cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : 28072316     EISSN : 28071670     DOI : https://doi.org/10.51878/language.v1i2.659
Core Subject : Education, Social,
LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Innovation contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Language and Literature Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 126 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS RECOUNT MELALUI METODE MIND MAPPING KELAS VIII D SMP NEGERI 2 MLATI DS, MAGDALENA
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v3i4.2666

Abstract

This research aims to improve the ability to write Recount texts using the Mind Mapping method in class VIII D students of SMP Negeri 2 Mlati for the 2022/2023 academic year. This research uses a Classroom Action Research design with two cycles. In cycle I, students create a Mind Mapping by choosing an existing theme. Then the finished Mind Mapping becomes a framework for writing the Recount text. Likewise in cycle II, but with a different theme and revised Mind Mapping. In Mind Mapping, choosing past tense verbs is very important in creating Recount text. The use of colors or symbols also helps activate the brain's imagination. Apart from the results of writing the Recount text, in each cycle the activities of students and teachers were also observed. The results of cycle I, the level of student completion in writing the Recount text was 66%, while in cycle II, it reached 100%, which means that all 29 students in the class achieved a minimum score of 76. exceeding the classical completion target of 85%. It can be added that observations of the two cycles show that students are more active and involved in learning to write Recount texts using the Mind Mapping method. This research can be concluded that the Mind Mapping method can improve the ability to write Recount texts in class VIII D students at SMP Negeri 2 Mlati. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks Recount melalui metode Mind Mapping pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Mlati Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus. Pada siklus I, siswa membuat Mind Mapping dengan memilih tema yang ada. Kemudian Mind Mapping yang sudah jadi lalu menjadi kerangka dalam menulis teks Recount.  Demikian juga pada siklus II, tetapi dengan tema yang berbeda dan Mind Mapping yang telah direvisi. Pada Mind Mapping, pemilihan kata kerja bentuk lampau sangat penting dalam membuat teks Recount. Penggunaan warna atau simbol juga membantu mengaktifkan imajinasi otak.  Disamping hasil menulis teks Recount, pada tiap siklus diamati aktivitas siswa dan guru juga. Hasil dari siklus I, tingkat ketuntasan siswa dalam menulis teks Recount adalah 66%, sedangkan pada siklus II, mencapai 100%, yang berarti semua, 29 siswa di kelas tersebut mencapai nilai minimal 76. melebihi target ketuntasan klasikal 85%. Dapat ditambahkan, dari pengamatan dua siklus menunjukkan siswa lebih aktif dan terlibat dalam belajar menulis teks Recount menggunakan metode Mind Mapping. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode Mind Mapping dapat meningkatkan kemampuan menulis teks Recount pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 2 Mlati.
DESAIN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DALAM PERSEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN TRI-KON KI HADJAR DEWANTARA MUKHOYYAROH
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v3i4.2667

Abstract

Instructional design is a design study conducted in order to transfer knowledge effectively its occur between teacher and student. Instructional design should describe the knowledge to be understood by the students, the learning objectives to be achieved by designing methods, strategies, and instructional media. This can be achieved if educators have views that are in line with their philosophy, including the educational philosophy of Tri-Kon Ki Hadjar Dewanatara, both in terms of the extent to which educators apply the plan in the implementation of learning, so that the indicators set out in the lesson plan are well absorbed by students who can done with cooperative learning, Contextual Teaching Learning. The main objective of learning Arabic is to achieve basic language competencies (listening, speaking, reading, and writing). In order for these basic competencies, the role of educators is very important both as a central and a catalyst in exploring the potential and supporting students to be able to imitate, imitate or duplicate the language skills taught and/or owned by educators both related to the sound system, Nahwu and Sharf, and the lexical system. Educators must be able to design learning activities that are able to "liberate" students to surf (explore) and be creative with their intellectual abilities. ABSTRAKDesain pembelajaran adalah suatu rancangan pembelajaran yang dilakukan agar dapat terjadi transfer pengetahuan secara efektif antara pendidik dan peserta didik. Desain pembelajaran harus menggambarkan pengetahuan yang hendak dipahami oleh peserta didik, tujuan pembelajaran yang hendak dicapai dengan cara merancang metode, strategi, dan media pembelajaran. Hal ini dapat tercapai jika pendidik memiliki pandangan yang sejalan dengan filosofinya, tak terkecuali filosofis pendidikan Tri-Kon Ki Hadjar Dewanatara, baik dilihat dari sejauhmana pendidik mengaplikasikan rencana dalam pelaksanaan pembelajaran, sehingga indikator yang ditetapkan dalam rencana pembelajaran diserap dengan baik oleh peserta didik yang dapat dilakukan dengan pembelajaaran Cooperatif Learning, Contextual Teaching Learning. Tujuan utama pembelajaran bahasa Arab adalah untuk mencapai kompetensi dasar berbahasa (menyimak, berbicara, membaca, dan menulis). Agar kompetensi dasar tersebut peran pendidik menjadi sangatlah penting baik sebagai sentral maupun katalisator dalam menggali potensi dan mendukung peserta didik untuk mampu meniru, mencontoh atau menduplikasi kemampuan berbahasa yang diajarkan dan atau dimiliki pendidik baik terkait sistem bunyi, Nahwu dan Sharf, dan sistem leksikal. Pendidik harus mampu mendesain kegiatan pembelajaran yang mampu “memerdekakan” peserta didik untuk berselancar (eksplorasi) dan berkreativitas dengan kemampuan akal yang dimilikinya.
PENINGKATAN KETERAMPILAN WRITING SKILL PADA TEKS INTERAKSI INTERPERSONAL DENGAN MENERAPKAN TEKNIK PEMBELAJARAN TOTAL PHYSICAL RESPONSE DI KELAS VII.2 SMP BAITURROSYID BOARDING SCHOOL PADANG ASTATI, ERA
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v3i4.2706

Abstract

Currently, learning English is a subject studied by every level of school, including in class VII at the level of Primary High School (SMP) where one of the subjects is Interpersonal Interaction Text. On this material one of the aspects that is expected is that students can improve their skills in writing Interpersonal Interaction Texts. One of the most appropriate learning techniques in learning English is the Total Physical Response Learning Technique (TPR). TPR is a language learning method that is structured on command, speech and action coordination; and seeks to teach language through physical activity. (motor). This research is part of the class action research (PTK) that was implemented in the class VII.2 of the Baiturrosyid Boarding School in Padang Sumatra West. This PTK result is obtained in pre-cycle student proficiency only reaches 40% because of the use of conventional methods (ceramah). In cycle I, by applying the Learning Technique Total Physical Response, the accuracy achieved reached 72% and in cycle II the learning capacity reached 91%. Thus, the implementation of the learning technique Total Physical Response can improve the student's writing skills on Interpersonal Interaction Text in Class VII.2 High School Baiturrosyid Boarding School Course Year 2023/2024. ABSTRAKSaat ini pembelajaran Bahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang dikaji oleh setiap jenjang sekolah, termasuk di kelas VII pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang salah satu materinya yaitu Teks Interaksi Interpersonal. Pada materi ini salah satu aspek yang di harapkan adalah siswa dapat meningkatkan keterampilannya dalam menulis Teks Interaksi Interpersonal. Salah satu teknik pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran Bahasa Inggris adalah Teknik Pembelajaran Total Physical Response (TPR). TPR merupakan suatu metode pembelajaran bahasa yang disusun pada koordinasi perintah (command), ucapan (speech) dan gerak (action); dan berusaha untuk mengajarkan bahasa melalui aktivitas fisik (motor). Penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas (PTK) yang diimplementasikan pada kelas VII.2 SMP Baiturrosyid Boarding School Padang Sumatera Barat. Hasil PTK ini diperoleh pada pra siklus ketuntasan siswa hanya mencapai 40% karena menggunakan metode konvensional (ceramah). Pada siklus I, dengan menerapkan Teknik Pembelajaran Total Physical Response diperoleh ketuntasan mencapai 72% dan pada siklus II ketuntasan belajar mencapai 91%. Dengan demikian implementasi Teknik Pembelajaran Total Physical Response dapat meningkatkan keterampilan writing skill siswa pada Teks Interaksi Interpersonal di Kelas VII.2 SMP Baiturrosyid Boarding School Padang Tahun Pelajaran 2023/2024.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DRAMA MENGGUNAKAN MEDIA CERPEN SISWA KELAS VIII.E SMP NEGERI 2 SAKRA BADELAH, BADELAH
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v4i1.2793

Abstract

This research was conducted to improve the skills of writing drama texts using short stories as the medium of class VIII E students at SMP Negeri 2 Sakra. The methods used are test and non-test methods, consisting of observation, interviews and documentation. Tests were carried out to determine students' ability to write drama texts. Observations were carried out on teacher and student activities during the learning process, while interviews were conducted with students after the lesson was completed, and documentation methods were carried out to record things that happened in the field. The types of data in this research are qualitative data and quantitative data. This research was designed in two cycles, each cycle consisting of two meetings and each cycle carried out planning, implementation, observation and reflection. From the results of data analysis on drama text writing skills by applying the discovery learning learning model, it can improve drama text writing skills using short story media for students in class VIII.E of SMP Negeri 2 Sakra, it can be seen from the success of students with the completeness score of classical learning outcomes in cycle I, namely 71.88% and increased in cycle II to 93.75%. Teacher teaching activities in cycle I averaged 46% and increased in cycle II to 92%. Student activity in cycle I was 64.8% and increased in cycle II to 90.6%. The scores obtained prove that there has been an increase in the skills of class VIII E students at SMP Negeri 2 Sakra in writing drama texts using short story media by applying the discovery learning model. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks drama menggunakan media cerpen siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Sakra. Metode yang digunakan adalah metode tes dan non tes, yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tes dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa menulis teks drama..Observasi dilakukan terhadap aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung, sedangkan wawancara dilakukan terhadap siswa setelah pembelajaran selesai, dan metode dokumentasi dilakukan untuk mencatat hal-hal yang terjadi di lapangan. Jenis data dalam penelitian ini, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Penelitian ini dirancang dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dan setiap siklus dilakukan dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Dari hasil analisis data keterampilan menulis teks drama dengan penerapan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan keterampilan menulis teks drama menggunakan media cerpen siswa kelas VIII.E SMP Negeri 2 Sakra, dapat dilihat dari keberhasilan siswa dengan nilai ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I, yaitu 71, 88% dan meningkat pada siklus II menjadi 93,75%.. Aktivitas mengajar guru pada siklus I rata-rata 46% dan meningkat pada siklus II menjadi 92%. Aktivitas siswa pada siklus I, yaitu 64,8% dan meningkat pada siklus II menjadi 90,6%. Dari perolehan nilai tersebut membuktikan bahwa adanya peningkatan keterampilan siswa kelas VIII E SMP Negeri 2 Sakra dalam menulis teks drama menggunakan media cerpen dengan penerapan model pembelajaran discovery learning.
ETIKA, MORAL KESANTUNAN BERBAHASA IKHSAN, KOMARA NUR
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v4i1.2811

Abstract

Ethics, morals in language politeness are procedures for behavior agreed upon by a society as rules of social behavior, always showing awareness of the dignity of other people in language, both when using spoken and written language. Polite language is speaking polite words that reflect a person's refined manners and noble character, respecting other people by not hurting other people's feelings. In other words, ethics and morals in language politeness are the expression of the mind which always pays attention to good and bad values ??in language by paying attention to the values, norms, applicable rules and beliefs held by society, so as to create harmonious relationships. between humans ABSTRAKEtika, moral dalam kesantunan berbahasa merupakan tatacara berprilaku yang disepakati oleh suatu masyarakat sebagai aturan perilaku sosial, selalu memperlihatkan kesadaran akan martabat orang lain dalam berbahasa, baik saat menggunakan bahasa lisan maupun bahasa tulisan. Kesantunan berbahasa adalah bertutur kata santun yang mencerminkan budi halus dan pekerti luhur seseorang, menghargai orang lain dengan tidak menyakiti perasaan kepada orang lain. Dengan kata lain etika, moral dalam kesantunan berbahasa adalah pengunkapan akal pikiran yang senan tiasa selalu memperhatikan nilai-nilai yang baik dan buruk dalam berbahasa dengan memperhatikan nilai-nilai, norma, aturan yang berlaku dan kepercayaan yang dianut oleh masyarakat, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antar sesama manusia.
INOVASI PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DI SD NEGERI 100604 SIGALANGAN HARAHAP, ANDI SAPUTRA; HARAHAP, SAIMA PUTRI ROMAITO; SOFIYAH, KHOTNA
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v4i1.3067

Abstract

Teachers must be able to carry out various innovations in the learning they do. One of the innovations that can be carried out is the media used in the learning process so that it can foster student learning motivation. Learning media are things that a teacher needs to pay attention to that will improve the quality of learning. The existence of learning media will increase the communication that occurs between teachers and students. Teachers must have good skills in selecting and using learning media. This research aims to describe and examine innovations in audio, visual and audio-visual media in learning Indonesian language and literature to increase student learning creativity at SD Negeri 100604 Sigalangan. To obtain data, researchers used observation, interview and questionnaire techniques. Data analysis was taken qualitatively. The results of the research show that teachers at SD Negeri 100604 Sigalangan have innovated learning media. The media used can function well in the learning process so that students can imagine and think so that students are able to come up with new ideas in accordance with the learning theme. The media most often used by teachers in teaching is audio-visual media. This media can increase students' learning creativity because it is easy, transparent, objective and flexible. The conclusion is that there are learning innovations in learning Indonesian language and literature in elementary schools. And it was found that the existence of learning innovations for elementary school students can create a feeling of joy and cheerfulness during the learning process. And it can also improve student learning outcomes. ABSTRAKGuru harus dapat melakukan berbagai inovasi dalam pembelaJaran yang dilakukannya. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah adanya media yang digunakan dalam proses pembelajaran agar dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa. Media pembelajaran merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan seorang guru yang akan meningkatkan kualitas dalam pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran akan meningkatkan komunikasi yang teradi antara guru dan siswa. Guru harus memiliki kemampuan yang baik dalam memilh dan menggunakan media pembelajaran. Penelitian ini bertuuan mendeskripsikan dan melihat inovasi media audio, visual, dan audio visual dalam pembelajaran bahasa dan sastra indonesia untuk meningkatkan kreativitas belajar siswa di SD Negeri 100604 Sigalangan. Untuk memperoleh data, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan angket. Análisis data diambil secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SD Negeri 100604 Sigalangan sudah melakukan inovasi media pembelajaran. Media yang digunakan dapat berfungsi dengan baik dalam proses pembelajaran sehingga siswa dapat berimajinasi dan berfikir sehingga siswa mampu mengeluarkan gagasan baru sesuai dengan tema pembelajaran. Media yang paling sering digunakan guru dalam pembelaaran adalah media audio visual. Medai ini dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa karena mudah,transparan, objektif dan fleksibel. Kesimpulannya dengan addanya inovasi pembelajaran dalam pembelajaran bahasa dan sastra indonesia di SD. Dan diperoleh bahwa dengan adanya inovasi pembelajaran bagi siswa SD dapat menimbulkan rasa senang dan ceria saat berlangsung proses pembelajaran. Dan juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
UPAYA MENINGKATKAN PENGUASAAN VOCABULARY DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS VII SMPN 2 PANTAI LUNCI SOEKARNO, HUDA
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v4i1.3111

Abstract

This study aimed at improving the vocabulary of the students of calss VII SMP Negeri 2 Pantai Lunci through the application of Role Playing method. This research was a classroom action research conducted in two cycles, consisting of plan, implementation, observation and reflection. The subjects of this study were 18 students of class VII SMP Negeri 2 Pantai Lunci. There were 6 boys and 12 girls. The result of data analysis of mean score of the pra cycle was 40 and the first cycle was 60. Meanwhile, the mean score of the second cycle was 85. From the data, it can be said that the result of learning vocabulary mastery in cycle I to cycle II has improved by 25 point. Based on the results of data analysis and discussion it can be concluded that the result of learning vocabulary improved through the application of Role Playing method on the students of class VII SMP Negeri 2 Pantai Lunci. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan vocabulary pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Pantai Lunci melalui penerapan metode bermain peran (role playing). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pantai Lunci, berjumlah 18 orang dengan rincian 6 orang putra dan 12 orang putri. Hasil analisis data rata-rata nilai penguasaan vocabulary pada pra siklus yaitu 40 dan pada siklus I yaitu sebesar 60 dan rata-rata nilai penguasaan vocabulary pada siklus II yaitu sebesar 85. Dari data hasil belajar tersebut dapat dikatakan bahwa hasil belajar penguasaan vocabulary pada siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 25 poin. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa hasil belajar penguasaan vocabulary pada melalui penerapan metode bermain peran (Role Playing) pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pantai Lunci.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MEMBACA TEKS RECOUNT SISWA KELAS VIII SEMESTER II SMPN 3 KAMPAK MELALUI TEKNIK SCANNING SUSANTO, DENI
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v4i1.3132

Abstract

This research aims to improve the learning outcomes of reading recount text for students in class VIII A semester II of SMPN 3 Kampak through scanning techniques. This research was carried out using Classroom Action Research (PTK). The subjects for this research were students of Class VIII A semester II of SMP Negeri 3 Kampak in the 2023/2024 academic year. The data required in this research was obtained through tests in the form of multiple choices. The multiple choice questions given are 20 questions (4 options) with a working duration of 80 minutes. The questions contain 4 to 5 recount texts as reading material for working on multiple choice questions. The research results show that the scanning technique can improve learning outcomes in reading recount text for students in class VIII A of SMP Negeri 3 Kampak in the second semester of the 2023/2024 academic year. This is confirmed by the results of research findings, namely an increase in the average learning outcome score from 55.16 to 81.09 and an increase in the percentage of students' classical learning completion from 9% to 100%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar membaca teks recount siswa kelas VIII A dan B semester II SMPN 3 Kampak melalui teknik scanning. Penelitian yang dilaksanakan ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek bagi penelitian ini adalah siswa-siswi Kelas VIII A dan B semester II SMP Negeri 3 Kampak tahun pelajaran 2023/2024. Data-data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh melalui tes dalam bentuk pilihan ganda. Soal pilihan ganda yang diberikan berjumlah 20 butir soal (4 option) dengan durasi mengerjakan selama 80 menit. Soal tersebut memuat 4 sampai 5 teks recount sebagai bahan bacaan untuk mengerjakan soal-soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan teknik scanning dapat meningkatkan hasil belajar dalam membaca teks recount siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Kampak semester II tahun pelajaran 2023/2024. Hal tersebut dibutikan dengan hasil temua penelitian yaitu peningkatan rata-rata nilai hasil belajar dari 55,16 menjadi 81,09 dan peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal dari 9% menjadi 100%.
METODE MENINGKATKAN PEMAHAMAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS SISWA USIA DINI DAN DASAR NATA, M. NASIR; SUTALHIS, M.; NOVARIA, EVA; SUHAILA, SUHAILA; YUSUF, AHMAD
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v4i2.3606

Abstract

The practice of teaching English to young children dates back to the early years of schooling. Improvements in education and pedagogical practices are required to help pupils, particularly those in the early grades, enjoy studying English and increase their vocabulary. This study used a qualitative strategy, namely the library research technique. Articles from journals, conferences, research papers, books, and online media were analyzed as part of the data gathering process for this study. Evidence from studies demonstrates that using interactive learning strategies significantly boosts students' vocabulary acquisition in English language arts classes for primary and preschoolers. Studies have shown that children's motivation, comprehension, and vocabulary retention may be enhanced by the use of a variety of media, including graphics, music, movement, flash cards, games, songs, picture books, and singing techniques. ABSTRAKPraktik mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak kecil sudah ada sejak tahun-tahun awal sekolah. Perbaikan dalam pendidikan dan praktik pedagogis diperlukan untuk membantu siswa, terutama yang berada di kelas awal, menikmati belajar bahasa Inggris dan meningkatkan kosakata mereka. Studi ini menggunakan strategi kualitatif, yaitu teknik penelitian perpustakaan. Artikel dari jurnal, konferensi, makalah penelitian, buku, dan media online dianalisis sebagai bagian dari proses pengumpulan data untuk studi ini. Bukti dari berbagai studi menunjukkan bahwa penggunaan strategi pembelajaran interaktif secara signifikan meningkatkan perolehan kosakata siswa dalam kelas seni bahasa Inggris untuk anak-anak sekolah dasar dan prasekolah. Studi telah menunjukkan bahwa motivasi, pemahaman, dan retensi kosakata anak-anak dapat ditingkatkan dengan penggunaan berbagai media, termasuk grafik, musik, gerakan, kartu flash, permainan, lagu, buku bergambar, dan teknik bernyanyi.
ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA WARGANET DALAM KOLOM KOMENTAR TWITTER @JOKOWI PASLA, FADHILAH AISYAH; MUTAKAMIL, SYAMIL; YANTO, SUSILO BASKORO TRI; KUSUMA, DYLAN PUTRA; SUHARDI, MUHAMAD
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v4i2.3928

Abstract

Politeness in language is crucial for effective communication to avoid misunderstandings. However, currently, especially among the younger generation, politeness in language tends to decline, with many using non-standard language and abbreviations. Factors such as education, parental influence, and social interactions significantly impact this behavior. This research focuses on analyzing the politeness of internet users in the comment sections of the Twitter account @Jokowi, which serves as a primary communication medium for the former President of Indonesia, who has millions of followers. The study employs a qualitative approach with a descriptive method to systematically and accurately portray the phenomenon of language politeness. Data were collected from 160 comments by netizens on 152 posts from the @Jokowi account during the period from August to October 2024. The analysis results indicate that violations of politeness maxims are more prevalent than appropriate uses of these maxims, with breaches of the maxim of wisdom being the most common. This study aims to explore the types of language expressions used, identify common violations of politeness, analyze factors affecting the level of politeness, and provide recommendations to enhance communication ethics on social media. ABSTRAKKesantunan berbahasa sangat penting dalam berkomunikasi untuk menghindari kesalahpahaman, tetapi saat ini, terutama di kalangan generasi muda, kesantunan berbahasa cenderung menurun, dengan banyak yang menggunakan bahasa tidak baku dan singkatan. Faktor-faktor seperti pendidikan, orang tua, dan pergaulan berpengaruh terhadap perilaku ini. Penelitian ini berfokus pada analisis kesantunan berbahasa warganet dalam kolom komentar akun Twitter @Jokowi, yang merupakan salah satu media komunikasi utama bagi mantan Presiden Indonesia dengan jutaan pengikut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif guna menggambarkan fenomena kesantunan berbahasa secara sistematis dan akurat. Data dikumpulkan dari 160 komentar netizen pada 152 postingan di akun @Jokowi selama periode Agustus hingga Oktober 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelanggaran maksim kesantunan lebih banyak dibandingkan dengan penggunaan maksim yang sesuai, dengan pelanggaran maksim kebijaksanaan menjadi yang paling umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi jenis tuturan bahasa yang digunakan, menemukan pelanggaran kesantunan yang umum terjadi, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesantunan tersebut, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan etika komunikasi di media sosial.

Page 9 of 13 | Total Record : 126