cover
Contact Name
Muhamad Suhard
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah
ISSN : 27985741     EISSN : 27985733     DOI : https://doi.org/10.51878/action.v1i2.639
Core Subject : Science, Education,
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Classroom and School Action Research.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 178 Documents
MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MENGGUNTING DENGAN KOMBINASI MODEL PROJECT BASED LEARNING, DIRECT INSTRUCTION DAN MEDIA KERTAS BERGAMBAR Anisa, Nor; Sulistiyana, Sulistiyana
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i3.6493

Abstract

This research is based on the low fine motor ability in scissors activities according to the pattern in Group B, the solution to solve this problem is by using a combination of Project Based Learning, Direct Instruction models with illustrated paper media. The purpose of this study is to describe teacher activities, children's activities and the results of children's fine motor development. The approach used is a qualitative approach with the type of Classroom Action Research (PTK) with 4 meetings. Data analysis showed that teachers' activities achieved a score of 40 with the criterion of "Excellent". The child's activity achieved a score of 90% with the criterion of "Very Active", and the results of fine motor development reached a score of 90% with the criterion of "Successfully Developing". Based on the results of the study, it can be concluded that the Project Based Learning, Direct Instruction model with illustrated paper media can increase teacher activities, children's activities, and children's fine motor development. So this research can make learning innovations in the selection of the right models and media to develop scissor skills according to patterns. ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus pada kegiatan menggunting sesuai pola pada Kelompok B solusi pemecahan masalah ini yaitu dengan menggunakan kombinasi model Project Based Learning, Direct Instruction dengan media kertas bergambar. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivtas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan motorik halus. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 4 kali pertemuan. Analisis data menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai skor 40 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas anak mencapai skor 90% dengan kriteria “Sangat Aktif”, dan hasil perkembangan motorik halus mencapai skor 90% dengan kriteria “Berhasil Berkembang”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning, Direct Instruction dengan media kertas bergambar dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivtas anak, perkembangan motorik halus anak. Maka penelitian ini dapat menjadikan inovasi pembelajaran dalam pemilihan model serta media yang tepat untuk mengembangkan keterampilan menggunting sesuai pola.
MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK KEGIATAN MENIRU BENTUK MENGGUNAKAN PJBL, DEMONSTRASI DAN MEDIA KERTAS KOKORU Andini, Mita; Novitawati, Novitawati
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i3.6510

Abstract

The problem in this study is the low fine motor skills of children in imitating shapes. This is because the learning presented tends to be monotonous, focused on writing, reading and counting activities, so that it ignores the development of children's fine motor skills in imitating shapes. Efforts to solve this problem are using the Project Based Learning model, Demonstration Method and Kokoru Paper Media. The purpose of this study is to describe teacher activities, analyze children's activities and analyze the improvement of children's fine motor skills. The approach to this research uses a qualitative approach with the type of Classroom Action Research (CAR) with 4 meetings. The subjects of this study were children in group B2 of TK Negeri 1 Alalak, totaling 17 children. Data analysis uses descriptive analysis using tables and graphs. Indicators of success are teacher activity reaching "Very Good". Children's activity reaching "Very Active" and the results of the development of children's fine motor aspects classically "All Children Develop Very Well". The results of the study showed that (1) Teacher activity at meeting 1 was the criterion "quite good", meeting 2 was the criterion "good", meeting 3 was the criterion "very good", and meeting 4 was the criterion "very good". Children's activities meeting 1 (29%) criteria "all children are not active, meeting 2 (53%) criteria "Some children are active", meeting 3 (76%) criteria "active" and meeting 4 (94%) and the results of children's fine motor development meeting 1 (18%), meeting 2 (47%), meeting 3 (76%) and meeting 4 (94%) children successfully developed with the criteria "Developing According to Expectations" (BSH) and Developing Very Well (BSB). It is recommended to use the Project Based Learning Model, Demonstration Method and Kokoru Paper Media as effective learning references in order to realize the results of children's fine motor development in imitating better shapes. ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan motorik halus anak dalam meniru bentuk. Hal ini dikarenakan pembelajaran yang disajikan cenderung monoton, terfokus pada kegiatan menulis, membaca, dan berhitung, sehingga mengabaikan perkembangan kemampuan motorik halus anak dalam meniru bentuk. Upaya pemecahan masalah ini menggunakan model Project Based Learning, Metode Demonstrasi, dan Media Kertas Kokoru. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak, dan menganalisis peningkatan kemampuan motorik halus anak. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 17 anak kelompok B2 TK Negeri 1 Alalak. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan menggunakan tabel dan grafik. Indikator keberhasilan yaitu aktivitas guru mencapai “Sangat Baik”. Aktivitas anak mencapai “Sangat Aktif” dan hasil perkembangan aspek motorik halus anak secara klasikal “Semua Anak Berkembang Sangat Baik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Aktivitas guru pada pertemuan 1 berkriteria “cukup baik”, pertemuan 2 berkriteria “baik”, pertemuan 3 berkriteria “sangat baik”, dan pertemuan 4 berkriteria “sangat baik”. Aktivitas anak pada pertemuan 1 (29%) berkriteria “semua anak tidak aktif”, pada pertemuan 2 (53%) berkriteria “sebagian anak aktif”, pada pertemuan 3 (76%) berkriteria “aktif” dan pada pertemuan 4 (94%) dan hasil perkembangan motorik halus anak pada pertemuan 1 (18%), pada pertemuan 2 (47%), pada pertemuan 3 (76%) dan pada pertemuan 4 (94%) anak berhasil berkembang dengan kriteria “Berkembang Sesuai Harapan” (KHS) dan Berkembang Sangat Baik (KHS). Disarankan untuk menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Proyek, Metode Demonstrasi dan Media Kertas Kokoru sebagai acuan pembelajaran yang efektif untuk mencapai hasil yang lebih baik pada perkembangan motorik halus anak dalam meniru bentuk.
PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI MODEL PJBL DENGAN MEDIA GUNTING STIK ES KRIM Dilla, Rufika; Sakerani, Sakerani
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i3.6531

Abstract

Fine motor skills are a crucial aspect of early childhood development, particularly in hand-eye coordination and finger dexterity. This study was motivated by the low fine motor abilities observed in children at TK Aisyiyah Bustanul Athfal 9 Banjarmasin, especially in pattern- cutting activities. The aim of this research was to enhance children's fine motor skills through the Project-Based Learning (PJBL) model, combined with demonstration methods, task assignments, and the use of popsicle stick media. This research employed Classroom Action Research (CAR) across two cycles, involving 10 children in group B. Data were collected through observation, interviews, documentation, and developmental assessments, and analyzed descriptively. The focus of the study covered teacher activities, child engagement, and fine motor achievement. The results revealed significant improvement in all three areas. Teacher performance improved from “fair” to “very good”, child engagement exceeded 90% in the “active” and “very active” categories, and fine motor skill achievement increased from 53% to 82%. In conclusion, the integration of PJBL with structured methods and engaging, concrete media has proven to be an effective, enjoyable, and meaningful strategy for developing fine motor skills in early childhood. ABSTRAK Keterampilan motorik halus merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, terutama dalam hal koordinasi mata dan tangan serta keterampilan jemari. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 9 Banjarmasin, khususnya dalam aktivitas menggunting pola. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui model Project Based Learning (PJBL) yang dipadukan dengan metode demonstrasi, pemberian tugas, serta penggunaan media stik es krim. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus, dengan subjek 10 anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian perkembangan anak, kemudian dianalisis secara deskriptif. Fokus penelitian mencakup aktivitas guru, keaktifan anak, dan capaian motorik halus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada ketiga aspek tersebut. Aktivitas guru meningkat dari kategori “cukup baik” menjadi “sangat baik”, keaktifan anak mencapai lebih dari 90% dalam kategori “aktif” dan “sangat aktif”, serta capaian motorik halus meningkat dari 53% menjadi 82%. Kesimpulannya, penerapan PJBL yang dipadukan dengan metode dan media konkret terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak secara menyenangkan dan bermakna.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) SISWA KELAS IV Lasimpala, Ainsa; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Monoarfa, Wiwy Triyanty; Katili, Sukri
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i3.6542

Abstract

This study aims to improve students' descriptive writing skills through the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model. The method used was Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consisted of two meetings designed to give students the opportunity to creatively develop ideas through real-life projects related to the learning material. The subjects of this study were 15 fourth-grade students at SD Integral Hidayatullah, Kota Barat District, Gorontalo City. Data collection techniques included observation, writing tests, and documentation. Initial observations showed that only 3 students (20%) were able to write descriptive essays that met the minimum completeness criteria (KKM) of 75. After implementing the PjBL model, a significant improvement was observed. In the first cycle, the number of students who met the KKM increased to 10 students (67%), and in the second cycle, it increased to 12 students (80%). Therefore, the application of the Project Based Learning model proved effective in enhancing the descriptive writing skills of elementary school students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas dua pertemuan yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada siswa dalam mengembangkan ide secara kreatif melalui proyek nyata yang berkaitan dengan materi pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Integral Hidayatullah Kota Barat, Kota Gorontalo, yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes menulis, dan dokumentasi. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa hanya 3 siswa (20%) yang mampu menulis karangan deskripsi sesuai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan, yaitu 75. Setelah penerapan model PjBL, terjadi peningkatan signifikan. Pada siklus I, jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 10 siswa (67%), dan pada siklus II mencapai 12 siswa (80%). Dengan demikian, penerapan model Project Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi pada siswa sekolah dasar.
IMPROVING STUDENTS’ COMPREHENSION OF MATHEMATICAL RESEARCH ARTICLES THROUGH CLASS PRESENTATIONS (A Classroom Action Research Study) Efendi, Ali Satri; Budiasningrum, Retno Setya; Setiawan, Jajang; Suhardianto, Suhardianto
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i4.7253

Abstract

ABSTRACT The difficulty in comprehending mathematical research articles written in English remains a common issue among university students, particularly pre-service teachers, due to limited exposure to academic texts. This condition often restricts their ability to connect theoretical understanding with current research practices in mathematics. This classroom action research aimed to enhance students’ comprehension of mathematical research articles through active and reflective class presentations. The study involved 20 third-semester students of the Mathematics Education Study Program at STKIP Kusuma Negara and was carried out in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The first cycle emphasized understanding the structure and content of articles through presentations, while the second focused on deeper analysis supported by guided reading, terminology clarification, and lecturer feedback. Data were collected through pre- and post-tests, classroom observations, and individual presentations assessments. The findings indicated a significant improvement in students’ ability to understand research structures, methods, and mathematical arguments, with comprehension increasing by 20.0% after Cycle I and 18.1% after Cycle II. It can be concluded that integrating class presentation within a classroom action research framework effectively enhances students’ academic literacy, analytical skills, and confidence in critically understanding and communicating mathematical research articles. ABSTRAK Kesulitan dalam memahami artikel penelitian matematika berbahasa Inggris masih menjadi kendala umum di kalangan mahasiswa, terutama calon guru, karena terbatasnya paparan terhadap teks akademik. Kondisi ini menghambat kemampuan mereka dalam menghubungkan teori dengan praktik penelitian terkini di bidang matematika. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap artikel penelitian matematika melalui kegiatan presentasi kelas yang bersifat aktif dan reflektif. Penelitian dilakukan terhadap 20 mahasiswa semester ketiga Program Studi Pendidikan Matematika di STKIP Kusuma Negara melalui dua siklus yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus pertama berfokus pada pemahaman struktur dan isi artikel melalui presentasi, sedangkan siklus kedua menekankan analisis yang lebih mendalam melalui pembacaan terarah, klarifikasi istilah, serta umpan balik dosen. Data dikumpulkan melalui pra-tes dan pasca-tes, pengamatan kelas, serta penilaian presentasi individu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan mahasiswa memahami struktur, metode penelitian, dan argumen matematika dengan peningkatan sebesar 20,0% pada Siklus I dan 18,1% pada Siklus II. Simpulan menunjukkan bahwa integrasi kegiatan presentasi dalam pembelajaran berbasis penelitian tindakan kelas efektif dalam meningkatkan literasi akademik, keterampilan analitis, serta kepercayaan diri mahasiswa dalam memahami dan mengomunikasikan isi artikel penelitian matematika secara kritis dan terarah.
MOBILE GAMIFIED CHUNKING STRATEGY TO IMPROVE EFL STUDENTS' SPEAKING ACCURACY: CLASSROOM ACTION RESEARCH Iswanto, Achmad Rahman; Musyarofah, Lailatul
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v6i1.10280

Abstract

ABSTRACT Speaking accuracy remains a major challenge in Indonesian EFL classrooms due to limited opportunities for oral practice, teacher-centered instruction, and high levels of speaking anxiety among students. These conditions often result in low lexical control, frequent grammatical errors, and limited fluency. This study aimed to investigate the effectiveness of the Mobile Gamified Chunking Strategy (MGCS) in improving the speaking accuracy of eleventh-grade students at SMA Negeri 2 Sampang, East Java, Indonesia.  This study employed a Classroom Action Research design conducted in two cycles involving 30 students during the 2025/2026 academic year. MGCS integrated lexical chunking instruction, gamified learning activities using Wordwall, and mobile-assisted speaking practice through WhatsApp Voice Typing. Data were collected through speaking tests administered as a pre-test, post-test I, and post-test II, and were analyzed descriptively.  The results revealed a substantial improvement in students’ speaking accuracy. The total mean score increased from 15.5 in the pre-test to 23.6 in post-test II, representing an overall improvement of 52.3%. Improvements were observed across all components of speaking accuracy, including grammatical accuracy (59.6%), lexical accuracy (79.1%), and fluency (61.8%). Cycle I resulted in a 29.7% improvement, while Cycle II contributed an additional 17.4% improvement.  In conclusion, MGCS proved to be an effective, low-cost, and contextually relevant instructional strategy for improving EFL students’ speaking accuracy in Indonesian secondary school settings. ABSTRAK Akurasi berbicara masih menjadi tantangan utama di kelas-kelas Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) di Indonesia akibat terbatasnya kesempatan untuk berlatih berbicara, metode pengajaran yang berpusat pada guru, serta tingginya tingkat kecemasan berbicara di kalangan siswa. Kondisi-kondisi ini sering kali mengakibatkan rendahnya penguasaan kosakata, seringnya kesalahan tata bahasa, dan keterbatasan kefasihan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas Strategi Chunking Berbasis Permainan Seluler (MGCS) dalam meningkatkan akurasi berbicara siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Sampang, Jawa Timur, Indonesia.  Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 30 siswa selama tahun ajaran 2025/2026. MGCS mengintegrasikan pengajaran lexical chunking, kegiatan pembelajaran gamifikasi menggunakan Wordwall, dan latihan berbicara berbantuan perangkat seluler melalui WhatsApp Voice Typing. Data dikumpulkan melalui tes berbicara yang dilaksanakan sebagai pra-tes, pasca-tes I, dan pasca-tes II, serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam akurasi berbicara siswa. Skor rata-rata total meningkat dari 15,5 pada pra-tes menjadi 23,6 pada pasca-tes II, yang menunjukkan peningkatan keseluruhan sebesar 52,3%. Peningkatan diamati pada semua komponen akurasi berbicara, termasuk akurasi tata bahasa (59,6%), akurasi kosakata (79,1%), dan kelancaran (61,8%). Siklus I menghasilkan peningkatan sebesar 29,7%, sedangkan Siklus II memberikan peningkatan tambahan sebesar 17,4%.  Kesimpulannya, MGCS terbukti menjadi strategi pengajaran yang efektif, berbiaya rendah, dan relevan secara kontekstual untuk meningkatkan akurasi berbicara siswa EFL di lingkungan sekolah menengah Indonesia.
MODIFIKASI BET MENINGKATKAN KETERAMPILAN BACKHAND TENIS MEJA SISWA MA Hasanah, Uswatun; Subakti, Subakti; Sukarman, Sukarman
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i4.10985

Abstract

ABSTRACT Backhand stroke skill is one of the essential basic techniques in table tennis that students need to master in physical education learning. However, the learning process in schools often faces limitations in facilities, particularly the limited number of paddles, which reduces students’ opportunities to practice optimally. This study aimed to analyze the effectiveness of using modified paddles to improve backhand stroke skills in table tennis among tenth-grade students of MA NW Pringgarata in 2023. The study employed a classroom action research method consisting of planning, action implementation, observation, and reflection stages. The research subjects consisted of 10 students. The action was carried out through learning activities using modified paddles made from plywood soft wood coated with synthetic polyester fabric. The research instruments included a backhand stroke skill test, a student participation observation sheet, and a student attitude observation sheet. Data were analyzed descriptively using quantitative analysis based on mean scores and learning mastery percentages. The results showed that the use of modified paddles was able to improve backhand stroke skills, student participation, and student attitudes during the learning process. The use of modified equipment also helped create a more active and adaptive learning environment suitable for schools with limited sports facilities. ABSTRAK Keterampilan pukulan backhand merupakan salah satu teknik dasar penting dalam permainan tenis meja yang perlu dikuasai siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Namun, proses pembelajaran di sekolah sering menghadapi kendala keterbatasan sarana, khususnya jumlah bet yang terbatas sehingga kesempatan praktik siswa menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan alat modifikasi bet dalam meningkatkan keterampilan pukulan backhand tenis meja pada siswa kelas X MA NW Pringgarata Tahun 2023. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 siswa. Tindakan dilakukan melalui pembelajaran menggunakan bet modifikasi berbahan dasar plywood soft wood yang dilapisi kain sintetis jenis polyester. Instrumen penelitian terdiri atas tes keterampilan pukulan backhand, lembar observasi partisipasi siswa, dan lembar observasi sikap siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif berdasarkan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bet modifikasi mampu meningkatkan keterampilan pukulan backhand, partisipasi, dan sikap siswa selama pembelajaran berlangsung. Penggunaan alat modifikasi juga membantu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, adaptif, dan sesuai diterapkan pada sekolah dengan keterbatasan fasilitas olahraga.
METODE ROTATIONAL THROW MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LEMPAR CAKRAM SISWA MTS Muhlas, Wildan; Mujriah, Mujriah; Susilawati, Indri
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i4.10989

Abstract

ABSTRACT Discus throw learning in schools still faces various challenges, including limited facilities, low student participation, and the use of less varied teaching methods, resulting in suboptimal learning outcomes. This study aimed to improve discus throw learning outcomes through the implementation of the rotational throw method for eighth-grade students at MTs Al-Islahussibyan Dopang in the 2023/2024 academic year. The study employed a classroom action research method conducted in two cycles, consisting of planning, action implementation, observation, and reflection stages. The research subjects consisted of 30 eighth-grade students. Data were collected through learning outcome tests covering psychomotor, cognitive, and affective aspects, student activity observation sheets, and documentation. The data were analyzed using descriptive quantitative techniques based on the average scores and the percentage of students’ learning mastery in each cycle. The results showed that the implementation of the rotational throw method gradually improved students’ discus throw learning outcomes. Students became more active, more confident, and better able to understand the coordination of discus throw movements through systematic and repetitive practice. Students’ learning mastery increased significantly and exceeded the predetermined success indicators. These findings indicate that the rotational throw method can serve as an effective and adaptive alternative for athletics instruction, particularly in schools with limited learning facilities. ABSTRAK Pembelajaran lempar cakram di sekolah masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana, rendahnya partisipasi siswa, dan penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga hasil belajar siswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar lempar cakram melalui penerapan metode rotational throw pada siswa kelas VIII MTs Al-Islahussibyan Dopang Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VIII. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar pada aspek psikomotor, kognitif, dan afektif, lembar observasi aktivitas siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan rata-rata nilai dan persentase ketuntasan belajar siswa pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode rotational throw mampu meningkatkan hasil belajar lempar cakram secara bertahap. Siswa menjadi lebih aktif, lebih percaya diri, dan lebih mudah memahami koordinasi gerakan lempar cakram melalui latihan yang dilakukan secara sistematis dan berulang. Ketuntasan belajar siswa meningkat secara signifikan hingga melampaui indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode rotational throw dapat menjadi alternatif pembelajaran atletik yang efektif, adaptif, dan sesuai diterapkan pada sekolah dengan keterbatasan fasilitas pembelajaran.