cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
ISSN : 27985725     EISSN : 27985466     DOI : https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.580
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Learning Strategies and Models.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 241 Documents
PENERAPKAN MODEL PENGAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTION) DENGAN MULTIMEDIA UNTUK MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII A MTS NURUL IKHLAS SEPANDE CANDI SIDOARJO WINARNI, PUDJI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i4.2566

Abstract

The aim of this research is to increase interest and learning outcomes by implementing the Direct Instruction model with multimedia in mathematics subjects for class VIII A students of Mts Nurul Ikhlas Sepande Candi Sidoarjo. This research is classroom action research with the application of a direct learning model (Direct Instruction). The subjects of this classroom action research were 40 students in class VIII A at MTs Nurul Ikhlas Sepande Candi Sidoarjo. This research was carried out from February 2019 to April 2019. The types of data collection techniques used by researchers in this research were tests, observation and documentation. Data analysis uses quantitative techniques. From the results of learning activities that have been carried out over two cycles, and based on all the discussions and analyzes that have been carried out, it can be concluded as follows: the percentage increase in student interest in learning from Pre-cycle to Cycle I is 9.04 or has a percentage increase of 20.41%. Meanwhile, the percentage increase in interest in learning from Cycle I to Cycle II was 12.86 or had a percentage increase of 24.11%. And in accordance with the success indicators that have been determined, the increase in student interest meets the good criteria. So this action research is said to have succeeded in increasing student interest. From the evaluation analysis of cycles I and II, the results of student learning completeness and the average evaluation score (daily tests) are as follows: it can be seen that the increase in the percentage of student learning completeness from Pre-cycle to Cycle I is 4.77 or has a percentage increase of 13 .35%. Meanwhile, the increase in the percentage of learning completeness from Cycle I to Cycle II was 19.44 or had a percentage increase of 48.50%. ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk meningkatkan minat dan hasil belajar dengan penerapan model pengajran langsung (Direct Instruction) dengan multimedia pada mata pelajaran matematika siswa kelas VIII A Mts Nurul Ikhlas Sepande Candi Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan penerapan model pembelajaran langsung (Direct Instruction). Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VIII A di MTs Nurul Ikhlas Sepande Candi Sidoarjo sebanyak 40 siswa. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Pebruari 2019 sampai dengan bulan April 2019. Jenis teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti pada penelitian ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif. Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama dua siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut kenaikan prosentase minat belajar siswa dari Pra-siklus ke Siklus I adalah 9,04 atau mempunyai prosentase kenaikan sebesar 20,41%. Sedangkan kenaikan prosentase minat belajar dari Siklus I ke Siklus II adalah 12,86 atau mempunyai prosentase kenaikan sebesar 24,11%. Dan sesuai dengan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan, maka peningkatan minat siswa memenuhi kriteria baik. Sehingga penelitian tindakan ini dikatakan berhasil meningkatkan minat siswa. Dari analisis evaluasi siklus I dan II diperoleh hasil ketuntasan belajar siswa dan rata-rata nilai evaluasi (ulangan harian) sebagai berikut:dapat diketahui bahwa kenaikan prosentase ketuntasan belajar siswa dari Pra-siklus ke Siklus I adalah 4,77 atau mempunyai prosentase kenaikan sebesar 13,35%. Sedangkan kenaikan prosentase ketuntasan belajar dari Siklus I ke Siklus II adalah 19,44 atau mempunyai prosentase kenaikan sebesar 48,50%.
PENERAPAN MODEL PENEMUAN TERBIMBNG DENGAN PENDEKATAN LINGKUNGAN DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 BONE SETIARINI, ENDANG
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i4.2567

Abstract

This research aims to find out how much science learning outcomes have improved through the application of the Guided discovery model with an environmental approach for class VIIID students at SMP Negeri 7 Bone on the concept of Living Creatures at SMP Negeri 7 Bone. Research Results In cycle I there were 5.00% of students whose science scores after applying the guided discovery model with an environmental approach in cycle I were in the very low category. 30.00% were in the low category, 22.25% were in the medium category, 25.00% were in the high category, and 17.43% were in the very high category. If the average score after applying this model is 62.86, then the average score for science learning outcomes is in the medium category. After applying the guided discovery model with an environmental approach it is in the very low category. 2.50% are in the low category, 10.00% are in the medium category, 50.00% are in the high category, 37.50% are in the very high category. If the average score after applying this model is 79.03, then the average score for students' science learning outcomes is in the high category. This means the level of science learning outcomes for class VIIID students at SMP Negeri 7 Bone. ABSTRAKPenelitian ini Bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar IPA melalui penerapan model penemuan Terbimbing dengan pendekatan lingkungan siswa kelas VIIID SMP Negeri 7 Bone pada konsep Makhluk Hidup di SMP Negeri 7 Bone. Hasil Penelitian Pada siklus I terdapat 5,00% siswa memiliki nilai IPA setelah diterapkan model penemuan terbimbing dengan pendekatan Lingkungan pada siklus I berada dalam kategori sangat rendah. 30,00 % berada dalam kategori rendah, 22,25 % berada dalam kategori sedang, 25,00 % berada dalam kategori tinggi, serta 17,43 % berada dalam kategori yang sangat tinggi. Jika nilai rata-rata setelah diterapkan model ini yakni 62, 86, maka nilai rata-rata hasil belajar IPA berada dalam kategori sedang.Setelah diterapkan model penemuan terbimbing dengan pendekatan Lingkungan berada dalam kategori sangat rendah. 2,50 % berada dalam kategori rendah, 10,00 % berada dalam kategori sedang, 50,00 % berada dalam kategori tinggi, 37,50 % berada dalam kategori sangat tinggi. Jika nilai rata-rata setelah diterapkan model ini yakni 79, 03, maka nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa berada dalam kategori tinggi. Hal ini berarti tingkat hasil belajar IPA siswa kelas VIIID SMP Negeri 7 Bone.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR BIOLOGI DENGAN METODE PEMBELAJARAN PENYELIDIKAN (INQUIRY) DAN PENEMUAN (DISCOVERY) PADA SISWA KELAS X INDRIA, INDRIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i4.2568

Abstract

This research aims to improve biology learning outcomes using inquiry and discovery learning methods for class x students. This research is classroom action research with the application of Inquiry. Classroom action research was carried out in the odd semester of the 2018/2019 academic year. The subjects of this research were 15 class X 6 students of SMAN 1 Pasirian. The types of data collection techniques used by researchers in this research are tests, observation and documentation. Data analysis uses quantitative techniques. Based on the results of the learning activities that have been carried out over two cycles, and based on all the discussions and analyzes that have been carried out, it can be concluded as follows: 1) Learning by inquiry and discovery has a positive impact in improving student learning achievement which is characterized by an increase students' learning completeness in each cycle, namely cycle I (50%), cycle II (77%). 2) The application of inquiry and discovery learning methods has a positive influence, namely it can increase students' learning motivation as shown by the results of interviews with some students, the average student answer states that students are interested and interested in the inquiry learning method (Inquiry). ) and discovery so that they become motivated to learn. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar biologi dengan metode pembelajaran penyelidikan (Inquiry) dan penemuan (Discovery) pada siswa kelas x. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan penerapan Inquiry. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X 6 SMAN 1 Pasirian yang berjumlah 15 orang. Jenis teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti pada penelitian ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif. Berdasarkan hasil dari kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama dua siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut 1) Pembelajaran dengan penyelidikan (Inquiry) dan penemuan (discovery) memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (50%), siklus II (77%). 2) Penerapan metode pembelajaran penyelidikan (inquiry) dan penemuan (discovery) mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan hasil wawancara dengan sebagian siswa, rata-rata jawaban siswa menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode pembelajaran penyelidikan (Inquiry) dan penemuan (Discovery) sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA DALAM MATA PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN KREATIF DI KELAS VII A SMP NEGERI 1 KETUNGAU HULU YULIANA, YULIANA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i4.2569

Abstract

The purpose of this research is to determine the implementation of a creative learning approach to improve the problem solving abilities of class VII A students at SMP Negeri 1 Ketungau Hulu and to determine the increase in problem solving abilities of class VII A students at SMP Negeri 1 Ketungau Hulu after using the creative learning approach. The type of research used is the Kemmis and Mc Taggart model of classroom action research which consists of four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this research were 29 students in class VII A of SMP Negeri 1 Ketungau Hulu. The data collection techniques used are observation, documentation and tests. The results of this research show that there is an increase in the problem solving abilities of class VII A students at SMP Negeri 1 Ketungau Hulu in mathematics subjects. After using a creative learning approach, the problem solving abilities of class VII A students at SMP Negeri 1 Ketungau Hulu increased. In the pre-cycle, the average score for students' problem solving abilities was 60.98, classical completeness was 37.93%, and was included in the sufficient criteria. In cycle I, the average score for students' problem solving abilities was 73.91, classical completeness was 65.51%, and was included in the sufficient criteria. In cycle II the average score for students' problem solving abilities was 83.79, classical completeness was 93.10%, and was included in the good criteria. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pendekatan pembelajaran kreatif untuk meningkatkan kemampuan problem solving siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Ketungau Hulu dan untuk mengetahui peningkatan kemampuan problem solving siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Ketungau Hulu setelah digunakan pendekatan pembelajaran kreatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Ketungau Hulu yang berjumlah 29 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan problem solving siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Ketungau Hulu pada mata pelajaran matematika. Setelah digunakan pendekatan pembelajaran kreatif, kemampuan problem solving siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Ketungau Hulu mengalami peningkatan. Pada pra siklus nilai rata-rata kemampuan problem solving siswa adalah 60,98, ketuntasan klasikal 37,93%, dan masuk dalam kriteria cukup. Pada siklus I nilai rata-rata kemampuan problem solving siswa adalah 73,91, ketuntasan klasikal 65,51%, dan masuk dalam kriteria cukup. Pada siklus II nilai rata-rata kemampuan problem solving siswa adalah 83,79, ketuntasan klasikal 93,10%, dan masuk dalam kriteria baik.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA ARYANI, DEFI; U.S, SUPARDI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v3i4.2570

Abstract

Students' mathematical reasoning abilities in learning mathematics provide students with the opportunity to use their reasoning and thinking abilities in solving a problem in mathematics. In fact, there are many learning models that can be used to trigger students to be more optimal in using their mathematical reasoning abilities in solving various kinds of problems through activities, namely discussions. The aim of this research is to explore relevant mathematics learning models that can influence students' mathematical abilities. Then can the mathematics learning model improve the mathematical reasoning abilities of class students XI SMA Darunnajah Jakarta?. This article was written using a literature review method consisting of books, journal articles and other documents related to the topic of discussion. Hasil kajian mendapati bahwa siswa dapat meningkatkan keterampilan matematika melalui berbagai model pembelajaran matematika. ABSTRAKKemampuan penalaran matematis siswa dalam belajar matematika yaitu memberikan kesempatan siswa untuk menggunakan kemampuan bernalar dan berpikirnya dalam menyelesaikan suatu masalah pada matematika. Sebenarnya banyak model pembelajaran yang dapat digunakan untuk memicu siswa untuk lebih optimaldalam menggunakan kemampuan bernalar matematisnya dalam menyelesaikan berbagai macam masalah melalui kegiatan yaitu diskusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali model-model pembelajaran matematika yang relevan dan dapat mempengaruhi kemampuan kemampuan matematika siswa. Kemudian apakah model pembelajaran matematika dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa siswa kelas XI SMA Darunnajah Jakarta?.Penulisan artikel ini menggunakan metode kajian Pustaka yang terdiri dari buku, artikel jurnal dan dokumen lain yang terkait dengan topik pembahasan. Hasil kajian mendapati bahwa siswa dapat meningkatkan keterampilan matematika melalui berbagai model pembelajaran matematika.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN BIOLOGI MATERI SUBSTANSI GENETIKA DINDARDIYA, RAHAYU; U.S, SUPARDI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v4i1.2808

Abstract

This study aims to determine whether learning through Audio Visual media can improve the learning outcomes of biology students in class XII IPA 3 SMA Negeri 1 Cibitung on the substance of genetics. The method used is class action research (PTK) which consists of two cycles. The research subjects were XII IPA 3 class of SMA Negeri 1 Cibitung as many as 36 students. Data analysis used a comparative descriptive quantitative method, namely by comparing student test scores, observation results of student and teacher activities from initial conditions with the results achieved from each cycle and analyzed in cycle I and cycle II with the application of Audio Visual media. At the end of cycle II, it is known that there has been an increase, namely from cycle I students who completed 77.77% with an average student score of 77.12. In cycle II students who completed as many as 94.44% with an average class score of 84.54. In addition to the intu, student learning activities also increased from Cycle I as much as 83.33% with an average student score of 87. in cycle II to 91.66% with an average student score of 94. Thus most students of class XII IPA 3 SMA Negeri 1 Cibitung experienced an increase in learning outcomes through the use of Audio Visual media on genetic substance material. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran melalui media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas XII IPA 3 SMA Negeri 1 Cibitung pada materi substansi genetika. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian adalah kelas XII IPA 3 SMA Negeri 1 Cibitung sebanyak 36 siswa. Analisis data menggunakan metode kuantitatif desktiftif komparatif, yaitu dengan membandingkan nilai tes siswa, hasil observasi terhadap kegiatan siswa dan guru dari kondisi awal dengan hasil-hasil yang dicapai dari setiap siklus dan analis pada siklus I dan siklus II dengan penerapan media Audio Visual. Pada akhir siklus II diketahui telah terjadi peningkatan yaitu dari siklus I siswa yang tuntas sebanyak 77,77 % dengan nilai rata-rata siswa 77,12. Pada siklus II siswa yang tuntas sebanyak 94,44% dengan nilai rata-rata kelas 84,54. Selain intu aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan dari Siklus I sebanyak 83,33 % dengan nilai rata -rata siswa 87. pada siklus II menjadi 91,66 % dengan nilai rata-rata siswa 94. Dengan demikian sebagian besar siswa kelas XII IPA 3 SMA Negeri 1 Cibitung mengalami peningkatan hasil belajar melalui penggunaan media Audio Visual pada materi substansi genetika.
PENINGKATAN KOMPETENSI PENGETAHUAN FISIKA POKOK BAHASAN LISTRIK STATIS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY LEARNING BUDININGSIH, ENDAH; U.S , SUPARDI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v4i1.2809

Abstract

This study aims to determine how to improve the achievement of physics knowledge competencies in chapter static electricity through the applied Guided Inquiry Learning model in class XII MIPA 2, SMA Negeri 1 Cibitung. The research method used is classroom action research (PTK), which comprises two cycles. The research subject is class XII MIPA 2 SMA Negeri 1 Cibitung consisting of 36 students. Data analysis used a comparative descriptive quantitative method, or by comparing results of student test scores against teacher activities from initial conditions with the results achieved from Cycle I and Cycle II, by applying the guided inquiry learning model in the learning process. At the end of Cycle I, the data showed a percentage increase in student learning completeness of 13,6%, going from 43.2% to 56.8% with an increase in the average student score of 4.6. At the end of Cycle II, the percentage of student learning completeness increased by 34.1%, going from 56.8% to 90.9% with an increase in the average student score of 9.7. Student learning activities during the learning process also increased from Cycle I by 61.3% with an average student score of 69.9 to 87.5% with an average student score of 79.6 in Cycle II. Thus there was an increase in the physics knowledge competencies of the chapter static electricity in students of class XII IPA 2 SMA Negeri 1 Cibitung through the application of the guided inquiry learning model. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah meningkatkan pencapaian kompetensi pengetahuan fisika pokok bahasan listrik statis melalui penerapan model pembelajaran Guided Inquiry Learning pada siswa kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 1 Cibitung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian adalah kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 1 Cibitung yang terdiri dari 36 siswa. Analisis data menggunakan metode kuantitatif deskriptif komparatif, yaitu dengan membandingkan nilai tes siswa, hasil observasi terhadap aktivitas siswa dan guru dari kondisi awal dengan hasil-hasil yang dicapai dari siklus I dan siklus II, dengan menerapkan model pembelajaran guided inquiry learning dalam proses pembelajaran. Pada akhir siklus I diperoleh data bahwa telah terjadi peningkatan prosentase ketuntasan belajar siswa yaitu sebesar 13,6 % dari prosentase ketuntasan sebelum siswa memperoleh perlakuan yaitu sebesar 43,2 % menjadi 56,8% dengan kenaikkan nilai rata-rata siswa sebesar 4,6. Pada akhir siklus II prosentase ketuntasan siswa naik sebesar 34,1 % yaitu dari 56,8 % menjadi 90,9 % dengan rata-rata nilai siswa mengalami kenaikkan sebesar 9,7. Aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran juga mengalami peningkatan dari Siklus I sebanyak 61,3 % dengan nilai rata -rata siswa 69,9 naik menjadi 87,5 % dengan nilai rata-rata siswa 79,6 pada Siklus II. Dengan demikian terjadi peningkatan pencapaian kompetensi pengetahun fisika pokok bahasan listrik statis pada siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 1 Cibitung melalui penerapan model pembelajaran guided inquiry learning.
LEVERAGING ARTIFICIAL INTELEGENCE TECHNOLOGY: INTRODUCING SPEAK.GOOGLE AS A DIGITAL SPEAKING ASISSTANT FOR EFL STUDENTS NURMAYASARI, DEWI
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v4i1.2927

Abstract

Major contributions have been made by Artificial intelligence (AI) technologies in the development of society. AI-powered assistants become popular among English as a Foreign Language (EFL) students in recent years. AI provides EFL students with more alternatives for customizing their learning experiences. Speak.google is a new tool of Google Search that helps students in learning English by enabling them to practice speaking interactively. The purpose of this study of is to provide an overview of how Speak.google may be used to help EFL students learn English speaking. This study performs descriptive qualitative research. The study shows that Speak.Google is able to help ESL students in learning language by helping them learn and practice English speaking. This AI is providing students with instant feedback and a range of alternate answers. Students can learn to pronounce a sentence and the meaning of each word in sentences. For EFL students who want to improve their English language skills, especially speaking skill, Speak.google is a promising artificial intelligence for them. ABSTRAKKontribusi besar telah diberikan oleh teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam perkembangan masyarakat. Asisten yang didukung AI menjadi populer di kalangan siswa pembelajar Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) di beberepa tahun terakhir . AI memberi lebih banyak alternatif kepada siswa EFL untuk menyesuaikan pengalaman belajar mereka. Speak.google adalah fitur baru di penulusuran Google yang membantu siswa belajar bahasa Inggris dengan memungkinkan mereka berlatih berbicara secara interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang bagaimana Speak.google dapat digunakan untuk membantu siswa EFL belajar berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa Speak.Google dapat membantu siswa ESL mempelajari bahasa dengan membantu mereka belajar dan berlatih berbicara bahasa Inggris. AI ini memberikan siswa umpan balik instan dan berbagai jawaban alternatif. Siswa dapat belajar mengucapkan kalimat dan arti setiap kata dalam kalimat. Bagi pelajar EFL yang ingin meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris khususnya kemampuan berbicara, Speak.google merupakan kecerdasan buatan yang menjanjikan bagi mereka.
LANDASAN PSIKOLOGIS DALAM PEMBELAJARAN IPADI MADRASAH IBTIDAIYAH SOFIYAH, KHOTNA; LESTARI, RANTI FITRI; NAZIFAH, SALWA; LIMBONG, NURPAHWIYAH
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v4i1.2949

Abstract

In the field of Natural Sciences education, teachers need to consider psychological principles that encompass individual differences, students'development, cognitive, affective, and psychomotor development, as well as the learning process. The purpose of this study is to describe the psychological foundations of Science education in Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary school). This research employs a qualitative approach with a literature review design. The content analysis technique is used, involving an understanding of the content, message characteristics, and material development. The research findings indicate that psychological foundations play a vital role in education as they involve the human psyche dimension. There are two foundations that can be utilized, namely individual differences among students and the learning process. In Science education, teachers in elementary schools (SD/MI) need to be more creative in delivering the material through approaches, strategies, models, and media that align with students' development. Therefore, teachers also need to comprehend the psychological foundations of Science education. ABSTRAKDalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), guru perlu memperhatikan prin-sip-prinsip psikologis yang meliputi perbedaan individual, perkembangan peserta di-dik, perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotor, serta proses belajar. Tujuan pe-nelitian ini untuk mendeskripsikan tentang landasan psikologis dalampembelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif desain studikepustakaan (literature review). Teknik analisis yang digunakan da-lam penelitian ini adalah analisis isi (content analysis), yang melibatkan pemahaman terhadap isi, karakteristik pesan, dan perkembangan suatu materi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa landasan psikologiss memiliki peran penting dalam pendidikan karena melibatkan dimensi kejiwaan manusia. Ada dua landasan yang dapat digu-nakan, yaitu perbedaan individual anak didik dan proses belajar. Dalam pembelajaran IPA, guru di SD/MI perlu lebih kreatif kreatif dalam menyampaikan materi dengan pendekatan, strategi, model, dan media yang sesuai dengan perkembangan peserta didik. Oleh karena itu, guru juga perlu memahami landasan psikologis dalampembe-lajaran IPA.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PESERTA DIDIK SD MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN JARIMATIKA SARI, ASTRI MADA; RAHMADANI, ASTRYA; SOFIYAH, KHOTNA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v4i1.2950

Abstract

It was found that many students in remote areas had deficiencies in numeracy skills. Because there are still many educators who use memorization methods which can burden the brains of students who have limited memory. This research aims to determine students' numeracy skills produced by using the Jarimatics learning method. The research method used is literature with a qualitative descriptive approach. Data was obtained from various sources related to the things being researched, in the form of books, journal articles, scientific writings and research results related to this research. The results of this research show that the Jarimatics learning method can improve students' numeracy skills. ABSTRAKDitemukan banyak sekali didaerah pedalaman para peserta didik yang memiliki kekurangan dalam kemampuan berhitung. Karena masih banyak ditemukan pendidik yang menggnuakan metode menghapal yang dapat membebani memori otak peserta didik yang memiliki daya ingat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berhitung peserta didik yang dihasilkan dengan menggunakan metode pembelajaran jarimatika. Metode penelitian yang digunakan adalah kepustakaan dengan pendekataan deskriftif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber yang berhubungan dengan hal-hal yang diteliti, berupa buku, artikel jurnal, tulisan-tulisan ilmiah maupun hasil-hasil penelirtian yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran jarimatika dapat meningkatkan kemampuan berhitung peserta didik.