cover
Contact Name
Khaidarulloh
Contact Email
khaidarulloh@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285645745080
Journal Mail Official
inej@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No. 156 Ponorogo
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
InEJ: Indonesian Engagement Journal
ISSN : 2723018X     EISSN : 27230244     DOI : http://dx.doi.org/10.21154/inej
InEJ: Indonesian Engagement Journal is a biannual journal that published in June and December by the Institute for Research and Community Services of State Institute for Islamic Studies (IAIN) Ponorogo. The journal is focus on the result of community services and activities by empowering the society through a participatory approach to reach the sustainable development.
Articles 95 Documents
PENGUATAN UMKM MELALUI PELATIHAN LITERASI DIGITAL DI DUSUN BERAN DESA GEMARANG KABUPATEN MADIUN Dhika Puspitasari; Yotamas Benta Dhika Pratama
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v3i1.4519

Abstract

Pandemi Covid-19 memnberikan dampak bagi semua sektor kehidupan dimasyarakat. Salah satu sektor yang mengalami dampak dari pandemi ini adalah sektor ekonomi. Pelaku UMKM sebagai bagian terpenting dari sektor ekonomi merasakan dampak nyata. Permasalahan yang dihadapi yaitu semakin menurunnya daya beli dari masyarakat terhadap produk yang ditawarkan. Hal ini memberikan dampak nyata berupa penurunan profit dan tingkat produksi. Keadaan tersebut juga dirasakan oleh pelaku UMKM jamu gendong di Dusun Beran Desa Gemarang Kecamatan Madiun. Para pelaku UMKM jamu gendong tersebut masih melakukan proses pemsaran produk secara tradisional. Berdasarkan permsalahan tersebut, maka dilaksanakanlah pelatihan literasi digital yang dilaksanakan oleh tim pengabdian Universitas PGRI Madiun. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam kegiatan pelatihan ini meliputi: observasi lapangan, koordinasi dengan mitra, sosialisasi program, pelaksanaan kegiatan, serta monitoring dan evaluasi. Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini yaitu pengenalan umum mengenai literasi digital, pengenalan platform e-commerce, dan langkah-langkah atau strategi yang dapat ditempuh oleh pelaku UMKM jamu gendong dalam pemasaran produk. Kegiatan ini berlangsung secara lancar dan diharapkan dapat menjadi bentuk nyata dalam pemberdaan masyarakat di Dusun Beran Desa Gemarang Kabupaten Madiun.Kata kunci: penguatan UMKM, pemberdayaan masyarakat, literasi digital
PENGUATAN PERAN PEREMPUAN DALAM PENDIDIKAN: PEMBERDAYAAN PARA USTADZAH PESANTREN MUHAMMADIYAH KABUPATEN MADIUN DALAM MENGAKSES KITAB BERBAHASA ARAB GUNDUL Agus Tri Cahyo
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v3i1.4997

Abstract

Banyak peran yang dimainkan para perempuan (baca: para ustadzah) di Pesantren Muhammadiyah kabupaten Madiun. Hal ini tentunya tidak lepas dari dua misi besar yang dikembangkan oleh Muhammadiyah, yaitu tajrîd dan tajdîd. Tajrîd  artinya pemurnian,  yaitu melakukan proses pembersihan dari sinkretisme yang ada pada cara beribadah warganya. Sedangkan tajdîd berarti adanya upaya pembaharuan dalam memahami Islam, khususnya dalam hal-hal yang terkait dengan ranah peradaban. Para perempuan di pesantren Muhammadiyah berupaya untuk bisa melaksanakan dua misi besar tersebut. Hal ini terlihat dengan banyaknya peran yang dimainkan di pesantren, sejak dari bergabungnya dalam pengelolaan lembaga Darul Qur’an yang melakukan pembelajaran al-Qur’an metode ummi, kegiatan pesantren Sabtu Ahad, pembinaan seni beladiri Tapak Suci Putra Muhammadiyah, penanganan anak asuh dan pelibatan pada penanganan kelompok bermain. Namun hal yang masih mengganjal adalah minimnya peran perempuan dalam pembelajaran kepesantrenan, khususnya dalam pembelajaran kitab berbahasa Arab. Pengabdian ini dilakukan dalam rangka pemberdayaan problem dimaksud.
PENDAMPINGAN MELALUI PELATIHAN SEKOLAH RAMAH ANAK DI SD KARAKTER GENIUS ISLAMIC SCHOOL Susanto Susanto
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v3i1.4959

Abstract

Seiring dengan tingginya kasus pelanggaran terhadap anak di satuan pendidikan, model sekolah ramah anak merupakan solusi untuk pencegahan segala bentuk pelanggaran terhadap anak. SD Karakter Genius Islamic School Kota Depok memiliki beragam potensi yang memadai yang dapat dikembangkan untuk penerapan model sekolah ramah anak. Pemilihan sekolah ini berdasarkan pertimbangan sebagai berikut; pertama, komitmen kepemimpinan yang memadahi dan inovatif; kedua, kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan sangat mendukung; ketiga, nilai-nilai dan kultur sekolah berbasis karakter, sehingga relevan dengan penerapan model sekolah ramah anak. Pengabdian ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Adapun langkah-langkah pendampingan program ini meliputi: 1) observasi lingkungan sekolah, 2) koordinasi pimpinan sekolah, 3) pelatihan penerapan model sekolah ramah anak, 4) pelaksanaan program, dan 5) monitoring dan evaluasi. Sedangkan penerapan model sekolah ramah anak mengacu pada 6 (enam) indikator yaitu aspek kebijakan, pendidik dan tenaga kependidikan, proses pembelajaran, partisipasi anak, sarana dan prasarana serta partisipasi orangtua.
PEMBERDAYAAN PETANI KOPI MELALUI OPTIMALISASI PENGOLAHAN HASIL KOPI DI DESA WONODADI, PLANTUNGAN, KABUPATEN KENDAL Indra Maulana
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v3i1.5790

Abstract

Desa Wonodadi, yang terletak di kecamatan Plantungan Kabupaten Kendal, termasuk dalam kategori daerah dataran tinggi dengan ketinggian tempat rata-rata 700 meter di atas permukaan laut dan didominasi oleh daerah perbukitan dan pegunungan. Salah satu sumber utama dukungan ekonomi bagi masyarakat setempat adalah sektor perkebunan kopi. Berdasarkan hasil assessment lapangan mengenai pengolahan hasil produksi kopi yang optimal, ditemukan bahwa masyarakat belum sepenuhnya menerapkan metode pengolahan optimal, yang mengakibatkan potensi peningkatan pendapatan petani dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Untuk mengatasi masalah ini, solusi potensial termasuk fokus pada profesi mayoritas penduduk setempat sebagai petani kopi, memberikan pelatihan dan dukungan dalam produksi dan pemasaran kopi yang optimal, dan mengatasi hambatan umum seperti kurangnya pengetahuan dalam panen dan pengemasan yang tepat. Selain itu, dengan memberdayakan petani untuk memproduksi kopi siap minum dengan kualitas yang baik, program pelayanan masyarakat dapat diimplementasikan untuk mengoptimalkan pengolahan kopi di Desa Wonodadi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL DAN PEMBUATAN TOKO ONLINE (ONLINE SHOP) UNTUK PROMOSI PRODUK USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM)DI DESA TUK KABUPATEN CIREBON Yunita Yunita; Yanti Kusnawati
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v3i2.5243

Abstract

Kecakapan dalam literasi digital merupakan kebutuhan pokok di era revolusi industry 4.0. Warga negara yang memiliki kecakapan literasi digital tidak hanya mampu mengoperasikan produk-produk digital, tetapi juga mampu memahami hak dan kewajiban dalam pemanfsaatan kemajuan teknologi informasi dan teknologi. Dengan demikian, pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pelatihan literasi kepada para pegiat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pembuatan Online Shop dengan tujuan agar para pegiat usaha ini dapat mempromosikan produk UMKM di Marketplace atau media social, dan dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang literasi digital. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di desa Tuk kecamatan Kedawung kabupaten Cirebon, yang merupakan salah satu sentra UMKM Emping Melinjo terbesar di Cirebon. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pelatihan atau open education dengan didampingi oleh ahli/pakar. Pelatihan terdiri dari dua tahapan kegiatan, yaitu; pertama, pelatihan secara offline dengan materi literasi digital dan prospek digital marketing untuk UMKM. Kedua,Sharing session melalui Whatsapp group berkaitan dengan step by step pembuatan online shop di marketplace Lazada, Shopee dan Whatsapp Busines. Hasil kegiatan yang terasa secara langsung oleh para peserta adalah telah berdirinya online shop milik para pegiat UMKM di Lazada, Shopee dan media social lainnya.  
THE EFFECTIVENESS OF USING COOPERATION READING AND COMPOSITION (CIRC) TOWARDS WRITING ACHIEVEMENT ACROSS STUDENTS’ SELF-EFFICACY AT SMAN 16 PEKANBARU Wanda Azizah
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v3i2.5319

Abstract

This study proves the Effectiveness of Using Cooperation Reading and Composition (CIRC) on Writing Achievement in All Students' Self-Efficacy. Researchers conducted this research at SMAN 16 Pekanbaru. The purpose of this research, the researcher wants to prove, is there any influence from CIRC in arousing students' self-efficacy in writing. Which is the population for this study namely eleventh grade students, and for the sample the students in class XI MIPA-1 and XI IPS-2. And for the sampling technique the researcher used a purposive method. The type of research that researchers use is quasi-experimental design. For this study, researchers will measure students' self-efficacy using the CIRC method in learning to write. And the results show that there is no effect of this method in increasing students' self-efficacy in learning to write.
PENGENALAN LITERASI MELALUI BIG BOOK DAN BERCERITA PADA PAUD MELATI DESA SENDANG KECAMATAN PURWANTORO KABUPATEN WONOGIRI Eni Winarsih; Dhika Puspitasari; Asri Musandi Waraulia; Niken Utami Dyas Ayulinda; Galih Hindra Pratama
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v3i2.5479

Abstract

Bahasa adalah salah satu alat komunikasi yang harus dikuasai oleh setiap individu. Perkembangan bahasa pada setiap individu berbeda-beda, pada anak usia dini perkembangan bahasa sangat pesat. Perkembangan bahasa yang baik berhubungan dengan kemampuan literasi, baik pada awal kehidupan juga pada masa selanjutnya. Kemampuan literasi individu berhubungan dengan keberhasilan dalam kehidupan. Anak usia dini merupakan tahapan awal prasekolah dan merupakan dasar bagi pengenalan dan pemahaman dasar literasi anak. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan kemampuan berbahasa anak dengan berbagai cara salah satunya dengan menggunakan media Big Book dan metode bercerita. Penggunaan media bagi anak usia dini sangat penting karena menunjang keterampilan motorik bagi anak. Metode yang digunakan yaitu dengan metode ABCD (Asset Based Community Development). Adapun tahapan kegiatan yang dilakukan yaitu pelatihan kepada guru PAUD Melati dalam penyusunan rencana pembelajaran, pemilihan media big book, dan teknik bercerita. Selain itu, tim abdimas juga melakukan observasi terhadap kemampuan berbahasa anak PAUD Melati dan melakukan tindakan berupa bercerita dengan anak-anak, dan melakukan kegiatan pengenalan literasi sejak dini. Hasil dari kegiatan ini meliputi: kemampuan berbahasa anak PAUD Melati cukup baik dan bervariasi, sebanyak 12 anak sudah dapat menggunakan kalimat lengkap berbahasa Indonesia, 11 anak belum mampu menyusun kalimat lengkap berbahasa Indonesia. Penggunaan media big book dengan bercerita dapat meningkatkan minat dan ketertarikan anak dalam proses belajar sambil bermain.
PENINGKATAN MANAJEMEN PENGAJARAN DI TPQ ROUDLOTUL MUHAJIRIN DESA WRINGINANOM KECAMATAN SAMBIT KABUPATEN PONOROGO Rangga Agnibaya; Nur Arista Melanoi Agustina; Rifqia Kholifatu Rosida
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v3i2.5424

Abstract

Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Roudlotul Jannah berada di Dusun Nambang, Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo. Keberadaan TPQ ini memberikan dampak yang baik untuk masyarakat sekitar, di mana dampak positif ini juga dipengaruhi oleh sistem pengajaran yang diterapkan. Menyadari akan banyaknya pendidik dan juga siswa-siswinya, pengabdi berpandangan betapa besar potensi yang dapat diberikan oleh TPQ Roudlotul Jannah kepada masyarakat Dusun Nambang. Akan tetapi, pengabdi menemukan adanya pengelolaan manajemen kelas yang belum maksimal dan juga dari hasil pengamatan pengabdi, ditemukan bahwa cara atau metode pengajaran para pengajar kurang maksimal. Kekurangan tersebut terkait metode pendekatan pendidik kepada peserta didik. Pada dasarnya, cara pengajar dalam melakukan pendekatan kepada peserta didik itu penting dilakukan guna menunjang keberhasilan dalam penyampaian materi dan juga tujuan yang indin dicapai lembaga. Melihat kanyataan seperti ini, pengabdi berinisiatif untuk melaksanakan program dalam rangka peningkatan kemampuan mendidik dan manajemen pengelolaan kelas. Program tersebut terimplementasikan dalam wujud seminar yang ditujukan untuk pengajar di TPQ Roudlotul Muhajirin. Dengan adanya program yang diinisiasi oleh pengabdi, diharapkan proses pengajaran di TPQ akan berjalan maksimal dan terorganisir dengan baik, sehingga hal ini akan memberikan kebermanfaatan yang lebih terhadap Dusun Nambang.
BUDIDAYA BUAH TIN DALAM RANGKA PENINGKATAN PRODUKSI EKONOMI DESA DURI, SLAHUNG, PONOROGO Shofwatul Aini
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v3i2.5309

Abstract

Abstrak: Salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian suatu desa bisa dilakukan dengan memanfaatkan aset yang dimilikinya. Di desa Duri Kecamatan Slahung Kabupaten Ponrorogo memiliki aset yaitu tanaman buah tin. Para petani buah tin sudah menanam buah tin kurang lebih 3 tahun tetapi banyak diantara mereka yang bekum mengolahnya menjadi suatu produk yang bernilai jual tinggi. Oleh karena itu pengabdian ini memiliki dua rumusan masalah yaitu Bagaimanakah budidaya dan pengolahan buah tin agar menjadi produk yang bernilai jual tinggi dan Bagaimanakah pengaruh pengolahan buah tin terhadap pola pikir warga Duri dalam kaitannya dengan peningkatan ekonomi. Pengabdian ini menggunakan metode ABCD dimana penekanan utamanya adalah memanfaatkan aset yang ada. Pengabdian ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi budidaya dan pengolahan buah tin di desa Duri. Dari pengabdian bisa disimpulkan bahwa untuk pengolahan buah tin agar menjadi produk yang bernilai jual tinggi diperlukan kesabaran dan ketelatenan. Selain itu, pengolahan buah tin menjadi produk yang bernilai jual tinggi dapat menggugah pikiran warga desa Duri untuk berwirausaha. Keywords: Buah tin, ABCD, peningkatan ekonomi  Abstract: One of the way to raise the economic development of a village can be done by using the asset that they have maximally. Duri village is a part of Slahung district in Ponorogo East Java that has many assets, which one of these is Tin fruit. The farmers have planted this fruit for three years, but most of them sell only the fruit. They have not cultivated Tin fruit become something that has a high value economically.  Based on this, the research has two main problems to overcome. First, how to plant and cultivate the tin fruit become something with high value economically, and how this cultivating process can influence the mindset of Duri people in becoming a businessman.  This research uses ABCD method where the main stressing is on using the asset. To do this, the engagement is conducted in form of the socialization on planting and cultivating Tin fruit in Duri village. The result is to cultivate Tin fruit become something with high value economically needs patience and diligent. In addition, the socialization of cultivating Tin fruit can stimulate the mindset of Duri people to become an entrepreneur. Keywords: Tin fruit, ABCD, raise the economy
PENDAMPINGAN TRANSFORMASI METODE PEMASARAN UMKM DARI TRADISIONAL KE DIGITAL DI DESA CRABAK, PONOROGO Umar Faruq Thohir
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v3i2.5800

Abstract

Desa Crabak adalah salah satu desa yang terkenal dengan jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang banyak. Banyaknya jumlah UMKM ini merupakan aset yang sangat berpotensi untuk meningkatkan penghasilan perekonomian masyarakat desa dan mengatasi angka pengangguran. UMKM di Desa yang memiliki slogan “Deso Roso Kuto” ini sangat beragam, mulai dari makanan, minuman, perbengkelan, las, percetakan, grabah, jamu, dan berbagai jenis usaha lain. Namun sayang sekali, metode pemasaran mereka masih tradisional yang dilakukan secara konvensional tanpa memanfaatkan internet. Aset lain desa ini adalah aset dalam bidang pendidikan, aset bidang agama, aset bidang kesehatan dan aset bidang pertanian, namun kami memfokuskan pada aset bidang ekonomi, karena aset tersebut paling berpotensi memberikan pengembangan pada Desa Crabak ini. Setelah melakukan penelitian, kami melakukan pengabdian dengan motode pendekatan Asset Based Community Development dengan memberikan pendampingan intensif agar masyarakat mampu mengubah metode pemasaran mereka dari tradisional menjadi digital. Setelah menentukan tokoh penggerak desa, pendampingan terus dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada pemilik UMKM bagaimana cara efektif memasarkan produk pada era digital ini.setelah pelatihan ini, tokoh penggerak desa bersama pemilik UMKM sepakat untuk membuat website dan media sosial dan memasarkan produknya secara digital. Melalui pemantauan di lapangan, income mereka semakin meningkat dan konsumen mereka semakin meluas.

Page 4 of 10 | Total Record : 95