cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,465 Documents
Pelatihan Penggunaan AI untuk Peningkatan Keterampilan Public Speaking dalam Bahasa Inggris bagi Guru dan Tenaga Kependidikan di Yayasan Pendidikan Al-Chasanah Putri Ayienda Dinanti; Irma Rahmawati; Todo Sibuea
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3112

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan public speaking bahasa Inggris bagi guru dan tenaga kependidikan di Yayasan Pendidikan Al-Chasanah melalui pemanfaatan kecerdasan buatan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan menyusun dan menyampaikan pidato formal serta keterbatasan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) pada tahap identifikasi kebutuhan, dilanjutkan dengan pelatihan terstruktur, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan dalam tiga sesi utama, yaitu penyusunan pidato berbantuan AI ChatGPT, penguatan teknik public speaking (intonasi, artikulasi, dan bahasa tubuh), serta penggunaan media visual dalam presentasi. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui simulasi, praktik langsung, dan umpan balik berkelanjutan dari tim pengajar. Berdasarkan penilaian naskah pidato, observasi performa berbicara, dan hasil evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan, hasil menunjukkan bahwa sekitar 80 persen dari 16 peserta mengalami peningkatan kemampuan. Hal tersebut berkaitan dalam menyusun dan menyampaikan pidato bahasa Inggris secara lebih terstruktur, percaya diri, dan komunikatif. Kesimpulannya, integrasi kecerdasan buatan dalam pelatihan public speaking efektif meningkatkan kompetensi komunikasi peserta serta mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan sekolah.
Promosi Digital bagi UMKM dalam Meningkatkan Jangkauan Pemasaran mMelalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat: Shofa Fadila Arif; Moh Supendi; Ghania Azzahra; Fahmi Afah Aufa; Fadya Ainum Rianingtyas
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3122

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan sebagian pelaku UMKM dalam memanfaatkan promosi digital, media sosial, media informasi usaha, dan pembayaran digital. Permasalahan utama mitra meliputi promosi yang belum optimal, poster menu yang belum tersedia atau rusak, media sosial yang belum dimanfaatkan secara konsisten, serta sebagian usaha belum menggunakan QRIS. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pendampingan promosi digital bagi UMKM dalam meningkatkan jangkauan pemasaran. Kegiatan dilakukan di Jalan Haji Ali, Kramat Jati, Jakarta Timur, dengan sasaran 12 UMKM kuliner dan makanan ringan. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendampingan partisipatif dengan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, pendampingan teknis, dokumentasi, dan evaluasi. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 100% responden mengikuti kegiatan dan menilai pendampingan sesuai dengan kebutuhan usaha. Sebanyak 66,7% responden memperoleh pendampingan promosi digital, sedangkan 33,3% memperoleh pendampingan pembayaran QRIS. Manfaat utama yang dirasakan meliputi peningkatan pemahaman promosi digital dan media sosial sebesar 41,7%, tersedianya poster atau daftar menu yang lebih jelas sebesar 25%, serta meningkatnya adaptasi teknologi dan QRIS sebesar 33,3%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan promosi digital mampu meningkatkan kesiapan awal UMKM dalam memperluas jangkauan pemasaran. Meski begitu, konsistensi promosi dan adaptasi teknologi masih perlu diperkuat melalui tindak lanjut berkelanjutan.
Hubungan Masa Kerja, Durasi Kerja, Usia, dan Kebiasaan Olahraga yang Mempengaruhi Muskuloskeletal Disorders (MSDs) pada Sopir Bus Terminal Batoh Banda Aceh Iqbal Fahriza; Asnawi Abdullah; Nopa Arlianti; Anwar Arbi; Wardiati Wardiati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3128

Abstract

Muskuloskeletal disorders (MSDs) merupakan keluhan pada sistem muskuloskeletal yang dipengaruhi ketidakseimbangan kapasitas otot dan tulang akibat pekerjaan. Sopir bus merupakan kelompok yang rentan mengalami MSDs karena bekerja dalam posisi duduk statis dalam waktu lama dengan mobilitas terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada sopir bus Medan-Banda Aceh di Terminal Batoh Banda Aceh Tahun 2025. Pengendalian faktor risiko pada sopir bus jarak jauh diperlukan untuk meningkatkan keselamatan kerja, mengurangi potensi kecelakaan, dan mendukung terciptanya sistem transportasi yang lebih aman. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi berjumlah 84 sopir bus dan seluruhnya dijadikan sampel (total populasi). Pengumpulan data menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa 52,4% responden mengalami resiko tinggi dan 21,4% responden mengalami resiko sangat tinggi. Usia merupakan faktor dominan yang memengaruhi keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Bertambahnya usia menyebabkan penurunan fungsi otot, tendon, sendi, dan ligamen sehingga meningkatkan risiko keluhan muskuloskeletal.
Pembuatan Website Profil untuk Digitalisasi Layanan Informasi pada TK Tunjung Tutur Kota Denpasar, Provinsi Bali I Kayan Herdiana; Ni Kadek Bumi Krismentari; Ni Wayan Jeri Kusuma Dewi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3141

Abstract

TK Tunjung Tutur Denpasar menghadapi kendala dalam penyebaran informasi karena belum memiliki media informasi digital yang terpusat dan dapat dikelola secara mandiri. Informasi mengenai profil sekolah, program pembelajaran, fasilitas, kegiatan, dan penerimaan peserta didik masih disampaikan melalui media sosial dan aplikasi perpesanan sehingga kurang optimal dalam menjangkau masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menghasilkan website profil sekolah sebagai media digitalisasi layanan informasi yang mudah diakses, informatif, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan struktur dan tampilan website, pengembangan menggunakan WordPress, implementasi pada layanan hosting, pengujian fungsional, serta pelatihan dan pendampingan pengelola website. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website berhasil dibangun dan seluruh fungsi utama dapat berjalan sesuai kebutuhan. Pelatihan yang diikuti oleh empat pengelola sekolah juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menjalankan tugas dasar administrasi website, yaitu masuk ke dashboard WordPress, memperbarui halaman, menambahkan berita, mengunggah dokumentasi kegiatan, dan memperbarui informasi kontak. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan media informasi digital, tetapi juga meningkatkan kapasitas mitra dalam mengelola informasi sekolah secara mandiri dan berkelanjutan.
Digitalisasi Informasi dan Layanan Desa Berbasis Integrasi: Implementasi Program SIPAKALEBBI, SIPAKAINGE, dan SIPAKATAU di Desa Bacu-Bacu Sitti Khadijah Herdayani Darsim; Muhammad Fadli Ilyas; Septia Jayanti; Safwan Pratama Putra; Azzahra Saleha Yunus; Andi Yuni Dwy Sapta; Syalom Endry Ayu Pratiwi; Muh Ainur Haq
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3188

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bacu-Bacu, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, yang menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan informasi dan layanan digital desa. Tujuan kegiatan ini adalah membangun ekosistem informasi digital desa yang terintegrasi melalui tiga program utama, yaitu SIPAKALEBBI, SIPAKAINGE, dan SIPAKATAU. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, koordinasi bersama pemerintah desa, pengembangan sistem digital, sosialisasi, dan pendampingan. Program SIPAKALEBBI menghasilkan lima luaran digital, meliputi logo desa, website profil desa, Linktree layanan desa, video profil desa, dan akun Instagram resmi desa. Program SIPAKAINGE menghasilkan WhatsApp Channel sebagai media penyebarluasan informasi resmi desa, sedangkan Program SIPAKATAU menghasilkan sistem informasi pelayanan administrasi berbasis Google Form. Seluruh luaran diintegrasikan melalui Linktree sebagai pusat akses layanan digital desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemerintah desa telah memiliki identitas visual, media informasi, dan sistem layanan digital yang terintegrasi sehingga mampu meningkatkan aksesibilitas informasi, transparansi pelayanan publik, dan mendukung transformasi digital pemerintahan desa. Program ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam mendukung penguatan tata kelola dan pelayanan informasi publik di Desa Bacu-Bacu.
Edukasi Pemanfaatan Alpukat sebagai Pangan Bergizi dan Skrining Tekanan Darah pada Perempuan Usia Produktif di Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur Wening Pangesthi Maharani; Dyah Mubarokah Ahadiyati; Citra Dewi Fitri Setiani; Nevy Norma Renityas; Ati Musaiyaroh; Ekka Zahra Puspita Dewi; Daaniys Daleya Ningrum; Najwa Alfina Salsabila; Putri Amelia Novita Ahmad; Syarafina Rahma Thifa’al; Putri Sheila Pradigta
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3213

Abstract

Pemanfaatan buah alpukat sebagai pangan bergizi di masyarakat masih belum optimal meskipun kaya nutrisi dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mengenai kandungan gizi, manfaat kesehatan, dan pemanfaatan buah alpukat sebagai pangan bergizi serta melakukan skrining tekanan darah sebagai upaya deteksi dini hipertensi. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2026 di Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dengan melibatkan 16 perempuan usia produktif. Metode kegiatan meliputi pre-test, edukasi melalui ceramah interaktif dan diskusi, pemeriksaan tekanan darah, serta post-test. Hasil menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan peserta mengenai kandungan gizi, manfaat kesehatan, dan pemanfaatan alpukat. Kategori pengetahuan baik meningkat dari 12,5% pada pre-test menjadi 75,0% pada post-test, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 50,0% menjadi 0%. Hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan bahwa 62,5% peserta berada dalam kategori hipertensi dan 37,5% dalam kategori normal. Kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi dan ditemukannya proporsi peserta dengan tekanan darah kategori hipertensi yang cukup tinggi. Edukasi berbasis potensi pangan lokal dan skrining tekanan darah dapat menjadi bagian dari kegiatan promotif dan preventif di masyarakat.
Penerapan Teknologi Produksi Olahan Pangan Berbasis Mocaf Bimo CF untuk Pemberdayaan KWT Sinar Tani dan UD Usaha Mandiri di Banjarnegara, Jawa Tengah Santi Dwi Astuti; Furqon Furqon; Nur Aini; Berlilana Berlilana; Melia Dianingrum
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2253

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha serta anggota kelompok wanita tani dalam mengolah mocaf (Modified Cassava Flour) Bimo CF sebagai bahan pangan alternatif bebas gluten. Program dilaksanakan di UD Usaha Mandiri dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Tani, Kabupaten Banjarnegara, dengan fokus pada diversifikasi produk pangan berbasis mocaf, seperti cookies, brownies, muffins, egg rolls, mie, dan flakes bebas gluten. Pelatihan menggunakan metode kombinasi teori dan praktik langsung, yang terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata kenaikan pemahaman peserta sebesar 57,25% saat teori dan 68% saat praktik pelatihan. Produk bebas gluten yang diajarkan mendapat respons positif dari peserta karena sesuai dengan tren pasar dan kebutuhan diet sehat. Kegiatan ini tidak hanya berhasil memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan teknologi pengolahan pangan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi UD Usaha Mandiri dan KWT Sinar Tani.
Penanganan Penyakit Kulit dan Kelamin di Pesantren Muhammadiyah Manafi’ul Ulum Boyolali melalui Edukasi dan Standarisasi Penanganan Awal di Unit Kesehatan Sekolah Flora Ramona Sigit Prakoeswa; Saiful Hidayat; Listiana Masyita Dewi; Rochmadina Suci Bestari; Erika Diana Risanti; Ratih Pramuningtyas
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2550

Abstract

Penyakit kulit dan kelamin masih memiliki prevalensi tinggi di kalangan remaja terutama di lingkungan yang padat seperti pondok pesantren. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Pondok Pesantren Manafi’ul Ulum Boyolali dengan tujuan meningkatkan pengetahuan santri/santriwati mengenai penyakit kulit dan kelamin serta meningkatkan kapasitas pengelola Unit Kesehatan Sekolah (UKS) melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) deteksi dini dan penanganan awal penyakit dermatovenereologi. Pendekatan community-based intervention dilakukan melalui tahap identifikasi masalah, penyusunan materi edukasi, pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, evaluasi pengetahuan, serta penyusunan SOP UKS. Setelah melakukan survei awal dan identifikasi masalah, kami kemudian menyusun materi edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan para santri/santriwati. Setelah memberikan penyuluhan, hasil analisis kami menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan para santri/santriwati mengenai penyakit kulit dan kelamin tergolong cukup baik, namun prevalensi penyakit tetap tinggi. Oleh karena itu, dilakukan upaya tambahan berupa penyusunan SOP sederhana bagi guru di UKS agar mampu mengenali gejala awal serta melakukan penanganan awal terhadap kasus penyakit kulit dan kelamin ringan di lingkungan pesantren. Hasil evaluasi kami menunjukkan bahwa tingkat pemahaman dan adherensi guru UKS terhadap SOP cukup baik. Kombinasi edukasi kesehatan dan penguatan kapasitas UKS melalui SOP merupakan strategi potensial untuk mendukung deteksi dini dan pencegahan penyakit kulit dan kelamin di lingkungan pesantren.
Sosialiasi dan Pemantauan Status Gizi Lansia di Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung Annisa Mayang Soliha; Astri Amelia Malik; Suci Natasya Fisabilillah; Chelsia Kamelia; Munfarid Azzahri Isnugroho; Ezekiel Arasy Suitra; Islaul Umam
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2679

Abstract

Lansia merupakan kelompok rentan yang sering menghadapi permasalahan gizi akibat perubahan fisiologis, penurunan aktivitas fisik, serta kurangnya pemantauan status gizi secara rutin di masyarakat. Kondisi ini juga ditemukan di wilayah Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, sehingga diperlukan upaya deteksi dini dan edukasi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui status gizi lansia sekaligus meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya pemantauan gizi. Metode kegiatan dilakukan secara door-to-door pada 20 lansia berusia ≥60 tahun melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan, perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT), serta pemberian edukasi gizi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 45% lansia memiliki status gizi normal, 35% overweight, serta masing-masing 10% underweight dan obesitas. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya pemahaman lansia mengenai pentingnya menjaga pola makan dan berat badan ideal.Kegiatan ini penting sebagai langkah awal pemantauan status gizi dan berpotensi dikembangkan melalui peran kader kesehatan atau posyandu lansia secara berkelanjutan.
Optimalisasi Pencegahan Tuberkulosis melalui Edukasi Kesehatan Berbasis Keluarga dengan Pendekatan Pre-Test dan Post-Test di Kelurahan Pondok Jaya, Kota Depok, Jawa Barat Tahun 2026 Grozny Guevara; Dymas Indrayuarsa; Bintang Wibowo; Vyona Mediosepti; Jeremiah Sianipar; Farhant Verdhuha; Astea Isvandiary; Dhafin Achadiono; Arninda Salsabila; Ima Maria; Mila Citrawati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2811

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ratu Jaya, Kota Depok, dengan rendahnya pengetahuan, sikap, dan perilaku keluarga dalam upaya pencegahan serta pengendalian penyakit. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengidentifikasi masalah kesehatan utama, menganalisis faktor risiko determinan, serta mengevaluasi efektivitas edukasi kesehatan dan pendampingan keluarga berbasis pre-test dan post-test. Pengkajian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi lingkungan rumah, serta kuesioner pre-test dan post-test pada empat keluarga binaan di RW 04 Kelurahan Pondok Jaya, Kota Depok, Jawa Barat. Prioritas masalah ditentukan dengan metode voting, kemudian dilakukan penyuluhan kesehatan dan pendampingan keluarga. Hasil menunjukkan bahwa faktor risiko utama meliputi rendahnya pengetahuan tentang tuberkulosis, kepatuhan penggunaan masker yang masih rendah, dan sanitasi lingkungan yang kurang baik. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 8,00 menjadi 10,00 (25,0%), sikap dari 37,00 menjadi 46,00 (24,3%), dan perilaku dari 41,75 menjadi 46,50 (11,4%). Kegiatan ini berdampak pada meningkatnya kesiapan keluarga dalam menerapkan perilaku pencegahan penularan serta mendukung kepatuhan pengobatan pasien tuberkulosis.