cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,465 Documents
Pelatihan Partisipatif Penggunaan Sistem Toko Online dan Kasir Berbasis Web bagi UMKM di Banjarmasin dan Barito Kuala, Kalimantan Selatan Yazid Aufar; Abdullah Ardi; Marhusin Marhusin
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2731

Abstract

Digitalisasi merupakan kunci bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi operasional. Namun, UMKM binaan UPZ Bakti Bersama di wilayah Banjarmasin dan Barito Kuala, Kalimantan Selatan, masih menghadapi rendahnya literasi digital dalam pengelolaan toko online dan sistem kasir. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku UMKM melalui pelatihan partisipatif penggunaan platform umkmweb.id. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, desain materi, pelaksanaan pelatihan praktik langsung (hands-on), serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Pelatihan ini dilaksanakan sebanyak satu kali sesi intensif pada 31 Juli 2025 dengan melibatkan 23 pelaku UMKM binaan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan keterampilan digital peserta yang signifikan: pemahaman e-commerce meningkat dari 45% menjadi 85%; kemampuan mengoperasikan platform meningkat dari 40% menjadi 90%; pemahaman sistem kasir berbasis web meningkat dari 30% menjadi 80%; serta pemahaman pengelolaan stok dan transaksi meningkat dari 35% menjadi 88%. Kesimpulannya, pendekatan pelatihan partisipatif ini secara nyata mampu mentransformasi manajemen bisnis UMKM dari metode konvensional ke sistem digital yang lebih efisien dan mandiri.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Bibit F-0 Jamur Surai Singa (Hericium erinaceus) bagi Petani Jamur di Kota Medan Liana Dwi Sri Hastuti; Sinar Indra Kesuma; Hotnida Sinaga; Erman Munir; Chairullah Chairullah; Rafi Danmeliano Pazsa; Siti Rahmayuni; Maydita Maydita
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2733

Abstract

Jamur Surai Singa (Hericium erinaceus), dikenal secara internasional sebagai Lion’s Mane, merupakan salah satu jamur pangan dan fungsional yang semakin banyak dikembangkan, khususnya di kawasan Asia Timur. Jamur ini memiliki nilai gizi yang tinggi, ditandai dengan kandungan protein sekitar 20%, karbohidrat 61%, lemak 5%, air 4%, serta berbagai asam amino. Selain itu, Jamur Surai Singa mengandung senyawa bioaktif penting, seperti erinacines yang termasuk golongan terpenoid dan berperan dalam stimulasi nerve growth factor (NGF), serta β-glukan yang berfungsi sebagai imunomodulator. Kandungan tersebut menjadikan jamur ini memiliki potensi ekonomi dan kesehatan yang tinggi. Salah satu mitra budidaya, Agro Jamur yang berlokasi di Kota Medan, Sumatera Utara, telah berhasil membudidayakan Jamur Surai Singa. Namun, proses produksi bibit F-0 masih sering mengalami kegagalan akibat tingginya risiko kontaminasi pada tahap isolasi, inokulasi, dan inkubasi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan kerja aseptik dan teknik dekontaminasi bibit F-0 di Laboratorium Mikrobiologi FMIPA Universitas Sumatera Utara. Metode yang digunakan meliputi ceramah, edukasi interaktif, praktik langsung, serta sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan teknis, minat kewirausahaan, serta motivasi petani dalam mengembangkan usaha berbasis Jamur Surai Singa secara berkelanjutan.
Menumbuhkan Kesejahteraan Psikologis Anak Panti Asuhan melalui Creative Play Therapy di Panti Asuhan Sonaf Maneka, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur Gracianus Edwin Tue Lejap; Enasely Mega Wenyi Rohi; Dhiu Margaretha; Katarina Kewa Hekar; Maria Dalya Naimuni
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2749

Abstract

Kesejahteraan emosional dan keterampilan sosial anak di panti asuhan menjadi aspek penting dalam mendukung perkembangan psikologis yang sehat. Di Panti Asuhan Sonaf Maneka, sebagian anak menunjukkan permasalahan seperti kesulitan mengekspresikan emosi, interaksi sosial yang terbatas, serta rendahnya kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan teman sebaya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ekspresi emosi dan interaksi sosial anak melalui pendekatan creative play therapy. Metode kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sesi terapi bermain kreatif yang melibatkan 15 anak dengan durasi kegiatan selama 90 menit, yang terdiri dari tahap ice breaking, stimulasi emosional melalui musik, permainan kreatif, refleksi pengalaman, dan penutup. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi anak dalam aktivitas kelompok, kemampuan menyebutkan dan mengekspresikan emosi dasar, serta interaksi sosial yang lebih aktif antar peserta. Dampak kegiatan bagi mitra terlihat dari perubahan perilaku anak yang menjadi lebih percaya diri, lebih kooperatif, dan lebih terbuka dalam berkomunikasi, sehingga kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung kesejahteraan emosional anak di lingkungan panti asuhan.
Edukasi Ergonomi Kerja sebagai Upaya Pencegahan Low Back Pain pada Pekerja Tambak di Hatchery PT. CP Prima, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung Purnamawati Tjhin; Dewi Hastuty; Andini Aswar; Andira Larasari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2752

Abstract

Gangguan muskuloskeletal akibat kerja, khususnya low back pain (LBP), merupakan salah satu penyebab utama disabilitas global dan berdampak pada produktivitas pekerja. Pekerja tambak memiliki risiko tinggi mengalami LBP akibat aktivitas membungkuk, pengangkatan beban manual, serta posisi kerja statis berkepanjangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman pekerja mengenai prinsip ergonomi kerja sebagai upaya pencegahan LBP serta mendorong penerapan praktik kerja yang lebih aman di lingkungan tambak. Kegiatan dilaksanakan melalui program edukasi ergonomi kerja yang meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi teknik pengangkatan beban yang benar, pelatihan postur kerja ergonomis, dan latihan peregangan sederhana. Sebanyak 152 pekerja mengikuti kegiatan, dan 56 responden dengan data evaluasi lengkap dianalisis untuk menilai perubahan pengetahuan setelah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pekerja mengenai prinsip ergonomi dan pencegahan LBP. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya postur kerja yang benar, pengaturan waktu istirahat, dan penerapan teknik pengangkatan beban yang aman. Secara praktis, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran keselamatan kerja serta menjadi dasar bagi perusahaan untuk mengintegrasikan edukasi ergonomi dalam program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara berkelanjutan.
Peningkatan Literasi Digital Pelaku UMKM melalui Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Website Berbasis Wordpress di Kramat Jati, Kota Administrasi Jakarta Timur, DKI Jakarta Eva Magdalena Silalahi; Antonius D. Tyas Prasetyo; Judo Ignatius Nempung; Tahan Lumban Tobing; Dery Elfando
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2755

Abstract

Rendahnya literasi digital menjadi hambatan utama bagi UMKM dalam memanfaatkan media daring sebagai sarana promosi dan perluasan pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan digital pelaku UMKM dan pengurus Poktan Mustika melalui pelatihan pembuatan dan pengelolaan website berbasis WordPress. Program dilaksanakan selama dua hari dengan tahapan: koordinasi awal, persiapan domain/hosting, pelatihan hands‑on meliputi login, pemilihan tema, pembuatan konten, pemasangan plugin, integrasi WhatsApp, serta evaluasi 20 indikator kompetensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan capaian kompetensi dasar dengan akumulasi 88,21% peserta berada pada kategori mandiri dan butuh bantuan. Enam website berhasil dibangun, seluruh domain aktif, dan pengelolaannya diserahkan kepada admin lokal sehingga mitra memiliki kemandirian digital dalam mengelola media promosi mereka. Dampak langsung kegiatan terlihat dari kemampuan peserta dalam membuat dan memperbarui konten secara mandiri serta penggunaan website sebagai kanal informasi komunitas dan UMKM di Kramat Jati.
Dokumentasi Partisipatif Tradisi Hajat Desa sebagai Upaya Pelestarian Kearifan Lokal di Desa Jemah, Jatigede, Sumedang, Jawa Barat Rachmaniar Rachmaniar; Weny Widyowati; Nadia Febriani; Naura Nadhira Syahfiraputri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2758

Abstract

Desa Jemah, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, memiliki tradisi hajat desa yang masih dijalankan secara turun-temurun, namun belum terdokumentasi secara sistematis sehingga berisiko mengalami degradasi makna, terutama di kalangan generasi muda. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mendokumentasikan tradisi Hajat Mulud, Hajat Lembur, dan Hajat Makam melalui penyusunan buku budaya berbasis pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi Focus Group Discussion (FGD), wawancara mendalam, observasi partisipatif, pengembangan dan validasi prototipe buku, serta uji efektivitas menggunakan desain one-group pretest–posttest terhadap 10 warga berusia 18–21 tahun. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman warga sebesar 66 skor dari total 100 skor atau 66% dari skor maksimal. setelah intervensi buku budaya. Buku yang dihasilkan tidak hanya berfungsi sebagai arsip tertulis, tetapi juga sebagai media literasi budaya yang meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap makna simbolik dan tahapan ritual. Dampak kegiatan terlihat pada meningkatnya literasi budaya warga serta tersedianya dokumen resmi desa yang dapat digunakan sebagai referensi edukasi dan pelestarian kearifan lokal secara berkelanjutan.
Peningkatan Pengetahuan Peternak tentang Fasciolosis pada Sapi sebagai Penyakit Bawaan Makanan (Foodborne Disease) di Kabupaten Boyolali, Indonesia Penny Humaidah Hamid; Mohammad Zainal Abidin; Yuli Yanti; Ahmad Pramono; Wahyu Kurniawan; Mujiyanto Mujiyanto; April Hari Whardana
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2759

Abstract

Fasciolosis merupakan penyakit parasit yang menginfeksi sistem hepatobilier ternak, dengan Fasciola gigantica sebagai agen penyebab di negara tropis. Prevalensi infeksi global Fasciola sp. diperkirakan mencapai 17 juta orang dari 61 negara dan 180 juta orang lainnya berisiko tertular karena berada di daerah endemik. Tujuan program pengabdian masyarakat adalah meningkatkan kesadaran peternak yang tergabung dalam Kelompok Tani Sumber Makmur II, Kabupaten Boyolali terhadap pentingnya pengendalian Fasciolosis secara komprehensif melalui pendekatan edukasi dengan bahasa yang dapat diterima masyarakat umum, dan terintegrasi dengan pemahaman siklus hidup parasit dan inang perantaranya (siput). Hasil kuesioner cross-sectional yang melibatkan 45 orang responden menunjukkan bahwa sebagian besar peternak (93,33%) tidak mengetahui bahwa cacing hati melibatkan siput sebagai inang perantara dalam siklus hidupnya. Sebanyak 22,22% peternak tidak mengetahui bahwa cacing hati bersifat menular ke manusia (zoonotik). Peternak (60%) juga mengira bahwa cacing dewasa yang ditemukan di hati yang bersifat menular dan bukan stadium larva infektif metaserkaria pada sayuran mentah. Setelah program pengabdian, peternak memahami pentingnya pengendalian fasciolosis pada hewan ternak secara lebih komprehensif ditunjukkan dengan perbedaan yang signifikan (p<0,001) pada hasil kuesioner. Pemahaman peternak lebih komprehensif dalam pengendalian fasciolosis dalam memutus siklus hidup dan juga memahami risiko penularan cacing hati pada stadium infektif terhadap manusia dari konsumsi sayuran mentah. Pengabdian juga didukung dengan pengenalan ketrampilan praktis pembuat kompos dan silase untuk mendukung ketahanan pangan ramah lingkungan yang berkelanjutan.
Peningkatan Kreativitas dan Pemahaman Konsep Hukum Pascal melalui Praktikum Pembuatan Pompa Hidrolik Sederhana Berbasis Project Based Learning di Sekolah Lentera Harapan Gunung Agung Moria, Tangerang, Banten Apriliana Angelica; Eddowardho Otniel Lagesang; Eliana Bunga Brillianty Panggabean; Joy Sisokhi Putra Lase; Pingkan Wuisan; Wahyu Irawati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2761

Abstract

Hasil analisis situasi menunjukkan bahwa siswa Sekolah Lentera Harapan (SLH) Gunung Moria di Tangerang belum memiliki akses terhadap laboratorium sains dan peralatan praktikum. Kondisi ini menyebabkan terbatasnya pengalaman eksperimen langsung dan rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep-konsep fisika. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan praktikum fisika melalui pelatihan pembuatan pompa hidrolik sederhana sebagai media pembelajaran penerapan Hukum Pascal. Alat dirakit dari bahan-bahan lokal seperti suntikan, selang plastik, dan mobil-mobilan yang mudah ditemukan. Metode pelaksanaan terdiri atas: (1) observasi fasilitas sekolah, (2) perancangan dan perakitan alat, (3) pelatihan dan pendampingan langsung oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, dan (4) evaluasi melalui wawancara dan refleksi bersama siswa dan guru. Kegiatan PkM ini berintegrasi dengan mata kuliah Manajemen Laboratorium dengan pendekatan Project Based Learning. Kegiatan berlangsung pada tanggal 13 Februari hingga 24 April 2025 di SLH Gunung Moria dan melibatkan 30 siswa kelas 9–12. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep tekanan fluida, partisipasi aktif dalam praktikum, serta berkembangnya keterampilan berpikir kritis. Kegiatan ini juga mendorong kreativitas, kesadaran akan keselamatan kerja, dan pemanfaatan bahan local tanpa mengandalkan alat-alat laboratorium, serta memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan kontekstual dalam pembelajaran sains.
Edukasi Pemanfaatan Kayu Secang (Biancaea sappan), Serai (Cymbopogon citratus), dan Kunyit (Curcurma longa) sebagai Alternatif Terapi Kompementer Hipertensi pada Masyarakat Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat Di’ar Dirgantara; Risda Herlani; Yulia Inelsis
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2763

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Upaya pengendalian tekanan darah melalui pemanfaatan tanaman obat tradisional yang perlu dikembangkan sebagai alternatif terapi komplementer. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi kayu secang (Caesalpinia sappan), serai (Cymbopogon citratus), dan kunyit (Curcuma longa) sebagai alternatif terapi dari bahan alami herbal penurun tekanan darah tinggi pada Masyarakat Desa Ciwaruga RW 20. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui edukasi Kesehatan, pemeriksaan Kesehatan, formulasi minuman herbal, serta uji coba konsumsi terbatas pada Masyarakat dengan riwayat hipertensi. Responden yang dilakukan skrining yaitu 40 orang, jumlah pasien uji konsumsi 17 orang, dan durasi intervensi pengobatan 5 hari. Hasil menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik rata-rata 10–15 mmHg dan diastolik 5–8 mmHg pada sebagian besar responden, disertai peningkatan pengetahuan tentang penggunaan tanaman herbal. Secara ilmiah, kayu secang kaya brazilin dan flavonoid yang bersifat vasodilator, serai memiliki efek diuretik dan relaksasi otot polos pembuluh darah, sementara kunyit mengandung kurkumin yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan. Kombinasi ketiga tanaman ini memberikan hasil penurunan tekanan darah pada pasien. Hal ini juga meningkatkan keinginan Masyarakat untuk budidaya ketiga tanaman tersebut sebagai alternatif pengobatan hipertensi.
Pelatihan Pembuatan Bekasam Instan dan Minuman Serbuk Instan dari Ikan Rawa di Pulau Semambu, Ogan Ilir Sumatera Selatan Rinto Rinto; Siti Hanggita; Sabri Sudirman; Asjun Asjun; Rahmadiana Utami; Fahri Sinulingga; Aula Sakinah; Milasari Ali; Yunindyawati Yunindyawati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2770

Abstract

Pada tahun 2018 Desa Pulau Semambu merupakan salah satu desa yang direncanakan menjadi Desa Wisata di Kabupaten Ogan Ilir. Namun adanya Covid-19 menyebabkan terhentinya berbagai rencana pengembangan Desa Wisata dan terbengkalainya sarana dan prasarana yang disediakan. Supporting terhadap generasi muda Desa Pulau Semambu, khususnya anggota IRMA Darul Fikri, diperlukan untuk mendorong kemajuan desa dan mengembangkan kembali desa wisata. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini berupa sosialisasi dan pelatihan secara langsung kepada IRMA Darul Fikri Desa Pulau Semambu tentang pengembangan desa wisata dan produk-produk instan. Kegiatan pengabdian yang dilakukan terdiri dari tahapan persiapan (survei, koordinasi dan persiapan lokasi dan peserta); pelaksanaan (sosilaisasi, pelatihan monitoring); dan  Evaluasi. Hasil kegiatan menunjukan bahwa kegiatan pengabdian di Desa Pulau Semambu telah membuka kembali wawasan masyarakat desa untuk mengembangkan Desa Wisata. Materi tentang konsep pengembangan desa wisata yang disampaikan dapat meningkatkan pemahaman warga desa sebesar 47%. Pengetahuan tentang pengembangan makanan yaitu bekasam instan dan minuman serbuk instan sebagai pendukung desa wisata dapat meningkat 90%.