can help teachers explain the purpose of the learning discussion conveyed. The use of media in class is very helpful in the process of explaining learning material and can also help students in more concrete and focused explanations. ABSTRAKPenggunaan media yang tepat akan turut menentukan tingkat keberhasilan proses pembelajaran begitu juga halnya dalam proses pembelajaran baik dalam menjelaskan materi pelajaran, penanaman pengalaman serta upaya membantu siswa untuk mengingat lebih lama pengalaman belajar yang telah diperoleh. Penggunaan media dalam proses pembelajaran hendaknya bervariasi dan tetap sesuai dengan materi yang diajarkan agar proses belajar mengajar dapat terlaksana dengan sebaiknya. Media sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran adalah suatu kenyataan yang tidak dapat dipungkiri karena dengan adanya media dapat membantu tugas guru dalam menyampaikan pesan-pesan dari bahan pelajaran yang diberikan oleh guru kepada anak didik. Selain itu juga dapat mewakili apa apa yang kurang mampu guru ucapkan melalui kata-kata atau kalimat tertentu. Media pendidikan merupakan sarana dan prasarana untuk menunjang terlaksananya kegiatan pembelajaran. Untuk itu semua pihak yang terlibat dalam proses pembelajaran perlu memberikan perhatian yang memadai untuk masalah ini. Keberadaan media tidak dapat diabaikan begitu saja dalam proses pembelajaran hal ini dikarenakan tanpa adanya media pendidikan, pelaksanaan pembelajaran tidak dapat berjalan dengan baik termasuk dalam proses pembelajaran bidang studi. Media pembelajaran meruapakan sebuah alat untuk membantu guru dalam memberikan pemahaman cepat kepada siswa, dengan kata lain bahwa media adalah alat bantu yang dapat membatu guru untuk menjelaskan maksud dari pembahasan pembelajaran yang disampaikan. Penggunaan media di kelas sangat membantu dalam proses menjelaskan materi pembelajaran dan juga dapat membantu siswa dalam penjelasan yang lebih konkrit dan terarah.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS MELALUI METODE INDEX CARD MATCH DI KELAS 7A PADA SMP NEGERI 1 ANGGANA NURHANIAH NURHANIAH
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i2.2488

Abstract

This research aims to improve the activities and learning outcomes of students in social studies subjects through the Index Card Match method in class 7A at SMP Negeri 1 Anggana. This research is classroom action research using the Index Card Match method. The subjects of this research were class 7A students at SMP Negeri 1 Anggana for the 2022/2023 academic year with the number of class 7A students being 33 students consisting of 18 boys and 15 girls. Data collection techniques use observation sheets, written tests and documentation. Data analysis techniques use observation, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on discussion and data analysis, it is proven that the application of learning using Index Card Match cards can improve learning outcomes in social studies subjects on the life of Indonesian society during the Praaksara, Hindu, Buddhist and Islamic periods for students in class 7A of SMP Negeri 1 Anggana. This can be seen from the results of data analysis, namely in cycle I the students who achieved completeness were 12 with a percentage of 36.36%, while the students whose grades had not yet reached completeness were 21 students with a percentage of 63.63%. In cycle II, it can be seen from the average of the students' tests that 33 students achieved completeness with a percentage of 100% complete with a completeness score of 85.52%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa mata pelajaran IPS melalui metode Index Card Match di kelas 7A pada SMP Negeri 1 Anggana. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan penerapan metode Index Card Match. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 7A SMP Negeri 1 Anggana tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa kelas 7A yakni 33 orang siswa yang terdiri dari 18 orang anak laki-laki dan 15 orang anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, tes tulis dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengamatan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan pembahasan dan analisis data membuktikan bahwa penerapan pembelajaran menggunakan kartu Index Card Match dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPS materi kehidupan masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara, Hindu Budha dan Islam pada peserta didik kelas 7A SMP Negeri 1 Anggana. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yaitu Pada siklus I siswa yang mencapai ketuntasan 12 dengan persentase 36,36%, sedangkan siswa yang nilainya belum mencapai ketuntasan sebanyak 21 siswa dengan persentase 63,63 %. Pada siklus II dilihat dari rata-rata tes siswa adalah siswa yang mencapai ketuntasan 33 siswa dengan persentase 100% tuntas dengan nilai ketuntasan 85,52%.
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TYPE GROUP INVESTIGATION BERBASIS MULTI MEDIA DALAM MENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS XI TAB 1 SMK NEGERI 1 BUNYU RISMADAMAYANTI RISMADAMAYANTI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i2.2489

Abstract

This research aims to increase the learning motivation of students in class XI TAB 1 Pancasila education lessons at SMK Negeri 1 Bunyu by implementing a multi-media based cooperative learning type group investigation model. This research is classroom action research with the application of a multi-media based cooperative learning group investigation learning model. This research was carried out in class XI TAB 1 SMK Negeri 1 Bunyu. There are 39 students in this class, all of whom are men. Data collection techniques use observation sheets, test results and documentation. Data analysis uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the research results, there are several findings in this classroom action research, namely by using the Multi Media-based Cooperative Learning Group Investigation Type learning model. Students' learning motivation increases at each stage of the cycle. This can be seen in the students' ability and courage in asking questions and expressing opinions. Based on the findings of this research, it can be concluded that the Multi Media-based cooperative learning type group investigation type model can increase student motivation in line with the hypothesis set out on the subject of the importance of Defending the Nation in Pancasila Education lessons for students at SMK Negeri 1 Bunyu. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pelajaran pendidikan pancasila kelas XI TAB 1 SMK Negeri 1 Bunyu dengan penerapan model cooperative learning type group investigation berbasis multi media. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan penerapan model pembelajaran cooperative learning group investigation berbasis multi media. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI TAB 1 SMK Negeri 1 Bunyu. Peserta didik dalam kelas ini berjumlah 39 orang yang semuanya adalah laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan lembas observasi, hasil tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ada beberapa temuan dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Learning Group Investigation Type berbasis Multi Media motivasi belajar pesertadidik semakin menigkat dalam tiap tahapan siklus hal ini dapat dilihat pada kemampuan dan keberanian pesertadidik dalam bertanya serta mengemukakan pendapat. Berdasarkan temuan hasil penelitian ini dapat dismpulkan bahwa model cooperative learning type group investigation type berbasis Multi Media dapat meningkatkan motivasi pesertadidik searah dengan hipotesis yang ditetapkan pada pokok bahasan pentingnya Bela Negara dalam pelajaran Pendidikan Pancasila pada pesertadidik SMK Negeri 1 Bunyu.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SELAMA MASA PANDEMI COVID–19 TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XII PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI 6 DEPOK RETNO SUSANTI; RENI DIAH KUSUMAWATI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i2.2490

Abstract

This research aims to determine the influence of learning motivation and learning independence during the Covid-19 pandemic on the learning outcomes of class Xii students in economics subjects at SMA Negeri 6 Depok. The type of research used is quantitative research. The population in the research is class XII students at SMA Negeri 6 Depok for the 2021/2022 academic year. The sample selection used simple random sampling so that 248 class XII students of SMA Negeri 6 Depok were obtained. The data collection technique is in the form of a questionnaire or questionnaire. The data analysis technique uses t-test statistics. The research procedure was carried out by distributing questionnaires to each sample. Each questionnaire consists of 35 questions. Based on the results of research on the influence of learning motivation and learning independence during the Covid-19 pandemic on the learning outcomes of class study of the learning outcomes of class XII students in economics subjects at SMA Negeri 6 Depok. Learning independence on the learning outcomes of class XII students in economics subjects at SMA Negeri 6 Depok. There is a simultaneous influence of learning motivation and learning independence on the learning outcomes of class XII students in economics subjects at SMA Negeri 6 Depok. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan kemandirian belajar selama masa pandemi covid–19 terhadap hasil belajar peserta didik kelas Xii pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 6 Depok. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas XII di SMA Negeri 6 Depok tahun ajaran 2021/2022. Pemilihan sampel menggunakan simple random sampling sehingga didapatkan 248 siswa kelas XII SMA Negeri 6 Depok. Teknik pengumpulan data berupa kuosioner atau angket. Teknik analisis data menggunakan statistik uji-t. Prosedur penelitian dilakukan dengan menyebarkan angket pada tiap tiap sampel. Setiap angket terdiri dari 35 soal. Berdasarkan hasil penelitian tentang Pengaruh Motivasi Belajar dan Kemandirian Belajar Selama Masa Pandemi Covid–19 terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XII Pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 6 Depok, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa: Terdapat pengaruh secara parsial antar variabel, yaitu antara motivasi belajar terhadap hasil belajar peserta didik kelas XII pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 6 Depok. Kemandirian belajar terhadap hasil belajar peserta didik kelas XII pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 6 Depok. Terdapat pengaruh motivasi belajar dan kemandirian belajar secara simultan terhadap hasil belajar peserta didik kelas XII pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 6 Depok.
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X DI MAN 1 HULU SUNGAI UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA ALFISAH, ALFISAH
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i3.2571

Abstract

This research aims to measure the effectiveness of the application of portfolio-based learning methods compared to the application of conventional methods in economics subjects, the main subject of government policy in the field of economics for class The subjects of this research were students in class X semester II of MAN 1 Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Utara Regency, Academic Year 2022/2023. Class X consists of classes X IPS 1, X IPS 2 and X IPS 3 totaling 42 students. Learning using the portfolio-based learning method is more effective than learning that only uses conventional methods in economics subjects, the subject of Government Policy in the Economic Sector for class X students in semester II at MAN 1 Hulu Sungai Utara for the 2022/2023 academic year. The effectiveness of this portfolio-based learning method can be seen from the average learning outcomes of students in the experimental group which have achieved a score of more than 65, namely 74.14 and the average learning outcomes of the control group which is smaller, namely 68.35. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana keefektifan penerapan metode pembelajaran berbasis portofolio dibandingkan dengan penerapan metode konvensional pada mata pelajaran ekonomi pokok bahasan kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi kelas X semester II di MAN 1 Hulu Sungai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun Pelajaran 2022/2023. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas X semester II MAN 1 Hulu Sungai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun Pelajaran 2022/2023. Kelas X terdiri dari kelas X IPS 1, X IPS 2 dan X IPS 3 berjumlah 42 peserta didik. Pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis portofolio lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran yang hanya menggunakan metode konvensional pada mata pelajaran ekonomi pokok bahasan Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi peserta didik kelas X semester II di MAN 1 Hulu Sungai Utara Tahun Pelajaran 2022/2023. Keefektifan metode pembelajaran berbasis portofolio ini bisa dilihat dari rata- rata hasil belajar peserta didik pada kelompok eksperimen yang telah mencapai nilai lebih dari 65, yaitu 74,14 dan rata-rata hasil belajar kelompok kontrol yang lebih kecil yaitu 68,35.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING MELALUI MEDIA VIDEO MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IX2 SMP NEGERI 45 PALEMBANG MARLENI, ELZA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i3.2572

Abstract

This research aims to increase student activity in online learning through social studies video media in class IX2 of SMP Negeri 45 Palembang. This research is classroom action research using learning video media as teaching material. The research subjects in this study were students in class IX2 of SMP Negeri 45. The number of students in this class was 30 students consisting of 13 male students and 14 female students. The types of data collection techniques used by researchers in this research are tests, observation and documentation. Data analysis uses quantitative techniques. Based on the results of the action research that has been carried out, it can be concluded that the activity of class IX2 students at SMP Negeri 45 Palembang in online learning for social studies subjects has increased by using or exploiting learning media in the form of videos. This can be seen from the increase in student activity in the first cycle of meeting one by 56% and in the first cycle of meeting two the average student activity was 69% in the quite active category. In cycle II, meeting one, the percentage of activity was the same as in cycle I, meeting two, namely with an average of 69%, after meeting two in cycle II the average increased again to 75% with the active student category. The results of each cycle always increase and it can be concluded that the specified success indicators have been achieved. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran daring melalui media video mata pelajaran IPS di kelas IX2 SMP Negeri 45 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan penggunaan media video pembelajaran sebagai bahan ajar. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX2 SMP Negeri 45. Banyaknya siswa dalam kelas ini adalah 30 siswa yang terdiri atas 13 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Jenis teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti pada penelitian ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian tindakan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa keaktifan siswa kelas IX2 SMP Negeri 45 Palembang pada pembelajaran daring mata pelajaran IPS mengalami peningkatan dengan menggunakan atau memanfaatkan media pembelajaran dalam bentuk video. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan keaktifan siswa pada siklus I pertemuan satu sebesar 56% dan siklus I pertemuan dua rata-rata keaktifan siswa sebesar 69% dengan kategori cukup aktif. Siklus II pertemuan satu diperoleh persentase keaktifan yang sama seperti pada siklus I pertemuan dua yaitu dengan rata-rata 69%, setelah pertemuan dua pada siklus II meningkat lagi rata-ratanya menjadi 75% dengan kategori siswa aktif. Hasil tiap siklus selalu meningkat dan dapat disimpulkan telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI IIS SMA NEGERI 2 MALINAU BARUS, NATALISA CRYSELA BR
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i3.2583

Abstract

This research aims to improve learning outcomes in geography subjects by implementing the Problem Based Learning (PBL) learning model in class XI IIS SMA Negeri 2 Malinau. This type of research is Classroom Action Research (PTK) which is carried out in two action cycles. Each cycle consists of several stages, namely planning, implementing actions, observing and reflecting. The first cycle discusses Biosphere Phenomena material and the second cycle discusses Anthroposphere Phenomenon material. The subjects in this research were class XI IIS students at SMA Negeri 2 Malinau for the 2022/2023 academic year, consisting of 34 students. Data collection was carried out by means of observation, interviews and documentation. Based on the results of data analysis, it is known that students' affective learning outcomes in cycle I were 62.28% and for cycle II were 80.58%. The increase in affective learning outcomes that occurred from cycle I to cycle II was 18.30%. Apart from that, students' psychomotor learning outcomes in cycle I were 60.57% and for cycle II were 80.29%. The increase in psychomotor learning outcomes that occurred from cycle I to cycle II was 19.72%. Meanwhile, the completeness of students' cognitive learning outcomes in cycle I was 64.71% and for cycle II it was 76.47%. The increase in completeness of cognitive learning outcomes that occurred from cycle I to cycle II was 11.76%. The results of this research show that by implementing the Problem Based Learning learning model, it is possible to improve learning outcomes in geography subjects for class XI IIS SMA Negeri 2 Malinau for the 2022/2023 academic year. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran geografi dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas XI IIS SMA Negeri 2 Malinau. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus tindakan. Setiap siklus terdiri dari beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Siklus pertama membahas tentang materi Fenomena Biosfer dan siklus kedua tentang materi Fenomena Antroposfer. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS SMA Negeri 2 Malinau Tahun Pelajaran 2022/2023 yang terdiri dari 34 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa hasil belajar afektif siswa pada siklus I sebesar 62,28% dan untuk siklus II sebesar 80,58%. Peningkatan hasil belajar afektif yang terjadi dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 18,30%. Selain itu, hasil belajar psikomotor siswa pada siklus I sebesar 60,57% dan untuk siklus II sebesar 80,29%. Peningkatan hasil belajar psikomotor yang terjadi dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 19,72%. Sedangkan, ketuntasan hasil belajar kognitif siswa pada siklus I sebesar 64,71% dan untuk siklus II sebesar 76,47%. Peningkatan ketuntasan hasil belajar kognitif yang terjadi dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 11,76%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning mampu meningkatkan hasil belajar mata pelajaran geografi kelas XI IIS SMA Negeri 2 Malinau Tahun Pelajaran 2022/2023.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR EKONOMI MELALUI APLIKASI GOOGLE CLASSROOM BAGI SISWA KELAS X IPA 5 SMAN 1 DEPOK SYAHRUDIN, TEGUH
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i3.2584

Abstract

This research aims to improve economic learning outcomes through the Google Classroom application for class X Science 5 students at SMAN 1 Depok. This research is classroom action research. The subjects in this research were students of Class The data collection technique in this research is using learning outcomes tests, observation results, and documentation. Researchers used pre-tests and post-tests to determine improvements in student learning outcomes. The test used in this research is in the form of an essay. This research uses qualitative data. Based on the research results, it can be concluded that there is a positive influence on online learning, namely by using the Google Classroom application. So it can have an effect on improving student learning outcomes. So the conclusion is drawn that the use of media using the Google Classroom application can improve the learning outcomes of class X Science 5 students at SMA Negeri 1 Depok. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar ekonomi melalui aplikasi google classroom bagi siswa kelas X IPA 5 SMAN 1 Depok. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas X IPA 5 SMAN 1 Depok tahun pelajaran 2019/2020 dengan jumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data padapenelitian ini adalah menggunakan tes hasil belajar, hasil observasi, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan pre test dan post test untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Tes yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk esay. Penelitian ini menggunakan data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh positif pembelajaran daring yaitu dengan penggunaan aplikasi google classroom. Sehingga dapat berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Maka ditarik kesimpulan bahwa penggunaan media dengan menggunakan aplikasi Google Classroom dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPA 5 SMA Negeri 1 Depok.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MODEL KOOPERATIF TIPE STAD DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN SEJARAH DI KELAS XI IIS DI SMAN 9 MALINAU SURYANI, SURYANI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i3.2606

Abstract

The aim of this classroom action research is to improve the quality of history lessons through cooperative model teaching of the Student Teams Achievement Division (STAD) type for class XI IIS students. The design of this research is classroom action research using a cooperative model of the Student Teams Achievement Division (STAD) type using two cycles, each cycle consisting of four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The research subjects were teachers and students of class XI IIS at SMAN 9 Malinau, Malinau Regency. Data collection techniques use observation and tests. The results of the research show that: (1) Teacher skills in cycle I obtained a score of 20 with good criteria, cycle II obtained a score of 24 with good criteria, (2) Student activities in cycle I obtained a score of 21 with good criteria, cycle II obtained a score of 25 with criteria Good. (3) Classical completeness of student learning outcomes for cycle I meeting I was 46.15% and cycle I meeting II was 50.00%. In cycle II, meeting I was 61.54% and cycle II, meeting II was 88.46%. The conclusion of this research is that through the Student Teams Achievement Division (STAD) type cooperative model, teacher skills, student activities and learning outcomes in History lessons can be improved. ABSTRAKTujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelajaran Sejarah melalui pengajaran model kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada siswa kelas XI IIS. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas melalui model kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) menggunakan dua siklus, setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas XI IIS di SMAN 9 Malinau Kabupaten Malinau. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keterampilan guru pada siklus I diperoleh skor 20 dengan kriteria baik, siklus II dengan skor 24 dengan kriteria Baik, (2) Aktivitas siswa siklus I memperoleh skor 21 dengan kriteria baik, siklus II diperoleh skor 25 dengan kriteria baik. (3) Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa siklus I pertemuan I sebesar 46,15% dan siklus I pertemuan II sebesar 50,00%. Pada siklus II pertemuan I sebesar 61,54% dan siklus II pertemuan II sebesar 88,46%. Kesimpulan penelitian ini adalah melalui model kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar pada pelajaran Sejarah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI DI KELAS X IIS SMA NEGERI 2 MALINAU PALLAWA, CHRISTIANY MANSYUR
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i3.2607

Abstract

Class X IIS students at SMAN 2 Malinau have a problem, namely low learning outcomes. There are many students whose scores have not reached the KKM of 75. The solution to improving learning outcomes can be to use the 5E learning cycle learning model. The 5E learning cycle learning model is contextual learning so that students can relate concepts to everyday life. Classroom action research (PTK) used in this research implemented two cycles. Class X IIS at SMAN 2 Malinau, which was the subject of the research, consisted of 29 students. The instrument used in this research consisted of five test questions with cognitive indicators. The test is given at the end of each research cycle. Research data analysis is based on test results as a measure of student learning outcomes. The test results are compared with the average learning outcomes obtained from the final results of each cycle. The research results showed that the average student score increased from cycle I by 56%, increasing in cycle II to 86%, the grade X IIS SMAN 2 Malinau score. ABSTRAKSiswa kelas X IIS SMAN 2 Malinau memiliki permasalahan yaitu hasil belajar yang rendah. Banyak siswa yang nilainya belum mencapai KKM sebesar 75. Solusi untuk meningkatkan hasil beljar dapat digunakan model pembelajaran learning cycle 5E. Model pembelajaran learning cycle 5E merupakan pembelajaran yang kontekstual sehingga siswa dapat mengkaitkan konsep dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian tindakan kelas (PTK) yang digunakan pada penelitian ini, dengan menerapkan dua siklus. Kelas X IIS di SMAN 2 Malinau yang menjadi subyek penelitian, terdiri dari 29 siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari lima soal tes dengan indikator kognitif. Tes tersebut diberikan pada akhir setiap siklus penelitian. Analisis data penelitian didasarkan pada hasil tes sebagai pengukur hasil belajar siswa. Hasil tes dibandingkan dengan rata- rata hasil belajar yang diperoleh dari hasil akhir setiap siklus. Hasil penelitian nilai rata-rata siswa meningkat dari siklus I sebesar 56% meningkat pada siklus II menjadi 86% nilai kelas X IIS SMAN 2 Malinau.

Page 7 of 28 | Total Record : 278