cover
Contact Name
Hadiyanto
Contact Email
hadiyanto@che.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jakawindarta@lecturer.undip.ac.id
Editorial Address
Program Studi Magister Energi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro Jl. Imam Bardjo, SH-No 3, Semarang 50241
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 27226719     EISSN : 27226719     DOI : https://doi.org/10.14710/jebt
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan dimaksudkan sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian yang ditulis dalam bentuk artikel review, full artikel penelitian dan short communication dalam bidang pengembangan energi baru dan terbarukan. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris. Jurnal memiliki fokus pada pengembangan energi baru dan terbarukan namun tidak menutup kemungkinan pada energi fosil dan yang tidak terbarukan. Jurnal menerima artikel dari kajian energi dari berbagai aspek multidisiplin keilmuan seperti manajemen, energi, teknologi energi, diversifikasi energi, kebijakan energi, ekonomi energi.
Articles 126 Documents
Optimasi Kinerja Mesin Diesel dengan Campuran Biodiesel dan Aluminium Oksida sebagai Nanoadditif Abdillah, Muh; Wicaksono, Ariawan Bayu; Nurhidayanti, Nurhidayanti; Ishak, Ishak
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.25892

Abstract

Biodiesel, yang berasal dari sumber daya terbarukan seperti minyak nabati dan lemak hewani, merupakan pengganti ramah lingkungan untuk diesel tradisional, terutama karena dapat terurai secara hayati dan menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah. Meskipun ada keuntungan-keuntungan ini, tantangan seperti efisiensi energi yang lebih rendah dan peningkatan emisi nitrogen oksida menghambat penggunaannya yang lebih luas. Studi ini mengeksplorasi bagaimana penambahan nanopartikel aluminium oksida (Al₂O₃) ke dalam campuran biodiesel mempengaruhi kinerja mesin diesel. Penelitian ini mengkaji lima kombinasi bahan bakar yang berbeda: B30 (campuran biodiesel murni), B30 dengan Al₂O₃ pada konsentrasi 30, 50, 70, dan 90 ppm. Campuran-campuran ini diuji pada berbagai beban mesin untuk menilai dampaknya terhadap torsi dan brake power. Temuan menunjukkan bahwa penambahan nanopartikel Al₂O₃ secara signifikan meningkatkan kinerja mesin. Peningkatan torsi tertinggi sebesar 4,14% dan peningkatan brake power sebesar 6,22% diamati pada campuran B30+Al₂O₃ 70 ppm, terutama dalam kondisi beban tinggi. Peningkatan kinerja yang diamati dapat dikreditkan pada atomisasi yang lebih efektif, pencampuran udara-bahan bakar yang lebih baik, dan sifat katalitik dari nanopartikel, yang semuanya berkontribusi pada efisiensi pembakaran yang lebih baik. Namun, pada konsentrasi 90 ppm, terjadi penurunan kinerja yang sedikit, kemungkinan disebabkan oleh agregasi nanopartikel, yang dapat menghambat efisiensi pembakaran. Konsentrasi optimal sebesar 70 ppm memberikan hasil terbaik, menunjukkan potensinya untuk meningkatkan efisiensi biodiesel. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi stabilitas jangka panjang dispersi nanopartikel dalam biodiesel dan untuk memahami dampaknya terhadap umur mesin.
Potensi Biomassa Biji Karet (Hevea brasiliensis) Sebagai Bahan Baku Pembuatan Biodisel di Indonesia Widiya, Widiya; Rismayanti, Marlia Indah; Sinaga, Anggi; Farhani, Amna Citra
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.25431

Abstract

Biodiesel merupakan mono-alkil ester rantai panjang asam lemak yang diperoleh dari sumber terbarukan. Penggunaan biodiesel untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Biji karet mempunyai potensi besar sebagai bahan dasar pembuatan biodisel, karena Indonesia merupakan salah satu produsen karet terbesar di dunia. Biji karet terdiri dari 40% minyak yang karakteristiknya telah memenuhi standar SNI sebagai bahan dasar biodisel. Dengan jumlah produksi biji karet sebesar 17908815 ton/tahun, potensi biodisel berbahan dasar minyak biji karet dapat mencapai 5671125 kiloliter/tahun. Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) khususnya solar dan diesel di Indonesia mencapai 18,39 juta kiloliter (KL) pertahunnya, dengan adanya biodisel dari minyak biji karet dapat mengurangi 1% konsumsi BBM masyarakat Indonesia tiap tahunnya jika diolah dengan optimal dan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar fosil. Biodiesel yang berbahan dasar biji karet menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah, sehingga dapat menurunkan emisi karbon yang dihasilkan.
Optimasi Keluaran Tegangan pada Moist Electric Generator (MEG) Azzahra, Septianissa; Okvasari, Rudina; Garniwa Mulyana K., Iwa
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.26767

Abstract

Baterai mengandung batang karbon yang dapat didaur ulang menjadi bahan yang lebih bermanfaat dan efisien. Batang karbon yang didapat dari limbah  baterai dapat diolah menjadi graphene  oksida  (GO) atau  graphene  oxide  tereduksi  (rGO).  Bahan-bahan  ini  merupakan  bahan  yang  sangat  efektif  untuk pembuatan  produk bernilai tinggi, khususnya elektronik. GO merupakan hasil oksidasi grafit dengan penambahan oksigen, yang memutus sebagian ikatan van der Wall dan mengurangi ketebalan sampel. Di sisi lain, rGO adalah hasil reduksi oksigen dari GO, dan gugus fungsi pada bidang GO, yaitu oksigen, dihilangkan dan konduktivitas listrik meningkat dari 340/Ωcm menjadi 550/Ωcm. Pada penelitian ini, rGO  dimanfaatkan  sebagai  penyerap  kelembaban  yang  digunakan  pada  pembangkit  listrik  berbasis kelembaban  (MEG).   Untuk   memaksimalkan  penyerapan   kelembaban   rGO   diberikan   campuran senyawa higroskopis yaitu PVA. Dalam menganalisis tegangan yang dihasilkan dari MEG, dilakukan 3 jenis campuran antara rGO dengan PVA dengan perbandingan konsentrasi berturut-turut yaitu 25:75; 50:50; dan 75:25.  Rata-rata  nilai  hasil  keluaran  tegangan  yang  didapatkan  dari  ketiga  jenis  percobaan  tersebut adalah 4,26 V, 4,45 V, dan 4,69 V. Dari percobaan yang dilakukan, didapatkan bahwa perbandingan konsentrasi antara rGO dengan PVA yang menghasilkan keluaran tegangan optimal adalah 50:50.
Upaya Kanada Dalam Mengurangi Permasalahan Sampah Pasca National Sword Policy di Cina Tahun 2017 Lestari, Anggi; Wahyu, Frentika
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.25925

Abstract

Penelitian ini membahas upaya pemerintah Kanada dalam mengatasi permasalahan sampah setelah diberlakukannya National Sword Policy oleh Tiongkok pada 2017. Kebijakan tersebut membatasi impor sampah global, yang berdampak signifikan pada Kanada sebagai eksportir sampah utama akibat keterbatasan infrastruktur daur ulang dan meningkatnya jumlah sampah setiap tahun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik studi kepustakaan dan analisis data kualitatif, dengan pendekatan teori Environmental Policy oleh William J. Baumol dan Wallace E. Oates. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Kanada telah menerapkan berbagai kebijakan, termasuk regulasi pengelolaan sampah, pencegahan pencemaran, dan pembangunan berkelanjutan. Namun, upaya ini belum memberikan hasil yang optimal, karena jumlah total sampah yang dihasilkan secara nasional belum menunjukkan penurunan signifikan. Kendala utama dalam implementasi kebijakan ini adalah kurangnya infrastruktur daur ulang yang memadai serta tantangan dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih efektif dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada ekspor limbah, serta meningkatkan kapasitas daur ulang domestik untuk mengatasi permasalahan sampah di Kanada.
Analisis Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu Sebagai Sumber Energi Bioetanol di Provinsi Lampung Safei, Putra Imam; Dayanti, Amelia; Sari, Evita Mutiara
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.25432

Abstract

Kebutuhan bahan bakar menjadi hal yang penting pada zaman sekarang ini. Salah satu alternatif dari sumber daya alam terbarukan adalah bioetanol. Bioetanol dihasilkan melalui proses fermentasi yang menggunakan bahan baku dari tanaman atau biomassa. Bioetanol (C2H5OH) adalah senyawa yang didapatkan dari rekayasa biomassa tanaman yang mengandung glukosa, pati, dan selulosa . Tebu komoditas perkebunan yang penting dalam pengembangan sub sektor perkebunan. Ketersediaan bahan baku berdasarkan data yang diperoleh menunjukkan bahwa Provinsi Lampung pada tahun 2022 produksi tebu mencapai 10.4031. Proses konversi bahan lignuselulosa menjadi etanol terdiri dari beberapa tahap. Proses skarifikasi dikatalisis oleh enzim Amilase  untuk menghidrolisis pati dan enzim Selulase. Hasil kadar etanol tertinggi terdapat pada kulit singkong dengan presentase kadar etanol sebesar 68,05%. Setiap hektar lahan tebu dapat menghasilkan 10-15 ton tetes tebu atau 766-1150 liter etanol. Potensi ampas tebu sabagai bahan baku bioetanol di Provinsi Lampung sangat menjanjikan. Penggunaan energi di provinsi lampung khususnya bahan bakar minyak seperti bensin pada tahun 2022 mencapai 431.411.764 liter. Produksi bioetanol yang dihasilkan masih sangat kecil hanya sekitar 0,98% dari total kebutuhan energi di provinsi lampung.  Hal ini menunjukkan bahwa diperlukan pengembangan lebih lanjut guna meningkatkan kapasitas produksi bioetanol dari ampas tebu agar memenuhi kebutuhan energi di Provinsi Lampung
Life Cycle Assessment Produksi Biofuel Biji Karet Dengan Metode Pirolisis Lestari, Ayuni
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.26819

Abstract

Biji karet merupakan hasil samping yang kurang dimanfaatkan, karena hanya sebagian kecil saja yang dimanfaatkan untuk keperluan pembibitan, belum dimanfaatkan secara optimal dan menjadi salah satu permasalahan yaitu dapat dimanfaatkan sebagai energi terbarukan berupa biofuel. Biofuel di produksi melalui proses pirolisis. Penelitian ini bertujuan unruk mengidentifikasi potensi dampat lingkungan dari prosuksi biofuel dari biji karet sebagai bahan bakar. Aplikasi yang akan digunakan sebagai penilai daur hidup lingkungan ( LCA ) adalah Simapro 10.2.0.0 dan metode yang digunakan ialah recipe 2016. Hasil Penelitian memberikan dampak kerusakan lingkungan terbesar Disebabkan oleh pretreatment yang merugikan hingga  USD 6,142774 , pada ekosistem dampak terbesar disebabkan oleh proses pyrolisis sebanyak 3,11E-06 Species.yr, dan dampak terhadap Kesehatan Manusia disebabkan oleh aktivasi katalis sebesar 0,003682 Daly.  Pada proses aktivasi katalis, penyumbang terbesar adalah dari bahan baku zeoilit yang memiliki data kerusakan lingkungan terbesar atas aktivitas pengambilannya di alam. Dari hasil LCA, perbaikan kinerja lingkungan atau continuous improvement yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pengelolaan penggunaan energi dan penggunaan bahan bak katalis yang lebih ramah lingkungan.

Page 13 of 13 | Total Record : 126