cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik
ISSN : 28072294     EISSN : 28071808     DOI : https://doi.org/10.51878/academia.v1i2.649
Core Subject : Education,
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Academic Research
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 166 Documents
UPAYA PENINGKATAN PERAN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH TERHADAP PELAKSANAAN TUGAS POKOK GURU DI SMKN 5 SUNGAI PENUH FAISAL FAISAL
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v3i1.2087

Abstract

This study aims to provide an overview of the principal's supervision of the implementation of the teacher's main duties through a series of treatments in two cycles. School supervision carried out by the school principal will have a significant impact on the implementation of the learning process by teachers in schools. This research involved 21 teachers at State Vocational School 5 Sungai Full for the 2021/2022 academic year. The results of the study prove that the implementation of the supervision of the school principal can improve the implementation of the teacher's main tasks at SMK Negeri 5 Sungai Full for the 2021/2022 academic year. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tindakan supervisi kepala sekolah terhadap pelaksanaan tugas pokok guru melalui serangkaian perlakuan dalam dua siklus. Supervisi sekolah yang dilakukan oleh kepala sekolah akan memberikan dampak yang signifikan terhadap pelaksanaan proses pembelajaran oleh guru di sekolah. Penelitian ini melibatkan 21 orang guru SMK Negeri 5 Sungai Penuh tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian membuktikan bahwa pelaksanaan supervisi kepala sekolah dapat meningkatkan pelaksanaan tugas pokok guru di SMK Negeri 5 Sungai Penuh tahun pelajaran 2021/2022.
UPAYA PENINGKATAN PROFESI BERKELANJUTAN GURU DALAM KARYA TULIS ILMIAH MELALUI SISTEM BINA KELOMPOK DI SDN 62/VIII TELUK PANDAN RAMBAHAN ADI SISWONO
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v3i1.2088

Abstract

The purpose of this research is to find out whether through group development guidance for teachers of SD Negeri 62/VIII Teluk Pandan Rambahan, Tebo Regency Jambi Province semester 2 of the 2020/2021 academic year can improve the ability of continuous professional development of teachers in producing scientific papers (KTI) . This study used a school action research design consisting of two cycles. The subjects of this study were 10 teachers. Cycle I consisted of two meetings and cycle II consisted of three meetings covering activities: planning, action, observation and reflection. In cycle I, the classification of KTI preparation values was obtained, namely the highest average value was 2.3, the lowest average value was 1.3 with an average value of 1.8. However, the average value is not in the good category. In Cycle II, the classification value for the preparation of KTI was obtained, namely the highest value was 3.0, the lowest value was 2.7 and the average value was 2.9. All proposals prepared by research subjects were categorized as very good because the average value was above 2. Based on the actions taken carried out for two cycles it can be concluded that group development coaching can improve the ability of teachers to write scientific paper reports (KTI) in developing their professionalism. ABSTRAKAdapun tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah melalui pembimbingan bina kelompok bagi guru SD Negeri 62/VIII Teluk Pandan Rambahan, Kabupaten Tebo Provinsi Jambi semester 2 tahun pelajaran 2020/2021 dapat meningkatkan kemampuan pengembangan profesi berkelanjutan guru dalam menghasilkan karya tulis ilmiah (KTI). Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan sekolah yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 10 orang guru. Siklus I terdiri dari dua pertemuan dan siklus II terdiri dari tiga pertemuan yang meliputi kegiatan: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pada siklus I diperoleh klasifikasi nilai penyusunan KTI yaitu rata-rata nilai tertinggi 2,3, nilai rata-rata terendah 1,3 dengan rata-rata nilai 1,8. Namun demikian rata-rata nilainya belum kategori baik. Pada Siklus II diperoleh nilai klasifikasi nilai penyusunan KTI yaitu nilai tertinggi 3,0, nilai terendah 2,7 dan nilai rata-rata 2,9, semua proposal yang disusun subjek penelitian dikatagorikan sangat baik karena nilai rata-ratanya diatas 2. Berdasarkan tindakan yang dilakukan selama dua siklus dapat disimpulkan bahwa pembimbingan bina kelompok dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menulis laporan karya tulis ilmiah (KTI) dalam mengembangkan keprofesiannya.
INTERNALISASI NILAI-NILAI RELIGIUS PANCASILA GUNA PENCEGAHAN KORUPSI PADA PELAKSANAAN PELATIHAN DASAR (LATSAR) CPNS ENDI TRIYANTO MANYO’E
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v3i1.2128

Abstract

The State Civil Apparatus (ASN) as a holder of good moral accountability and must be an example for society through the internalization of religious values in realizing public accountability. The writing of this article aims to determine the relevance of Pancasila religious values in an effort to prevent corruption in the Basic Training (LATSAR) for Candidates for Civil Servants (CPNS) and to find out the strategy for internalizing Pancasila religious values in efforts to prevent corruption in Basic Training (LATSAR) Candidates Civil Servants (CPNS). This study uses a qualitative approach with the category of library research, which begins with the stages of determining the research topic followed by reviewing the latest literature, reducing literature, organizing literature, reviewing literature and finally drawing conclusions. The results of the study show that 1) Religious values are the most relevant values used as a source to prevent corruption because of belief in the existence of Allah SWT so that it will lead to a strong commitment to always provide the best for the nation and the growth of spiritual accountability always remembering the responsibility of every human being to Allah SWT; 2) The strategy of internalizing religious values in an effort to prevent corruption in learning Basic Training (LATSAR) for Prospective Civil Servants (CPNS), which can be carried out in the form of storytelling models, leaderless group discussions, modeling, case analysis, instilling contextual and strengthening educational values existing values. In order to optimize the internalization of religious values to prevent corruption among participants in the Basic Civil Servants Candidate Training (LATSAR), periodically monitor and evaluate the attitudes and behavior shown after the implementation of the CPNS LATSAR activities ABSTRAKAparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pemegang akuntabilitas moral yang baik dan harus menjadi teladan bagi masyarakat melalui internalisasi nilai-nilai religius dalam dalam mewujudkana akuntabilitas publik. Penulisan dari artikel ini bertujuan untuk mengetahui relevansi nilai-nilai religius Pancasila dalam upaya pencegahan korupsi pada Pelatihan Dasar (LATSAR) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan mengetahui strategi internalisasi nilai-nilai religius Pancasila dalam upaya pencegahan korupsi pada Pelatihan Dasar (LATSAR) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kategori penelitian kepustakaan,yang diawali dengan tahapan penentuan topik penelitian yang dilanjutkan dengan meninjau literatur terkini, reduksi literatur, pengorganisasian literatur, review literatur dan terakhir adalah pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Nilai religius adalah nilai paling relevan digunakan sebagai sumber untuk mencegah korupsi karena keyakinan terhadap keberadaan Allah SWT sehingga akan menimbulkan komitmen kuat untuk selalu memberikan yang terbaik untuk bangsa serta tumbuhnya akuntabilitas spiritual selalu mengingat pertanggungjawaban setiap manusia dengan Allah SWT; 2) Strategi internalisasi nilai-nilai religius dalam upaya pencegahan korupsi pada pembelajaran Pelatihan Dasar (LATSAR) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), yang dapat dilakukan berupa model storrytelling, leaderless group discussion, modelling, analisa kasus, penanaman nilai edukatif yang kontekstual dan penguatan nilai-nilai yang ada. Dalam rangka optimalisasi internalisasi nilai-nilai agama untuk mencegah korupsi di kalangan peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (LATSAR), secara berkala dilakukakn pemantauan dan mengevaluasi sikap dan perilaku yang ditunjukkan setelah pelaksanaan kegiatan LATSAR CPNS
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ETNOSAINS TERINTEGRASI KE DALAM PELAJARAN IPA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DAN ENERGI TERBARUKAN DI MAN PASER SRI JUMIATI
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v3i1.2129

Abstract

This researchis in the form of implementing integrated ethnoscien celearning into scien celess on son biodiversity and renewable energy at MAN Paser. Theaims are 1) to describe the implementation of in tegrated ethnoscien celearning into scien celessons on biodiversity and renewable energy at MAN Paser, 2) to describe the constra in tsofimplementing integrated ethnoscien celearning into scien celessonson biodiversity and renewable energy at MAN Paser. In achievingthisgoal, researchwascarriedout in the villaje ofKlempang Sari whichis a mangrove tourism object. Collecting data using observation techniques, interviews, and documentation. The collection instrument swere observation sheets, interview checklists, and documentation checklists. The data that has been collected is then analyzed, coded, and concluded. The result of his resear chis that ethnoscien celearning is integrated into scien celessonson biodiversity and renewable energy which is carried out in mangrove tourism which consist so finitial, core and closing activities that can be carriedout. In addition, there are obstacles in implementing this learning in the form of monkeys disturbing learning activities, lack of information boards that prevent visit or sfrom knowing the type sof plants in mangrove tourism, the absen ceof a tour gate also causes limited information. By educators and students is anobstacle in finding information about existing plants, the last is the condition of the mangrove tourism area whichis in a brackish wáter river area that experiences ups and down smaking researchers unable to go down to the Riverside area. From some of the seobstacles, learning can stilltake place and students feelenthusiastic and notdisturbed. ABSTRAKPenelitian ini berupa implementasi pembelajaran etnosains terintegrasi ke dalam pelajaran IPA materi keanekaragaman hayati dan energi terbarukan di MAN Paser. Tujuannya 1) mendeskripsikan implementasipem belajaran etnosains terintegrasi ke dalam pelajaran IPA materi keanekaragaman hayati dan energiterbarukan di MAN Paser, 2) mendeskripsikan kendala-kendala implementasi pembelajaran etnosains terintegrasi ke dalam pelajaran IPA materi keanekaragaman hayati dan energi terbarukan di MAN Paser.Dalam mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian di desa Klempang Sari yang merupakan objek wisata mangrove. Pengumpulan datanya dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan berupa lembar pengamatan, lembar daftar wawancara, dan daftar ceklist dokumentasi. Data yang telah dikumpul lalu dianalisis, pengkodean, dan simpulkan. Hasil penelitiannya ialah pembelajaran etnosains terintegrasi ke dalam pelajaran IPA materi keanekaragaman hayati dan energi terbarukan yang dilaksanakan di wisata mangrove yang terdiri dari kegiatan awal, inti dan penutup dapat terlaksana.Selain itu, terdapat kendala dalam mengimplementasikan pembelajaran tersebut berupa terdapat kawanan monyet yang menganggu kegiatan pembelajaran, kurangnya papan informasi yang membuat para pengunjung tidak dapat mengetahui macam-macam tumbuhan yang ada di wisata mangrove, keberadaan toure gate yang tidak ada juga menyebabkan keterbatasan informasi yang dimiliki oleh pendidik dan peserta didik menjadi kendala dalam mengetahui informasi tentang tumbuhan yang ada, terakhir adalah kondisi area wisata mangrove yang berada di daerah perairan sungai air payau yang mengalami pasang surut membuat para peneliti tidak bisa turun ke area pesisiran sungai. Dari beberapa kendala tersebut, pembelajaran tetap dapat berlangsung dan peserta didik merasa antusias dan tidak terganggu.
PENINGKATAN HASIL PEMBELAJARAN MENULIS DENGAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA SISWA KELAS XI IPS 2 SMAN 1 KEBOMAS GRESIK BAGUS SASMITO EDI WAHONO
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v3i1.2130

Abstract

To get optimal writing learning outcomes, students need to hear, see, do, demonstrate, ask questions, and discuss with others. It is even necessary to practice as a whole, that is, to describe something in their own way, to show examples, to try to demonstrate the knowledge they have acquired. And one of the learning methods that can inspire and motivate students to write as described above is the project-based contextual learning method. The purpose of this study is to determine the increase in writing learning outcomes after the implementation of the project-based learning method. This study used three rounds of action research. Each round consists of four stages, namely design, activity and observation, reflection and revision. The target of this research is students of class XI IPS 2 SMAN 1 Kebomas. And from the results of the analysis it was found that the learning outcomes of students' writing experienced an increase from cycle I to cycle III, namely, cycle I (41.18%), cycle II (58.82%), cycle III (91.18%). So it can be concluded that the project-based learning method can improve the learning outcomes of students at SMAN 1 Kebomas, and this learning method can be used as an alternative in learning Indonesian subjects. ABSTRAKUntuk mendapatkan hasil pembelajaran menulis secara optimal, siswa perlu mendengar, melihat, melakukan, memperagakan, mengajukan pertanyaan, dan berdiskusi dengan orang lain. Bahkan perlu juga mempraktikkan secara utuh, yakni menggambarkan sesuatu dengan cara mereka sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba memperagakan pengetahuan yang mereka dapatkan. Dan salah satu metode pembelajaran yang bisa membangkitkan semangat dan motivasi menulis siswa seperti uraian tersebut adalah metode pembelajaran kontekstual berbasis proyek. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil pembelajaran menulis setelah diterapkannya metode pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi serta revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 SMAN 1 Kebomas. Dan dari hasil analis didapatkan bahwa hasil pembelajaran menulis siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (41,18%), siklus II (58,82%), siklus III (91,18%). Sehingga bisa disimpulkan bahwa metode pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan hasil pembelajaran menulis siswa SMAN 1 Kebomas, dan metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia .
PENGARUH TRAINING DAN KOMITMEN TERHADAP KINERJA KEPALA MADRASAH TSANAWIYAH DI KABUPATEN LOMBOK BARAT MUHAMAD SUHARDI
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v3i2.2308

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of training and commitment on the work performance of Madrasah Tsanawiyah principals in West Lombok Regency for the 2021/2022 academic year. The research methodology is a survey selected by simple random sampling technique. Analysis and interpretation of the data shows that (1) there is a direct positive effect of training on work performance, (2) there is a direct positive effect of commitment on work performance, (3) there is a direct positive effect of training on commitment. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan komitmen terhadap prestasi kerja kepala sekolah Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Lombok Barat tahun pelajaran 2021/2022. Metodologi penelitian adalah survei yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Analisis dan interpretasi data menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh positif langsung pelatihan terhadap prestasi kerja, (2) ada pengaruh langsung positif komitmen terhadap prestasi kerja, (3) ada pengaruh positif langsung pelatihan terhadap komitmen.
PENGARUH GAYA KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN TERHADAP BUDAYA ORGANISASI DI SDN 23 AMPENAN SAMSUL FAHROZI; SALSABILLA KARMILAWATI; H. A. HARI WITONO
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v3i2.2309

Abstract

This research aims to uncover the influence of leadership communication styles on organizational culture at SDN 23 Ampenan. This research attempt to uncover the values reflected in the cultural organization at SDN 23 Ampenan. This study uses a quantitative approach uses a survey and a data questionnaire. The survey was conducted using a total purposive sampling method on 13 teachers and staffs at SDN 23 Ampenan. The research questionnaire used a Likert scale of 1 – 4 (disagree – strongly agree). The results of this research showed that the principal's communication style had an effect on organizational culture at SDN 23 Ampenan. The forms of influence are the formation of good collaboration between the principal and teachers/staffs at school and the establishment of positive communication between the principal and teachers/staff as well as students at school. The leadership communication style at SDN 23 Ampenan reflects the values embodied in the organizational culture. The values reflected include good cooperation, transparency, open, mutual trust, deliberation and collaboration that are well established. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh gaya komunikasi kepemimpinan terhadap budaya organisasi di SDN 23 Ampenan. Penelitian ini juga ingin mengungkap tentang nilai-nilai yang tercermin dalam budaya organisasi di SDN 23 Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei dan menggunakan data kuesioner. Survei dilakukan dengan metode total purposive sampling terhadap 13 guru dan staf di SDN 23 Ampenan. Kuesioner penelitian menggunakan skala likert 1 – 4 (tidak setuju – sangat setuju). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa gaya komunikasi kepala sekolah berpengaruh terhadap budaya organisasi di SDN 23 Ampenan. Adapun bentuk-bentuk pengaruhnya yaitu terbentuknya kolaborasi yang baik antara kepala sekolah dan guru/staf di sekolah serta terjalinnya komunikasi yang positif antara kepala sekolah dan guru/staf maupun siswa di sekolah. Gaya komunikasi kepemimpinan di SDN 23 Ampenan mencerminkan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya organisasi. Adapun nilai-nilai yang tercermin meliputi kerja sama yang baik, transparan, terbuka, saling percaya, musyawarah dan kolaborasi yang terjalin dengan baik.
PENINGKATAN KERJASAMA DAN TANGGUNG JAWAB DALAM MATERI IKLAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD PADA SISWA KELAS VC SD KANISIUS SENGKAN INTANSARI DESY SAPUTRI; RISHE PURNAMA DEWI; DWI NATALI
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v3i3.2472

Abstract

This research aims to enhance cooperation and responsibility using the STAD  learning model for fifth-grade students of Kanisius Sengkan Elementary School - Class V-C. This study is categorized as Classroom Action Research. The data collection techniques employed in this study encompass observation and questionnaires. The results of this study indicate that the STAD model can elevate cooperation and responsibility. This is substantiated by the increase in average cooperation questionnaire scores: from an initial condition of 50.83 to 64.82 in cycle I, and further to 77.05 in cycle II. Additionally, this enhancement is also evident from the increase in average observation scores for cooperation: from an initial condition of 38.48, to 56.06 in cycle I, and 70.30 in cycle II. The outcomes related to responsibility are reflected in the increased average questionnaire scores: from an initial condition of 54.77, to 60.62 in cycle I, and 78.3 in cycle II. Similarly, this is also seen in the augmented average observation scores, starting from pre-cycle at 41.91, to 59.59 in cycle I, and 70.70 in cycle II. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dan tanggungjawab menggunakan model pembelajaran STAD pada siswa kelas V-C SD Kanisius Sengkan. Jenis penelitian  ini  adalah  Penelitian  Tindakan  Kelas.  Teknik  pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari observasi dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa model  STAD  dapat  meningkatkan kerjasama dan tanggungjawab. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata skor kuesioner kerjasama dari kondisi awal 50,83 siklus I 64,82, dan siklus II 77,05. Selain itu juga dilihat dari peningkatan rata-rata skor observasi dari kerjasama dari kondisi awal 38,48, siklus I 56,06 dan pada siklus II 70,30. Hasil tanggung jawab dapat dilihat dari peningkatan rata-rata skor kuesioner dari kondisi awal 54,77, siklus I 60,62, dan pada siklus II 78,3. Selain itu juga dilihat dari peningkatan rata-rata skor observasi dari pra siklus adalah 41,91, siklus I 59,59, dan siklus II 70,70.
PENDAMPINGAN MENGGUNAKAN STRATEGI TUGAS MENGENAL MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYUSUN PROPOSAL PTK BAGI GURU BINAAN KOTA PALU DORCE LIMBONG LEBOK
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v3i3.2473

Abstract

Since the launch of one of the promotion requirements for the teaching profession, namely Scientific Writing, especially Classroom Action Research (PTK), it turns out that up to now there are still many teachers who do not understand conducting Classroom Action Research and compiling PTK results reports. Sensing this condition, the researchers provided assistance to trained teachers at Palu City Middle Schools. Mentoring uses the Problem Recognition Task strategy. The research subjects were Christian Religious Education teachers as trained teachers in the researcher's supervision area. The research design is collaborative School Action Research (PTS). The research was conducted in two cycles. Data collection techniques use written tests and observations. Data analysis was carried out descriptively, quantitatively and qualitatively. The results of the analysis for the implementation of the RPP in cycle I obtained a score of 102 (85%) qualitatively in the category "Quite appropriate", cycle II obtained a score of 113 (94.17%) qualitatively entering the category "Suitable". For initial understanding, all teachers prepared a PTK proposal of 54.17, qualitatively in the category "Good enough". In cycle I quantitatively a score of 69.17 was obtained, in the "Good" category, and in cycle II quantitatively a score of 85.00 was obtained, in the "Good" category. The teacher's initial ability to prepare PTK proposals was 33.02%, qualitatively in the "Not good" category. In cycle I, quantitatively there was an increase in the average percentage score of 63.89%, qualitatively "Good". Cycle II obtained an average percentage score of 80.40% and qualitatively "Good". ABSTRAKSejak diluncurkan salah satu persyaratan kenaikan pangkat bagi profesi guru yaitu Karya Tulis Ilmiah khususnya Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ternyata sampai sekarang masih banyak guru yang belum memahami melakukan Penelitian Tindakan Kelas dan menyusun laporan hasil PTK. Merasakan kondisi tersebut peneliti melakukan pendampingan bagi guru binaan di SMP Kota Palu. Pendampingan menggunakan strategi Tugas Mengenal Masalah. Subyek penelitian adalah guru Pendidikan Agama Kristen sebagai guru binaan pada wilayah pengawasan peneliti. Rancangan penelitian adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) kolaboratif. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengunpulan data menggunakan tes tulis dan pengamatan. Analisis data dilakukan secara diskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis untuk pelaksanaan RPP pada siklus I diperoleh skor sebesar 102 (85%) secara kualitatif masuk katagori ”Cukup sesuai”, siklus II diperoleh skor 113 (94,17%) secara kualitatif masuk katagori ”Sesuai”. Untuk pemahaman awal seluruh guru menyusun proposal PTK sebesar 54,17, secara kualitatif masuk katageri ”Cukup baik”. Pada siklus I secara kuantitatif diperoleh skor 69,17, masuk katageri ”Baik”, dan siklus II secara kuantitatif diperoleh skor 85,00, masuk katagori ”Baik”. Untuk kemampuan awal guru menyusun proposal PTK, sebesar 33,02 %, secara kualitatif pada katagori “Kurang baik”. Pada siklus I, secara kuantitatif mengalami peningkatan rata-rata persentase skor sebesar 63,89 %, secara kualitatif “Baik”. Siklus II diperoleh rata-rata persentase skor sebesar 80,40 % dan secara kualitatif ”Baik”.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON-ELEKTROLIT DENGAN PENGGUNAAN MODUL BERBASIS ESD DAN MODEL PBL PADA SISWA KELAS X MIPA 3 SMA NEGERI 3 PEMALANG SAMUJI SAMUJI
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v3i3.2474

Abstract

The aim of this research is to obtain information on improving learning outcomes for Electrolyte and Non-Electrolyte Solutions material in class This classroom action research was carried out at SMA Negeri 3 Pemalang, carried out in semester 2 of the 2021/2022 academic year in January - February 2022. The subjects of this research were students in class X.MIPA 3, totaling 36 students consisting of 13 male students and 23 female students. This classroom action research consists of 2 stages, namely preparation and implementation of the research. The implementation stage consists of 2 cycles. Each cycle consists of 3 meetings with 4 stages: Planning, Acting, Observing, and Reflecting. The use of ESD-based modules and PBL models can improve learning outcomes for electrolyte and non-electrolyte solutions. If in cycle I the percentage of students who completed was 80.56% (29 students) and the remaining 19.44% (7 students) had not yet completed. The results of the final test of cycle II showed that the percentage of students who had completed was 88.89% (32 students) and 11.11% (4 students) had not completed. The use of ESD-based modules and the Problem Based Learning (PBL) learning model as an effort to improve learning outcomes for Electrolyte and Non-Electrolyte Solution material in Class X.MIPA Students at SMA Negeri 3 Pemalang is carried out by applying the steps (syntax) of Problem Based Learning ( PBL) and maximize the use of modules as learning resources. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mendapatkan informasi peningkatan hasil belajar materi Larutan Elektrolit dan Non – Elektrolit pada siswa kelas X.MIPA3 SMA Negeri 3 Pemalang Tahun Pelajaran 2021/2022 dengan penggunaan modul berbasis ESD dan model PBL. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Pemalang, dilaksanakan pada waktu semester 2 tahun pelajaran 2021/2022 pada bulan Januari - Februari 2022. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X.MIPA 3 yang berjumlah 36 siswa terdiri dari 13 siswa laki – laki dan 23 siswa perempuan. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 tahap, yaitu persiapan dan pelaksanaan penelitian. tahap pelaksanaan terdiri dari 2 siklus. masing – masing siklus terdiri 3 pertemuan dengan 4 tahap: Perencanaan (Planning), Tindakan (Acting), Pengamatan ( Observing), dan Refleksi (Reflecting). Penggunaan Modul Berbasis ESD dan Model PBL dapat meningkatkan hasil Belajar materi Larutan Elektrolit dan Non – Elektrolit. Jika pada siklus I diperoleh prosentase peserta didik tuntas sebesar 80,56% (29 siswa) dan sisanya sebesar 19,44% (7 siswa) belum tuntas. Hasil Tes akhir siklus II diperoleh prosentase peserta didik tuntas sebesar 88,89% (32 siswa) dan 11,11% (4 siswa) belum tuntas. Penggunaan modul berbasis ESD dan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sebagai upaya meningkatkan hasil belajar materi Larutan Elektrolit dan Non – Elektrolit pada Siswa Kelas X.MIPA SMA Negeri 3 Pemalang dilaksanakan dengan menerapkan langkah – langkah (sintaks) dari pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan memaksimalkan penggunaan modul sebagai sumber belajar.

Page 8 of 17 | Total Record : 166