cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,179 Documents
Pelatihan Pencegahan Gangguan Muskuloskeletal melalui Edukasi Ergonomi pada Dokter Gigi Kabupaten Temanggung Provinsi Jawa Tengah Dwi Windu Kinanti Arti; Megawati Prajarini; Diki Bima Prasetio
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2528

Abstract

Pendahuluan: Dokter gigi di Kabupaten Temanggung menghadapi risiko tinggi Musculoskeletal Disorders (MSDs) akibat postur statis dan gerakan berulang, namun terdapat kesenjangan antara tingginya keluhan nyeri fisik dengan minimnya pemahaman mengenai pencegahan formal melalui ergonomi dan peregangan. Kegiatan pengabdian ini memberikan solusi berupa sosialisasi intensif dan praktik peregangan (stretching) secara langsung di kursi kerja (dental chair-side) untuk membekali praktisi dengan keterampilan pencegahan mandiri. Metode: Efektivitas program dievaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test kepada 40 dokter gigi, yang kemudian dianalisis menggunakan uji beda Wilcoxon untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan. Hasil: Analisis menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata skor pengetahuan dari 7,73 menjadi 8,83 dengan nilai p < 0,001, yang menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap faktor risiko dan strategi pencegahan MSDs secara praktis. Dampak: Hasil ini mengonfirmasi peningkatan kesiapan peserta dalam menerapkan prinsip ergonomi dan peregangan rutin di sela-sela pergantian pasien sebagai upaya mitigasi risiko cedera kerja dalam praktik sehari-hari.
Optimalisasi Pendampingan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dalam Upaya Mencetak Generasi Qur’ani yang Berprestasi Visioner Sesuai Zaman Era Digital di Desa Teluk Kelas Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Riau Faridatul Munawaroh; Zulkarnainsyah Zulkarnainsyah; Syamsiah Nur
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2535

Abstract

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan kegiatan keagamaan yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Selain sebagai ajang kompetisi, MTQ memiliki fungsi sosial dan dakwah yang sangat penting. Kemeriahan penyelenggaraannya mencerminkan bahwa Islam memiliki keindahan, keistimewaan, serta nilai-nilai luhur yang patut dibanggakan dan dilestarikan melalui penghayatan terhadap kitab suci Al-Qur’an. Di tengah perkembangan era digital, tantangan dalam menjaga kedekatan generasi muda. Meskipun membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an amal yang sangat mulia, tidak semua generasi mampu mempertahankan motivasi dan konsistensinya tanpa adanya dukungan dari lingkungan sekitarnya mereka butuh bimbingan, pendampingan, dan stimulan yang sistematis untuk berkembang. MTQ sebagai sarana strategis untuk mensyiarkan nilai-nilai Qur’ani secara kreatif dan inspiratif. Melalui pendampingan yang optimal, MTQ dapat menjadi media motivasi eksternal yang efektif bagi peserta maupun generasi muda yang masih awam. Era digital saat ini, pendampingan dalam MTQ perlu dikembangkan dengan pendekatan yang adaptif, inovatif, dan visioner. Pemanfaatan teknologi, metode pembelajaran modern, serta strategi pendampingan yang relevan dengan perkembangan zaman penting, tidak hanya berprestasi dalam kompetisi, tetapi juga memiliki wawasan luas dan mampu memberi kontribusi positif bagi masyarakat. Jadi optimalisasi pendampingan Musabaqah Tilawatil Qur’an menjadi langkah strategis dalam membina generasi Qur’ani yang berprestasi, berkarakter, serta visioner dalam menghadapi dinamika era digital.
Empowering Women: Enhancing Skincare Literacy for Safe and Effective Anti-Aging Solutions Eny Widhia Agustin; Ade Novi Nurul Ihsani; Trisnani Widowati; Dante Aligiri; Maya ndah Sulistiyowati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2542

Abstract

Rendahnya literasi masyarakat mengenai perawatan kulit, khususnya terkait produk anti-aging, sering kali menyebabkan pemilihan produk yang tidak aman atau tidak sesuai kebutuhan. Masalah ini dapat memengaruhi kesehatan kulit dan menimbulkan dampak jangka panjang, seperti iritasi atau reaksi alergi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi penggunaan skincare yang aman dan efektif di kalangan perempuan, khususnya anggota PKK di Desa Bandarjo, melalui program edukasi berbasis komunitas. Program ini memberikan pemahaman mendalam tentang bahan aktif dalam produk skincare, manfaatnya, dan cara penggunaan yang tepat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan sebelum pelaksanaan kegiatan, hanya 68% peserta yang memiliki pengetahuan memadai mengenai perawatan kulit, namun setelahnya, angka ini meningkat menjadi 76% dengan pemahaman baik dan 24% dengan pemahaman cukup. Temuan ini menunjukkan bahwa program edukasi berbasis komunitas mampu secara efektif memberdayakan perempuan untuk membuat keputusan yang lebih bijak dalam memilih dan menggunakan produk anti-aging. Program ini diharapkan dapat menciptakan komunitas yang lebih sadar dan terampil dalam mengelola perawatan kulit, sehingga mendukung kesehatan kulit secara optimal dan berkelanjutan.
Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas melalui Sosialisasi pada Siswa SMPN 36 Medan Provinsi Sumatera Utara Melly Frizha; Vreslisawati Sagala; Rouzatul Nafisah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2601

Abstract

Kecelakaan lalu lintas masih menjadi permasalahan serius di Indonesia dan banyak melibatkan kelompok usia remaja. Rendahnya pemahaman terhadap peraturan serta etika berlalu lintas menjadi salah satu faktor penyebab tingginya risiko kecelakaan pada pelajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa/i SMPN 36 Medan mengenai keselamatan berlalu lintas. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi melalui ceramah interaktif, diskusi, media visual, permainan edukatif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 30 siswa kelas IX. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 26,67 pada pre-test menjadi 29,07 pada post-test dengan nilai N-gain sebesar 0,74 (kategori tinggi). Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai keselamatan berlalu lintas. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk perilaku tertib dan aman berlalu lintas sejak usia dini.
Pelatihan Pembuatan Filtrasi Air Sederhana untuk Budidaya Ikan di SMKN 1 Sebatik Barat, Kabupaten Bulungan-Kalimantan Utara Rini Mastuti; Zainuddin Zainuddin; Awaluddin Awaluddin; Ery Gusman; Miska Sanda Lembang; Jimmy Cahyadi; Gloria Ika Satriani; Rukisah Saleh; Diana Purnama Sari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2613

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan di SMKN 1 Sebatik Barat pada tanggal 7 November 2025 dengan fokus utama pada peningkatan kualitas air budidaya melalui pelatihan pembuatan sistem filtrasi air sederhana. Kualitas air merupakan faktor penting dalam keberhasilan budidaya perikanan. Tujuan PkM ini adalah memberikan pengetahuan teoritis dan keterampilan praktis kepada siswa-siswi mengenai pentingnya filtrasi dan cara merakit filter air yang efektif. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai parameter kualitas air, jenis-jenis limbah budidaya, dan fungsi media filtrasi. Selanjutnya, siswa berpartisipasi dalam praktik langsung pembuatan sistem filtrasi, meliputi pengenalan bahan dan media filter (mekanis, kimiawi, dan biologis), perancangan wadah, hingga perakitan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai manajemen kualitas air serta kemampuan mereka dalam merancang dan membuat filter air secara mandiri. Kegiatan ini menghasilkan keterampilan yang aplikatif pada siswa/i untuk mendukung kegiatan budidaya ikan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pemberdayaan Guru Smp Negeri 01 Dan Sma Negeri 01 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo Melalui Pelatihan Manajemen Kelas Efektif Berbasis Participatory Action Research (PAR) Intan Abdul Razak; Mamat Abas; Nina Lamatenggo
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2634

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam manajemen kelas melalui pelatihan berbasis Participatory Action Research (PAR) di SMP Negeri 01 Limboto Barat dan SMA Negeri 01 Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Permasalahan yang dihadapi meliputi rendahnya keterlibatan siswa, penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif, serta belum optimalnya pengelolaan kelas oleh guru. Metode yang digunakan adalah PAR dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 57,5 menjadi 82,5, dengan nilai N-Gain sebesar 0,59 (kategori sedang). Selain itu, terjadi peningkatan keterampilan guru dalam menciptakan suasana kelas yang kondusif, meningkatkan interaksi pembelajaran, serta menggunakan metode yang lebih variatif. Pendekatan PAR terbukti efektif karena melibatkan guru secara aktif dan mendorong refleksi berkelanjutan. Meskipun demikian, diperlukan pendampingan lanjutan untuk meningkatkan hasil ke kategori yang lebih tinggi. Dengan demikian, pelatihan berbasis PAR dapat menjadi model pengembangan profesional guru yang efektif dan berkelanjutan.
Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan di Wilayah Puskesmas Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinci Dki Jakarta Omi Haryati; Sri Djuwitaningsih; Syafdewiyani Syafdewiyani; Yuli Mulyanti
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2637

Abstract

Komplikasi kehamilan seperti perdarahan dan hipertensi selama kehamilan, masih merupakan salah satu factor yang dapat meningkatkan angka kematian ibu di Indonesia. Komplikasi ini bila diketahui secara dini, dapat diberikan penanganan yang tepat bagi ibu hamil. Oleh karena itu penting diketahuinya tanda-tanda adanya bahaya selama kehamilan, agar ibu hamil dapat membuat keputusan yang tepat untuk mendapatkan pertolongan. Kader Kesehatan adalah orang yang paling dekat dengan masyarakat, perlu dibekali dengan pengetahuan tentang tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Kegiatan pengabdian mayarakat ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi peran kader dalam mengenal tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Metode Kegiatan dilaksanakan diawali dengan mengisi pre tes (kuesioner tentang pengetahuan mengenal tanda-tanda bahaya kehamilan), setelah itu dengan memberikan edukasi tentang mengenal tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Edukasi dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab, Diakhiri dengan mengisi pos tes., serta pendampingan kader. Sasaran Kegiatan pengabdian Masyarakat adalah kader Kesehatan di wilayah Puskesmas kelurahan Cipayung, kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinci DKI Jakarta. Pelaksanaan Kegiatan pada tanggal 23 Juni 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh 19 orang kader Kesehatan kelurahan Cipayung. Hasil kegiatan pengabdian Masyarakat, berdasarkan hasil pre dan pos tes terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 10%. Kegiatan berikutnya pendampingan kader Kesehatan, pelaksanaan kegiatan bersamaan dengan kegiatan posyandu. Dengan demikian dapat disimpulkan edukasi dan pendampingan kader dalam mengenal tanda bahaya kehamilan efektif dapat meningkatkan pengetahuan kader. Implikasi dari kegiatan ini diharapkan kader dapat secara dini mengindentifikasi tanda-tanda bahaya selama kehamilan, sehingga dapat merujuk ke puskesmas terdekat, sehingga mencegah komplikasi kehamilan yang lebih parah.
Penggunaan Artificial Intelligence dalam Pengembangan Kewirausahaan UMKM di Kelurahan Bulusari Frendy Wibowo; Hapsari Dyah Herdiany; Pradita Nindya Aryandha; Adi Andika Setiawan; Yuneha Kusumawati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2642

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI). Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penggunaan AI dalam pengembangan kewirausahaan pada UMKM di Kelurahan Bulusari, meliputi aspek pemasaran, operasional, dan layanan pelanggan. Metode pengabdian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis literatur dan studi kontekstual terhadap kondisi UMKM lokal. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan AI dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan inovasi produk UMKM. Namun, tantangan utama meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan biaya, dan infrastruktur. Pengabdian ini memberikan rekomendasi strategi implementasi AI yang realistis untuk skala UMKM di Kelurahan Bulusari serta peluang kolaborasi dengan komunitas digital.
Edukasi Tertib Tata Ruang Kota Melalui Pendekatan Pre-test dan Post-test bagi Siswa SMA Islam PB Sudirman di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat Hanny Wahidin Wiranegara; Sri Oka Rachmadita; Martina Cecilia Adriana; Herika Herika; Yayat Supriatna; Satrio Maulana Ikhsan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2646

Abstract

Secara umum, pemahaman masyarakat tentang tertib tata ruang kota masih rendah. Tertib tata ruang dapat dipahami sebagai kondisi kepatuhan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam memanfaatkan ruang sesuai rencana tata ruang dan ketentuan pengendalian pemanfaatan ruang yang berlaku. Akibat rendahnya tertib tata ruang, timbul berbagai dampak negatif seperti yang terjadi di Kota Bekasi. Dengan demikian, perlu edukasi tentang tertib tata ruang bagi siswa SMA sebagai agen perubahan untuk masa depan. SMA Islam PB Sudirman di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat dipilih sebagai target kegiatan PKM karena kesiapannya. Tujuan kegiatan edukasi adalah meningkatnya pemahaman siswa tentang tertib tata ruang kota. Edukasi tertib tata ruang kota yang diberikan mencakup pengertian, urgensinya, dan tujuan tertib tata ruang kota; permasalahan tata ruang di Kota Bekasi; serta peran siswa dalam mewujudkan tertib tata ruang kota. Digunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur perbedaan tingkat pemahaman siswa sebelum dan sesudah edukasi. Jumlah peserta sebanyak 39 siswa. Analisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tertib tata ruang, khususnya pada indikator/pertanyaan Q1 dan Q4. Pada Q1 terjadi peningkatan mean dari 0,38 menjadi 1,00; p < 0,001 dan pada Q4 terjadi perubahan mean dari 0,90 menjadi 1,00; p < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap masalah tertib tata ruang di kotanya, sehingga berpotensi mendukung terwujudnya Kota Bekasi yang nyaman dan berkelanjutan di masa depan.
Program Pemberdayaan Kader Sahabat Sebaya untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja di YPI Baitul Izzah Nganjuk Uswatul Hasanah; Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh; Zainul Anwar
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2655

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan isu penting dalam pendidikan sekolah menengah karena fase ini ditandai oleh kerentanan terhadap stres akademik, tekanan sosial, dan pencarian identitas diri. Keterbatasan rasio guru bimbingan dan konseling (BK) terhadap jumlah siswa mendorong perlunya strategi pendampingan alternatif yang partisipatif dan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan mengetahui efektifitas pelaksanaan program pemberdayaan kader sahabat sebaya sebagai upaya membangun ekosistem sekolah yang peduli terhadap kesehatan mental remaja. Program dilaksanakan selama dua bulan di YPI Baitul Izzah Nganjuk dengan melibatkan 30 siswa SMP dan SMA sebagai kader sahabat sebaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan psikoedukasi berbasis pemberdayaan melalui enam tahapan, meliputi analisis kebutuhan, pembentukan komunitas guru BK, seleksi dan pelatihan kader, implementasi aksi sebaya, serta evaluasi dan pendampingan berkelanjutan. Evaluasi dilakukan menggunakan Retrospective Self-Assessment (RSA), observasi, refleksi, dan monitoring lapangan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman dan keterampilan kader dari skor 57,2 menjadi 86,9 (p < 0,05).  Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan komunikasi kader sahabat sebaya dan hasil kegiatan mendapatkan respon positif dari siswa lainnya sebagai penerima manfaat. Disimpulkan bahwa program ini efektif memperluas jangkauan layanan kesehatan mental di sekolah dan memperkuat peran siswa sebagai agen dukungan sebaya sekaligus juga sebagai mitra dari guru BK.