cover
Contact Name
Henri Gunawan Pratama
Contact Email
henrigunawan92@gmail.com
Phone
+6285536888554
Journal Mail Official
penjaga@stkippgritrenggalek.ac.id
Editorial Address
Jl. Supriyadi 22 Trenggalek Jawa Timur – Indonesia Kode Pos 66319
Location
Kab. trenggalek,
Jawa timur
INDONESIA
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Published by STKIP PGRI TRENGGALEK
ISSN : -     EISSN : 27743721     DOI : -
PENJAGA : Pendidikan Jasmani & Olahraga particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of sport areas as follows: 1. Physical Education 2. Sports 3. Development 4. Sports Biomechanics 5. Traditional Sports
Articles 43 Documents
Pengaruh Penjas Terhadap Motivasi dan Produktivitas Kelas XI dan XII SMKN 1 Cipanas Fahrizal, Fahrizal; Saksana, Gusti Sabda; Sungkawa, Muhammad Guntur Gaos
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat motivasi belajar dan produktivitas siswa kelas XI dan XII di SMKN 1 Cipanas, dengan pembelajaran Pendidikan Jasmani (Penjas) sebagai stimulus tidak langsung. Produktivitas siswa diukur berdasarkan capaian proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada semester ganjil. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 62 siswa yang diambil melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian terdiri atas kuesioner motivasi belajar dan dokumentasi nilai proyek P5. Data dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan uji normalitas serta uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara siswa kelas XI dan XII, di mana siswa kelas XI memiliki tingkat motivasi belajar dan produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan kelas XII. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran Penjas memiliki potensi sebagai faktor pemicu yang dapat mendorong peningkatan motivasi dan produktivitas siswa dalam konteks pembelajaran berbasis proyek. Oleh karena itu, strategi pengembangan pembelajaran Penjas di SMK perlu dioptimalkan agar dapat berkontribusi secara maksimal terhadap semangat belajar, keterlibatan, dan produktivitas siswa di lingkungan pendidikan kejuruan.
Sinergi Think, Pair, Share: Akselerasi Penguasaan Teknik Pencak Silat Siswa XI SMK Afandi, Arif; Mashud, Mashud
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.894

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar pencak silat meliputi aspek psikomotor, kognitif-taktik, dan kolaborasi pada 28 siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMKN 1 Sungai Pinang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain spiral Kemmis & McTaggart, dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan (penerapan TPS), pengamatan (hasil belajar dan aktivitas diskusi), serta refleksi untuk perbaikan siklus berikutnya. Data kuantitatif dikumpulkan melalui tes unjuk kerja dan tes kognitif, sedangkan data kualitatif diperoleh dari lembar observasi dan dokumentasi. Hasil pra-siklus menunjukkan nilai rata-rata psikomotor 62,14 dan kognitif 58,3, dengan persentase ketuntasan 35,71%. Setelah siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 71,25 dan kepemahaman kognitif naik, dan persentase tuntas mencapai 64,29%. Pada akhir siklus II, nilai rata-rata psikomotor mencapai 82,86, skor kognitif 82,5, serta ketuntasan klasikal 89,29%. Temuan ini mengonfirmasi bahwa TPS efektif mempercepat penguasaan teknik pencak silat secara holistik, meningkatkan kolaborasi, dan menjawab tuntutan Capaian Pembelajaran Fase F Kurikulum Merdeka.
Meningkatkan Keterampilan Renang Gaya Dada Perenang Pemula: Systematic Literature Review Tyas, Tri Anggara Atmaja Ning; Mashud, Mashud
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.898

Abstract

Peningkatan keterampilan renang gaya dada bagi pemula merupakan aspek penting dalam pendidikan jasmani karena gaya ini dinilai aman, stabil, dan cocok untuk proses adaptasi awal di air. Namun, penguasaan teknik gaya dada tidak mudah karena membutuhkan koordinasi kompleks antara gerakan kaki, tangan, dan pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis berbagai metode latihan yang digunakan dalam meningkatkan keterampilan renang gaya dada bagi pemula. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan metode PRISMA dan kriteria inklusi-eksklusi berbasis model PICO, melalui seleksi artikel dari Google Scholar. Dari 447 artikel awal, empat artikel yang relevan berhasil disintesiskan secara kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode seperti blocked practice dengan visualisasi, drill bervariasi, pengembangan model latihan berbasis panduan, serta penggunaan media bantu galon rakit, terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan gaya dada. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi latihan yang variatif, terstruktur, dan disesuaikan dengan karakter peserta mampu mempercepat penguasaan teknik gaya dada, meningkatkan motivasi belajar, dan membangun rasa percaya diri pada perenang pemula. 
Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pada Jenjang Sekolah Dasar Ramadhoni, Rifki; Mashud, Mashud
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.1041

Abstract

Keaktifan belajar merupakan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, baik secara fisik maupun mental, keaktifan belajar yang baik bisa dilihat  melalui partisipasi siswa dalam bertanya, menjawab, berdiskusi, dan mengerjakan tugas yang mendorong tercapainya tujuan belajar secara optimal.Tujuan Penelitian: untuk mengkaji secara sistematis model pembelajara apakah yang efektif dalam peningkatan keaktifan belajar peserta didik di sekolah dasar.Metode: . Metode dilakukan melalui metode Systematic Literature Review (SLR).Artikel dikumpulkan menggunakan database Google Scholar dengan bantuan perangkat lunak Publish or Perish, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan pendekatan PICO. Dari 108 artikel awal, 5 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis secara kualitatif Hasil review menunjukan bahwa model pembelajaran aktif seperti permainan tradisional, discovery learning, latihan fisik spesifik, dan media interaktif terbukti efektif meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran PJOK di sekolah dasar.Disimpulkan bahwa Setiap model mendorong keterlibatan siswa secara fisik maupun mental, meningkatkan partisipasi, keberanian bertanya, dan kolaborasi dalam proses belajar. Pendekatan yang variatif, kontekstual, dan menyenangkan menjadi kunci keberhasilan peningkatan keaktifan belajar. Review ini diharapkan menjadi referensi berbasis bukti bagi guru, pengembang kurikulum, dan praktisi pendidikan dalam merancang program pembelajaran yang lebih menarik dan menumbuhkan partisipasi aktif siswa sekolah dasar.
Model Direct Instruction Dengan Media Visual Terhadap Hasil Belajar Guling Depan Padilah, Nur; Mashud, Mashud
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.1056

Abstract

Tujuan pada penelitian PTK ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan gerak spesifik guling depan pada peserta didik kelas VII SMP melalui penerapan model Direct Instruction yang dipadukan dengan media visual. Secara khusus, penelitian untuk mendeskripsikan proses penerapan model pembelajaran Direct Instruction dan menganalisis peningkatan kemampuan motorik, partisipasi, serta kepercayaan diri peserta didik setelah tindakan diberikan. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Sampel penelitian 30 siswa yang dipilih berdasarkan hasil observasi awal. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas siswa, tes praktik keterampilan guling depan, serta dokumentasi dan wawancara terbatas untuk mendukung hasil kualitatif. Analisis data dilakukan secara kuantitatif melalui perhitungan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar, serta secara kualitatif dengan analisis deskriptif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan siswa. Ketuntasan belajar meningkat dari 23,3% (pra-tindakan) menjadi 56,7% pada siklus I, dan mencapai 86,7% pada siklus II, dengan rata-rata nilai meningkat dari 9,3 (58,1%) menjadi 13,1 (81,9%). Penerapan model Direct Instruction yang dipadukan dengan media visual terbukti mampu meningkatkan pemahaman teknik, keterampilan motorik, partisipasi aktif, serta rasa percaya diri peserta didik. Dengan demikian, model ini dapat menjadi alternatif efektif dalam pembelajaran pendidikan jasmani, khususnya pada materi senam lantai yang membutuhkan pemahaman visual dan pembimbingan terstruktur.
Analisis Kebugaran Jasmani Terhadap Atlit Pencak Silat POMNAS Di Universitas Susanto, Ratno; Siagian, Fera Ratna Dewi
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.1057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebugaran jasmani atlet pencak silat yang akan mewakili Universitas Nusa Cendana dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS). Kebugaran jasmani merupakan salah satu komponen utama dalam menunjang performa atlet, khususnya dalam cabang olahraga pencak silat yang membutuhkan kekuatan, daya tahan, kelincahan, serta koordinasi tubuh yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 atlet pencak silat dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat yang lolos seleksi POMNAS. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah serangkaian tes kebugaran jasmani (Physical Fitness Test) yang sudah terstandar, mengacu pada pedoman dari American College of Sports Medicine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani atlet pencak silat peserta POMNAS di universitas berada pada kategori baik hingga baik sekali, dengan rata-rata skor keseluruhan 84,2 dari 100. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar atlet telah memiliki kondisi fisik yang memadai untuk menghadapi tuntutan kompetisi di tingkat nasional. Namun, beberapa komponen kebugaran seperti daya tahan aerobik dan fleksibilitas masih memerlukan perhatian khusus dalam program latihan selanjutnya. Kesimpulan Penelitian ini menunjukkan bahwa kebugaran jasmani atlet pencak silat peserta POMNAS di Universitas berada pada kategori beragam, dengan sebagian besar atlet masih berada pada tingkat cukup, sementara hanya sebagian kecil yang mencapai kategori baik.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Senam Berirama Melalui Metode Kooperatif Tipe Tutor Sebaya Kelas X Ika, Yulia; Mashud, Mashud
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X dalam senam irama dengan menggunakan metode kooperatif berbasis tutor sebaya. Dasar dari penelitian ini adalah rendahnya tingkat pencapaian belajar siswa pada materi senam irama yang masih berada di bawah standar (KKM). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa MAN 2 Kota Banjarmasin yang berjumlah 34 siswa. Instrumen yang digunakan adalah Uji Pengetahuan, Tes Unjuk Kerja, Pengamatan Sikap, Lembar Observasi dan Jurnal Refleksi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 71,5 pada pra-siklus menjadi 82 di siklus II, sementara ketuntasan klasikal naik dari 23,5% menjadi 82,4%. Penerapan tutor sebaya terbukti menciptakan interaksi yang positif antar siswa, meningkatkan kepercayaan diri untuk bertanya, serta memfasilitasi pembelajaran yang lebih partisipatif. Metode ini juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperdalam pemahaman mereka melalui proses pengajaran kepada teman-temannya. Penelitian ini merekomendasikan agar metode tutor sebaya diterapkan secara luas dalam pembelajaran PJOK, terutama untuk materi praktik seperti senam irama, demi menciptakan suasana belajar yang kolaboratif dan mendukung pencapaian hasil belajar yang maksimal.
Pengaruh Latihan Sirkuit terhadap Peningkatan Hasil Tendangan Sabit Atlet Silat Juliasnyah, Ahmad; Mashud, Mashud
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.1059

Abstract

Penelitian ini bertujuan secara umum untuk mengetahui pengaruh latihan sirkuit terhadap peningkatan hasil tendangan sabit atlet pencak silat, serta secara khusus untuk menganalisis perubahan kekuatan, kecepatan, dan ketepatan tendangan setelah diterapkan latihan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan (Action Research) yang dilakukan selama dua siklus latihan. Subjek penelitian berjumlah 12 atlet pencak silat remaja dari Kabupaten Balangan yang memiliki tingkat keterampilan sedang berdasarkan hasil observasi awal. Instrumen yang digunakan berupa tes keterampilan tendangan sabit, dengan aspek penilaian meliputi kekuatan, kecepatan, dan akurasi tendangan, serta lembar observasi aktivitas latihan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif reflektif, dengan membandingkan nilai rata-rata hasil tes antar siklus untuk melihat peningkatan performa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan tendangan sabit atlet, dengan peningkatan rata-rata skor dari 61,5 pada siklus I menjadi 82,3 pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa model latihan sirkuit efektif untuk meningkatkan komponen kondisi fisik yang menunjang keterampilan teknik tendangan sabit. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan latihan sirkuit secara sistematis dan terprogram mampu meningkatkan performa teknik tendangan sabit atlet pencak silat, khususnya dalam aspek kekuatan, kecepatan, dan koordinasi gerak
Dampak Progam Ekstrakurikuler Olahraga Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Fauzen, M. Nur Ridwan
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.1072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program ekstrakurikuler olahraga terhadap pembentukan karakter siswa sebagai tujuan umum. Secara khusus, penelitian ini ingin mengidentifikasi nilai karakter yang berkembang melalui partisipasi siswa dalam kegiatan olahraga, seperti disiplin, kerja sama, kepemimpinan, sportivitas, dan tanggung jawab. Penelitian menggunakan metode literature review dengan menelaah sepuluh artikel ilmiah terpublikasi yang relevan. Sampel penelitian berupa artikel yang membahas hubungan antara kegiatan ekstrakurikuler olahraga dan pembentukan karakter siswa. Instrumen penelitian berupa lembar telaah artikel yang digunakan untuk mengidentifikasi fokus penelitian, metode, instrumen, temuan, serta kontribusi karakter yang terbentuk. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui proses sintesis temuan pada setiap artikel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam ekstrakurikuler olahraga memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan karakter dan kemampuan sosial, serta berdampak tidak langsung pada peningkatan prestasi akademik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa ekstrakurikuler olahraga merupakan sarana strategis untuk membentuk karakter siswa secara holistik, sehingga sekolah perlu mengelola program olahraga secara optimal untuk memaksimalkan manfaatnya dalam penguatan karakter peserta didik
Efektivitas Half Squat Jump Training Terhadap Peningkatan Shooting Futsal Mahyuddin, Reza
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 1 (2025): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i1.1075

Abstract

Akurasi shooting merupakan kemampuan teknik dasar dalam futsal yang membutuhkan koordinasi, kekuatan otot kekakuan, serta stabilitas tubuh agar dapat menghasilkan tembakan tepat sasaran. Banyak mahasiswa FIKK UNM yang masih menunjukkan rendahnya akurasi tembakan, sehingga perlu diberikan bentuk latihan fisik yang relevan untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan secara umum untuk mengetahui pengaruh latihan half squat jump terhadap peningkatan akurasi shooting futsal. Secara khusus, penelitian ini menganalisis perbedaan hasil akurasi shooting sebelum dan sesudah diberikan latihan half squat jump dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pre-test dan post-test control group. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang bagian menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa tes akurasi menembak futsal. Analisis data dilakukan menggunakan uji t melalui program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dengan nilai thitung sebesar 7,210 dan p-value 0,000 (p < 0,05). Rata-rata skor akurasi meningkat dari 4,30 menjadi 9,60, atau selisih 3,510, sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan sebesar 0,262. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan half squat jump berpengaruh signifikan terhadap peningkatan akurasi shooting futsal.