cover
Contact Name
Henri Gunawan Pratama
Contact Email
henrigunawan92@gmail.com
Phone
+6285536888554
Journal Mail Official
penjaga@stkippgritrenggalek.ac.id
Editorial Address
Jl. Supriyadi 22 Trenggalek Jawa Timur – Indonesia Kode Pos 66319
Location
Kab. trenggalek,
Jawa timur
INDONESIA
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Published by STKIP PGRI TRENGGALEK
ISSN : -     EISSN : 27743721     DOI : -
PENJAGA : Pendidikan Jasmani & Olahraga particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of sport areas as follows: 1. Physical Education 2. Sports 3. Development 4. Sports Biomechanics 5. Traditional Sports
Articles 43 Documents
Pengaruh Latihan Pylometric Single Leg Hop Dan Latihan Get the Point Terhadap Akurasi Shooting Jarak Jauh Attamimi, Muhammad Syafiq; Royana, Ibnu Fatkhu; Setyawan, Danang Aji
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.1084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan Plyometric Single Leg Hop dan latihan Get the Point terhadap peningkatan akurasi shooting jarak jauh pada pemain usia 13 tahun di SSB WEFA Wonosobo. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (two group pretest–posttest design) dengan jumlah sampel 30 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok perlakuan. Instrumen penelitian berupa tes akurasi shooting yang dilaksanakan sebelum dan sesudah program latihan. Analisis data meliputi uji deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan akurasi shooting pada kedua kelompok latihan. Kelompok Plyometric Single Leg Hop meningkat dari rata-rata 9,80 menjadi 18,07, sedangkan kelompok Get the Point meningkat dari 10,13 menjadi 19,00. Uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest (Sig. = 0,000 < 0,05), yang berarti kedua latihan efektif meningkatkan akurasi shooting. Namun, uji independent sample t-test menunjukkan nilai Sig. = 0,561 (> 0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua metode latihan. Dengan demikian, kedua model latihan dapat dijadikan alternatif program pembinaan untuk meningkatkan akurasi shooting jarak jauh pada pemain sepak bola usia dini.
Inovasi Pembelajaran Passing Bolavoli Melalui Multimedia Interaktif pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani Awaluddin, Awaluddin; Bachtiar, Ishak; Hudain, Muh Adnan
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.1085

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, termasuk dalam penguasaan teknik dasar bolavoli. Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi pembelajaran passing bolavoli berbasis multimedia interaktif untuk meningkatkan pemahaman konsep, kualitas demonstrasi teknik, serta keterampilan praktik mahasiswa Pendidikan Jasmani. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan multimedia, validasi ahli, uji coba terbatas, revisi produk, dan implementasi dalam kelas yang lebih luas. Subjek penelitian terdiri atas dua ahli materi, satu ahli media, serta 30 mahasiswa Pendidikan Jasmani semester IV Universitas Negeri Makassar. Evaluasi efektivitas dilakukan melalui tes keterampilan dan motivasi belajar, dengan analisis data secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Validitas media diperoleh dari skor rata-rata penilaian ahli, sedangkan efektivitas diuji menggunakan uji t berpasangan. Hasil menunjukkan bahwa produk tergolong “sangat layak” dengan skor 91% dari ahli materi dan 89% dari ahli media. Uji efektivitas memperlihatkan peningkatan signifikan keterampilan passing bolavoli, dari nilai rata-rata 64,5 pada pretest menjadi 83,1 pada posttest. Temuan ini menegaskan bahwa multimedia interaktif mampu membantu mahasiswa memahami posisi tubuh, koordinasi gerak, dan ritme sentuhan bola sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran teknik dasar bolavoli di perguruan tinggi.
Pemahaman Guru Dan Siswa Sekolah Dasar Tentang Minat Olahraga Dalam Pembelajaran PJOK Anggriani, Nopi; Aryani, Delina; Putri, Natasya Dwi Meilany; Pratama, Dicky Satria; Rahman, Aam Ali
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.1094

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan antara pemahaman guru dan persepsi siswa mengenai minat olahraga dalam pembelajaran Penjasorkes di sekolah dasar. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana guru menyesuaikan strategi, metode, dan media pembelajaran berdasarkan karakteristik, kebutuhan, dan kondisi nyata siswa sehingga mampu meningkatkan minat belajar serta partisipasi aktif mereka di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan satu guru PJOK dan satu kelas siswa kelas V sebagai sampel yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi terstruktur, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Instrumen penelitian meliputi panduan wawancara, lembar observasi yang berisi indikator aktivitas dan minat siswa, serta catatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding, kemudian dipadukan dengan analisis deskriptif persentase untuk data observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap karakteristik dan minat siswa menjadi inti dari peningkatan kualitas pembelajaran, di mana strategi pembelajaran yang adaptif dan relevan mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan minat siswa dalam aktivitas olahraga. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan pembelajaran Penjasorkes yang lebih responsif dan efektif.