cover
Contact Name
Abdul Rahmat
Contact Email
jurnaldikmas@ung.ac.id
Phone
+62811435378
Journal Mail Official
abdulrahmat@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. Soedirman No. 06 Gorontalo 96128, Indonesia
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian
ISSN : -     EISSN : 28093291     DOI : https://doi.org/10.37905/dikmas
Core Subject : Education,
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian is a journal managed by Master Program in Nonformal Education Post Graduate Program Gorontalo State University. This journal contains articles of community service with the scope of Training and Marketing that are utilized for community empowerment, SMEs and local communities; Community empowerment; Social Access; Community Service Activities by Students; Empowerment of Border Area Communities; Education for Sustainable Development; Community Empowerment Program; Design and Reach Appropriate Technology for Communities, Lifelong Education, Adult, Continuing, Recurrent And Initial Education And Learning, Early Childhood Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2023): June" : 43 Documents clear
Pelatihan Pengisian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Tahun 2022 bagi Wajib Pajak Badan di Kanwil DJP Jatim I Susanna Hartanto
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.2.273-282.2023

Abstract

A lot of corporate taxpayers still have many difficulties in filing and reporting yearly corporate income tax return.The training of yearly corporate income tax returnfor book year 2022 has some purposes including helping companies to understand filing and reporting yearly corporate income tax return in proper manner with the new updated regulations. At the same time it will help to increase Directorate General of Taxes’ revenue for period 2022, especially for East Java I Directorate General of Taxes. The implementation method of the event used was preparation, implementation and evaluation. Companies thought that the training helped them to file and report yearly corporate income tax return with the new updated regulations in proper manner.Banyak Wajib Pajak Badan atau perusahaan yang masih mengalami kesulitan dalam pengisian dan pelaporan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Badan. Pelatihan Pengisian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Tahun 2022 bagi perusahaan ini bertujuan membantu perusahaan memahami pengisian dan pelaporan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Badan Periode 2022 beserta regulasi terbaru serta dalam rangka mendukung penerimaan pajak penghasilan periode 2022 Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan di lingkungan Kanwil DJP Jatim I pada khususnya. Metode yang digunakan dalam aktivitas pelaksanaan kegiatan yang terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Wajib pajak badan atau perusahaan merasa terbantu dalam pengisian SPT Tahunan dan mendapat pengetahuan perpajakan terbaru sehingga dapat melaporkan SPT Tahunan dengan benar.
Meningkatkan Literasi Membaca Permulaan Melalui Media Gambar Siswa Kelas I SDN 8 Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Samsiar Rivai; Dajani Suleman; Rahmatia Husain
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.2.393-402.2023

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah “ Apakah melalui media gambar kemampuan literasi membaca permulaan siswa kelas I SDN 8 Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango dapat meningkat? “ Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan literasi membaca permulaan melalui media gambar siswa kelas I SDN 8 Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I pertemuan pertama yaitu 10 siswa atau 40% yang mampu membaca literasi permulaan, siklus I pertemuan kedua yaitu 13 siswa atau 52% yang mampu membaca literasi permulaan, karena pada siklus I belum mencapai indikator kinerja yang telah ditetapkan maka dilanjutkan pada siklus II. Pada siklus II pertemuan pertama yaitu 17 siswa atau 68% yang mampu membaca literasi permulaan dan pada siklus II pertemuan kedua meningkat menjadi 22 siswa atau 88%. Siswa sudah paham dan ikut aktif dalam proses pembelajaran melalui media gambar. Dengan demikian di simpulkan bahwa dengan melalui media gambar kemampuan literasi membaca permulaan pada siswa kelas I SDN 8 Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango meningkat.
Model Pembelajaran Literasi Digital dalam Pemberdayaan Masyarakat Menuju Era Society 5.0 Tosan Fitria R; Abdjul Djafar; Abdul Rahmat
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.2.527-532.2023

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat literasi digital pada masyarakat dengan fokus pada penggunaan internet pada konteks pemberdayaan masyarakat dibidang pengembangan diri dan ekonomi. Masyarakat membutuhkan pelatihan yang lebih lanjut untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan berkonstribusi pada perluasan sektor ekonomi kreatif Indonesia. literasi digital masyarakat harus ditingkatkan dalam hal kemampuan berkolaborasi diruang digital, dan pendidikan tentang kolaborasi harus dilakukan sesuai dengan etika dan keamanan digital agar masyarakat dapat berkolaborasi dengan aman dari kejahatan dunia maya. Masyarakat masih kekurangan literasi digital yang diperlukan untuk memilih mana yang nyata dan mana yang hoax. Literasi digital berkaitan dengan kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat termasuk dalam kategori kurang mahir secara digital dalam memanfaatkan teknologi digital literasi digital masyarakat terkait pengembangan diri juga masih kurang dan harus difokuskan untuk menambah wawasan akses informasi diranah digital untuk pengembangan karir dan potensi diri serta penggunaan komunitas yang mendukung pertumbuhan masyarakat dan penyembuhan diri.
Sekolah Inklusi antara Kenyataan dan Realita Sri Ayu Irawati
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.2.355-362.2023

Abstract

The need for inclusive schools in modern times has increased according to data on the number of students for according to statistical data published by the Coordinating Ministry for PMK in June 2022, the disability range for children aged 5-19 years is 3.3%. Meanwhile, the population at that age (2021) is 66.6 million people. Thus, the number of children aged 5-19 years with disabilities ranges from 2,197,833 people. Then, data from the Ministry of Education and Technology as of August 2021 shows that the number of students in the Special and Inclusive School (SLB) pathway is 269,398 children. With this data, the percentage of children with disabilities who take formal education is only 12.26%. This means that there are still very few children with disabilities or children with special needs (ABK) in Indonesia who should get access to inclusive education, even though from year to year the number continues to increase. The increasing number of students with special needs from year to year in this case will make the need for advice and educational infrastructure for children with needs increase. Inclusion education according to Garnida (2015: 48) defines inclusive education, namely the education delivery system for students who have certain limitations and other students who are made one without considering their respective limitations. which in this case means collaboration in education between children in the general category with children with special needs who in the category are able to sit side by side even though it is possible with the facilities of accompanying teachers.the presence of inclusion schools will further expand opportunities for students to develop and improve their abilities together with their peers who will further support the mindset and way of socializing, two things that sometimes become obstacles within existing limitations. Considering the existing situation coupled with the variety of characteristics and demands of increasingly varied needs so that it can be a reference for the government to be able to further increase the presence of inclusive schools among us. The reality on the ground is that there is no match between the number of students with special needs and the school or educational facilities prepared. It takes the ability to handle it and acceptance from society to be able to accept every citizen with all his character and ability, for this reason the author takes the title of School of Inclusion between Reality and Reality.
Psikoedukasi tentang Pengenalan dan Pengembangan Diri pada Postulan Missiliana Riasnugrahani; Kristin Rahmani; Yuspendi Yuspendi
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.2.265-272.2023

Abstract

Postulan adalah masa pendidikan awal untuk mengenalkan dan mempersiapkan calon imam Katolik tentang kehidupan membiara. Dalam masa ini. para postulan harus melakukan penyesuaian diri dengan sesama postulan dan lingkungan, selain juga harus semakin mengenali dan mendalami panggilan mereka. Para postulan diharapkan mengenali dirinya dan mampu mengembangkan potensinya sehingga membantunya melakukan adaptasi. Pengenalan diri menjadi penting, karena postulan akan memahami apa prioritas dalam hidup dan membantu mereka mencapai tujuan hidupnya. Melalui psikoedukasi, para postulan diajak untuk melakukan refleksi diri dan berdiskusi untuk lebih mengenali dirinya. Setelah melakukan refleksi dan diskusi, postulan semakin menyadari tentang karakter, pengalaman-pengalaman yang membentuk dirinya sekaligus mengenali penilaian orang lain akan dirinya.
Evaluasi Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Pendekatan STEM Reza Rifaldi; Jelepion Tambuni; Abdul Rahmat
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.2.319-324.2023

Abstract

Artikel ini membahas evaluasi pembelajaran blended learning menggunakan pendekatan STEM. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui relevansi dan efektivitas kombinasi model pembelajaran blended learning dengan pendekatan STEM pada era new normal pasca COVID-19. Metode yang digunakan dalam artikel ini meliputi tinjauan literatur terhadap 3 artikel penelitian dengan kata kunci blended learning dan STEM yang diterbtikan sejak tahun 2022. Subjek penelitian adalah siswa dan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran blended learning dengan pendekatan STEM meningkatkan efektivitas pembelajaran, dimana terdapat peningkatan kemampuan berfikir kritis dan kemampuan literasi pada sampel penelitian. Agar dapat lebih meningkatkan efektivitas pembelajaran, peserta didik dapat menambahkan atau memodifikasi pembelajaran sesuai dengan kondisi siswa, kondisi lingkungan pembelajaran, serta materi pembelajaran.
Pelatihan Kepemimpinan Karang Taruna dan Kepeloporan melalui Strategi Pengembangan Model Transformative Learning di Gorontalo Puspita Djailani; Fatma Ali; Abdul Rahmat
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.2.449-454.2023

Abstract

Pembelajaran transformatif adalah proses pembelajaran yang “mendekatkan pemuda karang taruna Dembe Jaya dengan kenyataan”dan menghadirkan pengetahuan kritis, reflektif. Pembinaan kepemudaan dengan model pembelajaran transformatif dilaksanakan karena masih minimnya organisasi kepemudaan dan minimnya partisipasi kepemudaan ini sehingga menyebabkan karang taruna dembe jaya on/off. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan cra menggunakan jenis data kualitatif teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dan dokumentasi.analisis perumusan masalah dan analisis model oleh miles dan huberman yang digunakan dalam analisis data, yaitu. H. Reduksi data, penyajian dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efek pendampingan organisasi kepemudaan dengan model pembelajaran transformatif meliputi efek pendidikan dan efek samping yang dialami oleh pemuda di karang taruna Dembe Jaya.
Pelatihan Kewirausahaan Home Industry Ramah Lingkungan pada Wisata Kampung Jawi Kota Semarang Tri Suminar; Tri Joko Raharjo; Yudi Siswanto; Anik Aslikhah; Lintang Markhamah Watianur Azizah; Agnes Nanda Saputri
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.2.283-290.2023

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat untuk menciptakan wirausaha baru yang mandiri, mendorong pemberdayaan wirausaha keluarga untuk meningkatkan penghasilan keluarga dan peluang kerja melalui perluasan jaringan. Kelurahan tematik Kampung Jawi di Sukorejo Kota Semarang saat ini membangun trademark atau karakteristik lingkungan melalui pengembangan potensi lokal yang dimiliki dengan membawa unsur budaya tradisi Jawa, dikemas dalam wisata kuliner. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRS) yang memberi peluang mitra berpartisipasi aktif dalam kegiatan sejak identifikasi masalah sampai akhir kegiatan. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu rumah tangga berdomisili di wilayah kampung tematik Kampung Jawi yang berpenghasilan rendah. Terdapat 4 kegiatan pelatihan untuk memberdayakan ibu rumah tangga yakni pelatihan vokasi sego berkat, gethuk kawi dan wedang kawi, pelatihan pengemasan produk, strategi branding dan marketing digital. Dampak pelatihan bagi sasaran adalah berkontribusi meningkatkan perekonomian keluarga dan menyemarakan keberlangsungan wisata Kampung Jawi.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Huruf Tegak Bersambung melalui Media Kartu Bergambar Pada Siswa Kelas II SDN 5 Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Ratnarti Pahrun; Samsiar Rivai; Dwiki Kurniawan
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.2.403-412.2023

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “apakah melalui media kartu bergambar kemampuan menulis huruf tegak bersambung siswa kelas II SDN 5 Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango dapat meningkat?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis huruf tegak bersambung melalui media kartu bergambar pada siswa kelas II SDN 5 Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas.Hasil penelitian dapat dilihat setelah dilakukan tindakan siklus I pertemuan I dari 14 siswa yang mampu menulis tegak bersambung 3 siswa atau 21% yang tidak mampu menulis tegak bersambung terdapat 11 siswa atau 79%. Pada siklus I pertemuan II terdapat 5 siswa atau 36% siswa yang mampu menulis tegak bersambung dan sisanya terdapat 9 siswa atau 64% yang tidak mampu menulis tegak bersambung. Hal ini belum mencapai target yang telah ditentukan yaitu minimal 75% maka dilanjutkan pada siklus II. Pada siklus II pertemuan I dari 14 siswa yang mampu menulis tegak bersambung 9 siswa atau 64% yang tidak mampu menulis tegak bersambung terdapat 5 siswa atau 36%. Kemudian pada siklus II pertemuan II terdapat 12 siswa atau 86% siswa yang mampu menulis tegak bersambung dan 2 siswa atau 14% yang tidak mampu menulis tegak bersambung. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan melalui media kartu bergambar kemampuan menulis huruf tegak bersambung siswa kelas II di SDN 5 Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango meningkat.
Permainan Bisik Berantai dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa Mengungkapkan Pesan Pendek di MIS Al-Magfirah Hutadaa Nining Mahmud Poiyo
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 2 (2023): June
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.2.533-540.2023

Abstract

Penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengungkapkan pesan pendek melalui permainan bisik berantai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian tindakan kelas pada observasi awal diperoleh data, Dari jumlah siswa 30 orang yang dikenai tindakan hanya 8 orang siswa (25 %) sudah dapat dikatakan memiliki kemampuan mengungkapkan pesan. Sedangkan pada siklus I diperoleh data, dari jumlah siswa 30 orang yang dikenai tindakan hanya 15 orang siswa (50 %) yang memiliki kemampuan mengungkapkan pesan, dan siklus II meningkat menjadi 27 orang (89%) atau dikatakan sudah memiliki kemampuan mengungkapkan pesan.Dari hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, maka peneliti menyimpulkan bahwa dengan menggunakan teknik permainan bisik berantai, kemampuan siswa mengungkapkan pesan pendek meningkat.