cover
Contact Name
Supriyanto
Contact Email
jurnalesa@stisabuzairi.ac.id
Phone
+6285235575653
Journal Mail Official
jurnalesa@stisabuzairi.ac.id
Editorial Address
Redaksi Jurnal ESA Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Abu Zairi Jln. Raya Pakisan RT 06 RW 01 PAkisan – Tlogosari – Bondowoso 68272
Location
Kab. bondowoso,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL ESA
ISSN : 27458393     EISSN : 27460843     DOI : -
Core Subject : Economy,
URNAL ESA, Jurnal Kajian Ekonomi Syariah, diterbitkan oleh Program Studi : Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Abu Zairi Bondowoso sebagai media pertukaran informasi dan karya ilmiah antara dosen, alumni, mahasiswa, pembaca dan pemerhati masalah Ekonomi Syariah. Dan untuk menyalurkan hasil penelitian lapangan atau laboratorium maupun studi pustaka. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus
Articles 54 Documents
IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO PADA PT. PEGADAIAN SYARIAH CABANG BONDOWOSO Bahanan, Muhammad; Sa’adah, Haqiqotus
ESA : JURNAL KAJIAN EKONOMI SYARIAH Vol 6 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU SYARIAH ABU ZAIRI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58293/esa.v6i2.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko di PT Pegadaian Syariah Cabang Bondowoso, dengan fokus pada identifikasi, penilaian, mitigasi, serta pemantauan dan evaluasi risiko. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajer cabang dan staf manajemen risiko, observasi partisipatif, studi dokumen, serta kuesioner terbuka kepada nasabah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Pegadaian Syariah Cabang Bondowoso telah mengidentifikasi risiko-risiko utama yang mencakup risiko kredit, operasional, likuiditas, dan kepatuhan. Penilaian risiko dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, yang menghasilkan klasifikasi risiko berdasarkan tingkat frekuensi dan dampaknya. Untuk mengelola risiko kredit, perusahaan menerapkan prosedur penilaian kelayakan kredit yang ketat dan memiliki mekanisme lelang barang jaminan untuk meminimalkan kerugian. Risiko operasional dikelola melalui pelatihan staf dan penggunaan sistem manajemen risiko berbasis IT. Risiko likuiditas dan kepatuhan diatasi dengan diversifikasi sumber pendanaan dan audit kepatuhan yang ketat.Pemantauan dan evaluasi risiko dilakukan secara terus-menerus menggunakan dashboard manajemen risiko dan audit berkala. Meskipun manajemen risiko telah diterapkan dengan baik, penelitian ini menemukan bahwa ada kebutuhan untuk meningkatkan pelatihan staf, integrasi sistem IT, dan pengawasan kepatuhan syariah.Penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Pegadaian Syariah Cabang Bondowoso telah mengimplementasikan manajemen risiko dengan cukup efektif, namun masih terdapat area yang memerlukan peningkatan. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan pelatihan staf, pengembangan sistem IT, dan audit kepatuhan yang lebih ketat untuk memastikan efektivitas manajemen risiko yang lebih baik di masa depan
PENGARUH KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN, DISPOSIBLE INCOME, DAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP MINAT MENABUNG NASABAH DI BMT SURYA RAHARJA CABANG BUNGAH GRESIK Zahwa, Hikmatuz; Sahliyah, Fatihatus; Umam, Shaiful
ESA : JURNAL KAJIAN EKONOMI SYARIAH Vol 6 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU SYARIAH ABU ZAIRI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58293/esa.v6i2.106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, disposible income, dan tingkat pengetahuan terhadap minat menabung nasabah di BMT Surya Raharja Cabang Bungah Gresik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Responden yang digunakan adalah nasabah BMT Surya Raharja Cabang Bungah dengan populasi 1.576, sedangkan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknk Probability sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi :  Uji Instrumen, Uji Asumsi Klasik, Analisis Regresi Linear Berganda, Uji t dan Uji F. Hasil penelitian secara simulta menunjukkkan bahwa kualitas produk, kualitas pelayanan, disposible income, dan tingkat pengetahuan berpengaruh terhadap minat menabung nasabah yang diperoleh hasil penelitian F hitung 56,296 > F tabel 2,70 dengan nilai sig 0,00 < 0,05. Hasil penelitian dalam Uji t menunjukkan bahwa secara parsial kualitas produk berpengaruh positif dan sigifikan terhadap minat menabung nasabah diperoleh hasil t hitung sebesar 3,755 > dari t tabel 1,984 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien 0,319. Kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menabung nasabah diperoleh hasil t hitung sebesar 3,375 > dari t tabel 1,984 dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dan nilai koefisien sebesar 0,250. Disposibel income tidak berpengaruh terhadap minat menabung nasabah diperoleh hasil t hitung sebesar 1,621 < dari t tabel 1,984 dengan nilai signifikansi 0,108 > 0,05 dan nialai koefisien sebesar 0,221. Tingkat pengetahuan tidak berpengaruh terhadap minat menabung nasabah diperoleh hasil t hitung sebesar 1,201 < dari t tabel 1,984 dengan nilai signifikansi 0,233 > 0,05 dan niali koefisien sebesar 0,169.
IMPLEMENTASI JUAL BELI ONLINE DENGAN SISTEM ARISAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM : Studi Kasus Pada Owner dan Pelanggan Akun Instagram @Bigenmi.Store Maulinda, Isnina; Hasanah, Niswatun
ESA : JURNAL KAJIAN EKONOMI SYARIAH Vol 6 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU SYARIAH ABU ZAIRI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58293/esa.v6i2.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah yaitu bagaimana praktik jual beli online dengan sistem arisan pada akun Instagram @Bigenmi.Store, bagaimana jual beli online dengan sistem arisan pada akun Instagram @Bigenmi.Store dalam perspektif ekonomi Islam, dan bagaimana pandangan ulama/ akademisi mengenai praktik jual beli online dengan sistem arisan pada akun instagram @Bigenmi.store. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan pola pikir interaktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ual beli online dengan sistem arisan  bagi orang yang berminat bisa menghubungi owner melalui jaringan pribadi (japri) ke nomor WhatsApp atau Instagram. Arisan kacamata terdapat 2 tim peserta arisan per tahun, per tim terdapat 6 anggota yang berlangsung selama 6 bulan. Harga kacamata Rp. 600.000,. pembayaran arisan dicicil setiap 1 bulan sekali sejumlah Rp. 100.000,- per orang, bisa melalui transfer bank dan bisa secara langsung, pengundian pemenang arisan dilakukan secara acak sampai anggota memperoleh gilirannya masing-masing. Menurut perspektif ekonomi Islam jual beli online dengan sistem arisan ini diperbolehkan dan tidak bertentangan dengan hukum Islam jika sudah memenuhi rukun dan syarat. Terdapat pihak yang berakad yaitu penjual (ketua arisan) dan pembeli (anggota arisan), terdapat ijab qabul, terdapat barang yang diperjualbelikan, dan terdapat alat tukar penganti barang. Praktik arisan sudah menerapkan prinsip-prinsip ekonomi Islam, yaitu prinsip Al-Ihsan, Al-Mas'uliyah, Al-kifayah, keseimbangan, kejujuran, tidak ada paksaan, mempunyai manfaat, dan berbuat keadilan. Menurut salah satu pandangan ulama kegiatan ini melibatkan multi akad, hal ini dikarenakan pada kegiatan tersebut ketua arisan/admin yang mengelola kegiatan arisan (wakil) juga mengurusi akad mudayanah (hutang piutang), dan akad bai’ uhdah yaitu (jual beli dengan tempo).
PERAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF ISLAM Fajar Setiawan Melala, Mohammad; Fahim, Acmad
ESA : JURNAL KAJIAN EKONOMI SYARIAH Vol 6 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU SYARIAH ABU ZAIRI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58293/esa.v6i2.108

Abstract

Desa Srowo yang terletak di Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik dengan struktur geografi desa yang memiliki area tambak yang luas dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai nelayan serta beberapa UMKM seperti bonggolan dan kerupuk ikan. Permasalahan yang dihadapi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang rada di Desa Srowo Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik adalah terkait bagaimana peran UMKM meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa serowo dalam prespektif ekonomi islam. Selain itu pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dilakukan Badan Usahan Milik Desa (BUMDES) dan Koperasi yang ada di Desa Srowo yang belum optimal dalam memberikan hasil yang maksimal, terhadap perkembangan perekonomian di Desa Srowo. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode wawancara,wawancara ini bertujuan untuk memperoleh informasi data yang dibutuhkan untuk penelitian. Hasil penelitian yang di dapat adalah bahwa dengan adanya UMKM tersebut memiliki peran yang sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat dengan membuka lapangan kerja dan menambah pendapatan masyarakat sekitar sehingga dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari seperti pangan.
A KEADILAN DISTRIBUSI DAN PERLINDUNGAN TERHADAP KAUM LEMAH Rodiah, Siti; Hamid, Abdul
ESA : JURNAL KAJIAN EKONOMI SYARIAH Vol 7 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU SYARIAH ABU ZAIRI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58293/esa.v7i1.121

Abstract

Distributional justice and protection of the weak are two important issues in efforts to create a just and prosperous society. Distributive justice includes the principle that resources, wealth, and opportunities must be distributed equally so that every individual, especially those in vulnerable positions, has equal access. This concept is strengthened by the justice theory of John Rawls and Aristotle, which emphasizes the importance of social policies that support the welfare of weak groups. In the Indonesian context, significant social and economic inequality demands serious attention, especially in the form of inclusive policies and legal support. In addition, the Islamic perspective provides an additional dimension in understanding distributional justice through the mechanisms of zakat, infaq and alms, which function to prevent the accumulation of wealth in the hands of a few people. With collaboration between the government, civil society and the private sector, it is hoped that efforts to achieve distributional justice and protect the weak can be realized effectively. This paper aims to analyze the concept of distributive justice, identify the challenges faced by the weak, and encourage social awareness regarding the importance of justice and protection for vulnerable groups.
EVOLUSI PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM DI INDONESIA: DARI TRADISI KE MODERNISASI Hasanah, Ulfanianatul; Madinatul, Nurlaila; Setianingrum, Nurul; Anggitaningsih, Retna
ESA : JURNAL KAJIAN EKONOMI SYARIAH Vol 7 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU SYARIAH ABU ZAIRI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58293/esa.v7i1.122

Abstract

This study explores the evolution of Islamic economic thought in Indonesia, from traditional practices to modernized systems. The scope includes tracing significant transformations in Islamic economics and its adoption in the financial and social sectors. The purpose of the study is to analyze how traditional Islamic economic principles have adapted to contemporary economic demands. Using a qualitative descriptive approach, this research employs library research to gather insights from academic works and historical documents. The findings reveal three major phases in the development of Islamic economic thought in Indonesia: the traditional phase, the modern phase marked by the establishment of Islamic financial institutions, and the contemporary phase, where Islamic finance has become more integrated into the national economy. The study concludes that, despite modernization, Islamic economics in Indonesia remains grounded in core principles of social justice, economic freedom, and responsibility. This evolution underscores the potential of Islamic economics to offer sustainable economic solutions aligned with both religious values and modern needs.
PERAN EKONOMI ISLAM DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI UMMAT Mundir, Ahmad; Rosidi, M. Imron; Setianingrum, Nurul; Anggitaningsih, Retna
ESA : JURNAL KAJIAN EKONOMI SYARIAH Vol 7 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU SYARIAH ABU ZAIRI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58293/esa.v7i1.123

Abstract

Poverty is a complex social problem and a serious challenge for countries with a Muslim majority population. Islamic economics offers an approach based on the values of social justice, solidarity, and ethics to address this issue. Amidst global economic instability causing conventional financial institutions to fail, Islamic economics has shown resilience and significant growth. This study aims to analyze the role of Islamic economics in alleviating poverty and empowering the community’s economy. Based on principles outlined in the Quran, this research explores the concept of empowerment through two main approaches: social rehabilitation and community development. The findings indicate that the Islamic economic approach has the potential to improve the welfare of the poor through fairer and more sustainable empowerment mechanisms.
PERAN ORGANISASI ISLAM DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI ISLAM DI INDONESIA Nurjannah, Siti Ifa; Angelia Hayya, Ratu Attak
ESA : JURNAL KAJIAN EKONOMI SYARIAH Vol 7 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU SYARIAH ABU ZAIRI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58293/esa.v7i1.124

Abstract

This research explores the role of Islamic organizations in promoting the development of Islamic economics in Indonesia. The study focuses on key activities such as education on sharia principles, the establishment of Islamic financial institutions, waqf management, policy advocacy, and the promotion of halal economic awareness. It investigates how prominent organizations like Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, the National Sharia Council (DSN), and the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) contribute to building an inclusive Islamic economic ecosystem. Using a qualitative approach through literature review and interviews with organizational representatives, the findings indicate that Islamic organizations play a critical role in enhancing Islamic financial literacy, providing sharia-compliant financial services, and supporting national policy efforts. However, challenges remain, particularly in expanding access to these services and increasing public engagement. This study highlights the significant impact of Islamic organizations on the growth of sharia economics in Indonesia
KONSEP GHARĀR DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEADILAN EKONOMI Sarim Karimullah, Suud
ESA : JURNAL KAJIAN EKONOMI SYARIAH Vol 7 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU SYARIAH ABU ZAIRI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58293/esa.v7i1.125

Abstract

This study explores how gharār can be identified and minimized in modern transactions that often involve high uncertainty. Library research is used in this study to collect, analyze and interpret data from various written sources in an integrative and comprehensive manner. The results state that the concept of gharār proves the flexibility and depth of Islamic law in responding to modern economic challenges, making it an ethical guide that avoids uncertainty and excessive speculation and promotes fairness, transparency and sustainability in transactions. More than just a prohibition, gharār is the foundation for formulating inclusive economic policies, addressing social inequality, poverty, and environmental degradation through an adaptive approach to technologies such as fintech and e-commerce without compromising sharia values. With collaboration between scholars, regulators, and practitioners, gharār serves as a universal principle that ensures the Islamic economic system remains globally relevant, not only as an alternative but also as a model of transformation towards a more just, sustainable, and collective welfare-oriented economy. Keywords: Gharār, Uncertainty, Justice, Islamic Economics.
JUAL BELI BIBIT UDANG DENGAN SISTEM TAKARAN DALAM PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH: Studi Kasus Di Desa Purwodadi Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik Syadidul Itqon, Muhammad; Ala'uddin, Muhammad; Umam, Muhammad Shaiful
ESA : JURNAL KAJIAN EKONOMI SYARIAH Vol 7 No 2 (2025): AGUSTUS
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU SYARIAH ABU ZAIRI BONDOWOSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58293/esa.v7i2.133

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik penjualan benur udang vannamei di Desa Purwodadi, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, yang menggunakan satuan taksiran yang dikembangkan secara lokal yang disebut rean (sekitar 5.000 ekor udang per bungkus), sebagai pengganti alat ukur konvensional seperti timbangan. Sistem yang umum digunakan oleh petambak udang lokal ini mengandalkan taksiran visual selama proses transaksi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi kritis, penelitian ini menganalisis keabsahan praktik ini dari perspektif yurisprudensi perdagangan Islam ( fiqih muamalah ). Temuan penelitian menunjukkan bahwa transaksi dengan sistem rean tetap sah menurut hukum Islam sepanjang memenuhi rukun dan syarat akad jual beli, seperti kejelasan objek, kerelaan bersama, dan kecakapan hukum kedua belah pihak. Praktik ini tergolong bai' juzaf, yaitu jual beli yang sah berdasarkan taksiran dan dianggap 'urf shahih karena lazim di masyarakat dan sesuai dengan prinsip syariah. Studi ini menekankan perlunya pendekatan yurisprudensial yang fleksibel untuk memastikan nilai-nilai hukum Islam tetap relevan secara kontekstual dalam praktik ekonomi berbasis masyarakat.