cover
Contact Name
Agus Junaidi
Contact Email
agus.asj@bsi.ac.id
Phone
+6221-231170
Journal Mail Official
jurnal.jpr@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Kramat Raya No 98, Senen
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Public Relations (J-PR)
ISSN : -     EISSN : 27747670     DOI : https://doi.org/10.31294/jpr
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Public Relations (J-PR) pertama kali publikasi tahun 2020 dengan nomor ISSN (Elektonik): 2774-7670 yang diterbitkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Jurnal Public Relations (J-PR) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Hubungan Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika. Jurnal Public Relations (J-PR) : Jurnal Public Relations (J-PR) diterbitkan dua kali setahun pada bulan April dan Oktober dalam bentuk elektronik. Redaksi menerima naskah berupa artikel ilmiah dan penelitian pada bidang: Public Relations, Corporate Communication dan Digital Media.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026" : 6 Documents clear
Transformasi Spiritual Menjadi Komoditas Digital: Analisis Ekonomi Politik Konten Mualaf di Podcast YouTube Tri Wahyuti; Udi Rusadi
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v7i1.9259

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi artis mualaf dalam podcast YouTube sebagai wujud komodifikasi konten spiritual melalui kerangka ekonomi politik komunikasi Vincent Mosco. Dengan menggunakan analisis konten kualitatif terhadap tiga konten podcast YouTube dari Dr. Richard Lee, Ruben Onsu, dan Celine Evangelista, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pengalaman spiritual yang secara tradisional bersifat personal dan sakral diubah menjadi produk komersial dalam ekosistem digital. Temuan menunjukkan bahwa ketiga dimensi komodifikasi Mosco—konten, audiens, dan tenaga kerja—beroperasi secara bersamaan dalam pembuatan konten spiritual. Komodifikasi konten terwujud melalui strategi pengemasan konten spiritual sebagai konten hiburan dan edukasi yang menjangkau pasar luas dengan menggunakan judul yang menarik perhatian dan visualisasi simbol-simbol keagamaan. Komodifikasi audiens terlihat dalam pembentukan pencari spiritualitas sebagai demografi yang berharga bagi pengiklan melalui penargetan multi-demografi dan pembangunan komunitas untuk keterlibatan berkelanjutan. Komodifikasi tenaga kerja menunjukkan transformasi artis menjadi kreator konten spiritual profesional yang proses kerjanya meliputi konsepsi, eksekusi, dan distribusi dalam ketergantungan platform. Platform YouTube memfasilitasi transformasi nilai spiritual menjadi nilai ekonomi melalui sistem monetisasi yang memberikan imbalan atas keterlibatan dan promosi algoritma. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan kerangka analitis untuk memahami komodifikasi konversi keagamaan dalam media digital dan memperkaya teori ekonomi politik komunikasi dalam konteks spiritualitas Islam dan kapitalisme platform.
Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Yayasan Wocare Indonesia Melalui Komunitas Indonesian Ostomy Association Bogor Ulis Onih Sekarwangi Kedaton; Rindana Intan Emeilia; Siti Qona’ah
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v7i1.10008

Abstract

Setiap tahun, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sekitar 35 ribu pasien didiagnosis kanker kolorektal di Indonesia, dengan angka kematian mencapai 6,7 per 100 ribu kasus. Pada pasien dengan stadium lanjut, tindakan pemasangan stoma seringkali menjadi pilihan medis yang harus dilakukan. Namun, kondisi tersebut kerap menimbulkan penurunan kualitas hidup, baik dari aspek fisik maupun psikologis. Situasi ini membutuhkan dukungan dari komunitas yang mampu memberikan pendampingan, motivasi, serta akses informasi yang tepat bagi pasien. Penelitian ini bertujuan menggambarkan secara mendalam implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan oleh Yayasan Wocare Indonesia melalui komunitas Indonesian Ostomy Association Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam praktiknya, Yayasan Wocare Indonesia menerapkan konsep Triple Bottom Line (Planet, People, Profit) secara menyeluruh pada kegiatan CSR komunitas. Selain itu, empat dimensi CSR menurut Carroll; Economic, Legal, Ethical, dan Philanthropic Responsibility juga terintegrasi dalam setiap program. Model pelaksanaan CSR yang digunakan adalah model yayasan atau organisasi sosial perusahaan serta kemitraan dengan pihak lain, melalui pendekatan Community Assistance dan Community Empowerment. Dengan demikian, CSR Yayasan Wocare Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga menciptakan peluang, pemberdayaan, dan keberlanjutan bagi pasien serta komunitas.
Dari Promosi ke Backlash: Analisis Percakapan Netizen Indonesia pada Krisis di Film A Business Proposal Versi Indonesia Warhamni, Dewi; Putri, Vega Karina Andira; Syafuddin, Khairul
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v7i1.11033

Abstract

Dalam konteks globalisasi budaya, Korean Drama (K-Drama) telah menjadi salah satu bentuk tontonan yang populer dan banyak diadaptasi dalam industri hiburan Indonesia. Salah satu bentuk adaptasi tersebut adalah film A Business Proposal versi Indonesia, yang diangkat dari drama Korea berjudul sama yang sebelumnya telah sukses secara internasional. Sayangnya sejak sebelum film tersebut tayang di Indonesia, film ini mendapat reaksi negatif dari audiens yang menyebabkan film tersebut turun layar jauh lebih cepat di bioskop. Hal ini diakibatkan pemeran utama mengeluarkan pernyataan yang memicu kemarahan sebagian netizen di Indonesia, khususnya penggemar K-Drama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan paradigma respons positif penggemar K-Drama yang beralih menjadi fenomena backlash akibat pernyataan yang dikeluarkan oleh aktor utama film A Business Proposal. Fokus utama dari analisis ini adalah percakapan yang terjadi di kalangan netizen sebagai respons terhadap peristiwa tersebut, terutama yang tercermin dalam konten yang diproduksi oleh Falcon selaku Production House film tersebut. Konsep yang digunakan adalah analisis jaringan untuk menganalisa jaringan komentar yang terbentuk di konten tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif untuk memperdalam analisis yang dilakukan terkait munculnya Backlash. Teknik analisis menggunakan Social Network Analysis melalui aplikasi Communalytic. Hasl penelitian ini menunjukkan bahwa sentimen yang terbentuk dalam kontroversi yang terjadi tidak hanya bersentimen negatif. Melainkan terdapat sentimen netral dan positif sebagai penyeimbang wacana yang dibangun melalui interaksi antar pengguna. Namun dalam analisis toksisitas, jaringan interaksi yang terbentuk cenderung menunjukkan bahwa ruang tersebut dianggap “beracun”. Meski terdapat sentimen positif, namun rasa kekecewaan membuat wacana yang dibangun dapat mengancam keberlangsungan industri tersebut. Selain itu, analisis jaringan sosial menunjukkan bahwa backlash yang terbentuk bersifat terstruktur sebagai jaringan scale-free. Interaksi tidak tersebar merata, namun terkonsolidasi dalam hub yang dominan.
Efektivitas Komunikasi Digital Instagraam @kemendukbangga_bkkbn Program Quick Win: Dengan Pendekatan Social Media Engagement nuroniah, nelly; Utari, Rika; Aini, Jazil Nusaf; Patrianti, Tria; El adawiyah, Sa'diyah
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v7i1.11516

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of Instagram digital communication of the National Population and Family Planning Agency (BKKBN) in supporting the Quick Win Stunting prevention Program through a social media engagement approach. The study used a descriptive qualitative method with digital observation of Instagram accounts @kemendukbangga_bkkbn the period June-November 2025 and analysis of supporting documents. The results of the study show that BKKBN Instagram is effective in increasing the reach and public awareness of stunting issues, characterized by the high number of views, especially from non-follower audiences. However, the engagement that is formed is still dominated by engagement at the cognitive level and has not developed optimally towards affective and behavioral involvement, as can be seen from the stagnation of follower growth and the lack of dialogical interaction. The dominance of working-age and female audiences shows the relevance of the message to policy objectives, but the low involvement of men signals the need for more effective communication strategies. Viewed from the perspective of Two-Way Symmetrical Communication, BKKBN's Instagram communication still tends to be one-way and informative. This study concludes that the success of government digital communication is not only determined by the reach of the message, but also by the quality of continuous dialogical engagement to encourage changes in stunting prevention behavior.
Image Repair Efforts of Starbucks PT Sari Coffee Indonesia Amid the Global Pro-Israel Boycott Phenomenon (2023-2024) Calista, Swettie Ayu; Bilqis, Thufailah Nafiisah; Prameswari, Theresia Yola; Purbantina, Adiasri Putri
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v7i1.11992

Abstract

This study examines the efforts of Starbucks Indonesia in implementing Image Repair Theory strategies to restore its corporate image following allegations of affiliation with Israel. According to Image Repair Theory, there are three main strategies that organizations can use to repair their image when facing such issues: denial, reduction of offensiveness, and corrective action. This study explains the strategies applied by Starbucks Indonesia using a qualitative descriptive research method through literature review, primary data, and secondary data. The findings indicate that Starbucks Indonesia employs two of these strategies, namely denial through official statements rejecting the allegations, and corrective action through social assistance initiatives such as donations. However, the company still tends to rely on reactive approaches, making it vulnerable to the evolving dynamics of socio-political narratives related to the conflict. While these image repair efforts help mitigate negative reputational impacts in the short term, they are not sufficient to fully ensure long-term consumer trust. Therefore, the company needs to enhance transparency and maintain consistency in its corporate social responsibility practices.
Strategi Komunikasi Interpersonal Pimpinan Dalam Membangun Kinerja di Onih Hotel Bogor Raynaldi, Muhammad; Widi Utomo, Ichsan; Munanjar, Azwar
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v7i1.12500

Abstract

Onih Hotel merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di sektor jasa perhotelan. Penelitian ini menganalisis komunikasi interpersonal dalam membangun hubungan kerja yang efektif serta meningkatkan kinerja karyawan di industri perhotelan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang diterapkan oleh pimpinan Onih Hotel dalam membangun hubungan interpersonal dengan karyawan, sekaligus menganalisis peran komunikasi interpersonal pada efektivitas kerja tim. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pimpinan dan karyawan, kepustakaan, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pola komunikasi dan komunikasi interpersonal Joseph A. Devito. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pimpinan diterapkan melalui interaksi dua arah yang bersifat terbuka, fleksibel, dan informal. Pola komunikasi yang dominan adalah pola lingkaran dan pola semua saluran (bintang), yang memungkinkan terjadinya komunikasi secara egaliter dan partisipatif. Komunikasi yang dibangun berdasarkan prinsip keterbukaan dan empati memberikan dampak positif terhadap kinerja karyawan, khususnya dalam meningkatkan motivasi kerja, rasa tanggung jawab, serta kenyamanan dalam lingkungan kerja.

Page 1 of 1 | Total Record : 6