cover
Contact Name
Hadiyanto
Contact Email
hadiyanto@che.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jakawindarta@lecturer.undip.ac.id
Editorial Address
Program Studi Magister Energi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro Jl. Imam Bardjo, SH-No 3, Semarang 50241
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 27226719     EISSN : 27226719     DOI : https://doi.org/10.14710/jebt
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan dimaksudkan sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian yang ditulis dalam bentuk artikel review, full artikel penelitian dan short communication dalam bidang pengembangan energi baru dan terbarukan. Artikel dapat ditulis dalam bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris. Jurnal memiliki fokus pada pengembangan energi baru dan terbarukan namun tidak menutup kemungkinan pada energi fosil dan yang tidak terbarukan. Jurnal menerima artikel dari kajian energi dari berbagai aspek multidisiplin keilmuan seperti manajemen, energi, teknologi energi, diversifikasi energi, kebijakan energi, ekonomi energi.
Articles 126 Documents
Penggunaan Energi Bersih Menggunakan Panel Surya Di India Simarmata, Naomi Putri Elisabet; Estefani, Yuli; Bahri, Bayu Saputra; Sibarani, Samuel Saputra
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 4, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2023.21518

Abstract

Abstrak : Pada jurnal ini akan membahas mengenai energi bersih di India dengan memanfaatkan panel surya. hal tersebut dikarenakan pada zaman sekarang ini tingginya angka polusi udara, yang dimana hal tersebut menjadi permasalahan lingkungan yang memerlukan perhatian serius. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang menggunakan batubara sebagai penghasil energi listrik menjadi salah satu penyumbang polusi udara di India. Selain menjadi penyumbang polusi udara, India juga menjadi salah satu negara produsen batubara terbesar di dunia. India bersama China menjadi negara produsen batu bara di dunia, kedua negara ini menggunakan batu bara guna mendorong pertumbuhan ekonomi, sehingga kedua negara ini menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi terkuat di dunia. Permintaan batubara di India terus meningkat secara signifikan akibat bertambahnya populasi dan ekonomi. Pada satu sisi pasokan listrik di India terutama pada daerah pedesaan masih kurang dari kebutuhan yang dapat menghambat ekonomi, sedangkan di sisi lain daerah perkotaan memerlukan konsumsi energi yang tinggi. Dengan banyaknya permintaan dan penggunaan batu bara membuat negara ini menjadi negara penghasil karbondioksida terbesar ketiga di dunia. Oleh karena itu, India diminta oleh negara-negara G7 untuk berkomitmen menuju status emisi nol bersih paling lambat sampai tahun 2050. India merupakan negara yang memiliki 2 iklim utama yaitu tropis dan subtropis. Sebagai negara tropis yang dengan cahaya matahari sepanjang tahun, India memanfaatkannya dengan cara mengolah energi surya menjadi listrik dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga surya. Berdasarkan data Diagram Kapasitas Instalasi Tenaga Surya energi surya di India berkembang secara pesat dengan menghasilkan listrik di negara bagian yaitu Rajasthan sekitar 3615 MW dan industri tenaga surya atap Gujarat menduduki nomor satu dengan kapasitas terpasang tenaga surya sebesar 660 MW.
Pembiayaan Ramah Lingkungan Terhadap Sub Sektor Energi Baru Dan Terbarukan Di Indonesia Ningsih, Meidiana Mulya
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.22805

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan dan implementasi green economy di Indonesia serta implementasi dan prospek pembiayaan ramah lingkungan (green financing) di Indonesia. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan qualitative content analysis dengan data yang bersumber dari data primer melalui kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dan implementasi green economy di Indonesia tertuang didalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dengan Green Economy Index (GEI) sebagai indikator perkembangan green economy di Indonesia. Pembiayaan ramah lingkungan terhadap sumber energi baru dan terbarukan (EBT) masih mengalami beberapa kendala seperti return investasi yang tidak menguntungkan, tingginya suku bunga pinjaman dan tidak adanya pendanaan proyek. Pemerintah Indonesia sudah mengatasinya dengan melakukan insentif pajak bagi perusahaan yang berinvestasi pada proyek energi baru dan terbarukan. Prospek pembiayaan ramah lingkungan terhadap EBT sangat positif yang ditandai dengan tingginya minat investor terhadap emiten yang bergerak di bisnis EBT.
Pengukuran Intensitas Radiasi Matahari di Wilayah Kabupaten Nganjuk Tahun 2016 Mubiyn, Shidqi Nur; Ilminnafik, Nasrul
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.21580

Abstract

Radiasi matahari merupakan faktor alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Radiasi matahari berperan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk mendorong pertumbuhan tanaman, memberi daya pada pembangkit listrik tenaga surya, dan berdampak signifikan terhadap kondisi atmosfer, iklim, dan cuaca di berbagai wilayah di dunia. Radiasi matahari juga berperan dalam berbagai aspek sains, seperti fisika, meteorologi, dan ekologi. Metode pengambilan data adalah langkah kunci dalam penelitian yang berfokus pada penggunaan sumber data dari website Photovoltaic Geographical Information System (PGIS). PGIS adalah sumber data yang sangat penting dalam studi ini karena menyediakan informasi terkini tentang sebaran sistem fotovoltaik (PV) di Kabupaten Nganjuk. Metode pengambilan data yang tepat akan memastikan bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini akurat dan relevan. Pada tahun 2016, nilai rata-rata akumulasi radiasi gobal pada Kabupaten Nganjuk mencapai 156,21 kW/m2. Tingkat radiasi ini mencerminkan potensi energi surya yang dapat dihasilkan di Kabupaten Nganjuk. Dalam hal produksi energi surya, terjadinya hujan dan tutupan awan, terutama pada musim hujan dapat menjadi tantangan dalam input data. Beberapa wilayah seperti Nganjuk radiasi maksimum tercapai di musim kemarau. Fenomena yang terjadi pada Kabupaten Nganjuk menunjukkan bahwa radiasi matahari mencapai puncaknya pada bulan Agustus yang mencapai 180,67kWH/m2. Pengamatan ini menjadi penting untuk memberikan kontribusi dalam pemahaman mengenai variasi musiman radiasi matahari di wilayah Kabupaten Nganjuk serta menjadi dasar informasi yang penting untuk perencanaan dan pengembangan sumber energi surya.
Evaluasi Efektivitas Pengamanan Stock BBM Solar untuk Fuel Terminal Regional Kalimantan dengan Penyediaan Fasilitas Ship to Ship (STS) Temporary Selama Periode Turn Around (TA) RU V Balikpapan Amrulloh, Riva; Windarta, Jaka; Nugroho, Agung
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 4, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2023.18028

Abstract

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan membawahi 10 Fuel Terminal (FT) dan 7 Terminal Kerjasama Operasi (KSO) yang tersebar di 5 Provinsi Wilayah Kalimantan. 6 Fuel Terminal diantaranya berada di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) yaitu Balikpapan, Samarinda, Pendingin, Palaran, Tarakan dan Berau. Dalam kondisi normal, Fuel Terminal tersebut mendapat pasokan BBM 100% dari Refinery Unit (RU) V Balikpapan. Pada periode Agustus-September 2022, RU V mengadakan Turn Around (TA) selama +2 bulan sampai dengan produksi normal. Selama perioda TA berlangsung, RU V tidak memproduksi BBM sehingga pasokan BBM ke Fuel Terminal dan distribusi BBM untuk layanan ke masyarakat/konsumen ritel maupun konsumen industri berpotensi terganggu. Selain tidak ada produksi, terdapat juga keterbatasan sarana fasilitas tanki timbun, jetty dan pompa yang dapat digunakan untuk penyaluran BBM ke kapal. Dari sisi material balance produk Solar, terdapat kekurangan volume supply sebesar 51.000 KL untuk memenuhi demand fuel terminal dan terdapat kebutuhan sarana fasilitas alternatif untuk penyaluran BBM ke kapal. Sehubungan dengan hal tersebut telah dilakukan strategi pengamanan stock BBM dengan optimalisasi produk dari RU lainnya dan penyediaan fasilitas Ship to Ship (STS) untuk kegiatan loading ke kapal konsinyasi tujuan Fuel Terminal wilayah Kaltimtara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektifitas pengamanan stock BBM dengan indikator keberhasilan berupa kondisi stock yang aman selama periode TA berlangsung. Untuk mengetahui kondisi stock aman, penulis menggunakan analisa perbandingan rata-rata stock harian vs safety stock vs realisasi demand harian, analisa realisasi ketahanan stock vs target ketahanan stock dan analisa matbal produk solar di masing-masing fuel terminal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pengamanan stock dengan penyediaan STS Temporary cukup efektif sehingga stock BBM Solar di Fuel Terminal wilayah Kaltimtara dalam kondisi aman dengan rata-rata level stock 4.481 KL atau 33% diatas safety stock dengan ketahanan stock harian rata-rata 4.5 hari vs target minimum 3.0 hari dan posisi stock akhir positif 34.463 KL
POTENSI PANAS LAUT SEBAGAI ENERGI BARU TERBARUKAN DI PERAIRAN KEPULAUAN NUSA TENGGARA TIMUR DENGAN METODE OCEAN THERMAL ENERGY CONVERSION (OTEC) Fadllillah, Ahmad Arif Zulfan; Sanjaya, Kadek Valerina Kitana; Arkananta, Muhammad Zaky; Darmawan, Yahya
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.22080

Abstract

Energi terbarukan merupakan solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan energi listrik demi keberlangsungan hidup manusia. Mengingat peningkatan yang terus menerus dalam kebutuhan energi listrik dan energi fosil juga semakin menipis, diperlukan inovasi baru dalam menghasilkan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Salah satu metode yang digunakan adalah Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC), yang menggunakan perbedaan temperatur antara laut dalam dan permukaan dengan selisih minimal 20 °C untuk menghasilkan energi listrik melalui mesin kalor. Kepulauan Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kekurangan pasokan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi pemanfaatan OTEC di perairan Kepulauan NTT. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data suhu air laut dalam dan permukaan di perairan sekitar Kepulauan Nusa Tenggara Timur, yang diperoleh dari World Ocean Atlas 2013. Data tersebut kemudian diolah menggunakan perangkat lunak analisis data dan Ocean Data View (ODV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan kepulauan Nusa Tenggara Timur memiliki potensi yang tinggi dengan tingkat efisiensi carnot > 7 % dengan potensi listrik yang dapat dihasilkan dari OTEC di wilayah kepulauan NTT adalah sekitar 2.527,4 GWh per tahun.
Tren Algoritma InC, PID dan FLC untuk MPPT Pada Sistem Fotovoltaik: Sistematik Review Ananda, Briska Putra; Faqih, Faiq Mananul; Alkindi, Muhammad Faizal; Pribadi, Feddy Setio; Aprilianto, Rizky Ajie
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.23089

Abstract

Terkadang ekstraksi daya pada penggunaan sistem fotovoltaik (PV) kurang maksimal, perubahan radiasi matahari dan temperatur lingkungan menjadi salah satu penyebabnya. MPPT adalah metode untuk memaksimalkan ekstraksi daya dari PV. Beberapa penggunaan algoritma kontrol untuk MPPT pada sistem PV diusulkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efisien metode algoritma yang digunakan untuk MPPT. Kelebihan dari algoritma yang diusulkan juga dibahas. Penelitian ini melakukan tinjauan dari 15 artikel yang diambil dari sumber database Scopus dengan rentang tahun 2020 hingga 2024. Hasilnya menunjukkan bahwa kontroler berbasis PID paling banyak digunakan untuk MPPT. Penggunaan metode kombinasi hingga integrasi Neural Network (NN) menghasilkan nilai efisiensi yang tinggi dibandingkan dengan metode konvensional, tetapi memerlukan komputasi dan resource yang banyak. Systematic Literature Review (SLR) ini bisa menjadi pedoman untuk peneliti dalam mengembangkan algoritma untuk MPPT pada sistem PV di masa mendatang.
Pengelolaan Sampah Plastik Melalui Teknologi Pirolisis di TPST Manding, Kabupaten Sragen: Analisis Efektivitas dan Potensi Keberlanjutan Sari, Mega Mutiara; Afifah, Anshah Silmi; Suryawan, I Wayan Koko
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 4, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2023.20092

Abstract

Kabupaten Sragen, seperti banyak daerah lain di Indonesia, juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah Studi ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pengelolaan sampah plastik di Kabupaten Sragen dengan menerapkan teknologi pirolisis di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Manding. Berpedoman pada Perda No. 3/2014 tentang Pengelolaan Sampah, Kabupaten Sragen menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam realisasi implementasi kebijakan ini. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), diketahui bahwa kemampuan pengelolaan sampah plastik telah mengalami peningkatan signifikan, dimana ada kenaikan dalam reduksi sampah plastik hingga 0,97% pada tahun 2022. Namun, masih terdapat potensi yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan, kerjasama antara pemerintah dengan pelaku industri serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor utama. Di sisi lain, instrumen retribusi dan penelitian willingness to pay diidentifikasi sebagai mekanisme pendukung untuk meningkatkan keberlanjutan dan kapasitas pengolahan sampah plastik melalui pirolisis. Kesimpulannya, Kabupaten Sragen telah menunjukkan komitmen dan inovasi dalam mengelola sampah plastik melalui pirolisis, namun masih memerlukan kerjasama multi-pihak dan pendekatan holistik untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program ini di masa depan.
Analisis Pemetaan Potensi dan Realisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan Pemodelan Determinan Konsumsi dan Metode Grouping Analysis EBT di Indonesia Sianipar, Reinhard Jordan; Januar, Ralditiya Rifki; Silalahi, Stevay David Christian
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.22970

Abstract

Indonesia merupakan negara yang menyimpan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sangat besar, terutama dalam rangka memenuhi kebutuhan energi nasional. Akan tetapi, pemanfaatan dari EBT di Indonesia masih tergolong sangat kecil apabila dibandingkan dengan jenis energi lain. Sumber energi utama Indonesia selama 10 tahun terakhir didominasi oleh sumber energi fosil dengan persentase sekitar 92%, sedangkan sisanya sebesar 8% baru dimanfaatkan dari EBT. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan pemetaan realisasi dan potensi dari sumber EBT di setiap daerah di Indonesia, serta melakukan pemodelan terhadap determinan dalam penggunaan EBT di Indonesia. Analisis ini menggunakan metode pemetaan Grouping Analysis untuk melihat pengelompokan realisasi dan potensi EBT serta metode VAR dalam menganalisis hubungan antara persentase konsumsi EBT di Indonesia terhadap produksi minyak mentah serta rata-rata penggunaan listrik per kapita. Hasil analisis menunjukkan persebaran dari potensi EBT yang sangat besar di Indonesia belum sejalan dengan realisasi dari pemanfaatannya. Hasil ini juga menunjukkan adanya pengaruh negatif dari produksi minyak bumi, baik secara jangka panjang, maupun secara jangka pendek terhadap konsumsi EBT. Sedangkan, penggunaan listrik per kapita menunjukkan adanya pengaruh positif, baik secara jangka panjang, maupun secara jangka pendek terhadap konsumsi EBT di Indonesia. Hasil analisis ini diharapkan menjadi acuan dalam pemanfaatan EBT dalam lingkup spasial, terutama yang merujuk pada kebijakan Rencana Umum Energi Daerah (RUED), serta melihat faktor yang mempengaruhi konsumsi EBT di Indonesia.      Kata Kunci : Energi Baru Terbarukan, Grouping Analysis, VAR
Systematic Literature Review : Kajian Potensi dan Pemanfaatan Sumber Daya Energi Baru dan Terbarukan Di Indonesia Solikah, Anisa Ayu; Bramastia, Bramastia
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.21742

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia menjadi salah satu factor kebutuhan sumber daya energi juga semakin meningkat. Energi listrik merupakan jenis energi yang paling banyak dibutuhkan dimana kebutuhan listrik di Indonesia mencapai 1.173 kWh/kapita pada tahun 2022. Sumber daya energi yang sifatnya terbatas seperti batu bara tidak bisa memenuhi kebutuhan listrik masyakarat Indonesia yang terus meningkat sehingga dibutuhkan sumber daya energi baru terbarukan yang persediaanya lebih banyak di alam. Pemerintah menargetkan penggunaan energi baru terbarukan ini melalui Perpres No.5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional tahun 2006-2025 yang menjelaskan bahwa dalam pasokan energi harus dipenuhi 17% energi terbarukan. Bentuk energi baru dan terbarukan (EBT) yang tersedia di Indonesia diantaranya panas bumi, air, biomassa, dan energi surya. Untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut, perlu adanya penyebaran informasi terkait energi baru dan terbarukan kepada masyarakat umum maupun akademisi seperti mahasiswa maupun siswa. Oleh karena itu, dibutuhkan kajian terkait pemanfaatan sumber daya energi baru dan terbarukan di Indonesia yang dapat memberikan wawasan kepada seluruh lapisan masyakarat. Studi literatur melalui systematic literature review ini mengkaji tentang kebutuhan sumber daya energi di Indonesia, potensi, serta kelebihan dan kekurangannya saat di terapkan di Indonesia.
PENGARUH KONSENTRASI RAGI (Saccharomyces cerevisiae) PADA PROSES FERMENTASI LIMBAH KULIT BUAH SUKUN (Artocarpus altilis) DALAM PEMBUATAN BIOETANOL Mulyadi, Dikdik; Mulyani, Reni; Hidayah, Lutfia
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 4, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2023.17708

Abstract

Penggunaan bahan bakar minyak bumi secara terus menerus dapat menyebabkan kelangkaan dan bahkan penipisan sumber energi. Salah satu energi alternatif yang menjanjikan adalah bioetanol. Bioetanol adalah produksi etanol yang dibuat dari biomassa yang mengandung gula, pati atau selulosa dengan memfermentasi gula menggunakan ragi Saccharomyces cerevisiae. Penggunaan ragi Saccharomyces cerevisiae disini sangat berpengaruh pada hasil bioetanol yang dihasilkan. Oleh karena itu, dilakukan variasi penambahan ragi Saccharomyces cerevisiae untuk dapat membandingkan kandungan bioetanol yang dihasilkan. Sumber penghasil bioetanol dapat dimanfaatkan dari tumbuhan yang mengandung pati, karbohidrat, dan selulosa. Kulit buah sukun (Artocarpus altilis) belum dimanfaatkkan secara maksimal di Indonesia, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan baku pembuatan bioetanol. Kulit buah sukun mengandung selulosa sebesar 17.59% yang dapat dimanfaatkan sebagai bioetanol. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi ragi pada proses fermentasi untuk menghasilkan bioetanol dan kadar etanol yang dihasilkan dari bioetanol kulit buah sukun. Pembuatan bioetanol diawali proses hidrolisis dengan asam HCl 1M untuk mengubah karbohidrat menjadi gula. Proses selanjutnya filtrat hidrolisis di fermentasi selama 7 hari dengan menambahkan ragi Saccharomyces cerevisiae yang divariasikan konsentrasinya yaitu 8%, 9%, dan 10%. Banyaknya ragi yang ditambahkan dapat mempengaruhi hasil bioetanol yang dihasilkan. Kadar etanol yang diperoleh dari pengujian kromatografi gas secara berturut adalah 12.7%; 15.0%; 18.2%.

Page 10 of 13 | Total Record : 126