cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik
ISSN : 28072294     EISSN : 28071808     DOI : https://doi.org/10.51878/academia.v1i2.649
Core Subject : Education,
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Academic Research
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 166 Documents
PRODUKTIFITAS AKADEMISI TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK DALAM MENGHASILKAN KARYA ILMIAH TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI ASRI JUMADEWI; SAFWAN SAFWAN; ZURIANI RIZKI
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1488

Abstract

The Tri Dharma of Higher Education requires lecturers to carry out educational and teaching activities, research and community service as required in the Lecturer Workload (BKD). This obligation is a demand of almost all universities in Indonesia. Growing motivation and encouragement to lecturers in increasing output in the field of Tri Dharma is considered important to facilitate and develop a culture of writing and publishing academic scientific works. This output will be achieved by providing training and assistance in producing scientific papers. This research was conducted at the Medical Laboratory Technology Study Program (TLM) of the Health Polytechnic of the Ministry of Health of Aceh. This type of research is descriptive with a cross-sectional design, which aims to describe the productivity of medical laboratory technology academics in producing Tri Dharma College scientific papers. The sample of this research is all TLM lecturers, totaling 13 people with total sampling technique. The data collection method was carried out during the pre-test and post-test. The results showed that the post-test increased the results of lecturers' scientific work in the field of education in the form of practical guide books with ISBN as much as 61.5% and textbooks with ISBN as much as 38.5%. Furthermore, the production of scientific works in the field of research increased after being given training in the form of work publication output as much as 46.1%, monograph books with ISBN as much as 30.8%, and obtaining HKI increased to 23.1%. Meanwhile, producing scientific works in the field of community service increased from before being given training to 38.5% of publications in community service journals and 7.7% of books with ISBN. ABSTRAKTri Dharma Perguruan Tinggi mewajibkan dosen untuk melakukan kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat sebagaimana yang diharuskan dalam Beban Kerja Dosen (BKD). Kewajiban ini menjadi suatu tuntutan hampir semua perguruan tinggi di Indonesia. Menumbuhkan motivasi dan dorongan kepada dosen dalam meningkatkan output di bidang Tri Dharma dirasa penting untuk memudahkan dan mengembangkan budaya menulis dan publikai karya ilmiah akademisi. Output ini akan dapat dicapai dengan memberikan pelatihan dan pendampingan menghasilkan karya ilmiah. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Teknologi Laboratorium Medik (TLM) Poltekkes Kemenkes Aceh. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain crossectional, yang bertujuan untuk mengetahui gambaran produktifitas akademisi teknologi laboratorium medik dalam menghasilkan karya ilmiah Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sampel penelitian ini adalah seluruh dosen TLM yang berjumlah 13 orang dengan teknik total sampling. Metode pengambilan data dilakukan saat pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa post-test meningkatkan hasil karya ilmiah dosen di bidang pendidikan berupa buku penuntun praktikum ber-ISBN sebanyak 61,5% dan buku ajar ber-ISBN sebanyak 38,5%. Selanjutnya, menghasilkan karya ilmiah di bidang penelitian meningkat sesudah diberikan pelatihan berupa output publikasi karya sebanyak 46,1%, buku monograf ber-ISBN sebanyak 30,8%, dan mendapat HKI meningkat menjadi 23,1%. Sedangkan menghasilkan karya ilmiah di bidang pengabdian masyarakat meningkat dari sebelum diberikan pelatihan menjadi 38,5% publikasi karya ke jurnal pengabdian masyarakat dan 7,7% buku ber-ISBN.
STRATEGI PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA MIN DENPASAR JAMALLUDIN JAMALLUDIN
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1507

Abstract

This study aims to improve the facilities and infrastructure of MIN Denpasar with several strategies used. The approach used in this study is a qualitative approach using descriptive methods. The data obtained from the respondents are used as is. Analysis of the data obtained from the research is analyzed using certain procedures so as to produce findings. The place for this research is Madrasah Ibtidaiyah Negeri Denpasar, Bali. The results of this study obtained educational facilities, namely equipment that is directly used for the educational process, such as tables, chairs, classes, and teaching media. Educational infrastructure is facilities that indirectly support the educational process, such as yards, gardens, and parks. MIN Denpasar at this time, it seems that the overall facilities and infrastructure owned have not met the minimum standards. In fulfilling the minimum standard of facilities and infrastructure only, efforts are needed that can produce or recommend that the facilities and infrastructure of MIN Denpasar, especially above the minimum standard. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana MIN Denpasar dengan beberapa strategi yang digunakan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data yang diperoleh dari responden digunakan sebagaimana adanya. Analisa data yang didapat dari penelitian dianalisa dengan menggunakan prosedur tertentu sehingga menghasilkan temuan. Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Denpasar, Bali. Hasil penelitian ini didapatkan Sarana pendidikan, yaitu perlengkapan yang secara langsung dipergunakan untuk proses pendidikan, seperti meja, kursi, kelas, dan media pengajaran. Prasarana pendidikan ialah fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, seperi halaman, kebun, dan taman. MIN Denpasar saat ini, tampaknya secara keseluruhan sarana maupun prasarana yang dimiliki belum memenuhi standar minimal. Dalam pemenuhan standar  minimal sarana dan prasarana saja, sangat diperlukan upaya–upaya yang dapat menghasilkan ataupun merekomendasikan agar kiranya sarana dan prasarana MIN Denpasar apalagi di atas standar minimal.
PENGARUH FASILITAS BELAJAR, KOMPETENSI, DAN KINERJA GURU TERHADAP MUTU PENDIDIKAN DI SMK KABUPATEN BOGOR SUCI PUTRI MANTIKA; ANIM PURWANTO
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1508

Abstract

The purpose of this research is to determine, identify, and assess the influence of independent factors such as learning facilities, competency, and teacher performance on the dependent variable, namely education quality in Bogor Regency Vocational Schools. This study employed a survey method with a quantitative approach. The target population is 133 instructors, while the study sample is 100 teachers after applying the Slovin formula. A questionnaire was utilized to collect data for this study. The data was processed using Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS). SmartPLS 3.0 is the program used to process the data. In this study, assessing the data comprises testing the outer model, the inner model, and the hypothesis. The coefficient of determination (R Square) was found to be 42,4 percent. The remaining 57,6 percent is explained by factors other than the study model. As a result of these findings, this study model may be deemed to have a high goodness of fit. In evaluating the hypothesis, learning facilities have a direct positive influence on educational quality. Teacher competency has a direct beneficial impact on educational quality. Meanwhile, teacher performance has little direct impact on educational quality. This teacher performance characteristic requires careful study so that teacher can deliver the best possible performance in the classroom. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh variabel bebas yang terdiri dari fasilitas belajar, kompetensi dan kinerja guru terhadap variabel terikat yaitu mutu pendidikan di SMK Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif.  Populasi target sebanyak 133 guru dan setelah dihitung dengan rumus Slovin, diperoleh sampel penelitian sebanyak 100 guru. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan Structural Equation Modelling Partial Least Squares (SEM-PLS). Aplikasi yang digunakan untuk mengolah data adalah SmartPLS versi 3.0. Pengujian data dalam penelitian ini meliputi pengujian outer model, pengujian inner model dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 42,4%. Sedangkan sisanya sebesar 57,6% dijelaskan oleh faktor lain yang berada di luar model penelitian ini. Dengan demikian, dari hasil tersebut maka model penelitian ini dapat dinyatakan telah memiliki goodness of fit yang baik. Pada pengujian hipotesis diperoleh, fasilitas belajar berpengaruh langsung positif terhadap mutu pendidikan. Kompetensi guru berpengaruh langsung positif terhadap mutu pendidikan. Sedangkan kinerja guru tidak berpengaruh langsung terhadap mutu pendidikan.  Variabel kinerja guru ini perlu mendapat pertimbangan kritis agar guru dapat memberikan kinerja tertinggi di sekolah.
EVALUASI PROGRAM PENINGKATAN KUALIFIKASI AKADEMIK GURU MELALUI PELATIHAN GURU DI LINGKUP DINAS PENDIDIKAN KOTA MATARAM SAHAT T. SIMORANGKIR
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1509

Abstract

This study aims to evaluate the program for Improving the Academic Qualifications of Teachers in Positions. The research method is a qualitative descriptive program evaluation of the CIPPO model (Context, Input, Process, Product, Outcome). Collecting data through observation, interviews, questionnaires and documentation review. The results of the study: 1) The results of the context evaluation showed that the program's goals and objectives were appropriate in accordance with Law Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers, 2) The results of the input evaluation showed that human resources and other resources were quite good, 3) the results Process evaluation shows that the Implementation of the Learning Process has gone well in accordance with the guidelines and signs that have been set, 4) Product Evaluation Results show that the Graduate Achievement Index is generally good with a very satisfactory predicate, 5) Outcome evaluation results, namely teacher competence at generally Good. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program Peningkatan Kualifikasi Akademik Guru dalam Jabatan. Metode penelitian adalah evaluasi program deskriptif kualitatif model CIPPO (Context, Input, Process, Product, Outcome). Pengambilan data melalui observasi, wawancara, angket dan telaah dokumentasi. Hasil penelitian: 1) Hasil evaluasi konteks menunjukan bahwa tujuan dan sasaran program sudah tepat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, 2) Hasil evaluasi Input menunjukan bahwa sumber daya manusia dan sumber daya lainnya Cukup Baik, 3) Hasil evaluasi Proses menunjukkan bahwa Pelaksaan Proses Pembelajaran sudah berjalan dengan baik sesuai dengan pedoman dan rambu-rambu yang sudah ditetapkan, 4) Hasil Evaluasi Produk menunjukkan bahwa Indeks Prestasi lulusan pada umumnya baik dengan predikat sangat memuaskan, 5) Hasil evaluasi Outcome, yaitu kompetensi Guru pada umumnya Baik.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PENYUSUNAN RPP MELALUI KEGIATAN IN HOUSE TRAINING BAGI GURU SDN 048 SUNGAI BENGKAL BARAT ALI AMIN
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1527

Abstract

This study aims to: 1) To find out the steps for implementing IHT activities in preparing RPP to improve teacher professional competence for teachers at SDN 3 Sungai Bengkal Barat, Tebo Regency in carrying out learning. 2) To find out the improvement of teacher competence at SDN 3 Sungai Bengkal Barat, Tebo Regency, Jambi Province in Developing Learning Implementation Plans through IHT activities. The subjects of this study were all teachers of SDN 3 Sungai Bengka Barat, Tebo Regency, Jambi Province. This research is School Action Research (PTS) which consists of two cycles, each cycle includes the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The data analysis technique used is comparative descriptive. From the results of the study it can be concluded that: 1) The steps for implementing IHT in order to improve the professional competence of teachers in preparing lesson plans at SDN 3 Sungai Bengka Barat are as follows: (a) Delivering announcements to teachers about the implementation of IHT activities regarding the preparation of lesson plans; (b) Prepare guidance materials in the form of implementation of learning accompanied by simulations; (c) Preparing IHT instruments; (d) Carry out IHT activities without interfering with learning activities; and e) Carrying out observations in the classroom when learning activities are carried out by the teacher; and 2) IHT can improve the professional competence of SDN 3 Sungai Bengkal Barat teachers in preparing lesson plans. This is indicated by the increasing professional competence of teachers both in the preparation and implementation stages. This is indicated by the increase in competency achievement from 69.58 in the initial condition, to 72.81 at the end of Cycle 1 action, and increased to 83.13 in Cycle II action. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui langkah-langkah pelaksanaan kegiatan IHT dalam menyusun RPP untuk meningkatkan kompetensi profesional guru bagi guru di SDN 3 Sungai Bengkal Barat, Kabupaten Tebo dalam melaksanakan pembelajaran. 2) Untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru di SDN 3 Sungai Bengkal Barat, Kabupaten Tebo Provinsi Jambi dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui kegiatan IHT. Subyek penelitian ini adalah semua guru SDN 3 Sungai Bengka Barat, Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklusnya meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif komparatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Langkah-langkah pelaksanaan IHT guna meningkatkan kompetensi profesional guru dalam Menyusun RPP di SDN 3 Sungai Bengka Barat adalah sebagai berikut: (a) Menyampaikan pengumuman kepada guru tentang akan dilaksanakannya kegiatan IHT mengenai penyusunan RPP; (b) Mempersiapkan materi bimbingan berupa pelaksanaan pembelajaran disertai simulasinya; (c) Mempersiapkan instrumen IHT; (d) Melaksanakan kegiatan IHT dengan tidak mengganggu kegiatan pembelajaran; dan e) Melaksanakan pengamatan di kelas saat dilaksanakan kegiatan pembelajaran oleh guru; dan 2) IHT dapat meningkatkan kompetensi profesional guru SDN 3 Sungai Bengkal Barat dalam menyusun RPP. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya kompetensi profesional guru baik dalam tahap persiapan maupun pelaksanaan. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya ketercapaian kompetensi dari sebesar 69,58 pada kondisi awal, menjadi sebesar 72,81 pada akhir tindakan Siklus 1, dan meningkat menjadi 83,13 pada tindakan Siklus II.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BACA PRAJA IPDN KAMPUS JAKARTA BOGA PRATALA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1528

Abstract

The study discusses on factors that influence the interest of reading of the students of IPDN Campus Jakarta. The research was conducted through a questionnaire method on reading interest given to 50 students of IPDN Campus Jakarta. This research shows a high interest in reading of the students of IPDN Campus Jakarta even though they rarely visit libraries or borrow books and they are often sleepy when reading. It shows the existence of internal factors, including the ended-reading books satisfaction, being diligent, and being able to focus on reading materials. On the other hand, the external factors that affect their reading interests including the book collections they have and the assignment of reading lecture materials given by lecturers. For this reason, the role of lecturers in providing assignments related to reading materials and the role of libraries in providing collections of reading materials is expected to increase the reading interest of the students of IPDN Campus Jakarta. ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang faktor yang mempengaruhi minat baca Praja IPDN Kampus Jakarta. Penelitian dilakukan melalui metode kuesioner yang menguji minat baca 50 orang Praja IPDN Kampus Jakarta. Penelitian ini menunjukkan tingginya minat membaca Praja Kampus IPDN Jakarta walaupun mereka jarang mengunjungi perpustakaan ataupun meminjam buku dan sering mengantuk ketika membaca buku. Hal ini menunjukkan adanya faktor internal, diantaranya kepuasan untuk menamatkan membaca buku dan tidak malas, serta mampu memusatkan perhatian kepada bahan bacaan. Di sisi lain, faktor ekternal yang mempengaruhi minat baca mereka diantaranya koleksi  buku yang dimiliki dan penugasan membaca materi kuliah yang diberikan oleh dosen. Untuk itu, peran dosen dalam memberikan penugasan terkait materi bacaan dan peran perpustakaan dalam menyedikan koleksi bahan bacaan diharapkan dapat meningkatkan minat baca  Praja Kampus IPDN Jakarta ini.
PELAKSANAAN SUPERVISI KLINIS KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS GURU SALMA SALMA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1529

Abstract

This study aims to determine the clinical supervision program, the stages of implementing clinical supervision, teachers' perceptions of clinical supervision and the supporting factors and obstacles to the implementation of clinical supervision. The method used in this research is qualitative. Data collection techniques are: observation, interviews and documentation studies. The research subjects were: principals, school supervisors, and teachers. The results of the research are: (1) the clinical supervision program at MTsN 11 Bireuen is structured based on problems that arise and requests from the teacher, the program is made when the teacher asks for clinical supervision. (2) The implementation of clinical supervision to improve the professional competence of teachers at MTsN 11 Bireuen is carried out in several stages. The first stage is the teacher who feels that he has difficulty going to the supervisor to ask for supervision. In the second stage, the supervisor determines the schedule to develop instruments and techniques for carrying out observations, as well as aids in carrying out observations. The third stage is feedback, the supervisor again gives encouragement and motivates the teacher to continue clinical supervision at the next opportunity; and (3) The existence of a high willingness from teachers who have problems in the teaching and learning process is a supporting factor for the implementation of clinical supervision. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui program supervisi klinis, tahapan-tahapan pelaksanaan supervisi klinis, persepsi guru terhadap supervisi klinis dan faktor pendukung serta penghambat pelaksanaan supervisi klinis. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah: observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah: kepala sekolah, pengawas sekolah, dan guru. Hasil penelitian adalah: (1) program supervisi klinis di MTsN 11 Bireuen disusun berdasarkan permasalahan yang timbul dan permintaan dari guru, program dibuat pada saat guru meminta untuk disupervisi klinis. (2) Pelaksanaan supervisi klinis untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di MTsN 11 Bireuen dilakukan dengan beberapa tahap. Tahapan pertama guru yang merasa punya kesulitan mendatangi supervisor untuk meminta dilakukan supervisi. Tahapan kedua supervisor menentukan jadwal sampai dengan menyusun instrument dan teknik pelaksanaan observasi, serta alat bantu dalam melaksanakan observasi. Tahap ketiga umpan balik, supervisor kembali memberikan semangat dan memotivasi guru untuk melanjutkan supervisi klinis pada kesempatan berikutnya; dan (3) Adanya kemauan yang tinggi dari guru yang bermasalah dalam proses belajar mengajar merupakan faktor pendukung pelaksanaan supervisi klinis.
MANAJEMEN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN PERAN KOMITE SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU ELVI MARFINDA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1530

Abstract

Talking about education will not be separated from the term quality. The quality indicator itself can be measured by supervision activities that can be carried out by the principal as the head of the institution and the school committee as an agency that accommodates the aspirations of the community regarding improving the quality of education. The role of the principal and the school committee should be able to make a breakthrough in terms of managing teacher performance. The research chosen by the author is library research, namely research that utilizes library resources by tracing and reviewing primary and secondary literatures, books on academic supervision, the role of school principals and school committees, building a climate of collaboration and other scientific writings. The success of principals and school committees in improving teacher performance is very dependent on the management of supervision carried out including the stages of preparation, implementation, evaluation and follow-up. The ability of the principal to build a good climate of cooperation with the school committee will make it easier for his institution to achieve common policies and goals in terms of controlling the quality of education in his institution on an ongoing basis. This article aims to describe the management of school principals' academic supervision and to analyze the role of principals and school committees in improving teacher performance. ABSTRAKBerbicara pendidikan tidak akan lepas dengan istilah mutu. Indikator mutu itu sendiri dapat diukur dengan kegiatan supervisi yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah sebagai pimpinan lembaga dan komite sekolah sebagai badan yang mewadahi aspirasi masyarakat terkait peningkatan mutu pendidikan. Peran kepala Sekolah dan komite sekolah seyogyanya mampu melakukan terobosan dalam hal pengelolaan kinerja guru. Penelitian yang dipilih penulis merupakan penelitian kepustakaan atau library research yaitu penelitian yang memanfaatkan sumber pustaka yang dilakukan dengan cara menelusuri dan menelaah literatur-literatur primer maupun sekunder buku-buku tentang supervisi akademik, peran kepala sekolah dan komite sekolah, membangun iklim kerjasama serta karangan ilmiah lainnya. Keberhasilan kepala sekolah dan komite sekolah dalam peningkatan kinerja guru sangat bergantung dari manajemen pengawasan yang dilakukan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut. Kemampuan kepala sekolah membangun iklim kerjasama yang baik dengan komite sekolah akan memudahkan lembaganya mencapai kebijakan dan tujuan bersama dalam hal mengontrol mutu pendidikan di lembaganya secara berkesinambungan. Artikel ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan manajemen supervisi akademik kepala sekolah dan menganalisis peran kepala sekolah dan komite sekolah dalam peningkatan kinerja guru.
PENILAIAN AUTENTIK BLENDED LEARNING DENGAN DISCOVERY MUHAMMAD IMAMUDDIN ABDURROHIM; KHURIYAH KHURIYAH
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i3.1555

Abstract

Authentic assessment is an activity to assess students that emphasizes the process and learning outcomes with various assessment instruments that are tailored to the demands of the competencies in the core competency standards and basic competencies. The objectives of the study were to determine the teacher's understanding of authentic assessment during the pandemic at MTs Negeri 4 Sragen, to know the implementation of authentic assessment by educators at MTs Negeri 4 Sragen and to know the obstacles experienced by teachers in authentic assessment. The research method used is discovery. The research location is at MTs N 4 Sragen. Sources of data in this study were informants, namely vice principals in the field of curriculum, teachers and students, learning activities and documents. Data collection techniques using interviews, documentation studies, questionnaires and observations. The results of this study indicate that education has a good understanding of authentic assessment. Educators have carried out knowledge assessments and skills assessments well in conditions of distance meetings or face-to-face meetings, as a result the obstacles experienced by educators are the plurality of students with different backgrounds and characters, while the factors that support educators in implementing authentic assessments are: quality students, the availability of facilities and learning resources. ABSTRAKPenilaian autentik adalah kegiatan menilai peserta didik yang menekankan pada proses dan hasil belajar dengan berbagai instrumen penilaian yang disesuaikan dengan tuntutan kompetensi yang ada di standar kompetensi inti dan kompetensi dasar. Tujuan penelitian adalah mengetahui pemahaman guru terhadap penilaian autentik pada masa pandemi di MTs Negeri 4 Sragen, mengetahui pelaksanaan penilaian autentik oleh pendidik di MTs Negeri 4 Sragen dan mengetahui kendala yang dialami guru dalam penilaian autentik. Metode penelitian yang digunakan adalah discovery. Lokasi penelitian di MTs N 4 Sragen. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yakni wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru dan peserta didik, aktivitas pembelajaran serta dokumen. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, studi dokumentasi, angket dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan mempunyai pemahaman yang baik terhadap penilaian autentik. Pendidik sudah melaksanakan penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan dengan baik dalam kondisi pertemuan jarak jauah atau pertemuan tatap muka, hasilnya kendala yang dialami oleh pendidik adalah kemajemukan peserta didik dengan latar belakang dan karakter yang berbeda-beda, sedangkan faktor yang mendukung pendidik dalam mengimplementasikan penilaian autentik adalah peserta didik yang berkualitas, tersedianya fasilitas dan sumber belajar.
INOVASI DALAM PENGELOLAAN HUBUNGAN MASYARAKAT DI SMP ISLAM DARUSSALAM SULTAN MUHAMAD SIDIQ; MUSYARAPAH MUSYARAPAH
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v2i4.1848

Abstract

This public relations management study aims to identify forms of development and quality of students in improving the quality of education and knowledge-based participation of the community, especially parents, in improving the quality of education. The data collection techniques used are (1) interviews (2) observations (3) documentation studies. Data analysis techniques use (1) data reduction (2) data representation (3) data testing or conclusions. To ensure the accuracy of information, namely (1) Credibility (2) Transferability (3) Reliability (4) Certainty. The results of the study proved it. First, public relations planning to improve the image of the school at SMP Islam Darussalam includes all school managers planning all public relations activities and planning well and in detail through the annual program meeting. Second, the implementation of public relations at SMP Islam Darussalam is proceeding as planned, with the task of public relations is to inform all school activities so that the public can know about it. Third, the Public Relations Evaluation of SMP Islam Darussalam is carried out according to school service standards, the evaluation is carried out by external parties and internal parties of the school. Fourth, efforts are made to improve public relations at SMP Islam Darussalam by increasing the provision of information to the public and updating information through information services owned by the school such as the school website or other information media. ABSTRAKKajian manajemen Humas ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk perkembangan dan kualitas siswa dalam peningkatan mutu pendidikan serta partisipasi berbasis pengetahuan masyarakat, khususnya orang tua siswa, dalam peningkatan mutu pendidikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah (1) wawancara (2) observasi (3) studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan (1) reduksi data (2) representasi data (3) pengujian data atau kesimpulan. Untuk memastikan keakuratan informasi yaitu (1) Kredibilitas (2) Transferabilitas (3) Keandalan (4) Kepastian. Hasil penelitian membuktikannya. Pertama, perencanaan Humas untuk meningkatkan citra sekolah di SMP Islam Darussalam meliputi seluruh pengelola sekolah merencanakan seluruh kegiatan Humas dan perencanaan yang baik dan detail melalui rapat program tahunan. Kedua, pelaksanaan humas di SMP Islam Darussalam berjalan sesuai rencana, dengan tugas humas adalah menginformasikan segala kegiatan sekolah agar masyarakat dapat mengetahuinya. Ketiga, Evaluasi Humas SMP Islam Darussalam dilakukan sesuai standar pelayanan sekolah, evaluasi dilakukan oleh pihak eksternal dan pihak internal sekolah. Keempat, upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kehumasan di SMP Islam Darussalam dengan meningkatkan pemberian informasi kepada masyarakat dan pemutakhiran informasi melalui layanan informasi yang dimiliki sekolah seperti website sekolah atau media informasi lainnya.

Page 6 of 17 | Total Record : 166