cover
Contact Name
Muhamad Suhard
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah
ISSN : 27985741     EISSN : 27985733     DOI : https://doi.org/10.51878/action.v1i2.639
Core Subject : Science, Education,
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Classroom and School Action Research.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 183 Documents
MENGURANGI GEJALA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA SISWA MELALUI PSIKOEDUKASI DALAM LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL Endri Irawan; Dina Hidayati Hutasuhut; Syarif Maulidin
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i1.5631

Abstract

ABSTRACT The phenomenon of Fear of Missing Out (FOMO) has become increasingly prominent among adolescents, particularly due to the intensive use of social media. FOMO negatively impacts mental health, leading to issues such as anxiety, academic stress, and impaired concentration in learning. This study aims to determine the effectiveness of classroom guidance services based on psychoeducation in reducing FOMO symptoms among high school students. The method used is Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model, consisting of two cycles. The research subjects were 25 eleventh-grade students at Alwashliyah Senior High School in Medan, who exhibited moderate to high levels of FOMO based on pretest results. Data collection instruments included a FOMO questionnaire adapted from the scale developed by Przybylski et al. (2013), participatory observation, and informal interviews. The results showed a decrease in FOMO scores from 72.4 (high category) before the intervention, to 61.2 (moderate category) after the first cycle, and 50.8 (low category) after the second cycle. This reduction indicates that psychoeducational-based classroom guidance services are effective in raising students’ awareness of the impacts of FOMO and equipping them with self-management strategies for social media use. These findings support the importance of integrating psychoeducational approaches into school counseling programs to enhance students’ psychological well-being in the digital era. ABSTRAK Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) menjadi isu yang semakin menonjol di kalangan remaja, terutama akibat penggunaan media sosial yang intensif. FOMO berdampak negatif terhadap kesehatan mental, seperti kecemasan, stres akademik, dan gangguan konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan klasikal berbasis psikoedukasi dalam mengurangi gejala FOMO pada siswa sekolah menengah. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas XI SMA Alwashliyah Medan dengan tingkat FOMO sedang hingga tinggi berdasarkan hasil pretest. Instrumen pengumpulan data mencakup angket FOMO yang dimodifikasi dari skala Przybylski et al. (2013), observasi partisipatif, dan wawancara informal. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor FOMO dari 72,4 (kategori tinggi) sebelum tindakan, menjadi 61,2 (kategori sedang) setelah siklus I, dan 50,8 (kategori rendah) setelah siklus II. Penurunan ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal berbasis psikoedukasi efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai dampak FOMO dan membekali mereka dengan strategi pengelolaan diri dalam penggunaan media sosial. Temuan ini mendukung pentingnya integrasi pendekatan psikoedukatif dalam program bimbingan dan konseling di sekolah untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa di era digital.
PENGGUNAAN METODE HIW?R DALAM MENINGKATKAN MAH?RAH AL-KAL?M PADA SISWA KELAS XI MA BUSTANUL ULUM JAYASAKTI Dwi Fetty Andriani; Ahmad Khalidi; Mahdir Muhammad; Cahya Edi Setyawan; Syarif Maulidin
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i1.5666

Abstract

ABSTRACT Speaking skill (Mah?rah al-Kal?m) in Arabic is becoming an essential aspect in mastering Islamic knowledge, especially for students in the pesantren environment. However, the reality in the field is showing that many students are experiencing difficulties in developing this skill because the teaching methods being used are not stimulating oral activities optimally. This study is aiming to analyze the effectiveness of the Hiw?r method (dialogue) in improving the Mah?rah al-Kal?m of grade XI students at Madrasah Aliyah Bustanul Ulum Jayasakti. This research is using a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles, with 37 students as the subjects. Each cycle is consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques are including observation, documentation, and demonstration, with data being analyzed using descriptive quantitative methods. The results of the study are showing that students’ Mah?rah al-Kal?m ability is increasing significantly from 40% in the pre-cycle to 64% in cycle I, and reaching 84% in cycle II. This improvement is indicating that the implementation of the Hiw?r method is giving a positive impact on students' Arabic speaking skills. In addition to increasing students’ confidence and active participation, this method is also creating a more communicative and contextual learning atmosphere. Therefore, the Hiw?r method is being recommended as an effective learning strategy in developing Mah?rah al-Kal?m, and it is having promising application prospects across various levels of Islamic education. ABSTRAK Kemampuan berbicara (Mah?rah al-Kal?m) dalam bahasa Arab merupakan aspek penting dalam penguasaan ilmu keislaman, terutama bagi siswa di lingkungan pesantren. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan dalam mengembangkan keterampilan ini karena metode pembelajaran yang digunakan belum mampu menstimulus aktivitas lisan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Hiw?r (dialog) dalam meningkatkan Mah?rah al-Kal?m siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Bustanul Ulum Jayasakti. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian sebanyak 37 siswa. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan demonstrasi, dengan analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan Mah?rah al-Kal?m siswa mengalami peningkatan signifikan dari pra-siklus sebesar 40% menjadi 64% pada siklus I, dan mencapai 84% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan metode Hiw?r memberikan dampak positif terhadap keterampilan berbicara siswa dalam bahasa Arab. Selain meningkatkan kepercayaan diri dan partisipasi aktif siswa, metode ini juga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih komunikatif dan kontekstual. Dengan demikian, metode Hiw?r dapat direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam pengembangan Mah?rah al-Kal?m, serta memiliki prospek aplikatif untuk diterapkan di berbagai jenjang pendidikan keislaman lainnya.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PERUBAHAN ENERGI SISWA KELAS IV DI SD BANI SALEH 6 Ririn Nurcholidah Anisa; Salsabilah Ramadanis; Fathiyah Rahma Dini; Azqia Zahratun Nissa
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v6i4.15204

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep perubahan energi pada siswa kelas IV SD Bani Saleh 6 melalui penerapan model Discovery Learning. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam satu siklus dengan satu pertemuan. Subjek penelitian berdasarkan data hasil tindakan berjumlah 21 siswa kelas IV. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan tes tertulis berbentuk uraian untuk mengukur pemahaman konsep IPA. Pelaksanaan pembelajaran mengikuti tahapan Discovery Learning, yaitu stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, dan generalization. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Discovery Learning mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa. Nilai rata-rata pada siklus I mencapai 85, dengan nilai tertinggi 100 dan terendah 20. Sebanyak 19 dari 21 siswa mencapai KKM >75 sehingga ketuntasan klasikal mencapai 90,47%, melampaui indikator keberhasilan sebesar 80%. Pada aspek pemahaman konsep, skor indikator menjelaskan kembali sebesar 77, memberikan contoh dan noncontoh 96, menyajikan konsep dalam berbagai representasi 88, dan menerapkan konsep 76. Temuan menunjukkan bahwa aktivitas penemuan, pengamatan media perubahan energi, diskusi kelompok, pengolahan hasil pengamatan, presentasi, dan penarikan kesimpulan memberi ruang lebih besar bagi siswa untuk membangun pemahaman secara aktif. Dengan demikian, Discovery Learning dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran IPA untuk meningkatkan pemahaman konsep perubahan energi pada siswa sekolah dasar.   ABSTRACT (Guunakan Translator Profesional) This study aimed to improve fourth-grade students’ conceptual understanding of energy transformation through the implementation of the Discovery Learning model at SD Bani Saleh 6. The study employed Classroom Action Research (CAR), which was conducted in one cycle consisting of one meeting. The participants were 21 fourth-grade students. Data were collected through teacher activity observations and a written essay test to assess students’ conceptual understanding of science. The learning process followed the stages of Discovery Learning, namely stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, and generalization. The results showed that the implementation of Discovery Learning improved students’ conceptual understanding. The mean score in Cycle I was 85, with the highest score of 100 and the lowest score of 20. Nineteen of the 21 students achieved scores above 75, resulting in a classical mastery rate of 90.47%, which exceeded the success criterion of 80%. In terms of conceptual understanding, the indicator scores were 77 for explaining concepts, 96 for providing examples and non-examples, 88 for representing concepts in various forms, and 76 for applying concepts. The findings indicate that discovery activities, observation of energy transformation media, group discussions, processing of observation results, presentations, and drawing conclusions provided opportunities for students to actively construct their understanding. Therefore, Discovery Learning can be used as an alternative science learning model to improve elementary school students’ conceptual understanding of energy transformation.