cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 69 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 6 (2025)" : 69 Documents clear
Upaya Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Berbantuan Teka-Teki Silang di Kelas XI Fuziah, Hafifah Qismatul; D, Rahmawati
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.627

Abstract

Pembelajaran biologi di kelas XI F2 SMA N 1 Kecamatan Payakumbuh menunjukan rendahnya kemampuan kolaborasi peserta didik, yang ditandai dengan kecenderungan belajar secara individu dan kurangnya keterlibatan aktif dalam diskusi serta kerja kelompok. Meskipun berbagai model pembelajaran telah diterapkan, penerapan model kooperatif secara spesifik dan terstruktur belum optimal, sehingga interaksi sosial dan kerja sama antar peserta didik masih terbatas. Untuk mengatasi permasalahan ini maka dilakukan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang dikombinasikan dengan media Teka-Teki Silang (TTS) dengan harapan mampu meningkatkan partisipasi, komunikasi, serta kerja sama peserta didik secara menyenangkan dan interaktif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 34 peserta didik kelas XI F2 terdiri dari 8 laki-laki dan 26 perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi kemampuan kolaborasi peserta didik. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk melihat peningkatakan kemampuan kolaborasi. Indikator keberhasilan yang digunakan dilihat dari persentase keterampilan kolaborasi dari tiap aspek (menyesuaikan diri, fleksibilitas dan kompomi, tanggung jawab, keaktifan dan komunikasi), yaitu lebih dari 60% sehingga berada pada level kriteria kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe TGT mampu meningkatkan kemampuan kolaborasi peserta didik secara signifikan. Pada siklus pertama, kemampuan kolaborasi peserta didik masih rendah yaitu 58%. Setelah perbaikan pada siklus kedua, kemampuan kolaborasi peserta didik meningkat secara signifikan mencapai 88% peserta didik dengan prediket kolaboratif dan sangat kolaboratif. Oleh karena itu, dapat disimpulkan penggunaan model kooperatif tipe TGT berbantuan TTS direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi pada mata pelajaran Biologi.
Efektivitas Peran Orang Tua Terhadap Peningkatan Menghafal Surah Surah Pendek Pada Peserta Didik di TK Tunas Harapan 3 Fatikasari, Aulia; Yusuf, Iskandar
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.619

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh keterlibatan orang tua dalam mendukung peningkatan kemampuan anak dalam menghafal surah-surah pendek di TK Tunas Harapan 3. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik analisis regresi linear sederhana, data diperoleh melalui penyebaran angket kepada orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua memiliki dampak yang signifikan dan positif terhadap peningkatan hafalan anak. Nilai signifikansi sebesar 0,003 (lebih kecil dari 0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang nyata antara keterlibatan orang tua dan hasil hafalan anak. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,501 mengindikasikan bahwa 50,1% peningkatan kemampuan menghafal anak dipengaruhi oleh peran orang tua, sementara sisanya ditentukan oleh faktor lain. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = -3,313 + 1,063X, yang berarti setiap peningkatan keterlibatan orang tua akan meningkatkan kemampuan hafalan anak sebesar 1,063 poin. Temuan ini menegaskan bahwa keterlibatan aktif orang tua merupakan elemen penting dalam membangun fondasi belajar Al-Qur’an sejak usia dini.
Pengembangan Game RPG Edukasi Pada Materi Narative Text Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas VIII SMP/MTs Fikri, Aufa Deza; Anugrah, Septriyan; Hendri, Nofri; Yusri, Meldi Ade Kurnia
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.644

Abstract

Pengembangan game edukasi ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris, yang salah satunya disebabkan oleh kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Pembelajaran yang masih didominasi oleh penggunaan media konvensional sering kali memakan banyak waktu, sehingga menghambat pencapaian tujuan pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Inggris. Oleh karena itu, diperlukan solusi berupa media pembelajaran berbasis teknologi yang mampu meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa secara lebih efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahap, yaitu analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Uji validitas pada penelitian melibatkan dua validator media dan satu validator materi. Validator media merupakan Dosen dari Departemen Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang. Sedang validator materi merupakan guru mata pelajaran Bahasa Inggris MTsN 6 Tanah Datar. Uji praktikalitas produk melibatkan 20 siswa kelas VIII MTsN 6 Tanah Datar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor validasi oleh ahli materi adalah 4,16 dengan kategori “Sangat Valid”. Validasi oleh ahli media 1 memperoleh skor rata-rata 4,75 dengan kategori “Sangat Valid”, dan ahli media 2 memberikan nilai rata-rata sebesar 4,41 yang termasuk kategori “Sangat Valid”. Selanjutnya, uji praktikalitas yang dilakukan kepada 20 siswa menghasilkan nilai rata-rata sebesar 4,44 yang masuk kategori “Sangat Praktis”. Terakhir, dilakukan uji efektivitas dengan diperoleh rata-rata N-Gain score sebesar 57,11% yang termasuk ke dalam kategori ”Cukup Efektif”. Berdasarkan hasil tersebut, game RPG edukasi pada materi Narative Text mata pelajaran bahasa inggris kelas VIII SMP/MTs dinyatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Penggunaan Media E-Komik Edukatif Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V di SDN 05 Muara Kandis Cahayani, Regita; Yusri, Meldi Ade Kurnia; Anugrah, Septriyan; Kurnia, Reni
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.633

Abstract

Latar belakang penelitian ini berakar pada rendahnya hasil belajar siswa, yang disebabkan minimnya variasi dalam media pembelajaran. Dalam praktiknya, guru cenderung mengandalkan buku paket sebagai sumber utama pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuam untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan media e-komik edukatif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SDN 05 Muara Kandis. Penlitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment, menggunakan desain posttest only control group.  Sampel penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas V di SDN 05 Muara Kandis, yang berjumlah 34 siswa. Sampel tersebut terbagi menjadi dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran berupa e-komik, dan kelas kontrol yang menggunakan media yang disediakan pendidik, masing-masing terdiri dari 17 siswa. Data penelitian diperoleh melalui tes hasil belajar yang terdiri dari 20 soal pilihan ganda. Analisis data dilakukan dengan menggunakan t-test untuk membandingkan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media e-komik edukatif dalam pembelajaran IPAS memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan oleh hasil uji-t yang menunjukkan bahwa nilai t-hitng 2,463 lebih besar dari t-tabel 2,036, yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak. Kesimpulannya, penggunaan media e-komik edukatif memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi konseptual dan proses, serta membantu siswa mencapai hasil belajar yang lebih baik.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD dalam Pembelajaran IPAS Febriana, Melinda; Putriani, Ida; Widiastuti, Sripit
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.641

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sejauh mana pendekatan pembelajaran berbasis pemecahan masalah efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada mata pelajaran IPAS. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa serta dominasi metode pembelajaran konvensional yang kurang menstimulasi kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi-eksperimen jenis Nonequivalent Control Group Design. Responden terdiri dari dua kelas IV di SDN Kesamben 07 Kabupaten Blitar, di mana kelas IVA berperan sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVB sebagai kelompok kontrol, masing-masing beranggotakan 25 peserta didik. Tes uraian berpikir kritis diberikan sebelum dan setelah perlakuan sebagai alat ukur. Data dianalisis melalui uji statistik t-test dan penghitungan N-Gain. Hasil akhir menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara hasil posttest kelompok eksperimen dan kontrol, yakni 84,60 dan 73,00 secara berturut-turut. Perhitungan N-Gain menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar sebesar 55,01% pada kelompok eksperimen dan 30,95% pada kelompok kontrol, menandakan bahwa model pembelajaran Problem Solving cukup unggul dibandingkan metode tradisional. Temuan tersebut memperkuat bahwa strategi Problem Solving secara nyata mendorong keterlibatan siswa, memperdalam pemahaman materi, serta mengasah kemampuan berpikir kritis mereka dalam pelajaran IPAS di tingkat SD.
Pengaruh Kualitas Imam Masjid Terhadap Kualitas Ibadah Jamaah di Masjid Al Hijrah Sumber Rejo 1 Balikpapan Althofah, Muhammad Ariiq; Yusuf, Iskandar
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas imam masjid terhadap kualitas ibadah jamaah di Masjid Al Hijrah Sumber Rejo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas imam masjid berpengaruh positif terhadap kualitas ibadah jamaah, dengan kontribusi sebesar 27,9%. Artinya, semakin tinggi kualitas imam masjid maka semakin tinggi pula tingkat kualitas ibadah jamaah. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa ada pengaruh kualitas imam masjid terhadap kualitas ibadah jamaah. Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas imam masjid memainkan peran penting dalam membentuk kualitas ibadah jamaah.
Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Pemecahan Masalah Soal Cerita pada Materi Pecahan Kelas VI SD Putri, Qorina Cantika; Pratiwi, Rahmi; Rahmi, Ulfia; Masnur, Alkadri
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berbasis pemecahan masalah sebagai solusi untuk mengatasi rendahnya pemahaman siswa kelas VI SD dalam menyelesaikan soal cerita pada materi pecahan. Permasalahan ini ditandai oleh banyaknya siswa yang memperoleh nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), disebabkan oleh kesulitan dalam memahami konteks soal cerita, mengonversinya ke bentuk matematis, serta menerapkan konsep operasi pecahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (RD) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Produk dikembangkan menggunakan aplikasi Canva dan CapCut, kemudian divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Uji kepraktisan dan efektivitas dilakukan kepada 14 siswa kelas VI di SDN 28 Rambatan. Hasil validasi menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan masuk dalam kategori sangat valid, dengan skor rata-rata 4,63 dari ahli media dan 4,83 dari ahli materi. Kepraktisan media dinilai sangat baik dengan skor rata-rata 4,89 dari siswa, sedangkan uji efektivitas menunjukkan nilai gain score sebesar 0,78 yang termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran berbasis pemecahan masalah ini memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, serta layak digunakan sebagai media bantu pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam materi pecahan melalui soal cerita. Penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam pemanfaatan teknologi pendidikan di tingkat sekolah dasar.
Manajemen Kurikulum PAK Berbasis Outcome-Based Education (OBE) dalam Menjawab Tantangan Pendidikan Kristen di Era Algoritma Telaumbanua, Isa Umbu Riani; Ello, Daniel; Alli, Dominggus
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.651

Abstract

Perkembangan teknologi digital berbasis algoritma telah mengubah pola belajar peserta didik, penyebaran informasi, serta interaksi sosial secara mendasar. Hal ini menimbulkan tantangan besar bagi Pendidikan Agama Kristen (PAK), seperti dominasi pembelajaran instan dan visual, banjir informasi yang tidak tersaring, serta lemahnya kompetensi digital guru. Artikel ini bertujuan menganalisis manajemen kurikulum PAK berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai strategi adaptif untuk menjawab tantangan era algoritma. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan analisis deskriptif terhadap teori OBE, dinamika era algoritma, dan implikasinya terhadap desain kurikulum PAK. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan OBE dalam PAK mampu membentuk capaian pembelajaran yang terukur, menumbuhkan etika digital yang Kristiani, dan memperkuat peran guru sebagai fasilitator pembelajaran yang reflektif dan kontekstual. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi sistematik antara pendekatan OBE dengan kebutuhan khusus PAK dalam menghadapi budaya algoritmik, yang masih minim dalam kajian akademik sebelumnya. Artikel ini juga menawarkan model kurikulum konkret berbasis capaian yang relevan secara teologis dan digital, termasuk strategi pembelajaran aktif, evaluasi portofolio, serta literasi digital yang beretika. Dengan demikian, manajemen kurikulum PAK berbasis OBE menjadi pendekatan strategis yang bukan hanya transformatif, tetapi juga kontekstual terhadap zaman.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Informatika Kelas VII di SMPN 10 Payakumbuh Alza, Afif; Anugrah, Septriyan; Yusri, Meldi Ade Kurnia; Masnur, Alkadri
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.662

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dapat memberikan pengaruh terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Informatika kelas VII di SMPN 10 Payakumbuh. Berdasarkan pengamatan di SMPN 10 Payakumbuh, ditemukan permasalahan seperti rendahnya keaktifan siswa dalam pembelajaran, menurunnya motivasi dan semangat belajar siswa, minimnya pemanfaatan media dalam pembelajaran Informatika, serta tidak tercapainya Kriteria Ketuntasan Tingkat Pencapaian (KKTP). Hal ini menuntut guru memilih model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi. Mata pelajaran Informatika lebih bersifat monoton berpotensi menghambat efektivitas pembelajaran. Oleh karena itu, dibutuhkan model pembelajaran yang dapat mengajak siswa berperan secara aktif, bekerja sama, meningkatkan motivasi dan semangat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 10 Payakumbuh yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu VII.2 sebagai kelas eksperimen dan VII.1 sebagai kelas kontrol, dengan jumlah masing-masing 29 siswa. Instrumen penelitian berupa tes objektif sebanyak 25 soal yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui uji normalitas dan homogenitas, dilanjutkan dengan uji-t. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan model Team Games Tournament (TGT) adalah 71,310 lebih tinggi dari yang menerapkan pembelajaran konvensional yaitu 63, 034. Sedangkan dari perhitungan t-test diperoleh thitung ttabel, yaitu 2, 723 2,000 pada taraf signifikan α 0,05. Hal ini menegaskan bahwa penerapan model Team Games Tournament (TGT) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMPN 10 Payakumbuh.
Membangun Literasi Pernikahan Islami di Sekolah Menengah: Evaluasi Materi PAI dan Budi Pekerti Kelas XII Zaidun, Muchammad; Ruwandi, Ruwandi
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.668

Abstract

Pernikahan dalam ajaran Islam dipandang sebagai institusi sakral yang memiliki tujuan membangun keluarga harmonis berlandaskan nilai sakinah, mawaddah, dan rahmah. Literasi pernikahan Islami bagi remaja sekolah menengah menjadi penting, terutama dalam menghadapi tantangan moral dan sosial generasi muda. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi materi “Indahnya Membangun Mahligai Rumah Tangga” yang terdapat dalam buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas XII, dengan fokus pada kesesuaian isi terhadap prinsip fiqh munakahat serta relevansinya dalam membangun literasi pernikahan Islami. Penelitian menggunakan pendekatan kajian kepustakaan dengan metode analisis isi, melalui tahapan identifikasi, kategorisasi, perbandingan dengan literatur fiqh, dan interpretasi pedagogis. Hasil analisis menunjukkan bahwa materi dalam buku ajar telah menyajikan pokok-pokok pernikahan Islami, seperti pengertian, hukum, hikmah, dan tanggung jawab keluarga. Namun, terdapat kekurangan dalam hal kedalaman dan keluasan, khususnya mengenai masa iddah, poligami, dan perwalian. Tujuan pembelajaran juga belum dinyatakan secara eksplisit, ilustrasi visual masih terbatas, dan evaluasi pembelajaran cenderung berorientasi pada aspek kognitif. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara materi kurikulum dan prinsip fiqh munakahat yang lebih komprehensif. Penelitian menyimpulkan bahwa literasi pernikahan Islami melalui buku ajar dapat diperkuat dengan penyempurnaan konten, pengayaan media pembelajaran, dan integrasi dengan hukum positif. Guru berperan penting dalam memperkaya proses pembelajaran melalui pendekatan kontekstual yang mampu menghubungkan ajaran agama dengan realitas sosial. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kurikulum pendidikan Islam sekaligus membuka ruang bagi kajian lebih lanjut terkait literasi keagamaan di sekolah menengah.