cover
Contact Name
Rasmawati
Contact Email
asjn@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285340721249
Journal Mail Official
asjn@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jln. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN)
ISSN : 27745333     EISSN : 27471225     DOI : -
Core Subject : Health,
Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) is an academic journal published and organized by the Nurse Professional Study Program, Faculty of Medicine and Health Sciences, Alauddin State Islamic University, Makassar. ASJN Journal is intended for all academics, researchers, and students who want to develop comprehensive and quality nursing science.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2026): MEI" : 6 Documents clear
EFEKTIVITAS EDUKASI DENGAN LEMBAR BALIK DAN POSTER TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEBER KOTA CIMAHI : EFEKTIVITAS EDUKASI DENGAN LEMBAR BALIK DAN POSTER TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEBER KOTA CIMAHI Yani, Febri Rizky; Judiono, Judiono; Wardani, Sri Wisnu; Ulfah, Kurniaty
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 7 No 1 (2026): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v7i1.60986

Abstract

Anemia pada kehamilan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang ditandai dengan kadar hemoglobin di bawah nilai normal, yaitu kurang dari 11,0 g/dL pada trimester pertama dan ketiga serta kurang dari 10,5 g/dL pada trimester kedua. Data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada ibu hamil mencapai 21,2%, sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas edukasi kesehatan menggunakan media lembar balik dan poster terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil mengenai anemia. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen komparatif dengan rancangan two-group pre-test post-test. Sampel penelitian melibatkan 70 ibu hamil yang dipilih melalui teknik consecutive sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok intervensi, masing-masing terdiri dari 35 responden. Pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap dilakukan sebelum intervensi dan dua minggu setelah pemberian edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk menilai perubahan dalam masing-masing kelompok serta uji Mann-Whitney untuk membandingkan perbedaan efektivitas antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap yang bermakna secara statistik pada kedua kelompok setelah intervensi (p=0,001). Selain itu, kelompok yang menerima edukasi menggunakan media lembar balik menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap yang lebih tinggi dibandingkan kelompok poster (p=0,001). Penelitian ini menyimpulkan bahwa media lembar balik lebih efektif dibandingkan poster dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil terkait anemia. Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi tenaga kesehatan di puskesmas dalam menentukan media edukasi yang lebih interaktif, mudah diterapkan, dan berpotensi meningkatkan efektivitas pelayanan antenatal dalam upaya pencegahan anemia pada kehamilan
IDENTIFIKASI ALAT DIAGNOSTIK UNTUK MENILAI LUKA KRONIS: SCOPING REVIEW Yasin, Nian; Yusuf, Saldy
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 7 No 1 (2026): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v7i1.62061

Abstract

Jutaan orang mengalami luka kronis di seluruh dunia, yang memberikan tekanan yang luar biasa pada sumber daya yang tersedia untuk layanan kesehatan. Meskipun terdapat kemajuan besar dalam perawatan luka, namun hanya sedikit kemajuan dalam diagnostic luka. Dengan melakukan tinjauan pelingkupan, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi alat diagnostik yang dapat digunakan untuk menilai luka kronis di Klinik dan Rumah Sakit. Kami mengikuti rekomendasi JBI dan daftar periksa PRISMA-ScR dengan menggunakan Kerangka Kerja Tinjauan Cakupan oleh Arksey dan O'Malley. Pencarian literature dilakukan di lima database, dari 362 studi yang diperiksa, terdapat 6 studi yang memenuhi kriteria untuk ditinjau. Hasil menunjukkan bahwa terdapat beberapa alat diagnostik non-invasif yang dapat digunakan untuk menilai luka kronis secara real time. Termasuk, alat diagnostik non-contact device dan rapid enzim analysis untuk menilai infeksi luka kronis, Optical coherence tomography, non-contact infrared optical, alat diagnostik dengan pencitraan hiperspektral dan Autofluorescence. Tinjauan pelingkupan ini memberikan pemahaman terkait beberapa alat diagnostik non-invasif yang dapat digunakan untuk menilai luka kronis yang mempermudah untuk mengetahui hasil pemeriksaan lebih cepat dan tergolong mudah. Disarankan agar fasilitas pelayanan kesehatan mulai mempertimbangkan penggunaan alat diagnostik non-invasif dalam penilaian luka kronis untuk mempercepat proses diagnosis
HUBUNGAN BODY IMAGE DENGAN TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI PADA SISWI DI MAN PINRANG Aiman, Aiman; Saleh, Ariyanti; Hastuti, Hastuti; Fitriani, Nurlaila
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 7 No 1 (2026): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v7i1.62604

Abstract

Adolescent girls frequently experience body image concerns that may affect self-confidence and well-being. This study aimed to examine the relationship between body image and self-confidence among female students at MAN Pinrang. A cross-sectional design was used with 222 respondents (aged 16–18 years) selected by simple random sampling. Body image was measured with the MBSRQ-AS (33 items) and self-confidence with the Lauster Self-Confidence Scale (25 items). Data were collected online and analyzed using Spearman’s rho (p=0.05). Most students reported neutral body image (55.9%) followed by less-good (43.2%); only 0.5% were positive or low. Self-confidence was predominantly “sufficient” (75.2%), with 20.7% in the “low” category. A significant, positive, moderate correlation was found between body image and self-confidence (r=0.431, p<0.001, n=222), indicating that more positive body image is associated with higher self-confidence. Findings suggest the need for school-based health promotion integrating body-positivity education, media-literacy, and supportive counseling led by school nurses and counselors to strengthen students’ self-acceptance and social functioning
The Role Of Clinical Nurse Specialists As Clinical Leaders And Their Perceived Contributions To Quality Of Care And Patient Safety: A Descriptive Study Ediansyah, Ediansyah; Pertiwi, Retno Indah; Nitzah, Nitzah; Azzhara, Fia; Nawangwulan, Rahayu
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 7 No 1 (2026): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v7i1.62870

Abstract

Background: Clinical Leadership (CL), carried out by Clinical Nurse Specialists (CNS), plays a crucial role in improving the quality of care and patient safety through their clinical knowledge and experience. Evaluation of the CNS's role from a peer perspective is necessary to assess the effectiveness of their contribution to healthcare. This study aims to describe the role of the CNS as a CL based on the perspectives of the CNS, Professional Care Providers (PPA), and management at AN-NISA Hospital, Tangerang. Methods: This research uses a descriptive quantitative approach involving 177 respondents to find out the perceptions between CNS, PHCP, and management regarding CNS leadership practices. Results: The results of the input aspect of the study indicate that the CNS is ready to implement organizational strategies, address healthcare gaps (M=4.63), understand the necessary structure and workflow (M=4.43), and possess leadership competencies (M=4.06). However, the results of the process and output aspects of the study indicate a gap between the perspectives of the CNS, PHCP, and management. The CNS felt they had not yet engaged in providing support to their colleagues (M=3.55), while PHCP assessed that the CNS were sufficiently involved in providing support to their colleagues (M=4.19). Another gap can be seen in the output aspect, where PHCP felt satisfied with the presence of the CNS, while the CNS felt that their colleagues were not satisfied with their performance results. One factor that can cause tension is reduced trust in the CNS. Conclusion: The CNS performance process and results show that CNS has the ability to carry out its role as a CL. CNS can improve patient outcomes by focusing on their roles and responsibilities, PHCP increasing support and collaboration with CNS, and management providing support to CNS to increase confidence
PENERAPAN TEORI PATRICIA BENNER DALAM PRAKTIK KEPERAWATAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF FILOSOFIS: A NARRATIVE REVIEW Artha Yuda, rifkal
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 7 No 1 (2026): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v7i1.65136

Abstract

Latar Belakang: Teori From Novice to Expert yang dikemukakan oleh Patricia Benner menjadi fondasi penting dalam memahami perkembangan kompetensi perawat melalui pengalaman klinis. Namun, kajian yang menelaah teori ini dari perspektif filosofis masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan teori Patricia Benner dalam praktik keperawatan ditinjau dari perspektif filosofis. Metode: Penelitian menggunakan metode narrative literature review terhadap 9 artikel yang diperoleh dari basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar pada periode 2021-2026 dengan pendekatan PCC (Population, Concept, Context). Kriteria inklusi meliputi artikel berbahasa Indonesia atau Inggris, tersedia dalam full text, berupa penelitian asli atau kajian konseptual yang membahas penerapan teori Patricia Benner dalam praktik keperawatan. Kriteria eksklusi mencakup artikel systematic review atau scoping review, publikasi di luar rentang tahun penelitian, serta artikel yang tidak relevan dengan fokus kajian. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa teori Benner mengintegrasikan tiga dimensi filosofis utama, yaitu ontologi yang memandang keperawatan sebagai way of being melalui caring, epistemologi yang memvalidasi pengetahuan praktis dan intuisi klinis, serta aksiologi yang menempatkan ethics of care sebagai nilai utama praktik keperawatan. Secara praktis, teori ini mendukung transformasi identitas profesional perawat serta memperkuat sistem manajerial melalui kredensial dan penilaian kinerja berbasis caring. Kesimpulan: Teori From Novice to Expert memberikan kerangka penting dalam pengembangan kompetensi perawat melalui pengalaman klinis serta mendukung peningkatan kualitas asuhan dan keselamatan pasien.  
Lived Experiences Of Maternal Health Literacy Among Primigravida Women In Urban Indonesian Community: A Phenomenological Study Gani, Nurul Fadhilah; Nurhidayah, Nurhidayah; Hasnah, Hasnah; Angelina, Annisa; S.Kadar, Kusrini; Seman, Nordianna
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 7 No 1 (2026): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v7i1.65244

Abstract

Introduction: Maternal health literacy (MHL) is the ability of pregnant women to access, understand, and use health information during pregnancy. Despite various programs to reduce maternal mortality, limited maternal health literacy remains a challenge. This study aims to explore the experiences of primigravida pregnant women in understanding and utilizing health information during pregnancy in an urban Indonesian community. Methods: A qualitative study using a phenomenological design was conducted at the Kassi-Kassi Community Health Center in Makassar City. Six primigravida pregnant women were purposively selected. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using the Colaizzi method. Results: Four main themes were identified: (1) limited understanding of maternal health literacy; (2) reliance on informal sources and digital media; (3) lack of knowledge about essential maternal health information; and (4) cultural influences and pregnancy myths. Conclusion: Maternal health literacy among primigravida pregnant women is influenced by limited understanding, the dominance of informal information sources, and culture. Contextual and culturally sensitive health education is needed to improve health decision-making during pregnancy

Page 1 of 1 | Total Record : 6