cover
Contact Name
Heryyanoor
Contact Email
heryyanoor-2011@stikesintanmartapura.ac.id
Phone
+6285248198872
Journal Mail Official
lppm@stikesintanmartapura.ac.id
Editorial Address
Jl. Samadi No.1 Rt.1 Rw.1 Kel. Jawa Martapura Kab. Banjar Kalimantan Selatan Telp./Fax : 0511-4721812
Location
Kab. banjar,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
ISSN : 23383534     EISSN : 28072693     DOI : 10.54004
Core Subject : Health, Education,
The scope of this journal is to publish research articles related to the health sector in general, especially health that leads to the community. This journal covers general health, namely nursing, hospital administration, midwifery, pharmacy, and other discussions related to the world of health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
EFEKTIVITAS SENAM JANTUNG SEHAT TERHADAP TEKANAN DARAH DAN KUALITAS TIDUR PADA WARGA GUNUNG KUPANG DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CEMPAKA Martini Nur Sukmawaty
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v10i2.94

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi suatu kondisi peningkatan kontraksi pembuluh darah  arteri  dan  peningkatan tekanan darah  terhadap dinding pembuluh darah. Salah satu terapi non-farmakologi yang dapat memberikan pengaruh terhadap denyut jantung, tekanan darah, relaksasi serta kualitas tidur adalah senam jantung sehat.  Tujuan: untuk mengetahui pengaruh senam jantung sehat, terhadap tekanan darah dan kualitas tidur warga Gunung Kupang dengan hipertensi. Metode: penelitian ini menggunakan rancangan pre eksperimen dengan One Grup Pre-test Post-test. Sampel 20 responden yang dipilih secara purposive sampling sesuai dengan kriteria. Instrumen yang digunakan sphygmomanometer dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil: Analisa data menunjukan hasil signifikansi 0,000 (p-value<0,05), artinya ada pengaruh senam jantung sehat terhadap penurunan tekanan darah dan peningkatan  kualitas  tidur  pada hipertensi. Kesimpulan: Ada pengaruh senam jantung sehat terhadap penurunan tekanan darah dan peningkatan  kualitas  tidur  pada hipertensi. Saran: Diharapkan senam jantung sehat dapat diterapkan baik pada layanan kesehatan tingkat pertama maupun dapat dilakukan di rumah secara rutin pada orang dengan hipertensi.
PENERAPAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA PASIEN HIPERTENSI YANG MENGALAMI KECEMASAN DI PUSKESMAS MARTAPURA 2 Raziansyah Raziansyah; Muhammad Sayuti
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v10i2.96

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup berbahaya di dunia. Kondisi hipertensi akan semakin memburuk apabila pasien mengalami kecemasan. Penerapan terapi untuk mengontrol kecemasan salah satunya adalah dengan teknik relaksasi otot progresif. Tujuan: Tujuan penelitian ini mengetahui efektifitas penerapan relaksasi otot progresif terhadap pasien hipertensi yang mengalami kecemasan di Puskesmas Martapura 2. Metode: Desain penelitian menggunakan Two Group, One-Group intervensi dan One-Group Kontrol Pretest-Posttest Design. Sampel sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan kuesioner HARS. Hasil Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki kategori kecemasan berat sebelum dilakukan latihan relaksasi dan sesudah diberikan terapi yaitu mengalami penurunan tingkat kecemasan ke tingkat sedang, hasil uji wilcoxon diperoleh nilai signifikan 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: adanya perbedaan yang bermakna antara latihan relaksasi otot progresif sebelum dan sesudah terhadap tingkat kecemasan pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 2. Saran: Diharapkan responden dapat melakukan Latihan relaksasi otot progresif secara teratur.
HUBUNGAN SKOR MINI MENTAL STATE EXAM DENGAN KEPATUHAN MANAJEMEN DIRI LANSIA DIABETES MELLITUS Devi Hairina Lestari
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v10i2.98

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan gangguan metabolik tubuh yang ditandai dengan hiperglikemia. Pengelolaan diabetes melitus dimulai dengan pengaturan pola makan, aktivitas fisik, pengontrolan kadar gula darah, pengaturan minum obat dan perawatan kaki. Tujuan penelitian: untuk hubungan skor mmse dengan kepatuhan manajemen diri lansia dengan diabetes melitus di wilayah puskesmas martapura 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel 89 responden dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dengan teknik wawancara langsung menggunakan kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE) dan manajemen diri (DSMQ). Analisa yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan distribusi frekuensi. Hasil, sebagian besar responden memiliki kepatuhan manajemen diri yang baik (86,5%). Simpulan mayoritas kepatuhan manajemen baik. Ada hubungan antara skor mmse dengan kepatuhan manajemen diri lansia dengan diabetes mellitus. Saran: bagi penelitian selanjutnya dapat meneliti tentang  kepatuhan manajemen diri lansia pasien Diabetes Melitus.
TINGKAT KECEMASAN ORANG TUA TERHADAP PENYAKIT THYPOID ABDOMINALIS PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HAMPANG KABUPATEN KOTABARU TAHUN 2021 Analia Wardhani
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v10i2.102

Abstract

Pendahuluan: Keluarga yang menghadapi anaknya sakit akan merasa cemas khususnya pada penderita thypoid abdominalis dikarenakan tidak mengetahui hal-hal yang terjadi selama proses penyakit tersebut sehingga berdampak kepada proses penyembuhan anak secara psikologis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan orang tua terhadap penyakit thypoid abdominalis pada anak di Wilayah Kerja Puskesmas Hampang Tahun 2021. Metode: Populasi sebanyak 249 orang dengan metode penelitian deskriptif dan pendekatan cross sectional dengan menggunakan kuesioner pada proses pengambilan sampel dilakukan dengan cara Startified Random Sampling sehingga mendapatkan sampel sebanyak 134 responden. Hasil: Dari hasil penelitian terhadap 134 responden menunjukkan bahwa kategori tidak ada cemas (0 %), cemas ringan (13,4 %), cemas sedang (83,7 %), cemas berat (2,9 %). Kesimpulan : Tingkat kecemasan responden tentang penyakit thypoid abdominalis di Puskesmas Hampang sebagian besar dalam katagori kecemasan sedang sebanyak 83,7%. Saran: Diharapkan hasil penelitian ini jadi bahan masukan bagi tenaga kesehan untuk memberikan pendidikan kesehatan pada masyarakat terutama bagi orang tua untuk mengontrol tingkat kecemasan pada anak yang sakit typoid abdominalis.
Konseling Online Dalam Meningkatkan Kesehatan Reproduksi Remaja Hidayat, Taufik
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v11i1.103

Abstract

Pendahuluan: Konseling online sebagai intervensi keperawatan kesehatan komunitas dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja. Tujuan: Memberikan gambaran konseling online kesehatan reproduksi sebagai bentuk intervensi keperawatan komunitas untuk meningkatkan kesehatan reproduksi remaja di SMP F Kelurahan Cisalak Pasar. Metode: Studi desain deskriptif sederhana untuk mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang kesehatan reproduksi remaja pada siswa sebelum dan sesudah konseling online dengan responden sebanyak 126 orang menggunakan teknik cluster random sampling pada tiap kelas 6, 8, dan 9. Intrumen menggunakan kuesioner dengan pernyataan tertutup berjumlah 65 pernyataan terdiri dari item pengetahuan, sikap, dan praktik.  Analisis univariat menghitung frekuensi dan distribusi data menggunakan metode cut of point. Hasil: Sebelum program konseling yaitu mayoritas pengetahuan baik 55,6 % dan kurang 43,7 %.  Sikap dengan kategori baik 52,2 % dan kurang 47,6 %, Praktik mayoritas baik 77 % dan kurang 23 %. Sesudah program, pengetahuan kategori baik 83,3 %, kategori sikap baik 75,1 %, dan kategori praktik baik 81 %. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan baik sebesar 27,7 %; sikap 4,7 %; dan praktik 4%. Saran: Konseling online dapat diaplikasikan dalam upaya pencegahan masalah kesehatan reproduksi remaja di sekolah sebagai program pengembangan di sekolah.
TINGKAT PENGETAHUAN ORANGTUA TENTANG VAKSIN MR (MEASLES RUBELLA) Pusparina, Iis; Rizani, Khairir
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v11i1.104

Abstract

Pendahuluan: Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi minat ibu untuk memberikan imunisasi kepada anaknya. Ibu dengan pengetahuan yang tinggi akan memenuhi kebutuhan imunisasi kepada anaknya dan memperhatikan pemberian imunisasi agar tepat waktu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan orang tua tentang vaksin MR (Measles Rubella) di wilayah kerja Puskesmas Guntung Payung Kota Banjarbaru Tahun 2022.  Metode: Rancangan penelitian bersifat deskriptif,  teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan sampel sebanyak 98 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner tertutup dengan jumlah 20 pertanyaan. Data yang didapat dianalisis dengan analisis univariat (analisis deskriptif). Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan tingkat pengetahuan orang tua tentang vaksin MR (Measles Rubella)  dalam kategori baik sebanyak 65 responden (66,3 %), kategori sedang sebanyak 32 responden (32,7%) dan kategori kurang sebanyak 1 responden (1,0%). Kesimpulan: Mayoritas pengetahuan orang tua tentang vaksin MR adalah baik. Saran: Perlu dioptimalkan pendidikan kesehatan pada orang tua tentang manfaat vaksin dan dampaknya untuk mencegah kematian bayi dan anak.
HUBUNGAN PERSONAL HIGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAUMAN KOTA BANJARMASIN Noorhidayah, Noorhidayah; Elsi Setiandari Lely Octaviana; Norfai, Norfai
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v11i1.105

Abstract

Pendahuluan: Diare merupakan 10 penyakit terbesar di Puskesmas Pekauman yang salah satu penyebabnya yaitu ibu balita yang belum menerapkan personal hyegine dan menjaga sanitasi lingkungan yang baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sanitasi lingkungan dan personal hygine dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin. Metode: Metode dalam penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu 82 responden. Teknik yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen adalah kuesioner dengan analisis uji statistik chi square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan responden yang mempunyai balita menderita diare yaitu 55 orang (67,1%), responden dengan personal higiene tidak baik sebesar 55 responden (67,1%) dan sanitasi lingkungan tidak baik sebesar 36 responden (43,9%).  Hasil analisis menggunakan uji Chi Square diperoleh hasil ada hubungan personal higiene dengan nilai p-value = 0,000 dan sanitasi lingkungan dengan nilai p-value = 0,000. Kesimpulan: Ada hubungan personal higiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita. Saran: Diharapkan kepada petugas kesehatan meningkatkan kegiatan penyuluhan bagi masyarakat tentang diare, dan bagi ibu yang mempunyai balita dapat memperhatikan sanitasi lingkungan dan personal hyegine yang baik dalam melakukan pencegahan terhadap kejadian diare pada balita.
KEJADIAN OBESITAS SISWA DI SEKOLAH DASAR Irianti, Dewi; Navisa, Zahwa
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v11i1.106

Abstract

Pendahuluan : Obesitas adalah berat badan lebih tinggi dari berat badan yang dianggap sehat untuk tinggi berat badan tertentu, yang dapat menyebabkan masalah emosional dan sosial. Obesitas pada usia anak dapat meningkatkan risiko kematian dini dan kecacatan pada usia dewasa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas di SDN Jawa 2 Martapura tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif, dengan total populasi adalah 219 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 72 orang dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tentang aktivitas fisik serta metlin dan timbangan untuk mengukur IMT. Analisis data menggunakan Uji Spearman Rho.Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki aktivitas fisik kurang sebesar 66,7% dengan angka kejadian tidak obesitas sebanyak 83,3%. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas di SDN Jawa 2 Martapura dengan nilai ρ = 0,899 dan nilai korelasi sebesar -0,015. Kesimpulan: tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas di SDN Jawa 2 Martapura. Saran: Disarankan kepada siswa untuk melakukan aktivitas fisik yang cukup dan mengatur pola makan yang sehat unutk mempertahankan berat badan ideal.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL Norfitri, Raihana; Rusdiana, Rusdiana
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v11i1.107

Abstract

Pendahuluan: Anemia selama kehamilan merupakan masalah kesehatan bagi ibu hamil. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil yaitu usia, tingkat pendidikan, tingkat ekonomi, paritas, kunjungan ANC, kepatuhan konsumsi tablet Fe. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian anemia pada ibu hamil. Metode: Jenis penelitian ini adalah kolerasi analitik. Populasi penelitian ini ibu hamil sebanyak 125 dengan sample 100 responden yang terdiri dari 50 ibu hamil tidak anemia dan 50 ibu hamil yg mengalami anemia. Pengambilan sample dengan cara quota sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat, bivariat (uji spearman) dan multivariat dangan menggunakan uji regresi logistik. Hasil : Terdapat hubungan signifikan dengan anemia pada ibu hamil dipuskesmas martaputa 1 yaitu Usia Ibu Hamil (p=0,006 <0,05) dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe (p=0,000 <0,05). Tidak berhubungan signifikan dengan anemia pada ibu hamil dipuskesmas martapura 1 yaitu Tingkat Pendidikan, Tingkat Ekonumi, Paritas, Kunjungan ANC. Kepatuhan konsumsi tablet fe memiliki hubungan yang signifikan atau paling dominan berpengaruh dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas martapura 1 dengan nilai p=0,002 (<0,05)   Kesimpulan : usia dan kepatuhan konsumsi tablet Fe sangat dominan berpengaruh pada anemia ibu hamil. Saran : Meningkatkan pengetahuan responden tentang kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe.
PENGETAHUAN PENCEGAHAN KEPUTIHAN ABNORMAL (FLOUR ALBUS) PADA REMAJA PUTRI Husna, Nurul; Ramie, Agustine; Marwansyah, Marwansyah
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v11i2.127

Abstract

Pendahuluan:  Keputihan merupakan salah satu masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum perempuan. Keputihan atau Flour Albus gejala yang sangat sering dialami oleh sebagian besar perempuan. Gangguan ini merupakan masalah kedua sesudah gangguan haid. Keputihan seringkali tidak ditangani dengan serius oleh para remaja putri. Keputihan bisa jadi indikasi adanya penyakit serius. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengetahuan pencegahan keputihan abnormal (flour albus) pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriftif dengan populasi siswi SMAN 1 Martapura sebanyak 376 orang dengan besar sampel 194 responden, dipilih secara proportional stratified random sampling dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dipresentasikan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup tentang pencegahan keputihan abnormal (Flour Albus) yaitu sebanyak 51%, pengetahuan tentang penggunaan pakaian dalam dengan kategori cukup sebanyak 74.7%, pengetahuan merawat genitalia mayoritas kategori cukup sebanyak 86.1%, pengetahuan penggunaan cairan pembersih genitalia mayoritas cukup sebesar 78.4% dan pengetahuan penggunaan pantyliner mayoritas cukup sebanyak 68%. Kesimpulan: Pengetahuan pencegahan keputihan abnormal (Flour Albus) pada remaja putri kategori cukup. Saran: penyuluhan kesehatan secara berkala terkait kesehatan reproduksi remaja dan spesifik dalam pencegahan terjadinya keputihan yang abnormal melalui kegiatan UKS (usaha kesehatan sekolah).