cover
Contact Name
Rusni Fitri
Contact Email
rusnifitri@umma.ac.id
Phone
+628114443595
Journal Mail Official
jurnalpeternakan@umma.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 62 Maros, 90511, Sulawesi Selatan, Indonesia Telp./Fax (0411) 893 8018
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Peternakan Lokal
ISSN : -     EISSN : 26857588     DOI : https://doi.org/10.46918/peternakan.v3i2
Jurnal Peternakan Lokal merupakan jurnal imliah terbitan Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Universitas Muslim Maros. Jurnal ini menerbitkan hasil penelitian ilmiah dan studi pustaka sebanyak dua kali setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Ruang lingkup jurnal ini meliputi : Produksi Ternak Sosial Ekonomi Peternakan Nutrisi Ternak Teknologi Hasil Ternak.
Articles 108 Documents
Pelaksanaan Peran Penyuluh Terhadap Fungsi Kelompok Oleh Peternak Sapi Potong Di Kabupaten Lima Puluh Kota Shinta Mela Putri; Fuad Madarisa; Basril Basyar
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v8i1.2869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi kelompok peternak, pelaksanaan peran penyuluh dan pengaruh peran penyuluh terhadap fungsi kelompok peternakan di Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menggunakan metode survei. Lokasi ditentukan secara porposive sampling (terdapat penyuluh peternakan, kelompok peternak aktif dan mendapatkan bantuan berupa ternak sapi 10 tahun terakhir). Responden 80 orang peternak dari 15 kelompok peternak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2025. Hasil menunjukkan pelaksanaan fungsi kelompok berada pada kategori tidak baik: kelas belajar (62,5%), wahana kerjasama (73,75%) dan unit produksi (73,75%). Peran penyuluh juga belum optimal: edukator 73,75%, motivator 70%, fasilitator 67,5%, dan innovator 72,5%, seluruhnya dalam kategori tidak baik. Hasil uji t pada pengujian fungsi kelas belajar variabel edukator dan jenis kelamin berpengaruh signifikan (p<0,05). Sedangkan motivator berpengaruh negatif dan signifikan terhadap fungsi kelas belajar. Pada pengujian fungsi wahana kerjasama variabel edukator berpengaruh secara signifikan. Pada pengujian fungsi unit produksi variabel innovator dan jumlah ternak berpengaruh secara signifikan. Hasil uji F menunjukkan bahwa seluruh variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap fungsi kelas belajar, wahana kerjasama, dan unit produksi. Nilai determinasi didapatkan fungsi kelas belajar (30,6%), wahana kerjasama (16,7%) dan unit produksi (16,3%.) secara keseluruhan pelaksanaan peran penyuluh dan fungsi kelompok oleh peternak di Kabupaten Lima Puluh Kota belum berjalan secara optimal.
Analisis Determinan Neraca Perdagangan Daging Sapi di Indonesia Periode 2013-2023 Reza Agung Amijaya; Syarif Imam Hidayat; Nuriah Yulianti
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v8i1.2922

Abstract

The Indonesian beef trade balance consistently faces a deficit, a structural issue driven by the imbalance between high demand and low domestic production. This study analyzes the factors that determine Indonesia's beef trade deficit from 2013 to 2023. The gap between high consumption growth and limited domestic production capacity has created a chronic dependence on imports, a structural problem that requires focused policy intervention. This research uses a quantitative approach with a multiple linear regression model. It examines the influence of beef production, beef consumption, the rupiah exchange rate against the US dollar, and trade policies on the trade balance. Secondary data were analyzed using classical assumption tests, F-tests, t-tests, and the coefficient of determination. The analysis shows that only the beef production variable has a significant and negative impact on the trade balance. Statistically, every 1,000-ton increase in domestic production can improve the trade deficit by 4.811 thousand US dollars. Meanwhile, the variables for consumption, exchange rates, and trade policies were not found to have a statistically significant effect, although the direction of their relationship aligns with economic theory. These findings highlight that the most effective strategy to overcome the beef trade deficit is to strengthen the fundamentals of the domestic production sector.  
Potensi Pelapisan Gelatin Cekar Ayam dengan Ekstrak Daun Kemangi: Peningkatan Kualitas Daging Ayam Fahrullah; Imron Hadi; Bulkaini
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v8i1.2972

Abstract

Daging ayam, yang kaya akan protein hewani, rentan terhadap kerusakan akibat oksidasi, kontaminasi mikroba, dan kehilangan kelembapan. Penggunaan teknologi pengawetan alami, termasuk lapisan edible, telah muncul sebagai solusi yang layak untuk memperpanjang umur simpan tanpa menggunakan bahan kimia. Tujuan studi ini adalah untuk menyelidiki dampak lapisan edible yang terbuat dari gelatin kaki ayam, yang diperkaya dengan ekstrak daun basil, terhadap karakteristik fisiko-kimia daging ayam. Penelitian ini menggunakan desain acak lengkap, mencakup lima perlakuan berbeda dan lima ulangan. Perlakuan terdiri dari konsentrasi ekstrak daun basil (P0: 0,5%; P1: 1%; P2: 3%; P4: 5%; dan P4: 7%). Hasil menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun basil memiliki dampak yang signifikan (P<0,05) terhadap kandungan air dan daya ikat air, sementara pH daging ayam tetap tidak berubah (P>0,05). Warna daging ayam menunjukkan sedikit penggelapan, tetapi hal ini tidak signifikan secara statistik. Penerapan analisis Fourier-transform infrared (FTIR) telah terbukti sebagai metode yang berharga untuk mengidentifikasi perubahan struktural pada lapisan pelindung yang dihasilkan oleh interaksi antara gelatin dan ekstrak daun basil, terutama pada konsentrasi yang lebih tinggi. Studi ini menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun basil dalam lapisan pelindung yang dapat dimakan dapat meningkatkan kualitas penyimpanan daging ayam secara alami dan aman.
Pengaruh Perendaman Ekstrak Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) Terhadap Kualitas Eksterior dan Interior Telur Konsumsi R. Riskayanti; Firdaus Husein; Nur Fitri Ramadhan; Fitri Armianti Arief; Irma; Stefani F. Hayati; Rizki Prasetya
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v8i1.2975

Abstract

Telur ayam merupakan produk peternakan yang mudah rusak sehingga memerlukan metode pengawetan, salah satunya melalui perendaman dengan ekstrak bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) yang mengandung tanin. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi ekstrak (30, 40, 50%) dan lama perendaman (12, 24, 36 jam) dengan dua ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi signifikan (P>0,05) antara konsentrasi dan lama perendaman terhadap sebagian besar parameter kualitas telur. Namun, secara deskriptif ekstrak bawang dayak mampu menekan peningkatan pH albumin dan yolk melalui peran tanin dan fenolik dalam menghambat penguapan CO₂ serta mencegah kontaminasi mikroba. Rataan pH albumin berkisar 7,16–7,42, sedangkan pH yolk menurun pada konsentrasi 30–40% dan relatif stabil selama perendaman. Yolk score meningkat pada konsentrasi 30% dengan nilai 8,56 dibanding kontrol 7,72, menunjukkan perbaikan intensitas warna kuning telur. Secara umum, perendaman dalam ekstrak bawang dayak mampu memperlambat penurunan kualitas eksterior dan interior telur serta berpotensi memperpanjang masa simpan telur konsumsi
Perbandingan Penampilan Reproduksi Sapi Potong Milik Peternak Biasa Dengan Peternak Penerima Hibah Di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu Maisy Mutia Ningsih; Yendraliza; Sadarman
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v8i1.2977

Abstract

Sapi potong merupakan salah satu sumber daya yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Sebagian besar bibit sapi potong yang dikelola oleh peternak di dapatkan dengan cara membeli sendiri dan sebagian lainnya mendapatkan hibah pemerintah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efisiensi reproduksi (calving interval, angka kebuntingan, dan jumlah kelahiran) ternak sapi potong peternak biasa dan peternak hibah di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini telah dilaksanakan pada Bulan November Tahun 2023 dengan total sampel 40 ekor sapi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode purposive sampling. Total sampel peternak terdiri dari 10 orang penerima hibah dan 30 peternak biasa. Peubah yang diukur adalah karakteristik responden, calving interval (CI), jumlah kelahiran, angka kebuntingan dan  efisiensi reproduksi. Data di tampilkan rata. Perbedaan nilai tengah dilakukan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik responden terdiri dari 67,5% berusia produktif dan 32,5% peternak berusia lebih dari 50 tahun, 45% pendidikan peternak adalah tamatan sekolah dasar. 67,5% peternak sudah beternak selama 2 sampai 5 tahun. Efisiensi reproduksi ternak pada peternak penerima hibah (22%) dan peternak rakyat (31,97%) berbeda nyata (p<0.05) dengan angka kebuntingan 87-90% dan calving interval 17,83 - 19,4 bulan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ternak yang dipelihara oleh peternak penerima hibah memiliki efisiensi yang lebih baik dari ternak yang dipelihara oleh peternakan biasa
Perubahan Histologi Ginjal, Hati, dan Profil Protein Serum Broiler setelah Pemberian Imbuhan Pakan Serbuk Maggot Herawati; Hilma Zulia Faiza; Yohana Angelya Sihombing; Krestel Joy V. Isla; Fajar Shodiq Permata
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v8i1.3069

Abstract

Maggot Black Soldier Fly (BSF) merupakan sumber protein alternatif yang berpotensi digunakan sebagai bahan tambahan pakan (feed additive) pada ayam broiler. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian tepung maggot terhadap perubahan histologi ginjal dan hati serta profil protein serum ayam broiler. Sebanyak 100 ekor DOC dibagi ke dalam lima kelompok, yaitu kontrol tanpa maggot dan perlakuan dengan tepung maggot 5%, 10%, 15%, dan 20%. Sampel organ dan serum dikumpulkan pada akhir fase starter dan finisher. Preparat ginjal dan hati dibuat menggunakan pewarnaan Hematoksilin-Eosin untuk mengukur diameter glomerulus dan lebar sinusoid, sedangkan analisis protein serum dilakukan menggunakan SDS-PAGE. Hasil menunjukkan bahwa suplementasi tepung maggot menyebabkan peningkatan ukuran glomerulus ginjal dan pelebaran sinusoid hati dibandingkan kontrol, dengan perubahan terbesar pada level 20%. Analisis SDS-PAGE juga menunjukkan peningkatan jumlah pita protein serum pada kelompok perlakuan, terutama pada level 5% dan 20%, yang menandakan perubahan komposisi protein plasma. Berdasarkan keseluruhan temuan, tepung maggot dapat digunakan sebagai tambahan pakan karena mampu memengaruhi respons fisiologis broiler melalui peningkatan aktivitas metabolik tanpa menunjukkan indikasi kerusakan organ yang berat. Namun, diperlukan kajian lanjutan untuk menentukan batas level pemberian yang paling aman dan optimal dalam jangka panjang.
Adaptasi, Produktivitas, dan Risiko Invasif Hymenachne amplexicaulis (Rumput Kumpei): Tinjauan Sistematis pada Lahan Rawa Tropis Suboptimal Desima Natalia Harianja; Irma; Ana Fitria; Trisusanti; M. Dzikri Hudiatma; Ryzal Satria Aditama; Fikya Juanda
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v8i1.3095

Abstract

Hymenachne amplexicaulis (rumput kumpai) merupakan hijauan tropis dengan potensi besar sebagai sumber pakan berkelanjutan di lahan rawa. Tinjauan ini secara sistematis menganalisis adaptasi morfologis dan fisiologisnya terhadap genangan, hipoksia, tanah masam, dan toksisitas aluminium, serta responsnya terhadap intervensi biologis seperti Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dan pupuk organik. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa tanaman ini mampu membentuk aerenkima, menjaga keseimbangan rasio K⁺/Na⁺, serta menekan stres oksidatif sehingga tetap mampu tumbuh pada lahan suboptimal. Integrasi FMA dan pupuk organik terbukti meningkatkan biomassa, kandungan protein kasar, serta kecernaan hijauan. Potensi pemanfaatan lainnya, termasuk suplementasi dalam ransum ternak dan kontribusi terhadap mitigasi emisi gas rumah kaca, semakin menegaskan nilai strategisnya. Meski demikian, pengelolaan yang ketat tetap diperlukan untuk mencegah sifat invasifnya, disertai seleksi genotipe unggul dan penelitian lanjutan mengenai mekanisme toleransi cekaman pada tingkat molekuler. Dengan pendekatan integratif yang mencakup aspek agronomi, ekologi, dan bioteknologi, Hymenachne amplexicaulis berpotensi menjadi komponen kunci dalam sistem pakan tropis berkelanjutan.
Pengaruh Demografi Terhadap Minat Peternak Mengikuti Program Asuransi Ternak Sapi dan Kerbau Di Kabupaten Polewali Mandar Irma Susanti S.; Taufik DK; Suhartina; Adli PE; Gufran; Jusnita; Amrullah; Dahniar
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v8i1.3119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor demografi terhadap motivasi peternak dalam mengikuti Program Asuransi Usaha Ternak Sapi dan Kerbau (AUTS) di Kabupaten Polewali Mandar. Program AUTS merupakan instrumen mitigasi risiko yang dirancang untuk melindungi peternak dari kerugian akibat kematian atau kehilangan ternak, namun tingkat partisipasi peternak masih relatif rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur kepada peternak sapi dan kerbau. Variabel demografi yang dianalisis meliputi tingkat pendidikan, umur, dan kepemilikan ternak, sedangkan variabel terikat adalah motivasi peternak mengikuti AUTS. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda, didukung dengan uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, variabel pendidikan, umur, dan kepemilikan ternak berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi peternak mengikuti AUTS. Tingkat pendidikan merupakan faktor yang paling dominan dalam memengaruhi motivasi peternak, diikuti oleh umur dan kepemilikan ternak. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 83,7% menunjukkan bahwa sebagian besar variasi motivasi peternak dapat dijelaskan oleh ketiga variabel demografi tersebut. Faktor demografi memiliki peran penting dalam menentukan partisipasi peternak pada program asuransi ternak. Oleh karena itu, strategi sosialisasi dan implementasi Program AUTS perlu disesuaikan dengan karakteristik demografi peternak agar lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.

Page 11 of 11 | Total Record : 108