cover
Contact Name
Syifa Saputra
Contact Email
bioumuslim@gmail.com
Phone
+6285260881631
Journal Mail Official
bioumuslim@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim Jl. Almuslim Kampus Timur Matanggumpangdua, Bireuen-Aceh
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Published by Universitas Almuslim
ISSN : 23021705     EISSN : 26560887     DOI : -
JESBIO memuat artikel-artikel yang berupa hasil penelitian dan kajian (review) kritis dan komperhensif dalam bidang pendidikan biologi dan ilmu biologi murni
Articles 145 Documents
IDENTIFIKASI TEMPAT PERINDUKAN LARVA NYAMUK Anopheles sp VEKTOR MALARIA SEBAGAI ALTERATIF SUMBER BELAJAR BIOLOGI PADA MATA KULIAH PARASITOLOGI Rahmi Rahmi
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.636 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang berjudul “Identifikasi Tempat Perindukan Larva Nyamuk Anopheles Vektor Malaria Di Gampoeng Paya Cut Kecamatan Peusangan Bireuen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tempat perindukkan larva Anopheles yang terdapat di Gampoeng Beurawe dan mengidentifikasi jenis larva Anopheles yang ditemukan di semua tempat perindukan di Gampoeng Beurawe. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret 2013 di Gampoeng Paya Cut Kecamatan Peusangan Bireuen dan identifikasi larva nyamuk dilakukan di Laboratorium MIPA Ulmuslim Bireuen. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, penentuan lokasi dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Stasiun pengamatan 1 berupa selokan air tergenang, stasiun pengamatan 2 rawa-rawa dan stasiun pengamatan 3 payau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis larva yang ditemukan adalah Anopheles sundaicus vektor malaria pada ketiga stasiun pengamatan tempat perindukan larva nyamuk Anopheles di Gampoeng Paya Cut Kecamatan Peusangan Bireuen. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ditemukannya larva Anopheles sundaicus vektor penyakit malaria di semua stasiun pengamatan di Gampoeng Paya Cut Kecamatan Peusangan Bireuen. Kata Kunci : Tempat perindukan, larva Anopheles sundaicus, vektor malaria
TEKNIK DAN MANFAAT PEMANGKASAN PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao. L.) DI GAMPONG BLANG MANE KECAMATAN PEUSANGAN SELATAN Tutiliana Tutiliana
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.376 KB)

Abstract

Penelitian teknik dan manfaat pemangkasan  pada tanaman  kakao (Theobroma cacao. L.) di Gampong Blang Mane Kecamatan Peusangan Selatan telah di lakukan selama lebih dari 1 bulan yang di mulai  dari bulan November 2015 sampai dengan bulan Desember 2015 di Gampong Blang Mane Kecamatan Peusangan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemangkasan pada tanaman kakao (Theobroma cacao.L.) serta mengetahui manfaat pemangkasan terkait dengan proses-proses untuk membantu meningkatkan produksi kakao (Theobroma cacao.L.) di Gampong Blang Mane Kecamatan Peusangan Selatan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi metode praktek dengan mengamati dan memantau secara langsung di lapangan serta mengumpulkan data dengan menggunakan beberapa pendekatan malalui wawancara atau konsultasi dengan petani, penyuluh di balai penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan di kecamatan peusangan selatan dan dengan masyarakat setempat  yang meliputi data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan secara deskriptif terhadap berbagai teknik pemangkasan pada tanaman kakao (Theobroma cacao.L.). Hasil penelitian diperoleh berdasarkan hasil pengamatan pemangkasan cabang wiwilan  (pcw) terhadap produksi  kakao antara sebelum pwc dengan sesudah pwc ternyata jauh berbeda persentasenya terhadap produksi kakao di Gampong Blang Mane Kecamatan Peusangan Selatan. Kata kunci        : Tanaman Kakao, Teknik Pemangkasan, Manfaat Pemangkasan
PENGARUH INDOLE ACETIC ACID (IAA) TERHADAP HASIL BERAT BASAH AKHIR PLANTLET KULTUR JARINGAN TANAMAN JERNANG (DAEMONOROPS DRACO (WILLD.) BLUME) Fatmawati Saifuddin
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai “Pengaruh Indole Acetic Acid (IAA) Terhadap Pertumbuhan Kultur Jaringan Tanaman Jernang (Daemonorops draco (Willd.) Blume)” telah dilaksanakan di Laboratorium Biologi Sel dan Molekuler Jurusan Biologi FMIPA Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh sejak bulan November 2009 hingga April 2010. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Konsentrasi IAA yang ditambahkan ke dalam media Murashige dan Skoog (MS) adalah 0 mg/L, 2,5 mg/L, 5 mg/L, 7,5 mg/L, dan 10 mg/L. Parameter dari penelitian ini adalah berat basah akhir plantlet. Pengamatan dilakukan setelah 2 hari masa inkubasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Analisis Varian (ANAVA). Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi IAA tidak berpengaruh nyata terhadap berat basah akhir plantlet. Namun, IAA dengan konsentrasi 5 mg/L memberikan hasil terbaik terhadap berat basah akhir plantlet, yaitu 0,390 gram. Kata kunci: Jernang (Daemonorops draco (Willd.) Blume), Kalus, Plantlet,                      IAA.
UJI POTENSI KULIT BAWANG BOMBAY (Allium cepa) SEBAGAI LARVASIDA TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK Aedes aegypti Rahmayanti Rahmayanti; Safrida Kemala Putri; Farah Fajarna
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi  masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu upaya pemberatasan DBD yaitu dengan mengendalikan vektornya yaitu Aedes aegypti. Kulit bawang bombay (Allium cepa) memiliki potensi sebagai larvasida alami. Kandungan ekstrak kulit bawang bombay antara lain Flavonoid dan saponin. Flavonoid dan saponin pada penelitian dengan ekstrak dari bahan tumbuhan yang lain telah terbukti memiliki efek larvasida terhadap larva Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak kulit bawang bombay (Allium cepa) sebagai larvasida terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium, dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi AAK Banda Aceh pada tanggal 15 Februari s/d 19 Februari 2016. Sampel penelitian ini adalah kulit bawang bombay. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Perlakuan terdiri dari 5 konsentrasi 0,25%, 0,5%, 0,75%, 1 % dan Kontrol positif   (abate 1%) dengan pengulangan sebanyak 2 kali. Tiap kelompok perlakuan berjumlah 25 ekor larva sehingga total larva berjumlah 225 ekor. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan rumus persentase kematian larva Aedes aegypti serta uji analisis Probit untuk menghitung LC50. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata kematian larva adalah 12 % pada konsentrasi 0,25%; 22% pada konsentrasi 0,5%; 38% pada konsentrasi 0,75% dan 56% pada konsentrasi 1%. Dan nilai LC50 didapat pada konsentrasi 0,92%. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit bawang bombay (Allium cepa) memiliki potensi terhadap kematian larva Aedes aegypti dengan LC50 didapat pada konsentrasi 0,92%. Kata Kunci:   Ekstrak kulit bawang bombay (Allium cepa), larva Aedes aegypti,                 LC50, larvasida.
PENGARUH SUHU TERHADAP DERAJAT PENETASAN TELUR DAN PERKEMBANGAN LARVA IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus var. sangkuriang) Derli Aidil; Ilham Zulfahmi; Muliari Muliari
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.835 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh suhu terhadap derajat penetasan telur dan perkembangan larva ikan Lele Sangkuriang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan suhu (A: 25 oC; B : 28 oC; C: 30 oC; D: 32 oC) dan 3 pengulangan. Analisis dilakukan terhadap derajat penetasan telur, tingkat kelangsungan hidup danabnormalitas larva.  Analisis statistik menggunakan ANOVA satu arah pada tingkat kepercayaan 95% (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa  derajat penetasan telur tertinggi terdapat  pada perlakuan B (85,67 %)  dan cenderung menurun pada Perlakuan C (67,67 %) dan D (42,67 %). Tingkat kelangsungan hidup tertinggi terdapat pada perlakuan B(82,67%) dan terendah pada perlakuan D(40,00%). Pengaturan suhu pada perlakuan Bmemberikan pengaruh yang nyata terhadap derajat tetas telur, kelangsungan hidup dan abnormalitas larva ikan Lele Sangkuriang(p<0,05). Kata kunci: Derajat penetasan, Tingkat kelangsungan hidup, Abnormalitas larva.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI Syifa Saputra
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.622 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran discovery learning berbasis lingkungan sekolah terhadap hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati. Metode Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai t-hitung 5,58 dengan signifikasi 0,00 lebih rendah dari 0,05. Hal ini dapat disimpulkan Ha diterima dan H0 ditolak. Berarti terdapat pengaruh model pembelajaran Discovery Learning berbasis lingkungan sekolah terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Kata kunci            : Discovery Learning, Lingkungan Sekolah dan Keanekaragaman Hayati.
KEANEKARAGAMAN SERANGGA NOCTURNAL DI KAWASAN PENYANGGA EKOSISTEM HUTAN LINDUNG LUENG ANGEN IBOIH Tutiliana Tutiliana
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.21 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai Serangga nocturnal di kawasan penyangga ekosistem Hutan lindung Lueng Angen Iboih. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati serangga yang beraktivitas pada malam hari. Kurang lebih 1 juta spesies serangga telah dideskripsikan (dikenal dalam ilmu pengetahuan), dan hal ini merupakan petunjuk bahwa serangga merupakan makhluk hidup yang mendominasi bumi, diperkirakan masih ada 10 juta spesies serangga yang belum dideskripsikan. Sampel diambil dalam penelitian ini menggunakan perangkap light trap yang diletakkan pada ketinggian 1 meter dari permukaan tanah, Dengan menggunakan metode survey deskriptif. Jumlah light trap yang digunakan yaitu sebanyak 6 perangkap yang diletakkan pada 6 stasiun yang berbeda, perangkap light trap tersebut diletakkan pada pukul 19.00 Wib dan dilakukan pengumpulan setiap dua jam sekali, sampai dengan pukul 06.00 Wib. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangga nocturnal yang tertangkap oleh perangkap light trap sebanyak 327 individu yang terdiri dari 9 ordo, 27 famili dan 42 spesies. Keanekaragaman jenis serangga nocturnal dikawasan lueng Angen Iboih berdasarkan Shannon-Weiner (H’) sebesar 3.161614 tergolong cukup tinggi. Kata kunci            : Keanekaragaman, serangga nocturnal, Lueng Angen.
BEDSIDE TEACHING: METODE PEMBELAJARAN KLINIK BAGI MAHASISWI KEBIDANAN Dewi Maritalia; Siti Rahmah
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bedside teaching merupakan salah satu metode pembelajaran yang telah lama diterapkan pada pendidikan kesehatan di samping metode-metode pembelajaran klinik lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bedside teaching terhadap keterampilan menolong persalinan pada mahasiswi kebidanan. Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperiment. Peneliti membagi sampel dalam 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Pada kelompok eksperimen dilakukan metode bedside teaching dalam menolong persalinan, sedangkan pada kelompok kontrol tidak dilakukan. Kedua kelompok kemudian diobservasi keterampilannya dalam menolong persalinan dengan berpedoman pada 58 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Apabila sampel melakukan sesuai dengan butir langkah yang terdapat pada APN diberi nilai 1 dan apabila tidak melakukan diberi nilai 0. Nilai hasil observasi sampel pada masing-masing kelompok kemudian dibandingkan dengan nilai mean dan selanjutnya diolah dengan menggunakan software SPSS 16 dengan  uji statistik Mann-Whitney. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi semester VI Program Diploma III Kebidanan Universitas Almuslim yang berjumlah 85 orang. Teknik sampling menggunakan Random sampling dengan besar sampel untuk masing- masing kelompok 20 orang. Lokasi penelitian di Laboratorium Kebidanan Diploma III Kebidanan Universitas Almuslim dan Klinik Bersalin Yayasan Ayah Bunda. Uji validitas instrument dilakukan di Akademi Kebidanan Munawarah Bireuen. Hasil pengolahan uji statistic didapatkan  nilai p = 0,002 (p < 0,05). Hasil uji statistic ini menunjukkan ada pengaruh metode bedside teaching terhadap keterampilan menolong persalinan pada mahasiswi kebidanan. Kata kunci            : Bedside teaching,  Kebidanan, Keterampilan, Persalinan
KAJIAN TERHADAP SIKAP GURU DAN PERILAKU SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI BERDASARKAN GENDER DI SMP NEGERI 1 DAN SMP NEGERI 6 BANDA ACEH Syarifah Farissi Hamama
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article report students’ perception on their teacher interpersonal behaviour and their attitude toward Biology  based on gender in two Lower Secondary Schools (SMP Negeri 1 and  SMP Negeri 6) in Banda Aceh. The data were collected using two questionnaires, there are, the Indonesian version of The Teacher Interaction (QTI) and Test of Biology Related Attitude (TOBRA). This study has been done from May to November 2015. A total sample of 243 Students in grade 8 and 9, responded to the questionnaires. The sample was chosen based on Krejcie-Morgan table. This result found that the questionnaires are valid and reliable. There are are no significant differences between male and female perception on teacher interpersonal behaviour, except on Students Responsibility and Admonishing. This study also confirmed that relationship between student perception on teacher interpersonal behaviour and their attitude toward biology is not occurred. Student enjoyment is not related to all scale, except on Strict. Based on regression analysis, it was found that the attitude of the teacher in QTI scales can not be used to predict the students' attitude toward Biology. Keyword:  Teacher behaviour, Student perceptions, Biology, Gender, QTI, TOBRA
PERAN LEMBAGA PEUTUA UTEUN (PANGLIMA HUTAN) DALAM MELESTARIKAN HUTAN DI PEDALAMAN KECAMATAN GEUMPANG KABUPATEN PIDIE Azwir Azwir; Jalaluddin Jalaluddin; Abdullah Abdullah; Djufri Djufri
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan lembaga adat petuah uteun (panglima hutan) dalam pelestarian hutan di Kecamatan Geumpang Kabupaten pidie. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie. Penelitian menggunakan metode deskriptif yaitu teknik wawancara (deeply interview), observasi (direct observation) dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan Peutuah uteun dalam pelestarian hutan belum maksimal karena kurangnya kedasadaran dari masyarakat dan juga kerjasama dari pihak pemerintah setempat dalam mengupaya pelestarian hutan. Upaya peningkatan pelestarian hutan melalui peranan Peutua Uteun dengan merangkul dan bermit­ra dengan masyarakat dalam melaksana­kan pengelolaan hutan sehingga kelestarian hutan menjadi meningkat. Hasil observasi hutan di wilayah Geumpang sudah tergolong baik, terlihat dari wilayah permukiman masih terdapat hutan lindung yang sangat alami. Dari pengamatan tersebut tidak terdapat illegal logging dari perusahaan atau HPH di wilayah Geumpang. Keberadaan Peutua Uteun (panglima hutan) merupakan salah satu ujung tombak dalam menjaga kelestarian hutan. Kata kunci            : Petua uteun (Panglima Hutan), Pelestarian Hutan.

Page 6 of 15 | Total Record : 145