cover
Contact Name
Rusni Fitri
Contact Email
rusnifitri@umma.ac.id
Phone
+628114443595
Journal Mail Official
jurnalpeternakan@umma.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 62 Maros, 90511, Sulawesi Selatan, Indonesia Telp./Fax (0411) 893 8018
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Peternakan Lokal
ISSN : -     EISSN : 26857588     DOI : https://doi.org/10.46918/peternakan.v3i2
Jurnal Peternakan Lokal merupakan jurnal imliah terbitan Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Universitas Muslim Maros. Jurnal ini menerbitkan hasil penelitian ilmiah dan studi pustaka sebanyak dua kali setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Ruang lingkup jurnal ini meliputi : Produksi Ternak Sosial Ekonomi Peternakan Nutrisi Ternak Teknologi Hasil Ternak.
Articles 98 Documents
Kandungan Protein dan Serat Kasar Pakan Ayam Broiler (Gallus Domesticus) yang Diberi Tepung Daun Murbei (Morus Alba) dengan Level Berbeda Irmayani, Irmayani; Lestari, Sofya Anda; Novieta, Intan Dwi
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v6i2.2273

Abstract

One of the things that is very important in the growth of broiler chickens is quality feed or appropriate feed that is rich in nutrients. This research aims to determine the protein and crude fiber content of broiler chicken (Gallus domesticus) feed given mulberry leaf flour (Morus alba) with different levels. This research used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments P0 (as Control), P1, P2 and P3. Each treatment was repeated 3 times so that there were 12 units, the levels of feed were as follows. P0: Without treatment 0%. P1: Mulberry leaf meal 1% of the total feed. P2: Mulberry leaf flour 3% of the feed amount. P3: Mulberry leaf flour 5% of the feed amount. Based on the results of research that has been carried out, it can be concluded that the addition of mulberry leaf flour (Morus alba) to crude protein in broiler chicken rations has a significant effect, while crude fiber has no significant effect. The best treatment for crude protein and crude fiber content is as follows. The best treatment for crude protein content was treatment P1 (28.2%) with the addition of 1% mulberry leaf flour. The lowest treatment for crude fiber content was in treatment P1 (6.40%) with the addition of 1% mulberry leaf flour.
Inokulasi Aspergillus Niger, Trichoderma Viride, dan Saccharomyces Cerevisiae pada Manure Layer dalam Produksi Protein Sel Tunggal untuk Pakan Ternak Ramaiyulis, Ramaiyulis; Fajar, Muhammad; Salvia, Salvia
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v6i2.2309

Abstract

Protein sel tunggal merupakan salah satu bahan sumber protein yang berasal dari mikroba dan dapat digunakan untuk menggantikan bahan pakan protein yang mahal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inokulasi Aspergillus niger, Trichoderma viride, dan Saccharomyces cerevisiae pada manure layer dalam produksi protein sel tunggal untuk pakan ternak. Metode penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuandan 4 ulangan. Perlakuan A (Trichoderma viride + Saccharomyces cerevisiae), B (Aspergillus niger + Saccharomyces cerevisiae), C ( Trichoderma viride + Aspergillus niger + Saccharomyces cerevisiae ), D (Aspergillus niger + Trichoderma viride + Saccharomyces cerevisiae). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah kandungan bahan kering, kandungan protein kasar, dan produksi protein sel tunggal. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase kandungan bahan kering berkisar 44,43% - 61,77%. Persentase kandungan protein kasar berkisar 17,33 – 21,68%. Produksi protein sel tunggal berkisar 754 (mg/ml) – 1.608 (mg/ml). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan inokulasi Aspergillus niger, Trichoderma viride, dan Saccharomyces cerevisiae pada manure layer berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan bahan kering, kandungan protein kasar, dan produksi protein sel tunggal.
Efek Lama Fermentasi Air Nira dan Interval Hari Pemberian Sebagai Antibakteri, Kecernaan Protein Kasar dan Toksisitas terhadap Broiler Mutiara, Septin; Ramaiyulis, Ramaiyulis; Salvia, Salvia
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v6i2.2312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fermentasi air nira terhadap kemampuan daya hambat bakteri Escherichia coli pada broiler. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah perlakuan lama fermentasi (4 perlakuan) dan faktor kedua adalah interval hari pemberian (3 perlakuan). Setiap perlakuan memiliki 3 ulangan, dimana setiap ulangan terdiri dari 5 ekor. Empat perlakuan faktor A tersebut adalah: A1 (fermentasi air nira selama 1 hari), A2 (fermentasi air nira selama 3 hari ), A3 (fermentasi air nira selama 5 hari )dan 3 perlakuan faktor B tersebut adalah: B0 (pemberian setiap hari), B1 (pemberian selang 2 hari), B2 (pemberian selang 3 hari). Parameter yang diukur adalah kemampuan daya hambat bakteri E-coli, dampak toksisitas dari pemberian fermentasi air nira terhadap broiler dan kecernaan protein kasar broiler. Hasil yang diperoleh dari penambahan fermentasi air nira dengan interval hari pemberian memiliki daya hambat sedang terhadap bakteri eschericia coli dan tidak memiliki dampak toksik terhadap broiler serta berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kecernaan broiler.
Peran Pemuda dalam Usaha Ternak Kuda di Desa Barana Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto Karman, Karman; Mirnawati; Muh. Amin; Risal, Muhammad; Nur Rahmi
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v7i1.2376

Abstract

Kuda adalah salah satu sub sektor peternakan yang memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat. Dalam pandangan generasi muda, sektor peternakan masih menjadi pekerjaan yang kurang diminati, salah satunya dari faktor lingkungan yang masih dianggap sebagai kegiatan yang tidak bergengsi misalnya peternak kuda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pemuda dalam usaha ternak kuda di Desa Barana Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto. Peran pemuda dalam sektor peternakan ini pada akhirnya akan mempengaruhi motivasi generasi muda dalam melakukan kegiatan peternakan yang merupakan kegiatan yang akan terus-menerus berlanjut keberadaannya. Hasil penelitian Peran Pemuda Dalam Usaha Ternak Kuda di Desa Barana Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto yakni peran pemuda dalam pembuatan kandang skor nilai (352), pengadaan pakan (354) dan pemeliharaan (376) di simpulkan bahwa cukup berperan.  Peran pemuda bagian pemasaran yakni memiliki skor nilai (316) yaitu tidak berperan.
Manajemen Pemeliharaan Sapi Lokal dengan Sistem Produksi Berbeda di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara Sulfiar, Ahmat Endang Two; Maranditya, Berliananda; Alzahra , Hurriya
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v7i1.2443

Abstract

Kabupaten Muna merupakan daerah pengembangan ternak sapi dengan sistem peternakan ekstensif, semi intensif dan intensif dan tentunya sistem produksi berbeda tersebut memiliki manajemen pemeliharaan yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manajemen pemeliharaan dengan sistem produksi ekstensif, semi intensif dan intensif di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Penelitian dilakukan dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yaitu melakukan pendekatan dengan melibatkan individu atau anggota keluarga untuk menganalisis realitas kehidupan mereka. Data dari responden dengan sistem peternakan produksi yang berbeda sebanyak 105 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data yang diperoleh berupa profil peternak, manajemen bibit, manajemen pakan dan manajemen kesehatan ternak dan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa profil peternak dengan sistem pemeliharaan berbeda menunjukan usia produktif dengan pengalaman beternak lebih dari 5 tahun. Sumber bibit ternak yang diperoleh peternak dengan sistem peternakan ekstensif dari warisan 89,47% berbeda dengan sistem peternakan semi intensif dan intensif yang sumbernya diperoleh dengan cara membeli bibit berdasarkan ukuran tubuh ternak dengan persentasi 85,37%-93,33%. Selain itu, pakan yang digunakan peternak dengan sistem pemeliharaan berbeda mayoritas masih menggunakan rumput lapangan. Manajemen kesehatan ternak pada peternak semi intensif dan semi intensif didominasi oleh penyakit kulit dan mata, sedangkan pada peternakan ekstensif ternak lumpuh hingga mati mendadak. Hal ini didukung dengan perawatan kesehatan dan pengobatan mandiri pada sistem pemeliharaan yang berbeda. Dapat disimpulkan bahwa peternak dengan sistem pemeliharaan yang berbeda di Kabupaten Muna menerapkan manajemen pemeliharaan tradisional yang berorientasi secara mandiri.
Preferensi Peternak Dalam Membudidayakan Sapi Lokal Madura di Desa Tampojung Guwa Devi Indah Selvianah; Sri Ratna Triyasari; Andrie Kisroh Sunyigono; Elys Fauziyah
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v7i1.2609

Abstract

Peternakan sapi lokal Madura memiliki peran penting yang tidak hanya dalam meningkatkan produksi daging sapi, tetapi juga dalam upaya melestarikan sapi lokal Madura sebagai salah satu sumber daya genetik hayati sapi lokal di Indonesia. Namun, terdapat permasalahan terkait crossing (praktik persilangan) tidak terkontrol pada sapi Madura.. Namun tingginya minat peternak dalam praktik persilangan dengan sapi impor dapat menyebabkan kepunahan dari sapi Madura. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik dan preferensi peternak dalam membudidayakan sapi lokal Madura di Desa Tampojung Guwa. 45 responden dipilih secara purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan pengolahan data rating scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak Desa Tampojung Guwa memiliki usia rata-rata produktif dengan tingkat pendidikan SD-SMP, dengan jumlah tanggungan keluarga kecil serta memiliki pengalaman beternak sapi Madura yang lama dan pendapatan di bawah UMK Pamekasan. Faktor preferensi kebudayaan menjadi variabel yang paling berpengaruh terhadap keputusan pemeliharaan sapi lokal Madura, diikuti dengan faktor preferensi psikologis, faktor preferensi marketing mix, dan faktor preferensi sosial.  Nilai budaya tetap menjadi faktor utama dalam pemeliharaan sapi Madura, sehingga perlu dukungan pemerintah untuk memprioritaskan event festival budaya sapi, baik sonok atau karapan sehingga dapat mempertahankan nilai-nilai budaya peternak untuk mendukung keberlanjutannya serta mencegah kepunahan akibat persilangan dengan sapi impor.
Impelementasi Biosekuriti dan Higiene Rumah Pemotongan Unggas Skala Kecil di Kota Kendari Sasmita, Farra; Umrawati Latif , Wa Ode; Inal; Tao, Haerudin; Hajar; La Ode Prianata, Yogi
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v7i1.2610

Abstract

Penelitian ini penting karena standar Nomor Kontrol Veteriner (NKV) yang ada saat ini terlalu tinggi dan tidak sesuai untuk Rumah Pemotongan Unggas Skala Kecil (RPU-SK), yang sering memiliki keterbatasan sarana dan prasarana. Tanpa penyesuaian standar yang relevan, praktik biosekuriti dan higiene di RPU-SK akan kurang memadai, yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan masyarakat melalui daging unggas yang kurang aman. Untuk mengidentifikasi dan mengatasi hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memastikan jaminan keamanan pangan yang lebih baik dan mendukung keberlanjutan industri pemotongan unggas lokal. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan checklist biosekuriti dan higiene yang disesuaikan khusus untuk RPU-SK berdasarkan penilaian kesenjangan antara standar NKV dan kondisi nyata di lapangan. Checklist ini diharapkan dapat diterapkan secara efektif di RPU-SK untuk meningkatkan kepatuhan terhadap praktik biosekuriti dan higiene, memastikan daging unggas yang aman dan sehat, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dan teknisi di sektor ini. Metode penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan pengamatan langsung dan wawancara di RPU-SK di Kota Kendari. Checklist biosekuriti dan higiene yang ada akan dinilai dan disesuaikan berdasarkan standar NKV untuk menciptakan versi yang lebih relevan dan praktis. Evaluasi akan mencakup identifikasi kesenjangan antara standar dan praktik saat ini, diikuti dengan penerapan checklist yang baru dikembangkan pada RPU-SK. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar RPU-SK di Kota Kendari memiliki masalah biosekuriti dan higiene, seperti ketiadaan fasilitas pencucian tangan, pendinginan karkas, dan pengelolaan limbah yang buruk. Hal ini meningkatkan risiko kontaminasi mikroba pada produk unggas dan pencemaran lingkungan. Untuk memperbaiki kondisi ini, diperlukan regulasi ketat, peningkatan infrastruktur, pelatihan pekerja, dan pengelolaan limbah yang lebih baik.
Analisis Pendapatan Usaha Peternakan Ayam Broiler di Desa Abbanuangnge Kecamatan Maniangpajo Kabupaten Wajo Irmayani, Irmayani; Semaun, Rahmawati; Asyasti, Andi Fikrihaekal
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v7i1.2623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan kelayakan usaha peternakan ayam broiler di Desa Abbanuangnge, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo. Permasalahan utama dalam usaha ini adalah tingginya biaya produksi, terutama untuk kandang, pakan, dan bibit ayam (DOC), yang dapat menyebabkan peternak beralih ke usaha lain. Penelitian kualitatif ini melibatkan seluruh populasi peternak ayam broiler di desa tersebut, yaitu 5 peternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi selama 3 periode adalah Rp. 7.542.608.201, dengan rata-rata biaya produksi setiap responden sebesar Rp. 1.508.521.640, sementara penerimaan mencapai Rp.8.473.682.345, dengan rata-rata penerimaan setiap responden sebesar Rp.1.694.736.469, sehingga pendapatan yang diperoleh responden selama tiga peride adalah Rp. 931.174.188, dengan rata-rata pendapatan setiap responden sebesar Rp. 186.234.838.  Analisis Break Event Point (BEP) dan R/C ratio menunjukkan bahwa usaha peternakan ayam broiler di Desa Abbanuangnge menguntungkan, efisien, dan layak untuk dikembangkan. Hasil penelitian ini memberikan informasi bagi peternak dan pihak terkait dalam upaya meningkatkan efisiensi dan berkelanjutan usaha peternakan ayam broiler.  Dengan memahami aspek biaya, produksi, penerimaan, dan pendapatan, peternak dapat merancang strategi yang lebih efektif untuk mengoptimalkan sumber daya dan meningkatkan profitabilitas.  Selain itu, hasil penelitian ini juga menjadi acuan bagi pemerintah dan lembaga terkait dalam merumuskan kebijakan yang mendukung perkembangan sektor peternakan ayam broiler, seperti penyediaan subsidi pakan, akses permodalan, serta pendampungan teknis bagi peternak.  Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan usaha peternakan yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Page 10 of 10 | Total Record : 98