cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
ISSN : 23027517     EISSN : 23027525     DOI : -
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan is a scientific journal, focused on Rural Sociological which refers to the key terminology of "Sodality" where the dynamics of the local structures (village/rural) and extra-local has created spaces of social disharmony, thus require the analysis and synthesis of multidisciplinary science to explain empirical facts dimensions of socio-economic-ecological in village/rural.
Arjuna Subject : -
Articles 410 Documents
The Effect of Gender Inequality on Household Survival Strategies of Poor Agricultural Labourer in Cikarawang Septiadi, Muhammad; Wigna, Winati
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 2 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.161 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v1i2.9394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketimpangan gender terhadap strategi bertahan hidup pada rumah tangga buruh tani miskin di Desa Cikarawang. Penelitian ini juga menganalis pengaruh ketimpangan gender terhadap tingkat kemiskinan, pengaruh tingkat kemiskinan terhadap strategi, dan pengaruh ketimpangan gender terhadap strategi bertahan hidup. Pengamatan dilakukan pada rumah tangga buruh tani miskin di Desa Cikarawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan gender berhubungan dan berpengaruh dengan jumlah strategi bertahan hidup, ketimpangan gender  berhubungan dan berpengaruh dengan tingkat kemiskinan, dan tingkat kemiskinan berhubungan dan berpengaruh dengan strategi bertahan hidup. Kata kunci : bertahan, buruh tani, gender, kemiskinan, ketimpangan, rumah tangga, strategi
Gender Analysis in Women’s Group Saving and Loans Program (SPP) Indah Lestari, Novia; Agusta, Ivanovich
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 2 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.08 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v1i2.9397

Abstract

Program simpan pinjam untuk kelompok perempuan (SPP) merupakan program pengembangan ekonomi yang diimplementasikan bagi perempuan. Analisis gender yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teknik Analisis Harvard untuk menganalisis profil aktivitas atau curahan waktu kerja responden berdasarkan kegiatan produktif, sosial, dan reproduktif, dan menganalisis profil akses dan kontrol terhadap sumberdaya dan manfaat. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan didukung dengan data kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis curahan waktu kerja laki-laki dan perempuan serta pola pengambilan keputusan terhadap pemanfaatan dana pinjaman dan pengelolaan usaha pada rumah tangga, mengetahui pengaruh karakteristik responden terhadap curahan waktu kerja dan pola pengambilan keputusan rumah tangga terhadap pemanfaatan dana pinjaman dan pengelolaan usaha, menganalisis kondisi sosial-ekonomi rumah tangga peserta SPP sebelum dan sesudah mengikuti program, dan mengetahui pengaruh curahan waktu kerja serta pola pengambilan keputusan rumah tangga terhadap pemanfaatan dana pinjaman dan pengelolaan usaha peserta SPP terhadap kondisi sosial-ekonomi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tipe pengambilan keputusan dalam peminjaman dan pengelolaan usaha didominasi oleh perempuan. Kata kunci : Kondisi Sosial Ekonomi, Simpan Pinjam untuk Kelompok Perempuan, Teknik Analisis Harvard
Gender Analysis Of Village Agribusiness Development Program (Case Dry-Area Farming Village Agribusiness Development Program Participants in Cikarawang Village, District Dramaga, Bogor Regency, West Java) Anggi Yuwono, Pulung; W. Prasodjo, Nuraini
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 2 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.564 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v1i2.9399

Abstract

Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) merupakan strategi untuk mengatasi kemiskinan dan membuat usahatani di desa, mengurangi kesenjangan pembangunan antara pusat dan daerah, serta kesenjangan di antara sub-sektor. Tujuan penelitian adalah: (1) mengetahui tingkat akses, kontrol dan manfaat yang dinikmati peserta program dari komponen program pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) (permodalan, pelatihan dan pendampingan), (2) menganalisis tingkat kesetaraan  gender dalam hal akses, kontrol manfaat yang dinikmati dari komponen program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) (permodalan, pelatihan dan pendampingan), dan (3) menganalisis hubungan antara karakteristik individu dan rumah tangga peserta dengan tingkat akses, kontrol dan manfaat yang dinikmati dari komponen program pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) (permodalan, pelatihan dan pendampingan). Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif dalam bentuk survei dan didukung dengan data kualitatif. Analisis gender adalah upaya untuk mengidentifikasi dan memahami pola pembagian kerja, distribusi otoritas (keputusan mengambil pola) antara laki-laki dan perempuan, baik pola hubungan sosial, dan pengaruh atau manfaat dari kegiatan pembangunan untuk pria dan wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik rumah tangga (luas lahan kering yang dikuasai) berhubungan nyata/signifikan (secara  negatif) dengan tingkat akses dari komponen program  PUAP. Hal ini berarti bahwa semakin sempit lahan kering yang dikuasai maka akan semakin akses terhadap program PUAP. Karakteristik rumah tangga (status ekonomi rumah tangga) berhubungan nyata/signifikan (secara positif) dengan tingkat kontrol dari komponen program  PUAP. Hal ini berarti bahwa semakin kaya (tidak miskin) maka semakin kontrol terhadap program PUAP. Individual karakteristik (tingkat pendidikan formal dan luas lahan kering yang dikuasai) tidak memiliki korelasi yang nyata/signifikan dengan tingkat akses, kontrol, dan manfaat menikmati komponen program dari PUAP. Karakteristik rumah tangga (luas lahan kering yang dikuasai) tidak memiliki korelasi yang signifikan dengan tingkat kontrol dan menikmati manfaat dari komponen program PUAP. Selain itu, karakteristik rumah tangga (status ekonomi rumah tangga) tidak memiliki korelasi yang signifikan dengan tingkat akses dan menikmati manfaat dari komponen program PUAP. Kata kunci: Analisis Gender, Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan
Gender Role in Fisheries’s Household in Tanjung Pasir Village, Teluknaga Subdistrict, Tangerang District Nuryani Karnaen, Siti Maulina; Amanah, Siti
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 2 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.283 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v1i2.9400

Abstract

Tanjung Pasir adalah salah satu daerah pantai di kecamatan Tangerang dimana mayoritas masyarakatnya bekerja di bidang perikanan. Terdapat tiga aktivitas yang dilakukan oleh nelayan di Tanjung Pasir yaitu melaut, pengolahan, dan pembenihan oleh wanita dan laki-laki. Bermacam-macam program telah dilakukan, tetapi masalah gender dalam rumah tangga masih belum terselesaikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran gender dan pengambilan keputusan dalam rumah tangga perikanan. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam dengan anggota rumah tangga perikanan. Faktorfaktor karakteristik rumah tangga dan kondisi sosial ekonomi memiliki hubungan dengan peran gender dan pengambilan keputusan dalam rumah tangga perikanan. Kata Kunci: pengambilan keputusan, karakteristik rumah tangga, kondisi sosial ekonomi
Women’s Perception of Environmental and Waste Management Participation in Household (The Case of Babakan Village, District Dramaga, Bogor Regency, West Java Province) Chaesfa, Yulanda; K. Pandjaitan, Nurmala
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 2 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.576 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v1i2.9401

Abstract

Partisipasi perempuan dalam pengelolaan limbah domestik diperlukan untuk menciptakan kualitas lingkungan yang baik. Namun, untuk membuat partisipasi efektif diperlukan informasi terkait persepsi mereka tentang lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui persepsi perempuan tentang lingkungan, mengidentifikasi partisipasi perempuan dalam kegiatan pengelolaan limbah domestik, dan mengidentifikasi hubungan antara persepsi perempuan tentang lingkungan dan partisipasi mereka dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Ada 30 orang di kampung yang menjadi responden penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi perempuan tentang lingkungan dalam tingkat baik. Persepsi mereka tentang lingkungan memiliki empat variabel yaitu definisi lingkungan, hubungan antara manusia dan lingkungan, posisi manusia dalam lingkungan, dan masalah lingkungan yang terjadi di sekitar responden. Tingkat partisipasi perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga adalah rendah. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara semua variabel persepsi dengan tingkat partisipasi. Kata kunci: hubungan, masalah-masalah lingkungan, lingkungan, posisi manusia
Influencing Nature Tourism Park of Pangandaran to The Social Life of Local Communities Dhalyana, Dini; Adiwibowo, Soeryo
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 3 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.131 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v1i3.9402

Abstract

Penelitian ini dilakukan selama bulan April 2012 di Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Tujuan penelitian ini, pertama mengidentifikasi  jenis-jenis pekerjaan yang tumbuh di TWA Pangandaran akibat adanya kegiatan pariwisata. Kedua, menganalisis kontribusi pekerjaan di sektor pariwisata dalam menyumbang pendapatan rumah tangga pelaku usahanya. Ketiga, menganalisis pengaruh kegiatan pariwisata terhadap kehidupan sosial penduduk lokal. Metode penelitiannya menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Sekitar 63 responden rumahtangga yang diwawancarai berasal dari jenis pekerjaan yang berbeda. Selama pengambilan data dilakukan wawancara mendalam yang didukung dengan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan sektor pariwisata di Pangandaran telah menciptakan lapangan pekerjaan terutama terhadap total pendapatan rumah tangga penduduk lokal. Sementara pada pola kerjasama antar sesama pelaku usaha, keberadaan industri pariwisata mempererat hubungan diantara pelaku usaha. Namun disisi lain, aktivitas wisata di Pangandaran memberikan pengaruh lain kehidupan masyarakat, seperti perubahan gaya hidup dan perilaku menyimpang.  Kata kunci : kehidupan sosial, masyarakat lokal, pendapatan rumah tangga, pekerjaan pada sektor wisata, wisata
Relationhip between Fishers in Jepara and Karimunjawa to Use Fisheries Resource in Karimunjawa Nasional Park Leny Tampubolon, Fevrina; Satria, Arif
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 3 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.405 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v1i3.9403

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui, mengidentifikasi, dan menganalisis pengelolaan sumberdaya perikanan oleh Taman Nasional Karimunjawa dan Pemerintah Lokal Jepara; (2) untuk mengidentifikasi dan menganalisis modal sosial menyambung antara nelayan di Karimunjawa dan Jepara; (3) untuk mengetahui, mengidentifikasi, dan menganalisis hubungan antara modal sosial dan pandangan konflik antara nelayan di Karimunjawa dan Jepara. Modal sosial menyambung terdiri dari tiga aspek,  jaringan diluar komunitas, keikutsertaan dan keanggotaan dalam kelompok diluar komunitas, dan tingkat kepercayaan terhadap komunitas luar. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara modal sosial menyambung dan pandangan konflik. Rendahnya modal sosial menyambung antara nelayan Karimunjawa dan Jepara menyebabkan tingginya pandangan konflik diantara nelayan. Kata kunci : konflik, modal sosial menyambung, pengelolaan perikanan Taman Nasional
The Influencing Factors of Access and Control Men and Women in Community Forest Resources Management Rahmawati, Fitria; Abdulkadir-Sunito, Melani
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 3 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.805 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v1i3.9404

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan  profil aktivitas laki-laki dan perempuan pada kegiatan reproduktif, produktif dan sosial kemasyarakatan, mendeskripsikan profil akses dan kontrol laki-laki dan perempuan dalam pengelolaan sumberdaya hutan rakyat, membandingkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap akses dan kontrol laki-laki dan perempuan dalam pengelolaan sumberdaya hutan rakyat. Responden adalah petani rumah tangga dan buruh tani yang bekerja di hutan rakyat. Penelitian ini mengindikasikan bahwa dalam  kegiatan reproduktif, perempuan pada rumahtangga buruh tani memiliki curahan waktu lebih tinggi daripada perempuan pada rumah tangga petani dan dalam kegiata produktif laki-laki pada rumahtangga buruh tani memiliki curahan waktu lebih tinggi daripada laki-laki pada rumahtangga petani. Faktor penguasaan lahan rumahtangga,  keikutsertaan suami-istri dalam kegiatan kelompok dan pengetahuan lokal suami istri dalam budidaya tanaman di lahan hutan mempengaruhi akses kontrol pada rumahtangga petani terlebih pada laki-laki sedangkan pada rumahtangga buruh tani faktor-faktor tersebut tidak mempengaruhi akses dan kontrol atas sumberdaya dalam kegiatan pengelolaan hutan rakyat.  Kata kunci : akses dan kontrol, pengelolaan hutan rakyat, rumahtangga buruh tani, rumahtangga petani, gender, laki-laki dan perempuan.
Conversion of Agricultural land and Farmer’s Attitude at Cihideung Ilir Village Bogor Counties Nurul Hidayati, Hilda; A. Kinseng, Rilus
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 3 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.539 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v1i3.9405

Abstract

Penelitian ini menunjukan bahwa pola konversi sebagian besar terjadi secara cepat dengan penggantian penguasaan lahan ke lain pihak.  Konversi lahan pada umumnya digunakan untuk perumahan. Faktor-faktor yang memengaruhi konversi lahan dapat dikategorikan dalam faktor internal diantaranya kebutuhan ekonomi yang mendesak, dan keinginan untuk merubah nasib, dan faktor eksternal yakni pertumbuhan penduduk, dan kebijakan pemerintah. Dampak dari konversi lahan terhadap kondisi sosial ekonomi petani antara lain, berkurangnya hasil sawah, penurunan pendapatan petani, berkurangnya ketahanan pangan keluarga, berkurangnya peluang kerja dalam pertanian, sulitnya akses petani terhadap lahan, dan lainnya. Akan tetapi terdapat juga dampak positif dari konversi lahan yakni pembangunan perumahan bisa jadi menunjukan perkembangan ekonomi pedesaan. Sikap petani terhadap konversi lahan pertanian tidak memiliki hubungan dengan karakteristik individu, yakni jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan bertani, jumlah tanggungan dalam keluarga, tingkat pendapatan,  serta luas dan pengusaan lahan. Kata kunci : faktor-faktor, dampak, pola, sikap petani
The Relationship between Role of the Stakeholders and Community participation in Agropolitan Program in Karacak Village, Leuwiliang Subdistrict, Bogor District Oktavia, Siska; ., Saharuddin
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 3 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.974 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v1i3.9407

Abstract

Agropolitan merupakan suatu program yang bertujuan untuk mengurangi perbedaan antara perkotaan dan pedesaan. Program ini diterapkan melalui pengembangan sumberdaya manusia, pengembangan pertanian, pengembangan modal dan peningkatan faislitas infrastruktur. Terdapat tiga tujuan pada peneltian ini yaitu, untuk menganalisis tingkat dan bentuk partisipasi masyarakat dalam program agropolitan, untuk menganalisis peran stakeholders dalam program agropolitan di Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, dan untuk menganalisis hubungan antara peraturan pengambil kebijakan dengan tingkat partisipasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekata metode kuantitatif dan kualitatif dengan alat bantu kuesioner dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa tingkat partisipasi masyarakat secara keseluruhan program agropolitan berada pada tahap tokenisme yang memiliki kesempatan untuk berpendapat. Hasil dari pengujian klarifikasi hipotesis menunjukkan terdapat hubungan antara peran stakeholders dengan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan program agropolitan. Sehingga, semakin tinggi tingkat peran stakeholders akan semakin tinggi pula tingkat partisipasi masyarakat. Kata kunci : agropolitan, partisipasi, stakelolders

Filter by Year

2007 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 1 (2025): Sosiologi: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 12 No. 3 (2024): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 12 No. 2 (2024): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 12 No. 1 (2024): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 11 No. 3 (2023): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 11 No. 2 (2023): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 11 No. 1 (2023): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 10 No. 3 (2022): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 10 No. 2 (2022): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 10 No. 1 (2022): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 9 No. 3 (2021): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 9 No. 2 (2021): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 9 No. 1 (2021): Sodality Edisi Khusus Tribute to Prof. Dr. SMP. Tjondronegoro Vol. 8 No. 3 (2020): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 8 No. 2 (2020): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 8 No. 1 (2020): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 7 No. 3 (2019): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 7 No. 2 (2019): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 7 No. 1 (2019): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 6 No. 3 (2018): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 6 No. 2 (2018): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 6 No. 1 (2018): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 5 No. 3 (2017): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 5 No. 2 (2017): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 5 No. 1 (2017): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 4 No. 3 (2016): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 4 No. 2 (2016): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 4 No. 1 (2016): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 3 No. 3 (2015): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 3 No. 2 (2015): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 3 No. 1 (2015): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 2 No. 3 (2014): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 2 No. 2 (2014): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 2 No. 1 (2014): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 3 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 2 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 1 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 6 No. 3 (2012): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 6 No. 2 (2012): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 6 No. 1 (2012): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 5 No. 3 (2011): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 5 No. 2 (2011): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 5 No. 1 (2011): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 4 No. 3 (2010): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 4 No. 2 (2010): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 4 No. 1 (2010): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 3 No. 3 (2009): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 3 No. 2 (2009): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 3 No. 1 (2009): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 2 No. 3 (2008): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 2 No. 2 (2008): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 2 No. 1 (2008): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 3 (2007): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 2 (2007): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 1 (2007): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan More Issue