cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,179 Documents
Pendampingan Optimalisasi Promosi Kesehatan di Rumah Sakit Siaga Al Munawwarah Samarinda Kalimantan Timur Sela Sela; Dewi Mardahlia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2875

Abstract

Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) merupakan upaya yang dilakukan petugas kesehatan dalam hal peningkatan pengetahuan dan perilaku kesehatan pasien serta masyarakat melalui promosi. Namun, pelaksanaan PKRS di Rumah Sakit Siaga Al Munawwarah Samarinda masih menghadapi kendala sehingga belum berjalan secara optimal akibat keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, pelaksanaan belum rutin serta sarana pendukung. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pihak rumah sakit dalam mengidentifikasi kendala serta menyusun alternatif pemecahan masalah dalam optimalisasi pelaksanaan PKRS. Metode kegiatan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan tenaga kesehatan, serta analisis masalah menggunakan fisbone dan penentuan prioritas pemecahan masalah dengan matriks reinke. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, belum adanya anggaran khusus, pelaksanaan PKRS belum rutin, serta keterbatasan sarana penunjang/edukasi. Kegiatan ini memberikan dampak berupa meningkatnya pemahaman pihak rumah sakit terhadap akar permasalahan serta tersusunnya prioritas pemecahan masalah dalam pelaksanaan PKRS.
Pendampingan Identifikasi Analisis Risiko Jatuh dan Cedera Pasien Melalui Pendekatan Job Safety Analysis di Rumah Sakit Siaga Al-Munawwarah Samarinda Kalimantan Timur Sintia Sari; Dewi Mardahlia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2876

Abstract

Analisis Risiko jatuh dan cedera pada pasien merupakan bagian penting dalam Upaya meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit. Namun, pelaksanannya masih menghadapi berbagai kendala sehingga belum berjalan secara optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Risiko jatuh dan cedera pada pasien menggunakan pendekatan job safety analysis (JSA). Pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi terhadap aktivitas perawatan pasien. Hasil pegabdian menunjukkan bahwa Risiko jatuh dan cedera dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain faktor manusia, metode, material, lingkungan, dan manajemen, seperti kurangnya pengawasan. Analisis fishbone digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah, yang juga mengungkap adanya celah dalam sistem manajemen K3RS dan rendahnya tingkat pemahaman staf terhadap prosedur mitigasi Risiko. Berdasarkan temuan tersebut, disusun plan of action sebagai Upaya pengendalian Risiko yang telah terintegrasi. Upaya yang dilakukan meliputi peningkatan kepatuhan terhadap SOP melalui edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran staf, perbaikan sarana dan prasarana yang ergonomis, serta penguatan sistem K3RS melalui pengawasan berkala dan pelaporan insiden yang lebih transparan. Selain itu, diperlukan internalisasi budaya K3 di lingkungan rumah sakit agar setiap staf memiliki kapasitas dalam mendeteksi bahaya secara dini. Dengan adanya upaya peningkatan pemahaman staf dan penguatan sistem K3RS tersebut, diharapkan Risiko jatuh dan cedera pada pasien dapat diminimalkan sehingga keselamatan pasien serta kualitas pelayanan di rumah sakit dapat meningkat secara signifikan.
Implementasi pelatihan Continuity of Care Berbasis komunitas untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu di Puskesmas Kabat Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur Dwi Izzati; Endyka Erye Frety; Woro Setia Ningtyas; Farida Fitriana; Atika Atika; Riri Aprianti; Zalfa Dinah Khairunnisa; Fabella Elisa Cahyaningtyas; Marta Ayu Shintia Dewi Pribadi Luhur; Zahrotul Lailin Nadziroh
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2877

Abstract

Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Banyuwangi masih menjadi permasalahan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuwangi tahun 2023, AKI tercatat sebesar 95 per 100.000 kelahiran hidup. Kondisi ini tetap memerlukan strategi berkelanjutan, terutama melalui pendekatan Continuity of Care (CoC) dalam pelayanan kebidanan. Data Dinkes Banyuwangi tahun 2022 menunjukkan bahwa 60% ibu hamil yang melakukan kunjungan antenatal secara teratur dan kurang dari 50% yang melanjutkan ke layanan postnatal. Ketidakteraturan ini meningkatkan risiko komplikasi yang dapat dicegah. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi berupa program pengabdian masyarakat yang menitikberatkan pada edukasi kesehatan, peningkatan akses layanan, serta peran keluarga dalam mendukung CoC. Pelaksanaan Pengabdian dilakukan di Puskesmas Kabat Kabupaten Banyuwangi pada bulan Mei 2025 dengan sasaran kegiatan adalah Bidan dan Kader. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dimulai dengan Persiapan dan koordinasi kegiatan, penyusunan modul CoC, pelaksanaan kegiatan pelatihan dan Evaluasi kegiatan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dilakukan dengan metode diskusi, tanya jawab dan FGD. Sebelum dan setelah dilakukan kegiatan dilakukan pretest dan posttest. Untuk menuliskan evaluasi kegiatan pelatihan.  Hasil Kegiatan menunjukkan Peningkatan nilai posttest secara signifikan dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), menunjukkan bahwa modul yang diberikan telah berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya CoC. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan juga mampu menjangkau dan memberdayakan komunitas di luar tenaga kesehatan formal. Pelatihan ini menggunakan metode paparan materi interaktif dan FGD, yang terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta dan pemahaman materi.
Inisiasi Pembentukan Unit Pembibitan Mangrove Mandiri (UPMM) pada Kelompok Masyarakat Bakau Lestari di Gampong Seuriget, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa Andika Putriningtias; Syamsul Bahri; Siti Komariyah; Teuku Muhammad Faisal; Rudhi Pribadi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2878

Abstract

Kota Langsa merupakan kota yang berada di sepanjang garis perairan Selat Malaka yang merupakan salah satu Kota yang terletak di Pesisir Timur Aceh, bila dilihat dari kondisi daerah tersebut yang memiliki sumberdaya pengembangan ekosistem mangrove. Kondisi ekosistem mangrove saat ini secara umum menunjukkan laju degradasi yang signifikan. Upaya-upaya rehabilitasi mangrove tetap harus digalakkan secara berkesinambungan agar ekosistem mangrove dapat terus lestari, mengingat begitu banyaknya manfaat yang dari keberadaan ekosistem mangrove ini. Pembibitan merupakan fondasi awal dalam upaya pelestarian mangrove dikarenakan bibit yang kurang baik akan sulit untuk hidup dan beradaptasi dalam lingkungan perairan dimana mangrove pada umumnya dapat hidup. Tujuan dari PKM ini adalah memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait upaya perbaikan teknik pembibitan mangrove secara berkesinambungan khususnya dalam pengelolaan bibit. Metode yang digunakan adalah survei pendahuluan mengenai masalah mitra, sosialisasi, pembuatan bedeng, pelatihan, dan pendampingan pada mitra Kelompok Masyarakat Bakau Lestari yang anggotanya berjumlah 15 orang. Hasil dari PKM ini adalah adanya peningkatan hardskill mitra dalam mengelola bibit mangrove dengan baik sehingga dari kualitas bibit mangrove yang baik dapat meningkatkan nilai jual dan perekonomian mitra.
Peningkatan Literasi Teknologi Siswa SMP melalui Pelatihan Coding dan Robotika Berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics di SMP Kanisius Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Eko Arianto; Agus Siswoyo; Antonius Hendro Noviyanto; Agatha Mahardika Anugrayuning Jiwatami
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2880

Abstract

Keterbatasan pembelajaran berbasis teknologi di tingkat sekolah menengah pertama menyebabkan rendahnya literasi teknologi siswa. SMP Kanisius Wonosari merupakan salah satu sekolah yang belum memiliki kegiatan ekstrakurikuler di bidang robotika dan elektronika, sehingga siswa memiliki keterbatasan pengalaman dalam memahami teknologi secara aplikatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi siswa melalui pelatihan coding dan robotika berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics. Metode yang digunakan adalah pembelajaran berbasis proyek melalui dua kegiatan utama, yaitu pemrograman berbasis block menggunakan robot Codey Rocky dan praktik robot soccer berbasis Arduino. Kegiatan diikuti oleh 20 siswa kelas VII yang dibagi dalam beberapa kelompok untuk meningkatkan kolaborasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep dasar pemrograman, meningkatkan kemampuan berpikir logis, serta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, terjadi peningkatan minat siswa terhadap bidang teknologi dan robotika. Dampak kegiatan ini terlihat pada peningkatan kemampuan dasar pemrograman, kemampuan berpikir logis, serta meningkatnya minat siswa terhadap teknologi dan robotika sebagai bidang pembelajaran lanjutan. Dengan demikian, pelatihan berbasis pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics ini efektif dalam meningkatkan literasi teknologi siswa dan dapat menjadi alternatif model pembelajaran inovatif di tingkat sekolah menengah pertama.
Pelatihan dan Pendampingan Kaderisasi Kepemimpinan Santri Berbasis Nilai Islam di Pondok Pesantren Al Rahmah Lebakwangi, Kota Serang, Provinsi Banten Enung Nurhayati; Siti Elya Fitrianingsih; Anis Zohriah; Apud Apud
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2881

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya sistem kaderisasi kepemimpinan santri di Pondok Pesantren Al Rahmah Lebakwangi, Kota Serang, Provinsi Banten, yang masih bersifat konvensional, belum terstruktur, serta belum terintegrasi dengan nilai Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kaderisasi kepemimpinan santri melalui pelatihan dan pendampingan berbasis nilai Islam. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan diagnosis, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang melibatkan partisipasi aktif mitra. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan kepemimpinan, pendampingan organisasi santri, Focus Group Discussion (FGD), serta penyusunan panduan kaderisasi. Hasil kegiatan menunjukkan sistem kaderisasi menjadi lebih terstruktur, tersusunnya program kerja, serta meningkatnya kapasitas santri dalam perencanaan, komunikasi, dan penyelesaian konflik. Dampak kegiatan ini memperkuat sistem kaderisasi secara berkelanjutan serta membentuk karakter kepemimpinan santri yang berlandaskan nilai Islam dan dapat direplikasi pada pesantren lain.
Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri tentang Keputihan dan Kebersihan Genitalia melalui Edukasi Visual dan Simulasi di SMK Pasundan Jatinangor Arnova Reswari; Noel Yodha Kanigoro
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2884

Abstract

Keputihan merupakan kondisi normal yang dialami oleh hampir seluruh perempuan, biasanya terjadi sebelum menstruasi, sesudah menstruasi, atau saat ovulasi (masa subur). Namun, keputihan juga merupakan gejala suatu penyakit apabila disertai perubahan warna, bau, dan gejala lain seperti nyeri berkemih dan gatal. Minimnya pengetahuan remaja putri dalam membedakan keduanya berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi. Rendahnya pengetahuan remaja putri terkait penyebab dan gejala keputihan yang abnormal juga berdampak pada keterlambatan dalam diagnosis dan terapi. Kegiatan edukasi visual dan simulasi tentang keputihan dan kebersihan genitalia pada siswi SMK Pasundan Jatinangor adalah program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri terhadap keputihan. Metode pelaksanaan pengabdian ini meliputi edukasi interaktif berbasis presentasi visual, demonstrasi menggunakan boneka sebagai alat peraga kebersihan genitalia, serta simulasi jenis keputihan menggunakan slime. Hasil evaluasi dari edukasi ini menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja siswi dengan rata-rata skor dari 61,36 menjadi 91,53. Sebanyak 56 dari 59 peserta mengalami peningkatan nilai post-test yang signifikan. Edukasi visual dan simulasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai keputihan dan kebersihan genitalia.
Edukasi Pemilahan Sampah dan Eksperimen Sains Sederhana untuk Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Anak Usia Dini di TK Al Azhar 54 Pekanbaru Provinsi Riau Shinta Elystia; Dewi Fitria
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2885

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah, khususnya rendahnya kesadaran dalam memilah sampah sejak dini, menjadi tantangan penting dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan siswa TK Al Azhar 54 Pekanbaru dalam memilah sampah organik dan anorganik serta memahami pemanfaatan limbah secara sederhana. Metode yang digunakan adalah edukatif-partisipatif melalui sosialisasi, praktik pemilahan sampah, demonstrasi daur ulang plastik, dan eksperimen sains sederhana (lava lamp). Kegiatan diikuti oleh 25 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 100% siswa mampu mengidentifikasi perbedaan sampah organik dan anorganik menggunakan worksheet secara mandiri, selain itu tingkat partisipasi aktif siswa selama kegiatan mencapai 100% yang terlihat dari keterlibatan dalam praktik dan eksperimen lava lamp. Kegiatan eksperimen lava lamp berhasil meningkatkan rasa ingin tahu siswa terhadap fenomena sains, sekaligus memperkuat pemahaman tentang pemanfaatan limbah plastik sebagai media pembelajaran. Kegiatan ini memberikan dampak pada peningkatan pengetahuan dasar, keterampilan praktik, dan keterlibatan siswa dalam pengelolaan sampah berbasis aktivitas langsung.
Upaya Menguatkan Pemahaman Siswa SMK Negeri 1 Mas Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali mengenai Cyberbullying melalui Video Pembelajaran Anak Agung Gede Adi Mega Putra; Helmy Syakh Alam; Ni Made Rai Suartini; Kadek Yogi Saputra Arya Kadjar; Harits Syaifullah Shahid; Putu Ayu Eriana Putri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2886

Abstract

Permasalahan yang dihadapi siswa SMK Negeri 1 Mas Ubud adalah masih rendahnya pemahaman terkait cyberbullying, baik dari segi pengertian, dampak, maupun cara menyikapinya di media sosial. Hal ini ditunjukkan dari masih adanya siswa yang belum mampu membedakan antara perilaku bullying dan bercanda di lingkungan digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa melalui workshop edukasi berbasis video pembelajaran interaktif. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi yang meliputi penayangan video, diskusi, role play, dan refleksi siswa. Evaluasi dilakukan setelah kegiatan melalui kuesioner online pasca kegiatan, refleksi tertulis, serta testimoni siswa dan guru untuk mengukur tingkat pemahaman dan respon peserta terhadap materi yang diberikan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 91,21% siswa memberikan respon positif terhadap pemahaman materi, khususnya terkait cyberbullying, etika bermedia sosial, serta langkah penanganannya di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa dalam menggunakan media sosial secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Dari sisi keberlanjutan, video pembelajaran yang digunakan telah diunggah ke LMS sekolah sehingga dapat dimanfaatkan kembali sebagai media pembelajaran dan mendukung upaya pencegahan cyberbullying.Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga memberikan dampak pada perubahan sikap serta mendukung peran sekolah dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih aman.
Survei Lapangan Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih sebagai Dasar Rekomendasi Penyediaan Air Bersih di Kelurahan Tanah Merah Samarinda Provinsi Kalimantan Timur Searphin Nugroho; Alberta Natania Rayona; Ika Meicahayanti; Febrina Zulya; Rahmahtriananda Faradilla
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2889

Abstract

Salah satu kebutuhan utama bagi manusia ialah air. Namun, hanya 0,2% dari total 10.884 jiwa di Kelurahan Tanah Merah, Kota Samarinda yang dilayani oleh Perumdam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan survei lapangan terkait dengan upaya pemenuhan kebutuhan air bersih oleh masyarakat Kelurahan Tanah Merah. Survei dan observasi lapangan dilakukan terhadap 97 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin, di mana dilakukan diskusi dengan warga setempat mengenai upaya pemenuhan air bersih harian serta melakukan pengecekan lokasi sumber air dan melakukan pengukuran setempat untuk sejumlah parameter air. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat menggunakan air sumur bor (88%), air sumur gali (2%), air hujan (2%), dan ada yang membeli air ke penjual (8%). Kuantitas sumber air bersih mampu memenuhi kebutuhan air masyarakat, tetapi tidak untuk kualitasnya, dan air hujan merupakan sumber air dengan kualitas paling baik dibandingkan dengan sumber lainnya, sehingga berpotensi untuk dikembangkan. Hasil kajian ini digunakan untuk menentukan rekomendasi bagi masyarakat baik untuk jangka pendek melalui penggunaan filter sederhana dan jangka panjang melalui pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan sumber air hujan sebaagi air bersih di Kelurahan Tanah Merah, dengan harapan bahwa masyarakat setempat dapat memenuhi kebutuhan air bersih dengan layak dan aman.