cover
Contact Name
Hadiyanto
Contact Email
hadiyanto@che.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jakawindarta@lecturer.undip.ac.id
Editorial Address
Program Studi Magister Energi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro Jl. Imam Bardjo, SH-No 3, Semarang 50241
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 27226719     EISSN : 27226719     DOI : https://doi.org/10.14710/jebt
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan dimaksudkan sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian yang ditulis dalam bentuk artikel review, full artikel penelitian dan short communication dalam bidang pengembangan energi baru dan terbarukan. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris. Jurnal memiliki fokus pada pengembangan energi baru dan terbarukan namun tidak menutup kemungkinan pada energi fosil dan yang tidak terbarukan. Jurnal menerima artikel dari kajian energi dari berbagai aspek multidisiplin keilmuan seperti manajemen, energi, teknologi energi, diversifikasi energi, kebijakan energi, ekonomi energi.
Articles 126 Documents
Uji Karakteristik Bioetanol Campuran Kulit Nanas dan Buah Pisang Hutan Sulaiman, Dady; Huturlukitaningtyas, Dhea Fambayun; Sari, Ayu Lingga Ratna; Ulva, Siti Maria
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.24059

Abstract

Menipisnya persediaan energi fosil mendorong penelitian mengembangkan sumber energi alternatif dari sumber daya alam yang bisa diperbarui salah satunya yaitu biomassa. Biomassa yang ingin diteliti oleh peneliti disini berupa bioetanol. Bioetanol adalah cairan biokimia pada proses fermentasi gula dari sumber karbohidrat dengan menggunakan bantuan mikroorganisme dilanjutkan dengan proses destilasi. Penelitian ini menggunakan bahan campuran kulit nanas dan buah pisang hutan dengan harapan kadar bioetanol dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan bioetanol campuran kulit nanas dan buah pisang hutan. Jenis penelitian ini adalah penelitian ekperimen dengan metode kuantitatif yang akan menganalisis karakteristik bioetanol dengan variasi komposisi kulit nanas dan buah pisang hutan, variasi A (80% kulit nanas 20% pisang hutan) variasi B (50% kulit nanas 50% pisang hutan) variasi C (20% kulit nanas 80% pisang hutan). Adapun hasil yang diperoleh dari ekperimen ini, variasi A mendapatkan hasil kadar alkohol 60%, 85,75 kadar air, 0,73 gr/ml densitas, 210 J nilai kalor, variasi B mendapatkan hasil kadar alkohol 53%, 86,7% kadar air, 0,71 gr/ml densitas, variasi C  mendapatkan hasil kadar alkohol 48%, 85,8% kadar air, 0,74 gr/ml densitas. Variasi A merupakan hasil terbaik yang menghasilkan 210 J, Kadar Alkohol 60%, Densitas 0,73 gr/ml, dan Nilai kadar air terendah sebesar 85,7%.
Pembuatan Bioetanol dari Limbah Kulit Nanas untuk Pencampuran Pertalite menjadi Bahan Bakar Alternatif (Gasohol) Ihtifazhuddin, Farhan; Yerizam, Muhammad; Yuliati, Selastia
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.24136

Abstract

Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah kulit nanas untuk pembuatan bioetanol dan campurannya dengan bahan bakar Pertalite, menghasilkan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan. Proses produksi bioetanol meliputi hidrolisis, fermentasi, distilasi, dan adsorpsi, dengan ragi Saccharomyces cerevisiae untuk memfermentasi gula dalam kulit nanas menjadi etanol dengan kadar 59,62% dari proses fermentasi 5 hari dengan 4% ragi, 0,5% urea, 0,5% NPK. Bioetanol kemudian dicampurkan dengan Pertalite dalam komposisi E5 hingga E25, menurunkan titik nyala campuran dari 29,8°C (E5) ke 28,0°C (E25), meningkatkan densitas dari 0,7239 gr/cm3 (E5) ke 0,7250 gr/cm3 (E25) dan viskositas dari 0,41 cSt (E5) ke 0,49 cSt (E25), namun angka oktan (RON) cenderung stabil pada 91,4- 95,6. Tujuan penelitian adalah menghasilkan bioetanol sesuai SNI 7390:2012, mendapatkan parameter optimal pencampuran bioetanol-Pertalite, dan mencapai kualitas Gasohol standar RON Pertalite. Hasilnya, kadar bioetanol kurang mendekati SNI 99,5%, campuran bioetanol-Pertalite meningkatkan beberapa parameter namun menurunkan titik nyala, dan campuran E25 memenuhi standar RON 95,6 untuk Pertalite.
Implementasi Just Energy Transition Partnership Indonesia menuju Net Zero Emissions tahun 2060 Hermawan, Luky Tri; Prabhawati, Adhiningasih
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.24161

Abstract

Ketergantungan terhadap energi fosil dalam upaya pemenuhan kebutuhan energi nasional berdampak kepada penyebaran emisi karbon yang besar di udara. Indonesia merupakan salah satu negara yang menyumbang emisi karbon terbesar di dunia. Kerja sama yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan International Partners Group (IPG) telah menghasilkan sebuah kesepakatan dan program pendanaan Just Energi Partnership (JETP) transisi energi yang mencapai US$20 Miliar. Pendanaan ini memfokuskan untuk upaya transisi energi Indonesia dan menjadi program pendanaan terbesar di dunia. Langkah yang dilakukan oleh Indonesia untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) tahun 2060 dilakukan dengan memaksimalkan transisi energi yang berkeadilan melalui implementasi program JETP Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk bisa menguraikan dan menjawab permasalahan yang ada. Penelitian ini menghasilkan bahwa upaya yang dilakukan oleh Indonesia untuk mencapai NZE tahun 2060 adalah dengan pengurangan terhadap ketergantungan energi fosil dan beralih menuju energi baru terbarukan dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Implementasi JETP Indonesia berfokus pada lima bidang investasi yang bertujuan untuk transisi energi dengan memanfaatkan energi baru terbarukan sebagai sumber energi yang dikembangkan sebagai bahan bakar utama bagi pembangkit listrik.
Pembuatan Gas Hidrogen dari Silika Hasil Ekstraksi Bottom Ash Batubara dan Serbuk Alumunium Limbah Kaleng Minuman Setiawan, Farah Kania; Junaidi, Robert; Ekawati, Linda
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.24342

Abstract

Alternatif bioenergi yang dapat digunakan salah satunya hidrogen. Hidrogen memiliki tingkat energi H2 286 kJ/mol merupakan sumber bahan baku yang melimpah dan juga bermanfaat bagi lingkungan. Hidrogen bisa dibuat menggunakan teknik menjadi biomassa, air, dan bahan bakar fosil. Dalam pembuatan hidrogen diperlukan silika, Bottom Ash mengandung senyawa silicate glass yang mengandung silika (34,29%). Tujuan dari penelitian ini menentukan morfologi silika yang terbentuk dari hasil ekstraksi, menganalisa pengaruh variasi massa silika dan alumunium dalam pembuatan hidrogen, menentukan konsentrasi optimum NaOH sebagai katalis untuk mengkonversi hidrogen, dan meningkatkan % Yield gas hidrogendengan cara menaikan variasi berat silika dan alumuium dan konsentrasi katalis NaOH. Pada penelitian ini juga ditambahkan alumunium dari limbah kaleng minuman dengan perbandingan silika dan alumunium 1:1, produksi gas hidrogen dilakukan dengan memvariasikan berat total dari alumunium dan silika sebesar 2,3,4,5 dan 6 gram, kemudian divariasikan konsentrasi NaOH 3,5 M dan 4 M. Pembuatan silika dilakukan dengan mengekstraksi Bottom Ash menggunakan NaOH dan dinetralkan menggunakan HCl. Jenis silika yang terbentuk dari hasil ekstrasi adalah jenis silika amorf.  Kemudian silika dan alumunium ditambahkan ke dalam fix bed reactor. Hasil terbaik pada pembuatan hidrogen dengan silika dan alumunium ini  berada pada berat sampel 6 gram dan konsenntrasi NaOH 4 M sebesar 41% dengan yield  10,06%.
Desain Sistem Pembangkit Listrik Optimal On-Grid Tenaga Surya, Bayu dan PLTMH Menggunakan Software Homer Di Desa Sesela prasetyo, Ridho Budi; Rahman, Fadhillah Umar; Muljono, Agung Budi
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.24665

Abstract

Dengan tingginya permintaan bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan batu bara, Indonesia saat ini menghadapi energi yang kompleks. Hal ini dapat mempengaruhi ketahanan energi, kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan energi terbarukan, khususnya energi surya, mikrohidro dan angin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana radiasi matahari, debit air dan kecepatan angin dapat mempengaruhi produksi listrik pada PLTMH, PLTB dan PLTS di Desa Sesela. Penelitian ini juga akan merancang sistem pembangkit listrik on-grid yang optimal menggunakan perangkat lunak yaitu HOMER. Diharapkan pemanfaatan energi terbarukan yang dirancang dapat digunakan sebagai penyediaan energi untuk event-event besar berskala internasional yang diselenggarakan di Pulau Lombok seperti event MXGP yang sudah mulai rutin diselenggarakan di Pulau Lombok tepatnya di Desa Sesela, Hasil simulasi ini menjelaskan bahwa perencanaan pengembangan sistem yang tepat dengan total beban tahunan sebesar 11,26 kWh/tahun yaitu dengan nilai NPC diperoleh biaya sistem sebesar Rp81.180.600,00 mampu menghasilkan energi listrik yang dapat dijual dengan harga Rp768,64/kWh dengan biaya operasional sebesar Rp2.959.201,00. Energi yang dihasilkan oleh Panel PV sebesar 2.426 kWh/tahun, mikro hidro sebesar 1.788 kWh/tahun dan Turbin Angin sebesar 2.069 kWh/tahun serta excess energy yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan tersier dan event sebesar 1.260 kWh/tahun. 
Studi Bibliometrik Penelitian Kebijakan Energi Terbarukan Tahun 2019-Februari 2024 Mufatdhal, Mufatdhal; Supriyadi, Imam; Laksmono, Rudy
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.24078

Abstract

Studi bibliometrik ini bertujuan untuk memetakan lanskap penelitian tentang kebijakan energi terbarukan dari tahun 2019 hingga Februari 2024 berbasiskan data Scopus. Dengan memanfaatkan perangkat lunak VosViewer untuk analisis, studi ini mengevaluasi berbagai aspek penelitian, termasuk jumlah sitasi, penulis paling produktif dan jaringan kolaborasinya, serta tren publikasi di berbagai negara dan sponsor pendanaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Inggris memimpin dalam publikasi terkait kebijakan energi terbarukan, sementara European Commision berperan sebagai sponsor pendanaan yang paling signifikan. Peneliti paling produktif diidentifikasi sebagai Jamasb T., dengan kontribusi tujuh publikasi selama periode yang diteliti. Studi ini tidak hanya memberikan gambaran komprehensif tentang status quo penelitian di bidang kebijakan energi terbarukan, tetapi juga menyoroti tren dan pola yang muncul. Temuan ini memberikan informasi penting bagi para peneliti, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan strategi dan arah penelitian kebijakan energi terbarukan di masa depan, serta mengidentifikasi peluang kolaborasi dan area fokus yang potensial untuk pengembangan lebih lanjut
Perbandingan Material Superkapasitor Berbasis Karbon dan Oksida Logam untuk Optimalisasi Penyimpanan Energi dalam Aplikasi Sistem Energi Terbarukan: Systematic Literature Review Putra, Nurul Aziz Eka; Ferdiyanto, Syahrul Aldi; Qunefi, Fuat; Adelyadi, Jihan
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.24858

Abstract

Kebutuhan akan solusi penyimpanan energi yang efisien dan berkelanjutan semakin meningkat seiring dengan perkembangan sistem energi terbarukan. Superkapasitor, yang dikenal karena kepadatan daya dan stabilitas siklusnya, menjadi komponen penting dalam teknologi ini. Kajian literatur ini bertujuan membandingkan material berbasis karbon dan oksida logam pada superkapasitor, dengan fokus pada optimalisasi performa penyimpanan energi. Melalui pendekatan sistematis, kajian ini menelaah karakteristik utama dari kedua jenis material, termasuk densitas energi, daya tahan siklus, kestabilan termal, dan potensi biaya. Hasil review menunjukkan bahwa material berbasis karbon cenderung memiliki keunggulan pada kepadatan daya dan siklus hidup, sementara oksida logam menawarkan kapasitas penyimpanan yang lebih tinggi tetapi rentan terhadap degradasi. Analisis ini memberikan wawasan mengenai kelebihan dan batasan tiap material, yang dapat menjadi panduan dalam pemilihan material superkapasitor untuk aplikasi pada energi terbarukan. Kajian ini diharapkan dapat mendukung pengembangan superkapasitor yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Optimisasi Desain Sistem Tenaga Listrik Hybrid Menggunakan Multi-Objective Genetic Algorithm: Studi Kasus Pulau Adonara Nusa Tenggara Timur Saelan, Ardiansyah Noviana
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.25947

Abstract

Transisi menuju Net Zero Emissions (NZE) menjadi salah satu langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil serta meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Sebagai bagian dari komitmen Indonesia dalam ratifikasi Paris Agreement 2015, upaya untuk mencapai bauran EBT sebesar 23% pada tahun 2025 terus digalakkan. Salah satu solusi yang potensial untuk mendukung pencapaian target tersebut adalah implementasi sistem tenaga listrik hybrid (HES). HES mengombinasikan berbagai sumber energi untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi sistem kelistrikan, khususnya di daerah terpencil yang belum terhubung dengan jaringan listrik nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan desain sistem tenaga listrik hybrid Diesel-Surya-Angin dengan penyimpanan energi berbasis Battery Energy Storage System (BESS) menggunakan Multi-Objective Genetic Algorithm (MOGA). Studi kasus dilakukan pada sistem kelistrikan di Pulau Adonara, Nusa Tenggara Timur, dengan mempertimbangkan data aktual selama satu tahun. Empat parameter utama yang dioptimasi meliputi daya array PV, daya turbin angin, jumlah unit BESS, dan daya generator diesel. Fungsi objektif dalam optimasi ini mencakup minimisasi biaya energi, pengurangan emisi karbon, serta peningkatan kontribusi energi terbarukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MOGA mampu menjadi metode yang efektif dalam menentukan konfigurasi optimal sistem tenaga listrik hybrid. Parameter terbaik yang diperoleh dalam optimasi adalah nilai crossover probability (Pc) sebesar 0,9 dan jumlah populasi (Npop) sebanyak 100. Optimasi menghasilkan tiga solusi utama berdasarkan Pareto front: (1) Solusi L dengan emisi karbon terendah (50.682,39 kgCO2) dan total biaya energi sebesar 81.248.439,76 USD, di mana sistem didominasi oleh PV-BESS dan WT dengan proporsi masing-masing 80% dan 20%; (2) Solusi C sebagai titik keseimbangan dengan proporsi energi dari PV-BESS 79%, WT 6%, dan DG 15%, menghasilkan total biaya energi 45.070.628,08 USD serta emisi karbon 214.932,59 kgCO2; (3) Solusi R dengan biaya energi terendah sebesar 26.779.712,28 USD, dengan kontribusi PV-BESS 60%, WT 1%, dan DG 39%, namun menghasilkan emisi karbon tertinggi sebesar 498.696,48 kgCO2. Hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa metode MOGA efektif dalam merancang sistem tenaga listrik hybrid yang optimal, baik dari segi ekonomi maupun lingkungan. Hasil ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan energi berkelanjutan, khususnya untuk wilayah terpencil yang bergantung pada sistem energi hybrid.
Analisis Potensi Pemanfaatan Aliran Sungai Wira Garden Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Rosmalia, Ira; Zahwa, Mutiara; Arisci, Arini Septiana; Farhani, Amna Citra
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.25556

Abstract

Pemanfaatan energi terbarukan, khususnya energi hidro, menjadi alternatif penting dalam memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat, terutama di daerah-daerah terpencil. Salah satu solusi potensial adalah dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi aliran sungai Wira Garden sebagai sumber energi mikrohidro dengan memperhatikan faktor-faktor teknis seperti debit air, tinggi jatuh air (head), dan efisiensi sistem pembangkit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data sekunder berupa kecepatan aliran, luas penampang sungai, dan debit udara dari beberapa titik pengukuran. Hasil analisis menunjukkan bahwa sungai Wira Garden memiliki debit air rata-rata sebesar 4,2 m³/s dengan variasi yang cukup stabil, serta tinggi jatuh air efektif 2 meter. Berdasarkan data ini, potensi daya listrik yang dapat dihasilkan oleh PLTMH adalah sebesar 74,2 kW. Untuk mencapai efisiensi optimal, turbin propeller dipilih sebagai turbin yang sesuai karena kemampuannya untuk bekerja pada kondisi debit besar dan head rendah, dengan efisiensi mencapai 80-90%. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa pembangunan PLTMH di kawasan Wira Garden dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menyediakan energi listrik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat setempat. Dengan biaya operasional yang rendah, PLTMH diharapkan menjadi solusi efektif dalam memenuhi kebutuhan energi lokal dan mendukung program energi terbarukan.
Panas Bumi Sebagai Solusi Energi Berkelanjutan: Potensi, Teknologi, dan Pengembangan Global Khoironi, Demas; Saputra, Ferdianto Desta; Nugraha, Satria Bayu; Khansa, Abel Fisabilah; Adiwibowo, Priyo Heru
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.27403

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi global dan dampak negatif dari penggunaan bahan bakar fosil telah mendorong pencarian sumber energi alternatif yang lebih berkelanjutan. Energi panas bumi menjadi salah satu solusi yang menjanjikan karena ketersediaannya yang melimpah, emisi karbon yang rendah, serta kemampuannya dalam menyediakan listrik secara kontinu. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan potensi, teknologi, dan strategi pengembangan energi panas bumi di tingkat global. Artikel ini menggunakan metode studi literatur dan analisis data sekunder dari laporan industri, jurnal ilmiah, serta kebijakan pemerintah terkait pengembangan panas bumi. Artikel ini juga menjelaskan teknologi pembangkitan listrik panas bumi, seperti dry steam, flash steam, binary cycle, dan Enhanced Geothermal Systems (EGS). Artikel ini menunjukkan mengenai potensi energi panas bumi yang tersebar luas di berbagai negara dengan aktivitas vulkanik tinggi, seperti Indonesia, Amerika Serikat, Turki, Selandia Baru, dan Filipina. Namun, tantangan utama dalam pengembangannya mencakup biaya eksplorasi yang tinggi, risiko geologi, serta keterbatasan dalam infrastruktur dan regulasi. Artikel ini menegaskan bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, energi panas bumi tetap menjadi solusi energi yang strategis dalam mendukung transisi energi global. Dukungan kebijakan, kemajuan teknologi, serta investasi yang berkelanjutan menjadi faktor kunci dalam mempercepat pemanfaatan energi panas bumi untuk memenuhi kebutuhan energi secara berkelanjutan.

Page 11 of 13 | Total Record : 126