cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.p4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnal.p4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Core Subject : Education, Social,
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Community Service
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 210 Documents
MEMBANGUN GENERASI TANGGUH : IMPLEMENTASI PSIKOEDUKASI RESILIENSI BAGI GURU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Halida, Arfin Nurma; Jannah, Miftakhul; Nurwidawati, Desi; Santosa, Rizky Putra; Nuryananda, Tirta Firdaus
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i2.7837

Abstract

Child development between the ages of 7 and 12 is a crucial phase, vulnerable to academic and social pressures, requiring appropriate intervention to maintain emotional stability. This study focuses on the urgency of strengthening the role of teachers as psychological facilitators through the implementation of a resilience psychoeducation program. Implemented at Warraphat School, Thailand, this community service program aims to equip educators with the competencies to develop resilient character in students. The implementation method employed a systematic, hybrid approach, encompassing initiation, material delivery, practical simulations, and measurable evaluation through pretests and posttests. The intervention results demonstrated significant program effectiveness, evidenced by an 18.9 percent increase in teacher understanding, with the average participant score increasing from 45.6 to 64.5. This improvement indicates that educators have successfully internalized the concept of resilience and mastered practical strategies for applying it in their learning. The main conclusion confirms that resilience psychoeducation effectively transforms the role of teachers from mere instructors to character-building agents capable of creating a supportive educational ecosystem. This is crucial for developing a generation of students who are adaptive, possess good emotional regulation, and are resilient in facing the dynamic challenges of future life. ABSTRAKPeriode perkembangan anak usia 7-12 tahun merupakan fase krusial yang rentan terhadap tekanan akademik dan sosial, sehingga memerlukan intervensi tepat untuk menjaga stabilitas emosi. Penelitian ini berfokus pada urgensi penguatan peran guru sebagai fasilitator psikologis melalui implementasi program psikoedukasi resiliensi. Dilaksanakan di Warraphat School, Thailand, program pengabdian ini bertujuan membekali pendidik dengan kompetensi dalam membentuk karakter tangguh siswa. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan hibrida yang sistematis, mencakup tahap inisiasi, penyampaian materi, simulasi praktik, serta evaluasi terukur melalui pretest dan posttest. Hasil intervensi menunjukkan efektivitas program yang signifikan, dibuktikan dengan peningkatan pemahaman guru sebesar 18,9 persen, di mana nilai rata-rata peserta meningkat dari 45,6 menjadi 64,5. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa para pendidik berhasil menginternalisasi konsep resiliensi serta menguasai strategi praktis untuk diterapkan dalam pembelajaran. Simpulan utama menegaskan bahwa psikoedukasi resiliensi efektif mentransformasi peran guru dari sekadar pengajar menjadi agen penguat karakter yang mampu menciptakan ekosistem pendidikan suportif. Hal ini krusial untuk mencetak generasi siswa yang adaptif, memiliki regulasi emosi yang baik, dan tangguh dalam menghadapi dinamika tantangan kehidupan masa depan.
PENYULUHAN HUKUM: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DALAM KESADARAN HUKUM SISWA SMA NEGERI 1 BALEENDAH TENTANG AKIBAT HUKUM JUDI ONLINE Widjanarto, Haswar; Nitipradja, Aldy Subianto
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i2.7838

Abstract

The escalation of the online gambling phenomenon among students, accelerated by advances in information technology, underscores the urgency of this research. This study focuses on assessing students' level of legal awareness regarding the legal consequences of online gambling, from a criminal, civil, and administrative perspective. Conducted through interactive legal counseling on May 14, 2025, with 30 students, the methods employed included case studies, focused discussions, and critical thinking. The research findings demonstrate a significant increase in respondents' understanding of the legal implications. Online gambling clearly violates Article 303 of the Criminal Code and the Electronic Information and Transactions Law, while also triggering potential civil disputes and administrative sanctions in the form of access blocking and financial transaction monitoring. In addition to legal risks, destructive socio-economic impacts were also identified, including financial loss to families, increased crime, and mental health disorders. The main conclusion emphasizes that efforts to eradicate online gambling require a multidisciplinary approach that relies not only on law enforcement but also on the integration of digital literacy and synergistic collaboration between the government, schools, and the community to protect the younger generation from moral and legal degradation. ABSTRAKEskalasi fenomena judi online di kalangan pelajar yang terakselerasi oleh kemajuan teknologi informasi menjadi latar belakang urgensi penelitian ini. Studi ini berfokus pada penilaian tingkat kesadaran hukum siswa terhadap konsekuensi yuridis perjudian daring, baik dari perspektif pidana, perdata, maupun administratif. Dilaksanakan melalui penyuluhan hukum interaktif pada 14 Mei 2025 terhadap 30 siswa, metode yang diterapkan meliputi studi kasus, diskusi terarah, dan berpikir kritis. Temuan penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman responden mengenai implikasi hukum, di mana judi online secara tegas melanggar Pasal 303 KUHP serta UU ITE, sekaligus memicu potensi sengketa perdata dan sanksi administratif berupa pemblokiran akses serta pengawasan transaksi keuangan. Selain risiko hukum, teridentifikasi pula dampak destruktif pada aspek sosial-ekonomi, termasuk kerugian finansial keluarga, peningkatan kriminalitas, hingga gangguan kesehatan mental. Simpulan utama menegaskan bahwa upaya pemberantasan judi online memerlukan pendekatan multidisipliner yang tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga integrasi literasi digital dan kolaborasi sinergis antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk memproteksi generasi muda dari degradasi moral dan hukum.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI EKOWISATA DIGITAL DAN KEGIATAN REKREASI ALAM DI DESA AIQ BERIK, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Maulidin, Maulidin; Rachma, Irna Ningsih Amalia; Irawan, M. Ary; Ikawati, Hastuti Diah; Anwar, Zul
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.7486

Abstract

ABSTRACT Aiq Berik Village in Central Lombok has significant ecotourism potential, but its development is hampered by low digital literacy, weak tourism institutions, and minimal integration between conservation and public health. This community service program aims to empower the community through an interdisciplinary approach that integrates ecotourism education, digital skills training, development of nature recreation activities, and institutional strengthening. This program was implemented for a duration of 2 days involving 15 youth participants and village officials. The methods used include participatory workshops, hands-on training (learning by doing), and intensive mentoring. The program results show a significant increase in community understanding of sustainable ecotourism, as measured by pre- and post-tests with an average increase above 85%. In addition, this program has succeeded in producing concrete outputs in the form of a youth-managed digital promotion channel, the initiation of an edu-recreation program, and the formation of the “Aiq Berik Lestari” Tourism Awareness Group (Pokdarwis). This program has successfully laid the foundation for the transformation of Aiq Berik Village into an independent and sustainable digital ecotourism destination, by breaking the cycle of stagnation through local capacity building. The sustainability of this program depends on community commitment and infrastructure support from relevant stakeholders. ABSTRAK Desa Aiq Berik di Lombok Tengah memiliki potensi ekowisata yang signifikan, namun pengembangannya terhambat oleh rendahnya literasi digital, lemahnya kelembagaan pariwisata, dan minimnya integrasi antara konservasi dan kesehatan masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan edukasi ekowisata, pelatihan keterampilan digital, pengembangan kegiatan rekreasi alam, dan penguatan kelembagaan. Program ini dilaksanakan selama durasi 2 hari dengan melibatkan jumlah peserta 15 pemuda dan aparat desa. Metode yang digunakan meliputi workshop partisipatif, pelatihan praktik langsung (learning by doing), dan pendampingan intensif. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman masyarakat tentang ekowisata berkelanjutan, yang terukur melalui pre-test dan post-test dengan peningkatan rata-rata di atas 85%. Selain itu, program ini berhasil menghasilkan luaran konkret berupa kanal promosi digital yang dikelola pemuda, inisiasi program edu-rekreasi, serta terbentuknya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Program ini berhasil meletakkan fondasi bagi transformasi Desa Aiq Berik menjadi destinasi ekowisata digital yang mandiri dan berkelanjutan, dengan memutus siklus stagnasi melalui peningkatan kapasitas lokal. Keberlanjutan program ini bergantung pada komitmen masyarakat dan dukungan infrastruktur dari pemangku kepentingan terkait.
PKM PENDAMPINGAN PEMANDU WISATA DALAM MENGINTEGRASIKAN TOURISM DISCOURSE, STORYTELLING, DAN ISTILAH PARIWISATA BERBAHASA INGGRIS Setyorini, Ajeng; Susanto, Dias Andris; Priyolistiyanto, Andi; Sholihah, Nurul Fatimatus
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8194

Abstract

ABSTRACT The ability of tour guides to use contextual, communicative, and discourse-based English remains limited, resulting in information delivery that has not yet been able to create meaningful tourism experiences for international tourists in a professional, adaptive manner oriented toward the needs of today’s global travelers. This program aims to enhance tour guides’ competencies in integrating tourism discourse, storytelling, and English tourism terminology as effective communication strategies in the global tourism era. The PKM employed interactive training, guiding simulations, field practice at tourist sites, and continuous mentoring as its main methods. The implementation stages included needs analysis, training on tourism discourse and storytelling concepts, practice in using English tourism terminology, and evaluation and reflection. The results indicate significant improvements in tour guides’ confidence, communicative competence, and narrative skills in conveying cultural, historical, and local uniqueness information in a more coherent and engaging manner. The main conclusion is that a discourse-based teaching approach is effective in strengthening tour guides’ communicative competence and contributes to enhancing the image of community-based tourist destinations in a sustainable way. ABSTRAK Masih terbatasnya kemampuan pemandu wisata dalam menggunakan bahasa Inggris yang kontekstual, komunikatif, dan berbasis wacana, sehingga penyampaian informasi belum mampu membangun pengalaman wisata yang bermakna bagi wisatawan mancanegara secara profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan wisatawan global masa kini. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pemandu wisata dalam mengintegrasikan tourism discourse, storytelling, dan istilah pariwisata berbahasa Inggris sebagai strategi komunikasi yang efektif di era pariwisata global. Metode pelaksanaan PKM meliputi pelatihan interaktif, simulasi pemanduan, praktik lapangan di objek wisata, serta pendampingan berkelanjutan. Tahapan kegiatan mencakup analisis kebutuhan, pelatihan konsep tourism discourse dan storytelling, praktik penggunaan istilah pariwisata berbahasa Inggris, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta keterampilan naratif pemandu wisata dalam menyampaikan informasi budaya, sejarah, dan keunikan lokal secara lebih koheren dan komunikatif. Simpulan utama dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan discourse-based teaching efektif dalam memperkuat kompetensi komunikatif pemandu wisata dan berkontribusi pada penguatan citra destinasi wisata berbasis masyarakat secara berkelanjutan.
PENINGKATAN DAYA SAING UMKM MELALUI DIGITALISASI PEMASARAN PRODUK PADA MEDIA SOSIAL TIKTOK Mulyani, Mulyani; Sari, Riska Nadya; Selpiana, Selpiana; Oktavia, Tarisa; Rahmawati, Tika
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8201

Abstract

ABSTRACT The development of digital technology encourages micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to adopt social media–based marketing strategies in order to enhance business visibility and competitiveness. However, many traditional MSMEs still face limitations in digital literacy and remain dependent on conventional marketing practices, as experienced by UD Sumber Genteng. This community service activity focuses on strengthening the partner’s digital capacity through mentoring in the use of the TikTok platform as a product promotion medium. The stages of the activity include identifying the partner’s needs, mentoring in the establishment of a digital identity, training in content planning and production that highlights the roof tile manufacturing process, and an initial evaluation of the partner’s readiness to manage digital marketing independently. The results indicate an improvement in the partner’s understanding of the importance of digital identity, enhanced ability to develop more targeted and authentic promotional content, and initial readiness to implement social media–based marketing strategies in a sustainable manner. This activity concludes that optimizing TikTok as a marketing medium has the potential to expand market reach and improve the competitiveness of traditional MSMEs, provided it is supported by continuous mentoring and consistency in digital content management. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengadopsi strategi pemasaran berbasis media sosial guna meningkatkan visibilitas dan daya saing usaha. Namun, sebagian UMKM tradisional masih menghadapi keterbatasan literasi digital dan ketergantungan pada pola pemasaran konvensional, sebagaimana dialami oleh UD Sumber Genteng. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan kapasitas digital mitra melalui pendampingan pemanfaatan platform TikTok sebagai sarana promosi produk. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pendampingan pembentukan identitas digital, pelatihan perencanaan dan produksi konten yang menonjolkan proses pembuatan genteng, serta evaluasi awal kesiapan mitra dalam mengelola pemasaran digital secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra terhadap pentingnya identitas digital, kemampuan menyusun konten promosi yang lebih terarah dan autentik, serta kesiapan awal dalam menerapkan pemasaran berbasis media sosial secara berkelanjutan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa optimalisasi TikTok sebagai media pemasaran berpotensi memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing UMKM tradisional apabila didukung oleh pendampingan berkelanjutan serta konsistensi dalam pengelolaan konten digital.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PENGGUNAAN TEKNOLOGI DALAM MENDESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN LITERASI ABAD 21 Rahmi, Laili; Mustika, Dea
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8258

Abstract

ABSTRACT The rapid development of Artificial Intelligence (AI) technology presents significant opportunities to create personalized, adaptive, and learning environments aligned with 21st-century literacy demands. However, at the primary education level, many teachers still face limitations in professional competence when integrating AI into instructional media and learning tools. This community service program aimed to enhance elementary school teachers’ capacities in designing and implementing AI-based learning media effectively. The program was conducted at SD Islam Plus YLPI Pekanbaru and involved 32 teachers over a three-day period. The implementation employed Participatory Training and Collaborative Learning approaches through material presentations, hands-on practice, group discussions, and continuous mentoring. The training materials covered 21st-century literacy, fundamental concepts of AI in education, and the utilization of AI-based platforms such as Canva AI, ChatGPT, and Quillionz. The results indicated a notable improvement in teachers’ conceptual understanding and technical skills in leveraging AI to develop interactive, creative, and contextual learning media. Participants were able to produce digital learning media prototypes and integrate them into their instructional planning. Furthermore, the active and collaborative interactions during the training enhanced teachers’ confidence in independently adopting and sustainably implementing AI-based educational technologies in classroom practices. ABSTRAK Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) membuka peluang besar dalam menghadirkan pembelajaran yang personal, adaptif, dan relevan dengan tuntutan literasi abad ke-21. Namun, pada jenjang pendidikan dasar, masih ditemukan keterbatasan kompetensi profesional guru dalam mengintegrasikan AI ke dalam media dan perangkat pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar dalam merancang dan mengimplementasikan media pembelajaran berbasis AI secara efektif. Kegiatan dilaksanakan di SD Islam Plus YLPI Pekanbaru dengan melibatkan 32 guru dan berlangsung selama tiga hari. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Training dan Collaborative Learning melalui pemaparan materi, praktik langsung, diskusi kelompok, serta pendampingan berkelanjutan. Materi pelatihan mencakup literasi abad ke-21, konsep dasar AI dalam pendidikan, serta pemanfaatan platform berbasis AI seperti Canva AI, ChatGPT, dan Quillionz. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual dan keterampilan teknis guru dalam memanfaatkan AI untuk mengembangkan media pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan kontekstual. Guru mampu menghasilkan prototipe media pembelajaran digital dan mengintegrasikannya ke dalam perangkat pembelajaran yang digunakan di kelas. Selain itu, interaksi yang aktif dan kolaboratif selama pelatihan turut meningkatkan kepercayaan diri guru dalam mengadopsi teknologi pembelajaran berbasis AI secara mandiri dan berkelanjutan.
PENGUATAN PERAN ORANG TUA MELALUI SEMINAR PARENTING BERTEMA PSIKOLOGI BELAJAR DAN PENGASUHAN ANAK DALAM ISLAM Salma, Augusta Rima; Maryam, Tsalisa Ismi; Humaida, Fiki; Tsaniyatsnaini, Ghaida Zukhruf
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8273

Abstract

The implementation of parenting seminar activities at MI Ma'arif Kumpulrejo 02 with the theme "Psychology of Learning and Child Rearing in Islam" aims to strengthen the role of parents in assisting children's learning process and character development in the digital era. This seminar is motivated by the increasing parenting challenges that are not only related to academics, but also psychological, emotional, and moral aspects of children. This study uses a descriptive qualitative method to describe the process of implementing the seminar, including planning, material delivery, and parental participation. The results showed that this seminar provides a comprehensive understanding of children's learning styles, the importance of effective communication in the family, and the application of Islamic parenting based on the example of Rasulullah SAW. In addition, participants gained insights regarding appropriate parenting styles, the role of parents as school partners, and strategies for assisting children in using gadgets. Six effective parenting techniques which include harmonious emotional relationships, exemplary behavior, acceptance without rejection, strengthening spiritual values, a supportive home environment, and parental self-awareness are proven to be relevant and applicable in family life. Overall, the seminar activities have a positive impact on increasing parental parenting literacy and strengthening cooperation between the school and the family in shaping a generation that is moral, intelligent, and adaptive to the times. ABSTRAK Pelaksanaan kegiatan seminar parenting di MI Ma’arif Kumpulrejo 02 dengan tema "Psikologi Belajar dan Pengasuhan Anak dalam Islam" bertujuan untuk memperkuat peran orang tua dalam mendampingi proses belajar dan perkembangan karakter anak di era digital. Seminar ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tantangan pengasuhan yang tidak hanya berkaitan dengan akademik, tetapi juga aspek psikologis, emosional, dan moral anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan proses pelaksanaan seminar, meliputi perencanaan, penyampaian materi, dan partisipasi orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seminar ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai gaya belajar anak, pentingnya komunikasi efektif dalam keluarga, serta penerapan pengasuhan Islami berdasarkan teladan Rasulullah saw. Selain itu, peserta memperoleh wawasan mengenai pola asuh yang tepat, peran orang tua sebagai mitra sekolah, serta strategi pendampingan penggunaan gadget pada anak. Enam teknik pengasuhan efektif yang meliputi hubungan emosional harmonis, keteladanan, penerimaan tanpa penolakan, penguatan nilai spiritual, lingkungan rumah yang mendukung, serta kesadaran diri orang tua terbukti relevan dan dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga. Secara keseluruhan, kegiatan seminar memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi pengasuhan orang tua serta memperkuat kerja sama antara sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi yang berakhlak, cerdas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.  
OPTIMALISASI INFRASTRUKTUR PENUNJUK ARAH UNTUK PENINGKATAN LITERASI SPASIAL DI WILAYAH PESISIR DESA TEMBELING Sabriyati, Deni; Topati, Galih; Akmal, Nur; Gustiarni, Melly Putri; Septiani, Gina; Oktavilady, Nitia; Ikhsan, Fhazli Maulana; Azni, Nur; Samudro, Bimo
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8311

Abstract

ABSTRACT The 16th community service program (KKN) of raja ali haji maritime university (umrah) was held in tembeling village, bintan regency, riau islands. The purpose of this program was to introduce spatial literacy to the community and tourists through road signs. This initiative arose due to the lack of existing signs and the damage to old and illegible information boards, which made navigation difficult for the community and visitors. The implementation process consisted of five main steps: conducting a location survey, designing the layout, preparing tools and materials, producing signs, and socializing them to the community. The results of this activity include the installation of eight directional signs at educational facilities, places of worship, community routes, and other social locations. Despite challenges such as weather conditions and material limitations, these obstacles were overcome through collaboration between students, village officials, and the local community. This program has demonstrated positive impacts by improving accessibility, strengthening spatial identity, and encouraging community participation. Therefore, these signs not only serve as navigation tools but also as symbols of collaboration and sustainable village development. ABSTRAK Kuliah kerja nyata (KKN) ke-16 dari universitas maritim raja ali haji (umrah) dilaksanakan di Desa Tembeling, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Tujuan dari program ini adalah untuk mengenalkan literasi spasial atau ruang kepada masyarakat dan wisatawan melalui plang nama jalan. Inisiatif ini muncul karena kurangnya rambu-rambu yang ada dan rusaknya papan informasi yang sudah tua dan tidak terbaca, sehingga menyulitkan navigasi bagi masyarakat dan pengunjung. Proses pelaksanaannya terdiri dari lima langkah utama: melakukan survei lokasi, mendesain tata letak, menyiapkan alat dan bahan, memproduksi rambu-rambu, dan mensosialisasikannya kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan ini meliputi pemasangan delapan rambu penunjuk arah di fasilitas pendidikan, tempat ibadah, rute komunitas, dan lokasi sosial lainnya. Meskipun menghadapi tantangan seperti kondisi cuaca dan keterbatasan material, kendala tersebut berhasil diatasi melalui kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat setempat. Program ini telah menunjukkan dampak positif dengan meningkatkan aksesibilitas, memperkuat identitas spasial, dan mendorong partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, rambu-rambu ini tidak hanya berfungsi sebagai alat navigasi, tetapi juga sebagai simbol kolaborasi dan pembangunan desa yang berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI STRATEGI PEMASARAN DAN PELATIHAN PRODUKSI ES PISANG IJO BAGI MASYARAKAT Novaliendry, Dony; Aulia, Wahdatul; Putra, Adrian Rama; Riskia, Anita Ica; Aziza, Dwi Ayu; Hibatullah, Hulwa Zuhrahriani; Putri, Selma Eka; Lovita, Vega
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8342

Abstract

ABSTRACT Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in local economic development, yet they are often constrained by limited production skills and marketing strategies. This community service program aims to enhance MSME capabilities through training in making es pisang ijo and marketing strategies for the community of Jorong Ujung Padang, Nagari Tanjung. The activities were conducted using a descriptive qualitative approach with a Participatory Action Research (PAR) model. The stages of the program included socialization of MSME concepts and marketing strategies, practical training on making es pisang ijo (ingredient preparation, cooking, serving, and packaging), and promotion training through social media. The results showed that participants, particularly women and young women, were highly enthusiastic and actively engaged in discussions and practical activities. The program successfully improved participants’ knowledge and skills in producing es pisang ijo as well as their understanding of simple marketing strategies. The main conclusion of this program is that the community recognizes es pisang ijo as a promising business opportunity to increase household income and support local economic development, while also encouraging sustainable local potential–based economic independence that is adaptive to market demands. ABSTRAK UMKM berperan penting dalam pembangunan ekonomi lokal, namun sering terkendala oleh keterbatasan keterampilan produksi dan strategi pemasaran. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapabilitas UMKM melalui pelatihan pembuatan es pisang ijo dan strategi pemasaran bagi masyarakat Jorong Ujung Padang, Nagari Tanjung. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan model Participatory Action Research (PAR). Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi konsep UMKM dan strategi pemasaran, pelatihan praktik pembuatan es pisang ijo (persiapan bahan, pemasakan, penyajian, pengemasan), dan pelatihan promosi melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peserta, khususnya perempuan dan remaja putri, sangat antusias dan aktif berpartisipasi dalam diskusi maupun praktik. Kegiatan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memproduksi es pisang ijo serta memahami strategi pemasaran sederhana. Kesimpulan utama dari kegiatan ini adalah masyarakat menyadari es pisang ijo sebagai peluang usaha yang menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga dan mendukung pembangunan ekonomi lokal, serta mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal yang berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.
PENGEMBANGAN SISTEM ANGGARAN SEDERHANA (ANGGARAN KAS DAN PENJUALAN) UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PADA PABRIK TEMPE GUNUNG SULAH Haryanto, Ruli; Aprilia, Eka; Nani, Nani; Lia, Sevika Nopa; Azzahra, Syifa
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.8370

Abstract

ABSTRACT Unstructured financial management remains a major problem among micro and small enterprises, including the Gunung Sulah Tempe Factory, resulting in weak cash flow control and inadequate business planning. This study aims to design and implement a simple budgeting system consisting of a cash budget and a sales budget to improve the effectiveness of financial management and business resilience. The study employs a qualitative descriptive approach, with data collected through observation, in-depth interviews with the business owner, and analysis of available financial documents. The research stages include identifying initial conditions, developing budget formats tailored to business characteristics, implementing the budgets in operational activities, and evaluating the effectiveness of their application. The results indicate that the simple budgeting system improves the regularity of financial record-keeping, helps the business owner project cash flows and set sales targets more rationally, and reduces the risk of cash shortages. Therefore, the implementation of a simple budgeting system not only supports more effective financial management but also contributes to enhancing the resilience and sustainability of micro enterprises with limited resources and accounting knowledge. ABSTRAK Pengelolaan keuangan yang belum terstruktur masih menjadi permasalahan utama pada usaha mikro dan kecil, termasuk Pabrik Tempe Gunung Sulah, yang berdampak pada lemahnya pengendalian arus kas dan perencanaan usaha. Penelitian ini bertujuan merancang dan menerapkan sistem anggaran sederhana berupa anggaran kas dan anggaran penjualan sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan dan ketahanan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, serta analisis dokumen keuangan. Tahapan penelitian meliputi identifikasi kondisi awal, penyusunan format anggaran sesuai karakteristik usaha, penerapan dalam kegiatan operasional, dan evaluasi hasil implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem anggaran sederhana mampu meningkatkan keteraturan pencatatan keuangan, membantu pemilik usaha dalam memproyeksikan arus kas dan menetapkan target penjualan secara lebih rasional, serta mengurangi risiko kekurangan dana. Dengan demikian, penerapan anggaran sederhana tidak hanya mendukung pengelolaan keuangan yang lebih efektif, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan resiliensi dan keberlanjutan usaha mikro dengan keterbatasan sumber daya dan pemahaman akuntansi.