cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.p4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnal.p4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Core Subject : Education, Social,
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Community Service
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 162 Documents
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM MENCEGAH TERJADINYA KOMPLIKASI HIPERTENSI TUNIK TUNIK; ELOK YULIDANINGSIH; YUYUN PUTRI MANDASARI
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v2i2.1598

Abstract

Hypertension is one of the chronic diseases that many people suffer from in the working area of ??Karangan Health Center. During the pandemic, cadres have a vital role when people are afraid to visit health services, so cadres are expected to be active in overcoming problems experienced by sufferers, including preventing the emergence of complications of Hypertension. This community service activity aimed to increase cadres' knowledge, understanding, and skills to prevent Hypertension complications. This community service method was pre and post-test, counseling, training (training on how to measure blood pressure, training on how to do counseling) to cadres, and distributing tensimeters to cadres. The number of cadres who were targeted in this community service activity was 25 cadres from several villages under the authorization of Puskesmas Karangan. The results of community service based on observation and evaluation were increased knowledge of cadres about Hypertension and its complications, the cadres had skills in measuring blood pressure, understood how to provide information to the community related to Hypertension, understood how to prevent complications with exercise/gymnastic activities. Community service in the form of training and counseling in the Puskesmas Karangan generally brought benefits. Cadres had the motivation to provide information to patients to prevent Hypertension and took blood pressure for patients who could not make visits to the Puskesmas. ABSTRAKPenyakit hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak diderita oleh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Karangan. Pada masa pandemi kader memiliki peran sangat penting disaat masyarakat takut melakukan kunjungan ke layanan kesehatan, sehingga kader diharapkan aktif untuk berperan dalam mengatasi masalah yang dialami oleh penderita, termasuk dalam mencegah munculnya komplikasi hipertensi. kegiatan pengabmas ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan juga ketrampilan kader dalam upaya pencegahan komplikasi penyakit hipertensi. Metode pengabdian masyarakat ini adalah pre dan post test, penyuluhan, pelatihan (pelatihan cara mengukur tekanan darah, pelatihan cara melakukan penyuluhan) kepada para kader, serta pembagian tensimeter kepada kader. Jumlah kader yang menjadi sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini 25 kader dari beberapa desa di wilayah kerja Puskesmas Karangan. Hasil dari pengabdian masyarakat berdasarkan observasi dan evaluasi adalah peningkatan pengetahuan kader tentang hipertensi dan komplikasinya, kader memiliki ketrampilan dalam melakukan pengukuran tekanan darah, kader mengetahui cara memberikan informasi pada masyarakat yang berhubungan dengan hipertensi, kader mengetahui cara mencegah komplikasi dengan latihan/aktivitas senam. Pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan dan penyuluhan yang dilakukan di wilayah Puskesmas Karangan secara umum memberikan manfaat pada kader dan masyarakat. Kader memiliki motivasi untuk memberikan informasi pada penderita untuk melakukan pencegahan hipertensi, serta bersedia untuk melakukan pengukuran tekanan darah bagi penderita yang tidak dapat melakukan kunjungan ke puskesmas.
PENDIDIKAN KEMARITIMAN UNTUK ANAK USIA DINI SARILAH SARILAH
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v2i2.1603

Abstract

The purpose of this maritime education is to realize the personality of students both attitudes, knowledge, and skills related to maritime or marine from an early age in order to strengthen the competence of students, and can equip PAUD / Kindergarten teachers in recognizing the abilities of children, especially those who live in coastal areas. The target of this training is given to PAUD/TK teachers from various PAUD/TK institutions in Jonggat sub-district as many as 30 teachers, maritime education content that can be introduced to children includes maritime history, maritime potential, values ??of love for the homeland and positive character. from maritime. so it requires teachers who are able to master the class, students, learning methods and skilled creativity. The hope of this activity is that with the knowledge possessed about maritime education, it is hoped that PAUD / Kindergarten teachers are able to carry out maximum learning adapted to the growth and development of children and their abilities to achieve optimal development. ABSTRAK Tujuan pendidikan kemaritiman ini untuk mewujudkan kepribadian peserta didik baik sikap, pengetahuan, maupun keterampilan terkait kemaritiman atau kelautan sejak usia dini dalam rangka penguatan kompetensi peserta didik, serta dapat  membekali guru PAUD/TK dalam mengenal kemampuan anak. Adapun sasaran pelatihan ini diberikan pada guru-guru PAUD/TK dari berbagai lembaga PAUD/TK di kecamatan jonggat sebanyak 30 guru, muatan pendidikan kemaritiman yang dapat diperkenalkan pada anak antara lain sejarah maritim, potensi kemaritiman, nilai-nilai cinta tanah air dan karakter positif dari kemaritiman. sehingga memerlukan guru yang mampu untuk menguasai kelas, siswa, metode pembelajaran serta kreativitas yang terampil. Harapan dari kegiatan ini  yaitu dengan pengetahuan yang dimiliki tentang pendidikan kemaritiaman diharapkan guru PAUD/TK mampu melakukan pembelajaran yang maksimal disesuaikan dengan tumbuh kembang anak  dan kemampuanya untuk mencapai perkembangan yang optimal.
PELATIHAN METODE PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMATANGAN KARIR SISWA ICHWANUL MUSTAKIM; I MADE SONNY GUNAWAN; REZA ZULAIFI; HARDIYANSYAH HARDIYANSYAH
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v2i2.1704

Abstract

The purpose of carrying out this community service activity is to assist guidance and counseling teachers or school counselors in improving their competence to provide classical services to students. The activities carried out in this service are in the form of training in the application of Contextual Teaching and Learning learning methods. As for this training activity, it is hoped that guidance and counseling teachers can optimize classical services to deliver material about careers so that students become more mature in understanding their careers. Participants in this training activity were attended by 5 guidance and counseling teachers at SMA Negeri 3 Mataram. The results of this community service show the active participation of the guidance and counseling teachers which can be seen from their enthusiasm in receiving the delivery of material from resource persons. Furthermore, to see the effectiveness of the training activities, it is followed by a teaching simulation session where guidance and counseling teachers or school counselors take turns conducting teaching simulations by applying the Contextual Teaching and Learning method. As for the results of observations, it was found that guidance and counseling teachers had applied the Contextual Teaching and Learning method well in class to students in conveying material related to student careers. ABSTRAKTujuan dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu para guru bimbingan dan konseling atau konselor sekolah di dalam meningkatkan kompetensinya untuk memberikan layanan klasikal kepada siswa. Kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah dalam bentuk pelatihan penerapan metode pembelajaran Contextual Teaching and Learning. Adapun melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan para guru bimbingan dan konseling dapat mengoptimalkan layanan klasikal untuk menyampaikan materi tentang karir sehingga siswa menjadi lebih matang dalam pemahaman karirnya. Peserta dalam kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 5 orang guru bimbingan dan konseling di SMA Negeri 3 Mataram. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan partisipasi aktif dari guru bimbingan dan konseling di mana dapat terlihat dari sangat antusiasnya di dalam menerima penyampaian materi dari narasumber. Lebih lanjut, untuk melihat keefektifan dari kegiatan pelatihan maka dilanjutkan dengan sesi simulasi mengajar dimana para guru bimbingan dan konseling atau konselor sekolah secara bergantian melakukan simulasi mengajar dengan menerapkan metode pembelajaran Contextual Teaching and Learning. Adapun berdasarkan hasil observasi diperoleh data bahwa guru bimbingan dan konseling sudah menerapkan metode pembelajaran Contextual Teaching and Learningdengan baik di kelas terhadap siswa dalam menyampaikan materi terkait dengan karir siswa.
PELATIHAN PENGENALAN DASAR-DASAR KOMPUTER BAGI KEPALA WILAYAH DI DESA MONTONG BAAN DALAM MENGHADAPI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI ABAD 21 ZINNURAIN ZINNURAIN; MUHAMAD SUHARDI
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v2i2.1899

Abstract

The purpose of this community service activity is to carry out introductory computer basics training for regional heads (KAWIL) in Montong Baan Village, Sikur District, East Lombok Regency as an effort to deal with technological developments as a form of improving 21st century skills for all Regional Heads in Montong Village Baan. This activity was carried out in the form of Community Service (PKM) using the computer basics introduction training method which was carried out for 3 days. Participants in this activity consisted of 8 regional heads according to the number of hamlets in Montong Baan Village. The results of this activity have implications for increasing the insights, abilities and skills of regional heads regarding informatics and computer science, both in the form of software and hardware. These results can be seen from the evaluations carried out both before and after the training activities provided which showed an increase in understanding of information and computer science both theoretically and practically. ABSTRAKTujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melaksanakan pelatihan pengenalan dasar-dasar computer bagi kepala wilayah (KAWIL) yang ada di desa Montong Baan Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur sebagai upaya menghadapi perkembangan teknologi sebagai bentuk peningkatan keterampilan abad 21 bagi seluruh Kepala Wilayah di Desa Montong Baan. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menggunakan métode pelatihan pengenalan dasar-dasar komputer yang dilakukan selama 3 hari. Peserta pada kegiatan ini terdiri dari 8 orang Kepala Wilayah sesuai dengan jumlah dusun yang ada di Desa Montong Baan. Hasil dari kegiatan ini yakni berimplikasi terhadap bertambahnya wawasan, kemampuan dan keterampilan para kepala wilayah mengenai ilmu informatika dan komputer baik yang berupa software maupun hardware. Hasil tersebut terlihat dari evaluasi yang dilakukan baik sebelum dan setelah kegiatan pelatihan yang diberikan dimana terlihat peningkatan pemahaman mengenai ilmu informasi dan computer baik secara teoritis maupun praktis.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASE LEARNIG DI ERA KURIKULUM MERDEKA MUJIBURRAHMAN MUJIBURRAHMAN; MUHAMAD SUHARDI; SITI NUR HADIJAH
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v2i2.1900

Abstract

The teacher is a model that students want to emulate in speech, manners, behavior, and in all actions seen by students so that the teacher must really be the expected role model, but in the learning process the teacher needs various learning models so that learning objectives can be achieved . The learning model is a conceptual framework that is used as a guide in carrying out learning that is arranged systematically to achieve learning objectives related to syntax, social systems, reaction principles and support systems. Project-based learning is student-centered learning with a dynamic classroom approach where it is believed that students can gain deeper knowledge through active exploration of real-world challenges and problems. In the independent curriculum it is suggested to apply project based learning to support character development in accordance with the Pancasila Student Profile. National webinar activities assist participants in understanding the implementation of project-based learning models in the independent curriculum era with the aim of participants being able to implement project-based learning in learning activities in their respective classes that are adapted to the conditions and characteristics of students. This activity was carried out in three terms, namely opening, delivering material, and discussion. As a result, participants get an adequate picture to understand and implement PjBL in the independent curriculum era. ABSTRAK Guru merupakan model yang hendak ditiru oleh siswa dalam tutur kata, adab, tingkah laku, dan dalam segala tindakan yang dilihat oleh siswa sehingga guru harus betul-betul menjadi tauladan yang diharapkan, namun dalam proses pembelajaran guru membutuhkan berbagai model pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Model pembelajaran merupakan kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan pembelajaran yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan belajar yang menyangkut sintaksis, sistem sosial, prinsip reaksi dan sistem pendukung. Pembelajaran berbasis proyek adalah pembelajaran yang berpusat pada siswa dengan pendekatan ruang kelas yang dinamis di mana diyakini bahwa siswa dapat memperoleh pengetahuan yang lebih dalam melalui eksplorasi aktif tantangan dan masalah dunia nyata. Dalam kurikulum merdeka disarankan untuk menerapkan pembelajaran berbasis proyek (project based learning) untuk mendukung pengembangan karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Kegiatan webinar nasional membantu peserta dalam memahami implementasi model pembelajaran berbasis proyek di era kurikulum merdeka dengan tujuan peserta dapat mengimplementasikan project based learning dalam kegiatan pembelajaran di kelas masing-masing yang disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tiga termin yakni pembukaan, penyampaian materi, dan diskusi. Hasilnya peserta mendapatkan gambaran yang cukup untuk memahami dan mengimplementasikan PjBL di era kurikulum merdeka.
PENDAMPINGAN PENERAPAN HYGIENE DAN SANITASI PANGAN PADA KANTIN INSTITUSI PEMERINTAHAN KOTA PAREPARE RUSLAN LA ANE; SYAMSUAR MANYULLEI; MUH. FAJARUDDIN NATSIR; WAHYULAN AMBOI; SITI CHAERANI FATIMAH APDIN
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v2i2.1902

Abstract

One of the efforts in ensuring the halal status of a food product is by applying the principles of hygiene and sanitation in food management places (TPP) such as canteens. The lack of data and information about canteens that apply the principles of food hygiene and sanitation in Parepare City is the rationale for conducting this community service program. For this reason, assistance is needed for TPP/Canteen in implementing safe and healthy food hygiene & sanitation. This program was in the form of training and assistance for managers and owners/sellers in canteens within government offices in Parepare city related to the implementation of hygiene and sanitation of safe and healthy TPP, which includes (a) making and distributing handbooks containing guidelines for self-assessment and self-supervising for hygiene & sanitation of the TPP, (b) counseling and training on the implementation food management places, especially in canteens within government institutions in Parepare city, also (c) assistance in submission for labeling of being supervised and monitored for canteens who have met health requirements for healthy canteens in institution setting. Food management places (TPP), especially in canteens within government office in Parepare city, must become a role model in the implementation of safe and healthy food hygiene & sanitation principles in order to support the implementation plan of the Halal Product Guarantee System program in Parepare city. ABSTRAKSalah satu upaya dalam menjamin kehalalan suatu produk pangan yaitu dengan menerapkan prinsip-prinsip hygiene dan sanitasi pada tempat-tempat pengelolaan pangan (TPP) / kantin. Masih minimnya data dan informasi mengenai kantin yang menerapkan prinsip-prinsip hygiene dan sanitasi pangan di Kota Parepare menjadi dasar pemikiran pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini. Untuk itu dibutuhkan pendampingan bagi TPP/Kantin dalam menerapkan hygiene dan sanitasi pangan yang aman dan sehat. Kegiatan ini berupa pelatihan dan pendampingan bagi pengelola kantin yang ada di kantor-kantor pemerintahan kota Parepare terkait penerapan hygiene dan sanitasi TPP yang aman dan sehat, meliputi (a) pembuatan dan pembagian buku saku berisi panduan penilaian dan pengawasan hyigene & sanitasi TPP secara mandiri, (b) penyuluhan dan pelatihan penerapan hygiene & sanitasi TPP pada kantin atau sejenisnya yang aman dan sehat, serta (c) pendampingan pengajuan label pengawasan/pembinaan bagi pengelola kantin yang telah memenuhi syarat kesehatan di kantor-kantor pemerintahan Kota Parepare. Tempat pengelolaaan pangan khususnya pada kantin di kantor-kantor lingkup pemerintahan Kota Parepare harus menjadi contoh penerapan prinsip-prinsip hygiene dan sanitasi pangan yang aman dan sehat guna mendukung rencana penerapan program Sistem Jaminan Produk Halal di Kota Parepare.
PELATIHAN PENERAPAN PERILAKU ADAPTIF PNS DALAM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI RACHMAT BAHMIM SAFIRI
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v2i2.1917

Abstract

Building an adaptive attitude in responding to rapid changes with various challenges, especially in the Bangka Belitung Islands Province by creating innovations aimed at instilling a civil servant mindset on how to create high-quality and professional service behavior. The influence on the organization has a positive impact so that it is ready to face change in all situations which ultimately provides longevity and is not problematic. For the government bureaucracy, the internalization of core values practiced by civil servants in a work organization will be a prerequisite for accelerating achievement. The results found by researchers are Communication 40%, Skills in everyday life 10%, Socialization 40% and Movement 10%. The purpose of the organization is primarily to support bureaucratic reform towards a world-class bureaucracy that aspires to be competitive and able to answer the expectations of society. ABSTRAKMembangun sikap adaptif dalam mensikapi perubahan yang begitu cepat dengan beragam tantangan khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan aksi menciptakan inovasi yang bertujuan menanamkan pola pikir PNS bagaimana menciptakan perilaku pelayanan berkualitas tinggi dan professional. Pengaruh terhadap organisasi membawa dampak yang positif sehingga siap menghadapi perubahan dalam segala situasi yang akhirnya memberikan daya tahan lama dan tidak bermasalah,Bagi birokrasi pemerintahan internalisasi core values yang dipraktikkan para PNS dalam suatu organissi kerja akan menjadi prasyarat berperan mengakselelerasi pencapaian. Adapun hasilnya yang ditemukan peneliti adalah Komunikasi 40 %, Ketrampilan dalam kehidupan sehari-hari 10 %, Sosialisasi 40 % dan Gerak 10 %. Tujuan organisasi terutama untuk mendukung reformasi birokrasi menuju birokrasi kelas dunia yang dicita-citakan berdaya saing serta sanggup menjawab ekspetasi masyarakat.
MEMBUAT SUMUR BOR DAN BAK PENAMPUNGAN AIR SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN KEKURANGAN AIR BERSIH DI DESA LIMBANGANSARI KABUPATEN CIANJUR JAWA BARAT MARNINGOT TUA NATALIS SITUMORANG; SOECAHYADI SOECAHYADI; LINDA NOVIANA
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v3i1.2103

Abstract

The purpose of this community service program activity is to help residents of Limbangansari Village, Cianjur Regency, West Java in obtaining clean water. This is because the village is one of the villages affected by the earthquake that occurred on November 21, 2022 which made it difficult for residents to get clean water due the land shifts, resulting in a cut off of the water flow. As for our CSP activities, we build clean water installations by drilling into the ground to find water sources. This work too approximately 2 weeks, starting from deliberations with local residents to determine the location point to the construction of a clean water installation. So far, residents have only relied on clean water provided by the Ministry of Public Works, but if the clean water at a price per gallon of Rp. 5000. Seeing these conditions, it is necessary to build a clean water installation in the Limbangansari village area to help provide clean water for the people in the area. The CSP activities are (1) holding meetings with the community and local community leaders to determine the location of the water drilling locations; (2) looking for the right location, which eventually got the land around Mr. Rian (Community Leader); (3) carrying out land drilling to find clean water sorces; (4) construction of clean water installations; (5) inauguration of clean water installation by community figure (Mr. Ust. Wahyudi). Those are CSP activities that have been carried out, with the hope that the utilization of clean water can be used as much as possible by the local community for their daily needs and can reduce the economic burden on households and be able to adpt a clean lifestyle. ABSTRAKTujuan dari kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk membantu warga Desa Limbangasari Kabupaten Cianjur Jawa Barat dalam mendapatkan air bersih. Hal ini dikarenakan Desa tersebut adalah salah satu Desa yang terkena dampak gempa yang terjadi pada tanggal 21 november 2022 yang membuat warga sulit mendapatkan air bersih akibat pergeseran tanah sehingga mengakibatkan terputusnya aliran air. Adapun kegiatan PKM kami adalah membuat instalasi Air Bersih dengan mengebor tanah untuk mencari sumber air. Pekerjaan ini kurang lebih memakan waktu kurang lebih selama 2 minggu mulai dari musyawarah dengan warga setempat untuk penentuan titik lokasi hingga terbangunnya instalasi air bersih. Selama ini warga hanya mengandalkan air bersih dari pemberian PU, namun jika air bersih tersebut sudah habis mereka terpaksa membeli air bersih dengan harga per galon sebesar Rp. 5000,-.. Melihat kondisi tersebut, maka perlu dibangun Instalasi Air Bersih pada wilayah Desa Limbangansari untuk membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat yang ada di kawasan tersebut. Adapun kegiatan PKM ini adalah (1) mengadakan pertemuan dengan masyarakat dan tokoh masyarakat setempat untuk menentukan letak titik lokasi pengeboran air; (2) mencari lokasi yang tepat, yang akhirnya mendapatkan lahan di sekitar rumah Bpk. Rian (tokoh masyarakat); (3). Pelaksanaan pengeboran tanah untuk mencari sumber air bersih; (4) Pembangunan Instalasi Air Bersih; (5) Peresmian Instalasi Air Bersih oleh tokoh masyarakat (Bpk. Ust. Wahyudi). Demikian kegiatan PKM yang telah dilakukan, dengan harapan agar pemanfaatan Air Bersih dapat digunakan semaksimal mungkin oleh masyarakat setempat untuk keperluan sehari-hari dan dapat mengurangi beban ekonomi rumah tangga serta dapat menerapkan pola hidup bersih.
KEGIATAN PEMBERDAYAAN: RECORVERY TAMAN BELAJAR MASYARAKAT (TBM) BERBASIS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DESA GELANGGANG ZINNURAIN ZINNURAIN; MUHAMAD SUHARDI; MUHAMAD FIRMAN SEJATI; ARY PURMADI
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v3i1.2328

Abstract

The purpose of this community service activity is to carry out Empowerment Activities: Community Learning Center (TBM) Community Service-Based Recovery in Gelanggang Village, East Sakra District, East Lombok, West Nusa Tenggara. This activity is carried out in collaboration (groups) with a small team. The methods and procedures for carrying out activities include: 1) Conducting interviews with partners and the surrounding community. 2) Coordinating with the Village Government. 3) Make observations. 4) Conduct outreach/education to the community. 5) Documenting the process of the program being executed. Likewise the method used in the implementation of the recovery is carried out in three stages, namely; 1) Preparatory stage. 2) Implementation stage. 3) and the final stage. The results of the activities are as follows: 1) The recovery carried out is in accordance with the planned steps, the planned schedule and the work execution according to the target. Thus, the function of the Community Learning Park can be restored to be reused by the community in Gelanggang Village, East Sakra District, East Lombok Regency. 2) All programs can be implemented well even though there are a few obstacles, but these can be overcome with time. The implementation of the Community Learning Park recovery program can be beneficial and have a positive impact on the community in the Gelanggang Village, District. East Sakra, East Lombok Regency. ABSTRAKTujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melaksanakan Kegiatan Pemberdayaan: Recorvery Taman Belajar Masyarakat (TBM) Berbasis Pengabdian Kepada Masyarakat Desa Gelanggang Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur NTB. Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaborasi (berkelompok) dengan tim kecil. Adapun metode dan prosedur pelaksanaan kegiatan antara lain: 1) Melakukan wawancara dengan mitra dan masyarakat sekitar. 2) Melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa. 3) Melakukan observasi. 4) Melakukan sosialisasi/edukasi kepada masyarakat. 5) Mendokumentasikan proses dari program yang dijalankan. Begitu juga metode yang di gunakan dalam Pelaksanaan recorvery dilakukan dalam tiga tahap, yaitu; 1) Tahap persiapan. 2) Tahap pelaksanaan. 3) dan Tahap akhir. Hasil kegiatan sebagai berikut: 1) Recovery yang dilakukan telah sesuai dengan langkah yang direncanakan, jadwal yang direncanakan dan eksekusi pekerjaan yang sesuai target. Sehingga, Taman Belajar Masyarakat tersebut dapat dikembalikan fungsinya untuk dimanfaatkan kembali oleh masyarakat di Desa Gelanggang Kecamatan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur. 2) Semua program dapat terlaksana dengan baik walaupun ada sedikit kendala, namun hal tersebut dapat diatasi dengan berjalannya waktu. Terlaksananya program recovery Taman Belajar Masyarakat tersebut dapat bermanfaat dan berdampak positif bagi masyarakat di Desa Gelanggang Kecamatan. Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur.
PEMBERDAYAAN PETERNAK IKAN LELE MELALUI TEKNOLOGI BIOFLOK DI KECAMATAN PATUMBAK YUNILAS YUNILAS; ERI YUSNI; GALIH ARI WIRAWAN SIREGAR; RAYHAN AKBAR; M. FADIL FIKRI
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v3i1.2329

Abstract

This community service was carried out in Patumbak Kampung Village, Patumbak District, Deli Serdang Regency. Partners' catfish farming has not developed well. Common problems faced by partners include low knowledge of (1) sources of fish feed ingredients, (2) ration formulation techniques, (3) techniques for making fish pellets, (5) techniques for making local microorganisms, and (6) bio floc technology in Fish farming to increase productivity. Problem-solving methods are through Focus Group Discussion (FGD) methods, training, practical activities, and mentoring. The results of community service activities are obtained by increasing farmers' knowledge about: sources of alternative feed ingredients, feed formulation techniques, pellet manufacturing techniques, waste-based local microorganism production "MOIYL", and bio floc technology in catfish farming to increase productivity. The outputs produced are formula rations (fish feed), catfish pellets, and MOL. ABSTRAKPengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Budidaya ikan lele yang dilakukan mitra belum berkembang dengan baik. Permasalahan umum yang dihadapi mitra antara lain rendahnya pengetahuaan tentang: (1) sumber-sumber bahan pakan ikan, (2) teknik formulasi ransum, (3) teknik pembuatan pellet ikan, (5) teknik pembuatan mikroorganisme lokal dan (6) teknologi bioflok dalam budidaya ikan guna meningkatkan produktifitas. Metode penyelesaian masalah adalah melalui metode Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, praktek kegiatan dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah diperoleh peningkatan pengetahuan petani tentang: sumber-sumber bahan pakan alternatif, teknik memformulasi pakan, teknik pembuatan pellet, pembuatan mikroorganisme lokal “MOIYL” berbasis limbah, dan teknologi bioflok dalam budidaya ikan lele guna meningkatkan produktifitas. Luaran yang dihasilkan berupa formula ransum (pakan ikan), pellet ikan lele, MOL.

Page 4 of 17 | Total Record : 162