cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
EDITORIAL BOARD Journal MANAJERIAL (Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Editor in Chief Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd (universitas Pendidikan Mandalika) Journal Editor Dr. Haromain, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Dr. Ismail , M.Pd (Universitas Syiah Kuala) Section Editor Dr. Adisel, M.Pd (UIN Bengkulu) Reviewer/Mitra Bestari Dr. Zainal Abidin, M.Pd (Universitas Hamzanwadi) Dr. Hegar Harini, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Dr. Ahmad Gaudi, M.Pd (STKIP Lubuk Linggau) Lalu Hamdian Afandi, M.Pd ( Universitas Mataram) Nada Nazopah, M.Pd (STIT Al Aziziyah) Copy Editor Lalu Hamdian Afandi, M.Pd Online Journal System: https://www.jurnalp4i.com/index.php/manajerial/index Journal Coresponding e-mail: jurnal.P4I@gmail.com Phone: 085239967417/ 085236615827 Address: Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan
MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education Management and Supervision
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025)" : 29 Documents clear
OPTIMALISASI PERANAN VISI DAN MISI PADA LINI PENDIDIKAN Azizatulhadhro, Neng Lulu; Asy'ari, Hasyim
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i1.4127

Abstract

ABSTRACT In an increasingly competitive education, developing new strategies is important to maintain excellence, especially in the context of national development. Education contributes significantly to economic growth through investment in human resources, so improving the quality of education is a key policy. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, collecting data from the literature to support theoretical analysis related to the vision and mission of education. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions, with validation through observation, triangulation, and increased persistence. The main focus is the importance of developing a vision and mission that considers key elements, including identifying target audiences such as employees, shareholders, and the community. Educational objectives serve as strategic steps to achieve the vision and become indicators of organizational performance. This study emphasizes the achievement of goals that are in line with national standards in various aspects of education. The method used in this study through a literature review, from the results of the study it was found that the availability and completeness of library materials is one strategy that can improve the quality of college libraries. Data analysis techniques use data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The data validity examination technique uses three credibility tests, namely extended observation, increased persistence, and triangulation. Based on the results of the research analysis, it can be concluded that the vision and mission are very important for schools because they are efforts made by stakeholders to achieve future goals. ABSTRAK Dalam pendidikan yang semakin kompetitif, pengembangan strategi baru menjadi penting untuk menjaga keunggulan, khususnya dalam konteks pembangunan nasional. Pendidikan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui investasi dalam sumber daya manusia, sehingga peningkatan kualitas pendidikan menjadi kebijakan utama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif  dengan pendekatan deskriptif, mengumpulkan data dari literatur untuk mendukung analisis teoritis terkait visi dan misi pendidikan. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validasi melalui pengamatan, triangulasi, dan peningkatan ketekunan. Fokus utama adalah pentingnya penyusunan visi dan misi yang mempertimbangkan elemen-elemen kunci, termasuk identifikasi target audiens seperti karyawan, pemegang saham, dan masyarakat. Tujuan pendidikan berfungsi sebagai langkah strategis untuk mencapai visi dan misi tersebut serta menjadi indikator kinerja organisasi. Penelitian ini menekankan pencapaian tujuan yang sejalan dengan standar nasional dalam berbagai aspek pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melalui kajian literatur, dari hasil penelitian didapatkan bahwa ketersedian dan kelengkapan bahan pustaka merupakan salah satu strategi yang dapat meningkatkan mutu perpustakaan perguruan tinggi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan tiga pengujian kredibilitas, yaitu perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, dan triangulasi. Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa, visi dan misi sangat penting bagi sekolah karena mereka adalah upaya yang dibuat oleh pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan masa depan.
PERAN POLITIK, KEKUASAAN, DAN MANAJEMEN KONFLIK DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN Ahkami, Nazli; Maesaroh, Siti; Asy'ari, Hasyim
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i1.4149

Abstract

ABSTRACT Educational management cannot be separated from the influence of politics, power, and conflict management that occurs in the decision-making process. Politics in educational management includes decision-making that involves the interests of various parties, including the government, school leaders, and educational institutions, to determine resource allocation, curriculum development, and regulations. Meanwhile, power refers to the ability of individuals or groups to influence or control decisions taken in order to achieve organizational goals. This study uses a descriptive qualitative method using a literature review study approach. Data was obtained from secondary sources, such as journals, books, articles, and other relevant publications. Research steps include literature searches using specific keywords, selecting sources based on relevance and quality, critical analysis of literature content, and compiling a synthesis to identify patterns, relationships, and assessments in previous research. The results of this study reveal that with the role of politics, power, and conflict management that occurs in the decision-making process, it can support the achievement of educational goals optimally. ABSTRAK Manajemen pendidikan tidak dapat dilepaskan dari pengaruh politik, kekuasaan, dan manajemen konflik yang terjadi dalam proses pengambilan keputusan. Politik dalam manajemen pendidikan mencakup pengambilan keputusan yang melibatkan kepentingan berbagai pihak, termasuk pemerintah, pimpinan sekolah, dan badan pendidikan, untuk menentukan alokasi sumber daya, pengembangan kurikulum, serta regulasi. Sementara itu, kekuasaan mengacu pada kemampuan individu atau kelompok untuk memengaruhi atau mengontrol keputusan yang diambil demi mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi literature review. Data diperoleh dari sumber-sumber sekunder, seperti jurnal, buku, artikel, dan publikasi lain yang relevan. Langkah-langkah penelitian meliputi pencarian literatur menggunakan kata kunci spesifik, seleksi sumber berdasarkan relevansi dan kualitas, analisis kritis terhadap isi literatur, serta penyusunan sintesis untuk mengidentifikasi pola, hubungan, dan kesenjangan dalam penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dengan adanya peran politik, kekuasaan, dan manajemen konflik yang terjadi dalam proses pengambilan keputusan, dapat mendukung pencapaian tujuan pendidikan secara optimal.
MANAJEMEN SEKOLAH PENGGERAK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DI KALIMANTAN TIMUR: MANAJEMEN SEKOLAH PENGGERAK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN DI KALIMANTAN TIMUR Elbadiansyah, Elbadiansyah
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i1.4531

Abstract

This study discusses the School Mover Program, School Transformation and Scope of the School Mover Program. The School Mover Program is an effort to realize the vision of Indonesian Education in realizing a sovereign, independent, and personality-based advanced Indonesia through the creation of Pancasila Students. The School Mover Program focuses on developing student learning outcomes holistically which includes competencies (literacy and numeracy) and character, starting with superior human resources (principals and teachers). The School Mover Program is a refinement of the previous school transformation program. The School Mover Program will accelerate public/private schools in all school conditions to move 1-2 stages more advanced. This research was conducted through a literature study by collecting a number of literature in the form of books and journals related to the driving teacher and the data analysis used is critical to explore more deeply about the driving teacher and the role of the driving teacher. ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang Program Sekolah Penggerak, Stransformasi Sekolah dan Ruang Lingkup Program Sekolah Penggerak. Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Penelitian ini dilaksanakan melalui studi pustaka dengan mengumpulkan sejumlah literature berupa buku, dan jurnal yang berkaitan dengan guru penggerak dan Analisis data yang digunakan adalah kritis untuk menelusuri lebih mendalam tentang guru penggerak dan peran guru penggerak.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DISEKOLAH Khasana, Alya Junisa; Epita, Epita; Alhazemi, Mifta; Afriantoni, Afriantoni
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i1.4733

Abstract

A leader is a person who stands in front of the organization or institution he leads. A good leader must be trustworthy, sincere, visionary, and always make changes to improve. The principal is the person responsible for educators, education personnel, and students in an educational institution. Every action and behavior of the principal in this scope is respected and imitated. The purpose of this study is to study and analyze the results of previous studies on the role of the principal in improving the quality of education by looking at journal references as a reference. To advance his school to produce a generation with noble character, a principal must have the ability to think ahead, be trustworthy in carrying out his responsibilities, be wise in making decisions, and be able to control the resources available in the school as a way to advance his school. Providing training, seminars, and education and training that encourage teachers to improve quality and give awards or awards to innovative, active, and creative teachers will increase the work spirit and fighting spirit of teachers to advance. ABSTRAKSeorang pemimpin adalah orang yang berdiri di depan organisasi atau lembaga yang dipimpinnya. Seorang pemimpin yang baik harus amanah, tulus, visioner, dan selalu melakukan perubahan untuk meningkatkan. Kepala sekolah adalah orang yang bertanggung jawab atas pendidik, tenga kependidikan, dan siswa di sebuah institusi pendidikan. Setiap tindakan dan tingkah laku kepala sekolah dalam lingkup ini digugu dan ditiru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari dan menganalisis hasil penelitian sebelumnya tentang peran kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan melihat referensi jurnal sebagai acuan.Untuk memajukan sekolahnya untuk menghasilkan generasi yang berakhlak mulia, seorang kepala sekolah harus memiliki kemampuan untuk berpikir ke depan, amanah dalam menjalankan tanggung jawabnya, bijaksana dalam membuat keputusan, dan mampu mengendalikan sumber daya yang ada di sekolah sebagai cara untuk memajukan sekolahnya. Memberikan pelatihan, seminar, dan diklat yang mendorong guru untuk meningkatkan kualitas dan memberikan penghargaan atau penghargaan kepada guru yang inovatif, aktif, dan kreatif akan meningkatkan semangat kerja dan semangat juang guru untuk maju.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI DAN SOFT SKILL DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA : TINJAUAN LITERATUR Utami, Putri Rizki; Rahmawati, Lili; Noktaria, Meri
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i1.4734

Abstract

The Merdeka Curriculum emerges as a response to the challenges of modern education, which demands students to possess 21st-century competencies and relevant soft skills for the workforce and social life. This literature review aims to examine how the Merdeka Curriculum integrates the development of competencies and soft skills into the learning process. The method used is a literature study of various scientific journals, proceedings, and relevant reference books. The results indicate that the Merdeka Curriculum explicitly promotes the development of character, creativity, critical thinking, collaboration, and communication skills. Emphasis on the Pancasila Student Profile project serves as a key instrument in implementing soft skills in the classroom. Therefore, teacher support, a conducive learning environment, and education policies play a significant role in the success of competency and soft skill development among students. ABSTRAKKurikulum Merdeka hadir sebagai jawaban atas tantangan dunia pendidikan masa kini yang menuntut peserta didik untuk memiliki kompetensi abad 21 serta penguasaan soft skill yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan kehidupan sosial. Artikel ini merupakan tinjauan literatur yang bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana Kurikulum Merdeka mengintegrasikan pengembangan kompetensi dan soft skill ke dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dari berbagai jurnal ilmiah, prosiding, dan buku referensi yang relevan. Hasil dari kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka secara eksplisit mendorong pengembangan karakter, kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, serta kemampuan komunikasi siswa. Penekanan pada proyek penguatan profil pelajar Pancasila menjadi instrumen utama dalam implementasi soft skill di kelas. Oleh karena itu, dukungan guru, lingkungan belajar, dan kebijakan pendidikan sangat berperan dalam keberhasilan pengembangan kompetensi dan soft skill peserta didik.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN MELALUI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Afriantoni, Afriantoni; Az-Zahra, Viona Dhea; Sari, Wulan; Nuria, Nuria
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i1.4737

Abstract

The main goal of the Indonesian education system is to improve educational standards, and School Based Management (SBM) is considered a successful strategy to achieve this.  The aim of this research is to investigate how school leadership can use SBM to improve educational standards.  Data was collected through document analysis in several schools that have implemented SBM as part of a qualitative case study research methodology. The findings of this study indicate that good school leadership is essential for raising teaching standards, particularly in terms of the principal's active participation in decision making, teacher involvement in planning, establishment of a supportive learning environment, and constructive relationships between educators and students.  Furthermore, this research notes that there are difficulties in implementing SBM, namely the lack of teacher support and training. Overall, this research comes to the conclusion that one of the main reasons for SBM's success in raising educational standards is strong and capable school leadership.  These results are consistent with previous research highlighting the value of school autonomy and the proactive role leaders play in creating positive learning environments.. ABSTRAKTujuan utama sistem pendidikan Indonesia adalah untuk meningkatkan standar pendidikan, dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dianggap sebagai strategi yang berhasil untuk mencapai hal tersebut.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana kepemimpinan sekolah dapat menggunakan MBS untuk meningkatkan standar pendidikan.  Data dikumpulkan melalui analisis dokumen di beberapa sekolah yang telah menerapkan MBS sebagai bagian dari metodologi penelitian studi kasus kualitatif. Temuan studi ini menunjukkan bahwa kepemimpinan sekolah yang baik sangat penting untuk meningkatkan standar pengajaran, khususnya dalam hal partisipasi aktif kepala sekolah dalam pengambilan keputusan, keterlibatan guru dalam perencanaan, pembentukan lingkungan belajar yang mendukung, dan hubungan konstruktif antara pendidik dan siswa.  Lebih lanjut, penelitian ini mencatat adanya kesulitan dalam menerapkan MBS, yaitu kurangnya dukungan dan pelatihan guru. Secara keseluruhan, penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa salah satu alasan utama keberhasilan MBS dalam meningkatkan standar pendidikan adalah kepemimpinan sekolah yang kuat dan cakap.  Hasil ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menyoroti nilai otonomi sekolah dan peran proaktif yang dimainkan para pemimpin dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif. 
KURIKULUM MERDEKA SEBAGAI UPAYA DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI INDONESIA Amaliyah, Husnul; Oktapia, Elsa; Mastio, Regi
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i1.4738

Abstract

Inclusive education is a strategic approach that places all learners, including those with special needs, within an equal and fair education system. The ultimate goal is to ensure that every individual has the same right to learn and develop, without discrimination. In the Indonesian context, the challenges of inclusive education are still considerable, both in terms of infrastructure, teacher readiness, and community understanding. The Merdeka Curriculum launched by the Ministry of Education, Culture, Research and Technology is a new solution to these problems. With the principles of flexibility, learning differentiation, and emphasis on the Pancasila learner profile, this curriculum provides wider space for teachers to adapt teaching methods to the needs of each learner. In the context of inclusive education, Merdeka Curriculum is an important instrument in creating a friendly, adaptive, and collaborative learning environment. This article aims to examine how Merdeka Curriculum can be effectively implemented in inclusive education in Indonesia. Through a descriptive qualitative approach and literature study, the author analyzes the curriculum's relevance in supporting national inclusive education goals and identifies challenges that still need to be overcome to optimally achieve these goals. ABSTRAKPendidikan Inklusif suatu pendekatan strategis yang menempatkan semua peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, dalam satu sistem pendidikan yang setara dan adil. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa setiap individu mendapatkan hak yang sama untuk belajar dan berkembang, tanpa adanya diskriminasi. Dalam konteks Indonesia, tantangan pendidikan inklusif masih cukup besar, baik dari segi infrastruktur, kesiapan guru, maupun pemahaman masyarakat. Kurikulum Merdeka yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi hadir sebagai solusi baru terhadap berbagai permasalahan tersebut. Dengan prinsip fleksibilitas, diferensiasi pembelajaran, dan penekanan pada profil pelajar Pancasila, kurikulum ini memberikan ruang yang lebih luas bagi guru untuk menyesuaikan metode mengajar dengan kebutuhan setiap peserta didik. Dalam konteks pendidikan inklusif, Kurikulum Merdeka menjadi instrumen penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah, adaptif, dan kolaboratif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan secara efektif dalam pendidikan inklusif di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan studi pustaka, penulis menganalisis relevansi kurikulum tersebut dalam mendukung tujuan pendidikan inklusif nasional, serta mengidentifikasi tantangan yang masih perlu diatasi agar tujuan tersebut dapat tercapai secara optimal.
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA DI ERA KURIKULUM MERDEKA Oktayani, Eka; Andriani, Putri; Ikhsan, M Firman Al; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i1.4750

Abstract

Student learning motivation is a crucial factor in achieving quality educational outcomes. The implementation of the Independent Curriculum, which emphasizes flexibility, student-centered learning, and holistic competency development, is expected to bring significant changes to learning motivation. Although it aims to increase interest and intrinsic motivation through the freedom to choose materials, methods, and evaluations, this transition also presents challenges that can affect student motivation in various ways. This article, based on a comprehensive literature review, aims to deeply analyze the dynamics of student learning motivation in the Independent Curriculum era. This study covers the basic concepts of learning motivation (definition, function, principles, improvement strategies) and examines the important role of teachers and the implementation approach of the Independent Curriculum—such as personalization, the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), personal approach, and active learning—in fostering motivation. It is hoped that this article will provide significant understanding and practical implications to support improving the quality of education in Indonesia by strengthening student learning motivation within the framework of this new curriculum. ABSTRAKMotivasi belajar siswa merupakan faktor krusial dalam mencapai hasil pendidikan berkualitas. Implementasi Kurikulum Merdeka, yang menekankan fleksibilitas, pembelajaran berpusat pada siswa, dan pengembangan kompetensi holistik, diharapkan membawa perubahan signifikan terhadap motivasi belajar. Meskipun bertujuan meningkatkan minat dan motivasi intrinsik melalui kebebasan memilih materi, metode, dan evaluasi, transisi ini juga menghadirkan tantangan yang dapat memengaruhi motivasi siswa secara beragam. Artikel ini, berdasarkan kajian literatur komprehensif, bertujuan menganalisis secara mendalam dinamika motivasi belajar siswa di era Kurikulum Merdeka. Kajian ini mencakup konsep-konsep dasar motivasi belajar (definisi, fungsi, prinsip, strategi peningkatan) serta mengkaji peran penting guru dan pendekatan implementasi Kurikulum Merdeka—seperti personalisasi, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), pendekatan personal, dan active learning—dalam menumbuhkan motivasi. Diharapkan artikel ini memberikan pemahaman signifikan dan implikasi praktis untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui penguatan motivasi belajar siswa dalam kerangka kurikulum baru ini.
TELAAH IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA MELALUI METODE EVALUASI Ridwan, M; Damayanti, Marshela Tri Desta; Diansah, M. May
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i1.4752

Abstract

The Independent Curriculum is the latest breakthrough in the pillars of education that is expected to have a positive impact on education in Indonesia. In the implementation of the independent curriculum, there are many achievements and obstacles that can be used as evaluation materials for curriculum implementers, namely principals, teachers, and education parliamentarians. At various levels of education, the implementation of the independent curriculum has various challenges and obstacles, one of which is the lack of incentive training for teachers in implementing the independent curriculum in several educational institutions. The evaluation is in the form of government policy efforts to provide equality of support provided in the form of essence and material so that a comprehensive understanding is achieved for curriculum implementers in administration and implementation of curriculum implementation. In an effort to write this article, we as authors use the library research method, namely research conducted through the exploration of several information in the form of journals, articles and books related to the discussion, we as authors hope that this written work in the form of an article can help academics in expanding their horizons of knowledge and strengthening information that is relevant to the current curriculum situation. ABSTRAKKurikulum Merdeka merupakan trobosan terbaru dalam pilar pendidikan yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pendidikan di indonesia, didalam implementasi kurikulum merdeka banyak sekali pencapaian dan kendala yang dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi para pelaksana kurikulum yaitu kepala sekolah, guru, dan parlementer pendidikan. Diberbagai jenjang pendidikan implementasi kurikulum merdeka memiliki beragam tantangan dan kendala, salah satunya adalah kurangnya pelatihan yang insentif terhadap guru didalam penerapan kurikulum merdeka dibeberapa institusi pendidikan. Evaluasinya berupa upaya kebijakan pemerintah untuk memberikan pemerataan terhadap support yang diberikan berupa esensi dan material sehingga tercapai pemahaman yang komperehensif terhadap para pelaksana kurikulum dalam administrasi dan pelaksanaannya terhadap implementasi kurikulum. Dalam upaya penulisan artikel ini, kami sebagai penulis menggukan metode library research, yaitu berupa riset yang dilakukan melalui ekploasasi beberapa informasi berupa jurnal, artikel dan buku-buku terkait pembahasan, kami sebagai penulis mengharapkan karya tulis berupa artikel ini dapat membantu para akademisi dalam memperluas cakrawala pengetahuan dan penguatan terhadap suatu informasi yang relevan dengan situasi kurikulum saat ini.
TANTANGAN GURU DALAM MENGADAPTASI KURIKULUM YANG TERUS MENERUS BERUBAH DI INDONESIA Putra, Sapta; Fauzi, Fiaz; Rosyadah, Maila
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i1.4753

Abstract

Changes in research programs are the government's efforts to improve the quality of education over time However, this dynamism occupies its own challenges for teachers who can execute in this area This article refers to the various challenges that teachers face in adapting learning programs, including limited training, lack of support for highly administrative resources, administrative costs and inequalities to understand the changing nature of the curriculum Studies It uses a qualitative approach to teacher interviews and observations at different levels of education The results of the study show that although some teachers are adaptable, there are still many people who have difficulties due to systematic advice and limited time to understand and effectively implement change Therefore, one more policy is needed to increase the capacity of teachers on a sustainable basis so that the goal of change in the research program can be achieved. achieve optimally ABSTRAKPerubahan program penelitian adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dari waktu ke waktu Namun, dinamisme ini menempati tantangannya sendiri bagi para guru yang dapat mengeksekusi di bidang ini Artikel ini mengacu pada berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam menyesuaikan program pembelajaran, termasuk pelatihan terbatas, kurangnya dukungan untuk sumber daya yang sangat administratif, biaya administrasi dan ketidaksetaraan untuk memahami sifat perubahan kurikulum Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk wawancara dan pengamatan guru di berbagai tingkat pendidikan Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa guru dapat beradaptasi, masih ada banyak orang yang mengalami kesulitan karena nasihat sistematis dan waktu yang terbatas untuk memahami dan secara efektif menerapkan perubahan Oleh karena itu, satu kebijakan lebih diperlukan untuk meningkatkan kapasitas guru secara berkelanjutan sehingga tujuan perubahan dalam program penelitian dapat mencapai secara optimal

Page 1 of 3 | Total Record : 29