Articles
91 Documents
Cyber Counseling Services in Covid-19 Pandemic
Resti Okta Sari
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 3 No. 1 (2021): AL-ISYROF: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/isyrof.v3i1.226
During in COVID-19 pandemic, counselors switched the face-to-face counseling process to online counseling or in terms of guidance and counseling, namely cyber counseling. The application of cyber counseling services can be the right solution when psychological problems require immediate resolution. This cyber counseling service can also be applied by education counselors. This research was conducted to determine the application of cyber counseling during the COVID-19 pandemic, as well as the counseling process and media used by counselors. The method used in this research a literature study. The results show that the cyber counseling process is almost the same as the face-to-face counseling process, but several things need to be considered, such as the preparation stage which includes the availability of supporting and adequate hardware and software. Furthermore, the media used by cyber counseling can be in the form of applications, websites, telephones, chat what apps and video conferencing, and other social media. The advantages of cyber counseling can be accessed anywhere and in an adjustable time, the counselor can reach a wider range of counselees. Counselees and counselors can carry out the counseling process when and where by mutual agreement, although in the counseling process it is sometimes without signs and physical the counselee is easier to express thoughts and feelings. The weakness is that the diagnosis is less accurate and the intervention is less effective because the instructions and directions are given are less specific and non-verbal information becomes difficult to provide. Keywords: Cyber Counseling, COVID-19 Pandemic.
Studi Literatur: Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini
Yul Mahmudah;
Gatut Setiadi
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 3 No. 1 (2021): AL-ISYROF: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/isyrof.v3i1.269
Perkembangan bahasa pada diri manusia merupakan bagian dari perkembangan kognitif. Perkembangan bahasa sebagai salah satu dari kemampuan dasar yang harus dimiliki anak, sesuai dengan tahapan usia dan karakteristik perkembangannya. Perkembangan tata bahasa anak, bergerak dari satu kata atau kalimat holographic phrases ke telegraphic phrases, tetapi beberapa kata dalam kalimat kompleks dengan frase kata depan, aturan, dan bentuk jamak perlu di koreksi lagi. Karena diawal perkembangan bahasa anak banyak yang salah sebagai orang tua harus sabar memperbaiki kata yang salah pada tahap perkembangan bahasa pada anak.
Peningkatan Kesehatan Mental Anak dan Remaja Melalui Ibadah Keislaman
K, Fatma;
Dewi Aisyah
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 3 No. 1 (2021): AL-ISYROF: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/isyrof.v3i1.292
Perkembangan zaman saat ini, memberikan dampak positif dan negatif kepada tahapan perkembangan anak dan remaja. Di antaranya perkembangan moral dan kesehatan mental bagi remaja sebagai individu dalam kategori perkembangan anak pada fase akhir. Hasil studi sebelumnya menyimpulkan remaja membutuhkan pedoman kontrol diri untuk berpikir dan bertindak, dalam hal ini Islam. Untuk mengembangkan potensi kesehatan anak dan remaja, khususnya kesehatan mental remaja bisa dilakukan dengan menyalurkan potensi kreativitas menulis, music dan seni maupun karya positif lainnya. Oleh karena itu, dengan potensi remaja yang besar tersebut, seharusnya dikembangkan gagasan untuk pengembangan kesehatan mental remaja menurut Psikologi dan Islam melalui ibadah keislaman agar tujuan hidup remaja sebagai pelajar menjadi terarah. Artikel ilmiah ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Berdasarkan hasil penelitian kepustakaan menunjukkan anak dan remaja yang memahami dan menghayati ibadah, mampu mengatasi masalah dalam hidup mereka, peningkatan rasa bersyukur, mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, menjaga hubungan dengan lingkungan dan Tuhan
Studi Literatur: Teori Perkembangan Karir Donald Edwin Super
Bela Janare Putra
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 3 No. 1 (2021): AL-ISYROF: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/isyrof.v3i1.296
Selama musim dingin pertama di Polandia, Super kehilangan kakaknya karena penyakit fatal. Semenjak itu, Super mengembangkan a rational intellect dan an iron will yang menjadi mekanisme penanganan utamanya. Ia mengandalkan sifat-sifat ini sambil bersekolah di asrama di Jenewa. Setelah lulus, ia kuliah di Oxford University dan menerima gelar BA dalam sejarah ekonomi. Teori self-concept merupakan bagian yang sangat penting dari pendekatan Super terhadap perilaku vokasional. Penelitian menunjukkan bahwa vocational self-concept berkembang melalui pertumbuhan fisik dan mental, observasi kehidupan bekerja, mengidentifikasi orang dewasa yang bekerja, lingkungan umum, dan pengalaman pada umumnya. Pada akhirnya, perbedaan dan persamaan antara diri sendiri dan orang lain akan terasimilasi. Berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Super, kelebihannya ialah Setiap individu memiliki potensi, sehingga seseoarang yang memiliki keterampilan dan bakat yang mampu mereka kembangkan menjadikan mereka mampu di berbagai tugas. Selain itu dapat membantu siswa atau seseorang memperjelas konsep diri. Mewujudkan konsep diri dalam suatu bidang yang paling diinginkan untuk mengekspresikan diri sendiri dan juga berkaitan dengan pilihan terhadap peran yang dimiliki, tersedianya kesempatan untuk mengambil keputusan sepanjang hidup serta dapat mengetahui tahap perkembangan karir jelas. Kata Kunci: Karir, Donald Edwin Super
Membentuk Pribadi yang Sehat Mental di tengah Pandemi Covid 19 dalam Perspektif Psikologis.
Diah Retno Ningsih;
Fitriyatul Maulidah;
Nazila Aisyatus Sufi
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 3 No. 1 (2021): AL-ISYROF: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/isyrof.v3i1.297
Mengikuti perkembangan informasi tentang virus corona (covid-19) memang penting untuk meningkatkan sikap hati-hati dan waspada. Namun banyaknya informasi yang didapat juga dapat membuat seseorang gangguan kesehatan mental. Gangguan kesehatan mental yang terjadi selama pandemi covid-19 dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti ketakutan, kesedihan, kesepian, dan kecemasan yang berlebihan. ditambah lagi kebingungan akibat banyaknya informasi yang belum dapat dibuktikan kebenarannya. Untuk itu, disaat seperti sekarang ini, sangat penting untuk membangun pribadi yang sehat baik secara fisik maupun psikologis.
Penerapan Konseling Naratif dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa M.A. Attaraqqie Kota Malang
Fayrus Abadi Slamet
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 3 No. 1 (2021): AL-ISYROF: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/isyrof.v3i1.305
Kepercayaan diri merupakan suatu keyakinan seseorang terhadap segala sesuatu yang menjadi aspek kelebihan yang dimiliki dan keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk mencapai berbagai tujuan hidup dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Konseling naratif mampu menangani seseorang yang mengalami distressing combination pada kondisi pesimis hebat, keraguan atas dirinya, mudah marah, lalai, ketidak pedulian, gelisah, cemas dan beberapa perasaan yang menunjukan masalah depresi yang dialami siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental atau percobaan (eksperimental research). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa profil kepercayaan diri siswa MA Attaraqqie Kota Malang mempunyai tingkatan kepercayaan diri yang dikategorikan sedang. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa intervensi yang dilakukan cukup.
Model Konseling Kelompok Berbasis Terapi Bermain Asosiatif untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa ABK
Prio Utomo
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 3 No. 2 (2021): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/isyrof.v3i2.329
Masalah rendahnya keterampilan sosial pada Siswa ABK perlu adanya penanganan segera dan tidak bisa dibiarkan karena akan berdampak pada masalah interaksi dan perilaku sosial. Tujuan penelitian ini untuk merepresentasikan model konseling kelompok berbasis terapi bermain asosiatif sebagai media untuk meningkatkan keterampilan sosial Siswa ABK. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2021. Pendekatan penelitian menggunakan studi literatur. Pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi yaitu (1) Buku tentang play therapy; (2) Buku keterampilan sosial; (3) Artikel dan jurnal ilmiah. Analisis data menggunakan analsisi isi. Hasil penelitian diperoleh temuan (1) Model konseling kelompok berbasis terapi bermain asosiasi dapat dijadikan sebagai terobosan dan inovasi baru dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di Sekolah berkebutuhan khusus; (2) Terapi bermain asosiasi memiliki ragam varian sehingga Konselor dapat memilih jenis permainan yang digunakan sesuai dengan masalah Siswa ABK; (3) Model konseling kelompok berbasis terapi bermain asosiasi dapat dijadikan sebagai metode alternatif yang bisa dipilih dan digunakan dalam menangani masalah keterampilan sosial Siswa ABK. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan model konseling kelompok berbasis terapi bermain asosiasi dapat dijadikan sebagai piranti (metode alternatif), terobosan inovasi, novelty dan layanan dalam menangani masalah keterampilan sosial Siswa ABK.
Kolaborasi Guru dan Orang Tua dalam Mengatasi Perilaku Menyimpang pada Siswa
Rindra Risdiantoro
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 3 No. 2 (2021): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/isyrof.v3i2.355
Abstract. One of the controllers of children's delinquency is teachers and parents. They are the main controllers to protect and save individuals and groups from deviant behavior. Efforts made by teachers and parents to their children who commit deviant behavior at MI Darul Hikam Batu City by making efforts to prevent (preventive), inhibit (responsive), repair (rehabilitation) and cure (curative). The objectives of this study are: 1) to explain the behavioral deviations carried out by students of MI Darul Hikam Batu City, 2) to explain the factors that cause deviant behavior to students at MI Darul Hikam Batu City, 3) to explain the collaboration of teachers and parents in overcoming deviant behavior. to the students of MI Darul Hikam Batu City. The form of deviant behavior carried out by students at MI Darul Hikam Batu City is included in the category of deviation from social norms. The factors that cause deviant behavior in Darul Hikam MI students in Batu City are the social environment, lack of attention from parents, lack of discipline, being influenced by electronic media or social media. Collaboration between teachers and parents in overcoming the deviant behavior of MI Darul Hikam students in Batu City through reprimands, warnings, advice, and punishments. Keywords: collaboration, teachers and parents, deviant behavior.
Persepsi Siswa terhadap Bimbingan Karier di Mi Miftahul Huda Sukolilo
Nisaska Maria Ulfa;
Nur Aimatul Habibah
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 3 No. 2 (2021): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/isyrof.v3i2.367
Abstrak: Bimbingan karir merupakan salah satu aspek dari bimbingan dan konseling di sekolah, disamping itu bimbingan karir memiliki kisaran usaha bimbingan kepada peserta didik dalam jasa pertimbangan untuk bekerja atau tidak. Tidak tepat apabila menganggap bahwa bimbingan karier itu merupakan satu-satunya bimbingan yang perlu ditangani. Karier yang identik dengan pekerjaan dipahami secara beragam oleh para ahli bimbingan dan konseling. Penelitian bertujuan untuk mengetahui orientasi karir dan persepsi siswa Mi Miftahul Huda Sukolilo terhadap karir. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, penelitian ini dilaksanakan di Mi Miftahul Huda Sukolilo Jabung Malang. Subjek penelitian ini yaitu 30 peserta didik yang diambil secara acak dari kriteria pencapaian skor perencanaan karir tingkat terendah, sedang, sampai yang tinggi. Objek penelitian adalah persepsi karir. Pengumpulan data akan dilakukan melalui angket tertutup dengan Skala Guttman dengan opsi jawaban 2. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Dilakukan peneliti kepada peserta didik dengan cara melakukan pengisian angket. Hasil penelitian dapat dilihat bahwa dari 30 siswa yang mendapat nilai skor tertinggi berjumlah 27 siswa(90%) hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan yang dilakukan dapat diketahui orientasi karir dan persepsi karir siswa sudah mencapai pada tingkat tinggi atau maksimal.
Layanan E-Konseling di Sekolah pada Masa Pandemi Covid 19
Diah Retno Ningsih;
Rif’atul Fadlillah;
Yunita Permata Safitri
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 3 No. 2 (2021): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51339/isyrof.v3i2.371
E- Konseling merupakan layanan konseling yang diberikan konselor dengan menggunakan media internet seperti halnya media zoom dan whatsapp untuk memberi arahan dan bantuan kepada konseli dalam penyelesaian permasalahannya selama pelaksanaan pembelajaran online. E-Konseling dominan diterapkan saat pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 merupakan keadaan yang didalamnya terdapat wabah virus yang dapat menyebabkan kematian. Virus ini disebut dengan Covid-19. Penularan virus ini menular secara cepat. Dari hal tersebut menyebabkan aktifitas dibatasi baik dari lembaga pendidikan maupun industri. Banyak permasalahan yang dihadapi siswa dari pembelajaran online ini. Oleh karena itu, konselor dapat memberikan arahan dan bantuan dengan bimbingan konseling. Bimbingan konseling merupakan proses pemberian bantuan oleh konselor kepada konseli dalam menyelesaikan permasalahannya. Dari penelitian yang kami lakukan dalam layanan E-Konseling dimasa pandemi Covid-19 proses konseling dan peran konselor sangat berperan aktif terutama kepada siswa yang menghadapi permasalahan dan kendala dari pembelajaran onlone saat pandemi Covid-19. Adanya pandemi Covid-19 ini pembelajaran sedikit kurang efektif. Sehingga banyak permasalahan baik itu dari jaringan maupun fasilitas yang digunakan dan berdampak pada sisi prestasi siswa yang menurun dan kurangnya pemahaman materi.