cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Simpang Unimed, Jl. Williem Iskandar No.22/k, Medan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Education Achievement: Journal of Science and Research
Published by Pusdikra Publishing
ISSN : -     EISSN : 27742784     DOI : https://doi.org/10.51178/jsr.v2i1
Core Subject : Education,
Education Achievement: Journal of Science and Research terbit 3 kali dalam setahun, yaitu bulan Oktober, Februari dan Juni, Education Achievement: Journal of Science and Research merupakan jurnal pada bidang yang berkaitan dengan Pendidikan, yang meliputi studi tekstual dan lapangan dengan berbagai perspektif, Manajemen Pendidikan, Kebijakan Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran serta hasil-hasil penelitian kontemporer dalam bidang Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Volume 6 Issue 3 November 2025 | IN PRESS" : 12 Documents clear
Tantangan Implementasi Kurikulum PAI dalam Penguatan Karakter Ar’rasyid, M. Raihan; Azizah, Hilwa; Nurshabila, Nabiihah; Inamasula, Alimah; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.2942

Abstract

Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peranan penting dalam membentuk kepribadian peserta didik sesuai dengan nilai ajaran Islam sekaligus prinsip moral bangsa. Akan tetapi, pelaksanaan kurikulum PAI dalam konteks penguatan karakter masih menghadapi berbagai hambatan. Dari aspek internal, keterbatasan kompetensi pedagogik dan profesional guru, metode pembelajaran yang cenderung monoton, serta kurangnya pemanfaatan media dan inovasi pendidikan sering menjadi penghalang. Sementara itu, faktor eksternal seperti arus globalisasi, perkembangan teknologi digital, lingkungan sosial yang kurang mendukung, dan lemahnya peran keluarga turut memperumit proses pembinaan karakter. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis berupa peningkatan kapasitas guru, penyusunan kurikulum yang adaptif, penggunaan teknologi secara bijak, serta sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Dengan dukungan seluruh pihak, implementasi kurikulum PAI diharapkan mampu menghasilkan generasi berakhlak, beriman, dan berkarakter kuat dalam menghadapi tantangan kehidupan modern.
Peningkatan Kewirausahaan Pengrajin Kerawang Gayo Melalui Pelatihan Online di Kab. Aceh tengah M.Saleh. R, Inayah; Isnaini, Farida
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.2943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan daring terhadap peningkatan kewirausahaan pengrajin kerawang Gayo di Kabupaten Aceh Tengah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya kapasitas kewirausahaan dan keterbatasan akses pengrajin terhadap pelatihan konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) yang melibatkan 30 pengrajin aktif di Kecamatan Bebesen. Pelatihan dilaksanakan selama empat minggu menggunakan platform digital seperti Google Meet dan WhatsApp Group, dengan materi yang mencakup inovasi produk, strategi pemasaran digital, dan manajemen usaha. Data dikumpulkan melalui kuesioner pretest dan posttest, serta dianalisis menggunakan uji t berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor rata-rata kewirausahaan peserta dari 68,4 menjadi 84,7 setelah mengikuti pelatihan daring, dengan nilai signifikansi (p) = 0,001. Aspek yang paling menonjol mengalami peningkatan adalah kreativitas, inovasi produk, dan kemampuan pemasaran digital. Selain itu, pelatihan daring juga meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan kesadaran peserta terhadap pentingnya pengelolaan usaha yang sistematis. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan daring merupakan strategi efektif dalam memperkuat kewirausahaan pengrajin di daerah pedesaan. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah daerah dan lembaga pendidikan mengadopsi model pelatihan daring berbasis komunitas sebagai upaya pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
Penerapan English for Specific Purposes (ESP) dalam Pembelajaran Komunikasi Penyiaran Islam di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Sumarni
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.2948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan English for Specific Purposes (ESP) dalam pembelajaran Komunikasi Penyiaran Islam di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) sebagai upaya meningkatkan relevansi dan efektivitas pembelajaran bahasa Inggris bagi mahasiswa Program Studi KPI. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dosen bahasa Inggris telah mengadaptasi prinsip-prinsip ESP dalam pengajaran, meskipun belum terintegrasi secara formal dalam kurikulum. Mahasiswa menilai pembelajaran berbasis ESP lebih menarik dan relevan dengan kebutuhan profesi penyiaran Islam, terutama dalam meningkatkan keterampilan berbicara, penulisan naskah siaran, dan komunikasi dakwah dalam bahasa Inggris. Implementasi ESP juga terbukti meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan kolaborasi, dan kesadaran budaya global mahasiswa. Namun, tantangan utama masih terletak pada keterbatasan sumber daya dosen dan bahan ajar kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum ESP yang kolaboratif antara dosen bahasa Inggris dan dosen KPI, serta penggunaan media digital untuk mendukung praktik penyiaran berbahasa Inggris di lingkungan PTKI.
Analisis Kesiapan Guru terhadap Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence dalam Perspektif Pendidikan Islam di MAS YPI Batang Kuis Syafriana Nasution, Henni; Safran; Wasalwa Batubara, Winda; Miftahudin
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.2954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru terhadap pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam perspektif Pendidikan Islam di MAS YPI Batang Kuis. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya penggunaan teknologi AI dalam dunia pendidikan, yang menuntut guru memiliki kompetensi digital, kesiapan pedagogik, serta pemahaman etika teknologi sesuai nilai-nilai Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian dipilih melalui purposive sampling yang melibatkan guru PAI dan guru mata pelajaran umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru berada pada kategori sedang. Guru telah memiliki ketertarikan dan pemahaman dasar tentang teknologi digital, namun masih terbatas dalam memanfaatkan AI secara lebih aplikatif, seperti dalam perencanaan pembelajaran, asesmen, dan analitik pembelajaran. Hambatan utama meliputi kurangnya pelatihan AI, kekhawatiran terhadap peran guru, serta belum tersedianya pedoman etika dan kebijakan penggunaan AI di madrasah. Dalam perspektif Pendidikan Islam, guru menilai bahwa AI harus dimanfaatkan secara bijak, etis, dan tetap dalam kerangka adab serta akhlak Islami. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan literasi AI guru, penyusunan kebijakan madrasah, dan integrasi nilai-nilai Islam dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung kualitas pembelajaran di masa depan.
Speaking Skills in the Perspective of Malay Oral Literature: A Conceptual Study for the Strengthening of Indonesian Language Learning in Higher Education Muliawiwin; Zaitun; Suhardi
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.2907

Abstract

Speaking proficiency is a language skill that has a strategic role in the academic and professional world. Despite this, many students still face various obstacles, especially in terms of vocabulary mastery, the use of proper intonation, and confidence when speaking. This research aims to offer a conceptual model of speaking learning based on Malay oral literature as a local cultural treasure rich in rhetorical value, diction choices, and aesthetic language styles. The method used in this study is a literature review by examining various theories about speaking fluency, classical and modern rhetorical concepts, and characteristics of Malay oral literature. The results of the study show that forms of oral literature such as pantun, poetry, gurindam, and traditional speech have relevant communicative values to be used as models in learning to speak. The concept offered in this article is in the form of a speaking learning model based on oral literature which consists of three stages, namely text exploration, rhetorical analysis, and speaking practice. This model is expected to strengthen students' speaking skills while fostering appreciation for the richness of local culture.
Analisis Kelayakan Butir Soal Pilihan Ganda Perpajakan sebagai Instrumen Evaluasi Pembelajaran SMK Akuntansi melalui Software ANATES Mirantu, Erina Octaviani; Putri, Rifka Amelia; Gristiana, Ardelia Benita Diva; Saputri, Fidia; Az Zahra, Nur Fatimah; Indrianti, Ira Yuli; Hakim, Luqman; Pratiwi, Vivi
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.2974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan butir soal berupa pilihan ganda pada materi Perpajakan sebagai instrumen evaluasi pembelajaran bagi peserta didik SMK Akuntansi dengan memanfaatkan perangkat lunak ANATES. Instrumen penelitian yakni berupa 54 butir soal yang dikembangkan berdasarkan 6 indikator elemen kompetensi perpajakan fase F. Soal tersebut diujikan kepada 20 responden peserta didik SMK, kemudian dianalisis menggunakan ANATES versi 4.09 untuk memperoleh informasi mengenai tingkat kesukaran, daya pembeda, validitas, reliabilitas, serta kualitas pengecoh. Hasil analisis menunjukkan bahwa tes memiliki reliabilitas tinggi dengan koefisien sebesar 0,95, menandakan konsistensi internal yang sangat baik. Berdasarkan tingkat kesukaran, diperoleh 46,3% butir soal tergolong mudah, 31,5% sedang, 5,6% sukar, dan sisanya sangat mudah. Dari aspek daya pembeda, sebagian besar butir soal berada pada kategori baik hingga sangat baik, dengan rata-rata indeks daya pembeda sebesar 0,46. Sementara itu, hasil korelasi butir menunjukkan mayoritas soal memiliki validitas signifikan dan pengecoh yang berfungsi dengan baik. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen tes pilihan ganda perpajakan yang dikembangkan layak digunakan sebagai alat evaluasi pembelajaran di SMK Akuntansi, meskipun beberapa butir perlu direvisi untuk meningkatkan keseimbangan tingkat kesukaran dan efektivitas pengecoh.
Developing a Culture of Safety Communication for Enhancing Risk Awareness in Industrial Workplaces Handayani, Hanifah
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.2975

Abstract

The increasing need to strengthen the safety culture in the industrial sector, especially in large industrial areas such as Karawang which has a high level of work risk and complexity of communication between organizational levels. A suboptimal safety communication culture often hinders the formation of worker risk awareness, so a deep understanding of how communication practices, organizational values, and daily interactions build or weaken awareness of occupational hazards. This study aims to analyze the process of developing a culture of safety communication and explain how safety communication patterns can increase risk awareness in industrial work environments. Using a qualitative approach of case studies on two manufacturing companies in Karawang, data was collected through in-depth interviews with 12 informants consisting of 2 HSE managers/staff, 4 production line supervisors, and 6 operators from various work units, accompanied by direct observation on safety briefing activities and K3 document review. Data were analyzed using thematic analysis techniques to identify patterns, barriers, and communication practices that affect workers' risk perceptions. The results show that an effective safety communication culture is built through active leadership involvement, open hazard reporting mechanisms, consistency of safety messages, and the use of communication media that is easy to understand across levels. In addition, risk awareness increases when communication is dialogical, routine, and integrated with the safety learning system. This study concludes that strengthening safety communication culture contributes significantly to increasing risk awareness and encouraging safe work behaviors, as well as providing practical implications for the development of organizational culture-based OSH strategies in the industrial sector.
Ilmu Tauhid Dasar Prophetic Intelligence Radiansyah, Radiansyah
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.2984

Abstract

Kebutuhan revitalisasi nilai-nilai ketauhidan dalam proses pendidikan karakter dan pemberdayaan sosial yang saat ini cenderung tereduksi oleh orientasi materialistik dan pragmatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam hubungan antara ilmu tauhid sebagai dasar spiritual dan prophetic intelligence sebagai kerangka pengembangan kecerdasan profetik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka yang bersumber dari literatur keislaman klasik dan kontemporer, khususnya karya-karya yang menekankan hubungan antara tauhid, tasawuf, dan pengembangan kepribadian profetik. Analisis data dilakukan secara tematik untuk menemukan pola konseptual integrasi antara dimensi keimanan (dzat, sifat, asma’, dan af’al Allah) dengan praktik akhlak tasawuf (takhalli, tahalli, dan tajalli) dalam membentuk kecerdasan kenabian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan ilmu tauhid secara aplikatif berkontribusi signifikan terhadap pembentukan kesadaran spiritual, akhlak mulia, dan keteladanan sosial yang menjadi dasar pendidikan profetik. Simpulannya, ilmu tauhid berperan tidak hanya sebagai dasar teologis, tetapi juga sebagai model pendidikan transformatif yang menumbuhkan prophetic intelligence untuk memperkuat keimanan, moralitas, dan pengabdian masyarakat di era modern.
Strategi Desain Pembelajaran yang Efektif Untuk Siswa Sekolah Dasar: Sebuah Analisis Literatur Tentang Pendekatan dan Metode Imaniyah, Hujjatul; Zahra, Annisa Rizki; Rahayu, Ninda Sepni; Wijaya, Satya Surya Panca; Sa’odah, Sa’odah
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.2998

Abstract

Strategi pembelajaran berperan penting dalam meningkatkan prestasi akademik siswa melalui pendekatan yang relevan dan terencana. Pembelajaran yang berpusat pada siswa memberikan peran aktif kepada peserta didik dalam proses belajar, sehingga meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka. Pendekatan pembelajaran aktif dan kontekstual menjadi metode yang efektif dalam pendidikan dasar karena mengintegrasikan interaksi, eksplorasi, dan refleksi yang bermakna, serta mengaitkan materi dengan situasi nyata siswa. model pembelajaran berfungsi sebagai kerangka konseptual sistematis yang membantu guru dalam merancang dan mengelola proses pembelajaran secara terstruktur, sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai optimal. Studi ini mengkaji berbagai model dan strategi pembelajaran, termasuk discovery, problem based learning, kontekstual, kooperatif, dan berbasis proyek, yang bertujuan mendukung keberhasilan belajar siswa dan pengembangan keterampilan berpikir kritis serta kemandirian. Hasil kajian diharapkan memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai tuntutan kurikulum dan kebutuhan siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi pada Materi Jaringan Komputer untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X TKJ Arsyil, Nurcholis
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 3 November 2025 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i3.3002

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan dan menguji kelayakan media pembelajaran berbasis video animasi untuk materi Jaringan Komputer bagi peserta didik Kelas X TKJ, sebagai solusi atas rendahnya minat belajar dan dampak negatif teknologi pada perilaku belajar siswa yang cenderung menjadi pecandu media sosial. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) mengadopsi prosedur Sugiyono, yang meliputi identifikasi masalah hingga tahap produksi. Produk yang dikembangkan dinilai melalui tiga aspek kelayakan utama. Hasil validasi ahli menunjukkan media ini berkategori "sangat valid" dengan rata-rata nilai 92%. Selanjutnya, media terbukti "sangat praktis" digunakan dalam pembelajaran dengan persentase 85%, didukung oleh respons positif peserta didik. Yang terpenting, media ini menunjukkan efektivitas yang baik terhadap peningkatan hasil belajar, dengan persentase ketuntasan mencapai 92,31%, melebihi batas minimal. Dengan mempertimbangkan hasil validitas, kepraktisan, dan efektivitas yang tinggi, disimpulkan bahwa media pembelajaran video animasi Jaringan Komputer ini layak dan direkomendasikan untuk diintegrasikan dan digunakan secara optimal dalam proses pembelajaran.

Page 1 of 2 | Total Record : 12