cover
Contact Name
Bellytra Talarima
Contact Email
ukimfakes2021@gmail.com
Phone
+6281247200128
Journal Mail Official
ukimfakes2021@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Kesehatan Lantai 2 Jln Ot Pattimaipauw RT.003/RW.003 Talake, Kel Wainitu, Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Moluccas Health Journal
ISSN : -     EISSN : 26861828     DOI : https://doi.org/10.54639/mhj.v2i2
Core Subject : Health,
Moluccas Health Journal is a journal developed to disseminate and discuss the scientific literature and other research on the development of health especially nursing and public health. This journal contains a script on Health Sciences that includes: 1. Nursing 2. Midwifery 3. Public health 4. Environmental Health 5. Mental health 6. Community nursing 7. Critical care nursing 8. Medical nursing 9. Pediatric nursing 10. Medical-surgical nursing 11. Maternity nursing
Articles 213 Documents
MEDIA FILM PENDEK BERHASIL MENINGKATKAN PENGETAHUAN ANAK USIA SEKOLAH DALAM MEMILIH JAJANAN SEHAT Theofilya Amandyakissya; Sinthia Rosanti Maelissa; Mevi Lilipory
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i2.131

Abstract

Pemilihan jajanan masih menjadi masalah dikalangan anak usia sekolah karena banyak yang belum tahu cara memilih jajanan yang aman untuk dimakan. Jajanan yang aman untuk dimakan contohnya yaitu tertutup dan bersih, bebas dari bahan pengawet, pewarna, maupun pemanis buatan. Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan tentang memilih jajanan sehat pada anak adalah melalui pendidikan kesehatan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan Gizi Melalui Media Film Pendek Terhadap Peningkatan Pengetahuan Anak Usia Sekolah Tentang Memilih Jajanan Sehat Di SDN 78 Ambon. Jenis penelitian adalah Pre-eksperiment dengan pendekatan One Group Pre-post Test Design yaitu rancangan eksperimen dengan cara sampel diberikan kuesioner sebelum dan setelah diberikan perlakuan berupa pendidikan kesehatan gizi. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden dengan menggunakan total sampling. Pengetahuan anak sebelum diberikan perlakuan yaitu 60% kurang dan 40% baik. Pengetahuan setelah diberikan perlakuan yaitu 8,3% kurang dan 91,7% baik. Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon Test dengan tingkat kemaknaan α=0,005. Hasil pengolaan data didapatkan nilai p=0,000 atau pα, yang berarti hipotesis alternatif diterima dan adapengaruh pendidikan kesehatan gizi melalui media film pendek terhadap peningkatan pengetahuan anak usia sekolah tentang memilih jajanan sehat. Jadi dapat disimpulkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan gizi melalui media film pendek
LITERATURE REVIEW EFEKTIFITAS PEMBERIAN TOPIKAL ASI TERHADAP KECEPATAN WAKTU LEPAS TALI PUSAT DIBANDING DENGAN PEMBERIAN ETHANOL DAN PERAWATAN KERING PADA BAYI BARU LAHIR Selpina Embuai; Moomina Siauta
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 3, No 3 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v3i3.659

Abstract

Latar Belakang: Infeksi tali pusat merupakan penyebab penting morbiditas dan mortalitas di negara-negara dengan tingkat insiden setinggi 55-197 per 1000 kelahiran hidup (Ganatra dan Zaidi, 2010 dikutip dalam Allam, 2015). Tiap tahun sekitar 3,3 juta kematian neonatal terjadi di seluruh dunia. Oestergaard et al (2011) melaporkan bahwa, lebih dari 30% disebabkan oleh infeksi. Beberapa dari infeksi tersebut dimulai dari infeksi tali pusat. Daerah tali pusat mendukung pertumbuhan mikroorganisme berbahaya atau beberapa menguntungkan (commensals) sedangkan yang lain berbahaya (misalnya Clostridium tetani). Data kejadian omphalitis di negara-negara berpenghasilan rendah umumnya langka, data yang tersedia memperkirakan risiko berkisar antara 2 dan 77 per 1.000 kelahiran hidup dalam pengaturan rumah sakit, dengan tingkat kematian antara 1% dan 15% tergantung pada definisi omphalitis yang digunakan. (Mir, et al. 2011 dikutip dalam Allam, 2015)Tujuan: Menggambarkan pengaruh efektifitas dari pemberian topical ASI terhadap kecepatan waktu lepas tali pusat dibandingkan dengan pemberian ethanol dan rawat kering pada bayi baru lahirMetode: Sumber artikel yang digunakan didapat dari pencarian melalui Google Scholar, Doaj, Ebscho, Pro Quest, journal of nursing science mulai tahun 2010 sampai dengan 2019. Setelah didapatkan, kemudian dilakukan penilaian artikel sampai tahap pembuatan literature review.Hasil: Review ini menghasilkan efektivitas dari dari pemberian topical ASI terhadap kecepatan waktu lepas tali pusat dibandingkan dengan pemberia ethanol dan rawat kering pada bayi baru lahir.Kesimpulan: Pemberian Topikal Asi pada tali pusat dapat mempercepat waktu terlepasnya tali pusat dan mengurangi angka kejadian infeksi pada tali pusat jika dibandingkan dengan perawatan dengan menggunakan ethanol dan perawatan kering
ANALISA KADAR KADMIUM PADA BEBERAPA MEREK LIPSTIK YANG DIJUAL DI PASAR MARDIKA KOTA AMBON Latumahina, Mylene E; Pentury, Melkhianus H
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v4i1.966

Abstract

Penggunaan kosmetik semakin meningkat seiring dengan keinginan masyarakat (Wanita) untuk mendandani diri agar kelihatan lebih sempurna, termasuk penggunaan kosmetik dekoratif yaitu Lipstik yang bahan dasarnya mengandung unsur logam berat, salah satunya adalah Kadmium (Cd) yang dalam kadar yang berlebih pada kosmetika sangat berbahaya bagi kesehatan, sehingga penting diketahui untuk direkomendasikan dalam mengurangi penggunaannya. Kadmium pada lipstik dapat masuk ke dalam tubuh melalui permukaan kulit, pencernaan dan pernafasan yang jika dalam waktu yang lama dapat membahayakan penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kadar logam kadmium (Cd) pada beberapa merek lipstik yang dijual di Pasar. Penelitian ini dilakukan di Pasar Mardika Kota Ambon, jenis penelitian bersifat Analitik deskriptif dengan pendekatan Analisa Laboratorium. Pengambilan Sampel dilakukan pada kios-kios yang menjual lipstik di pasar Mardika, sampel dibeli dan dimasukan dalam wadah plastik untuk selanjutnya dianalisa di Laboratorium Kesehatan Provinsi Maluku. Sampel yang diambil, kemudian dilakukan Preparasi sampel dengan beberapa tahap yaitu, destruksi dengan penambahan HNO3 15% sebanyak 15 mL dimasukkan kedalam beaker glass sambil dipanaskan di hotplate pada suhu 100°C, proses ini dilakukan sampai hilangnya asap berwarna coklat. Setelah itu tambahkan H2O2 30% sebanyak 5 ml sedikit demi sedikit sambil dilakukan pemanasan. Proses destruksi dihentikan sampai larutan jernih dan di dinginkan. Kemudian disaring dengan menggunakan kertas saring. Tahapan berikut adalah pembuatan kurva kalibrasi yang diawali dengan pembuatan larutan standar induk kadmium 1000 ppm diencerkan menjadi 5,00 ppm, kemudian diencerkan kembali menjadi 0,05, 0,10, 0,30, 0,50, 0,70 dalam labu ukur. Larutan standar yang telah dibuat kemudian masing-masing diukur serapannya menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom lalu hasilnya diplot menjadi kurva kalibrasi. Langkah selanjutnya adalah penentuan kadmium dalam sampel yang diukur dengan menggunakan SSA.Hasil yang diperoleh yaitu Kadar kadmium terendah adalah 0,025 mg/L ditemukan pada kode sampel 002 sedangkan kadar kadmium tertinggi adalah 0, 031 mg/L ditemukan pada kode sampel 017, 020, 021 dan masih dalam tahap memenuhi syarat batas aman cemaran kadmium dalam kosmetik. Kata Kunci: Lipstik; Kadmium; SSA; Pasar Mardika
Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Pasien Medical Check Up Melalui Ketepatan Hasil Pemeriksaan Christhama, Ocky Minandar; Andry, Andry; Indra, Ratna
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 6, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v6i1.1224

Abstract

Kesehatan penting artinya bagi kehidupan setiap orang, karena semua aktivitas bergantung pada kondisi tubuh yang sehat. Disinilah manfaat utama dilakukannya MCU, untuk mendeteksi gangguan kesehatan sedini mungkin dan memberikan informasi yang dibutuhkan untuk pengobatan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien MCU dengan pencapaian ketepatan hasil pemeriksaan sebagai variabel intervening di rumah sakit X. Desain penelitian ini adalah penelitian explanatory research dengan 171 pasien yang melakukan pemeriksaan MCU. Kualitas pelayanan adalah variabel independen. Ketepatan hasil pemeriksaan adalah variabel intervening dan loyalitas pasien adalah variabel dependen. Penelitian ini menggunakan kuesioner menggunakan skala likert. Pengujian analisis data menggunakan SEM PLS (Partial Least Square). Hasil penelitian menemukan ada pengaruh antara kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap loyalitas pasien MCU dengan pencapaian ketepatan hasil pemeriksaan sebagai variabel intervening. Ada pengaruh positif dan signifikan antara kualitas pelayanan terhadap ketepatan hasil pemeriksaan. Ada pengaruh positif dan signifikan antara kualitas pelayanan terhadap loyalitas pasien. Ada pengaruh positif dan signifikan antara ketepatan hasil pemeriksaan terhadap loyalitas pasien. Pada penelitian ini didapatkan temuan penelitian, bahwa variabel ketepatan hasil pemeriksaan adalah variabel yang dapat memediasi. Diharapkan agar RS X dapat lebih meningkatkan lagi kerapihan pada bagian ruang tunggu rumah sakit.Kata kunci : Loyalitas Pasien, Kualitas pelayanan dan Ketepatan hasil pemeriksaan
Factors Related to Nurse's Compliance in Implementation of Standard Operating Procedures for Urethral Catheter Insertion Grace Jeny Wakanno
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 2, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v2i2.460

Abstract

ABSTRACT The act of catheterization in patients with urinary elimination disorders must be based on science and carried out in accordance with the installation sequence or fixed procedure. The purpose of this study was to determine the factors related to nurses' compliance in the implementation of standard operating procedures for urethral catheter placement in Ambon Living Resources Hospital. The analytical descriptive design with cross sectional study was used. The population is all nurses who provide nursing services in the Emergency Room and inpatient rooms of Ambon Life Sources Hospital, which number a population of 40 nurses. Sampling using total sampling technique. The sample in this study amounted to 40 people. There is a correlation between knowledge with nurses 'compliance in the implementation of fixed catheter installation procedures with values (p = 0.013), there is a relationship between attitudes and nurses' compliance in the implementation of fixed catheter installation procedures with a value (p = 0.000), there is a long working relationship with compliance nurses in the implementation of fixed catheter installation procedures with a value (p = 0,000). It is expected that nurses can apply and run in nursing practice regarding compliance with running a Standard Operating Procedure (SOP) for catheter insertion. Keywords: Knowledge, Attitude, Length of Work, SOP Catheter
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA WANITA PEKERJA SEKS (WPS) DI LOKALISASI KAMPUNG JAWA KABUPATEN KEPULAUAN ARU TAHUN 2021 Elizabeth Matulessy; Stein Batkormbawa
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i1.836

Abstract

AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Perkembangan kasus HIV/AIDS di Indonesia seperti fenomena gunung es dimana kasus yang dilaporkan jumlahnya lebih sedikit dibanding kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan. Kejadian HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Aru sebagian besar disumbangkan oleh Wanita Pekerja Seks (WPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada Wanita Pekerja seksual di Lokalisasi Kampung Jawa Kabupaten Kepulauan Aru. Penelitian ini menggunakan  pendekatan Crossectional dengan sampel sebesar 85 WPS, analisis data menggunakan analisis Univariat dan Bivariat menggunakan Chi Square. Teknik pengambilan sampel adalah Accidental Sampling, alat ukur yang digunakan adalah kuesioner.  Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar  WPS memiliki perilaku pencegahan HIV/AIDS yang baik (90.6%), Faktor yang memiliki hubungan bermakna dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada WPS adalah Pengetahuan (p value = 0.023; OR=6.700 95% CI=1.441-31.158), Peran Petugas Kesehatan (p value = 0.001; OR=14.769 95% CI=2.677-81.477), sebaliknya tidak ada hubungan antara Sikap dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada WPS (p value = 0.275; OR= 2.519 95% CI=0.040-14.418). Disarankan kepada petugas kesehatan agar melakukan pemeriksaan secara rutin setiap bulan kepada WPS, keterbukaan identitas  WPS yang terdiagnosis HIV/AIDS kepada Mucikari. Mucikari diharapkan memberikan Motivasi dan dukungan serta bimbingan pemberdayaan  kepada WPS melalui kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan mengenai HIV/AIDS sehingga WPS mampu memiliki perilaku pencegahan HIV/AIDS yang baik. Kata Kunci : Perilaku Pencegahan HIV/AIDS, Pengetahuan, Sikap, Peran Petugas Kesehatan
Hubungan Antara Pola Makan Dengan Pertumbuhan Berat Badan Balita Usia 0-3 Tahun Tri Nurminingsih Hatala
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 2, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v2i2.459

Abstract

Masa balita merupakan masa yang mengalami proses pertumbuhan yang sangat pesat, dan memerlukan asupan makanan yang relatif banyak dengan kualitas tinggi. Sehingga pola makan juga sangat mempengaruhi pertumbuhan berat badan balita umur 0-3 tahun.Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Desain sampling yang digunakan adalah stratified random sampling dengan kuesioner, penimbangan berat badan, dan dilanjutkan dengan analisa data cross tabulation antara pola makan dengan pertumbuhan berat badan balita. Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dua variabel dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α 0,05. Hasil penelitian menunjukan pola makan hampir separuhnya pola makan balita baik yaitu (69%), pertumbuhan berat badan balita umur 0-3 tahun hampir separuhnya pertumbuhan berat badan normal yaitu (69%). Setelah dilakukan cross tabulation dan uji dengan chi-square hasil penelitian didapatkan skor separuhnya sebanyak 11 orang (68.75%) dari 16 responden dengan pola makan baik dengan pertumbuhan berat badan balita normal dan skor terendah sebanyak 5 orang (31.25%) dengan pola makan tidak baik dengan pertumbuhan berat badan kurang. Dari hasil uji square dapat diambil keputusan bahwa keputusan dengan cara melihat nilai probabilitas (0,013), standart signifikan (α = 0.05) maka Ho ditolak yang artinya bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola makan dengan pertumbuhan berat badan balita umur 0-3 tahun. Melihat hasil penelitian ini, Bagi peneliti selanjutnya hendaknya dapat mencari faktor-faktor yang berhubungan dengan pertumbuhan berat badan balita dengan memperluas sampel dan pengolahan data lebih selektif agar hasil lebih represntatif untuk daerah luas.
Peran Kepemimpinan Dalam Implementasi Patient Centered Care Terhadap Motivasi Kerja Perawat Olivia Talahatu; Fandro Armando Tasijawa
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 3, No 3 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v3i3.817

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran kepemimpinan dalam implementasi Patient Centered Care atau disingkat PCC terhadap motivasi kerja perawat. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain observasional analytical dengan pendekatan cross sectional. Hasil dari penelitian ini : Adanya pengaruh implementasi PCC terhadap motivasi kerja perawat di RS Bhayangkara TK I Said Sukanto Jakarta Timur. Simpulan: Peran kepemimpinan merupakan peran pada implementasi PCC yang paling utama dan paling dominan dalam meningkatkan motivasi kerja perawat di RS Bhayangkara TK I Said Sukanto Jakarta Timur.
Studi Tingkat Kepadatan Lalat di Pasar Mardika Kota Ambon Nendissa, Andriana Ritje
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 4, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v4i2.983

Abstract

Flies are insects that are vectors of disease in humans. Based on an initial survey at the Mardika Market, Ambon City, there were many piles of garbage and many flies were seen in the piles of garbage. Garbage in the Mardika Market in Ambon City is not transported every day so that it can become a breeding ground for flies, because there are many piles of rotting garbage which are the most potential places to find food and breed. In Mardika Market, there are many flies, especially in vegetable shops, chicken shops, fruit shops and chicken shops. The existence of these flies is due to factors that support life for flies. The presence of flies can be used as an indicator of poor sanitation in a place. The purpose of this study was to determine the level of fly density in the Mardika Market, Ambon City. This research is descriptive in nature by describing the research location in the market to attach the design at the Mardika Market, Ambon City. The results showed that the rate of density at each point of sale had exceeded the standard of 7-22 so it could be said to be dense. The factors that can affect the breeding of flies are; Distance, Temperature and Light. Suggestion ; for the Government and the City Sanitation Service as well as sellers in the market so that they can pay attention to environmental sanitation in the market and the factors that affect the speed of flies.Keywords: Flies Density Level, Distance, Temperature and Light
PERAN PERAWAT SEBAGAI PENGHUBUNG INFORMASI OBAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RSUD dr M HAULUSSY AMBON Nenny Parinussa; Benhard Latuminasse
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 3 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i3.264

Abstract

 ABSTRAK Peran utama perawat sebagai advocate adalah sebagai penghubung atau mediator antara pasien dengan tim kesehatan lain dalam upaya pemenuhan kebutuhan pasien dalam mengetahui informasi obat,sehingga kepuasan pasien dapat terpenuhi.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran perawat sebagai penghubung informasi obat dengan kepuasan pasien di RSUD dr M Haulussy Ambon. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan ”cross sectional”. Populasi dalam  penelitian ini adalah  seluruh pasien di Rumah Sakit Umum Daerah dr Haulussy Ambon. Jumlah sampel ditentukan sebanyak 50 orang dengan tehnik pengambilan sampel Consecutive sampling. Pengumpulan datadilakukan dengan menggunakan kuesioner.Analisis data menggunakan uji-chisquar.Hasil analisadata menggunakan uji chi square diperoleh nilai signifikan sebesar 0.000. Karena nilai signifikansi 0,05sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran perawat sebagai penghubung informasi obat dengan kepuasan pasien.Dari 35 responden yang menilai peran perawat sebagai penghubung informasi obat dalam kategori kurang mendukung, terdapat 29 responden (82,85%) menyatakan kurang puas dan 6 responden (17,15%) menyatakan puas. Dari 15 responden yang menilai peran perawat sebagai penghubung informasi obatdalam kategori mendukung,makasebanyak 9responden (60,00%) merasa puas dan sebanyak 6 responden (40.00%) menyatakan kurang puas. Kesimpulan adalah penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi perawat di RSUD dr M Haulussy Ambon agar dapat meningkatkan perannya sebagai mediator atau penghubung sehingga dapat memberikan informasi obat kepada pasien, sehingga kepuasan pasien dapat terpenuhi. .Kata kunci: peran perawat, penghubung informasi obat, kepuasan pasien ABSTRACTThe main role of nurse as advocates is as a liaison or mediator between patients and other health teams in an effort to meet the needs of patient in knowing drug information, so that patient satisfaction can fulfilled. The general purpose of this study is to determine the relationship of the role of nurses as a liaison for drug information with patient’s satisfaction in RSUD Dr. M Haulussy Ambon.This type of research is descriptive with a “cross sectional” approach. The population in this study are all of patient’s in the internal in patient room of RSUD of Haulussy Ambon.The number of samples is determined by 50 people with the consecutive sampling technique. Data collection is done using a questionnaire. Data analysis using the chi-square test.The results of data analysis using the chi-square test obtain a significant value  of 0,000. Because the significance value Is 0,05 so it can be concluded that there is a significant relationship between the role of nurses as a link to drug information and patent’s satisfaction. And 35 respondenst who assesses the nurse’s role as a drug information link in the less support category, there are 29 respondents (82,85%) who said theydo not feel satisfied and 6 respondents (17,15%) expresses satisfaction.The 15 respondents who assesses the role of nurses as liaison for drug information in the support category,the nasmany as 9 respondents (60%) satisfiedand there are 6 respondents (40%) stated that they do not feel satisfied. The conclusion is that this research is expected to be useful for nurses in RSUD drM HaulussyAmbon in order to increase their role as a mediator or liaison so they can provide drug information to patient, so that patient satisfaction canbefuldilled. Keywords : the role of nurses, the liaison for drug information, patient’s satisfaction