cover
Contact Name
Mujahidah Basarang
Contact Email
mujahidahbasarang@yahoo.com
Phone
+6285255011014
Journal Mail Official
jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 101 / Jl. Tupai No. 112 Makassar Email: jurnalmedika@poltekkesmu.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Medika: Media Ilmiah Analis Kesehatan
ISSN : 25407910     EISSN : 27971260     DOI : https://doi.org/10.53861/jmed
Core Subject : Health, Science,
Media Ilmiah Analis Kesehatan merupakan terbitan berkala untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan di bidang Analis Kesehatan (Laboratorium Medis) yang terbit 2 (dua) nomor dalam satu tahun, yaitu bulan Juni dan Desember. Media Ilmiah diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan pISSN; 2540-7910, eISSN; 2797-1260, menerima artikel hasil penelitian bidang teknologi laboratorium medis dengan fokus dan ruang lingkup yaitu; kimia klinik, mikrobiologi, parasitologi, imunoserologi, toksikologi klinik, hematologi, dan sitohistoteknologi.
Articles 120 Documents
UJI PERBEDAAN KADAR LAKTOSA PADA SUSU FORMULA DAN SUSU FERMENTASI YANG DIPERJUALBELIKAN DI SUPERMARKET KOTA MAKASSAR Rahmawati Rahmawati; Nurlia Naim; Nurhidayat Nurhidayat; Musfirah Hadisul Irham
Jurnal Medika Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v5i2.181

Abstract

Susu merupakan sumber nutrisi yang penting untuk pertumbuhan bayi mammalia, termasuk manusia, yang mengandung karbohidrat (laktosa), protein, lemak, mineral dan vitamin. Susu termasuk sumber gizi utama yang dibutuhkan oleh manusia dengan penyusun utama dari susu sapi secara umum adalah air (87,10%), laktosa (4,8%), lemak (3,9%) yang didominasi oleh lemak jenuh, protein susu (3,4%), dan kadar abu (0,72%). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan antara kadar laktosa pada susu formula dengan susu fermentasi menggunakan teknik pengambilan sampel secara random sampling. Pemeriksaan kadar laktosa dilakukan dengan analisis kuantitatif menggunakan metode iodometri. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan uji Independent t-test untuk mengetahui perbedaan kadar laktosa pada susu formula dan susu fermentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata kadar laktosa pada susu formula sebesar 22,063% dan susu fermentasi sebesar 9,964%. Hasil uji independent t-test menunjukkan bahwa nilai t-hitung > t-table (11.623 > 2.101). Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kadar laktosa susu formula dengan susu fermentasi.
STUDI LITERATUR Candida albicans PADA AIR BAK TOILET Hasmiati Hasmiati; Mujahidah Basarang; Nurhidayat Nurhidayat
Jurnal Medika Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v5i2.182

Abstract

Toilet adalah sarana sanitasi yang paling vital. Kebersihan toilet dapat dijadikan ukuran terhadap kualitas manajemen sanitasi di suatu tempat. Parameter kebersihan toilet yang paling utama dapat dilihat dari frekuensi menguras atau pembersihan air baknya, sanitasi yang kurang baik dapat menyebabkan air bak toilet dapat ditumbuhi oleh jamur. Candida albicans adalah jamur komensal dan flora normal yang berperan dalam keseimbangan mikroorganisme dalam tubuh kita, beberapa faktor predisposisi dapat mengubah sifat saprofit Candida albicans menjadi patogen, antara lain: Diabetes Mellitus, penyalahgunaan antibiotik, penggunaan obat kartiokostreoid dan sitostatik, kehamilan, penggunaan pil anti hamil dan kelembapan yang tinggi. Kontaminasi jamur Candida albicans pada air bak toilet dapat disebabkan dari berbagai sumber, diantaranya adalah kontaminasi dari sumber air, kontaminasi dari pengunjung, dan lingkungan sekitar toilet. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi literatur dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang dirtemukan. Berdasarkan hasil studi literatur 7 jurnal/KTI/skripsi dari 101 sampel, 31 sampel diantaranya positif Candida albicans sehingga dapat diambil kesimpulan terdapat 29.99% toilet dengan air bak yang mengandung Candida albicans.
IDENTIFIKASI Aspergillus sp PADA KENTANG (Solanum tuberosum) YANG DIPERJUALBELIKAN DI PASAR TRADISIONAL KOTA MAKASSAR Anita Anita; Nurhidayat Nurhidayat; Dewi Arisanti; Lilis Wahyuningsih
Jurnal Medika Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v6i1.189

Abstract

Salah satu tanaman hortikultura yang dibudidayakan di Indonesia karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat dijadikan sebagai alternatif bahan pangan dan bahan baku industri makanan yaitu Kentang (Solanum tuberosum). Agar kentang tidak mudah busuk sehingga dapat diolah menjadi bahan yang memiliki nilai ekonomis maka penyimpanannya pun harus diperhatikan dengan baik Kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin air didalam kentang merupakan komponen utama bagi pertumbuhan jamur, sehingga memungkinkan kentang terkontaminasi jamur berbahaya seperti jamur Aspergillus sp.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Aspergillus sp pada kentang (Solanum tuberosum) yang diperjulabelikan dipasar tradisional Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah observasi laboratorik dengan menggunakan media Potato Dextrose Agar (PDA) yang diinkubasi selama 5 hari pada suhu 370C. Dari hasil pengamatan makroskopik dan mikroskopik didapatkan 1 sampel yang positif terdapat Aspergillus sp dari 10 sampel kentang yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa sampel yang diteliti terdapat jamur Aspergillus sp.
KANDUNGAN LOGAM BESI PADA AIR SUMUR BOR DI MUARA SUNGAI TALLO KOTA MAKASSAR Salisna Salisna; Nur Qadri Rasyid; Muh Rifo Rianto
Jurnal Medika Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v6i1.190

Abstract

Kontaminasi air tanah memiliki komplikasi besar pada lingkungan dan dapat menimbulkan ancaman serius bagi pertanian dan kesehatan manusia. Namun logam magnesium, kalsium, besi dan mangan diperlukan untuk membantu proses metabolisme tubuh. Oleh karena itu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyetujui pengolahan air jika konsentrasi besi lebih tinggi dari 0.3mg/L. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam besi pada air sumur bor di Muara Sungai Tallo Kota Makassar. Daerah ini merupakan daerah padat penduduk dengan kebiasaan membuah sampah rumah tangga dan limbah pabrik ke sungai sehingga kemungkinan sungai dan air sumur tercemar logam utamanya logam besi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak lima sampel yang dikumpulkan dari 5 sumur bor yang berbeda. pemeriksaan kadar Fe dalam air sumur digunakan Spektrofotmeter Serapan Atom (SSA) pada panjang gelombang 248,3 nm. Dari hasil penelitian di peroleh kadar besi (Fe2+) masing-masing sampel adalah sampel A sebesar 0,8507 mg/L, sampel B sebesar 0,257 mg/L, sampel C sebesar 0,0763 mg/L, sampel D sebesar 0,0848 mg/l, sampel E sebesar 0,1227 mg/l. Hasil ini menunjukkan terdapat 1 sampel yang melebihi ambangbatas syarat pengolahan air.
UJI DAYA HAMBAT PERASAN BAWANG PUTIH (Allium sativum L) TERHADAP PERTUMBUHAN Aspergillus niger Hafifah Hafifah; Tuty Widyanti; Darmawaty Rauf; Mujahidah Basarang
Jurnal Medika Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v6i1.191

Abstract

Bawang putih (Allium sativum L) merupakan salah satu tanaman obat yang sering digunakan oleh masyarakat. Kandungan senyawa kimia yang dimiliki bawang putih berupa allicin, polifenol, ajoene, flavonoid, dan saponin yang berfungsi sebagai antimikroba dan antifungi. Salah satu jenis jamur yang bersifat patogen adalah Aspergillus niger. Jamur ini menyebabkan aspergillosis pada manusia yaitu penyakit saluran pernafasan, hati, ginjal, sistem saraf, otot, kulit, dan organ genital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan perasan bawang putih (Allium sativum L) dalam menghambat pertumbuhan Aspergillus niger dan untuk mengetahui konsentrasi perasan bawang putih (Allium sativum L) yang efektif dalam menghambat pertumbuhan Aspergillus niger. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen laboratorium menggunakan metode difusi paper disc. Sampel penelitian ini adalah perasan bawang putih (Allium sativum L) yang dibuat dalam bentuk 4 konsentrasi yaitu 100%, 80%,60% dan 40%. Dari penelitian yang telah dilakukan hasil yang diperoleh untuk sampel perasan bawang putih dari masing-masing konsentrasi 100%, 80%, 60%, dan 40% didapatkan rata-rata hasil pengukuran diameter zona bening yaitu 43,5 mm, 36,1 mm, 35,3 mm, 28,3 mm. Berdasarkan dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa perasan bawang putih dapat menghambat pertumbuhan Aspergillus niger.
PENETAPAN KADAR ASAM ASETAT PADA CUKA NIRA AREN (Arenga pinnata Merr.) BERDASARKAN LAMA PENYIMPANAN Rahmawati Rahmawati; Nurul Ni'ma Azis; Lidia Clarita
Jurnal Medika Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v6i1.192

Abstract

Pohon aren merupakan tumbuhan yang menghasilkan bahan industri yang dapat diolah menjadi gula, alkohol dan cuka. Sebagian masyarakat mengelolah pohon aren menjadi cuka nira. Cuka nira yang diolah berasal dari nira segar yang telah difermentasikan. Cuka nira yang difermentasi jika disimpan dapat berubah menjadi alkohol sehingga dengan peningkatan keasaman oleh bakteri Acetobacter Acetic akan lebih aktif terjadi perubahan alkohol menjadi asam asetat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kadar pada cuka nira berdasarkan lama penyimpanan. Hasil penelitian dilakukan dengan cara mengukur kadar asam asetat dengan metode titrimetri yaitu alkalimetri menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan melakukan standarisasi sebagai konsentrasi tepat untuk melanjutkan pada penetapan kadar asam asetat. Pada penelitian ini menggunakan sampel cuka nira dengan pemberian perlakuan lama penyimpanan selama 1, 4, dan 6 hari, serta dilakukan sebanyak 3 kali perlakuan titrasi. Berdasarkan hasil penetapan kadar pada hari pertama dengan rata-rata 3,68%, hari keempat 8,89% dan pada hari keenam 13,86%, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kenaikan kadar asam asetat pada sampel dengan lama penyimpanan.
KUALITAS COLIFORM AIR KOLAM RENANG DI PERMANDIAN WISATA X Nurjannah Said; Mujahidah Basarang; Hasnah Hasnah
Jurnal Medika Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v6i1.193

Abstract

Berenang di kolam renang adalah kegiatan olahraga atau rekreasi yang banyak diminati anak-anak, remaja, dewasa bahkan lanjut usia. Namun aktivitas tersebut berpotensi menyebabkan penularan penyakit infeksi. Pemakaian kolam renang oleh pengunjung dapat menyebabkan kenaikan jumlah bakteri coliform. Hal ini disebabkan adanya pengeluaran kotoran seperti urine oleh pengunjung saat berenang. Bakteri coliform merupakan golongan bakteri intestinal, yaitu hidup di dalam saluran pencernaan manusia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas coliform pada air kolam renang di Permandian Wisata X. Jenis penelitian ini adalah observasi laboratorik.Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling sebanyak 6 sampel dari 3 kolam renang pada area permandian wisata. Penentuan coliform sampel dilakukan dengan pengujian metode MPN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel air kolam renang positif adanya bakteri coliform ditandai dengan terbentuknya gelembung pada tabung durham dan kekeruhan pada media BGLB. Jumlah coliform ditentukan dengan membandingkan sampel positif pada setiap tabung dengan table Thompson. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pada Permandian Wisata X diperoleh jumlah coliform sebanyak 21/100 mL pada sampel A, 8/100 mL pada sampel B, 8/100 mL pada sampel C, 4/100 ml pada sampel D, 9/100 mL pada sampel E, dan 5/100 mL pada sampel F.
IDENTIFIKASI NARKOTIKA JENIS TETRAHYDROCANNABINOL (THC) PADA URINE REMAJA Rahmawati Rahmawati; Dewi Arisanti; Muhammad Rifo Rianto; Mardatillah Ahmad
Jurnal Medika Vol 6 No 2 (2021): Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v6i2.228

Abstract

Narkotika meliputi cakupan drug yang berarti semua jenis zat yang apabila dipergunakan akan membawa efek dan pengaruh-pengaruh tertentu pada tubuh pemakai seperti menimbulkan gangguan pada sistem saraf, jantung, paru-paru, dan lain-lain. Faktor yang mempengaruhi terjadi penyalahgunaan narkotika pada remaja yaitu sebagian remaja yang orang tuanya sibuk pada urusan pekerjaan sehingga memberikan peluang anak merasa bebas (leluasa) untuk memasuki pergaulan atau perkumpulan yang diinginkan. Salah satu jenis narkotika yang sering disalahgunakan oleh para remaja adalah jenis obat tetrahydrocannabinol (THC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi narkotika jenis obat tetrahydrocannabinol (THC) pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampel dengan 15 sampel urine remaja dengan metode immunokromatografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 15 sampel diperoleh 2 hasil positif ditandai dengan terbentuknya satu garis pada garis control (C) dan 13 hasil negatif yang ditandai dengan terbentuknya dua garis merah pada garis control (C) dan garis test (T). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa 2 sampel urine remaja mengandung narkotika dan 13 sampel urine lainnya tidak mengandung narkotika jenis obat tetrahydrocannabinol (THC).
PENGARUH POLA TIDUR PEMAIN GAME ONLINE (GAMERS) TERHADAP GAMBARAN NILAI HEMATOKRIT Hasnah Hasnah; Nurul Ni’ma Azis; Abdul Azis
Jurnal Medika Vol 6 No 2 (2021): Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v6i2.230

Abstract

Game online merupakan jenis permainan yang dimainkan dengan memanfaatkan jaringan internet untuk dapat terkoneksi satu sama lain dengan pemain lainnya baik melalui perangkat komputer maupun gadget. Game online dimainkan oleh para pemain game yang dikenal dengan istilah gamers. Gamers umumnya akan begadang untuk bermain game online yang memberi dampak buruk terhadap pola tidur. Sampel dalam penelitian ini adalah darah vena pemain game online yang memiliki pola tidur tidak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nilai hematokrit terhadap pola tidur pada pemain game online. Penelitian ini dilakukan secara observasi laboratorium dengan menggunakan metode makrohematokrit. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 10 sampel. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 10 sampel diperoleh hasil yaitu 1 sampel mengalami penurunan nilai hematokrit (10%) sementara 9 sampel lainnya diperoleh nilai hematokrit yang normal (90%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pola tidur pada pemain game online beresiko mempengaruhi nilai hematokrit.
GAMBARAN JAMUR PENYEBAB TINEA UNGUIUM PADA SEDIAAN KEROKAN KUKU KAKI BURUH PERUSAHAAN EKSPOR IMPOR KEPITING Herlina Rezky Suryanty; Mujahidah Basarang; Nurul Ni’ma Azis
Jurnal Medika Vol 6 No 2 (2021): Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/jmed.v6i2.231

Abstract

Tinea unguium adalah penyakit infeksi jamur yang disebabkan oleh Tricophyton rubrum dan Tricophyton mentagrophytes. Infeksi ini diketahui menyebabkan kuku menjadi rusak seperti mulai menghitam dan sedikit terangkat. Kelompok masyarakat yang paling sering terkena infeksi ini adalah masyarakat yang mempunyai kegiatan di daerah yang lembab. Tujuan penelitian ingin mengetahui gambaran jamur yang menjadi penyebab penyakit Tinea unguium pada sediaan kerokan kuku kaki buruh perusahaan ekspor impor kepiting yang ada di kota Makassar. Jenis penelitian bersifat observasi laboratorik, dengan mengambil kerokan kuku kaki buruh perusahaan ekspor impor kepiting sebanyak 10 orang dengan kriteria kuku rusak dan menguning atau menghitam. Penelitan ini dilakukan pada bulan April 2019. Pemeriksaan sampel menggunakan metode pengamatan langsung menggunakan KOH 40% dan dilanjutkan dengan kultur sampel pada media PDA (Potato Dextrose Agar). Sampel yang tumbuh diamati di bawah mikroskop untuk mengidentifikasi jenis jamur berdasarkan ciri morfologi. Berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis, ditemukan 1 sampel positif jamur penyebab tinea unguium yaitu Trichophyton interdigitale dari 10 sampel yang ada.

Page 10 of 12 | Total Record : 120