cover
Contact Name
Hadiyanto
Contact Email
hadiyanto@che.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jakawindarta@lecturer.undip.ac.id
Editorial Address
Program Studi Magister Energi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro Jl. Imam Bardjo, SH-No 3, Semarang 50241
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 27226719     EISSN : 27226719     DOI : https://doi.org/10.14710/jebt
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan dimaksudkan sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian yang ditulis dalam bentuk artikel review, full artikel penelitian dan short communication dalam bidang pengembangan energi baru dan terbarukan. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris. Jurnal memiliki fokus pada pengembangan energi baru dan terbarukan namun tidak menutup kemungkinan pada energi fosil dan yang tidak terbarukan. Jurnal menerima artikel dari kajian energi dari berbagai aspek multidisiplin keilmuan seperti manajemen, energi, teknologi energi, diversifikasi energi, kebijakan energi, ekonomi energi.
Articles 126 Documents
Desain Algoritma Inverter pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya: Sistematik Review Pambudi, Bayu Adi; Muzaki, Muhamad Meimull; Ramaninda, Aditya Puspa; Zafrannanda, Mohammad Radhi
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.25632

Abstract

Penelitian terbaru dalam dekade terakhir, banyak penulis semakin tertarik pada desain algoritma inverter DC/AC yang diterapkan pada pembangkit listrik tenaga surya. Kontribusi ini merupakan tinjauan sistematis dengan metodologi PICOC, yang mengkaji kriteria desain utama di balik meningkatnya minat inverter. Peningkatan dalam jumlah artikel baru terkait topik inverter terus meningkat setiap tahunnya. Artikel review ini mendalami tren dan keterbatasan alogritma inverter DC/AC terbaru, yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi pembangkit listrik tenaga surya dengan memanfaatkan penggunaan inverter dengan berbagai algoritma yang digunakan. Mengidentifikasi artikel algoritma inverter DC/AC dari tahun 2019 hingga 2024,dengan hasil yang ditemukan 15 artikel yang dipilih dari 641 artikel yang diambil dari sumber database Scopus, yang berisi desain yang terkait dengan algoritma inverter DC/AC. Review ini menyimpulkan beberapa mode kegagalan yang menyebabkan ketidaktersediaan atau kerugian efisiensi pada desain saat ini. Temuan hasil artikel penelitian menunjukan bahwa 15 artikel dengan konstribusi dalam desain algoritma DC/AC dengan topologinya. Systematic Literature Review (SLR) kali ini dapat menjadi pedoman untuk peneliti dalam mengembangkan algoritma inverter DC/AC pada sistem pembangkit listrik tenaga surya di masa mendatang.
Analisis Perbandingan Daya Keluaran PLTS di PLTM Kokok Putih Berdasarkan Data Intensitas Radiasi Matahari Dari Hasil Pengukuran Dan Global Solar Atlas Sabandi, Rahmat Aprial; Muljono, Agung Budi
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.26122

Abstract

Renewable energy, including solar energy, has become a potential solution to meet the ever-increasing demand for electricity. This study aims to analyze the output power of the Solar Power Plant (PLTS) located at PLTM Kokok Putih, East Lombok, by comparing solar radiation intensity data from direct measurements and the Global Solar Atlas. Measurements were conducted using a lux meter from 09:00 to 15:30, while Global Solar Atlas data covered the entire day. The analysis results show that the average output power from direct measurements is 0.138 kW, while the Global Solar Atlas data yields an average of 0.079 kW, with a difference of 0.059 kW. This discrepancy arises due to differences in time and solar radiation intensity used in the two methods. Moreover, the PLTS location is considered economically viable for operation based on the annual Global Horizontal Irradiation (GHI) value of 1835.8 kWh/m², exceeding the recommended minimum threshold of 1500 kWh/m². This study provides insights into the influence of measurement time and radiation intensity on PLTS output power while affirming the potential of solar energy as a viable electricity source in tropical regions. The research recommends uniform measurement times for more accurate data comparisons.
Analisis Potensi Pemanfaatan Sampah Sebagai Energi Baru Terbarukan Di Indonesia Menggunakan Aplikasi Biogas Calculations Maharani, Adinda; Matondang, Dariana; Ananda, Farhan Riziq; Sitepu, Santalia br; Citra, Amna
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.25568

Abstract

Permasalahan sampah menjadi isu global yang semakin kompleks, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Pemanfaatan sampah organik sebagai sumber biogas merupakan salah satu pendekatan yang dianggap strategis dalam mengatasi dua tantangan utama yaitu pengelolaan limbah dan penyediaan energi alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan sampah organik sebagai sumber energi listrik berbasis biogas dan pengurangan emisi di Indonesia  menggunakan biogas calculations. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2024.Pembuatan biogas dari sampah organik adalah solusi berkelanjutan yang mengubah 17.365 ton limbah organik per tahun menjadi energi terbarukan berupa 2.103.304 m³ biogas. Biogas ini menghasilkan 4.144.561 kWh listrik dan 17.890 GJ energi panas dengan efisiensi hingga 90%. Produk samping digestate digunakan sebagai pupuk organik, mendukung pertanian berkelanjutan. Sistem ini juga mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 4.773 ton CO2 eq./tahun dan mengalihkan limbah dari TPA.
Optimasi Pemberian Nutrisi pada Media Kultur Mikroalga Chlorella vulgaris untuk Meningkatkan Kadar Lipid sebagai Bahan Baku Biodiesel Hasbi, Ramiz; Puspanitresna, Puspanitresna; Azkiya, Andi Aryanti Nurul; Sumarna, Omay; Widhiyanti, Tuszie
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.27858

Abstract

Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif yang memiliki potensi sebagai alternatif untuk menggantikan bahan bakar fosil yang tidak ramah lingkungan dan terbatas. Bahan dasar pembuatan biodiesel seringkali berasal dari minyak kelapa sawit. Hal ini, menjadi masalah karena produksi minyak skala besar dari tanaman kelapa sawit memerlukan lahan yang luas dan dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hutan. Mikroalga Chlorella vulgaris merupakan jenis mikroalga penghasil lipid yang baik, sehingga lipid yang diperoleh dari mikroalga ini dapat menjadi alternatif sebagai bahan baku pembuatan biodiesel. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kondisi optimal dalam pemberian nutrisi pada media kultur mikroalga C. vulgaris untuk meningkatkan kadar lipid di dalam selnya. Variabel bebas yang diujikan pada penelitian ini, yaitu pemberian nutrisi menggunakan air cucian beras, air limbah ampas tahu, air kelapa, dan kontrol (air tawar). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi yang paling optimal adalah pada media kultur yang diberi nutrisi air kelapa dengan perolehan lipid sebesar 22,08%, sedangkan media kultur lain diperoleh lipid berkisar 1 - 3,5 %.  Hal ini disebabkan karena air kelapa kaya akan kandungan mineral kalium dan magnesium, serta karbohidrat (glukosa, fruktosa) yang berperan penting dalam pertumbuhan dan pembentukan lipid di dalam sel mikroalga. Pemberian nutrisi dengan air kelapa pada media kultur mikroalga menjadi cara yang berpotensi untuk mengembangkan produksi lipid dalam skala industri menggunakan mikroalga yang dapat menjadi bahan alternatif pembuatan biodiesel.
Systematic Literature Review : Efektivitas Teknologi Pembersihan Panel Surya Otomatis dalam Meningkatkan Efisiensi Energi di Area Berdebu Pramana, Rakha Hafizh; Najila, Wanda Kayza; Fauziati, Amelia Nurina; Hidayat, Syarif; Kahar, Dzikrulloh Widamara
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.25074

Abstract

Studi ini mencoba mengevaluasi efektivitas sistem pembersihan otomatis untuk panel fotovoltaik dalam kaitannya dengan efisiensi operasional di wilayah kering dan berdebu. Studi ini mengkaji tiga metode pembersihan utama melalui pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR): pembersihan manual, pelapisan hidrofobik, dan teknologi berbasis sensor. Pembersihan manual, meskipun murah, memiliki kekurangan serius dalam hal intensitas tenaga kerja yang tinggi dan perawatan berulang, sehingga tidak cocok untuk lokasi dengan polusi debu yang tinggi. Sebagai perbandingan, sistem pembersihan otomatis bekerja jauh lebih baik dalam menjaga efisiensi panel surya, terutama di iklim kering dan berdebu. Penerapan pelapisan hidrofobik anti air menawarkan alternatif pembersihan sendiri yang meminimalkan daya rekat debu, sehingga mengurangi jumlah pembersihan manual yang rutin. Teknologi berbasis sensor memungkinkan untuk menentukan tingkat debu yang menumpuk, sehingga memungkinkan operasi pembersihan hanya dilakukan saat diperlukan untuk efisiensi yang lebih baik. Hasilnya telah membuktikan bahwa pendekatan pembersihan terpadu, yang menggabungkan teknik manual dan otomatis, sangat penting untuk mencapai efisiensi panel surya maksimum dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Pendekatan hibrida ini tidak hanya meningkatkan efisiensi biaya tetapi juga memiliki peran penting dalam keberlanjutan dan kinerja panel surya dalam jangka panjang. Dengan demikian, jadwal pembersihan yang dioptimalkan berdasarkan kondisi lingkungan tertentu dapat dengan mudah meningkatkan keandalan dan keberlanjutan sistem energi surya secara dramatis.
Review Metode Pengolahan Sampah Kota Menjadi Energi Desfitri, Erda Rahmilaila; Hapsauqi, Iqbal; Fitri, Fitri
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.26363

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan penduduk di perkotaan di Indonesia secara tidak langsung meningkatkan produksi sampah kota (MSW). Limbah padat kota didefinisikan sebagai limbah yang dikumpulkan oleh pemerintah kota atau dibuang di tempat pembuangan limbah kota dan mencakup limbah perumahan, industri, institusi, komersial, kota, serta konstruksi dan pembongkaran. Pengelolaan sampah kota dapat menggantikan bahan bakar fosil yang tidak terbarukan melalui proses konvensional dan non-konvensional. Tulisan ini menggunakan metode tinjauan literatur. Kriteria artikel yang dijadikan sumber primer adalah artikel berjenis penelitian asli. Tujuan dilakukannya proses kajian pustaka ini adalah untuk memberikan informasi mengenai pengolahan dan pemanfaatan sampah sesuai dengan kondisi daerah masing-masing sehingga dapat dijadikan rujukan atau rujukan dalam menjadikan sampah sebagai sumber energi sehingga dapat melindungi dan merawat. untuk lingkungan. Teknologi konvensional seperti pengomposan, pencernaan anaerobik, dan proses pembakaran menyajikan langkah-langkah utama dalam pengolahan sampah menjadi energi. Teknologi non-konvensional dibahas secara rinci untuk sampah anorganik, seperti pirolisis, gasifikasi, dan oksidasi basah. Pirolisis dapat mengubah 80-84% sampah kota menjadi syngas dan biochar
Potensi Energi Gelombang Laut di Indonesia: Studi Kasus Teknologi WaveForce di pantai Tanjung Siambang Simanullang, Andreas M; Tomia, Ratih; Pardede, Masta Angel Valentina; Devitra, Heldy; Zulkarnain, Hindriansyah; Pramana, Rozeff
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.25662

Abstract

Energi gelombang laut menawarkan potensi besar sebagai sumber energi terbarukan, khususnya di Indonesia dengan garis pantai lebih dari 80.000 km. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas teknologi WaveForce, konverter energi gelombang laut (Wave Energy Converter, WEC), yang dirancang untuk memanfaatkan potensi gelombang laut di Indonesia. Studi dilakukan di Tanjung Siambang, Kepulauan Riau, dengan metode pengukuran langsung untuk mengamati pola dinamika gelombang dan efisiensi sistem konversi energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WaveForce mampu mengubah energi mekanik dari gelombang menjadi energi listrik, meskipun tantangan terkait efisiensi dan daya tahan masih ditemukan. Studi ini menegaskan pentingnya pengembangan teknologi dan dukungan kebijakan untuk memaksimalkan potensi energi gelombang laut.
Menggali Potensi CCUS Indonesia: Penilaian Komprehensif terhadap Kesiapan Teknis, Kebijakan Imperatif, dan Jalur Strategis Ismail, Agus; Nasution, Arif Zulkiflli; As Tsabit, Muhammad Azzam; Amal, Muhammad Ikhlasul
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.28129

Abstract

Indonesia berada di momen penting dalam transisi energinya, di mana Penangkapan, Pemanfaatan, dan Penyimpanan Karbon (CCUS) muncul sebagai teknologi penting untuk menyelaraskan pembangunan ekonomi dengan komitmen iklim yang ambisius. Studi ini, yang didasarkan pada tinjauan pustaka kualitatif dari data sekunder, memberikan penilaian komprehensif tentang pengembangan CCUS di Indonesia, yang menyoroti wawasan utama tentang kelayakan teknisnya, kebijakan dan hambatan sosial yang berlaku, serta peluang strategis. Temuan menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi penyimpanan CO₂ yang substansial, melebihi 400 gigaton di akuifer salin dan ladang minyak/gas yang terkuras, dilengkapi dengan kemampuan penangkapan yang terbukti dari proyek-proyek seperti Tangguh EOR dan Gundih CCS. Namun, peningkatan upaya ini menghadapi tantangan termasuk kerugian efisiensi yang disebabkan oleh kelembaban, pengelolaan pengotor CO₂, dan kebutuhan karakterisasi bawah permukaan yang signifikan. Proyek percontohan telah menggarisbawahi dampak kritis dari penundaan regulasi dan penentangan masyarakat, yang mengungkapkan bahwa kurangnya kerangka regulasi yang terpadu dan insentif keuangan yang memadai tetap menjadi hambatan utama. Kendala ekonomi signifikan, dengan biaya pengurangan sekitar $50/tCO₂, meskipun potensi EOR Indonesia menawarkan keunggulan komparatif yang penting, mengurangi biaya bersih menjadi $40-50/tCO₂. Untuk memanfaatkan potensi ini, studi ini merekomendasikan tindakan kebijakan segera seperti menyederhanakan perizinan melalui sistem perizinan satu jendela dan mengalokasikan dana percontohan dari Mekanisme Transisi Energi. Strategi jangka menengah melibatkan pembentukan mekanisme penetapan harga karbon yang kuat yang terkait dengan ICDX dan penggunaan kembali jaringan pipa gas yang ada untuk transportasi CO₂. Dalam jangka panjang, Indonesia dapat memanfaatkan lokasi strategis dan aset geologisnya untuk menjadi pusat CCUS ASEAN, khususnya melalui Cekungan Natuna, yang memerlukan reformasi legislatif mendasar untuk mengklasifikasikan CO₂ sebagai komoditas. Tindakan segera dan terpadu, ditambah dengan pemantauan yang transparan dan prinsip-prinsip transisi yang adil, sangat penting bagi CCUS untuk mendukung pembangunan rendah karbon Indonesia dan menghindari penguncian pada jalur emisi tinggi.
Analisis Penurunan Input Energi Alam di Indonesia: Dampak Pandemi COVID-19 pada Tahun 2020 dan Implikasi untuk Transisi Energi Andhika, Muhammad Dwi; Masyita, Nurani; Kusuma, Anis Mustaghfirin
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.25182

Abstract

Penelitian ini menganalisis tren input energi alam di Indonesia selama periode 2018–2021, dengan fokus pada dampak pandemi COVID-19 pada sektor energi pada tahun 2020. Pandemi mengakibatkan penurunan konsumsi sumber energi tidak terbarukan, seperti batu bara, gas alam, dan minyak bumi, sebesar 4,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Dampak ini terutama disebabkan oleh kebijakan pembatasan aktivitas industri dan transportasi. Sebaliknya, energi terbarukan seperti tenaga air dan surya menunjukkan peningkatan meskipun kontribusinya terhadap bauran energi nasional masih rendah. Studi ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penurunan input energi, termasuk gangguan rantai pasok global dan penurunan harga energi dunia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pandemi mempercepat urgensi transisi energi di Indonesia, menekankan pentingnya diversifikasi energi dan kebijakan yang mendukung pengembangan energi terbarukan. Rekomendasi strategis disampaikan untuk memperkuat ketahanan energi nasional, mempercepat investasi energi terbarukan, dan mendukung target Paris Agreement.
Rancang Bangun Dan Analisa Sistem Modul Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sederhana Pada Sistem 24V Dan 48V Nugraha, Charis Septya; Prayogo, Sandy Suryo; Kristyawati, Dessy
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.26588

Abstract

Panel surya merupakan inovasi yang memberikan kontribusi besar dalam penyediaan energi bersih tanpa menghasilkan polusi. Panel ini berfungsi sebagai sumber energi yang kemudian diolah menjadi energi listrik melalui sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membandingkan modul PLTS sederhana dengan dua konfigurasi sistem, yaitu sistem 24V dan sistem 48V. PLTS sederhana banyak digunakan pada sektor rumah tangga karena dinilai lebih ekonomis dibandingkan berlangganan langsung ke perusahaan listrik. Namun, penggunaan sistem ini seringkali belum memperhatikan efisiensi dan efektivitas dari konfigurasi yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul PLTS sistem 24V memiliki efisiensi sebesar 60%, sementara sistem 48V memiliki efisiensi sebesar 53%. Meskipun demikian, sistem 48V mampu menghasilkan daya yang lebih besar dibandingkan sistem 24V. Dengan demikian, pemilihan sistem PLTS tidak hanya mempertimbangkan efisiensi, tetapi juga kapasitas daya yang dihasilkan sesuai kebutuhan pengguna.

Page 12 of 13 | Total Record : 126