cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,179 Documents
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Balita melalui Edukasi Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal di Desa Mandikapau Barat, Kabupaten Banjar Aninditya Prahesti; Aghnia Helfani Faza; Dhiyaa Nasywa Shabiha; Najma Fida Kamila
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2786

Abstract

Masalah gizi pada balita, khususnya stunting, masih menjadi tantangan di Desa Mandikapau Barat, Kabupaten Banjar, yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam menerapkan prinsip gizi seimbang berbasis pangan lokal. Metode yang digunakan adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi memasak, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 35 ibu balita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan dari 77,42 menjadi 86,57 serta peningkatan sikap dari 40,68 menjadi 44,00. Selain itu, terjadi perubahan perilaku positif, di mana ibu mulai menerapkan prinsip gizi seimbang dan memanfaatkan bahan pangan lokal dalam menu harian keluarga. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan literasi gizi, pembentukan sikap positif, serta praktik pemberian makan yang lebih sehat. Dengan demikian, kegiatan ini efektif sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pencegahan stunting di tingkat komunitas.
Digital-Based Health Literacy Education for Adolescents and Healthy Lifestyles at State High School 19 in Makassar, South Sulawesi Andi Mirnawati; Azharatul Jannah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2805

Abstract

Di era digital, siswa SMA Negeri 19 Makassar, Sulawesi Selatan, menghadapi tantangan literasi kesehatan akibat misinformasi media sosial, dengan prevalensi gangguan gizi 30% dan pemahaman Kebijakan Kesehatan Sekolah (Permenkes No. 33/2015) hanya 25% berdasarkan data Kemenkes 2023. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan remaja sebesar 50% melalui edukasi berbasis digital tentang kebijakan sekolah dan gaya hidup sehat. Metode quasi-eksperimental pre-post test diterapkan pada 60 siswa dengan workshop hybrid, gamifikasi, dan kampanye LiterasiKesehatanSMA19 menggunakan kuesioner Likert, FGD, observasi, serta analisis SPSS-NVivo. Hasil menunjukkan peningkatan skor literasi dari 2,45 menjadi 4,12 (85% kompeten), retensi 96,6%, olahraga naik 2x lipat, konsumsi junk food turun 62%, serta 15.000 views konten viral. Dampaknya, terbentuk Klub Literasi Kesehatan Digital dan MoU dengan Dinas Kesehatan untuk replikasi di 5 SMA lain, mendukung SDGs 3 dan pengurangan obesitas remaja 30% dalam 5 tahun.
Peningkatan Pemahaman Tajwid Santri Melalui Syair Nadzom Taman Petunjuk dengan Media Interactive Tajwid Learning Sheet di Madrasah Diniyah Al-Hidayah Gedoro, Ngawi, Jawa Timur Haila Fardyatullail; Inayah Aqila; Ikhfina Rizkia; Olivia Fiestha Junana; Hikmawati Hikmawati; Hubbana Ya Muji; Zakiah Mawardah; Khaylila Adiya; Ghefira Azzura; Rexsa Saqquella
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2814

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman tajwid santri di Madrasah Diniyah al-Hidayah Gedoro Ngawi, dimana sebagian santri mampu menghafal nadzom namun belum memahami penerapan hukum tajwid dalam bacaan al-Qur’an. Selain itu, media pembelajaran yang digunakan kurang interaktif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan antusiasme santri dalam pembelajaran tajwid melalui penerapan syair nadzom Taman petunjuk berbasis media Interactive Tajwid Learning Sheet, Metode pelaksanaan meliputi survei awal, identifikasi permasalahan, pengumpulan data awal, pre-test, pendampingan pembelajaran, serta post-test. Teknik pengumpulan data dilakukan melaui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tajwid, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai santri dari pre-test ke post-tes serta meningkatnya jumlah santri yang mencapai ketuntasan belajar. Dampak kegiatan ini adalah meningkatnya minat dan keterlibatan santri dalam menyampaikan materi tajwid secara lebih interaktif. Dengan demikian, Interactive Tajwid Learning Sheet menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran tajwid di lembaga pendidikan keagamaan.
Penguatan Kapasitas Kader Posyandu melalui Sosialisasi, Pelatihan, dan Pendampingan Sistem Informasi Profil Posyandu Semarang untuk Mendukung Posyandu Enam Standar Pelayanan Minimal di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah Edi Jaya Kusuma; Ririn Nurmandhani; Eti Rimawati; Agnes Oktavi Maharani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2818

Abstract

Transformasi Posyandu menuju enam Standar Pelayanan Minimal menuntut kader memiliki kapasitas yang lebih luas serta didukung sistem pencatatan yang efektif. Namun, pencatatan kegiatan Posyandu masih banyak dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan pelaporan dan rendahnya kualitas data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam memahami konsep Posyandu 6 SPM serta meningkatkan kemampuan kader dalam menggunakan aplikasi SIPROSEMAR sebagai sistem pencatatan dan pelaporan kegiatan Posyandu secara digital. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada 41 kader Posyandu di Kecamatan Mijen Kota Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kader memiliki tingkat partisipasi yang tinggi dalam mengikuti kegiatan pengabdian dengan 35 Posyandu (85,5%) menggunakan aplikasi SIPROSEMAR untuk melakukan pencatatan kegiatan Posyandu secara digital. Selain itu, terjadi perubahan cara kerja kader dari sistem manual menuju sistem digital serta peningkatan pemahaman kader mengenai peran Posyandu dalam pelayanan lintas sektor. Kegiatan ini juga berdampak pada meningkatnya kemampuan kader dalam pencatatan digital dan mempercepat proses pelaporan kegiatan Posyandu. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadap pemberdayaan kader Posyandu melalui peningkatan kapasitas, pemanfaatan teknologi informasi, dan penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Pelaksanaan Kegiatan Pesantren Kilat terhadap Pembentukan Karakter Religius Anak TK di TKN 8 Sumpur Kudus Sijunjung Widia Siska; Reza Amelia Fitri; Indra Yeni; Reni Rulita; Mertia Afriyanti; Mardatilla Mardatilla; Ikayatun Chamidah; Destil Muliani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2824

Abstract

Kegiatan pesantren kilat merupakan salah satu program pembelajaran keagamaan yang bertujuan menanamkan sikap religius pada anak sejak usia dini merupakan upaya penting dalam membentuk karakter dan kepribadian yang berlandaskan ajaran agama. Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan pesantren kilat terhadap pembentukan karakter religius anak TK di TKN 8 Sumpur Kudus. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek  sebanyak 10 orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan pesantren kilat. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi membaca doa, membaca Al-Qur’an, praktik ibadah, serta mendengarkan cerita nabi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% anak mampu mengikuti kegiatan dengan antusias, 80% anak mampu menirukan doa dan bacaan sederhana, 80% anak dapat mengikuti praktik ibadah dengan baik, dan 90% anak menunjukkan sikap sopan kepada guru dan teman. Persentase tersebut menunjukkan adanya peningkatan sikap religius dan partisipasi anak selama kegiatan berlangsung. Kesimpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa pesantren kilat memiliki pengaruh positif dalam menanamkan nilai religius, meningkatkan kebiasaan beribadah, serta membentuk karakter religius anak TK melalui kegiatan pembiasaan dan praktik langsung.
Diversifikasi Produk Olahan Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Menjadi Jamur Krispy, Nugget Jamur, dan Abon Jamur Sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Produk Lokal Tangerang, Banten Adolf Jan Nexson Parhusip; Amelia Ranindah Sagala; Wahyu Irawati; Nicolas Tunggul Adhigandewa; Reisky Megawati Tammu
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2825

Abstract

Jamur tiram merupakan komoditas hortikultura bernilai gizi tinggi namun memiliki umur simpan pendek dan harga yang fluktuatif, sehingga diperlukan inovasi pengolahan untuk meningkatkan nilai tambahnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendiversifikasi produk jamur tiram menjadi jamur krispy, nugget jamur, dan abon jamur sebagai upaya peningkatan daya saing dan peluang usaha. Kegiatan dilaksanakan di Oemah Jamur Tangerang, Kabupaten Tangerang, pada tanggal 12–14 Oktober 2025 dengan metode pelatihan berbasis demonstrasi dan praktik langsung, meliputi persiapan bahan, proses pengolahan, penggunaan alat seperti spinner dan sealer, serta pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ketiga produk berhasil dihasilkan dengan karakteristik yang baik, yaitu jamur krispy yang renyah, nugget jamur yang lembut dan padat, serta abon jamur yang gurih dan kering. Evaluasi melalui wawancara menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dari sekitar 30% menjadi 85%, serta munculnya minat untuk mengembangkan usaha olahan jamur. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas mitra dan menunjukkan bahwa diversifikasi olahan jamur tiram berpotensi menjadi usaha yang bernilai ekonomi dan berkelanjutan.
Pendampingan Pembuatan Peta Profil Desa Berbasis GIS untuk Perencanaan Pembangunan Desa Medono Alfita Ilfiyaningrum; Yeri Sutopo; Agung Budiwirawan; Nuraida Nuraida; Indra Agung Hermawan; Lintang Namira Salsabila Andini; Prety Eulia Nancy Saputri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2829

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya peta profil Desa Medono yang memadai, sehingga menyulitkan perangkat desa dalam perencanaan pembangunan, identifikasi potensi wilayah, dan mitigasi bencana. Tujuan kegiatan adalah menghasilkan peta profil desa berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) serta memberikan pendampingan kepada mitra dalam pemanfaatan peta tersebut. Metode pelaksanaan meliputi: studi literatur, survei lapangan dan koordinasi dengan perangkat desa, pembentukan tim pengukuran, pengambilan data sekunder (DEMNAS dan Peta Rupa Bumi Indonesia skala 1:25.000), pengolahan data menggunakan perangkat lunak SIG, serta penyajian dan penyerahan peta kepada mitra. Hasil kegiatan berupa peta profil Desa Medono skala 1:10.000 yang memuat informasi kontur, jaringan jalan, sungai, batas administrasi, sebaran permukiman, fasilitas umum (balai desa, sekolah, tempat ibadah), serta peta peruntukan lahan. Peta dicetak ukuran A0 dan dipasang permanen di halaman balai desa. Dampak kegiatan: mitra (Pemerintah Desa Medono) memperoleh dokumen spasial yang dapat digunakan untuk perencanaan tata ruang, pengembangan komoditas lokal dengan mengetahui potensi dan peruntkkan lahan di Desa Medono (SDGs 11), serta sosialisasi kepada warga. Keberlanjutan program direncanakan melalui pemutakhiran data setiap dua tahun dan pelatihan SIG bagi perangkat desa.
Sosialisasi Pemanfaatan Aplikasi Iqrafun Berbasis Video Dan Gamifikasi Estu Sinduningrum; Naufal Abrar Rabbani; Arien Bianingrum Rossianiz; Atiqah Meutia Hilda; Sofia Pinardi; Rosalina Rosalina
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2830

Abstract

Anak-anak di era digital yang telah terbiasa dengan teknologi dan game online seringkali mengangap metode pembelajaran agama secara konvensional kurang menarik, sehingga berpotensi menurunnya minat belajar Al-Quran. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di SDN Tamansari 08, SDN ini memiliki pelajaran agama dimana sebelumnya pihak sekolah mengeluhkan masih kurangnya antusiame siswa terhadap pelajaran agama secara konfensional, khususnya iqra. Maka tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memperkenalkan metode pembelajaran yang lebih menyenangkan dengan memanfaatan teknologi video untuk pembelajaran huruf hijaiyah “Iqrafun: lengkap dengan fitur gamifikasi. Pembelajaran ini dibuat untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa sekolah dasar. Sosialisasi ini diikuti oleh peserta didik sekolah dasar kelas 5 sebanyak 22 siswa/siswi dan 6 orang guru pendamping di SDN Tamansari 08, Jakarta Barat. Metode pengabdian ini dalam bentuk ceramah, diskusi serta praktik menggunakan aplikasi “Iqrafun”. Hasil dari pengabdian dengan metode kuesioner didapatkan nilai 91.29% , siswa/siswi menyatakan bahwa media pembelajaran Al-quran berteknologi digital ini lebih interaktif, dan menarik.
Pengembangan Modul Pembelajaran Arduino Berbasis Proyek di Robotics Education Centre Cabang Yogyakarta Laurentius Kuncoro Probo Saputra; Danny Sebastian
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2836

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan kemampuan teknis para pengajar di Robotics Education Centre (REC) Yogyakarta dalam memahami dan mengajarkan Arduino serta elektronika dasar, meskipun kebutuhan pembelajaran robotika berbasis STEM semakin meningkat. Tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan modul pembelajaran Arduino berbasis proyek serta meningkatkan kompetensi pengajar melalui program training for trainers. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu diskusi awal untuk analisis kebutuhan mitra, pengembangan modul pembelajaran berbasis proyek, pelaksanaan pelatihan bagi pengajar, uji coba materi kepada siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA, serta revisi modul berdasarkan hasil evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya enam belas modul pembelajaran yang mencakup pengenalan mikrokontroler, penggunaan sensor dan aktuator, integrasi sistem Internet of Things, hingga pengembangan proyek akhir. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri pengajar dalam mengimplementasikan Arduino, serta tersedianya materi pembelajaran yang lebih sistematis, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan mitra. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kompetensi pengajar dan mendukung pengembangan pembelajaran robotika berbasis STEM di REC Yogyakarta.
Optimalisasi Pemanfaatan Pakis dan Ikan Haruan sebagai Pangan Lokal Bergizi melalui Edukasi Gizi dan Demonstrasi Memasak untuk Mencegah Underweight pada Anak di Desa Mandiangin Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan Muhammad Hefni Camali Al Gifari; Annisa Uswatun Sholeha; Michelle Lim; Rida Amalia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2844

Abstract

Permasalahan underweight masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Di Desa Mandiangin Barat, sebagian besar balita mengalami masalah gizi yang dipengaruhi oleh pola makan tidak sehat, keterbatasan akses pangan bergizi, rendahnya pemanfaatan layanan kesehatan, serta kurangnya pengetahuan orang tua. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam pencegahan underweight. Metode yang digunakan adalah intervensi berbasis masyarakat melalui edukasi gizi, demonstrasi pemberian makan berbasis pangan lokal, serta pemantauan melalui media WhatsApp. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan seluruh peserta berada pada kategori baik dan sangat baik setelah intervensi. Selain itu, keterampilan ibu dalam menyiapkan makanan bergizi juga mengalami peningkatan. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya pemahaman dan kemampuan ibu balita dalam pemenuhan gizi anak serta mendorong penerapan praktik pemberian makan sehat secara mandiri. Intervensi ini berpotensi menjadi upaya berkelanjutan dalam pencegahan underweight berbasis potensi pangan lokal.