JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT AND EMPOWERMENT
JECC memiliki tujuan untuk dapat mendiseminasikan hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh instansi pendidikan maupun organisasi lainnya agar dapat menjadi bahan rujukan serta menjadi inspirasi untuk meningkatkan kegiatan pengabdian masyarakat. JECC berfokus pada bidang sebagai berikut: Pemberdayaan dan peningkatan pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Peningkatan nilai guna barang dan jasa.
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2019)"
:
8 Documents
clear
Perencanaan Kebutuhan Petugas Rekam Medis Bagian Penerimaan Pasien di Puskesmas dengan Metode ABK
Jayanti, Krisnita Dwi;
Indra, Putri;
Cahyo, Meida
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan pada upaya kesehatan promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerja Puskesmas. Penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Puskesmas harus didukung oleh tenaga kesehatan yang memadai. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk perencanaan kebutuhan sumber daya manusia pada petugas rekam medis di Puskesmas. Metode: Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah menggunakan deskriptif dengan observasi dan wawancara dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa diperlukan penambahan jumlah petugas rekam medis untuk pelayanan kesehatan bagian pendaftaran di Puskesmas sebanyak 2 orang. Kesimpulan: Dari kegiatan ini menunjukkan bahwa puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di wilayah kerjanya membutuhkan penambahan petugas rekam medis agar pelayanan kesehatan di Puskesmas berjalan lebih optimal
Penyuluhan Dapatkan – Gunakan – Simpan – Buang (DAGUSIBU) Obat
Ratnasari, Diah;
Yunitasari, Norainny;
Deka, Pemta Tia
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Permasalahan kesehatan terkait obat di masyarakat Indonesia sepanjang waktu terus bertambah. Permasalahan tersebut mayoritas timbul karena cara pandang masyarakat yang belum memahami penggunaan dan penanganan obat yang baik dan benar. Program DAGUSIBU obat merupakan salah satu solusi yang tepat untuk menanggulangi masalah tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, RT03/RW03 Desa Kedanyang Gresik belum pernah mendapatkan sosialisasi tentang DAGUSIBU obat. Tujuan: tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan penegetahuan masyarakat mengenaia cara mendapatkan, menggunakan dan membuang obat dengan baik. Metode: Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan mulai dari cara penggunaan sampai pembuangan obat yang benar, kemudian diskusi interaktif, peragaan serta evaluasi dan monitoring melalui post test maupun pre test. Hasil: Kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar dengan peserta yang kooperatif dan antusias dalam mengikuti program tersebut. Hal ini dapat mendukung terwujudnya program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat yaitu GKSO (gerakan keluarga sadar obat). Di sisi lain, berdasarkan hasil post-test menunjukkan bahwa peserta lebih memahami konsep DAGUSIBU obat dengan benar, sehingga dapat meminimalisir kesalahan dalam penggunaan obat. Kesimpulan: Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang telah didapatkan kepada lingkungan maupun keluarga.
Edukasi Penggunaan Monosodium Glutamat (MSG) dalam Makanan Serta Efeknya Bagi Kesehatan
Badriyah, Lailatul
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Munculnya berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh gaya hidup dan pola hidup yang kurang benar, dan banyaknya jajanan siap saji di kalangan masyarakat yang tentunya menggunakan MSG (Monosodium Glutamat) adalah salah satu yang menjadi latar belakang dalam pelaksanaan edukasi tentang MSG agar tidak menjadikan hal yang tumpang tindih dalam pemahaman informasi. Tujuan: Program pengabdian ini bertujuan untuk menginformasikan tentang konsumsi dan pemakaian MSG dalam makanan yang ditargetkan pada ibu-ibu di desa Sidomukti Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati. Metode: Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah sosialisasi dan pendidikan dengan menggunakan bahasa lokal disertai dengan pembagian leaflet MSG. Dampak program dinilai menggunakan pra-penyuluhan dan pasca-penyuluhan sebagai pengukuran berhasilnya penyuluhan. Hasil: Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa analisis respon pra-penyuluhan sebesar 76,67% peserta tidak mengetahui efek samping dari MSG bagi kesehatan. Namun, hasil kuisioner pascapeyuluhan menunjukkan bahwa terjadi perubahan respon peserta, yaitu sebesar 100% mengetahui efek penyakit akibat konsumsi MSG berlebih. Berdasarkan program penyuluhan ini dapat disimpulkan bahwa program penyuluhan ini efektif memberi informasi dan motivasi kepada peserta untuk berhati-hati dalam menggunakan MSG dalam makanan.
Penyuluhan Hipertensi, Pengecekan Tekanan Darah, Kadar Gula Dalam Darah, Kolesterol Serta Asam Urat
Rahmawati, Erna;
Rimasari, Asriya Naro;
R. M. Monita, Elvira
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Semakin bertambahnya usia seseorang diikuti semakin banyak penyakit yang diderita lansia salah satunya adalah Hipertensi yang sering disebut dengan tekanan darah tinggi. Dapat dikatakan hipertensi jika tekanan darah sistole seseorang menetap pada 140 mmHg atau lebih,nilai tekanan darah yang dianggap ideal berkisar 115/5 mmHg. Hipertensi akan menjadi masalah yang serius bila tidak ditangani sedini mungkin,bahaya hipertensi bila tidak segera ditangani dengan baik akan menimbulkan penyakit jantung,stroke,gangguan ginjal dan gangguan penglihatan. Penyakit hipertensi sendiri bisa dicegah dengan mengatur pola makan, gaya hidup yang benar, hindari kopi, hindari merokok, hindari minum beralkohol, mengurangi konsumsi garam yang berlebihan olah raga teratur Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada lansia tentang proses hipertensi pada lansia yang ada di desa Wonosari Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan hipertensi dan pengecekan tekanan darah, kadar gula dalam darah, kolesterol serta asam urat. Narasumber dalam kegiatan ini adalah tim dosen Prodi SI Keperawatan dan DIII Kebidanan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan lansia di desa wonosari kecamatan grogol kabupaten kediri sudah sadar akan pemeriksaan pemeriksaan yang berkaitan dengan hipertensi hal ini terlihat dari skor pre test menunjukan angka 65% dan setelah dilakukan penyuluhan meningkat sebanyak 98%. Kesimpulan: Dari hasil penilaian dapat disimpulkan bahwa penegetahuan lansia di desa wonoasri tentang hipertensi mengalami peningkatan setelah dilakukan penyuluhan.
Peningkatan Pengetahuan Gizi Remaja Puteri Terkait Anemia Melalui Edukasi Gizi
Triatmaja, Nining Tyas
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan remaja puteri yang masih belum dapat diatasi. Anemia pada remaja puteri dapat menurunkan produktivitas dan kemampuuan kognitif. Selain itu, anemia pada remaja puteri juga mempengaruhi kondisi kehamilan jika remaja puteri tersebut hamil. Pencegahan dan penanganan anemia secara dini perlu dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produktifitas dan kesehatan remaja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka penanganan anemia adalah pemberian edukasi tentang pencegahan dan penanganan anemia pada remaja puteri. Tujuan Kegiatan: Meningkatkan pengetahuan remaja puteri terkait pencegahan dan penanganan anemia. Metode Kegiatan: Kegiatan ini dilakukan di SMP Negeri 5 Kota Kediri. Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah sebanyak 31 siswi kelas VII. Materi yang disampaikan dalam edukasi gizi, meliputi pengertian dan deteksi anemia, penyebab dan akibat anemia, serta makanan pencegah dan peningkat terjadinya anemia. Hasil Kegiatan: Rata-rata pengetahuan gizi remaja puteri terkait anemia sebelum dilakukannya edukasi sebesar 52.9% dan mengalami peningkatan setelah diedukasi, yaitu 90.3%. Simpulan dan Saran: Edukasi gizi dinilai cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi peserta. Saran yang dapat diberikan adalah edukasi gizi juga perlu dilakukan kepada orang tua dan guru agar saling bekerja sama dalam penurunan angka anemia pada remaja puteri
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menggunakan Metode Komposting Takakura
Kirana, Gerardin Ranind;
Nugraheni, Reny
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Laju produksi sampah tidak sebanding dengan proses pengelolaannya. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di Desa Sidomulyo, sebagian besar masyarakat masih kurang mengetahui bagaimana pengelolaan sampah yang baik dan benar. Sehingga dalam hal pengelolaannya, masih dengan cara dibakar di tempat terbuka, baik untuk sampah organik maupun anorganik. Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah rumah tangga dengan metode komposting Takakura, beserta nilai ekonomisnya. Metode: Kegiatan pengelolaan sampah ini dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan demonstrasi proses komposting Takakura di layar proyektor, dan praktik langsung mengenai bahaya sampah dan cara menangani sampah baik sampah organik maupun anorganik. Hasil: Hasil dari kegiatan ini baik (80%), yaitu didapat adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai cara mengelola sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil memberdayakan masyarakat Desa Sidomulyo untuk mengelolah sampah organik dan anorganik yang dihasilkan dari rumah tangga menjadi kompos dengan metode komposing takakura dan juga pengelolaan sampah plastik menjadi BBM. Kemampuan peserta dalam penguasaan materi dapat dikatakan baik (90%), hal ini dikarenakan banyak masyarakat yang yang aktif bertanya dan memberikan feedback. Pada sesi terakhir, masyarakat mampu dan berhasil melakukan praktik secara langsung, tentang bagaimana mengelola sampah rumah tangga dengan metode Takakura. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian ini efektif meningkatkan pengetahuan warga Desa Sidomulyo tentang pengelolaan sampah rumah tangga dengan cara sederhana, yaitu metode komposting Takakura.
Edukasi Penandaan Obat dan Resistensi Antibiotika kepada Kader Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Jenjang Sekolah Dasar
Nugraheni, Raditya Weka;
Inayah, Aghnia Fuadhatul
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Penandaan obat yang meliputi nama generik, logo penggolongan obat, tanggal kadaluwarsa, dan nomor registrasi merupakan hal penting yang menunjukkan identitas obat serta dapat menjadi salah satu parameter untuk membantu menentukan apakah suatu obat masih layak pakai atau tidak. Tujuan: Pengetahuan ini dikenalkan sejak dini dengan tujuan untuk membiasakan anak – anak dapat memilih obat dengan penandaan yang jelas, dan secara tidak langsung terlibat dalam penjaminan mutu obat yang beredar di masyarakat. Selain permasalahan penandaan, anak-anak perlu juga dikenalkan pada cara penggunaan antibiotik yang benar karena dengan pemberian edukasi tentang resistensi antibiotika kepada anak-anak diharapkan dapat menanamkan bahaya penggunaan yang salah hingga mereka dewasa. Metode: Edukasi dilakukan dengan cara yang menarik, yaitu melalui media pembelajaran yang menarik secara visual, permainan, praktik langsung, dan sandiwara boneka. Pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan kepada kader Unit Kesehatan Sekolah (UKS) atau dokter kecil SDIT Insan Permata pada tanggal 6 September 2019 bekerjasama dengan lembaga Rumah Zakat. Pemilihan kader UKS sebagai sasaran edukasi karena diharapkan mereka dapat menyebarkan pengetahuan tersebut kepada teman-teman sebayanya. Hasil: evaluasi menunjukkan bahwa para siswa kader UKS dapat menunjukkan nama generik, penggolongan, dan tanggal kadaluwarsa obat serta menentukan apakah suatu obat masih layak digunakan atau tidak berdasarkan tanggal kadaluwarsanya. Kesimpulan: Para siswa kader UKS juga mulai mengenal cara kerja dan penggunaan antibiotik yang benar.
Pendampingan Pengetahuan Proses Pembuangan Sampah yang Baik dan Benar
Wahyuni, Ismiy Noer;
Sabban, Indra Fauzi
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Sampai saat ini, paradigma masyarakat dalam pengelolaan sampah yakni mengumpulkan sampah kemudian diangkut dan dibuang. Andalan utama sebuah kota dalam menyelesaikan masalah sampahnya adalah pemusnahan dengan landfilling pada sebuah TPA. Tujuan: Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam proses pembuangan sampah yang benar sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat. Metode: Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, yaitu pendekatan personal, ceramah, tanya-jawab, menonton video bersama, dan praktik membuang sampah yang benar. Hasil: Secara keseluruhan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan respon yang positif dari Siswa-siswi, Wali kelas, dan Kepala sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2018 bertempat pada SDN 3 Bawang Kecamatan Pesantren Kabupaten Kediri. Data yang diperoleh dan dianalisis secara deskriptif. Hasil pengabdian diatas menunjukkan bahwa terjadi peningkatan sikap yang awalnya tidak peduli dalam permasalahan sampah menjadi peduli terhadap permasalahan sampah dan berbanding lurus dengan peningkatan pengetahuan setelah dilakukan pembinaan secara personal. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang permasalahan sampah berbanding lurus dengan sikap yang baik dalam menangani sampah.