cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,465 Documents
Workshop Cabang Olahraga Beladiri dan Edukasi Gizi Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Pemuda di Kabupaten Tasikmalaya Ivan Rivan Firdaus; Bambang Erawan; Hadiat Aliansyah; Ira Purnamasari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2641

Abstract

Rendahnya aktivitas fisik dan kurangnya pengetahuan gizi pada kalangan pemuda menjadi isu kesehatan masyarakat yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia. Keterbatasan literasi gizi serta akses terhadap aktivitas fisik yang berkualitas berkontribusi pada meningkatnya risiko penyakit tidak menular, obesitas, dan penurunan kualitas hidup. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup pemuda melalui workshop olahraga beladiri dan edukasi gizi seimbang di Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan, demonstrasi teknik beladiri, praktik aktivitas fisik terstruktur, serta edukasi gizi berbasis bahan pangan lokal. Evaluasi pretest dan posttest digunakan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi sebesar 32% dan peningkatan pemahaman teknik beladiri sebesar 27%. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi aktif peserta serta perubahan sikap positif terhadap perilaku hidup sehat. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan terpadu yang mengombinasikan aktivitas fisik dan edukasi gizi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan pemuda. Program ini memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan mempertimbangkan karakteristik demografis dan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat.
Pemberdayaan Masyarakat berbasis Peningkatan Tata Kelola Usaha Briket Arang Tongkol Jagung di Kota Gorontalo Ali Mohammad; Eka Zahra Solikahan; Amelya Indah Pratiwi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2653

Abstract

Gorontalo sebagai salah satu provinsi penghasil jagung terbesar di Indonesia mempunyai potensi besar mendapatkan nilai tambah dari limbah tongkol jagung. tongkol jagung dapat dijadikan bahan bakar alternatif berbentuk briket arang. Salah satu UMKM briket arang tongkol jagung di kota Gorontalo yakni UMKM “briket TJ”. Kendala yang dihadapi oleh mitra yakni konsistensi kualitas, keterbatasan peralatan, pemahaman teknis terkait suhu karbonasi, komposisi perekat, tekanan mesin serta strategi pemasaran yang masih sederhana. Akibatnya, output produksi belum memenuhi standar mutu. Produk belum dikenal secara luas diluar provinsi Gorontalo. Tujuan dari pendampingan ini yakni memberi edukasi perihal tata kelola usaha mulai dari aspek produksi briket, pemasaran dan manajemen usaha. Metode yang digunakan yakni observasi awal, pelatihan teknis pembuatan briket dan pengeloaan keuangan, pendampingan usaha dan pemantauan/evaluasi capaian kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan kualitas briket yakni briket yang dihasilkan lebih padat dan kering. Perbaikan manajemen keuangan yang mana dari hasil analisis biaya produksi dll maka ditetapkan harga jual Rp 10.000.00 yang memberikan keuntungan sebesar Rp 4.117.00 per kemasan serta upaya peningkatan permintaan produk dengan penggunaan media sosial untuk pemasaran produk.
Penguatan Kapasitas Kader Desa melalui Pelatihan dan Implementasi Tata Kelola Aplikasi Indramayudesa.Id di Kabupaten Indramayu Jayanta Jayanta; Widya Cholil; Tjahjanto Tjahjanto; Rio Wirawan; Muhammad Azkal Azkia; Supriyanto Supriyanto; Yun Huoy Choo
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2656

Abstract

Peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa merupakan fondasi penting dalam mendukung strategi desa digital yang tengah dikembangkan di Kabupaten Indramayu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi kader desa melalui pelatihan dan implementasi beberapa aplikasi digital, antara lain Indramayudesa.Id, Siskeudes, Sistem Informasi Desa (SID), E-Office, Lapor Indramayu, SIPBM, dan SIGAP sebagai bagian dari upaya strategis digitalisasi desa. Program ini dirancang dengan pendekatan pelatihan partisipatif, yang melibatkan sesi teori dan praktik penggunaan aplikasi secara langsung. Materi pelatihan mencakup pengenalan fitur-fitur utama dari masing-masing aplikasi, simulasi pengelolaan data desa, serta strategi pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan pelayanan publik dan administrasi desa secara digital sesuai arah kebijakan desa digital Kabupaten Indramayu. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kader desa untuk menjadi agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat terkait literasi digital dan pemanfaatan aplikasi-aplikasi tersebut. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan kader desa terhadap penggunaan berbagai aplikasi digital, serta tumbuhnya motivasi kader untuk mengintegrasikan solusi digital ke dalam tata kelola desa. Dengan demikian, pelatihan dan implementasi aplikasi-aplikasi digital diharapkan dapat memperkuat kapasitas kader desa, mendukung strategi desa digital, serta mendorong terwujudnya desa yang lebih transparan, partisipatif, dan inovatif di Kabupaten Indramayu.
Pemberdayaan Komunitas Sekolah melalui Edukasi Manajemen Waktu Konsumsi Gula dan Monitoring Bekal Sehat dalam Rangka Pencegahan Karies Gigi pada Anak Usia Sekolah Dasar di SDI Al Azhar 11 Surabaya Ardianti Maartrina Dewi; Prawati Nuraini; Betadion Rizki Sinaredi; Raudhatul Maghfiroh; Naufanisa Muthia; Tabita Imaniar Faadhila
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2667

Abstract

Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan utama anak di Indonesia dengan prevalensi mencapai 93%. Pada mitra kegiatan, SDI Al Azhar 11 Surabaya, sistem full day school menyebabkan siswa mengonsumsi bekal dan snack lebih dari satu kali selama jam sekolah, sementara belum terdapat kebijakan kantin sehat maupun panduan pengaturan waktu konsumsi gula berbasis Sugar Clock. Kondisi ini meningkatkan risiko paparan makanan kariogenik secara berulang. Kegiatan ini bertujuan meminimalisir risiko karies melalui edukasi manajemen waktu konsumsi gula (Sugar Clock) dan evaluasi kualitas bekal siswa dengan pendekatan pemberdayaan partisipatif yang melibatkan guru dan orang tua (Jamiyah) sebagai subjek perubahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan observasional dan penyuluhan. Observasi dilakukan melalui analisis jurnal bekal sehat bekal siswa selama 5 hari, sedangkan edukasi dilakukan dengan seminar dan diskusi panel kepada guru serta orang tua. Evaluasi efektivitas dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Analisis bekal menunjukkan dominasi makronutrien (Karbohidrat 3,94; Protein Hewani 3.76), namun sangat rendah serat (Sayur 1.22) serta tingginya snack kariogenik. Hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan bermakna secara deskriptif terkait konsep Sugar Clock dan risiko diet terhadap karies, dengan mayoritas peserta mencapai skor maksimal. Secara praktis, kegiatan ini menghasilkan komitmen sekolah untuk menyusun panduan bekal sehat dan merintis kebijakan kantin sehat berbasis pengaturan frekuensi konsumsi gula. Model edukasi partisipatif berbasis sekolah ini efektif meningkatkan kapasitas orang tua dan guru dalam pencegahan karies serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang lebih mendukung kesehatan gigi anak.
Penguatan Penuaan Sehat (Healthy Ageing) melalui Skrining Kesehatan Pra-Lansia dan Lansia Berbasis Komunitas di Permukiman Sepanjang Rel Kereta Api Kapasari Pedukuhan, Surabaya Lilik Djuari; Minarni Wartiningsih; Hanna Tabitha Hasianna Silitonga; Maya Syahria Saleh; Stefani Nurhadi; Dewa Ayu Liona Dewi; Rivan Virlando Suryadinata
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2688

Abstract

Permukiman padat di sepanjang rel kereta api merupakan wilayah berisiko yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan masyarakat, khususnya kelompok pra-lansia dan lansia. Pendekatan penuaan sehat (healthy ageing) menekankan pentingnya deteksi dini faktor risiko kesehatan sejak fase pra-lansia untuk mempertahankan kapasitas fungsional pada usia lanjut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat upaya penuaan sehat melalui skrining kesehatan berbasis komunitas pada pra-lansia dan lansia di wilayah RW X Kapasari Pedukuhan, Surabaya. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Desember 2025 dengan melibatkan 60 peserta dari kelompokpra-lansia dan lansia. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan tekanan darah serta anamnesis singkat untuk mengidentifikasi keluhan kesehatan dan riwayat penyakit tidak menular. Hasil skrining menunjukkan bahwa pada kelompok pra-lansia mulai ditemukan faktor risiko penyakit tidak menular, terutama peningkatan tekanan darah dan keluhan muskuloskeletal, sedangkan pada kelompok lansia lebih banyak ditemukan masalah kesehatan yang bersifat kronis seperti hipertensi, gangguan muskuloskeletal, serta penurunan aktivitas fungsional. Kegiatan skrining kesehatan berbasis komunitas ini juga disertai edukasi kesehatan serta anjuran pemeriksaan lanjutan bagi peserta dengan temuan kesehatan tertentu. Secara keseluruhan, skrining kesehatan berbasis komunitas dapat menjadi pendekatan promotif dan preventif yang efektif untuk meningkatkan kesadaran kesehatan serta mendukung upaya penuaan sehat pada masyarakat di wilayah berisiko.
Pemberdayaan Perempuan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga melalui Pelatihan Kewirausahaan Foto Produk pada Program Kelas Isripreneur BeSahabat Batch 11 Widya Noor Hanifah; Joko Sutarto; Sungkowo Edy Mulyono
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2691

Abstract

Program Istripreneur BeSahabat Batch 11 dipilih sebagai mitra PKM-PM karena pentingnya pemberdayaan perempuan melalui pelatihan kewirausahaan berbasis fotografi produk di tengah tantangan ekonomi rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis dan kapasitas wirausaha mandiri peserta melalui tujuh tahapan: persiapan (penyuluhan gratis), pengkajian kebutuhan, perencanaan alternatif, rencana aksi, pelaksanaan, evaluasi, dan terminasi (wisuda). Program dilaksanakan melalui workshop fotografi produk, mentoring intensif, dan pendampingan pemasaran online yang melibatkan 5 peserta perempuan bersama 1 founder dan 4 mentor berpengalaman. Luaran kegiatan meliputi peningkatan penguasaan teknik fotografi produk, portofolio digital peserta, serta kemampuan promosi mandiri di pasar online. Dampak nyata bagi mitra mencakup peningkatan kepercayaan diri, transformasi personal-profesional, dan penguatan support system antaranggota. Faktor pendukung keberhasilan meliputi dukungan teman sebaya, modul belajar terstruktur, dan promosi produk sukarela; sementara tantangan yang dihadapi berupa kendala sinyal internet, urusan rumah tangga, dan rendahnya prioritas belajar sebagian peserta. Program ini terbukti mampu memberdayakan perempuan secara holistik dan layak direplikasi sebagai model pemberdayaan berkelanjutan.
Pendampingan Persiapan Ekspor pada Boolao Studio melalui Penguatan Legalitas Usaha dan Manajemen Sumber Daya Manusia di Kota Bandung, Jawa Barat Zidny Ilma Hasan; Adhadian Akbar; Arief Bustaman
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2719

Abstract

Pendampingan ekspor penting bagi UKM karena ekspor menuntut kesiapan internal yang tidak selalu dimiliki pelaku usaha, khususnya pada aspek legalitas dan tata kelola. PKM ini bertujuan memperkuat kesiapan ekspor Boolao Studio, UKM fesyen–tekstil berbasis kerajinan yang mengangkat inspirasi budaya Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kasus melalui tahapan pra-kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pra-kegiatan dilakukan melalui survei awal dan wawancara tidak terstruktur untuk memetakan profil usaha serta gap kesiapan ekspor. Pelaksanaan pendampingan (Juni–Desember 2025) difokuskan pada Tahap 1 roadmap, yaitu penguatan legalitas melalui pembentukan PT Perorangan dan penataan manajemen SDM agar aktivitas operasional tidak terpusat pada owner. Evaluasi dilakukan dengan rekap sesi, validasi dokumen/artefak, dan refleksi bersama mitra. Hasil kegiatan menunjukkan isu utama berupa ketiadaan legalitas dan sentralisasi SDM, sementara pasar sudah terbentuk namun memerlukan ekspansi terukur. PKM menghasilkan rekomendasi aplikatif berupa bank dokumen ekspor, penetapan PIC administrasi, pembagian peran, job description. Penguatan fondasi organisasi ini penting sebagai prasyarat ekspansi pasar dan peningkatan skala pengiriman internasional secara berkelanjutan.
Peningkatan Kompetensi Energi Terbarukan melalui Pelatihan dan Implementasi PLTS Berbasis Project-Based Learning di SMK YAPPIKA Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten Faraida Nafiri; Kartika Sekarsari; Syaiful Rizal; Elfirza Rosiana; Hasan Ashari; Fajar Putra Ramadhan; Mohammad Taufik Firdaus; Imam Nurhakim; Dwi Hendrawan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2721

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK YAPPIKA Tangerang untuk mengatasi keterbatasan sarana praktik dan rendahnya pengalaman peserta didik dalam instalasi sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Data awal menunjukkan rata-rata pemahaman siswa sebesar 57,1 dan keterampilan praktik sebesar 50,6, serta 80% siswa belum pernah melakukan instalasi PLTS secara langsung. Kegiatan bertujuan meningkatkan kompetensi siswa dan guru melalui pelatihan berbasis proyek, penyediaan trainer PLTS, dan penyusunan modul ajar. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, rubrik keterampilan, dan angket sikap skala Likert 4 tingkat. Kegiatan diikuti oleh 15 siswa dan 3 guru produktif. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari 57,1 menjadi 81,2 dengan tingkat ketuntasan 89%. Keterampilan praktik meningkat dari 50,6 menjadi 68,9, namun ketuntasan baru mencapai 39% karena keterbatasan durasi latihan. Luaran kegiatan berupa satu set trainer PLTS dan modul pembelajaran yang digunakan secara berkelanjutan dalam praktik di sekolah. Program ini berkontribusi pada peningkatan literasi energi terbarukan, penguatan pembelajaran berbasis praktik, serta peningkatan kompetensi guru dalam implementasi PLTS. Keterbatasan kegiatan terletak pada waktu pelatihan yang singkat sehingga diperlukan program lanjutan untuk pemerataan keterampilan peserta.
Pendampingan Penulisan Karya Tulis Ilmiah dan Publikasi Jurnal melalui Webinar Bagi Mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Primagraha di Kota Serang Provinsi Banten Fadlilah Fahmi; Elsa Arietika; Andita Febriyanto
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2723

Abstract

Kegiatan pendampingan penulisan artikel ini bertujuan meningkatkan kemampuan Mahasiswa Tingkat akhir Pendidikan jasmani Universitas Primagraha dalam menulis artikel ilmiah yang layak dipublikasikan pada jurnal nasional. Program ini dilakukan melalui webinar interaktif dengan menggunakan (Zoom Meeting) yang memfasilitasi pelatihan, pendampingan teknis, diskusi, serta praktik penyusunan artikel, sehingga dapat menjangkau mahasiswa/i yang bertempat tinggal jauh dari lingkungan kampus. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, demonstrasi teknik penulisan, penggunaan aplikasi referensi, serta coaching clinic secara daring yang diikuti oleh 50 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai struktur artikel ilmiah, teknik penulisan akademik, penggunaan referensi, serta kesiapan naskah untuk proses publikasi. Yang terlihat dari 43 peserta (86%) yang memahami tentang teknik menulis karya ilmiah dan publikasi jurnal, dan juga terdapat 42 peserta (84%) yang sudah melakukan submit ke jurnal nasioanl. Kegiatan ini efektif sebagai solusi berbasis digital yang menjangkau peserta secara luas tanpa keterbatasan geografis.
Pelatihan dan Demonstrasi Pengolahan Mie Belba sebagai Makanan Tambahan pada Ibu Hamil dan Anak Baduta untuk Pencegahan Stunting di Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara Riris Oppusunggu; Ginta Siahaan; Dini Lestrina; Efendi S. Nainggolan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2725

Abstract

1000 HPK merupakan suatu periode didalam proses pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai sejak awal kehamilan sampai anak berusia 2 tahun, yang disebut juga dengan golden period. Perlu pemenuhan zat-zat gizi  agar proses tumbuh kembang dapat berjalan dengan baik. Mie Belba merupakan mie basah yang dibuat dari bahan makanan belut dan bayam, yang sudah di uji coba dan mengandung gizi yang baik untuk meningkatkan asupan protein dan zat besi pada ibu hamil dan anak baduta. Proses pembuatannya dapat dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan cara pelatihan pembuatan Mie Belba. Hal ini diperlukan karena dapat mencegah atau mengurangi kejadian stunting yang masih ada sekitar 20% di Desa Paluh Sibaju. Kegiatan Pengabmas ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi, meningkatkan keterampilan dalam membuat PMT lokal serta meningkatkan kesiapan ibu dalam pencegahan stunting. Metode kegiatan Pengabmas dilakukan dengan pelatihan disertai demonstrasi. Terjadi peningkatan pengetahuan yang baik dari 11,76% menjadi 70,59%. Kegiatan Pengabmas memberikan penambahan wawasan pada warga untuk memanfaatkan hasil tangkapan ikan menjadi makanan yang digemari dan juga dapat menambah income masyarakat di Desa Paluh Sibaji.  Ibu-ibu PKK  diharapkan menjadi  motor kegiatan yang berkesinambungan dan bermanfaat dalam pencegahan stunting.