cover
Contact Name
Gatut Setiadi
Contact Email
lppmiaiskjmalang2020@gmail.com
Phone
+6281232252018
Journal Mail Official
iaiskjmalang.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Keramat, Dusun Gandon Barat, Desa Sukolilo, Kecamatan Jabung, Malang, Jawa Timur 65155
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
ISSN : 2622674X     EISSN : 27219585     DOI : https://doi.org/10.51339/isyrof
Jurnal Al-Isyrof terbit sejak 2019, Jurnal ini diterbitkan setiap enam bulan sekali yaitu pada bulan Desember dan bulan Juni. Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam yang menyajikan artikel hasil penelitian (empiris) serta isu-isu yang mencakup berbagai hal tentang konseling yang berkaitan dengan dunia pendidikan
Articles 106 Documents
Peran Orang Tua dalam Mencegah Kenakalan Remaja: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematik Annisa Safitri; M. Fahli Zatrahadi; Miftahuddin
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/isyrof.v8i1.4845

Abstract

Kenakalan remaja merupakan permasalahan sosial yang terus berkembang dan menjadi tantangan serius bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran orang tua dalam mencegah dan mengatasi kenakalan remaja berdasarkan berbagai studi empiris maupun kajian pustaka. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap 38 artikel jurnal yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2026, mencakup penelitian kualitatif, kuantitatif, maupun campuran. Hasil kajian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran sentral sebagai pendidik, pengawas, komunitor, teladan, dan motivator dalam membentuk karakter dan perilaku remaja. Faktor-faktor penyebab kenakalan remaja meliputi pola asuh yang tidak tepat, kurangnya komunikasi dalam keluarga, pengaruh lingkungan sosial, serta dampak negatif teknologi digital. Pola asuh otoritatif/demokratis terbukti lebih efektif dalam mengurangi kenakalan dibandingkan dengan pola permisif atau otoriter. Pendidikan agama, nilai moral, dan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat juga menjadi faktor protektif penting. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam mengoptimalkan peran keluarga sebagai benteng pertama pencegahan kenakalan remaja.
Strategi Komunikasi Guru Bimbingan Dan Konseling Berbasis Nilai-Nilai Islami Dalam Meningkatkan Keterbukaan Siswa Di SMP Negeri 1 Sumbergempol Tulungagung Danar Nanda Rachmawati; Khoirotul Niamah; Nur Yanah
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/isyrof.v8i1.5086

Abstract

Layanan BK masih menghadapi berbagai hambatan, terutama adanya stigma negatif yang melekat pada guru BK sebagai “polisi sekolah”, sehingga menimbulkan ketidakterbukaan siswa dalam menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi. Kondisi tersebut berpotensi menghambat efektivitas layanan konseling dan proses pembinaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi yang diterapkan oleh guru BK, mengidentifikasi hambatan komunikasi yang muncul dalam proses layanan konseling, serta menganalisis penerapan nilai-nilai Islami dalam membangun hubungan komunikasi yang lebih efektif dengan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus di SMP Negeri 1 Sumbergempol. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan guru BK, wali kelas, serta siswa yang pernah mengikuti layanan konseling. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi guru BK yang efektif meliputi penerapan teknik active listening, empati komunikatif, komunikasi persuasif, humor terapeutik, serta pendekatan informal melalui interaksi di luar ruang konseling. Strategi tersebut diperkuat dengan integrasi nilai-nilai Islami, khususnya prinsip Qaulan Layyinan, Qaulan Ma’rufan, dan Mau’izhah Hasanah yang menekankan kelembutan, kesantunan, dan pemberian nasihat secara bijaksana. Hambatan utama yang ditemukan meliputi stigma ruang BK sebagai tempat penghukuman, perbedaan persepsi guru dan siswa terhadap fungsi BK, serta penggunaan bahasa yang kurang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Upaya mengatasi hambatan tersebut, sekolah mengembangkan program “BK Sahabat Siswa” yang berorientasi pada pendekatan humanis, religius, dan partisipatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi guru BK yang dipadukan dengan nilai-nilai Islami memiliki peran penting dalam meningkatkan keterbukaan siswa serta membangun citra positif layanan BK di lingkungan sekolah.
Cognitive Offloading dan Perubahan Proses Kognitif-Bahasa pada Remaja: Sebuah Kajian Literatur Psikolinguistik Islam Gatut Setiadi; Aris Setiawan; Nurma Yuwita
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/isyrof.v8i1.5161

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi digital telah mengubah cara remaja memperoleh, mengolah, dan memanfaatkan informasi. Kemudahan akses terhadap mesin pencari, aplikasi berbasis AI, dan berbagai platform digital mendorong munculnya fenomena cognitive offloading, yaitu kecenderungan mengalihkan sebagian proses kognitif kepada perangkat eksternal. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kemampuan memori, tetapi juga berpotensi mengubah proses kognitif-bahasa, seperti inner speech, regulasi diri, berpikir kritis, dan kemampuan reflektif. Meskipun fenomena tersebut telah banyak dikaji dalam psikologi kognitif, kajian yang mengintegrasikan cognitive offloading dengan perspektif Psikolinguistik Islam dan Bimbingan dan Konseling Islam pada remaja usia SMA masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh cognitive offloading terhadap perubahan proses kognitif-bahasa pada remaja serta menjelaskan implikasinya dalam perspektif Psikolinguistik Islam sebagai dasar pengembangan layanan Bimbingan dan Konseling Islam. Penelitian menggunakan pendekatan library research dengan teknik analisis isi (content analysis) terhadap lima belas artikel ilmiah bereputasi nasional dan internasional serta delapan buku rujukan yang relevan. Analisis dilakukan melalui tahap reduksi data, kategorisasi, sintesis, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cognitive offloading menyebabkan pergeseran strategi kognitif remaja dari proses berpikir internal menuju ketergantungan pada AI dan perangkat digital, yang berdampak pada menurunnya aktivitas inner speech, kemampuan elaborasi semantik, regulasi diri, dan berpikir reflektif. Dalam perspektif Psikolinguistik Islam, perubahan tersebut berimplikasi pada berkurangnya intensitas tafakkur, tadabbur, dan muhasabah sebagai bentuk refleksi kognitif-spiritual. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model konseptual yang mengintegrasikan teori cognitive offloading, konsep inner speech, dan nilai-nilai Psikolinguistik Islam sebagai landasan pengembangan layanan Bimbingan dan Konseling Islam berbasis literasi AI, metakognisi, dan penguatan refleksi spiritual bagi remaja.
Makna Religiusitas sebagai Sistem Pembentukan Makna pada Mahasiswa yang Mengalami Quarter Life Crisis dalam Perspektif Psikologi Hana Athia Akhzalini; Parid Rilo Pambudi; Rindra Risdiantoro
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/isyrof.v8i1.4817

Abstract

Quarter life crisis merupakan fenomena psikologis yang umum terjadi pada masa dewasa awal dan ditandai dengan kebingungan identitas, kecemasan masa depan, serta ketidakpastian peran sosial. Mahasiswa sebagai individu yang berada pada fase transisi menuju dunia kerja memiliki kerentanan tinggi terhadap kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna religiusitas sebagai sistem pembentukan makna dalam menghadapi quarter life crisis dalam perspektif psikologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian berjumlah lima mahasiswa berusia 20–25 tahun yang dipilih menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas dimaknai sebagai sumber ketenangan, harapan, kontrol emosi, makna hidup, dan kekuatan psikologis. Temuan ini menunjukkan bahwa religiusitas tidak hanya berfungsi sebagai religius coping, tetapi juga sebagai sistem rekonstruksi makna dalam menghadapi krisis eksistensial.
Efektifitas Solution Focused Brief Counseling (SFBC) terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Diah Retno Ningsih; Fatmah K; Fayrus Abadi Slamet
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/isyrof.v8i1.5033

Abstract

 Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Rendahnya motivasi belajar seringkali ditunjukkan melalui perilaku kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran, rendahnya minat menyelesaikan tugas, kurangnya konsentrasi, serta rendahnya semangat dalam mencapai prestasi akademik. Kondisi tersebut apabila tidak segera ditangani dapat berdampak pada menurunnya hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Solution Focused Brief Counseling (SFBC) terhadap peningkatan motivasi belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) menggunakan model one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri dari 20 peserta didik yang memiliki tingkat motivasi belajar rendah di SMK SKJ Jabung. Teknik pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar peserta didik setelah diberikan layanan Solution Focused Brief Counseling. Hal ini ditunjukkan dari peningkatan rata-rata skor motivasi belajar dari 58,4 menjadi 82,7 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, Solution Focused Brief Counseling terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Pendekatan SFBC membantu peserta didik menemukan potensi, harapan, dan solusi yang berorientasi pada masa depan sehingga mampu meningkatkan semangat belajar secara positif.
Strategi Penyuluh Agama Islam Dalam Membangun Ketahanan Perkawinan Melalui Pendampingan Konflik Komunikasi Pasangan Muda Farah Nur Amelia Sabina; Syifa Nurfauziah Lia Dinar; Fauzun Jamal
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/isyrof.v8i1.5162

Abstract

Konflik komunikasi merupakan salah satu faktor yang sering memengaruhi ketahanan perkawinan pasangan muda dan dapat berdampak pada meningkatnya risiko perceraian. Dalam kondisi tersebut, penyuluh agama Islam memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan guna membantu pasangan menyelesaikan konflik rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk konflik komunikasi pasangan muda, strategi pendampingan yang dilakukan penyuluh agama Islam, serta indikasi ketahanan perkawinan setelah memperoleh pendampingan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Lokasi penelitian berada di KUA Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Informan penelitian terdiri atas penyuluh agama Islam, pasangan yang pernah mengikuti konsultasi, dan anggota keluarga pasangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik komunikasi pasangan muda dipengaruhi oleh kurangnya keterbukaan, ego yang tinggi, masalah ekonomi, perselingkuhan, keterlibatan keluarga besar, dan penggunaan media sosial. Strategi pendampingan yang dilakukan meliputi mediasi, perubahan pola pikir, pendekatan active listening, dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Pendampingan tersebut berkontribusi pada peningkatan komunikasi, kemampuan menyelesaikan konflik, komitmen perkawinan, dan stabilitas hubungan sehingga mendukung terbentuknya ketahanan perkawinan.

Page 11 of 11 | Total Record : 106