cover
Contact Name
Riki Rahmad
Contact Email
biochephy@moripublishing.com
Phone
+6285364961236
Journal Mail Official
biochephy@moripublishing.com
Editorial Address
MO.RI Publishing Jl. Hasyim Tahir Griya Shafa Marwa Blok G6-7 Batang Kuis Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
BIOCHEPHY: Journal of Science Education
Published by MO.RI Publishing
ISSN : 27981126     EISSN : 27980472     DOI : https://doi.org/10.52562/biochephy
Core Subject : Education,
BIOCHEPHY: Journal of Science Education is an open-access journal published by the MO.RI Publishing. This journal aims to provide a forum for researchers, educators, teachers, trainer, and other practitioners to present their latest research papers on the results of the study and review of the literature in the sphere of Natural Science Education, Biology Education, Chemistry Education, and Physics Education in primary, secondary, and higher education.
Articles 352 Documents
Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Biologi Dalam Masa Tatap Muka Terbatas Selama Masa Pandemi Di Sman 3 Seluma Rismayana Rismayana
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.597 KB) | DOI: 10.52562/biochephy.v1i2.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran biologi dalam masa tatap muka terbatas di SMA Negeri 3 Seluma. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif menggunakan analisis secara mendalam. Ada dua jenis data dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari sumber pertama hasil dari wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder diperoleh dari sumber-sumber terpercaya seperti dari artikel, buku, dan website yang berkaitan dengan penelitian tersebut. Responden yang dipilih adalah guru yang mengajar matapelajaran biologi di SMAN 3 Seluma yang sedang melakukan pembelajaran tatap muka terbatas selama pandemi COVID-19. Dalam penelitian ini, dilakukan teknik pengumpulan data dengan wawancara terstruktur pada guru yang mengajar matapelajaran biologi di SMAN 3 Seluma yang sedang melakukan pembelajaran tatap muka terbatas selama pandemi COVID-19. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan pembelajaran biologi di SMAN 3 Seluma selama masa tatap muka terbatas seperti materi di sampaikan 2 kali untuk tiap bab nya serta ada kelas yang hanya bertemu 2 minggu sekali.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR MUATAN IPA KELAS V SDN 40 AMPENAN Yati Kurniati; Muhammad Erfan; Tursina Ratu
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v2i1.87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap hasil belajar muatan IPA siswa kelas V SDN 40 Ampenan tahun ajaran 2020/2021. Jenis dan metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan bersifat kausal komparatif (Ex Post Facto). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas V (lima) SDN 40 Ampenan. Metode pengumpulan data menggunakan Angket penggunaan model pembelajaran group investigation dengan skala likert dan dokumentasi hasil belajar siswa pada muatan IPA. Uji instrumen penelitian menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji linearitas. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, regresi sederhana, uji t, dan uji koefisien determinan (R2) yang digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil uji hipotesis pada penelitian ini yaitu hasil uji-t dengan nilai p-value 0.002 pada taraf signifikansi 0.05 (0.002 < 0.05) dengan nilai thitung 3.491 > ttabel 2.048. Pada hasil analisis regresi diperoleh nilai R kuadrat sebesar 30,3%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hasil belajar muatan IPA siswa kelas V SDN 40 Ampenan.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN BOOKLET VIRUS SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR BIOLOGI DI SMA Ruri Lorika; S. Syamsurizal
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v2i1.274

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu alat yang digunakan untuk membantu kelancaran proses belajar mengajar. Media pembelajaran digunakan untuk mempermudah guru dalam menyampaikan materi dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran sebaiknya dibuat berdasarkan kebutuhan peserta didik agar materi yang disampaikan menjadi lebih bermakna dan diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan booklet virus sebagai suplemen bahan ajar biologi di SMAN 4 Padang. Studi dilakukan dengan metode survei menggunakan angket yang disebarkan kepada 92 orang peserta didik kelas X IPA dan satu orang guru Biologi SMAN 4 Padang. Hasil angket menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan suplemen bahan ajar pada materi virus. Kriteria bahan ajar yang dibutuhkan oleh peserta didik yaitu materi disajikan dengan lengkap, singkat, padat, jelas dan disertai gambar serta terdapat penjelasan untuk istilah-istilah yang sulit. Pengembangan booklet sebagai suplemen bahan ajar biologi dapat menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh guru dan peserta didik khususnya pada materi virus.
EKSPLORASI KEMAMPUAN AWAL LITERASI STEM PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS XI DI SMAN 1 SUTERA Melissa Dayanti; Yosi Laila Rahmi
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v2i1.313

Abstract

Pada abad 21 ini perkembangan teknologi sudah semakin pesat seiring dengan perkembangan zaman yang berpengaruh dalam segala aspek kehidupan, sehingga pentingnya  untuk meningkatkan kemampuan literasi peserta didik. Salah satu literasi yang penting dimiliki oleh pendidikan dalam manyangsang di revolusi industri 4.0 adalah literasi STEM. Literasi STEM merupakan kemampuan untuk mengenal pasti, mengaplikasikan, serta mengintegrasikan konsep atau komponen sains, teknologi, rekayasa, dan matematika untuk memahami masalah dan menyelesaikannya dengan inovasi dan kreatifitas. Literasi STEM dalam pembelajaran biologi berdampak positif dimana literasi STEM dapat membuat peserta didik menjadi lebih ingin mengetahui pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk mengidentifikasi masalah maupun fenomena alam yang terjadi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan awal literasi STEM peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA di SMAN 1 Sutera yang berjumlah 68 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan soal literasi STEM sebanyak 18 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal literasi STEM peserta didik pada pembelajaran biologi kelas XI IPA di SMAN 1 Sutera berada pada kategori sedang dengan presentase rata-rata 60,43%. Presentase literasi sains 61,44%, literasi teknologi dan rekayasa 57,35%, dan literasi matematika 62,5%.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI MAN 2 MANDAILING NATAL PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI Tohiroh Danur Rahmat; Helendra Helendra
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v2i1.387

Abstract

Pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan. Motivasi yang rendah ketika belajar menyebabkan hasil belajar yang rendah. Hasil observasi di MAN 2 Mandailing Natal menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Biologi masih tergolong rendah. Hal ini dapat dilihat dari aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar peserta didik kelas XI MAN 2 Mandailing Natal pada mata pelajaran Biologi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi yang telah dilakukan pada bulan November-Desember di MAN 2 Mandailing Natal. Sampel berjumlah 119 orang peserta didik yang berada pada tiga kelas. Teknik pengambilan sampel adalah Total Sampling dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Instrumen penelitian menggunakan angket motivasi belajar. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment, kemudian dilakukan Uji t untuk mengetahui korelasinya. Hasil penelitian menunjukkan pada kelas XI MIA 1 adanya korelasi yang sedang dengan nilai r=0,59, koefesien thitung = 4,26 > ttabel = 2,03. Kelas XI MIA 2 menunjukkan adanya korelasi yang sedang dengan nilai r=0,47, koefisien thitung = 3,28 > ttabel = 2,02. Kelas XI MIA 3 menunjukkan adanya korelasi yang rendah dengan nilai r=0,37, koefisien thitung = 2,54 > ttabel = 2,01. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara motivasi belajar dengan hasil belajar peserta didik kelas XI MAN 2 Mandailing Natal pada mata pelajaran Biologi.
IDENTIFIKASI SPESIES KUPU-KUPU DI TAMAN NARMADA LOMBOK BARAT Adinda Paramita; Muhammad Syazali; Muhammad Erfan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v2i1.388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekayaan spesies Hexapoda: Lepidoptera di Taman Narmada, Mataram, Lombok Indonesia. Pengambilan data di lapangan dilaksanakan selama delapan hari yaitu dari tanggal 23-30 Mei 2022 dengan tiga tipe habitat yaitu di pinngir kolam ikan, kebun dan semak. Metode penangkapan yang digunakan adalah Jaring serangga (sweepnet). Hasil yang ditemukan, didapat 7 spesies dengan 14 individu yaitu Lycaenid, Satyrinae, Periadae, P. mathias, G. agamemnon, Nimfalid, P. agela. Dari ketujuh spesies tersebut dapat menjadi media pembelajaran dalam mengenalkan struktur anatomi dan fungsi dan bagian-bagian tubuh hewan dalam hal ini spesies kupu-kupu.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI MAMPU MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V SDN 01 KEMU Narul Ita Sari; M. Rizal; Muhammad Erfan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v2i2.510

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan metode demonstrasi pada anak Kelas V di SDN 01 Kemu. (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Ilmu pengetahuan alam melalui metode demonstrasi pada siswa Kelas V di SDN 01 Kemu. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan subyek dalam adalah siswa Kelas V di SDN 01 Kemu yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes, dokumentasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung rata-rata dan persentase ketuntasan di setiap siklus. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode demonstrasi mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan alam, pada materi gerak benda. Hal ini terlihat dari kemampuan guru mengelola hasil belajar siswa pada proses pembelajaran. Terlihat dari hasil Pretest dengan nilai rata-rata diperoleh nilai 48. Kemudian, nilai siswa meningkat dari hasil belajar siklus I menunjukka nilai ratarata Kelas V adalah 57 dan berada pada kategori cukup dan persentasenya adalah 35 %. Pada pembelajaran siklus II, hasil yang diperoleh semakin meningkat yaitu persentase ketuntasan mencapai 100% dengan nilai rata-rata yang diperoleh 84,5. Nilai ini menunjukkan adanya peningkatan dari hasil yang diperoleh pada pembelajaran siklus I. Hasil ini menunjukkan bahwa metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam pada siswa di Kelas V di SDN 01 Kemu.
PENGGUNAAN ALAT PERAGA TORSO MANUSIA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK TENTANG SISTEM PENCERNAAN MELALUI METODE DEMONSTRASI Susanti Milawati; Tri Karyono; Muhammad Erfan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v2i2.511

Abstract

Metode ceramah merupakan metode umum yang selalu digunakan pada saat pembelajaran. Tetapi metode ceramah tersebut kurang dapat merangsang siswa selama proses pembelajaran berlangsung sehingga berdampak buruk terhadap hasil belajar peserta didik. Supaya kegiatan pembelajaran dapat berjalan secara efektif, guru harus bisa menumbuhkan minat belajar peserta didik pada saat pembelajaran. Metode yang bisa menumbuhkan motivasi peserta didik, berpusat pada peserta didik, serta membuat peserta didik lebih aktif salah satunya yaitu metode demonstrasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan kepada peserta didik kelas V yang berjumlah 21 siswa. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 76, nilai tengah sebesar 75, dengan nilai terbanyak atau modus yaitu 81, nilai terbesar yaitu 89, nilai terkecil 64 dan persentase ketercapaian pembelajaran sebesar 61.09% belum mencapai indikator penelitian sebesar 70%. Hasil pada siklus II diperoleh rata-rata sebesar 82, nilai tengah sebesar 80, nilai terbanyak yaitu 80, nilai terbesar yaitu 94, nilai terkecil 68 dan persentase ketercapaian pembelajaran sebesar 90, 5% telah melebihi dari indikator penelitian sebesar 70%. Dari data tersebut dapat dikatakan bahwa metode belajar menggunakan alat peraga sangat tepat digunakan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dengan judul materi Sistem Pencernaan pada Manusia.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA MELALUI IMPLEMENTASI METODE PICTURE AND PICTURE PESERTA DIDIK KELAS V SDN KUNCIRAN 2 PINANG KOTA TANGERANG Marfuah Marfuah; Siti Romlah Noer Hodijah; Muhammad Erfan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v2i2.512

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar ilmiah sistem pencernaan pada mata pelajaran kelas V di SDN Kunciran 2 Pinang Kota Tangerang. Maka diperlukan suatu strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar. Dalam hal ini, peneliti mencoba menerapkan metode pembelajaran gambar demi gambar. Dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini penelaah memakai tiga siklus penelitian untuk meningkatkan pembelajaran, menggunakan dua instrumen berupa lembar observasi untuk mengamati kegiatan pembelajaran dan kedua tes tertulis untuk mengukur hasil belajar peserta didik. Pada putaran 1 hanya 8 peserta didik yang melakukan presentasi ketuntasan belajar dari 28 peserta didik yaitu. H. 28,57% lulus dan 71,42% gagal. Pada periode kedua, kinerja 28 peserta didik dari segi ketuntasan belajar peserta didik hanya 18 peserta didik atau 64,29% yang tuntas dan 35,71% yang tidak tuntas. Pada musim gugur III, 26 peserta didik atau 92,86% peserta didik lulus dan 2 peserta didik atau 7,14% tidak lulus. Dengan demikian, penggunaan metode picture and picture dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SD Negeri 2 Kunciran pada mata pelajaran IPA dengan bantuan materi tentang sistem pencernaan manusia.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI METODE DEMONSTRASI MATA PELAJARAN IPA KELAS IV SEKOLAH DASAR MATERI STRUKTUR, BENTUK DAN FUNGSI DAUN Siti Erwinsyah Sagala; Muhammad Erfan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v2i2.513

Abstract

Pembelajaran IPA di kelas empat Sekolah Dasar Negeri Teluk Pulai Dalam menunjukkan bahwa pembelajaran IPA belum dilaksanakan secara maksimal karena guru masih menggunakan metode pembelajaran hafalan dan jarang menggunakan alat peraga. Metode ceramah sering dilupakan, membuat siswa kurang terlibat dalam penemuan konsep, teori, hukum dan prinsip. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberhasilan belajar siswa pada pembelajaran IPA dengan menggunakan metode demonstrasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan Metode Penelitian Tindakan Kelas. Yang mana dalam proses pelaksanaan penelitiannya terdiri dari dua siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 114614 Teluk Pulai Dalam yang berjumlah 23 orang. Tes, grafik observasi guru dan siswa digunakan sebagai alat penelitian. Hasil penelitian ini dilakukan tidak kurang dari 2 siklus yaitu Tes Siklus I dan Siklus II dilakukan pada setiap akhir siklus untuk menilai peningkatan hasil belajar siswa. Pada siklus I, hanya 13 siswa (56,52%) yang mampu menjawab soal dengan benar. Yang lain belum siap. Namun setelah berakhirnya siklus II jumlah siswa mencapai 21 siswa (91,30%), 2 orang lainnya dapat menjelaskan namun tidak terlalu tepat. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi pada ilmu struktur, bentuk dan fungsi daun di kelas IV SD Negeri 114614 Teluk Pulai Dalam berhasil karena meningkatkan hasil belajar siswa.

Page 2 of 36 | Total Record : 352