cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS
ISSN : 27979431     EISSN : 27978842     DOI : https://doi.org/10.51878/social.v1i2.447
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan IPS.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 278 Documents
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM PADA SISWA KELAS IX-A SMPN 2 GUNUNG BINTANG AWAI SRIWATIE, VIVIT
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i4.2696

Abstract

The implementation of this Classroom Action Research aims to improve the learning outcomes of class IX-A students at SMPN 2 Gunung Bintang Awai in social studies learning. This PTK consists of 2 cycles, with each cycle containing planning, action, observation and reflection stages. The action objects studied include learning outcomes and the completeness of student learning outcomes in each cycle. The research subjects were 19 students in class IX-A of SMPN 2 Gunung Bintang Awai, consisting of 11 men and 8 women. In this study, the data collected were student learning outcomes, both the grades obtained by students and the percentage of classical completion. Learning outcome data is obtained by conducting a learning outcomes test, with written test questions in the form of descriptions. The results of this research show a significant increase in student activity and student learning outcomes. The increase in student activity is shown by an increase in the number of active students and the learning process in each cycle. Meanwhile, the increase in student learning achievement was proven by an increase in the average class score, namely cycle I 72.21, cycle II 77.72 and cycle II 82.46. And the number of students who reached the KKM and completed their studies was 76.79% in cycle I, increased to 83.93% in cycle II and increased again to 92.86% in cycle III. Thus, student learning outcomes have been achieved classically. ABSTRAKPelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX-A SMPN 2 Gunung Bintang Awai dalam pembelajarn IPS. PTK ini terdiri dari 2 siklus, dengan tiap-tiap siklus memuat tahap perencanaan,tindakan, observasi,dan refleksi. Objek tidakan yang diteliti meliputi hasil belajar dan ketuntasan hasil belajar siswa pada tiap-tiap siklus. Subjek Penelitian adalah siswa kelas IX-A SMPN 2 Gunung Bintang Awai yang berjumlah 19 Orang, terdiri dari 11 Laki-laki dan 8 Perempuan. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan adalah hasil belajar siswa baik nilai yang diperoleh siswa maupun presentase ketuntasan secara klasikal. Data hasil belajar diperoleh dengan melakukan tes hasil belajar, dengan soal tes tertulis berbentuk uraian. Hasil Penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan yang signifikan pada keaktifan siswa maupun nilai hasil belajar siswa. Peningkatan keaktifan siswa ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan jumlah siswa yang aktif dan proses pembelajaran pada tiap-tiap siklus. Sedangkan peningkatan prestasi belajar siswa dibuktikan dengan terjadinya peningkatan nilai rata-ratakelas yaitu siklus I 72,21, siklus II 77,72 dan siklus II 82,46. Dan jumlah siswa yang mencapai KKM dan tuntas belajar adalah 76,79% pada siklus I, meningkat menjadi 83,93% pada siklus II dan meningkat lagi menjadi 92,86% pada siklus III. Dengan demikian hasil belajar siswa telah mencapai secara kalsikal.
KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MAHASISWA DALAM MEWUJUDKAN KEHARMONISAN DI LINGKUNGAN KAMPUS WIBAWA, RESDHI; SUMARWAN, EDI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i4.2718

Abstract

Differences in student culture result in differences in the way of communication in conveying ideas, ideas, and daily behavior. This research aims to see the intercultural communication patterns of students in the STIAB Jinarakkhita environment. This research uses a descriptive qualitative approach, with data collection methods of observation, interviews and documentation. Data collection focused on six informants who came from various regions. The results showed that intercultural communication patterns that occur in students at STIAB Jinarakkhita are strongly influenced by ethnic factors, language, and social environment. Students tend to use local languages when communicating with people who have the same ethnic background, but use Indonesian when mingling with people of different ethnicities. Verbal communication is the most frequent communication pattern, but communication symbols remain an important part of intercultural communication. In addition, social media such as WhatsApp is also used as a means of communication, especially if you cannot meet directly on campus. It is hoped that understanding the intercultural communication patterns at STIAB Jinarakkhita can contribute to the development of a more inclusive multicultural education. As well as enriching the learning experience for all students in higher education institutions that have cultural diversity. ABSTRAKPerbedaan budaya mahasiswa mengakibatkan perbedaan cara komunikasi dalam menyampaikan ide, gagasan, dan perilaku sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pola komunikasi antarbudaya mahasiswa di lingkungan STIAB Jinarakkhita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengambilan data difokuskan pada enam Informan yang berasal dari berbagai daerah. Hasil penelitian menunjukan pola komunikasi antarbudaya yang terjadi pada mahasiswa di STIAB Jinarakkhita sangat dipengaruhi oleh faktor etnis, bahasa, dan lingkungan sosial. Mahasiswa cenderung menggunakan bahasa daerah ketika berkomunikasi dengan orang yang memiliki latar belakang suku yang sama, namun menggunakan bahasa Indonesia ketika berbaur dengan orang dari suku yang berbeda. Komunikasi verbal menjadi pola komunikasi yang paling sering dilakukan, namun simbol-simbol komunikasi tetap menjadi bagian penting dalam komunikasi antarbudaya. Selain itu, media sosial seperti WhatsApp juga digunakan sebagai sarana komunikasi, terutama jika tidak dapat bertemu langsung di kampus. Diharapkan dengan memahami komunikasi antarbudaya di STIAB Jinarakkhita dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan multikultural yang lebih inklusif. Serta memperkaya pengalaman belajar bagi seluruh mahasiswa di institusi pendidikan tinggi yang memiliki keanekaragaman budaya.
IMPLIKASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN DINIYAH TERHADAP PENINGKATAN PENDIDIKAN DAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN RIFDILLAH, MUHAMMAD; VITISIA, VITA; GUNAWAN, WAWAN; HIDAYAT, WAHYU; GUNAWAN, AGUS
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i4.3069

Abstract

Diniyah education, as an important part of the education system in Muslim-majority countries, is the focus of policies to improve formal education and strengthen religious values. This article presents an overview of the history, role and evolution of early education policy. Through integration into the national education system, early education contributes to the understanding of religion, morality and religious identity. The implications of this policy are also seen in improving the quality of formal education and strengthening religious values ??and morality in society. Although there are challenges in implementation, supporting diniyah education initiatives is important for building a society based on religious values. ABSTRAKPendidikan diniyah, sebagai bagian penting dari sistem pendidikan di negara-negara dengan mayoritas Muslim, menjadi fokus kebijakan untuk meningkatkan pendidikan formal dan memperkuat nilai-nilai keagamaan. Artikel ini menyajikan tinjauan tentang sejarah, peran, dan evolusi kebijakan pendidikan diniyah. Melalui integrasi dalam sistem pendidikan nasional, pendidikan diniyah memberikan kontribusi pada pemahaman agama, moralitas, dan identitas keagamaan. Implikasi kebijakan ini juga terlihat dalam peningkatan kualitas pendidikan formal serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan moralitas di masyarakat. Meskipun ada tantangan dalam implementasi, mendukung inisiatif pendidikan diniyah penting untuk membangun masyarakat yang berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan.
PENGEMBANGAN MEDIA FLIPBOOK DIGITAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL KEDIRI PADA MATERI MENCERMATI TOKOH YANG TERDAPAT PADA CERITA FIKSI KELAS IV SEKOLAH DASAR ANDRIANI, RISKA; HUNAIFI, ABDUL AZIZ; DAMARISWARA, RIAN
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i4.3070

Abstract

This research aims to produce Digital Flipbook learning media based on Kediri Local Wisdom on the material of observing fictional story characters for Class IV Elementary School. This research method uses Research and Development using the ADDIE research development model (analyze, design, development, implementation, evaluation). The respondents in this study were 38 grade IV students at Kraton Elementary School and Satak II Elementary School. The data collected is quantitative data and qualitative data which is used to determine validity, practicality and effectiveness. The results of research on the development of interactive learning multimedia are (1) Digital flipbook media based on Kediri local wisdom was declared very valid with results of a 90% percentage of media validation and an 80% percentage of material validation. (2) Digital flipbook media based on Kediri local wisdom was stated to be very practical with results of a percentage of 94% of teacher responses in limited trials and a percentage of 92% for teachers in extensive trials. (3) Digital flipbook media based on Kediri local wisdom was declared effective after a limited trial was carried out with complete post-test results with a percentage of 80% and 88% in a wide trial. Based on the results of the research that has been carried out, it can be concluded that the Digital Flipbook learning media based on Kediri Local Wisdom can be declared very valid, very practical and effectively used to improve the quality of learning in the Material of Observing Fictional Story Characters for Class IV Elementary Schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Media pembelajaran Flipbook Digital Berbasis Kearifan Lokal Kediri Pada Materi Mencermati Tokoh Cerita Fiksi Kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan Research And Development dengan menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Responden dalam penelitian ini berjumlah 38 siswa kelas IV SD Kraton dan SDN Satak II. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan data kualitatif yang digunakan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Hasil dari penelitian pengembangan multimedia pembelajaran interaktif adalah (1) Media flipbook digital berbasis kearifan lokal Kediri dinyatakan sangat valid dengan hasil persentase 90% dari validasi media dan persentase 80% dari validasi materi. (2) Media flipbook digital berbasis kearifan lokal Kediri dinyatakan sangat praktis dengan hasil persentase 94% dari respon guru pada uji coba terbatas dan persentase 92% pada guru uji coba luas. (3) Media flipbook digital berbasis kearifan lokal Kediri dinyatakan efektif setelah dilakukan uji coba terbatas dengan hasil post-test tuntas dengan persentase 80% dan 88% pada uji coba luas. Berdasakan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Media pembelajaran Flipbook Digital Berbasis Kearifan Lokal Kediri dapat dinyatakan sangat valid, sangat praktis dan efektif digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada Materi Mencermati Tokoh Cerita Fiksi Kelas IV Sekolah Dasar.
INVENTORY MANAGEMENT ANALYSIS FOR LIGHT STEEL ASSEMBLY OPTIMIZATION IN CV. NIRA JAYA ABADI, EAST LAMPUNG SANDORA, PUTRI; FAUZI, FAUZI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v3i4.3071

Abstract

Business competition in Indonesia is getting tighter along with the increasing number of entrepreneurs and new companies. One of the important sectors is the construction industry, especially the roofs of buildings that function as protection from weather elements and falling objects. The importance of raw material inventory for smooth production is crucial, because it affects the production process and operational costs. This study aims to analyze the inventory management of raw materials in meeting the demand for light steel assembly in CV. Nira Jaya Abadi in Way Jepara District, East Lampung. The data collection methods used are documentation and interviews. The results of the study show that the management of raw material inventory in CV. Nira Jaya Abadi is not yet optimal in 2023. Using the Economic Order Quantity (EOQ) method, it was found that the number of economical purchases of raw materials was 3,623 units, while the average purchase made by the company was only 1,617 units. This results in a higher frequency of purchases, which is 12 times a year, compared to the optimal frequency of 5 times. As a result, the cost of ordering and inventory of raw materials increased, with inventory costs reaching IDR 19,440,670, while the optimal cost according to the EOQ calculation was IDR 17,065,510.5. This inefficiency causes the company to bear additional costs as well as the risk of damage to raw materials. ABSTRAKPersaingan bisnis di Indonesia semakin ketat seiring dengan semakin banyaknya wirausahawan dan perusahaan baru. Salah satu sektor yang penting adalah industri konstruksi khususnya atap bangunan yang berfungsi sebagai pelindung dari unsur cuaca dan benda jatuh. Pentingnya persediaan bahan baku untuk kelancaran produksi sangatlah penting, karena mempengaruhi proses produksi dan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen persediaan bahan baku dalam memenuhi permintaan perakitan baja ringan di CV. Nira Jaya Abadi di Kabupaten Way Jepara, Lampung Timur. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan persediaan bahan baku di CV. Nira Jaya Abadi belum optimal pada tahun 2023. Dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), diketahui jumlah pembelian bahan baku yang ekonomis sebanyak 3.623 unit, sedangkan rata-rata pembelian yang dilakukan perseroan hanya 1.617 unit. Hal ini mengakibatkan frekuensi pembelian lebih tinggi yaitu 12 kali dalam setahun dibandingkan frekuensi optimal yaitu 5 kali. Akibatnya biaya pemesanan dan persediaan bahan baku meningkat, dengan biaya persediaan mencapai Rp19.440.670, sedangkan biaya optimal menurut perhitungan EOQ adalah Rp17.065.510,5. Inefisiensi ini menyebabkan perusahaan menanggung biaya tambahan serta risiko kerusakan bahan baku.
MANAJEMEN STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER ISLAM RIFDILLAH, MUHAMMAD; SAPPAYANI, SHALIMA; TARIHORAN, NAF’AN; NUGRAHA, ENUNG
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i1.3072

Abstract

This research discusses the elements that influence the strategic management of school principals in improving Islamic character education, by involving the roles of various parties, both external and internal. To identify aspects of strategic management that support the formation of student character, a synthesis was carried out using the PRISMA method based on the keywords "management", "strategic", "education", "character", and "principal" in several databases such as Wiley, Mendeley, SagePub, Scopus, PubMed, Eric, Psycinfo, Asha, and Web of Science. Of the remaining 71 sources and 29 different journals, 20 articles were eligible for final review. The results show that the development of Islamic character education requires the involvement of various external and internal parties. Strategic management in the development of human resources, including teachers, is considered important to maintain the quality and effectiveness of Islamic education, with a focus on optimal organizational structures, dynamic managerial capabilities, sustainable long-term goal achievement, and responsive feedback. ABSTRAKPenelitian ini membahas elemen-elemen yang memengaruhi manajemen strategi kepala sekolah dalam meningkatkan pendidikan karakter Islam, dengan melibatkan peran berbagai pihak baik eksternal maupun internal. Untuk mengidentifikasi aspek-aspek manajemen strategis yang mendukung pembentukan karakter siswa, dilakukan sintesis menggunakan metode PRISMA berdasarkan kata kunci "manajemen", "strategik", "pendidikan", "karakter", dan "kepala sekolah" pada beberapa database seperti Wiley, Mendeley, SagePub, Scopus, PubMed, Eric, Psycinfo, Asha, dan Web of Science. Dari 71 sumber yang tersisa dan 29 jurnal berbeda, 20 artikel memenuhi syarat untuk ulasan akhir. Hasilnya menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan karakter Islam memerlukan keterlibatan berbagai pihak eksternal dan internal. Manajemen strategi dalam pengembangan sumber daya manusia, termasuk guru, dianggap penting untuk mempertahankan kualitas dan efektivitas pendidikan Islam, dengan fokus pada struktur organisasi yang optimal, kemampuan manajerial yang dinamis, pencapaian tujuan jangka panjang yang berkelanjutan, dan umpan balik yang responsif.
ANALISIS GAYA BELAJAR DIFERENSIASI TERINTEGRASI BUDAYA(CRT) PADA MATERI EKONOMI MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH ISTIKA, WIDHA; HARTONO, WINEKAS; SISWANTO, JOKO
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i1.3074

Abstract

This study examines the learning styles of 4th grade elementary school students in economics material, with special attention to visual, auditory and kinesthetic aspects. The research aims to understand the relationship between basic economic concepts and students' cultural backgrounds, as well as finding related local economic activities. It is hoped that the research results can help develop diverse learning methods, especially with culturally responsive teaching approaches. This qualitative research used literature study at SDN Palebon 02 Semarang, involving 27 grade IV students. Data was collected through observation, unstructured interviews and documentation. The analysis used the Miles and Hubberman method, including reduction, presentation and drawing conclusions. Findings: The learning styles of class IV students at SDN Palebon 02 Semarang varied (auditory 37%, visual 33%, kinesthetic 30%). Differentiated learning integrates Culturally Responsive Teaching and Problem Based Learning, including differentiation of content, processes and products. The use of media and activities is adapted to learning styles, accompanied by integration of local culture and continuous evaluation to improve learning. .Class 4B of SDN Palebon 02 shows various learning styles: visual 33%, auditory 37%, and kinesthetic 30%. This approach increases meaningful learning experiences and motivation. It is recommended that teachers implement differentiated learning with Culturally Responsive Teaching using Problem Based Learning by linking the material to the local economic culture of Semarang, can encourage active participation, and pay attention to student diversity through interactive media and cultural artifacts. ABSTRAKStudi ini meneliti gaya belajar siswa kelas 4 SD pada materi ekonomi, dengan perhatian khusus pada aspek visual, auditori, dan kinestetik. Penelitian bertujuan memahami hubungan antara konsep ekonomi dasar dan latar belakang budaya siswa, serta menemukan aktivitas ekonomi setempat yang berkaitan. Diharapkan hasil penelitian dapat membantu mengembangkan metode pembelajaran yang beragam, terutama dengan pendekatan pengajaran yang responsif terhadap budaya.Penelitian kualitatif ini menggunakan studi pustaka di SDN Palebon 02 Semarang, melibatkan 27 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Analisis menggunakan metode Miles dan Hubberman, mencakup reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.Hasil temuan: Gaya belajar siswa kelas IV SDN Palebon 02 Semarang bervariasi (auditori 37%, visual 33%, kinestetik 30%). Pembelajaran berdiferensiasi mengintegrasikan Culturally Responsive Teaching dan Problem Based Learning, mencakup diferensiasi konten, proses, dan produk. Penggunaan media dan aktivitas disesuaikan dengan gaya belajar, disertai integrasi budaya lokal dan evaluasi berkelanjutan untuk perbaikan pembelajaran. .Kelas 4B SDN Palebon 02 menunjukkan gaya belajar beragam: visual 33%, auditori 37%, dan kinestetik 30%. Pendekatan ini meningkatkan pengalaman belajar bermakna dan motivasi. Disarankan guru menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan Culturally Responsive Teaching menggunakan Problem Based Learning dengan mengaitkan materi dengan budaya ekonomi lokal Semarang, dapat mendorong partisipasi aktif, dan memperhatikan keragaman siswa melalui media interaktif dan artefak budaya.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHNG BERBANTUAN MEDIA GAME TARIK GAMBAR HIDAYAH, KUKUH NURUL; NURSYAHIDA, FARIDA; SADIYO, SADIYO; PRASETYAWATI, DINA
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i1.3100

Abstract

Students' Problem-Solving Ability in Social Science Learning is quite high, if learning practices are carried out with the right approach. The Learning Approach Practice that can be used to analyze students' problem-solving skills in social science learning is the Culturally Responsive Teaching (CRT) Approach. The purpose of this study is to analyze students' problem-solving skills in learning by using the CRT approach to the problem-solving skills of elementary school students in learning science materials. The type of method applied in this study is qualitative with data sources obtained through tests with grade V students of SDN Palebon 03. With this research, it is possible to find out by using the CRT approach in analyzing students' problem-solving skills in learning science and science materials. The findings of this study are that the application of the CRT approach is able to solve students' problem skills in learning science and science. ABSTRAKKemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Pembelajaran IPAS cukup tinggi, jika praktik pembelajaran dilakukan dengan pendekatan yang benar. Praktik Pendekatan Pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengamati keterampilan siswa dalam menyelesaikan masalah selama proses pembelajaran IPAS adalah Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan siswa dalam memecahkan masalah selama proses pembelajaran dengan menggunakan memanfaatkan pendekatan CRT Kemampuan siswa SD dalam memecahkan masalah dalam memepelajari materi IPAS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan sumber data yang telah dikumpulkan melalui tes dengan siswa kelas V SDN Palebon 03. Dengan adanya penelitian ini mampu mengetahui dengan menggunakan pendekatan CRT dalam menganalisis kemampuan pemecahan masalah siswa dalam mempelajari materi IPAS. Temuan dari penelitian in adalah penerapan pendekatan CRT mampu memecahkan kemampuan masalah siswa pada pembelajaran IPAS.
PENGARUH MODEL TGT BERBANTUAN MEDIA TARIK GAMBAR DALAM PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPAS KELAS V SD NEGERI TAWANGMAS 01 LESTARI, KURNIA INDAH; RASIMAN, RASIMAN; HARTATI, HARTATI; JANUAR, HENRY
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i1.3101

Abstract

The purpose this research is to determine the effect of the TGT (Teams-Games-Tournament) model assisted by picture drawing media on the learning outcomes of fifth-grade students in science at SD Negeri Tawangmas 01. This study is quantitative with a pre-experimental design method, specifically a one-group pretest-posttest design. The subjects of this research were 28 fifth-grade students from SD Negeri Tawangmas 01 in Semarang. Data obtained were tested using normality tests, N-Gain tests, and paired sample t-tests. Based on the calculations, the average pretest score was 58, and the average posttest score was 95. This is evidenced by the hypothesis test results through the paired sample t-test, where the Sig value was less than 0.05, indicating that Ha was accepted and H0 was rejected at a significance level of ? = 0.05, with a significance value of 0.000 < 0.05. This means that the TGT model assisted by picture drawing media is effective in improving the cognitive learning outcomes of fifth-grade students in science. The N-Gain criteria also received a score of > 0.7, indicating that the use of the TGT model with picture drawing media has a high criterion. Based on this research, it is recommended that the TGT model with picture drawing media can be used as a model and medium to help make the learning process enjoyable and to improve the cognitive learning outcomes of students. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model TGT dengan berbantuan media tarik gambar terhadap hasi belajar peserta didik materi IPAS kelas V SD Negeri Tawangmas 01. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimen design dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Tawangmas 01 Semarang dengan jumlah 28 peserta didik. Data yang diperoleh diujikan melalui uji normalitas, uji N-Gain, dan uji t paired sampel T-test. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh rata-rata pretest 58 dan rata-rata nilai posttest 95. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis melalui uji t paired sampel t-test bahwa nilai Sig < 0.05 maka Ha diterima dan H0 ditolak pada taraf signifikan ? = 0.05 dengan nilai signifikan 0.000 < 0.05 artinya model TGT dengan berbantuan media tarik gambar efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik kelas V materi IPAS. Kriteria N-gain juga mendapat nilai > 0,7 yang menunjukkan bahwa penggunaan model TGT dengan berbantuan media tarik gambar memiliki kriteria tinggi. Saran yang dapat disampaikan berdasarkan penelitian ini adalah model TGT dengan berbantuan media tarik gambar dapat dijadikan salah satu model dan media untuk membantu proses pembelajaran agar menyenangkan dan dapat meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU MEDIA WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS V WIBAWA , PUTRA ARDI
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v4i1.3102

Abstract

This research aims to know whether there is a real difference between learning outcome of IPAS Subject in two different times of learning activity and to prove whether there is an enhancement related to learning outcome of IPAS Subject by using pre test and post test into which category. This research consists of two cylces of learning activity which every learning activities are using two diferent intrument, before while using pretest and after (post test). In this research, the writer took simple from students Class V in Primary School Pedurungan Lor 01 Kota Semarang. The simple itself from one class room consists of 27 student with 15 female students and 12 male students. The writer in this research collect the result of learning activity in the form of finsihed score nor the precentage of completeness clasically. This research proved that the mean of pre test is 56. It increased in post test with the mean score is 85. There fore, the research itself can increase the learning outcome of students, it can improve the students; activeness during learning activity runs, and it can be the right place for students. Thus, the learning outcome in this research has been fulfilled significantly. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan nyata antara hasil belajar IPAS pada pada dua waktu siklus pembelajaran yang berbeda dan untuk membuktikan apakah terdapat peningkatan hasil belajar IPAS dengan pre test dan post test masuk kedalam kategori mana. Penenlitian ini terdiri dari dua siklus kegiatan pembelajaran, dengan masing-masing tiap pembelajarannya menggunakan instrumen yang berbeda, sebelum (pre test) dan setelah (post test). Sample yang diteliti pada penelitian ini adalah Pelajar Kelas V di SDN Pedurungan Lor 01 Kota Semarang yang berjumlah 27 pelajar dengan 15 pelajar perempuan dan 12 pelajar laki-laki. Penulis dalam penelitian ini mengumpulkan data hasil belajar pelajar baik dalam bentuk nilai ketuntasan pelajar maupun prosentase ketuntasan secara klasikal. Penelitian ini ditunjukan dengan peningkatan hasil belajar pelajar yang pada Siklus I nilai rata-rata adalah 56 meningkat signifikan pada Siklus II dengan nilai rata-rata 85. Oleh Karna itu, penelitian terkait hasil belajar telah dapat meningkatkan hasil belajar pelajar, meningkatkan keaktifan pelajar, dan memberikan wadah yang tepat bagi pelajar. Dengan demikian, hasil belajar telah terpenuhi sebuah peningkatan yang signifikan.

Page 8 of 28 | Total Record : 278