cover
Contact Name
M. Zaenal Arifin
Contact Email
mzaenalarifin@stai-binamadani.ac.id
Phone
+6282249559482
Journal Mail Official
jurnalsyarie@stai-binamadani.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Hasyim Ashari kav dpr 236 gg. ambon. Kec. Pinang Kota Tangerang Post Code: 15145
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Syar'ie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam
ISSN : 20885741     EISSN : 27156257     DOI : https://doi.org/10.51476/syar'ie.v4i2.270
jurnal syarie merupakan jurnal khusus dalam bidang pemikiran serta pengkajian hukum dan ekonomi syariah meliputi hukum ekonomi syariah, ilmu hukum, hukum islam, dan ekonomi syariah. fokus dan ruang lingkup jurnal ini meliputi hukum ekonomi, ekonomi islam, kontrak bisnis syariah, dan fikih muamalah
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 89 Documents
SERTIFIKASI HALAL DAN IMPLIKASINYA UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PERUSAHAAN Tahliani, Hani; Renaldi, Rizal
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 1 (2023): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i1.444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implikasi sertifikasi halal dan Implikasinya untuk meningkatkan daya saing Perusahaan di Indonesia. Isu halal telah menjadi tren global yang ditandai dengan hadirnya lembaga-lembaga sertifikasi halal diberbagai belahan dunia. Penelitian ini melalui studi diskriptif yaitu dengan meneliti berbagai informasi mengenai Sertifikasi Halal dan Implikasinya Untuk Meningkatkan Daya Saing Perusahaan dengan melalui peninjauan pustaka yang relevan dan pengamatan praktik pelaksanaan sistem jaminan halal di Indonesia. Data diperoleh melalui jurnal, buku, majalah, media elektronik, seperti website resmi LPPOM MUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi produk halal memiliki implikasi positif untuk meningkatkan daya saing Perusahaan. Bagi konsumen sertifikasi halal memberikan perlindungan, jaminan, informasi kehalalan produk dan menjadi instrumen etika bisnis. Bagi para pelaku usaha, sertifikasi halal memberikan keuntungan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sehingga omset penjualan otomatis akan semakin meningkat dengan kepercayaan konsumen yang baik, meningkatkan jangkauan pasar produk di masyarakat serta Produk Memiliki Unique Selling Point (USP) yang membuat produk menjadi lebih bernilai dimata konsumen dan tentunya meraih pasar pangan halal global.
ANALISIS PENGARUH ZAKAT, INFAQ, SHADAQAH (ZIS), INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM), TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT), DAN KEMISKINAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2017-2020 Lutfi, Mohammad; Fitria, Mallika Nurwin
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 1 (2023): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i1.456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Barat tahun 2017-2020. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, dengan analisis data menggunakan regresi data panel dengan Eviews 10. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variabel TPT dan kemiskinan, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi secara parsial. Sedangkan ZIS dan IPM tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi secara parsial. Hasil analisis regresi secara simultan diperoleh bahwa ZIS, IPM, TPT dan kemiskinan secara bersama-sama mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Kemampuan prediksi dari keempat variabel tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 50,9615% sedangkan, sisanya yaitu 49,0385% dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel yang digunakan dalam penelitian ini
SYARIAH, FIQH DAN SIYASAH: SUATU TELAAH TERHADAP KONSEPSI, RELASI, IMPLIKASI DAN APLIKASINYA Masykur, Fuad
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 1 (2023): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i1.462

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyingkap makna Syariah, Fiqh, Siyasah dan hukum Islam, lalu mendudukkannya secara proporsional. Disamping itu penelitian ini juga hendak memetakan antara ciri, lingkup dan karakteristiknya masing-masing. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif, yang menitikberatkan pada studi kepustakaan (liberary research) dengan menggunakan model deskriptif-analitis. Disadari atau tidak di dalam umat Islam (khususnya di Indonesia) masih banyak terjadi kesalah pahaman (misleading) dalam memahami peristilahan Syariah, Fiqh, Hukum Islam dan Siyasah. Jika dalam peristilahannya saja belum terjadi kesepahaman apalagi dalam tataran aplikasinya. Pemahaman yang komprehensif terhadap empat konsep tersebut mutlak diperlukan guna memahami dan menentukan asas, landasan, norma, subtansi dan materi dalam pembentukan hukum. Penelitian ini menunjukan bahwa posisi masing-masing dari syari’ah, fiqh dan siyasah serta relasi di antara ketiganya memiliki karakteristiknya sendiri-sendiri. Syari’ah yang sifatnya kulli (universal) adalah sebagai sumber (mashâdir) nilai baik bagi fiqh maupun siyasah, sedangkan fiqh adalah hukum-hukum hasil interpretasi dari nash al-Qur’an dan hadits yang bersifat kulli tersebut, sementara siyasah adalah al-Qawânîn (Peraturan Perundang-undangan) yang dibuat oleh umara dalam lembaga-lembaga negara yang berwenang yang selaras dengan ruh syari’at.
URGENSI LABEL HALAL PADA PRODUK MAKANAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Firdayani, Firdayani; Sholichah, Inti Ulfi
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 1 (2023): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i1.466

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang pentingnya mencantumkan label halal pada produk makanan di pabrik roti Vandan Wangi Bakery. Sampai saat ini masih banyak pelaku usaha yang memproduksi suatu produk tidak sesuai dengan syariat Islam dan kurang memperhatikan betapa pentingnya mencantumkan label halal pada setiap produknya. Sementara masih ada saja konsumen yang tidak memperhatikan ada atau tidaknya lebel halal pada produk yang mereka konsumsi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode dan pendekatan ini dimaksudkan agar peneliti dapat terjun langsung kelapangan serta fokus kepada satu objek penelitian, sehingga mendapatkan hasil yang konkrit dan mendalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dengan langsung mendatangi tempat produksi, melakukan wawancara dengan kepada owner Vandan Wangi Bakery. Analisis data dilakukan dengan mengorganisasikan data, menjabarkannya kedalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun kedalam pola, mengumpulkan data sehingga peneliti dapat menyimpulkan terhadap fakta fakta yang terjadi dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi pada Vandan Wangi Bakery sudah sesuai dengan syariat Islam dilihat dari syarat kehalalan suatu produknya, apabila suatu makanan telah memenuhi kriteria maka hukumnya halal. Hal ini berdasarkan bahan-bahan menggunakan bahan yang baik dan halal tidak ada unsur kandungan makanan haram, selain itu juga dari segi proses pembuatan, penyimpanan, pengangkutan, sampai menghidangkannya juga tidak berdekatan dengan makanan yang diharamkan atau benda-benda yang najis. Sehingga secara syariat Islam produk makanan yang diproduksi oleh Vandan Wangi Bakery hukumnya adalah halal karena sudah sesuai dengan syarat kehalalan suatu produk. Hanya saja Vandan Wangi bakery belum mengikuti peraturan pemetintah untuk melalukan standarisasi halal para produk yang dihasilkannya dengan mendaftarkan produknya ke BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal)
DISTRIBUSI ZAKAT PRODUKTIF DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MUSTAHIQ DI BAZNAS KOTA TANGERANG SELATAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2011 TENTANG PENGELOLAAN ZAKAT Syahbana, Abdi Irsyad; Anita, Dewy
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 1 (2023): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i1.470

Abstract

Penulisan ini menjelaskan kesesuaian pelaksanaan distribusi zakat produktif untuk meningkatkan kesejahteraan mustahiq di Kota Tangerang Selatan oleh BAZNAS dengan hukum nasional yang berlaku yakni UU No. 23 Tahun 2011 yang mengatur mengenai pengelolaan zakat. Metode penulisan ini menggunakan metode diskriptif lapangan dengan menelaah sumber-sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku referensi, literature, ensiklopedia, karangan ilmiah, karya ilmiah serta data lapangan yang relevan dan berhubungan dengan objek kajian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Distribusi zakat produktif yang dilakukan di BAZNAS Kota Tangerang Selatan, yaitu melalui pemberian modal usaha telah mampu untuk meningkatkan kondisi ekonomi mustahik. Hal ini dibuktikan adanya peningkatan pendapatan mustahik setelah menerima bantuan zakat produktif. Distribusi zakat produktif BAZNAS Kota Tangerang Selatan bisa dianggap berjalan dengan efektif. telah sesuai dengan regulasi yang terdapat pada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Kata Kunci : Distribusi, Kesejahteraan, Mustahik, Zakat Produktif, UU No 23 tahun 2011
TRANSAKSI JUAL BELI SISTEM INDEN DI PT GLOBAL MAR INTERINDO DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Finia, Zaennab; Ulpah, Mariya
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 1 (2023): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i1.479

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang transaksi jual beli sistem inden dalam perspektif hukum ekonomi Islam studi di PT Global Mar Interindo. Dalam transaksi jual beli sistem inden ini tidak berbeda jauh dengan jual beli biasa, yang membedakan hanyalah pada ketersediaan barangnya saja yang belum ada bentuk wujudnya, yakni dengan sistem pesanan. Jenis penelitian ini, adalah penelitian lapangan. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumenter. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian, meliputi proses mengumpulkan data, menyeleksi, menganalisis, serta menyimpulkan data. Temuan dalam penelitian ini, bahwa dalam jual beli sistem inden di PT Global Mar Interindo masih ada permasalahan, seperti tidak terlaksananya perjanjian waktu penyerahan, karena pihak marketing belum sepenuhnya jujur dalam memberikan kejelasan waktu penyerahan barang inden kepada pembeli. Selain itu, terkadang terdapat pula ketidaksesuaian pada barang pesanan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, bahwa transaksi jual beli sistem inden dalam perspektif hukum Islam studi di PT Global Mar Interindo, telah sesuai dengan rukun jual beli salam. Tetapi pada syarat jual beli salam, terdapat salah satu syarat yang belum terpenuhi, yakni estimasi barang inden yang dipesan tidak memiliki kejelasan waktu. Selain itu, jika dianalisis dari segi akad khiyar, telah sesuai dikarenakan pada transaksi jual beli inden ini terdapat barang yang memiliki cacat, maka PT Global Mar Interindo akan menggantikan dengan barang yang baru. Maka, hukum pelaksanaan jual beli inden ini jika dikaitkan dengan akad salam diperbolehkan, selama rukun dan syaratnya terpenuhi. Sebaiknya pihak penjual akan lebih terbuka kepada penjual dalam hal apapun, agar tidak terjadi kesalahpahaman dikemudian hari. Kata Kunci: Jual Beli, Jual Beli Inden, Hukum Islam, PT. Global Mar Interindo.
SENGKETA DALAM IMPLEMENTASI AKAD MUDHARABAH MUQAYYADAH DI PERBANKAN SYARIAH Amelisah, Amelisah; Sholichah, Inti Ulfi
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 2 (2023): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i2.503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kasus sengketa akad Mudharabah Muqayyadah yang terjadi antara Bank Syariah Mandiri, Dana Pensiun Angkasa Pura II dan PT. Sari Indo Prima di Badan Arbitrase Syariah Nasional (BASYARNAS). Pada dasarnya suatu lembaga keuangan dalam menyalurkan pemberian kredit pada produk pembiayaan wajib menggunakan prudential banking principles atau prinsip kehati-hatian. Dalam kasus ini, produk pembiayaan yang diberikan oleh perbankan syariah menggunakan akad mudharabah muqayyadah. Penelitian ini bersifat empiris dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif, adapun data yang diperoleh dengan menggunakan teknik library research dan kepustakaan kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan normatif. Berdasarkan kasus dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa dalam penyelesaian sengketa kontrak akad Mudharabah Muqayyadah antara Bank Syariah Mandiri, Dana Pensiun Angkasa Pura II dan PT. Sari Indo Prima telah diselesaikan di BASYARNAS. Atas putusan tersebut, prinsip kehati-hatian pada prosedur pengajuan dan penerapan pembiayaan pada akad mudharabah muqayyadah, dinilai tidak diterapkan oleh Bank Syariah Mandiri sehingga menimbulkan akibat hukum yaitu persengketaan. Dalam pelaksanaan pembiayaan mudharabah muqayadah tersebut, Bank Syariah Mandiri selaku penghubung pada penerapannya tidak melaksakan prudential banking principles.
PELAKSANAAN ARISAN MENURUN KETRIN DI GRUP WHATSAPP DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Nur Jannah, Eka Cipta; Ulpah, Mariya
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 2 (2023): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i2.510

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang pengelolaan arisan dengan pola arisan menurun. Hukum Islam pada dasarnya membolehkan pelaksanaan arisan seperti kebanyakan arisan pada umumnya, tetapi jika syarat dan ketentuan arisan ada unsur ketidak adilan dan memberatkan para peserta arisan, maka arisan tersebut tidak diperbolehkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pelaksanaan arisan menurun Ketrin di grup WhatsApp. Penelitian ini menggunakan metode deskripstif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji kegiatan arisan ketrin dengan pola menurun. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa arisan menurun ketrin mengandung unsur riba, karena terdapat keuntungan, terdapat pula unsur ketidakadilan dari adanya ketidakseimbangan antara iuran yang berbeda-beda serta pemilik arisan yang memperoleh uang tanpa membayar iuran. Selain itu, arisan ini pun terdapat hal-hal yang diperbolehkan, yakni terkait syarat dan rukun akad qardh dan sistem slot, karena terbebas dari unsur yang diharamkan. Walaupun dalam pandangan hukum Islam, arisan online diperbolehkan, tetapi jika dilihat dari pelaksanaan arisan menurun Ketrin, sebaiknya arisan ini dihindari, karena di dalamnya terdapat unsur riba.
DISTRIBUSI DALAM KONSEP EKONOMI ISLAM Hikam, Ahmad Bahrul
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 2 (2023): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i2.535

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengeksplorasi distribusi dalam sistem ekonomi Islam. Dalam kegiatan ekonomi, distribusi menjadi hal krusial yang harus diperhatikan agar kebutuhan masyarakat dapat tercukupi dengan baik. Tulisan ini menggunakan metode library research dimana data-datanya bersumber dari literatur kepustakaan. Data-data yang diperoleh selanjunya dikelompokkan menurut pembahasan yang sesuai, dideskripsikan dan dianalisis guna memperoleh kesimpulan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa sistem distribusi dalam ekonomi Islam mengacu pada al-Qur'an dan hadits. Distribusi menurut Islam harus dilakukan berdasar pada prinsip kebebasan, keadilan, pemerataan, kejujuran dan tidak diperbolehkan berbuat dzalim atau merugikan orang lain. Dari segi tujuan yang hendak dicapai adalah distribusi dilakukan dalam rangka dakwah, pendidikan, sosial dan ekonomi. dakwah, pendidikan, sosial dan ekonomi.
TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE MELALUI SISTEM SHOPEE PAYLATER DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH M., Ninda Arianti; Arifin, Mohamad Zaenal; Safitri, Safitri
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 6 No 2 (2023): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v6i2.536

Abstract

Penelitian ini membahas tentang mekanisme jual beli online melalui sistem pembayaran shopee paylater serta pandangan hukum ekonomi syariah terhadap sistem shopee paylater. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan bersumber dari data primer berupa hasil wawancara dengan pengguna shopee paylater dan didukung sumber data sekunder yaitu dari buku, jurnal, skripsi, surat kabar penelitian-penelitian lainnya. Penelitian ini menemukan bahwa konsumen yang ingin menikmati fasilitas layanan berbelanja dengan metode pembayaran shopee paylater harus mendaftarkan terlebih dahulu kepada penyedia layanan pada pihak shopee melalui pengisian seluruh data yang tercantum pada syarat dan ketentuan. Sistem pembayaran transaksi pada shopee paylater yaitu pembayaran transaksi akan dibayarkan terlebih dahulu oleh aplikasi, selanjutnya konsumen menyicil tagihannya 2, 3, 12 kali dalam kurun waktu 2, 3, dan 12 bulan, dan terdapat biaya suku bunga sebesar 2,95% dari jumlah total pembayaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik jual beli menggunakan sistem shopee paylater tidak bertentangan dengan hukum ekonomi Islam, karena semua rukun dan syarat jual beli telah terpenuhi. Namun, bila dilihat dari segi sistem pembayaran yang digunakan di mana ada biaya denda yang dikenakan jika konsumen terlambat membayar tagihan yang jatuh tempo, maka dalam pandangan hukum ekonomi Islam hal tersebut dinilai mengandung riba.