cover
Contact Name
Suparna Wijaya
Contact Email
wimsolusiprima@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
pengmasku.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Pengmasku
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28092368     DOI : -
Pengmasku is a forum for disseminating the results of community services in the financial and/or general sector.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 77 Documents
Peningkatan literasi keuangan untuk murid dan wali murid di sekolah alternatif anak jalanan: Pencegahan penipuan dan pengelolaan keuangan sederhana Setiawan, Andi; Praptiningsih, Praptiningsih; Fathurrahman, Nabila Aisha; Aguinaldo, Aguinaldo; Hussein, Jagad Satrio; Assyaeid, Fahmi Adnan; Silitonga, Natasya Juliarta; Hanifah, Hadijah; Indarti, Desty; Oktavia, Reza; Gikamaesta, Titha Aulia; Soap, Silva Fahsya Abdulrachman; Daryatinnisa, Nisrina; Firhan, Cygan Achmad; Mardhianindro, Berry
Pengmasku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v4i2.1193

Abstract

Program S1AK BERAKS1 2024, yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta, merupakan sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memberdayakan anak-anak melalui pendidikan dan meningkatkan literasi keuangan di kalangan orang tua mereka. Dengan tema "TEACH: Transforming Empowerment through Action, Contribution, and Humanity", program ini dilaksanakan pada 24 Agustus 2024 di Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA) dan melibatkan berbagai pihak, termasuk mahasiswa, dosen, dan pengurus sekolah. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan dampak positif jangka panjang dengan mengedukasi anak-anak tentang dasar-dasar pengelolaan keuangan melalui metode fun learning yang interaktif, serta memberikan penyuluhan kepada orang tua tentang cara mengelola keuangan secara bijak guna menghindari jebakan kejahatan keuangan seperti judi online, pinjaman online, dan bank keliling. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan yang dapat membantu mereka membangun masa depan yang lebih baik, dengan harapan bahwa model pemberdayaan ini dapat diadopsi dalam program-program serupa di masa mendatang.
Dampak dan pengelolaan pembuangan sampah di sekitar kali/sungai perumahan Harapan Citra Insani dan pengaruh terhadap lingkungan Syafriyandi, Debby; Widjaya, Christian Dwi Putra; Yulianyahya, Raafi Widyaputra; Sitanggang, Ansadilla Niar; Putra, Arfilian Permana; Trialita, Rosdiana
Pengmasku Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v4i2.1195

Abstract

Air adalah sumber kehidupan utama bagi masyarakat, menjadi pokok dalam setiap aspek keberlangsungan hidup manusia. Selain itu, air juga penting dalam sektor pertanian dan industri, sebagai bahan baku maupun dalam proses produksi. Secara ekologis, air mendukung keberlangsungan ekosistem dan keanekaragaman hayati. Pembuangan sampah baik limbah industri, limbah rumah tangga, dan sampah yang dibuang secara langsung ke sumber air baik itu sungai atau penamoungan air seperti waduk dapat menyebabkan kerusakan sumber air dan merusak keragaman hayati. Sampah merupakan sesuatu yang dekat dengan kehidupan manusia. Dengan bertambahnya populasi dan ekonomi akan meningkatkan jumlah sampah itu sendiri. Sampah di kali mengacu pada segala jenis limbah atau material yang dibuang atau terbuang di sepanjang kali. Ini termasuk sampah-sampah seperti plastik, kertas, logam, dan bahan lainnya yang secara tidak sengaja atau disengaja dibuang ke dalam sungai oleh manusia. Kali Perumahan Harapan Citra Insani, sebuah arteri vital di tengah salah satu kabupaten Bekasi. Belakangan ini menjadi subjek perhatian serius dalam konteks lingkungan dan pengelolaan sumber daya air. Metode kegiatan yang dilakukan menggunakan observasional atau Cross Section dengan cara pengambilan data dengan Teknik sampling terhadap 25 Kepala keluarga di Perumahan Harapan Citra Insani. Hasil Pengamatan 68% tidak puas dan 32% puas Terhadap Upaya Pemerintah dalam mengatasi masalah masyarakat, 92% ada dan 8% mengatakan tidak ada melakukan kegiatan kerja bakti, 96% Berdampak dan 4% tidak Berdapak Terhadap pengelolaan sampah, 92% Tinggi dan 8% rendah dalam tingkat kesadaran masyarakat dalam melakukan kerjasama pengelolaan sampa, dan 28% banjir dan 72% menyatakan tidak banjir Ketika volume air kali/sungai di sekitar perumahan Harapan Citra Insani Meningkat.
Sosialisasi kesadaran pajak dalam membangun generasi sadar pajak pada pondok pesantren Daarussalaam Depok Akbar, Lutfia Rizkyatul; Sugiarti, Rita; Alianny, Alin
Pengmasku Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v5i1.1405

Abstract

Kontribusi pajak untuk negara dalam setiap tahunnya menyumbang lebih dari 70% terhadap total penerimaan negara. Penerimaan negara yang berhasil karena masyarakat memiliki kesadaran pajak masyarakat yang tinggi. Tugas berat mempunyai kesadaran pajak yang baik tersebut harus dilakukan dengan berbagai pihak, salah satunya dari bidang pendidikan. Inklusi kesadaran pajak adalah salah satu upaya untuk memperkuat peran pendidikan dalam membangun kesadaran pajak. Pembangunan kesadaran pajak dimulai dari bangku sekolah yang merupakan generasi muda penerus bangsa. Dasar yang menjadi acuan inklusi kesadaran pajak adalah berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pajak Nomor KEP-95/PJ/2015 tentang Rencana Strategis Direktoran Jendral Pajak tahun 2015-2019 dan Nota Kesepahaman antara Kemntrian Keuangan Republik Indonesia dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor MoU 21/MK.03/2014 dan Nomor 13/X/NK/2014 tentang Peningkatan Kesadaran Pajak Melalui Pendidikan. Pondok Pesantren Daarussalaam ada di Kota Depok dan memiliki 238 santri. Besarnya jumlah santri tersebut menjadi potensi generasi sadar pajak. Hasil abdimas menghasilkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman yang digunakan untuk mengukur keberhasilan dilakukan melalui pemberian pre dan post-test. Hasilnya telah terjadi peningkatan dari 45 menjadi 73.
Edukasi pelaporan keberlanjutan bagi pendidikan vokasi: Mempersiapkan akuntan masa depan yang berdaya saing Firmansyah, Amrie; Sururi, Sururi; Mahmudah, Nurul; Dewata, Evada; Wibowo, Puji
Pengmasku Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v5i1.1419

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pelaporan keberlanjutan dalam pendidikan vokasi akuntansi guna meningkatkan kompetensi lulusan yang siap bersaing di industri. Pelaporan keberlanjutan telah menjadi kebutuhan utama dalam dunia bisnis seiring dengan meningkatnya regulasi global dan nasional, seperti Global Reporting Initiative (GRI), IFRS S1 & S2, serta POJK 51/2017. Dalam konteks kebijakan nasional, RPJPN 2025-2045 dan RPJMN 2025-2029 mendorong penguatan SDM di bidang keberlanjutan dan ekonomi hijau, yang menuntut lulusan vokasi akuntansi memiliki pemahaman yang mendalam terhadap pelaporan keberlanjutan. Selain itu, Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan), semakin memperkuat pentingnya pengintegrasian pelaporan keberlanjutan dalam kurikulum pendidikan vokasi akuntansi. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, akademisi, dan praktisi dalam serangkaian seminar akademik dan diskusi interaktif. Seminar akademik memberikan pemahaman mengenai standar pelaporan keberlanjutan dan tantangan implementasinya dalam dunia industri, sementara diskusi interaktif memungkinkan peserta untuk memahami lebih dalam aspek teknis dan praktis dampak dari penerapapan pelaporan keberlanjutan. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa, akademisi, dan praktisi mengenai pelaporan keberlanjutan, baik dalam aspek regulasi, implementasi, maupun tantangan yang dihadapi dalam dunia industri. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kapasitas pendidikan vokasi akuntansi untuk menyiapkan lulusan yang kompetitif dan adaptif terhadap perubahan bentuk bisnis berkelanjutan.
Asistensi penataan aset Desa Cibugel untuk tata kelola aset yang lebih baik Biswan, Ali Tafriji; Imapo, Yanuar Fiskar; Prayoga, Akhdan Nur; Emmir, Arga; Hany, Sharah Puan
Pengmasku Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v5i2.1638

Abstract

Village asset management plays a critical role in ensuring accountable and sustainable public service delivery at the grassroots level. However, Desa Cibugel in Tangerang Regency faces significant challenges in managing its village-owned assets, including incomplete documentation, weak inventory systems, and limited understanding among local officials regarding asset maintenance and related tax obligations. This community engagement project aimed to enhance asset governance by providing structured assistance in asset recording, labeling, maintenance scheduling, and the development of a basic asset monitoring dashboard using digital tools. The methodology consisted of four stages: initial observation, solution design, on-site implementation, and evaluation. Key outputs included inventory and maintenance cards, a monitoring spreadsheet, and a Google Sites-based dashboard tailored to the village’s needs. The intervention resulted in improved awareness among village officials regarding asset accountability and demonstrated a practical, low-cost model for achieving administrative order in asset management. The project shows that university-community collaboration can significantly contribute to optimizing village governance, especially when reinforced with contextualized tools and participatory methods. Pengelolaan aset desa merupakan aspek penting dalam tata kelola keuangan desa yang akuntabel dan berkelanjutan. Namun, di Desa Cibugel, Kabupaten Tangerang, masih ditemukan berbagai kendala seperti lemahnya pencatatan aset, kurangnya pemahaman siklus pengelolaan aset, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi informasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan asistensi dalam penatausahaan aset melalui pemetaan masalah, pendataan ulang aset, pelabelan, serta penyusunan kartu inventaris dan pemeliharaan. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyusunan solusi, implementasi lapangan, dan evaluasi. Luaran kegiatan meliputi format kartu pemeliharaan, database monitoring aset, serta dashboard sederhana melalui platform Google Sites. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman perangkat desa terhadap prinsip dasar penataan aset, kesadaran terhadap kewajiban pemeliharaan dan pajak aset, serta dokumentasi aset yang lebih tertib. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan berbasis kolaboratif antara perguruan tinggi dan desa dapat memperkuat tata kelola aset desa secara signifikan.
Development of market organic waste management through maggot cultivation Yulianyahya, Raafi Widyaputra; Septiansyah, Salsabila; Fatihah, Siti Nurul; Situmorang, Yohan Elfrido; Ramadan, Ivansya
Pengmasku Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v6i1.1979

Abstract

This community service program aimed to optimize organic waste management at Cikupa Traditional Market, Tangerang Regency, through Black Soldier Fly (BSF) maggot cultivation based on trader empowerment. The program employed participatory methods, including organic waste sorting education, technical assistance for maggot cultivation, and a pilot-scale organic waste processing trial. Quantitative data were collected from 88 market traders through questionnaires and field observations. The results showed that BSF maggot cultivation reduced organic waste volume by 50–80% within 10–14 days. Furthermore, 88% of respondents agreed that maggot cultivation effectively reduced organic waste, 91% perceived additional economic benefits from selling maggots and organic fertilizer, and 84% expressed willingness to participate in sustainable waste sorting programs. These findings indicate that BSF maggot cultivation is an effective, practical, and sustainable community-based approach to organic waste management in traditional market environments.
Analysis of the factors causing tidal flooding in Penjaringan District, North Jakarta (Muara Angke, Muara Karang, Muara Baru) Putra, Arfilian Permana; Yulianyahya, Raafi Widyaputra; Syafriyandi, Debby; Sitanggang, Ansadilla Niar; Widjaya, Christian Dwi Putra; Trialita, Rosdiana; Maulana, Ryan; Saputra, Adam Wisnu; Purnomo, Athallah Adhika Pradhana; Amelia, Fina
Pengmasku Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v6i1.2020

Abstract

Tidal flooding is not only caused by seawater intrusion but also reflects the complexity of urban environmental problems. Contributing factors include land subsidence due to excessive groundwater extraction, inadequate drainage systems, degradation of mangrove ecosystems, and land-use changes resulting from coastal reclamation. Therefore, this study examines the recurring phenomenon of tidal flooding in the coastal areas of Penjaringan District, North Jakarta, particularly in Muara Angke, Muara Karang, and Muara Baru. This study employs a mixed-methods approach through direct field observations, in-depth interviews with residents and community leaders, and the distribution of questionnaires to 100 respondents in the affected areas. The results indicate that tidal flooding has significant impacts on the economic, social, and health aspects of the community. Daily activities are disrupted, household incomes decline, and the risk of disease increases due to poor sanitation conditions during flood events. Although communities have implemented various adaptation measures, most respondents perceive that government interventions have not been effective or equitable. This study emphasizes the importance of collaboration between the government and local communities in developing water control infrastructure, rehabilitating mangrove ecosystems, improving drainage systems, and providing education and economic assistance to enhance the resilience of coastal communities to tidal flooding.